Beautiful Spirit
.
.
Park Chanyeol
Byun Baekhyun
.
Warn : Yaoi/BxB/Boyslove
.
.
Cerita milik saya dan para tokoh milik Yang Maha Kuasa seorang
.
.
Happy Reading
.
.
Sebagai manusia yang dianugrahi kelebihan-yang orang awam sebut sebagai indigo, Chanyeol terbiasa melihat arwah-arwah berterbangan bagai debu, lewat sana sini depan wajahnya atau jika sedang sial, maka mereka sadar jika dirinya dapat melihat. Dan menjadi pura-pura buta adalah apa yang ia lakukan.
Beberapa arwah memang tidak mengganggu, biasanya yang seperti itu tidak memiliki jenis energi tertentu. Mereka hanya akan diam di tempatnya berasal dan memperhatikan lalu lalang dua dunia. Tapi banyak juga yang memiliki energi negatif, nahh.. yang seperti ini yang merepotkan dan yang paling anak indigo hindari-termasuk Chanyeol.
Energi negatif para roh itu sangat mengganggu, apalagi jika roh itu sadar jika ada yang dapat melihat mereka atau minimnya sadar akan keberadaan mereka yang nyata adanya.
Lalu apa yang akan terjadi?
Jika mereka tidak memiliki tujuan, maka mereka akan menempel padamu atau jika mereka hanya sekedar sadar, maka mereka akan menampakkan sosok paling seram yang dapat mereka lakukan dan menunjukan penampakan itu tepat di mata kalian. Mereka jahil dan lagi, Chanyeol juga pernah mengalami hal itu.
Setelah seringkali mengalami yang namanya 'ketempelan' roh-roh tidak punya kerjaan itu, Chanyeol tahu bagaimana mengatasinya dan jika benar-benar mengganggu kehidupan sosialnya, Ia akan bertindak. Melalukan pengusiran agar mereka jauh-jauh darinya.
Dan sejak saat itu juga, ia pikir jika diikuti oleh roh positif lebih baik daripada roh-roh negatif tidak tahu diri itu. Tapi salah, SALAH BESAR jika Chanyeol dapat menyuarakan pemikirannya.
Lihat saja bagaimana roh positif ini menyentuh telinganya berulang-ulang dan berbicara dengan cara mendayu-dayu tepat di depan telinganya.
"Chanlie~~ Jangan marah..."
Chanyeol ingin sekali berteriak betapa kesal dirinya. Dan betapa beruntungnya roh cantik itu karena ia tak bisa melakukannya sekarang.
"Diamlah Baekhyun. Aku sedang ada kelas sekarang." Chanyeol berbicara pada roh itu dengan suara terendahnya.
"Ugh.. kau mengabaikanku sejak tadi!" Suaranya melengking tajam hingga Chanyeol meringis karenanya.
Demi Tuhan!! Ia sedang dalam kelas dan Baekhyun tidak bisa untuk tidak mengganggunya barang sedetikpun. Ditambah telinga lebarnya mendengar suara cekikikan kecil dari Sehun-sahabatnya- yang duduk di belakang bangkunya. Tipikal teman kurang ajar.
Dan Chanyeol berakhir dengan berpura-pura tuli pada semua suara yang mengganggu telinganya, lalu juga tentu saja dengan tangan tak berwujud milik Baekhyun yang kembali menyentuh-nyentuh telinganya. Tolonglah~~
e)(o
Ketika dosen tua berkacamata itu bilang jika kelas sudah berakhir, seolah Chanyeol mendapat sekantung oksigen yang dapat ia hirup. Melegakan.
Iya, sudah gatal lidahnya ingin mengumpat pada kedua sosok beda alam itu-BaekhyunSehun- karena sudah mengganggunya.
Sebenarnya, Chanyeol kurang yakin mengapa ia bertahan dengan Sehun yang selalu berbicara dengan arwah yang lewat dan dalam kasus yang sekarang, Lelaki pucat itu selalu satu komplotan dengan arwah lelaki mungil bermata sapphire yang selalu mengikutinya-Baekhyun.
Sekali lagi. Mereka konyol dengan segala kegilaan mereka.
Chanyeol berjalan keluar dari ruang kelas dan diikuti oleh langkah kaki Sehun dan juga roh Baekhyun yang mengambang di udara. Mereka terlihat seperti sebuah geng dan Chanyeol sebagai ketuanya. Konyol lagi.
"Mau kemana?" Baekhyun bersuara sambil menggandeng tangan Chanyeol.
Inilah perbedaanya dengan Sehun. Sehun bisa berbicara,melihat,dan menyentuh arwah-arwah itu(walau tidak semuanya). Tapi Chanyeol hanya bisa melihat dan berbicara, ada kalanya jika diperlukan, Ia akan melakukan astral projection untuk berkontak fisik dengan arwah, tapi itu terlalu berisiko dan ia tak mau mengambil resiko tak menguntungkan itu. Dan setiap roh dapat menyentuh manusia-manusia dengan leluasa, asal mereka memiliki energi yang cukup untuk melakukannya-Seperti Baekhyun.
