A Super Junior Fanfiction
~Romantic Princess~
Pair :: KyuMin/Haehyuk and Other Couple
Warning : Genderswitch, Typo,tidak menggunakan bahasa yang baku dan benar. All uke as Girl.
a/n : fict ini terinspirasi dari drama Taiwan yang berjudul sama. Alur cerita mungkin sama dan ada beberapa adegan yang mungkin tidak ada dan ditambah.
.
.
.Previous Chapter.
Mr. Shin mengeluarkan sebuah kertas dari dalam jas nya. "tentu saja ada, putri kalian berdua adalah cucu perempuan keluarga Lee." Ucapnya sambil menunjukan bukti-bukti kepada kedua orang disana.
"hah?" Koar keduanya.
~chapter 1~
Kedua pasturi itu mengambil sebuah surat yang disodorkan . Mata mereka semakin terbelalak kaget saat membaca data-data yang tertera didalam surat tersebut.
"boleh kah saya membawa Nona muda kami?" Tanya Mr. Shin.
"tunggu 5 menit." Ucap Yesung. Baru saja Mr. Shin akan membuka mulutnya, pintu kayu tersebut tertutup terlebih dahulu.
Yesung dan istrinya—Ryeowook duduk diruang tamu yang sempit tersebut. Sungmin yang baru saja keluar dari kamarnya langsung menghampiri kedua orangtuanya yang terduduk lemas sana. "Appa, Umma? Ada apa?" Tanyanya.
Yesung dan Ryeowook mendongak, lalu mereka berpandangan satu sama lain.
"Appa! Umma! Ada apa sih? Kenapa wajah kalian lemas begitu?" Tanya Sungmin. Kini dia duduk diantara kedua orangtuanya tersebut.
"kamu harus membereskan barang-barangmu Min." Ucap Ryeowook.
Sungmin menyerengitkan dahinya lalu memandang kearah Ryeowook. "maksud Umma?" .
"kamu tidak pantas tinggal disini Min," Tambah Yesung. Sungmin yang tadinya memandang Ryeowook langsung berbalik dan menghadap Yesung. "kalian mengusirku?" Tanyanya.
"bukan begitu sayang,"
"terus apa? Jelasin sama aku!" Perintah Sungmin.
Kedua pasturi tersebut saling bertatapan, sang suami pun akhirnya membuka suara. "kamu bukan anak kandung kami Min. Kamu adalah cucu seorang Lee Youngwoon."
Tawa Sungmin pecah mendengar penuturan kedua orangtuanya tersebut. "Haha, aku cucu seorang Lee Youngwoon? orang yang berpengaruh di Korea Selatan bahkan Asia maupun dunia? Wah! Pasti enak sekali, ingin itu tinggal pilih. Jalan-jalan keluar negeri—
Sungmin terus melanjutkan ucapannya sambil mengatupkan kedua tangannya dan berimajinasi liar. Sedangkan Yesung dan Ryeowook menatapnya sedih—bahkan Ryeowook menangis.
"hah~ pasti menyenangkan sekali." Sungmin mengakhiri ucapannya sambil melihat kearah kedua orangtuanya. "oh ayolah Umma, Appa. Jangan mengada-ngada! Bagaimana bisa itu terjadi? Aku disini sejak aku kecil. Atau mungkin aku cucu yang tertukar? Hah! Drama sekali."
Ryeowook menangis semakin terisak. Sungmin langsung memeluknya erat. "Umma, kenapa mengangis sih? Kalian sedang mengerjaiku yah? Aku kan tidak berulang tahun." Ucapnya lagi.
Yesung menepuk pundak Sungmin yang membuatnya menoleh. "kami benar Min. kalau kamu tidak percaya, diluar sudah menunggu pelayan yang dikirim Tuan Lee untuk menjemputmu." Ucapnya.
Tok… Tok…
Sungmin langsung bangkit dari duduknya dan membuka pintu tersebut. Dia menaikan sebelah alisnya saat seorang namja bertubuh tambun tersebut membungkukan badan kepadanya.
"apakah anda sudah siap ikut bersama dengan kami. Nona Lee Sungmin?" Ucapnya.
"dari mana kalian tau namaku? Dan aku Kim Sungmin! bukan Lee Sungmin." Jawabnya. Mr. Shin menggelengkan kepalanya. "apakah kedua orang tadi tidak member tahu anda Nona?" .
