Chanyeol membanting iPad yang dipakainya untuk membaca berita online dan Kai dengan spontan langsung menangkapnya. Terkadang hyungnya yang satu itu gila kalau sudah emosi. Apa saja bisa dilemparnya saat sedang kesal dan marah. Jongin jadi berfikir, bagaimanai jika hyungnya ini emosi saat sedang menggendong bayi, apa bayi itu akan dilemparnya juga?

"Yak! Hyung!" Tegur Kai sambil mendekap iPad miliknya. "Kenapa lagi sih? Apa lagi yang membuatmu kesal?"

Chanyeol menopang kaki kiri pada paha kanannya, keningnya tetap berkerut. "Kamu tau wanita yang menjadi bintang music video kita kemarin, Hyung?" Chanyeol tiba-tiba bertanya pada manajernyaㅡLee Donghaeㅡyang sedang serius mengatur jadwal boyband OXE yang digawangi oleh Chanyeol, Suho, Kris, dan Kai.

Donghae nampak mengerutkan kening namun tidak mengalihkan pandangan dari ipad miliknya.

"Bintang music video apa? Lagu Knock-Knock?"

"Ne," Chanyeol mengiyakan.

"Wae?" Donghae bertanya lagi.

Chanyeol mendecakkan lidah karena kesal. Ia paling tidak suka pertanyaannya tidak dijawab atau malah dijawab dengan pertanyaan lagi. "Jawab saja!"

"Aku tidak bisa memberitahumu," sahut Donghae.

"Yak!" Chanyeol berseru marah.

"Ini memang permintaan model itu. Dia tidak ingin identitasnya di ketahui bahkan oleh kalian!" Kali ini Donghae menoleh pada Chanyeol. "Kau lihat sendirikan, di music video wajah dia sama sekali tidak nampak. Hanya bagian belakang kepalanya saja."

Kris yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya menoleh kearah Chanyeol dengan senyum jahil. "Wae? Kamu menyukainya?"

Chanyeol memandang lelaki yang lebih tua dua tahun darinya dengan tidak suka, namun tidak berkata apa-apa.

Suka? Chanyeol suka dengan orang yang menjadi model music video OXE tempo hari? Tidak, sepertinya tidak. Ia tidak menyukainya. Dia hanya... sedikit penasaran.

Bagaimana tidak, hampir semua gadis di Korea Selatan dan di seluruh dunia ingin menjadi artis. Bahkan apapun mereka lakukan. Tetapi mengapa wanita ini justru tidak ingin identitasnya diketahui? Apa ia tidak ingin menjadi terkenal? Chanyeol yang biasanya tidak peduli dengan urusan orang lain kali ini menjadi sangat penasaran.

"Tapi," Suho ikut buka suara. Mengalihkan pandangannya dari televisi yang sedang menayangkan music video seorang gitaris yang memainkan lagu instrumental, Oh Sehun, yang berada satu manajemen dengan OXE. "Aku merasa familiar dengan model itu. Apa kalian tidak?" Suho kini memandangi teman-temannya satu persatu.

Kai menelengkan kepalanya ke kiri tampak sedang berpikir dan mengingat. Tetapi beberapa detik kemudian menggeleng. Kris mengedikkan bahu tanda tidak tahu tanpa mengalihkan pandangan dari ponsel miliknya.

"Molla," dengan cepat Chanyeol menjawab. Ia tidak ingin repot-repot mengingat karena ia memilih tidak merasa familiar dengan gadis tersebut.

"Bagaimana menurutmu hyung?" Suho meminta pendapat manajernya yang dari tadi masih sibuk mengurus agenda dengan iPad miliknya.

"Menurutku..." Donghae menggantung kalimatnya. Membuat dongsaeng-dongsaengnya menoleh. "Kita harus makan malam!" Kata Donghae membuat Suho, Kai, Chanyeol, dan Kris menghela nafas kesal. "Bagaimana kalau kita makan malam bersama?" Tambah Donghae sembari mematikan iPad miliknya dan menaruh di atas meja.

Chanyeol berdiri pertama kali. "Aku tidak ikut. Aku mau berjalan-jalan."

"Yak, Chanyeol! Sebaiknya sekarang kamu tak boleh bepergian sendirian, kamu tau kan album baru kalian baru dirilis, dan music video kalian yang membuat heboh itu akan sedikit merepotkan kalian?" Ujar Donghae.

Chanyeol tetap berjalan ke arah pintu.

"Kurasa Donghae hyung benar, Chanyeol. Sebaiknya kamu menurut saja," kata Suho bijaksana.

