life and the beginning of a dream in the future

Diclaimer:Mamashi kishimoto

Genre:Drama,Comedy,Romance

Rating:15++

Warning:Bahasa agak baku,masih tahap belajar,Ooc.

Sang sinar matahari muncul menyapa seluruh umat untuk membangunkan dari mimpi terkecuali bagi sang pemilik rambut pirang masih setia dengan alam mimpinya sehingga tanpa ia sadari sebuah air liur keluar dari mulutnya,dan alarm jam weker memaksa Naruto harus bangun dari tidurnya.

Naruto melihat jam dan menunjukkan 07.10,ia lalu bangun dari tempat tidurnya dan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang bau.20 menit berlalu Naruto keluar kamar mandi,dan mengganti bajunya dengan baju itu,menuju ke bawah untuk memasak ramen instan.

Setelah siap makan,ia berjalan keluar menuju ke perjalan banyak penduduk konoha melakukan aktivitas seperti biasa,seperti ada yang jual bunga,makanan dan yang berjalan sambil bersiul sehingga tanpa disadari dari belakang ada mengikutinya.

"Ohyao, Naruto." Sapa sang pemilik rambut seperti mangkok.

"Ohyao,Lee." Sapa balik Naruto.

"Mau kemana Naruto?."tanya lee kepada Naruto.

" Ke akademi Lee."Kata Naruto sambil tersenyum.

"Kita sama tujuan,oh iya Naruto bagaimana sepulang sekolah kita pergi ke taman untuk bermain bersama sambil melihat matahari terbenam?."Tawar Lee kepada Naruto.

" Baiklah,lagian daripada tidak ada kegiatan."Menatap ke depan karena tanpa mereka sadari sudah sampai di akademi.

Naruto masuk ke kelas,di dalam hanya ada Neji,Sasuke,Shikamaru dan meletakkan tasnya ke atas meja.

"Ohyao,Sasuke." Sapa Naruto.

"Hn." Dua kata yang selalu keluar dari sang bungsu penerus clan Uchiha.

Lee,Neji dan Chioji melakukan perbincangan ringan,dan 20 menit berlalu kelas sudah ramai seperti yang suka tidur,push up dan sedangkan cewek-cewek kemana?

Seperti biasa selalu berdebat memperebutkan dua seleb yang terkenal di kelas,siapa lagi kakau tidak Sasuke dan Naruto. Ada yang kegirangan dan bermata love-love melihat keduanya.

"Hei,Sakura Sasuke-kun dan Naruto-kun milik aku." Kata ino.

"No,no,no Sasuke-Kun dan Naruto-kun milik aku." Balas Sakura.

"Milik aku."

"Milik aku."

Dan terjadi adu tatapan,keluarlah iner Sakura dan Ino bermata merah.

"Ano...lebih baik nanti kita sambung Sa..Sakura-San dan In..Ino-San..sensei sudah datang." kata pemilik mata levender yaitu Hinata.

Dan keduanya mengakhir perdebatannya.

"Syukurlah."dalam hati Hinata.

Dan bunyilah detak langkah sepatu menuju ke kelas.

"Ohyao, Minma." Sapaan iruka sensi sambil tersenyum.

"Ohyao, sensai."balas semua murid.

"Baiklah sensei akan mengecek kehadiran kalian semua." Kata iruka.

"Yang pertama,Anko Mitarashi."

"Hadir sensei."

"Chouji Akimichi."

"Hadir sensei."

"Tenten...Sukura Haruno...Sasuke Uchiha.. Naruto Uzumaki...Rin Noharu...obito Uchiha... Mai Terumi...Miya Asama."

" Hadir sensei."

"Baiklah murid-murid buka buku halaman 238." Kata Iruka.

"Baik sensei."

Setelah jam pelajaran habis,semua murid keluar untuk mengisi perutnya yang sudah kantin murid berdesakan karena takut tidak dari tokoh kita,Naruto berdiri dari keluar kelas menuju ke pepustakaan sekolah,ketika hampir di pintu kelas.

"Ano..Naruto-Kun mau kemana?."Kata Hinata.

" Mau ke perpustakaan Hinata-chan."Kata Naruto.

"Ano...oo..bolehkan Hinata ikut bersama Naruto, ada yang ingin di pinjam." Tanya Hinata dengan gugup.

"Boleh Hinata-chan." Jawab Naruto sambil tersenyum.

Naruto berjalan beriringan dengan Hinata ke perpustakaan,di sela berjalan ada yang berbisik tentang mereka.

"Beruntung iya Hinata bisa berjalan berdua dengan Naruto-kun."bisik salah satu murid cewek.

"Iya benar,beruntung benar Hinata,kita saja belum pernah seperti ini." kata cewek yang lain membenarkan perkataan temannya yang bertanya itu.

"Terkutuk kau Naruto wajah tampan." Kata salah satu cowok yang iri dengan ketampanan dan populer Naruto sebagai murid baru.

