Sebelum mulai ch.2 aku mau bilang terimakasih buat para reader dan juga yang sudah review…
Makasih saran2nya, maklum ini ff pertama
Aku usahakan akan cepat update.
-Keesokan paginya-
Kris dan yifan sudah sepakat untuk bertukar tempat. Sekarang Yifan memakai seragam exodus high school dan kris memakai seragam xoxo high school.
"Hey yifan denger ya begitu turun jangan sampai mama curiga sama kita. Kamu punya topi or beanie?kita harus nutupin rambut kita"
Walaupun mereka kembar tapi kris dan yifan memiliki warna rambut yang berbeda. Yifan dengan rambut hitam kecoklatannya dan kris yang memang dicat blonde.
"Nih kamu pake beanie punyaku, aku pakai topi" yifan memberikan beanie kepada kris.
"Ingat ya, jangan sampai kamu lupa yang udah aku jelasin semalam. Kamu harus terlihat garang. Sesekali juga nggak apa bully salah satu murid. Terutama bocah yang mirip panda. Dia duduk didepanmu"
"Ugh no thanks. Aku ga minat bully orang. Aku hanya cukup tampil garang kan?itu cukup."
"Kenapa sih aku punya kembaran sepertimu?dasar cupu"
PLAK.
Yifan memukul belakang kepala kris akibat perkataannya.
"Aw shit! What are you doing!?"
"Watch your words kris. Im older than you"
"Cuma beda 1 menit doang" bisik kris.
"What?"
"Nothing..ayo berangkat"
-di sekolah-
Kris mengendarai mobil ke xoxo high school dengan gembira.
"Enak banget yifan tiap hari berangkat sekolah naik mobil. Coba aku ga dapet nilai buruk pasti hadiah kenaikan kelas kemarin juga dapet mobil"
Yifan dihadiahi sebuah mobil untuk kenaikan kelas dan nilai yang memuaskan. Sementara kris masih harus berangkat dan pulang sekolah naik bus karena nilai raport yang buruk, bahkan hampir tidak naik kelas tapi untungnya itu tak terjadi.
Yifan POV
Sekolahnya bagus dan megah banget. Tidak heran karena xoxo high school adalah sekolah terbaik di kota dan masuk 3 besar di negaraku. Isinya hanya orang2 pintar dan kaya.
Sesampainya di xoxo aku mulai dikerubuti oleh murid wanita yang wow mereka cantik2 dan seksi. Lihatlah mereka pakai rok 5cm diatas lutut dan pakaian mereka sangat ketat. Tak lama seseorang mulai mendekatiku.
"Good morning babe" dilihat dari atas sampai bawah peeempuan ini lumayan cantik dan sangat seksi belum lagi kalung dan gelang berlian yang dia pakai, pasti harganya sangat mahal.
"Uhmm..good morning"
"Babe, hari ini masih ada acara sama chanyeol ga? Kita karaoke atau nonton yuk?"
"Sica...sica..ga ada kapoknya ya kamu!" Tiba2 seseorang lainnya datang. Oh jadi dia yang namanya jessica.
"Hey tiffany! Jangan suka urusin orang lain!"
"Bukan ngurusin tapi kamu ga tau malu, bitch! Tiap hari deketin yifan yang jelas2 ga suka sama kamu!"
"Whoaa..whoaa..calm down girls...kalian ga perlu bertengkar begitu" aku menenangkan kedua cewek ini.
"Oh honey...biarin aja,,aku cuma mau ingetin jessica supaya punya muka dikit! Tau malu!"
"What the fuck!" Jessica menarik rambut tiffany dengan kuat dan tiffany membalasnya dengan menjambak rambut jessica.
"Kamu ga tau malu! Kamu sendiri juga suka yifan kan!? Ngaku aja kamu juga yang seminggu lalu kirim surat sama kondom dan ngajak yifan ke hotel!"
WHAAT?KONDOM?HOTEL? Wah ini benar2 duniaku. Thanks yifan udah kasih aku kesempatan ini.
Keadaan semakin kacau, kini anak perempuan lainnya yang awalnya melerai malah ikutan bertengkar satu sama lain.
