FF KyuMin/ Saranghae Sonsaengnim / Yaoi / NC-21+ /2shoot

Author : Sii Hyun KyuMin Shipper
Pairing : KyuMin
other cast : Lee Donghae
Lee Hyukjae/Eunhyuk/hyukkie
Kim Ryeowook/wookie
kim yesung
Ratting : M
Genre : Yaoi

Sungmin poV

Arrggghh sialan! Sudah 1 bulan ini aku terus les private di rumah kyuhyun sonsaengnim. Tntu kalian tahu yg sebenarnya aku tak les private dengannya, bukan hanya di apartemennya saja. Terkadang ia menyuruhku datang ke ruangannya dan melakukannya di sana. Guru itu ternyata sangat pervert.

"Sungmin hyung, Kyuhyun sonsaengnim memangilmu ke ruangannya." Seru wookie yg datang menghampiriku.

"Aahh biarkan saja. Aku malas bertemu denganya, paling – paling ia hanya akan menghukumku." Jawabku malas.

"Sebenarnya ada apa di antara kalian? Kenapa belakangan ini ia sering sekali memangilmu ke ruangannya?" Tanya Wookie padaku, apa harus kuceritakan saja ya pada Wookie? Ah tapi itu tidak mungkin,Wookie akan sangat kecewa jika mengetahui hal itu.

"Tidak ada, kami hanya membahas untuk materi ujian nanti." Jawabku kembali berbohong.

"Tapi aku melihat sepertinya kalian memiliki hbungan special, Kyuhyun sonsaengnim selalu memperhatikanmu dengan tatapan mata yg lembut dan penuh cinta." Wookie mulai berbicara aneh lagi, ayolah mana mungkin guru pervert itu memandangku penuh cinta? Penuh nafsu sih iya.

"Tidak mungkin Wookie-ah, kau ini kebanyakan nonton drama." Aku menyangkal perkataan Wookie.

"Tapi Eunhyuk dan Donghae hyung sependapat denganku." Ucap Wookie lagi, sepertinya mereka bertiga sudah curiga denganku dan Kyuhyun.

"Ya terserah kalian lah, aku tak mau memperdulikannya. 2 minggu lagi kita akan menghadapi UN, sebaiknya belajarlah yg rajin." Ucapku dan segera pergi meninggalkan Wookie menuju ruang kerja Kyuhyun.

Sebenarnya aku malas untuk menemuinya, tpi jika aku tidak menemuinya ia akan mengancamku dan hal itulah yg paling aku tidak suka darinya.

"Ada apa lagi?" tanyaku malas begitu memasuki ruang kerjanya.

"Duduklah, ada yg perlu ku sampaikan." Suruhnya, kali ini nada bicaranya terdengar serius.

"Ada apa sebenarnya? Cepat beritahu aku." Aku mulai tidak sabar mendengar apa yg akan di katakannya.

"Sungmin-ah, maaf aku tidak bisa membantumu dalam menghadapi UN. Kepala sekolah tak memberikan soal atau pun kunci jawaban pada kami para guru." Ucapnya penuh sesal.

"L-lalu bagaimana? Sonsaengnim sudah janji akan membantuku?" tanyaku khawatir.

"Kalau soal nilai di rapot itu bisa ku atur, tapi untuk masalah UN. Maaf saja, kau harus berusaha sendiri." Aku terdiam mendengar penuturannya, mana mungkin aku bisa menghadapi UN sementara waktuku saja selalu u habiskan untuk melayaninya.

BRAK!

"K-kau pasti bercanda! Tidak ada waktu lagi, cepat berikan apa yg sudah kau janjikan. Aku harus segera menghapal jawaban untuk UN nanti."

"Aku tidak bercanda, ujian kali ini sangatlah ketat. Sampai guru pun tak di izinkan memegang soalnya."

"Ini semua gara – gara kau! Aku tidak memiliki waktu belajar yg cukup karna aku setiap saat harus terus melayanimu. Sekrang lihat? Waktuku tinggal 2 minggu untuk menghapal semua materi yg selama ini tak ku perhatikan!" aku membentaknya, perasaan takut mencengkramku. Bagaimana nanti jika aku tidak lulus? Eomma akan benar – benar menghabisiku.

GREP

"Tenanglah Sungmin-ah, kau yakin kau pasti bisa. Aku akan tetap menepati janjiku untuk membantumu." Kyuhyun memelukku, berusaha menenangkanku. Aku ingin berontak namun tak bisa, aku membutuhkan ini.

"Apa yg akan kau lakukan?" tanyaku pada Kyuhyun.

"Kita akan belajar, kali ini kita akan benar – benar belajar." Ucapnya sambil mengelus pipiku.

Aku membalas pelukan Kyuhyun, entah mengapa aku begitu percaya pada kata – katanya. Ia selalu bisa membuatku tenang.

Sungmin poV end

Author poV

Waktu yg Kyuhyun milikki untuk mengajari Sungmin hanya tinggal 2 minggu, Sungmin bilang kalau masalah pelajaran bahasa Kyuhyun tak perlu mengajarkannya karna Sungmin sudah sangat ahli. Baik bahasa inggris maupun korea. Yg Sungmin butuhkan hanyalah kyuhyun mengajarinya matematika dan fisika serta kimia. 3 pelajaran itulah yg sangat sulit bagi Sungmin.

"Baik kita mulai, dengarkan baik – baik ne." ucap Kyuhyun, saat ini mereka tengah berada di apartemen Kyuhyun. Bukan untuk bercinta melainkan untuk belajar, benar – benar belajar.

