Ever Since I meet You

Author : Sanao Mikaru

Warning : This story contain YAOI (Boy x Boy). Don't Like Don't Read. Dan bahasa penulisan

Pairing : SasuNaru, ItaRubi [OC], KakaIru

Rating : T

Disclaimer : Mou..I don't own Naruto okay ? *pout*. And I don't own the song.

Summary : Pertemuan pertama Sasuke dan Naruto. Dan kisah bagaimana seorang Sasuke Uchiha jatuh cinta pada seorang Naruto Uzumaki. *AU*. Mix Song fic. And YAOI. Don't Like Don't Read !

Sn [Sanao Note] : Sebagai tanda maaf atas keterlambatan mengupdate. Chapter ini akan panjang sekali. ^^

-Thankyou for viezuka uchiha yang sudah mereview

=Halo viezuka .. *waving hand*. terimakasih ^^

-Thankyou for muthiamomogi yang sudah mereview

=Ehehe..syukurlah.. sanao kira penjelasannya akan kurang. Hehe ^^

-Thankyou for Anaya yoichi yang sudah mereview

=Oke ! *pasang pose Gaara zzz maksudnya Lee*

-Thankyou for Sakura'UtsukushiiYoru yang sudah mereview

=Yup..^^ Tentunya dalam proses menggapai cintanya, dia akan menemui banyak rintangan. Sanao usahakan ya..^^

-Thankyou for GaryPoLary yang sudah mereview

=Yay ! Jadi semangat..thankyou…

-Thankyou for Pochi yang sudah mereview

=Syukurlah, fic ini tidak biasa XD

Annnddd Thankyou for reviewers and readers yang sudah menyempatkan waktu untuk RnR dan meng-alert story sanao, sanao ucapkan terimakasih banyak. Dan Sanao jadi semakin semangat ! *bow-bow*.

' blablalablabla' = suara dalam hati

"bla bla bla bla" = percakapan biasa

-blablabla- = ganti tempat

Italic Word = lirik lagu romaji

(blablabla) = lirik lagu english *blablabla = Reff

Enjoy

Ever Since I meet You

Chapter 2 : New Rival Talent ?

The Warm Light going through the gaps of the leaves

Gently warps around me

A small uneasiness blooms

My Heart began to melt

You always… Invite to the place under the sky.

[End theme Special A]

Sasuke P.O.V

'Hmm…semoga saja..Aku dapat bertemu lagi dengan Naruto. Dia masuk kelas musik khan ? mudah-mudahan saja kita sekelas..' pikirku sambil menghela nafas panjang.

Kelas 11 jurusan musik. Mempunyai 7 kelas. Dari A-G. Dan aku duduk di kelas 11 Musik A atau 11 Musik 1.

'Ya sudahlah.. Akupun harus segera kembali ke kelas. Kebetulan, sekarang ini kan tes praktek. Sepertinya akan sangat menyenangkan.' akupun tersenyum kecil.

-Class 11 Music 1-

'Cih..Kakashi ! Jika kamu tidak cepat-cepat datang akan kubunuh kamu !' gumamku kesal, kubiarkan aura hitam melayang-layang disekitarku.

The last ten minutes

Aku berjalan masuk ke dalam kelas, dan menemukan kursi yang biasa aku pakai. Kursiku berada di barisan depan, berdekatan dengan meja guru dan juga jendela. Karena kelasku berada di lantai dua. Sehingga, pemandangan dari sini cukup menarik. Dan entah mengapa kelas ini kosong. 'Mungkin mereka tahu bahwa Kakashi akan terlambat masuk…lagi..' pikirku sambil menghela nafas.

Aku menaruh tasku di meja, lalu duduk dengan rapi di kursi. Tangan kananku menopang wajahku tepatnya pipi kananku, ku arahkan pandanganku ke jendela. Jendela di kelas tidak terlalu besar ataupun kecil. Sehingga jika ada yang membuatku bosan selama berada di kelas, aku pasti akan memandangi pemandangan-pemandangan yang cukup menarik di luar bangunan sekolah yang terlihat dari jendela ini. Pikirankupun melayang kembali menuju sosok anak berambut pirang keemasan yang baru saja kutemui.

