YOU'RE MY LAST
Main cast : Xi Luhan
Oh Sehun
Park Chanyeol
Byun Baekhyun
(Akan bertambah sesuai chapter)
Saya author newbie di ffn. Ff ini hasil dari pikiran saya sendiri. Jika ada salah kata atau typo yang bertebaran ataupun nggak nyambung sama judulnya mohon di maklumi. Kalau ada yang ingin di tanyakan bisa PM saya langsung. JANGAN LUPA REVIEWNYA. Review kalian sangat berharga bagi saya.. Terimakasih.. ^^
Maaf jika ceritanya membosankan :v
Rating : T-M (sesuai chapter)
.
.
.
Chapter sebelumnya :
*chanyeol prov*
Sejak kejadian diriku dan baekhyun ketahuan yaa, bercinta moodku hancur. Rasanya ingin meremukkan tulang orang yang beraninya menggebrak bilik toilet, awas saja aku akan membalasnya. "Ddrtt drrrtt" ponsel ku bergetar di sana terlihat lulu, lulu atau luhan dia kekasih ku. Tapi entahlah aku benar benar mencintainya atau tidak. Lalu aku buka pesan dari luhan
From : Luhan
Kita harus bicara, aku berada di halaman belakang sekolah, temui aku sekarang.
Kenapa dia tiba tiba seperti ini..
To : Luhan
Baiklah -send-
Aku pun segara menuju taman untuk menemui luhan.
.
.
.
CHAPTER 2
.
.
.
.
*author prov*
Chanyeol pun menghampiri luhan yang sedang duduk di bangku halaman belakang sekolah "ada apa lu?" Tanya chanyeol to the point. "Kemana saja kau tadi? Apa benar kau bercinta dengan baekhyun yeollie?" Tanya luhan dengan wajah memerah menahan emosinya, chanyeol pun tersentak "a-apaa? Bercinta dengan baekhyun? Apa kau gila lu? Aku tidak pernah bercinta deng-" "teman ku yang memberitahu." Ucapan luhan memotong perkataan chanyeol "apa teman? Memangnya siapa? Kyungsoo? Xiumin?" Tatap chanyeol dengan sirat yang menahan kesal "sehun.. di-dia anak baru yang masuk sekolah ini" ucap luhan tertunduk "oh. Ternya sehun namanya yang berani menggebrak pintu dan memergokiku bercinta. Awas saja kau sehun" inner chanyeol, chanyeol pun memeluk erat luhan "tidak lu. Tidak. Aku tidak mungkin melakukan hal itu. Aku bukan orang bodoh yang bercinta dengan sahabatku sejak kecil, percayalah padaku lu" ucap chanyeol sambil mengelus surai ckolat madu milik luhan "arraseo.. mianhae yeollie" luhan pun membalas pelukan dari chanyeol. Yaa chanyeol, kau sangat pintar acting rupanya untuk membohongi rusa yang polos itu.
.
"Umm.. chanyeollie apa kau bisa menemaniku untuk meminjam buku di perpustakaan kota?" Tanya luhan "baby, sebenarnya aku ingin sekali, tetapi aku harus segera pergi baby ada urusan yang harus ku selesaikan love you" ucap chanyeol langsung pergi menjauh sebelumnya ia mengecup pucuk kepala luhan. "Aku percaya padamu yeollie" ucap luhan saat chanyeol sudah tidak terlihat di pandangan matanya. Di sisi lain. Tepatnya di balik semak semak terlihat seorang namja yang sedang mengintip pembicaraan luhan dan chanyeol "sial! Mengapa ia bodoh sekali. Begitu mudah mempercayai bajingan itu. Keparat!" Umpat sehun di balik semak semak,
.
.
.
.
.
.
*luhan prov*
"Hhuuftt~ kenapa semua bus busnya? Lama sekali" keluh ku. Yaa saat ini aku berada. Halte di dekat perpustakaan kota, sudah satu jam lebih aku menunggu bis umum, salahkan saja pada waktu yang cepat berlalu, ku lirik jam tanganku yang sudah menunjukkan pukul 9 malam. Maklum saja, sebelumnya aku mampir di kedai ramyun sampai lupa waktu kkk~ "TIIINN TIIINNN!" aku terjekut mendengar suara klakson yang memekakkan telinga, 'siapa sih yang membunyikan klakson seperti itu? Asataga seperti tidak pernah membunyikannya saja' inner ku dalam hati, dan menghalau sinar lampu mobil itu.
.
.
*author prov*
Pemilik mobil pun keluar, "astagaaa ternyata kau sehun! Kau selalu saja mengganggu ku, tak bisa kah sehari saja tidak menggangguku?" Luhan pun meluapkan emosinya "sst. Jangan banyak bicara," sehun pun menarik lengan luhan "cepat masuk, tak ada bantahan" luhan hanya menghela nafas, lalu masuk ke mobil sehun, dan sehun masuk ke mobilnya "sehun kenapa kau tiba tiba ada disini?" Ucap luhan sambil merapikan buku yang berada di pangkuannya. "Hanya lewat, dan melihatmu sendirian di halte bus dengan yahh membawa tumpukan buku yang membosankan" tiba tiba sehun memindahkan tumpukan buku yang berada di pangkuan luhan di jok belakang "memangnya kekasihmu kemana? Memiliki kekasih tetapi selalu sendiri, Percuma memiliki kekasih tapi kau selalu merasa sendirian" sehun pun menjalankan mobilnya "yaak! Dia hanya sibuk tadi dia bilang lagi ad.." "bercinta? Hahahaha" potong sehun sambil tertawa, "iisshh" luhan pun memukuli lengan sehun "yak yak berhentii" luhan pun menghentikan pukulannya.
