Sebelumnya..

"Minggu depan, kita akan menikah. Dan tak ada penolakan!" Putusnya.

.

.

.

.

.

Chapter 2

Ryeowook shock mendengar kalimat yang baru saja dilontarkan oleh Yesung. Ryeowook berusaha untuk lepas dari pelukan Yesung. Namun semakin ingin Ryeowook melepaskannya, semakin kuat Yesung memeluknya.

"Kumohon, jangan seperti ini" Ryeowook berupaya untuk melepaskan diri dari pelukan Yesung. "Kim Ryeowook, biarpun kau tak mau menikah denganku. Aku yang akan melakukannya" air mata Ryeowook mengalir semakin deras.

'Drtt..Drrrt'

Ponsel Yesung berdering menandakan sebuah panggilan. Yesung melepaskan pelukannya namun dia tak melepaskan tangannya pada gadis mungilnya.

"Yeobseo?"

".."

"Aku mengerti"

".."

"Ya, Siapkan sepuluh pengawal dan mobil sekarang juga. Aku dan calon istriku akan kebutik untuk mempersiapkan pernikahan kami" ujar Yesung kepada sipenelfon diseberang sana.

.

.

.

.

.

"Nah, pilihkan baju terbaik dibutik ini. Aku mau calon istriku nanti sangat cantik!" Ujar Yesung pada pegawai butik. Mereka sedang dibutik ternama di Korea. Yesung memaksa Ryeowook untuk memilih gaun pengantin. Ryeowook sangat menolak ajakan Yesung. Namun mau apa lagi, jika Yesung mengatakan itu.. ya memang harus itu yang terjadi.

"Yesung, kumohon jangan seperti ini" Ryeowook menunduk, dia tak tahu lagi harus bagaimana. Jika kabur, pasti dipintu keluar butik ini sudah ada sepuluh pengawal yang menjaganya.

"Diamlah" ucapnya dingin.

"Kumohon" Ryeowook memaksa Yesung untuk melepaskannya. Namun mau dikata apa lagi. Sekarang ini untuk mendapatkan 'Gadis mungil' ini harus butuh ekstra pemaksaan.

"Masuklah" Yesung menyuruh Ryeowook memasuki ruang ganti pakaian. Ryeowook yang hanya diam tak bergeming.

"Ryeowook, aku tak suka kekerasan. Jadi masuklah jika tak ingin kuseret" Yesung berucap sangat dingin pada Ryeowook. Gadis mungilnya kini melangkahkan kakinya menuju ruang ganti. Ryeowook hanya pasrah jika begini.

"Tuan, apa anda tak mau mencoba 'Tuxedo' terbaru pada butik kami?" tanya sopan sang pegawai pada Yesung.

"Ya, akan kucoba setelah melihat calon istriku memakai gaun pengantinnya" Ucap Yesung yang kini sibuk dengan ponselnya.

'Drrtt...drrrtt'

"Yeobseo?"

"..."

"Kau bisa mempersiapkan secepatnya kan?"

"..."

"Aku ingin tempat yang exotic, Ya. Aku ingin tempat itu berkelas dan megah "

"..."

"Ya, aku mau dipinggir pantai. Dipulau Jeju"

.

.

.

.

.

"Apa kau bertemu Ryeowook sebelum berangkat kerja?" tanya Siwon pada kekasihnya Kim Kibum.

"Ani, aku tak melihatnya. Saat bangun tadi, aku tak menemukannya lagi disampingku. Mungkin Ryeowook pergi bekerja" Siwon mengangguk tanda paham. Kembali tersenyum saat melihat 'bibir meronah kekasihnya' kini telah dipenuhi eskrim coklat yang dipesannya.

"Wae? Apa ada yang salah Siwonnie?" Tanyanya heran. Siwon tersenyum kembali.

"Kemarilah, ada yang ingin kuberi tahu?" pintanya dengan lembut.

"Katakan saja, tak ada orang yang akan mendengarkannya" Kibum mengerecutkan bibirnya.

"Tapi aku khawatir Bummie-ah" Kibum mendengus kesal. Berjalan sampai dihadapan Siwon. Siwon lalu tersenyum kala melihat Kibum semakin mendekatkan wajahnya.

'Chup'

Ciuman secara tiba-tiba itu membuat wajah Kibum kembali merona lagi. Ya, ini yang kedua kalinya mereka melakukannya ditempat umum.

"Nah, sudah bersihkan. Kau harus berterimakasih karna bibirmu sudah tak belepotan ice cream lagi." Kibum memanyunkan bibir sexynya, dia kesal lagi-lagi kekasihnya ini mencuri ciuman ditempat umum. Siwon terkekeh geli melihat tingkah Kibum.

"Sudahlah, mau kucium lagi heum?" Siwon semakin geli melihat tingkah lucu kibum.

"Shiero!" baiklah-baiklah, wajah kibum semakin merona dibuatnya.

.

.

.

.

"Sempurna!" Yesung berdecak kagum melihat calon istrinya memakai gaun pilihannya. Ryeowook hanya diam tak ingin berdebat dengan Yesung. Ryeowook memang sangat cantik memakai gau putih yang belahan dadanya agak terbuka, namun semakin anggun jika Ryeowook yang memakainya. Dia juga tersenyum sendiri melihat pantulan dirinya dicermin.

"Nah, sekarang giliranku" Yesung berjalan keruang ganti, untuk mencoba tuxedo yang pegawai butik pilihkan. Selesai memakainya, Yesung berjalan mendekati Ryeowook. Sangat tampan dan cantik. Mereka berdua sangat serasi. Ryeowook terpana melihat Yesung memakai tuxedo, Yesung semakin tampan jika seperti ini.