"memberitau apa? Dan jangan panggil aku Nona! Aku bukan Nona kalian." Ucap Sungmin tidak suka. Dia menyilangkan kedua tangannya di dada.
"anda adalah cucu satu-satunya keluarga Lee, dan kami akan membawa anda kesana sekarang juga."
"aku tidak mau." Ucap Sungmin setengah berteriak. Dia langsung membanting pintu hingga menimbulkan bunyi debuman cukup keras yang membuat Mr. Shin berjingkat kaget.
Sungmin berjalan kedalam rumahnya kembali dan menuju ke tempat dimana orangtuanya berada. Umpatan-umpatan tidak pernah berhenti keluar dari bibirnya. Setelah sampai diruang tamu, dia menemukan tas besar dan sebuah boneka kelinci—yang diyakini miliknya—sudah tertata rapih.
"kalian benar-benar mengusirku ya?" Ucapnya sebal. Dia berniat mengambil tas yang berisi bajunya itu dan kembali membawa ke kamar. Namun langkahnya terhenti saat Yesung menarik tangannya.
"kamu tidak pantas disini Min. kamu bukan anak kandung kami, kami membelimu saat masih bayi dari orang dipinggir jalan." Ucapnya.
Sungmin langsung menatap kedua orangtuanya serius. Dia duduk kembali diantara kedua orangtuanya. "Umma, Appa! Sudah cukup bercandanya! Kalian tidak lucu." Ucapnya.
Ryeowook masih menangis dan memeluk Sungmin erat. "yang dikatakan Appamu benar Min." Ucapnya sambil terisak.
Sungmin membalas pelukan ibunya tersebut. "kalian tau? Ucapan kalian menyakitiku." Tak terelakan lagi, airmata juga menggenang dipelupuk matanya.
"ikut dengan mereka Min, kami disini akan selalu ada untukmu. Kami tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi padamu." Ucap Yesung sambil mengelus punggung Sungmin pelan.
Sungmin menghapus airmata yang jatuh kepipinya, dia melepas pelukannya terhadap Ryeowook. "aku akan menemui kakek itu dan memberikan penjelasan! Mungkin dia keliru terhadapku. Dan setelah itu, aku akan kembali lagi kesini." Ucapnya.
Ryeowook dan Yesung tersenyum sedih. Mereka berdua mengangguk. "temuilah kakekmu Min, rumah kami akan selalu terbuka untukmu!" Ucap Yesung sambil berdiri.
Sungmin mengangguk dan memeluk kedua orangtuanya. "aku akan kembali nanti malam." Janjinya.
Yewook hanya mengangguk. Ryeowook menuntun Sungmin kedepan, sedangkan Yesung membawa tas besar milik Sungmin. setelah membuka pintu, Mr. Shin menunduk dan mengambil alih tas yang dibawa Yesung.
"silahkan Nona."
Sungmin tidak menggubris perkataan Mr. Shin, dia menghadap kearah orangtuanya. Dia memeluk mereka satu persatu. "jangan kunci pintunya, nanti malam aku kembali."
Ryeowook langsung memeluk Yesung saat Sungmin dan Mr. Shin berjalan menuruni tangga tersebut.
.Mansion Keluarga Lee.
Lee Youngwoon aka Kangin sedang menonton sebuah rekaman dari sebuah televisi besar diruangan bacanya. Disana dia dapat melihat seorang bayi perempuan yang sedang di peluk oleh kedua orangtuanya yang merupakan anak laki-lakinya.
"Minnie, akhirnya kakek menemukanmu." Gumamnya.
.
Masih didalam mansion keluarga Lee. Keempat namja tampan sedang berkumpul disebuah bar. Mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing. Seorang namja tinggi dengan tubuh atletis sedang mondar-mandir sambil tersenyum, dia berbicara dengan seseorang dari telepon.
"oke, sayang. Nanti kita bertemu ok?" Ucapnya sambil tersenyum yang memperlihatkan lesung pipinya yang menambah kesan tampan diwajahnya.
Dua namja lagi sedang berbicang sesekali meminum soju dari botol yang mereka pegang. Sedangkan tersisa satu namja lagi—namja dengan rambut coklat brunette, dia sedang duduk di sofa sambil menyanggah dagunya dengan kedua tangan.