.
.
.
.
.
.
*sehun prov*
Tak sengaja kulihat perubahan ekspresinya setelah mengatakan hal itu, salahkan saja dirinya sendiri yang gampang dibodohi itu. ah, andai saja kau percaya padaku luhan, kau tak akan menderita dengannya lebih lama "tenang saja lu, aku akan melepas semua penderitaan tersiratmu akibat perbuatan chanyeol keparat itu, dan aku akan membalaskan semuanya" inner sehun, ku jalan kan mobil, dan membiarkan luhanku dengan ekspresi tak jelas miliknya itu hahaha..
.
.
.
.
.
*luhan prov*
Pikirankan semakin berkemacuk setelah ucapan yaa, yang mungkin hanya candaan baginya, tetapi dapat menggoyahkan kepercayaanku terhadap chanyeol, banyak sekali pertanyaan pertanyaan di dalam pikiran ku. Apa benar chanyeol bercinta yang lain? Apa benar chanyeol tidak mencintaiku? Apa benar yang dikatakan sehun? "Ddrttt ddrrtt" getaran handphone ku membuyarkan lamunanku, aah ternyata sebuah pesan dari chanyeol
From : Park Chagi :*
Lu? Apa kau sudah berada di rumah? Kau sudah makan? Ah maafkan aku tadi banyak sekali kendala, dan aku lelah, tapi aku merindukanmu..
Apa benar kau merindukan ku yeol? Jika tidak, mungkin inilah kebohongan selanjutnya,
To : Park Chagi :*
Tak apa yeollie~ oh ya? Memangnya kau ada acara apa? Istirahatlah -send-
Ddrrt.. ddrrt...
From: Park Chagi :*
Acara anak anak basket, mereka ingin bermalam di apartementku, yaa sekalian berpesta atas kemenangan kami, kalau begitu aku tidur duluan lu, love you
Aah ternyata begitu.. aku menggangguk anggukkan kepalaku
To: Park Chagi :*
Love y-
Aasstagaa.. belim selesai ku mengetik pesan untuknya batre ku habis, kupandangi handphone ku dengan layar mati
"Sehun apa kau memiliki pow-..." aku melihat keluar jendela mobil, ini tidak terlihat seperti perkotaan..
"Sehun... dimana kita sekaranggg?" Tanyaku sedikit ketakutan, yahh karna kondisi di luar banyak pepohonan yang menjulang tinggi seperti di hutan saja, eh?
"diam saja lu" jawab sehun dengan santainya
"Sehunnn kau tidak berniat menculikku bukan?" Tidak ada jawaban darinya, kulihat matanya hanya terfokus pada jalanan yang tidak di terangi apapun
"Sehun?"...
"Sehun?"...
Mobil yang kunaiki bersama sehun semakin masuk kedalam hutan, nyaliku semakin menciut, disini sangat sangatlah sepi..
"ASTAGA SEHUN JAWAB AKU SEKARANG!-" ckittt...
"Aduuhh" badanku sedikit menabrak dashbroad mobil "sehun, bisakah kau tidak rem mendadak seperti tadi?!" Ingin sekali rasanya mencabik cabik dirinya yang selalu bertindak sesuka hatinya "tidak bisa" kulihat dirinya dengan senyum yangg -err.. "sehun berhentilah tersenyum mesum seperti itu" "tidak bisa," sehun semakin mendekatkan dirinya kepadaku, "bukankah ini yang kamu mau lu? Kita, aku dan kau, berada di wilayahku, dan kau terlihat sangat manis jika ketakutan seperti itu hahaha" "sehun menjauhlah" akupun berusaha mendorong tubuh sehun , tetapi tangan sehun mencengkram kedua pergelangan tanganku sangat erat "berhentilah lu, berhentilah mencintai dirinya, jika kau tak ingin, tak apa, biar aku yang menyelesaikannya"... sehun semakin mendekat "aa-apa maksudmu sehun?" "Kau akan tahu nanti luhan"..
.
.
.
.
.
.
"AAAAAAKKHHHHHH"
.
.
.
.
.
.
HUEEEEEE T.T maafkan author yang lama sekali updatenya ini, soalnya kemarin kemarin sibuk UN huehuehuehue :3 sebenernya author juga bingung mau lanjutin ini ff atau nggak -_-)/ gara gara yang review sedikit, tapi yang ngefav sama follow lumayan lah, jadinya senenggggg(?) Wkwkwkwk author juga bingung ini mau ceritanya gimana, entah sad ending atau happy ending intinya kalian review yaaa. Makasihhh review yang banyakk yaaaaaaa '^')/ kalo kalian suka alurnya biar ku buat ff baru lagi(?) Oh iyaa, author juga mau SBMPTN nihh... kalian doain author yaaaa huhuhu semoga lolos PTNnya, review aama doa kalian sangat berharga bagi author T.T)/
.
.
.
.
.
Salam luv luv ❤