"Wah, sangat serasi!" pegawai dibutik pun berdecak kagum melihat pasangan 'YeWook'

"Baiklah, aku akan mengambil gambar kalian berdua." Yesung menarik pinggang Ryeowook untuk mendekat. Mereka berdua tersenyum saat pegawai memotretnya. Senyum Yesung semakin mengembang.

'Chup~'

Yesung mengecup pipi Ryeowook. Sangat mesra jika seperti ini. Ryeowook merasa panas dan sesak. Haha, Kim Ryeowook benar-benar jatuh cinta pada namja yang berkepala besar ini.

.

.

.

.

.

.

.

.

"Tolong geser sedikit, ya seperti itu" Kyuhyun sangat senang karna besok adalah hari yang ia tunggu-tunggu. Senyumnya terukir diwajah tampannya saat melihat Sungminnya kini sibuk dengan persiapan pernikahannya besok.

"Kyu~ kemarilah. Apa menu ini cocok?" Kyuhyun bergegas menghapiri Sungmin. Sangat mesra. Sungmin menyuapi Kyuhyun, ya Kyuhyun mengangguk. "Hmm, Kurasa iya sayang." Senyum Sungmin semakin mengembang. "kalau kue tar yang Kyu?" memotong kecil kue tar sambil menyuapi Kyuhyun.

"Hmm, Mashitta sayang" Sungmin tersenyum lagi.

CHUP~~

Sungmin semakin tersenyum saat mengecup pipi Kyuhyun "Kalau yang ini Kyu?" Kyuhyun semakin tersipu. Loh? Kebalik.

"Hmm, kenapa tidak mencoba yang ini?" Kyuhyun tersenyum evi sambil menunjuk bibirnya.

"Issh, Kyunnie baby kau mau menggodaku ya" Sungmin memukul lengan kyuhyun sambil mengerucutkan bibirnya.

"Siapa yang menggoda duluan hmm?" lihatlah dua sejoli ini. Seperti para remaja saja yang tengah jatuh cinta.

"Aigoo,, aigoo... kalian ini tak malu dengan suasana ramai seperti ini hmm" ujar Changmin kesal. Pasalnya Changmin seperti menonton ftv disiang bolong sambil bertopang dagu. Changmin adalah sahabat Kyuhyun. Dari tadi makhluk tinggi ini hanya menggeleng melihat tingkah kyumin yang mesra ini.

"Waeyo Min? Kau iri ya? Haha cepatlah cari pacar" Kyuhyun memeluk Sungmin dari belakang. Yaelah, lihatlah Kyu. Sahabat mu ini sedang memanyunkan bibirnya.

"Sudahlah Kyu, jangan mengejek Changmin. Oh ya min, kau keksini bersama siapa?" Changmin tersenyum saat Sungmin membelanya.

"Biar ku tebak, kau pasti sendiri" Wajah Changmin semakin masam saat Kyuhyun yang menjawabnya.

"Kau ini Kyu, berhentilah mengejekku. Aku akan membawa yeojachinguku kalau perlu, tapi dia sedang sibuk" Sungmin semakin tersenyum saat melihat tingkah dua evil ini.

"Jinjja? Apa dia sangat cantik Min?" Sungmin semakin tertarik dengan topik pembicaraan Changmin. Baru kali ini Changmin mengatakan bahwa dia memiliki yeoja chingu.

"Tapi" Changmin semakin menunduk. Dia tahu yeoja yang dimaksud Changmin adalah yeoja yang tidak akan mengingatnya sama sekali.

"Waeyo? Ada sesuatu yang ingin kau katakan?" Sungmin melihat Changmin sedih. 'Pasti patah hati lagi' batin Sungmin.

"Aku kira kau sudah melupakannya, ternyata kau masih menyimpannya didalam hatimu eoh?" Kyuhyun menepuk bahu Changmin. Sahabatnya ini tahu saja kalau dia masih mengingatnya.

"Ah, Kyu.. Min. Kalian tak mau kubuatkan sesuatu?" Sungmin mulai membuat suasana baru. Dia tahu sahabat Kyuhyun ini sedang dilema oleh yeojanya.

"Ne sayang. Buatlah minuman yang segar. Kajja Min kita duduk ditaman belakang." Ajak Kyuhyun sambil menarik pergelangan tangan sahabatnya.

.

.

.

.

.

.

.

"Kajja, Wookie" Yesung menarik tangan Ryeowook sampai diapertemennya. Ya, pasalnya apertemen ini baru dibeli oleh Yesung untuk Ryeowook.

"Aku tidak perlu ini Yesung. Aku sudah punya tempat tinggal, dan juga disana nyaman dan pas untukku" Ryeowook berujar halus tanpa menyakiti hati Yesung.

"Aku tidak peduli, aku ingin tinggal bersama denganmu." Dasar keras kepala. Yesung memang seperti ini suka memerintah seenaknya. "Tapi, kita belum mebicarakannya dengan Siwon Oppa?"

"Siwon? Siapa dia?" Yesung berbalik memandang Ryeowook.

"Ah, dia seseorang yang tinggal bersamaku"

.

.

.

.

.

.

.

Tbc

Gua nggak yakin bisa nulis FF -_- jelek bgt ya alurnya. Ceritanya juga pasaran, tapi nggak apa deh. Hehehe

Jangan lupa Review?