"hyung." Salah satu dari namja berwajah sedikit kekanak-kanakan yang sedang berbicang tadi menepuk si namja berambut brunette itu.
"hm?" Respon nya.
"hyung memikirkan PrincessMin?" Tanyaa namja tadi.
"tidak kah kalian berfikir dia mungkin palsu? Dia hanya ingin memanfaatkan kekayaan Emp?"
Namja yang masih duduk dengan tenang tadi bersuara. "bisa jadi."
Si namja dengan lesung pipi tadi duduk diantara mereka. "Kyuhyun-ah! Kau masih memikirkannya? Bukankah itu sudah pasti. Karena Mr. Shin langsung yang menjemputnya?" Ucapnya kepada si namja brunette yang bernama Kyuhyun tersebut.
Kyuhyun mendengus sebal. "bisa saja dia palsu,Choi Siwon!"
Si namja berlesung pipi—Siwon, menepuk namja disebelahnya. "bukankah buktinya sudah ada Hae-ah?" Tanya Siwon kepada orang yang dipanggi Hae atau Donghae.
Donghae mengangguk dan mengambil sebuah file berwarna merah yang tergeletak diatas meja. "dia memiliki tanda lahir berbentuk hati di paha sebelah kanannya. Dan kemungkinan 98% dia benar-benar PrincessMin"
Kyuhyun mendongak dan memperhatikan sebuah foto yang terdapat foto seorang yeojya dengan tanda lahir berbentuk hati dipahanya. Sedetik kemudian dia tersenyum—lebih tepatnya menyeringai.
"hei, PrincessMin cantik juga." Gumam Siwon kepada Donghae.
"menurutku biasa saja." Ucap si namja yang belum diketahui namanya. XD
Siwon menoleh kearah namja yang berucap tadi. "jadi menurutmu? Siapa yang lebih cantik Choi Hankyung? Chul… ie?" Ucapanya terputus saat Hankyung menoreh tajam kearahnya.
"ups." Tambah Siwon sambil menutup mulutnya. Dia langsung nyengir kearah Hankyung—adiknya yang memang punya kenangan 'entah apa' itu dengan yeojya bernama Chulie.
Tiba-tiba seorang pengawal berseragam hitam dengan list merah dipergelangan tangannya—seragam khusus pengawal keluarga Lee masuk kedalam bar yang tersebut.
"Nona sudah sampai Tuan muda." Ucap nya sambil membungkuk.
Keempat namja tadi langsung berdiri dan mengikuti pengawal tersebut keluar dari bar itu.
.
Mulut Sungmin menganga lebar saat dirinya masuk kedalam sebuah rumah atau mungkin istana. Di depan tadi, dia melihat gerbang hitam yang tinggi dan dilapisi emas. dan sekarang, dia bisa melihat pohon pinus disebelah kanan dan kirinya.
"Waa!" Decak nya kagum. Dia melihat sebuah rumah (istana menurutnya) yang sangat megah dengan pegunungan sebagai backgroundnya. Letak mansion keluarga Lee memang berada dipinggir kota.
Mobil yang ditumpangi Sungmin dan Mr. Shin berhenti samping sebuah mobil sport berwarna biru metalik. Seorang pengawal datang dan membukakan pintu untuk mereka.
Sungmin melihat ke sekelilingnya. Diseberang sana, ada sebuah gazebo yang cukup besar. Udara disana juga sangat segar, berbeda dengan tempat tinggalnya dulu yang berada dipemukiman padat penduduk. Dia juga melihat 4 mobil Sport yang berjejer rapih dengan warna yang berbeda.
"Nona, ayo masuk!" Ucap Mr. Shin. Sungmin mengangguk dan mengikuti Mr. Shin dari belakang.
Dia menaiki sebuah tangga yang lumayan banyak, dan setelah itu dia melihat dua orang pengawal yang berdiri di depan pintu dan bersiap untuk membukanya.
Drek…
Saat pintu terbuka, karpet merah menggiringnya ke ruang tamu yang luas disana. Kembali lagi, mulutnya menganga lebar saat melihat dalam mansion keluarga Lee tersebut. Baru saja kaki kanannya melangkah masuk, semua maid berseragam biru menunduk kearahnya.
"selamat datang Nona Minnie." Sapa mereka semua.