Aku membayangkan kembali ciri-cirinya. Rambutnya yang berwarna pirang keemasan yang tampak lembut bila disentuh, kulitnya yang berwarna tan, matanya yang biru, pipinya yang halus, bibirnya yang ranum membuatku ingin menciu-

"SASUKE-KUN !" cepat-cepat aku menyembunyikan kedua telingaku dengan kedua tanganku.

'Gila ! Udah cempreng ! Teriak keras lagi !' pikirku sambil mengelus-elus telingaku yang kemerahan.

Aku menengok ke kuri dan kanan mencoba melihat dari mana sumber suara itu berasal. Tiba-tiba saja pintu kelas terbuka dan aku melihat Haruno dan Yamanaka masuk ke kelas sambil berlari, lalu berhenti di samping mejaku.

"Sasuke kun…Istirahat tadi kemana ? Rencananya sih..aku ingin makan bersama dengan Sasuke kun" ucap Haruno dengan 'dreamy face'nya.

"Sakura ! Sampai kapanpun juga. Sasuke kun tidak akan makan bersama denganmu !" teriak Yamanaka dengan nada yang cukup tinggi.

Mendengar ucapan/teriakan Yamanaka yang sukses membut wajah Haruno memerah karena marah, "APA ! INO GENDUT !" teriak Haruno membalas teriakan temannya itu.

'OMG ! Ya Tuhan tolonglah hamba. Lama-lama gendang telinga hamba akan pecah !' teriakku kesal. [tentunya dalam hati]

Tapi harus ku akui, aku setuju dengan omongan/teriakan Yamanaka, sampai kapanpun aku tidak akan pernah pergi makan dengan Haruno.

Melihat Haruno dan Yamanaka yang belum berhenti bertengkar. Saling bertukar teriakan [?], ejekan, atau apalah itu.

Aku langsung memegangi dahiku yang berdenyut kecil dengan tangan kananku. 'Ukh…Sakit kepalaku rupanya sudah muncul lebih cepat'.

Pintu kelas terbuka lagi. Dengan malas, aku melihat orang/group yang baru saja masuk ke kelas. Aku kenal mereka tetapi aku tidak terlalu dekat dengan mereka, mereka adalah : Shikamaru Nara, Choji Akimichi, Kiba Inuzuka, Hinata Hyuga, Shino Aburame, Neji Hyuga dan Rock Lee.

Mereka lalu duduk di bangku masing-masing. Nara memalingkan wajahnya memandang Haruno dan Yamanaka. Lalu berkata, "Hei, kalian. Berisik sekali." Ucapnya dengan nada rendah. Namun sukses merebut pandangan Haruno dan Yamanaka.

"Huh ! Jangan ganggu kami SHIKAMARU !" teriak dua gadis itu bersamaan. "hmm..troublesome.." gumamnya. Lalu, Narapun jatuh tertidur pulas di mejanya. Inuzuka dan kedua Hyuga berbincang-bincang mengenai ujian praktek hari ini. Akimichi yang sibuk dengan 'Potato Chips' miliknya, Aburame yang diam mematung. Dan Rock yang sibuk dengan 'Semangat Masa Muda'nya.

Tidak lama dari itu. Kelaspun mulai dimasuki oleh para murid satu-persatu. Dan akhirnya semua hadir dikelas, kecuali sang guru.

Di kelas berjumlah 29 murid. Dengan jumlah 30 untuk kursi dan meja. Karena semua sudah hadir dikelas. 'Fan Girls' ku pun langsung mendekatiku. Ada yang mengajakku kencan, makan malam, bermain, atau apapun itu. Namun ku hiraukan mereka semua.

Teriakan di kelaspun tak dapat dihindari, dengan Gaara Sabaku [anak laki-laki yang mempunyai rambut berwarna merah menyala], sebagai ketua kelas. Yang tampak duduk mematung [tenang] dengan ekspresi 'datar'nya itu. 'Mengapa dia bisa terpilih menjadi ketua kelas ?' entahlah.

Aku benar-benar sudah tak tahan dengan para Fan Girls…. Aku keluarkan aura hitamku. Tapi, 'nampaknya mereka sudah kebal. '

Now

Pintu kelas terbuka, dan muncullah seorang laki-laki berumur sekitar 30 tahun berambut putih-silver berjalan memasuki kelas.

