Chapter 2 : Meet Tsunade-obaasan dattebayo!

Tojikomerareta

DisclaimerMasashi Kishimoto

Pairing : SasuNaru

Rated : T

Warning : SHO AI, TYPO, OOC

.

.

.

.

TOK TOK TOK

BRAAKK

"TSUNADE-SAMA," teriak sesosok wanita berambut hitam sebahu sambil membawa babi kecil di pelukannya.

Alhasil Tsunade yang sedang menghitung kertas hutang-hutang nya terlonjak kaget. Shizune hanya melongo melihat banyak nya kertas nista di depan nya.

"Itu.. KERTAS HUTANG ANDA KAN TSUNADE-SAMA!," oh rahasia Tsunade pun terbongkar . Sedih sekali kau haha #buaakk

"Ck, Sudah langsung ke inti nya sekarang! Kenapa kau terburu-buru seperti itu!," ucap Tsunade sambil mengalihkan topik.

"Ano, mungkin anda tidak akan percaya. Saya bertemu dengan Sakura yang sedang membopong Ino ke Rumah Sakit Konoha, dan Sakura menceritakan apa yang terjadi sampai Ino pingsan seperti itu!," ucap Shizune.

"Lanjutkan!,"

"Mereka… Bertemu dengan Naruto!," jelas Shizune. Dan menghasil kan mata Tsunade terbelalak kaget.

"Na-Naruto kau bilang?," Tsunade tidak percaya dengan apa yang dia dengar.

.

.

.

Mumble mumble mumble. ~(-_-~)

"Hey rusa malas, kau yakin Hokage di sini Tsunade-obaasan?," Tanya seorang pemuda manis dengan suara cempreng nya yang membahana. #plaak

"Mendokusei… berapa kali harus kubilang agar kau percaya? Haaah..," Shikamaru menghela nafas.

"Karena yang kuketahui Tsunade-baachan itu Kepala Sekolah di tempatku!" Jelas Naruto. Membuat Shikamaru berhenti berjalan.

"Kepala Sekolah?," beo Shikamaru.

"IYA!,"

'Anak ini datang dari mana sih? Dan apa itu Kepala Sekolah?,' Tanya nya di dalam hati.

Melirik sebentar , Shikamaru pun memutuskan meninggal kan Naruto untuk memberikan informasi tersebut kepada Tsunade. Karena ia sudah berpikir Naruto tidak akan kelaur dari Hutan ini.

POOFF

Shikamaru menghilang.

Naruto yang melihat pun melongo tidak percaya , temannya menghilang dalam sekejap.

"HOI SHIKAMARUUUU," teriaknya.

'Shi-Shikamaru menghilang! Apa dia di culik hantu di siang bolong ini?,'pikir Naruto polos.

Karna ia tidak tahu jalan, Naruto hanya berjalan mengikuti arah hatinya ingin pergi dan alhasil ia berhasil keluar dari Hutan, ternyata pemikiran Shikamaru salah. Sesampai nya di Desa di bawah gunung tadi a.k.a Konoha . Naruto melihat seorang pemuda berambut Raven dengan bentuk seperti err-chicken butt- sedang bersandar di pohon besar dan menutupkan matanya.

"Rasa nya aku pernah melihat rambut itu," ucap Naruto sambil menaruh telunjuk di depan bibir mungilnya dan terlihat sangat sangat imut alhasil membuat author gemes melihatnya.

Karena ia tidak mengingat pemuda raven tersebut Naruto pun melanjutkan berjalan.

SREK

Pemuda raven itu terbangun mendengar suara tersebut dan membuka mata onyx kelamnya. Menoleh kearah suara tersebut , dan ia melihat seorang pemuda tak jauh dari nya dan mengeryitkan dahi.

'Rambut pirang dan kulit tan …' batin pemuda raven.

"NARUTO!," teriak pemuda raven dengan tidak percaya, ia mengejar Naruto dan menarik pergelangan tangan tan itu.

"Eh?," Naruto kaget tidak kepalang , karena tiba-tiba tangan nya di tarik.

Naruto menoleh pemuda yang menarik pergelangan tangan nya. Pemuda raven yang tadi ia lihat sedang memandang nya tidak percaya.

"Eh? Kau siapa?," Tanya Naruto polos.

Mata Sasuke terbelalak mendengar pertanyaan yang keluar dari bibir mungil pemuda di hadapannya.

"Jangan bercanda, Dobe!" geram Sasuke.

'What? Dobe? Baru pertama kali bertemu sudah mengejek grrrr!,'

"APA MAKSUD MU TEME! BARU PERTAMA BERTEMU KAU SUDAH MENGESALKAN!," teriak Naruto karena tidak menerima ia di panggil Dobe.

'Baru pertama kali bertemu?,' batin Sasuke kesal.

"AKU SASUKE! UCHIHA SASUKE! Jangan pura-pura tidak mengenaliku, dobe.." lirih Sasuke sambil memeluk pemuda di depan nya. Ia juga bingung mengapa Naruto yang seharusnya sudah tidur tenang untuk selamanya berada di pelukannya. Pemuda ini sangat mirip dengan Naruto… Suara cempreng nya, badan mungil nya, rambut pirang yang menyilaukan mata nya, mata sapphire yang ia sukai… Ini benar-benar Naruto! Rival nya dulu di akademi dan kekasih nya masih hidup.