Sungmin berjalan dibelakang Mr. Shin sambil memperhatikan maid yang masih merunduk. Diujung tangga, ke empat Tuan muda tadi berdiri sambil menunggu Sungmin disana.
"selamat siang Tuan Muda." Sapa Mr. Shin sambil membungkuk.
Donghae berjalan kearah Sungmin dengan wajah datar. Sungmin mundur selangkah saat melihat wajah Donghae yang menyeramkan menurutnya.
Grep…
"kyaaa~ PrincessMin cantik sekaliii…" Pekiknya sambil memeluk Sungmin. Sungmin berusaha melepaskan pelukan Donghae, namun tenaganya tidak cukup.
Mr. Shin yang melihat gelagat Sungmin yang tidak nyaman langsung menarik belakang kaus yang dipakai Donghae dan mendorongnya ke belakang. Dan mendapatkan protes dari si namja. "Ya! Mr. Shin!" Pekiknya.
Siwon dan Hankyung tertawa melihat tingkah Donghae. Sedangkan Kyuhyun, dia masih terus memperhatikan Sungmin dari atas sampai bawah.
"maaf Tuan muda Donghae, sepertinya Nona tidak merasa nyaman dengan tingkah anda." Ucap Mr. Shin.
Donghae mengendus sebentar kearah Mr. Shin. Namun dia memasang senyum charmingnya kearah Sungmin. "hai PrincessMin! Aku Donghae, Cho Donghae. Yang disana…" Ucapnya sambil menunjuk Hankyung. "dia Choi Hankyung dan disampingnya Choi Siwon. Dan yang itu hyungku…" tunjuknya lagi pada Kyuhyun. "Cho Kyuhyun." .
Sungmin tersenyum kearah mereka semua, namun hanya Siwon yang membalas senyumannya. Matanya menoleh kearah Kyuhyun yang sedang memandangnya dingin.
"Nona! Mari ikut saya, Emp sudah menunggu!" Ucap Mr. Shin.
Sungmin menyerengitkan dahinya mendengar ucapan Mr. Shin. "Emp? Siapa dia?" Tanyanya kurang mengerti.
"Emp adalah panggilan untuk kakek anda untuk orang terdekatnya." Jelas Mr. Shin. Sungmin menganggukan kepalanya mengerti. Dia langsung mengikuti Mr. Shin yang berjalan terlebih dahulu meninggalkan ke empat namja tadi.
Setelah Mr. Shin dan Sungmin menjauh. Siwon membuka suaranya. "wah wah wah! PrincessMin mirip sekali bukan dengan nyonya Key? Dia juga cantik dan cukup manis." Ucapnya.
"cih! Dasar playboy." Gumam Donghae.
Kyuhyun berbalik badan dan berjalan menaiki tangga. Meninggalkan ketiga saudaranya.
.
Mr. Shin mengetuk sebuah pintu besar, setelah itu dia masuk kedalamnya. Disana, seorang namja paruh baya sedang duduk sambil membaca sebuah buku berwarna merah yang cukup tebal.
"Emp," Panggil Mr. Shin. Emp aka Kangin mendongak, matanya langsung tertuju kepada Sungmin. Dia tersenyum tipis dan memberikan isyarat untuk Mr. Shin keluar.
Mr. Shin membungkukan badannya sebelum dia keluar dari dalam ruangan tersebut. Sepeninggalan Mr. Shin, Sungmin masih tetap berdiri pada posisinya.
"cucuku." Panggil Kangin. Dia mengisyaratkan Sungmin untuk mendekat. Sungmin berjalan perlahan dan dia duduk disamping Kangin.
"setelah 17 tahun, akhirnya aku bisa menemukanmu. PrincessMin." Ucapnya sambil memeluk Sungmin. Sungmin sempat tersentak kaget, namun dia masih bisa menerimanya.
"er.. Tuan Lee—
"jangan panggil aku tuan Lee. Aku adalah kakekmu! Panggil aku kakek." Ucap Kangin.
Sungmin mengangguk. "apakah anda tidak salah orang? Mana mungkin saya adalah cucu anda?" Tanya Sungmin.
Kangin tersenyum kearah Sungmin. "kau adalah cucuku, PrincessMin! Kau diculik oleh saingan bisnis keluarga Lee saat umurmu 1 tahun. Dan akhirnya, aku bisa menemukanmu." Terangnya.