'Akhirnya, datang juga Kakashi !' teriakku senang…dalam hati..

"Selamat siang murid-muridku yang kusayangi…" kata Kakashi dengan senyum manis gaje-nya. "Maafkan saya..saya terlambat..Karna saya harus menolong lumba-lumba yang manis…karna dia-" belum sempat Kakashi melanjutkan omongannya, dia sudah dipotong oleh, "BOHONG !" teriak satu kelas. "Oke..oke.. Kalau begitu, karena hari ini akan dilaksanakan tes praktek. Maka kita pindah ke ruang musik 118. Bawa juga tas kalian. Agar tidak ada barang-barang yang hilang." kata Kakashi.

Ruang musik 118 adalah ruang dimana semua peralatan musik disimpan. 118 untuk murid kelas 11 jurusan musik. Dan ruang musik 221 untuk murid kelas 12 jurusan musik.

Ketika para murid sibuk membereskan barang-barang yang tergelak di meja mereka masing-masing. Terdengar suara ketukan di pintu kelas. Kakashi membuka pintu kelas lalu berbincang dengan siapa pun itu yang mengetuk pintu.

Ketika kami sudah selesai, kami duduk kembali dengan rapi menunggu datangnya Kakashi. Tak lama kemudian, Kakashi kembali masuk dengan senyuman yang…. entahlah.

"Anak-anak…sebelum kita pergi. Aku akan memperkenalkan murid baru di kelas kita ini." kata Kakashi.

Aku yang tak begitu tertarik, masih fokus melihat pemandangan-pemandangan di luar jendela.

"Silahkan masuk. Dan sebutkan namamu !" perintah Kakashi.

Entah mengapa ruangan kelas menjadi sepi terdengar bisik-bisik "wah imutnya.." atau "wah..kerennya dan tampan juga !", "manisnya", "wah ! orang asing tuh !" dan yang lainnya , tak lama kemudian terdengarlah suara " Selamat siang ! Perkenalkan. Namaku Naruto Uzumaki. Salam kenal !" mataku melebar, cepat-cepat ku arahkan pandanganku menuju ke arah murid baru itu. Dan yang kulihat, benar-benar Naruto yang baru saja kutemui. Naruto yang sedang tersenyum lembut, di depan kelasku.

'Naruto yang tadi kutemui. Ternyata benar-benar sekelas denganku. Sepertinya benar-benar akan menyenangkan' seringaikupun muncul di wajahku.

"Baiklah Naruto. Sekarang ini kami akan mengadakan tes praktek, karena waktu yang sedikit ini. Maka saya tunda perkenalan tentang identitasmu dulu, setelah tes, perkenalan akan dilanjutkan. Dan karena kamu masih baru, apakah kamu mau mengikuti tes ? Jika tidakpun akan ada tes susulan untukmu." tanya Kakashi.

"Saya akan ikut sekarang, Kakashi sensei." jawabnya dengan nada sopan dengan senyuman yang kembali muncul diwajahnya. "Baiklah. Jika begitu, ayo anak-anak ! Kita ke kelas 118." kata Kakashi yang langsung keluar dari kelas dan menuju ruangan 118. Narutopun langsung keluar dari ruangan kelas berjalan mengikuti Kakashi.

Ruang musik 118 ada di lantai tiga. Jadi kami akan menaiki tangga. Aku yang penasaran dengan Naruto. Berusaha mengejarnya, dengan cepat aku berjalan bersama dengannya. Tampaknya dia sedang memikirkan sesuatu sehingga dia tidak menyadari aku berada di sampingnya. Akupun mencoba memanggilnya.

"Naruto .", Narutopun memandang ke arahku, rasa kaget terlihat di mata birunya. Sesudah itu, penasaran dan rasa bahagia menggantikan rasa kaget di matanya.

"Ara ? Sasuke ka ?" tanyanya. "Ya." jawabku singkat. Naruto memandangi wajahku, lalu senyumanpun terlukis di wajahnya, "Uwah..syukurlah..aku mengenal salah satu teman sekelasku yang baru.". Aku mengangguk pelan. "Mmm..Aku tidak sabar..ingin mendengar lebih jauh tentangmu setelah tes praktek ini. Dan aku ingin melihatmu saat memainkan alat musik." ucapku pelan. "Ah..iya, aku masih pemula kok.. dan mudah-mudahan saja tesnya tidak susah.." kata Naruto. Akupun membalasnya dengan 'trademark' ku.

