Ether-chan presents:
LOST THEN FOUND
Pinjem chara Abah Masashi #plaakk, No Plagiat It's Trully From my Brain
Pairing: Sasu Hina always
Genre: Romance, Hurt/Comfort
Hyuuga Neji: 28 tahun
Hyuuga Hinata : 24 tahun
Hyuuga Hanabi : 19 tahun
Uchiha Sasuke : 26 tahun
Uzumaki Konohamaru : 20 tahun
Uzumaki Naruto : 26 tahun
Warning: Typo, Gajeness, aneh, kagak nyambung, OOC, segala warning berkumpul disini -,- tekan back ato X kalo gak suka. Alur kecepetan, maafkan bila ada kesamaan cerita
A: "Blaa…. Bllaaa" - bicara
B:'Blaaa….blaaa' - batin
Seseorang tolong temukan aku?
Mampukah kau menerima sisi gelap dan aib ini?
Enjoyy!
Nama ku, Hyuuga Hinata seorang yatim piatu yang diangkat pamanku Hyuuga Hizashi menjadi anaknya beserta kakakku Neji nii dan adikku Hanabi karena kecelakaan alat transportasi udara yang ditumpangi oleh ayah dan ibuku. Hidupku selama ini baik-baik saja, kami semua disekolahkan sampai kuliah, Neji nii memperoleh beasiswa semasa kuliah dan lulus dengan predikat cum laude dan sekarang menjabat sebagai pengacara terhandal se-Konoha dan masih single, adikku Hyuuga Hanabi baru saja memasuki universitas favoritnya di Konoha International College dengan jurusan Bisnis dan sekarang sedang berstatus sebagai tunangan Uzumaki Konohamaru, dan aku sendiri baru menyelesaikan pendidikan kuliahku dengan jurusan Seni. Paman berulangkali menjodohkanku tapi selalu kutolak secara halus karena aku menyukai kakak dari tunangan adikku yang bernama Naruto-nii. Ya, kalau dilihat, semuanya baik-baik saja sampai terjadinya tradegi kemarin
Hari itu Hanabi sedang sakit, Hizashi ji-san sedang ke luar kota bersama Neji nii mengurus sengketa lahan dengan penduduk asing yang mengklaim tanah milik ji-san adalah tanah mereka, dan alibi yang seindah mawar berduri itu mulai tersusun menjadi awal adegan pilu yang menghancurkan ku dalam gelapnya rasa kesepian dan keputusasaan
"Hei Hinata-nee" panggil Konohamaru dari luar pagar saat melihat Hinata sedang menyirami hamparan bunga di kediaman Hyuuga.
"Ah, Konoha-san, sebentar aku panggilkan Hanabi, kelihatannya dia sedang tidur setelah makan obat. Ayo, masuklah." ujar Hinata seraya membukakan pagar dan tersenyum mempersilahkan dia masuk
"Baiklah Hinata-nee" Konohamaru pun mengikuti Hinata masuk ke dalam seraya memperhatikan Hinata lekat-lekat
Entah sejak kapan, tapi yang pasti Konohamaru sebenarnya menaruh hati pada Hinata tapi karena ia ditunangkan dengan Hanabi maka Ia tak berani mengungkapkannya dan hanya mampu memendamnya dalam hati.
"Tunggu sebentar ya. Aku buatkan teh dulu. Langsung saja ke kamar Hanabi" Hinata berkata sambil beranjak menuju dapur.
'Ukh, Hinata-nee tampak seksi dengan rok mini dan kaos rumah yang terlihat melekat pas pada tubuh sintalnya, seandainya aku bisa memilikinya.' Tanpa disadari Hinata, Konohamaru mengikuti Hinata sampai dapur, mulai mendekat pada Hinata dan mencekal tangan Hinata.
"Kyaa… Apa yang kau lakukan Konoha-san?" pekik Hinata dengan nada terkejut seraya memberontak melepas cekalan pada tangannya.
"Tenanglah Hinata-nee, kau hanya perlu menurut dan semuanya akan baik-baik saja. Berteriak pun tak ada gunanya karena tak ada satu orang pun dirumah ini yang mendengarmu" Kata Konohamaru sambil mulai menggerayang tubuhi Hinata dan merasa diuntungkan karena mansion ini tidak dijaga oleh satpam ataupun maid.
"J-j-jangan… L-lepas… L-lepppaaasssskan akuuu!" ronta Hinata ketakutan sambil mengibas-ngibaskan lengannya dengan beringas sehingga 1 tangannya terlepas.