Naruto yang tidak tahu apa-apa pun hanya terdiam, ia tahu pemuda yang sedang memeluk nya sedang sedih. Dan ia memutuskan untuk membalas pelukannya. Sedikit menghibur pemuda itu.

"Ehem..," seseorang berdehem melihat kejadian itu.

Dan berhasil membuat Sasuke dan Naruto melepaskan pelukan mereka.

Pemuda berdehem yang di ketahui Shikamaru hanya menatap mereka malas.

"Naruto, ikut aku," perintah Shikamaru kepada Naruto yang masih terpaku kepada Sasuke.

"Hey! Mau kau bawa kemana Naruto!," geram Sasuke karena tidak terima sesi pelukan mereka di ganggu.

Shikamaru menatap Sasuke intens, seperti memberi kode.

"Hn," kata itu kata terakhir Sasuke sebelum beranjak dari mereka berdua. Mungkin sudah tau apa maksud Shikamaru.

.

.

.

T^T^T^T^T^T^T^T^T^T^T^T^T

SKIP TIME

Di sebuah ruangan terdapat makhluk-makhluk sedang bergidik ngeri dengan pemimpin mereka yang menghabiskan puluhan botol sake.

Tok Tok

"Masuk!," perintah Tsunade.

KRIEET

"Maaf menunggu lama," ucap Shikamaru sambil menggandeng tangan Naruto agar mau masuk ke dalam.

Semua orang yang ada di dalam ruangan tersebut hanya bisa membelalakan mata mereka saat melihat pemuda pirang , berkulit tan, tiga garis di masing-masing pipi.

Naruto yang di lihat seperti itu merasa tidak nyaman dan akhirna membuka mulut.

"A-Ano..,"

DEG

Suara pemuda itu sangat di kenali Tsunade.

BRAAK

Naruto terlonjak.

"Siapa kau?," desis Tsunade.

"Na-Namikaze Naruto baa-chan," jawab Naruto sambil memasang muka ketakutan sekaligus ingin menangis karena di bentak Tsunade yang notabene Kepala Sekolah di sekolah nya dulu. Aih polosnya

"Namikaze? Heh jangan bercanda kau bocah! Di sini hanya ada Uzumaki Naruto, bukan Namikaze!," bentak Tsunade.

'Namikaze?,' batin Jiraya, yang kebetulan ada di sana. #buak

"Aku tidak bercanda! Hiks … ada apa dengan orang-orang ini! Tidak ada yang percaya padaku! Hiks ..," tangis Naruto karena tidak ada yang mempercayainya, membuat semua yang di dalam ruangan itu luluh.

"Tunggu, tadi kau bilang Namikaze?," Jiraya yang tadi hanya diam akhirnya membuka mulut.

dangan lirih Naruto mengangguk.

"Hmmm.. Kau –tunjuk Sasuke- bawa Naruto ke apartemen nya yang dulu," perintah Jiraya.

"Hn,"

Sasuke menarik Naruto paksa dan meninggal kan ruangan tersebut.

"Kau Jiraya! Apa yang kau lakukan! Kenapa kau biarkan dia pergi?," bentak Tsunade.

"Apa kau tidak berpikir? Nama marga anak itu Namikaze bukan Uzumaki," Tanya Jiraya.

"?" Tsunade hanya menatapnya bingung.

.

.

.

Malam pun sudah datang. Kegelapan menyelimuti bumi. Bulan sudah datang menyinari bumi saat malam, suara burung hantu terdengar jelas. Menemani sang pimpinan yang sedang berkutat dengan pikiran nya mendengar apa yang Jiraya bicarakan tadi siang.

Tsunade menggigit kukunya, mengeryitkan dahi tanda ia sedang di landa kebingungan.

FLASHBACK

"Apa kau tidak berpikir? Nama marga anak itu Namikaze bukan Uzumaki," Tanya Jiraya.

Tsunade menatap nya bingung.

"Haaah.. Namikaze adalah marga Minato saat sebelum menikah dengan Kushina.,"

Tsunade terbelalak begitu pun dengan Shizune.

"Bisa saja dia datang dari Dunia lain dan terjebak ke sini," jelas Jiraya

"JANGAN BERCANDA! INI BUKAN DONGENG JIRAYA!," cerocos Tsunade.

"Berpikirlah! Naruto kita menggunakan marga Uzumaki , dan pemuda itu bernama Namikaze Naruto! Kalaupun dia peyusup tidak akan mungkin, nama Naruto sudah tersebar ke luar desa akan penyelamatan nya saat Perang Dunia Ninja! Semua orang mengenal Uzumaki Naruto bukan Namikaze Naruto! Dan anak itu memaksa kalau nama dia adalah Namikaze Naruto!,"

Tsunade terdiam.

END FLASHBACK

Tsunade menghela napas memikirkan masalah tersebut. Tidak ingin mengambil pusing Tsunade pun meminum sake nya yang entah sudah berapa botol tersebut.