Tak terasa kami sudah sampai di ruang musik 118. Kakashi dan yang lainnya sudah memenuhi kelas. Setelah kami semua lengkap. Kakashi menjelaskan tentang tes praktek kali ini. "Anak-anak…kali ini. Aku akan mengetes kalian dalam bermain musik. Maksimal kalian dapat memegang tiga alat musik. Tes dimulai dari sekarang.".

Setelah itu, Kakashi mengabsen murid satu-persatu. Murid yang dipanggil, akan memainkan alat musik yang mereka kuasai. Bervariasi, ada yang memainkan 1 alat musik, 2 alat musik, atau 3 alat musik. Dan aku tergolong yang memainkan 3 alat musik.

"Uchiha Sasuke" panggil Kakashi. Akupun maju kedepan dan membawa alat musik pertamaku, yaitu : drum. Aku duduk lalu mengambil stick drum, ku ambil nafas dalam-dalam. Lalu kumainkan drum ini. Lagu yang kumainkan berjudul : 'Hajimete Kimi to Shabetta' [Ost Naruto].

Karena diperbolehkan untuk bernyanyi, akupun bernyanyi sembari memainkan alat musikku-

`Song Mode`

*hajimete kimi to shabetta kimi wa waratte kureta

hajimete kimi to shabereta boku no kono kotoba de

(I talked to you for the first time, you smiled at me

I was able to talk to you for the first time, with these words)

boku nanka ga shaberi kaketara meiwaku ni omou ka na

sonna fuan o kakaete yuuki o dashite mita yo

umaku shaberenai boku no fukiyou na hanashi

kimi wa mimi o sorasazu ni chanto kiite kureta yo

(Would you get annoyed if someone like me started talking to you ?

That was the anxiety I carried around with me, but I tried to get up some courage

I'm not good at talking, and my words were clumsy

But you gave me your full attention and listened to me)

sore dake de boku wa mai agatteru no sa

fushigi na chikara ga karada o tsutsunderu kanji ima dake sa dakedo

(I'm floating, just because of that

I feel a mysterious power enveloping my body now, but)

*hajimete kimi to shabetta kimi wa waratte kureta

hajimete kimi to shabereta boku no kono kotoba de

hajimete kimi to shabetta kimi wa waratte kureta

hajimete kimi to shabereta boku no kono kotoba de*

(I talked to you for the first time, you smiled at me

I was able to talk to you for the first time, with these words

I talked to you for the first time, you smiled at me

I was able to talk to you for the first time, with these words)

kotoba wa itsudemo boku o kurushimete bakari

dakedo sukutte kureru no mo itsumo kotoba datta yo

dareka ni warawareta-tte kanawanai no sa

kimi to shabereta jijitsu ga boku ni wa tsuiteru kara

(Words give me trouble all the time

But it's also always words that save me

I don't care if someone laughs at me

I have the fact that I was able to talk to you)

sore dake de boku wa ukarete shimau no sa

dakedo kimi wa boku nante nantomo omottenai yo ne setsunai yo

(I'm in a great mood, just because of that

But you don't think of me in any way that hurts)

dakedo

(But)

*Reff

hajimete kimi to shabetta

hajimete kimi to shabereta

-I talked to you for the first time

I was able to talk to you for the first time

`End Song`

Setelah aku selesai bermain, semua yang ada di ruangan langsung bertepuk tangan dan memujiku. Aku belum bisa melihat bagaimana reaksi Naruto karena aku sudah memegang alat musik yang kedua, yaitu : Harmonika.

Lagu yang kumainkan dengan harmonika adalah Lagu berjudul Yellow Moon [Ost. Naruto]. Semua yang ada di kelas, menyanyikan lagu yang kubawakan.