Chanyeol mengabaikan pertanyaan Baekhyun, karena sejujurnya dirinya masih kesal dengan kelakuan Baekhyun yang tidak seperti biasanya. Bukannya Baekhyun tidak menyebalkan, dapat Chanyeol akui, Baekhyun selalu bisa membuatnya marah dengan cara roh itu sendiri. Tapi, ini berbeda. Seperti Baekhyun tengah terlalu menjaganya dari hal lain dan yang Chanyeol sendiri tak tahu apa itu.
Mereka berjalan bertiga, tidak. Baekhyun melayang. Saat di koridor kampus yang cukup sepi, tidak sengaja mereka berpapasan dengan seorang pemuda dengan wajah cantiknya yang datar.
Tidak ada yang aneh dengan pemuda itu, tapi karena posisinya saat berjalan berhadapan pas dengan Baekhyun yang berada di samping kiri Chanyeol. Tepat selangkah sebelum bertubrukan dengan Baekhyun, pemuda itu langsung mengelak ke sisi kanannya dan berjalan seperti biasa. menghindari Baekhyun.
Baekhyun terdiam di posisinya dan kedua rekan manusia nya juga ikut berhenti. Sebelumnya tidak ada yang pernah menyadari keberadaan Baekhyun selain kedua makhluk tinggi ini, lalu sampai pemuda berwajah cantik itu berjalan menghindarinya dengan ekspresi datar dan tak dapat berbohong, jika Baekhyun merasakan aura berbeda dari pemuda itu.
"Kau melihatnya?" Sehun bertanya pelan, namun cukup untuk di dengar oleh kedua sahabatnya itu.
Chanyeol mengangguk, tapi Baekhyun masih dengan keterdiamannya. Membuat Chanyeol sedikit banyak khawatir dengan hal tidak biasa itu, berakhir dengan bertanya apakah Baekhyun baik-baik saja dan tidak ada respon dari si mungil.
Mereka pikir, jika akan ada hal baru yang akan terjadi setelah ini. Dan ini bukanlah hal baik menurut Chanyeol.
e)(o
Kelas selanjutnya sudah dimulai, tapi kini hanya ada Chanyeol dan telinga lebar serta mata bulat mempesona miliknya. Baekhyun kemana?? Chanyeol sendiripun tidak tahu. Hanya setelah kejadian langka itu, Baekhyun menghilang entah kemana secepat mata berkedip. Yang sebenarnya si tinggi berharap jika sosok mungil itu baik-baik saja. Mau bagaimanapun Baekhyun adalah Roh positif, jika berhadapan dengan roh negatif pun akan sangat melelahkan baginya. Dan Sehun sudah pulang ke rumahnya duluan karena semua kelasnya hari ini sudah berakhir.
Jadilah, Chanyeol sendirian duduk sekarang. Sedikit membosankan walau sejenak ia merasakan ketenangan.
Setelah telat beberapa menit, akhirnya dosen wanita itu masuk ke dalam kelas dengan santainya. Sudah biasa. Setiap dosen akan berperilaku seperti itu.
Kaki berhak tingginya melangkah dan diikuti oleh sepatu kets putih di belakangnya. Mahasiswa lain ber-woah-ria karena sosok baru yang terlihat menawan itu. Sibuk berbisik-bisik dan sepertinya itu mengganggu Chanyeol yang tengah membaca buku sambil mendengarkan musik klasik dari earphonenya.
Kepala bersurai gelap milik Chanyeol terangkat dan mata berobsidian miliknya membelalak lebar karena kaget.
Pemuda cantik yang tadi berpapasan dengannya di lorong kampus. Pemuda berkulit putih dengan rambut pirangnya itu kini berada tepat di depan kelas... Sedang menatapnya datar.
Mata bersinar pemuda itu teralihkan pada seluruh kelas saat dosen wanita itu memintanya untuk memperkenalkan diri.
"Hallo... Xi Luhan, pindahan dari Beijing, China."
ohh... apalagi yang akan terjadi? Chanyeol berteriak frustasi dalam jiwa tergelapnya, tapi tidak sadar jika sosok mungil merasa terpanggil dan menggigil di tempat.
.
.
.
To Be Continue
.
.
.
Note :
Indigo : Sebutan untuk manusia yang memiliki indra ke-6. Ada beberapa spesialis dalam indigo. Ada yang hanya bisa melihat, ada yang hanya merasakan dengan jelas hingga dapat menggambarkan energi dari roh-roh itu, melihat masa depan(disebut vision), masih banyak lagi sihh... nanti aku jelasin satu-satu.
Astral Projection : Kejadian dimana roh seseorang yang keluar dari tubuhnya. Seperti mati suri tapi sebenarnya tidak. Saat mengalami astral projection, tubuh seperti tertidur, tapi jiwa kita tidak, roh kita terbangun. Ini perlu belajar dan memiliki resiko yang tinggi untuk keberlangsungan hidup. Saat kita melakukan astral projection, maka kita setara dengan mereka yang tidak terlihat.
.
.
.
.
Ihhh~~~ Terimakasih buat review dan telah membaca cerita tak berbobot ini.
Sayang kalianㅠㅠ