Zeetao POV
"Tao! Zee! Cepat turun sarapan.. nanti kalian terlambat loh" aku segara bersiap dan menghampiri kamar saudara kembarku.
Toktok "tao..apa kau sudah siap?" karena tidak ada jawaban akupun masuk ke kamar saudaraku, kulihat dia sedang merapihkan dasinya. "sebentar lagi..zee."
"tao,kamu baik2 ajakan?kamu hari ini latihan wushu?" tao hanya menggelengkan kepalanya.
"aku masih menjalankan hukumandari Mr park untuk menata buku2 di perpus selama seminggu penuh, jadi sepertinya aku tidak latihan wushu dalam seminggu ini" wajahnya terlihat sangat sedih. Aku tau,wushu adalah hobi dan hidupnya saudara kembarku ini dan akibat perbuatan seseorang yang sering membully di sekolah tao harus berurusan dengan gurunya.
Tao saudara kembar laki-lakiku ini bersekolah di exodus high school dan aku di xoxo high school. Karena kemampuannya dalam olahraga terutama prestasinya di wushu, Tao diterima masuk di exodus high school, sekolah khusus pria yang memang terkenal dengan sekolah yang memiliki prestasi di dunia olahraga. Sementara aku di xoxo yang juga tidak kalah bagusnya karena rata2 yang masuk disana adalah anak yang memiliki prestasi akademik yang baik. Sebenarnya aku cukup sedih harus berpisah dari saudaraku karena sejak TK hingga SMP kami selalu bersama, saling melindungi dan tidak pernah menyembunyikan rahasia sedikitpun.
Selesai kami sarapan aku berangkat ke sekolah bersama daddy dan tao berangkat dengan naik bus. Sekolah aku dan tao berarah berlawanan sehingga setiap berangkat kerja daddy selalu mengantarku dan tao yang mengalah dengan naik bus.
Sesampainya aku di sekolah, aku bertemu Sulli sabahatku yang juga baru saja datang. Akhirnya kamipun masuk bersama, akan tetapi kemudian pemandangan tidak biasa terlihat di pintu masuk sekolah, banyak sekali murid2 perempuan berkerubung. Setelah aku dan sulli mendekat terlihat Jessica dan tiffany beserta genk mereka yang sepertinya sedang bercekcok. Sebenarnya hal ini sudah tidak asing bagiku karena Jessica dan tiffany sering sekali bertengkar memperebutkan 1 hal, yaitu yifan.
"Sulli..kamu liat deh, mereka bertengkar gara2 yifan lagi" kataku pada Sulli
"Oh my god zee! Ini antara genknya tiffany sama jessica"
"Mereka bodoh atau apa sih?buat apa memperebutkan orang yang sama sekali ga peduli sama mereka?mereka ga capek?memangnya ga ada laki2 lain apa?"
"Zee..emangnya kamu ga tertarik sedikitpun sama yifan?"
"Uumm..dulu sih sempet suka pas jaman ospek tapi dia sangat dingin. Akupun cukup tau diri, aku kan bukan seperti jessica atau tiffany yang cantik,sexy,populer. Aku cuma gadis biasa"
"Aaaww zee juga bisa jatuh cinta ya? Is he your first love? Wajahku menjadi memerah.
"Ah sudah lupakan! Ayo ke kelas, pelajaran sudah hampir mulai" aku dan sullipun bergegas menuju kelas kami dan mengabaikan yifan dan gerombolan cewek2 itu.
Other POV
Yifanpun akhirnya sampai di exodus high school.
"Naik bus tidak buruk juga" kata yifan dengan wajah sumringahnya.
Yifan segera berkeliling sekolahnya sejenak untuk mengingat kelas,kantin dan lokernya agar tidak tersesat. Akhirnya yifan masuk ke kelasnya yang disana sudah ada oh sehun yang sedang sibuk mengerjakan tugasnya.
"Pagi kris hyung!" Sapa sehun begitu melihat sahabatnya datang.
"Hm..pagi sehunah" jawab yifan yang seolah2 bergaya meniru kris.
"Kau ganti warna rambut hyung?"
"Yup..bosan sama blonde" sehunpun mengangguk dan percaya bahwa orang didepannya itu kris. 'Good. Sepertinya dia ga curiga' dalam batin yifan.