`Song Mode`

Kinou wa Call sign, zenbu, keitai de

Norenai Fuzz guitar henna kouen de

(All yesterday my cell phone's call sign went off*

An out of key Fuzz Guitar in a strange park)

Muchuu de Motor bike, kaze wo oikoshite

Mikadzuki wa hisuterii, boku no ue de

Chikyuu wa gooru rain, inu mo raion mo

Kasei ni Moving on nanka mendou de

(In a daze, I passed through the wind on my motor bike

A hysterical crescent moon above me

Earth is the goal line for the dogs and the lions

Moving on south to Mars with difficulty)

Yellow moon ima mo, mittsu, kazoete, me wo akete

Shadow moon mada yume wo miteru

(Yellow moon, now, count to three and open your eyes

Shadow moon, you are still dreaming)

Me wo mite, me wo mite, se wo mukeai nagara

Me wo mite, Tell me yes or no?

(Look me in the eye, look me in the eye, as you turn away

Look me in the eye, tell me, "yes" or "no"?)

*EveryDay EveryNight omoi tsuku kotoba de

kimi e no omoi wo ima sugu tsutaetai

EveryDay EveryNight arifureta aizu de

Chirakatta mama no kimochi wo tsutaetai

(Every day, every night, I'm thinking of the words

That I want to tell your heart right away

Every day, every night, with an ordinary signal

I want to tell you about the feelings I still can't handle)

Kibun wa kaisei, kondo, issho ni

Karada wo dakishimete, kinno kyoukai de

(Now that we're together we can feel the good whether

Holding you close in a golden building)

Yellow moon kaketa yozora de wa tsuki wa kyou mo

Shizuka na kao de hikaru no sa

(Yellow moon, even today, with the moonless sky

Your peaceful face shines)

Me wo mite, me wo mite, se wo mukeai nagara

Me wo mite, Tell me yes or no?

(Look me in the eye, look me in the eye, as you turn away

Look me in the eye, tell me, "yes" or "no"?)

* Reff

Mahou no koodo chienji, nemurenai machi

Higawari na Jazz guitar sotto mainaa de

(In a sleepless town, playing my special Jazz guitar

With a magical chord change into a soft minor key)

`End Song`

Dan yang terakhir, alat musik andalanku. Yaitu : piano.

Aku memainkan lagu, dengan menyanyikan Omae Dattanda~It was You" [Ost. Naruto Shipuden]

`Song Mode`

Omae ga tonari ni iru

Omae ga waratteiru

Omae ga ureshi soude

ore mo waratta

(You were beside me

You were smiling

You looked so happy

that I smiled too)

omae wa mujaki datta

omae wa yasashikatta

omae wa tokidoki naki

ore wa komatta

(You were innocent

You were kind

Sometimes you cried

and I felt bad)

dare yori tsuyo sa o motome ta ano koro

ore no tatta hitotsu no yowasa ga

omae datta omae datta

omae dattanda

(Back then, when I sought to be strongest

My only weakness was you

It was you, yes you

It was you)

aitai yoru o koete

toki o koete ima aitai

(I wish I could see you now, as the nights roll by

Yes time flies by, and I wish you were here )

omae ga hokori datta

omae ga subete datta kara

omae ga tsuita uso

ore ni wa totemo yuruse nakatta

(You were proud

You had it all

I would never accept

the lies you told)

ima yoake o mite ita

aa oiru no kaori to asayake no hikari

ASUFUARUTO ni terasareteta kage wa hitori

(Now, as I watch the sunrise

Ah, the smell of oil, the morning light

There's but one shadow cast on the asphalt)

zasetsu o kurikaeshi te ita ano koro

ore no tatta hitotsu no tsuyo sa ga

omae datta omae datta

omae dattanda

(Back then, when things were always hard

My only strength was you

It was you, yes you

It was you)

tashika ni omae ga ita

omae ga ita omae ga ita

(I remember, you were there

You were there, yes you were there)

aitai

(I want to see you)

aenai

(But I can't)

omae dattanda !

(It was always you)

`End Song`

Aku memainkan piano dengan lincah dan enerjik sesuai dengan lagu yang kubawakan. Aku sangat menikmati saat aku bermain alat musik ini, lagu yang kubawakanpun merupakan salah satu lagu yang kusukai. Saat aku memainkan lagu ini, entah mengapa aku sosok Naruto selalu terbayang dibenakku.

Setelah aku selesai, aku beranjak dari piano dan berjalan tempatku semula berdiri, yaitu berdiri disamping Naruto. Semuanya menyelamatiku dan memujiku.