Akhirnya Chanyeol menghentikan langkah kakinya dan membalikkan badan, "kalian cerewet sekali!" dumelnya. "Mau makan tidak? Aku mau makan dengan para anggota Baby Girl. Mau ikut tidak?" Chanyeol membalikkan badan menghadap pintu dan melangkahkan kakinya.

"Ya! Tentu saja kami ikut!" Seru Kai semangat. Ia merebut remot dari tangan Suho lalu mematikan televisi, melemparkan kembali remot ke atas meja dan segera melompat menyusul Chanyeol yang sudah menutup pintu apartemen.

Kris, Suho, dan Donghae menyusul kemudian.

.

.

.

By ememlight

KNOCK-KNOCK

Main Cast:

Baekhyun Chanyeol Sehun

Other cast:

Exo members and find it yourself, bertambah seiring jalannya cerita.

Disclaimer:

Isi cerita dan alur adalah asil remake dari novel "Knock-Knock" karya Renata Aprianti. Disini Emem mengubah nama Pemain, menambahkan dan menghapus beberapa alur dan menyesuaikan agar nyaman bagi para readers.

Note:

Saya bukan penulis yang baik JUST ENJOY THE STORY, gak suka? It's okay don't read this story. Suka? don't be siders and review juceyo~

DON'T COPY and RESPOST THIS STORY. Sorry for typo in everywhere :)

.

.

.

Chapter 1 - Knock-Knock

Chanyeol menyesap kopinya dengan penuh penghayatan. Matanya tak beralih dari layar iPad membaca berita hari ini. Hari minggu disaat tidak ada kegiatan seperti ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk bersantai, karena jarang-jarang OXE mendapatkan libur akhir-akhir ini. Jadwal mereka selalu padat sejak debut empat tahun yang lalu. Kepopuleran OXE hampir setara dengan Super Junior maupun Big bang, namun baru satu tahun ini OXE fokus mengadakan world concert dengan negara awal yang mereka kunjungi adalah Jepang.

Mulai satu minggu kedepan OXE akan disibukkan oleh serangkaian latihan untuk konser di Indonesia, negara yang menjadi penutup the Elyxion world concert.

Kai sang maknae tengah sibuk didapur membuat sarapan untuk para hyungnya. Diantara semua anggota OXE, Kai yang paling pandai memasak, karena sejak kecil ia selalu di tinggal ibunya bekerja mencari nafkah untuk keluarga sejak ayahnya meninggalkan mereka ketika Kai masih berumur dua tahun.

Kris belum terlihat di ruang tv maupun dapur. Di saat libur seperti ini merupakan saat saat membalaskan dendam akan waktu tidurnya yang tersita. Sedangkan Suho sudah keluar apartemen sejak pagi buta untuk jogging bersama Irene leader Baby Girl.

"Ah, selesai!" Seru Kai seraya bertepuk tangan. Nasi goreng buatannya telah tersaji rapi di meja makan. Kai beranjak ke kamar Kris untuk mengajaknya sarapan bersama, namun Kai hanya mendapat omelan dari Kris yang tidurnya tidak mau di ganggu. "Kris hyung selalu begitu," rutuknya dengan bibir manyun. "Ayo kita sarapan saja berdua, hyung." Katanya pada Chanyeol.

"Ne," sahut Chanyeol menurut. Ia mengambil tempat duduk di seberang Kai. "Kali ini kau disambit apa sama Kris hyung?"

"Lampu tidur! Untung aku segera keluar dari kamarnya. Kalau tidak aku sudah menjadi mayat!" Ujarnya dengan kesal. Kemudian mendengus sebal dan menyuap sesendok nasi ke dalam mulutnya.

Chanyeol makan sambil matanya tetap fokus pada iPad membaca berita seputar selebriti Korea.

"Ada berita apa hyung? Apa ada berita tentang kita?" Tanya Kai dengan mulut penuh makanan.

"Berita apa yang kau harapkan?" Chanyeol balik bertanya.

"Lagu Knock-knock jadi lagu nomor satu di chart Hanteo," Jawab Kai.

Chanyeol terkekeh. "Impianmu jadi kenyataan," ujarnya.

"Woah jinjja? Daebak" seru Kai senang.

Kenapa sesenang itu? kan sudah biasa lagu kita jadi nomor satu," ujar Chanyeol agak sombong.

Kai tidak menyahut lagi. Ia menikmati nasi goreng buatannya dengan suka cita. Tubuhnya bergerak kekanan dan kekiri mengikuti irama lagu Knock-Knock yang terputar di kepalanya. Ia sangat senang apabila lagu OXE terus berada di puncak tangga lagu seperti ini. Tandanya OXE masih di sukai, dan dirinya masih bisa membiayai Ibu dan kedua adiknya.