Namun, Konohamaru tidak peduli dan malah terus melancarkan aksinya meraba-raba tubuh Hinata. Dan saat itu juga, entah apa yang merasuki pikiran Hinata, ia meraih sebuah pisau dapur dan mengacungkannya ke depan wajah Konohamaru,
"L-lepaskan atau kutusuk kau" dengan gemetaran Hinata berusaha melindungi tubuhnya dengan pisau mengacung tinggi di tangannya .
"Kau kira aku takut Hinata-nee? Jangan kira aku takut pada gadis penakut sepertimu yang hanya berani mengancam ku. Jadi sebaiknya kau lebih tenang agar Hanabi tidak terbangun, Sayang" ujar Konohamaru dengan seduktif
"H-hentikan, jangan mendekat" Hinata mulai menangis ketakutan
'Seseorang tolong aku' batinnya
"Nah, aku sudah tidak mau main- main lagi Hinata-nee cepat kemari dan kita selesaikan ini dengan menyenangkan" dengan tergesa, Konohamaru berjalan setengah berlari merangsek ke arah Hinata, dan …
JLLEEEBBBB…
"KYYYAAAAAA!"
"AAARRRGGGHHHH….!"
BRUAGHH….
Sebuah pisau teronggok mengenaskan tertancap pada sesosok tubuh yang terkapar di lantai, serta satu lagi gadis yang sedang ketakutan meringkuk di sudut dapur sambil memeluk kedua lututnya.
"Hinata-nee? Huaaahhm, aku ngantuk sekali, tolong berikan aku air pu… KYYAAAAAA! Konoha-kun! A-apa yang terjadi? Apa yang kau lakukan padanya Hinata-nee? Hiks… hiks Konoha-kun. Ayo, bangun, katakan ini bercanda?" Hanabi terisak sambil menggapai tubuh Konohamaru dan berusaha membangunkan jasadnya yang tertikam pisau yang amat dikenali Hanabi. pisau dapur di mansion Hyuuga
Hinata menggigil ketakutan, giginya bergemeretak, memeluk lututnya kuat-kuat seolah-olah mencari perlindungan lebih, ia menangis dalam diam sambil menggumam,
"A-a-aku membunuhnya,.. aku m-m-membunuhnya,.. A-aku tidak sengaja. D-dia m-melecehkkanku" isak Hinata
Sore yang kelam itu dilewati 2 gadis yang sama-sama terpuruk, satu karena telah kehilangan orang yang dicintainya, satu lagi karena telah tanpa sengaja membunuh kekasih adiknya….
T.B.C.
Hahaha, gaje gak readers? Mohon di ripiuw ya? Ini karya p[ertama saya. Sasu-pyon ny chap depan y # di chidori -,-. Oh ya bagi penggemar konohamaru maaf y saya buat karkternya begitu hehehe ^.^ dan maaf bnyk typo. Maaf gk nyambung ma judul, hehehehe. Maaf prolognya aneh dan terlalu singkat karena saya ngetiknya buru-buru di warnet. Kira-kira saya baru bias upload fict ini 1 bln sekali karena saya masih harus sekolah. Hehe
Noal Hoshino:Iya smalam masi prolog. Makasih udah ripiuw ya. Hikss hikk reviewer pertama saya. Aku sampai lompat-lompat kesenengan baca comment mu
Uchiha Hinahime: Makasih ripiuw nya ini uda lanjut
Dyaar Otaku: Makasih sudah menilai fict ini.
: makasih ripiuw nya. Ini saya lanjut. #balas kedip #gampared
Oke akan saya kasih synopsis dan kalian boleh menebak-nebak kira-kira apa kelanjutan fic ini….. Let's cekidottttttt…
Next:
"A-aku tidak tahu apa-apa"
"Pergii kauu! Dasar PEMBUNNUHHH!"
"N-nii san?"
"Pergilah Hinata"
"Kau akan kami asingkan sementara waktu sampai Hanabi mulai merasa tenang"
'Apa salahku? Bagaimana kalau kau yang ada di keadaan itu Hanabi? Kenapa kau tidak mempercayaiku? Serapuh inikah hubungan kita?'
"Hidupku tak berharga lagi"
"Kalau begitu ikutlah denganku. Aku akan membahagiakan mu, Hime."
"Aku adalah keluarga barumu"
Oke, don't be a silent reader guys, please,
R
I
E
V
I
E
W
By: Ether-Chan
NB: please don't flame me