"kemana kedua orangtuaku?"
Kangin menghela nafas sejenak. "mereka meninggal dalam kecelakaan di jalan tol. Saat itu mereka mendengar kabarmu ada di Mokpo, namun ternyata itu adalah siasat musuh keluarga Lee untuk menyelakai kedua orangtuamu." .
Sungmin dengan seksama mendengarkan cerita tersebut. "aku rasa, anda salah mengenali orang! Dan saya bukan cucu anda!" Ucap Sungmin.
Kangin langsung menepuk kedua tangannya, dan dengan tiba-tiba Mr. Shin sudah ada disamping Sungmin yang membuatnya berjingkat kaget.
Mr. Shin membawa sebuah kertas besar dan membukanya. "ini adalah tanda lahir yang dimiliki PrincessMin sewaktu masih bayi." Ucapnya. Sungmin bisa melihat sebuah tanda berbentuk hati dipaha bagian belakang.
Mr. Shin membalik gambar tersebut. "dan ini adalah foto anda, tanda lahir persis ditempat yang sama." Sungmin melotot melihat gambar dirinya disana. Dan oh My~ dirinya disana hanya memakai selembar handuk.
"dari mana kalian mendapatkan foto itu? Kalian menguntitku ya?" Tanya Sungmin.
"tidak penting dari mana mendapatkan foto itu. Yang terpenting adalah Nona sudah kembali lagi kerumah ini." Ucap Mr. Shin.
Sungmin menggelengkan kepalanya. "aku ingin kembali kerumah." Ucapnya sambil bangkit dari duduknya.
"rumahmu disini!" Ucap Kangin.
Sungmin kembali menggelengkan kepalanya. "orangtuaku adalah Kim Yesung dan Kim Ryeowook. Dan namaku adalah Kim Sungmin, bukan Nona kalian." Ucapnya sambil berbalik. Namun langkahnya terhenti saat mendengar ucapan Kangin.
"aku akan mempenjarakan mereka berdua dengan alasan penculikan."
Sungmin memutar badannya dan berjalan kearah Kangin yang masih duduk tegap di sofa. "jangan macam-macam dengan keluargaku!" Ucapnya geram.
Kangin memandang wajah Sungmin. "keluargamu yang tersisa adalah aku, kakekmu."
"kau bukan siapa-siapaku! Aku tidak mengenal dirimu."
"Shin." Panggil Kangin. Mr. Shin mendekat. "seret kedua suami istri itu ke penjara. Dan pastikan mereka dihukum dengan waktu yang lama." Perintahnya.
Mendengar ucapan Kangin, Sungmin langsung melotot. "jangan macam-macam!"
"tinggalah disini dan aku akan membebaskan mereka berdua." Tawar Kangin. Sungmin mendengus mendengar tawaran Kangin itu. Dia sedikit berfikir.
"baiklah aku akan tinggal disini." Putusnya. Kangin dan Mr. Shin langsung tersenyum.
"Shin, antarkan dia ke kamarnya." Perintah Kangin. Mr. Shin mengangguk dan berjalan keluar terlebih dahulu diikuti Sungmin dari belakang.
Tinggalah Kangin sendirian diruangan tersebut. Dia mengapai sebuah figura dari laci meja dihadapannya. Disana ada sebuah keluarga kecil yang berbahagia. "Jinki-ya, Key! Appa menemukan PrincessMin—Minnie kita." Gumamnya.
.
Sungmin mengikuti Mr. Shin dari belakang. Mereka berjalan di lorong yang panjang dengan banyak pintu dikanan dan kirinya. Diujung sana, Kyuhyun sedang berjalan sambil menatap Sungmin.
Mr. Shin menunduk dan memberikan salam kepada Kyuhyun. "Sore Tuan Muda."
Kyuhyun hanya tersenyum tipis. Dia meneruskan perjalanannya, dia menatap Sungmin dan menubrukan bahunya ke bahu Sungmin hingga membuatnya mundur beberapa langkah.
"Ya!" Teriak Sungmin. Kyuhyun berbalik sebentar dan menyeringai kearah Sungmin. dia kembali meneruskan perjalanannya.
"Nona, tidak apa-apa?" Tanya Mr. Shin. Sungmin menggelengkan kepalanya sambil mengusap bahunya pelan.