"Bagus Sasuke. Selanjutnya-" puji Kakashi padaku.

Aku melihat ke arah Naruto. Mencoba melihat reaksinya. Seakan mengetahui yang aku pikirkan. Naruto tersenyum lembut kepadaku, dan berkata "Bagus sekali permainanmu Sasuke ! Lagu itu, lagu favoritku loh ! Semoga akupun bisa sepertimu." Pujinya dengan nada lembut. "Terimakasih." aku tersenyum kecil membalas senyuman yang Naruto berikan, aku merasa senang telah dipuji oleh Naruto.

Tidak begitu lama. Kakashi memanggil nama Naruto. Dan Narutopun berjalan kedepan, mengambil alat musik pertamanya, sebuah gitar.

"Lagu ini berjudul Tenkyu" [Ost. Naruto] ucap Naruto.

`Song Mode`

atarimae ni namae yondara

soba ni suwatte kureru

atarimae ni warai kaketara

soko ni wa aikotoba

(when I call your name as usual

you sit right next to me

when I smile at you as usual

there's a secret code)

itsumo ienai omoi

imasara dakedo kiite ne

chotto terekusai ne

(the feelings I always can't say

it's kind of late but please listen

although I'm a little shy about it)

daisuki dayo tenkyu

korekara mo tenkyu

mori ga yureru

dansu sono rizumu wo

issho ni kizamou (odorou)

guuzen ni tenkyu

sonna fuu ni omoetara ii koto zukushi dayo

(I like you, thank you

and for the future, thank you

the forest sways

dances to the rhythm

let's etch it out together

thank you to the coincidence

when you think like that, everything's good)

atarimae ni jishaku no you ni

gyutto hikiyoserarete

atarimae ni nagareteru toki

dakedo daiji na toki

(like magnets

we're pulled together

even if the time passes as usual

it's our important time)

kimi ga naita ano hi

namida ga tomaranakatta

kitto tsutawaru hazu

(that day when you cried

my tears wouldn't stop

you'll probably understand)

minna minna tenkyu

kocchi muite tenkyu

yume migokochi

1,2 sono haba de

ukabu shabondama (howan howan)

issho ni iyou ne

sonna fuu ni omoetara ii koto zukushi da ne

(everyone, thank you

looking this way, thank you

seeing dreams

1,2 with those steps

the floating bubbles

let's be together

when you think like that, everything's good)

sunao na omoi wa kokoro de yobu yori

hora mou ichido koe ni dashite miyou yo

(instead of screamning out honest feelings in the heart

let's say it out loud with our voices)

daisuki dayo tenkyu

korekara mo tenkyu

mori ga yureru

dansu sono rizumu wo

issho ni kizamou (odorou)

guuzen ni tenkyu

sore wa sore wa kamisama kara no purezento

(I like you, thank you

and for the future, thank you

the forest sways

dances to the rhythm

let's etch it out together

thank you to the coincidence

it was a present from god)

minna minna tenkyu

kocchi muite tenkyu

yume migokochi

1,2 sono haba de

ukabu shabondama (howan howan)

issho ni iyou ne

sonna fuu ni omoetara ii koto zukushi dayo

(everyone, thank you

looking this way, thank you

seeing dreams

1,2 with those steps

the floating bubbles

let's be together

when you think like that, everything's good)

`End Song`

'Hebat sekali !' aku tercengang mendengar permainan musiknya, gerakan tangannya yang lincah emngganti kunci nada, nadanya yang tepat, dan dengan suara indah yang dimiliki olehnya, ekspresi wajahnyapun berubah-ubah senada dengan lirik lagu yang ia nyanyikan. 'Seperti pro saja.' Dan sepertinya murid-murid lainpun dan termasuk Kakashi sangat tercenggang mendengarnya.

Lalu, Naruto mengambil alat instrumentnya yang ke dua, yaitu : piano.

'Hmm..aku ingin melihat seperti apa permainannya.' pikirku.