SKIP TIME

Naruto dan Sasuke sudah sampai di apartemen Naruto dulu.

Naruto melihat-lihat apartemen tersebut karena tidak jauh berbeda dari apartemen nya saat di dunia Modern.

"Ne, Teme kau tinggal dimana?," Naruto membuka mulut menghentikan kesunyian di antara mereka.

"Disini," jawab Sasuke . singkat padat dan jelas.

"EEEHH ..Kita tinggal bersama?," pekik Naruto tidak percaya.

"Hn,"

"Lebih baik kau mandi, bau," Lanjut Sasuke.

TWITCH

"AKU TIDAK BAU TEME!," Omel Naruto.

Sasuke tidak membalas , dia lebih memilih tidur daripada meladenin Naruto. ia melirik Naruto yang sedang ngambek karena ia tidak membalas perkataan nya membuat Sasuke tidak bisa menahan senyumnya.

BLUSH!

Naruto yang melihat senyum Sasuke langsung bersemu merah. Dan di iringi detak jantung nya berdetak cepat.

'A-Apa ini? Ke-Kenapa jantung ku berdetak cepat? Apa aku sakit ja-jantung?,' batin Naruto polos.

Naruto pun berlari ke arah kamar mandi tepat di samping nya. Dan menutup pintu dengan kencang.

BRAAKK

DEG DEG DEG

'Kaa-san Naru sakit jantung…' miris Naruto.

.

.

CKLEK

Naruto yang sedang mandi pun langsung melihat pintu kamar mandi yang terbuka, dan munculah Sasuke dengan telanjang menatap nya mesum.

"TE-TEME! KELUAR KAU!," usir Naruto.

"Hn, kau wangi dobe," Sasuke memeluk Naruto dari belakang. Membuat Naruto merasakan di bagian belakang nya ada sesuatu yang keras.

"Le-Lepas," ujar Naruto malu.

"Tidak," dan Sasuke menolak. Pervert emang.

Sasuke menghirup tengkuk Naruto. Dan menjilat nya sesekali membuat Naruto mengerang.

"Eeengghh Te-Teme…"

"Kau manis Naruto," Sasuke menandai leher Naruto dengan kissmark tanda bahwa Naruto adalah milik nya.

"Sukeeeh…" desah Naruto.

"Panggil namaku Naruto..,"

"Keh.. Saskee… SASUKE! HOI!,"

Sasuke membuka matanya dan mendapati Naruto sedang melihat nya geram.

"Kau itu sedang memimpikan apa sih! Mendesahkan namaku!," geram Naruto.

'Jadi hanya mimpi… haahhh,' bantin Sasuke miris. Ia pun melihat kebawah dan mendapatkan celana nya yang basah. Dengan terpaksa ia bangun dan menyelesaikan masalah nya di kamar mandi seorang diri. HAHAHAHA! Berharap lebih kau Uchiha #di chidori

"Ada-ada saja," Naruto menggelengkan kepalanya tidak mengerti dengan mimpi si pantat ayam itu sambil mendesah kan namanya. Polos sekali kau Naru

.

.

.

To Be Continued

YEEEEY UPDATE KILAT ! T^T

Karena ada yang meriview cerita ku bagus aku melanjutkan nyaaa

Arigato senpai-senpai :')

Kalau kulihat-lihat ya , cerita ini semakin gaje -_-" tidak ada ideee! Hwaaaaaaaa

Balasan Review:

Karena ada yang tidak terbalas Nami tulis ulang aja di sini :v

Thedy76: ini udah update kilat :3 arigato mau me-riview

Oncean FOX: kyaaa makasih mau baca fic kuu XD

Mizury23: okeoke sudah update kilat senpai ^^

NaraZee: sudah update :')

Hollow concrete: sudah sekilat-kilatnya ini , sampe kakashi kalah kilat nya dengan ku *eh

: SasuNaru always nee-san , jangan panggil aku senpai T^T aku masih newbie deng ~

Siihat namikaze natsumi: mungkin naruto akan menjadi ninja XD akan kupaksa naru ! jelas , sasuke kaget :3

Uzumaki Prince Dobe-nii: boleh kok panggil aja Nami-chan :p

Salam kenal ya Kina-kun \(^o^) . kalo ada kesalahan dalam fic ku ksh saran aja T^T karena aku msh newbie jadi gatau di mana letak kesalahan kuu T^T aku mau ganti yang Kina-kun sarankan tapi aku gatau ngedit nya gimana hiks :" . sudah kilat ttebane ,

Dany: masa sih sampe degdeg an ?(O.O) jadi malu .. panggil saya Nami aja senpai ^^

Lol : arigato pujian nya T^T melihat review senpai aku jadi semangat T^T

Nisa yuki: arigato nee-san . iya aku lagi suka cerita naruto dari jaman modern ke jaman ninja, karena di fic lain kucari ga ada yaudah aku bikin sendiri sekalian belajar (^w^) . Naru akan kupaksa menjadi ninja! *bejat. Sasuke ga ada di dunia modern ~

Jie: sudah update :3 silakan melihat ~ maaf kalo kurang memuaskan T^T