Sungmin kembali mengikuti Mr. Shin hingga kesebuah pintu. Mr. Shin membuka pintu tersebut dan mempersilahkan Sungmin untuk masuk terlebih dahulu.
"keren!" Sungmin langsung terkagum-kagum melihatnya. Saat masuk kedalam ruangan itu, dia langsung disambut dengan ikan koi yang berenang-renang dibawah kakinya yang terbuat dari kaca.
Sungmin mengikuti nalurinya untuk berjalan terlebih dahulu. Setelah itu, dia menemukan ruangan makan yang menghadap kearah kolam ikan. Lebih kedalam, dia menemukan satu ruangan televisi dilengkapi dengan home teater.
"saya permisi Nona." Pamit Mr. Shin.
Sungmin mengangguk dan matanya melihat-lihat sekelilingnya. "ini sih lebih dari cerita di dongeng." Gumamnya.
Dia kembali melangkahkan kakinya lebih kedalam lagi. Dan kemudian, dia menemukan sebuah kasur king size dengan tirai tipis dipinggirnya. Dia langsung meloncat keatas kasur dan menggulingkan badannya kesana-kemari.
"nyaman sekali." Gumamnya sambil tersenyum dan memandangi langit-langit kamar yang berwarna biru tersebut.
"menikmatinya Tuan Putri?" Suara tersebut disusul dengan wajah Kyuhyun di depan wajah Sungmin yang membuatnya berjingkat kaget. Sungmin langsung merubah posisinya dan duduk diatas kasur.
"bisakah kau mengetuk pintu terlebih dahulu?" Ucap Sungmin dengan nada sengit. Rasanya dia masih kesal dengan sikap Kyuhyun terhadapnya tadi.
Kyuhyun menyilangkan kedua tangannya didepan dada. "aku sudah mengetuknya berulang kali. Sepertinya kau terlalu menikmati fasilitas disini." Ucap Kyuhyun.
Sungmin menyipitkan matanya. "apa maksudmu?"
Kyuhyun tersenyum meremehkan. "well, kurasa kau sudah bisa langsung beradaptasi dan menikmati fasilitas yang diberikan Emp padamu. Bukankah ini mewah?"
Sungmin turun dari ranjang dan berdiri di hadapan Kyuhyun. Dia menaruh kedua tangannya dipinggang dan sedikit mendongak karena memang Kyuhyun lebih tinggi daripada dia. "aku hanya menginap semalam disini. Setelah itu aku akan kembali ke keluargaku!"
Kyuhyun maju satu langkah dan Sungmin mundur selangkah. "mundur satu langkah agar bisa lebih maju lagi? Siasat yang luar biasa." Ucapnya sambil membalikan badannya dan berjalan keluar dari sana.
Sungmin yang tidak terima dengan perkataan Kyuhyun langsung menyusul Kyuhyun dari belakang. "Ya!"
Kyuhyun berhenti dilorong disamping ruang televisi. Dia menunggu Sungmin yang sedang berjalan cepat kearahnya.
"kau kira aku gila harta huh? Aku juga tidak ingin berada disini dan menjadi bagian keluaga Lee. Kalausaja kakek—
"sepertinya kau sudah terbiasa. Dan apakah benar kau ini adalah PrincessMin yang memang sejak dahulu dicari Emp." Ucap Kyuhyun sambil menyudutkan Sungmin ketembok dihadapannya. Dia menaruh tangan kirinya ditembok.
"aku penasaran dengan tanda lahir itu, atau itu hanya tato?" Ucap Kyuhyun sambil menyeringai.
Sungmin langsung memegang bagian belakang pahanya. Karena Kyuhyun yang semakin mendekat, dia mendorong bahu Kyuhyun kuat hingga punggung Kyuhyun terbentur tembok diseberang.
"dasar gila!" Umpat Sungmin. dia langsung keluar dari kamar tersebut meninggalkan Kyuhyun disana. Yang jelas, dia ingin jauh-jauh dari sosok Kyuhyun.
Kyuhyun mengelus bahunya. Dorongan Sungmin tadi cukup kuat juga. "kuat sekali dia." Gumamnya sambil berjalan keluar didalam ruangan itu.
Sungmin masih berjalan tak tentu arah. Dia bergerak mengikuti kakinya. Disepanjang perjalanan, bibirnya terus mengumpat sikap Kyuhyun barusan. "cih! Apanya yang jenius dan dewasa? Sikapnya seperti orang gak punya sopan-santun."