"Aku membawakan Lagu Soba Ni Irukara~I'll be by your side" [Ost. Naruto]

`Song Mode`

Dokomademo tsudzuku michi ni wa

Ironna koto arunda ne

Tsuyogari na kimi ga kyou wa

Juwaki koshi ni namida koe

(in a path that leads everywhere

there are lots of things right?

now you bragger are making a tearfull voice

i can hear through the phone handle)

Donna yume,

Oikakete kokomade kitan darou

Wakara na kunattari suru koto wa,

Boku ni datte aru kara nee, baby

(chasing dreams

you`ve gotten up to here

the things you came to forget

are inside me, baby)

Kimi ga namida no toki ni wa

Boku ga soba ni iru kara

Hanareba nare no yoru datte

Boku wa soba ni iru kara

(when you cry, it's ok because

i'm besides you

the nights we are separated, it's ok because

i'll also be by your side)

Itsuka mita sora ni wa

Ima mo aru no ka naa,

Bokura ga miteita yume, omoidashite

(the sky we saw once

will it still be here?

i remember the dream we saw)

furitsudzuku ame wa,

Sora wo aratte iru no ka na.

Kimi ga akirametari shinai koto,

Boku wa shitte iru kara nee baby

(could it be that the non-stop rain

is washing the sky?

i know the things you

haven't yet surrender to, baby)

Kimi ga namida no toki ni wa

Boku ga soba ni iru kara

Hanareba nare no yoru datte

Boku wa soba ni iru kara

(when you cry, it's ok because

i'm besides you

the nights we are separated, it's ok because

i'll also be by your side)

Boku wa soba ni iru kara

(because i'll be by your side)

`End Song`

Sampai-sampai permainan pianonyapun bagus sekali. Pembawaannya yang lembut dan hangat, sangat terlihat ketika dia bermain musik.

Naruto mengambil instrumentnya yang terakhir, yaitu : Biola

"Lagu ini berjudul : Tori no Uta~Song of Bird. Salah satu lagu yang saya senangi." Ucapnya dengan nada senang.

`Song Mode`

Kieru hikoukigumo bokutachi wa miokutta

Mabushikute nigeta itsudatte yowakute

Ano hi kara kawarazu

Itsumademo kawarazu ni irarenakatta koto

Kuyashikute yubi o hanasu

(We watched the fading vapor trails

They were so dazzling, I ran away- I was always weak

I let go, frustrated by the fact

That I couldn't stay unchanged since that day

Couldn't stay unchanged forever)

Ano tori wa mada umaku tobenai kedo

Itsuka wa kaze o kitte shiru

Todokanai basho ga mada tooku ni aru

Negai dake himete mitsumeteru

(That bird still can't fly well

But someday she will know the feeling of cutting through the wind

The place she can't reach is still there in the distance

She gazes at it, keeping her wish to herself)

Kodomotachi wa natsu no senro aruku

Fuku kaze ni suashi o sarashite

Tooku ni wa osanakatta hibi o

Ryoute ni wa tobitatsu kibou o

(Children walk along the summer railway tracks

Exposing their bare feet to the blowing wind

We place in the distance the days of our childhood

We place in our hands hope that springs forth)

Kieru hikoukigumo oikakete oikakete

Kono oka o koeta ano hi kara kawarazu itsumademo

Massugu ni bokutachi wa aru you ni

Watatsumi no you na tsuyosa o mamoreru yo kitto

(Chasing, chasing the fading vapor trails

It hasn't changed since the day we crossed that hill, and never will

So that we will always have it,

We'll guard the strength of a sea god, surely)

Ano sora o mawaru fuusha no hane-tachi wa

Itsumademo onaji yume miru

Todokanai basho o zutto mitsumeteru

Negai o himeta tori no yume o

(The blades of the windmill that turn in the sky

Always have the same dream

The dream of a bird, her wish kept to herself,

Gazing at the place she can't reach)

Furikaeru yaketa senro oou

Nyuudougumo katachi o kaete mo

Bokura wa oboete ite dou ka

Kisetsu ga nokoshita kinou o

(I look back: the sun-baked railway tracks are hidden

By stormclouds- even if they change their shape,

May we always remember

The yesterdays left behind by the seasons...)