Chanyeol masih fokus pada iPad-nya. Ia membuka seluruh situs berita online. Dia bukan mencari berita mengenai M1, melainkan mencari berita mengenai gadis yang menjadi model music video lagu Knock-Knock. Chanyeol masih sangat penasaran sekali. Rasa penasaran nya ini harus terpenuhi sebelum dirinya menjadi resah dan gila.

Chanyeol teringat lagi pertemuan dengan gadis tersebut saat dimana ia sedang tersenyum. Senyuman yang sangat manis di matanya. Ia kembali merutuki kebodohannya karena tidak menanyakan nama gadis tersebut. Tidak berani lebih tepatnya. Chanyeol terlalu gengsi untuk menanyakan nama seseorang terlebih dahulu. Apalagi pada orang orang yang pertama kali dijumpainya. Lebih baik dia penasaran dalam waktu yang lama daripada harus menghancurkan gengsinya.

Tapi bagaimanapun caranya dia harus tau siapa gadis itu. Dia harus mencari tau entah bagaimana caranya.

"Hyung?" Kai membuyarkan lamunan Chanyeol.

"Kenapa?"

"Hari ini kau jadi berkencan dengan Kyungie?" tanya Kai. Kyungie adalah salah satu dari lima anggota Baby Girl yang ditaksir Kai. Akan tetapi gadis pujaannya itu menyukai hyungnya yang playboy dan memiliki kharisma ini. Kai mengakui kharisma Chanyeol. Ia tidak bisa membenci Chanyeol meskipun gadis pujaannya beberapa kali berkencan dengan Chanyeol, meskipun tidak pacaran karena Chanyeol bersedia jalan dengan gadis manapun.

Meskipun begitu, Kai terlalu menyukai Chanyeol dalam artian mengidolakannya. Walaupun playboy, emosian, dan gengsian, namun Chanyeol selalu terlihat keren diamatanya. Chanyeol selalu lebih berusaha dan selalu berlatih lebih keras dari siapapun. Dan kharisma Chanyeol, meskipun Chanyeol cacat sepertinya ia akan tetap ditaksir oleh para gadis.

Berbeda dengannya yang memiliki label penyanyi dengan dance yang bagus, atau Suho yang memiliki suara emas yang lembut, atau Kris yang notabennya anggota yang tampan di OXE. Mereka bertiga bukanlah apa-apa jika tidak memiliki label tersebut.

"Kyungsoo? Entahlah, kenapa?"

"Ahh tidak," Kai nampak ragu.

"Kemarin Kyungsoo bilang mau mengajakku jalan-jalan. Tapi aku sedang tidak ingin kemana mana. Kau gantikan aku saja, kasihan Kyungsoo jika sudah menunggu tapi tidak jadi pergi," ujar Chanyeol tak acuh.

Sebenarnya Chanyeol bukanlah cowok yang cuek seperti Kris. Hanya saja saat ini kepalanya dipenuhi oleh model music video Knock-Knock, dan itu membuatnya cukup uring-uringan.

Kai memandang Chanyeol penuh binar. "Benarkah?"

"Pergilah! Aku sedang tak ingin kemana mana. Aku ingin mencari informasi tentang pria itu," Ia mengangkat kepalanya memandang Kai. "Aku masih penasaran. Sangat penasaran."

Kai menyipitkan matanya. "Kau aneh hyung," tudingnya. "Kau belum pernah seperti ini sebelumnya. Apalagi gara-gara seorang gadis.."

Chanyeol melotot pada Kai, menyuruh si bungsu itu diam. Dia tidak mau mendengar kata-kata Kris kemarin. Dia tidak menyukai gadis itu. Sekali lagi ditegaskan, CHANYEOL TIDAK MENYUKAI GADIS MANAPUN! Chanyeol still available to every girls in the world.

.

.

.

[Tbc]

.

.

.

My bacot :

Mwehehe siapa kah gerangan? Udah pada tahu pasti yah. Oke untuk si gadis nongolnya di chapter depan. Jadi ayo sentuh dan manjahin kotak review nya yahhh!

Oh iyah buat yang bingung kenapa ada tanda complete padahal belum complete aku juga gak tahu. Lol. Hehe seriusan. Padahal Emem ga pernah milih tanda completenya kok :( padahal udah aku pilih incomplete tapi tetep aja gitu. Mungkin karena aku publish pakai ponsel jadi yah gitu deh gatau juga pokoknya.

Tapi teneng aja udah aku cantumin di summary-nya kalo fanfic ini masih on going kok.

Sekian dari emem.

30 August 18. I Cinta You.