Sedangkan Naruto yang dengar bisik-bisik tersebut hanya acuh saja,terus berjalan dan menatap ke dengan Hinata mendengar bisikan itu tersipu malu dan pipinya terus berjalan dan sampailah mereka ke perpustakaan,Naruto langsung mencari buku yang akan di pinjam sama dengan Hinata mencari buku yang di pinjam 30 menit mereka di perpustakaan dan bel masuk kelas memutuskan kembali ke kelas.

"Ano..Erzan-san Hinata meminjam buku yang ini."

"Baiklah Hinata,kamu hanya boleh meminjam buku ini 1 minggu saja."

"Baij Erza-san."

"Kamu pirang mau pinjam buku apa?." Kata Erza sang penjaga perpustakaan.

"Ini Erza-san."

"Sama dengan Hinata,kamu hanya boleh meminjam buku 1 minggu." Kata Erza.

"Hmm..Baiklah."

Setelah siap meminjam buku,Hinata dan Naruto kembali ke kelas.10 menit mereka sudah sampai di kelas dan masuk mengikuti pelajaran 5 jam belajar,akhirnya pelajaran hari ini sudah apa yang di nanti oleh semua siswa akan berakhir.

"Baiklah murid-murid pelajaran hari ini kita cukupkan sampai disini,minggu depan kita lanjut kembali."

"Ok sensei." Kata siswa dengan kompak.

"Jangan lupa tugas kelompak tersebut di kumpulkan minggu depan,jika ada yang tidak membuat akan di hukum membersihkan sekolah sampai selesai."

Semua murid keluar dari kelas,dan menuju ke rumah masing untuk pulang dan mengisi perutnya yang sudah lapar karena habis mendengarkan pelajaran yang membosakan sebagian Naruto, Hinata,Sakura,Sasuke,Ino di masih bingung mencari anggota kelompok.

"Hmm..siapa yang baik jadi anggota kelompok."kata Naruto sambil berfikir dalam hatinya.

" Naruto-kun kelompok dengan siapa?."tanya Sakura

"Belum ada kelompok."jawab Naruto.

" Gimana dengan Sakura saja kelompok,kami masih kurang anggota."kata Sakura dengan menawarkan Naruto jadi anggota kelompoknya.

"Hmm..gimana iya,lagian kalau berkelompok dengan kalian terus Hinata sama siapa?." Kata Naruto.

"Lagian setiap kelompok hanya boleh 3/5 orang,sedangkan kalian sudah Hinata kelompok kami aj."

"Baiklah Naruto-kun."jawab Sakura dengan gak jadi sama Naruto dan Sasuke, padahal berharap satu kelompok degan mereka.

Skip time

Mereka memutuskan pulang ke rumah masing-masing,sedangkan Naruto,chouji,Himata berjalan santai keluar pagar sekolah.

" Hinata bagaimana tugas kelompok ini,di rumah Hinata saja,lagian cuma rumah Hinata yang dekat dengan rumah kami semua."tawar Naruto.

"Kruk..kruk...iya betul itu Hinata."kata chouji sambil makan kerupuk kentang."

"Ba...ba..baiklah,hari minggu pagi kita akan membuat tugas itu, lagian rumah Hinata tinggal masuk gang iti dan lurus sudah sampai,arigato Naruto-kun dan Chouji-kun sudah mengantar sampai ke sini."

"Sama-sama Hinata,kami pulang dulu,ja nee." Kata Naruto dan Chouji bersamaan.

Naruto akhirnya berpisah dengan Chouji karena sudah sampai di melepaskan sepatu dan menuju ke atas untuk meletakkan itu Naruto membersihkan badannya dan makan malam.30 menit, Naruto memutuskan duduk di atas atap arpatemennya untuk melihat bintang dan rembulan.

Setelah sampai di atas,Naruto merebahkan tubuhmya dan menatap ke atas.

"Kaasan,apakah kaasan melihat Naru,Disini Naru merindukan kaasaan." kata Naruto dalam hatinya dengan sedih.

"Sekarang Naru sudah memiliki teman kaasan dan selalu makan yang bergizi."

"Semoga kaasan baik-baik saja disana."

Naruto terus mentap bintang yang bertebaran di temani dengan sang pun semakin larut dan hampir seluruh umat sudah tidur di alam yang sudah ngantuk memutuskan untuk turun ke bawah dan tidur.

End chapter 2

Yoo,minma

Gimana kabarnya,semoga sehat selalu:D

Bertemu lagi dengan Autor yang kece badai ini,bagaimana dengan chapter kali ini semoga memuaskan.

Untuk reader yang bilang banyak kata-katanya yang hilang memang dia kabur,hahaha.

Dan yang menyarankan diperpaiki eyd nya,saya sudah melakukan semaksimal mungkin walaupun masih kacau.

Dan untuk pair Anko,saya belum berfikir untuk ke sana karena masih banyak lagi karakter yang belum muncul jadi ikuti saya alurnya iya kokonoe.

Akhir kata saya ucapkan argato sudah mampir kesini.

©Ja nee©