Kieru hikoukigumo oikakete oikakete

Hayasugiru aizu futari waraidashiteru itsumademo

Massugu ni manazashi wa aru you ni

Ase ga nijinde mo te o hanasanai yo zutto

(Chasing, chasing the fading vapor trails

The signal is given too early- we start laughing

So that we can always look straight ahead,

Even if it's slippery with sweat, I won't let go of your hand, ever)

Kieru hikoukigumo bokutachi wa miokutta

Mabushikute nigeta itsudatte yowakute

Ano hi kara kawarazu

Itsumademo kawarazu ni irarenakatta koto

Kuyashikute yubi o hanasu

(We watched the fading vapor trails

They were so dazzling, I ran away- I was always weak

I let go, frustrated by the fact

That I couldn't stay unchanged since that day

Couldn't stay unchanged forever)

`End Song`

Aku melihat Naruto menutup matanya perlahan, tetes demi tetes air mata mengalir turun membasahi pipinya, walaupun dengan posisi tubuhnya yang tegak, 'mungkin karena nervous' pikirku, tetapi karisma yang ia ciptakan saat dia bermain biola dan aura yang ia keluarkan membuatnya terlihat rileks dan santai.

Aku memandang Naruto lekat-lekat. Jari-jarinya yang cekatan memainkan setiap nada dengan sempurna. Terkadang Naruto menyernyitkan dahinya, tanda dia berkonsentrasi. Disaat nada yang ia mainkan mengalun lembut, ekspresi wajahnyapun melembut, dan suara yang dia nyanyikanpun mengalun dengan lembut. Pada saat Reff, gerakan tangannya menjadi lebih cepat, dengan suaranyapun meningkat dan bahkan auranya dan kharismanya semakin menguat, dan mata biru indahnya… Di mata biru indahnya, terpenuhi dengan perasaan kesepian dan perasaan bersalah. Mata birunya terlihat berkaca-kaca, berusaha menahan air mata yang turun.

Entah mengapa dia mengangkat kepalanya [masih dalam keadaan membuka mata] dan mengalihkan pandangannya kepadaku. Mata kamipun bertemu. Aku melihat sesuatu yang lain di mata indahnya. Mata biru yang semula dipenuhi oleh perasaan kesepian dan bersalah. Kini terganti dengan perasaan lembut yang menenangkan hati, bagiku..pandangan Naruto ketika memandanngku sangat menyamankan dan menenangkan hatiku. Matanyapun terlihat berbinar-binar, seperti batu saphire yang indah. Tetapi air matanya belum berhenti juga, membuat aku ingin memeluknya erat dan tak kan melepaskannya untuk selamanya. Narutopun menutup mata indahnya lagi.

Kombinasi lagu dan liriknya yang bagus, permainan yang sempurna dan cekatan,ekspresi dan suara yang ia gunakan, aura dan kharisma yang ia buat… benar-benar menciptakan suasana yang seperti ini.

Aku melihat ke samping kiri dan kananku. Semua orang menangis. Anak perempuan sudah mulai menangis, sedangkan anak laki-laki hanya termenung, ada juga yang menitikkan air mata.

Aku memandang sosok Naruto yang sedang mengambil nafas panjang. Aku tersenyum kecil melihatnya, 'Anak ini berbakat dan aku..tidak akan kalah olehnya !'

Narutopun melihat ke arahku dan tersenyum lembut. Dan mau tidak mau jantungku mulai berdetak lebih kencang.

'Benar-benar menyenangkan…' pikirku sambil tersenyum membalas senyuman Naruto.

∞∞∞∞∞∞TBC∞∞∞∞∞

Next Chapter : New Friend ? Crush ? or Love ?

OMG ! Sanao enggak nyangka akan menulis sepanjang ini !.. Ini adalah chapter terpanjang dari semua chapter dan cerita yang pernah sanao buat. Hoee… Mudah-mudahan saja para readers tidak bosan membacanya. ^^

Oh iya bagi 'Monochrome Sekai', 'My Love Reincarnation' mungkin akan lama meng-updatenya. Sanao mencoba me-rewrite Monochrome Sekai dengan memperbaikan penulisan nama juurus-jurus yang ada di cerita itu. Dan untuk My Love Reincarnation, Sanao akan me-rewrite untuk membenarkan alur dan tokoh. Dan akan menggambarkan setiap karakter secara detail. Jadi mohon maaf para readers tersayang, harus menunggu new story kedua cerita itu… *bow*

Tapi, Sanao masih tunggu reviewan kritik dan sarannya ..

Jyaa minna san… ^^