Sungmin tidak menyadari bahwa saat dia baru keluar dari kamarnya, Siwon mengikutinya dari belakang. Saat Siwon tepat berada dibelakang Sungmin. dia menepuk bahu Sungmin. "Sungmin!" Teriaknya.
"Hya!" Pekik Sungmin kaget.
Siwon langsung nyengir dan Sungmin mengelus dadanya. "mau kemana? Kok daritadi keliatannya lagi kesel yah?" Tanya Siwon.
"gak tau! Yang penting jauh-jauh dari manusia vampire itu." Jawab Sungmin.
Siwon menyerengitkan dahinya mendengar jawaban Sungmin. "manusia vampire? Siapa itu?"
"Cho Kyuhyun."
"pfftt…" Siwon menahan tawanya mendengar julukan Sungmin untuk Kyuhyun. Jujur saja, baru pertama kali Siwon mendengar julukan yang dirasa aneh untuk Kyuhyun. Biasanya yeojya-yeojya member julukan Prince Charming atau Prince Cool. Dan ini? Manusia vampire? How funny!
"hei, mau berkeliling? Aku akan menjadi tour guide mu untuk hari ini! Dan gratis. Gimana?" Tawar Siwon.
Sungmin memandangi Siwon dengan pandangan menilai. "oke!" Jawabnya sambil tersenyum.
Siwon membalas senyuman Sungmin dan memposisikan dirinya disamping Sungmin. mereka berjalan beriringan sekarang.
"hei, kamu udah lama tinggal disini?" Tanya Sungmin membuka pembicaraan.
Siwon menoleh dan mengangguk. "kami disini sejak kecil. Mungkin 6 atau 7 tahun. Kami di didik oleh Emp untuk mengelola perusahaan-perusahaannya kelak." Jawab Siwon.
"kami?"
"ya. Aku,Kyuhyun, Donghae, dan Hankyung."
"kalian bersaudara?" Tanya Sungmin lagi. Siwon menggelengkan kepalanya. "kami berasal dari kedua marga yang berbeda. Aku dan Hankyung berasal dari marga Choi. Sedangkan Kyuhyun dan adiknya Donghae, berasal dari marga Cho." Jelasnya.
Sungmin makin tidak mengerti dengan penjelasan Siwon barusan. "bedanya? Dan kenapa kalian bisa disini?"
Siwon meyuruh Sungmin untuk duduk disebuah bangku dibalkon belakang mansion. "Emp, kakek Choi dan kakek Cho adalah teman lama. Dan karena Lee Ahjussi meninggal. Karena Emp tidak mempunyai anak laki-laki. Jadi Emp mendidik kami dan nantinya salah satu dari kami akan dipilih untuk menjadi penerus keluaga Lee dan tentu saja akan menikah dengamu." Jelas Siwon.
Sungmin langsung melotot mendengar ucapan barusan. "yang benar saja!" Ucapnya tidak percaya.
"dan kau tau siapa yang mungkin akan dipilih Emp untuk menjadi penerusnya dan menikah denganmu?" Tanya Siwon. Sungmin menggelengkan kepalanya.
"Cho Kyuhyun." Jawab Siwon.
"heh?" Pekik Sungmin sambil menatap horror kearah Siwon.
.To Be Continue.
.
.
Huaa gak nyangka sama respon reader sekalian. TERIMA KASIH udah sempetin baca dan Review~.
Maaf aku gak bisa balesin review semuanya. Yang pasti aku berterima kasih banget atas respon kalian.
UthyDianRyesomnia : annyeong do~ Uthy atau Dian? Iya udah di udah netapin mereka jadi orangtuanya Ming.^^
Princess kyumin : iya, di chapter ini udah aku jelasin. Semoga chingu mengerti ^^
Cho Yui Chan : yaa~ chingu kok bisa tau!
anon : iya kamu bener.^^
dan Big THANKS untuk : Th4KYumindwifE, HyunMing joo, nahanakyu,Lee HyuRi, Park Ha Rin males login, Baby-ya,emyKMS,rikha-chan, HyeJoo-Mjjeje Cassiopeia,EvilBungsu KyuminBaby137,Only Key, KyoBunny, Cha GyuMin, Ryeee15.
.
.
.
.tania Lee.