Tak lama kelaspun dimulai dengan pelajaran sejarah yang dibimbing Mr. Park
"Hyung, sepertinya tao hyung masih dapat hukuman mr park..lihat aja dia ga masuk kelas mr park"
"Terus apa urusannya denganku?" Kata yifan sok cuek.
Sehun hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah sahabatnya tersebut.
Begitu jam istirahat tiba, sehun meminta izin pada yifan untuk memperbolehkannya melihat luhan yang merupakan pacar sehun.
"Hyung, aku akan menyusulmu ke kantin. Kamu duluan saja..aku yakin kai sudah disana"
" oke tapi janganlama2!"
Sebenarnya masih ada tempat lain yang ingin yifan datangi, yaitu perpustakaan. Yifan sangat ingin hang out di perpus daripada di kantin. Terlebih perpus di exodus high school terlihat lebih nyaman karena ada lounge dan cinemanya, tidak kaku seperti di sekolahnya.
Yifanpun segera menginjakan kakinya di perpus dan melihat satu per satu rak buku.
"Wow banyak buku2 menarik disini..aku ingin membaca semuanya"
Yifan terlalu bersemangat melihat buku2 tersebut dan begitu di rak berikutnya ia melihat sosok laki2 sedang menaiki tangga dan mengatur beberapa buku. Tidak disangka tangga tersebut bergetar dan laki2 tersebut hampir jatuh.
"AWAS!" teriak yifan. Benar saja anak tersebut jatuh dari tangga namun yifan berhasil menangkapnya. Anak itu sekarang berada diatas tubuh yifan.
"Ooww...krr...kris ge?!"
Iya, dia adalah huang zitao yang ditolong yifan. Tao sangat terkejut sampai dia kemudian berdiri.
"Ma...maafkan aku kris ge! Aku ga sengaja. Apa kris ge terluka?"
Yifan beranjak berdiri dan melihat ke sosok anak laki2 didepannya yang gemetar dan menundukan wajahnya.
"Kamu nggak apa2 kan?" Tanya yifan sambil tangannya mengusap pipi tao yang mengangkat wajah tao untuk melihatnya.
"Hikss...aku minta maaf ge...aku hiks ga sengaja...jangan apa2kan aku ge..hiks" tao menangis karena ketakutan dengan yifan.
'Hhm.,apa dia sering dibully kris?dia ketakutan sampai gemetar'
"Hey..aku tidak akan menyakitimu..tenanglah...apa kau terluka?"
Tao kaget dengan pertanyaan yifan dan akhirnya dia melihat wajah yifan. Yifan yang melihat mata tao sudah berair hatinya sangat tertegun dan jantungnya berdebar-debar. Ia menghapus air mata di pipi tao.
"Jangan menangis..."
"Maaf ge...apa gege terluka?"
"Hey, harusnya aku yang bertanya, apa kau baik2 aja?" Taopun mengangguk.
"Hati2 ya lain kali..kalo tidak sampai minta tolong orang lain." Yifan menepuk atas kepala tao dengan lembut.
'Ada apa dengan kris ge?kenapa baik padaku? Atau jangan2 waktu menolongku kepalanya terbentur ya?' Tao memiringkan wajahnya kesamping sambil melihat yifan dengan wajah yang polos.
'He's so cute' dalam pikiran yifan.
"Udah dulu ya, Bye." Yifanpun pergi meninggalkan tao yang masih kebingungan.
Sesampainya yifan di kantin ia segera memesan makanan. Tak lama seorang namja berkulit tan menghampirinya.
"Kris hyung, kau tumben sekali lama datangnya ke kantin?"
'Dia ini yang namanya kai kah?' Batin yifan.
"Aku tadi ada urusan. kau sudah makan?"
Mata kai mendadak melotot mendengar pertanyaan orang yang dia kira Kris itu, sungguh tak percaya.
"Perhatian sekali kamu hyung sama aku?kau sakitkah hyung?"
"Umm no? Bukan aku peduli hanya saja kalo kamu belum makan aku bisa menyuruhmu sekalian memesannya untukku" ngeles yifan.
TO BE CONTINUED.
YIFAN X TAO udah bertemu!
Minta reviewnya ya dan maaf buat typo2.