Kyuhyun menjelaskan dengan sabar pada Sungmin, sesekali Sungmin akan merengut tak suka jika di suruh mengerjakan soal – soal matematik atau fisika yg begitu di bencinya. Namun Kyuhyun akan tersenyum dan mengecup pipinya untuk memberi semangat pada Sungmin.

"Lumayan, dari 20 soal ini kau berhasil menjawab setengahnya. Kau masih lupa dengan rumus aljabar ya? Padahal kan itu pelajaran anak SMP." Kyuhyun tengah memeriksa hasil kerja Sungmin.

"Aku paling benci aljabar." Sungmin cemberut.

"Ya sudah, sekarang coba kerjakan yg ini." Kyuhyun memberikan Sungmin soal lain.

"Mwo? Masih ada lagi? Aku tidak mau, otaku panas dan mataku sakit!" Sungmin mulai susah di atur lagi.

"Kalau ka uterus – terusan mengeluh tiap kali di beri soal maka kau takkan pernah bisa, coba saja dulu. Jngan takut salah." Ucap Kyuhyun menasehati sungmin.

"Ishh menyebalkan." Desis sungmin sambil mengambil soal yg ada di tangan kyuhyun dengan kasar.

Kyuhyun tersenyum melihat Sungmin, Kyuhyun tahu Sungmin bisa. Hanya satu masalahnya, Sungmin tidak ingin repot dan malas. Itu sebabnya Sungmin lebih memilih menyerahkan tubuhnya dari pada berpusing – pusing berfikir.

"Ini sudah." 1 jam Kyuhyun menunggu Sungmin mengerjakan soal matematika akhirnya selesai juga.

"Apa ini?" Seru Kyuhyun setelah melihat jawaban Sungmin yg asal dan tak ada 1 pun yg benar.

"Jawaban." Jawab Sungmin santai.

"Lee Sungmin, kau sedang menguji kesabaranku eoh?" Tanya Kyuhyun yg mulai geram.

"Ani, sudah ya sonsaengnim. Aku mau pulang, capek." Sungmin hendak melengang pergi.

SRET

Tapi Kyuhyun menahan tangannya dan memandang Sungmin dengan tatapn tajam dan senyum evil tersungging di bibirnya.

"Mau kemana? Kita belum selesai." ucap Kyuhyun dan menarik Sungmin hingga jatuh terduduk

"Aawww..sakit kyu!" ringis Sungmin memegangi bokongnya.

"Sekarang cepat benarkan, semua jawabannya salah." Kyuhyun menyodorkankertas yg tadi sudah Sungmin isi dengan asal – asalan.

"Sireoh!" tolak Sungmin.

Kkau mulai nakal ternyata, cepat kerjakan atau kau ku hukum di kamar mandi!" Kyuhyun mengeluarkan jurus ancamannya.

Sungmin terdiam, Kyuhyun tersenyum evil melihat exspressi Sungmin. Ia selalu berhasil mengancam Sungmin.
Tapi bukanya mengerjakan Sungmin justru malah duduk di pangkuan Kyuhyun dan melumat bibirnya.

"Mmhh..Sungmin." Kyuhyun kaget dan berusaha melepaskan pagutan bibir Sungmin.

"Aku lebih memilih sonsaengnim menghukumku di kamar mandi..ngghh.." Bisik Sungmin sengaja menggoda Kyuhyun dengan suara desahannya.

Sekarang Kyuhyun yg terpaku dengan perkataan Sungmin, ia menelan ludahnya susah payah saat Sungmin terus – terusan menggodanya dengan menciumi lehernya dan mengesek – gesekan bokongnya dengan paha Kyuhyun.

"Shit!" Kyuhyun mengumpat saat pertahanannya jebol dan langsung menyerang Sungmin.

"Mmhhh..ahh.."Sungmin mendesah di antara ciuman ganas Kyuhyun yg tengah menindih tubuhnya.

"Jangan salahkan aku Lee Sungmin, kau telah membangunkan srigala yg lapar." Ucap Kyuhyun sambil menyeringai. Kemdian mengendong Sungmin menuju kamar mandi yg ada di kamarnya.

Kyuhyun terus mencium Sungmin sambil mengendongnya ala bride style, Sungmin memejamkan matanya dan mengalungkan tangannya ke leher Kyuhyun sambil membalas ciuman Kyuhyun.

"Mmhh..ngghh.." Sungmin melenguh saat Kyuhyun melepas ciuman mereka untuk membuka kaos pink Sungmin, dan kembali melumat bibirnya lagi saat kaos itu sudah terlepas dari tubuh Sungmin.

"Aahh..mmhh.." tangan Kyuhyun bergerak nakal membelai seluruh tubh bagian atas sungmin, mereka sudah ada di dalam kamar mandi.

Sungmin tak mau kalah dan ikut membuka kemeja kyuhyun dan membuangnya ke sembarang arah hingga keduanya saat ini topless.

"Ohh..hhnn.." Sungmin mendesah lagi saat Kyuhyun mulai turun menciumi leher dan dadanya.

"Mmhh..shh.." Kyuhyun terus menciumi tubh atas Sungmin, meninggalkan beberapa bekas di daerah bahu dan dada Sungmin.

"Kyuhhh ahh sesakk.." Sungmin merajuk meminta Kyuhyun untuk melepaskan celananya yg sudah sesak.

Kyuhyun langsung melepas sabuk dan melorotkan celana Sungmin hingga terbebaslah junior Sungmin yg sudah sangat tegang minta di manjakan.

"Ahhhh.." sungmin mendesah keras saat kyuhyun menjilat ujung juniornya yg tegang.

"Smmhh..ahh kyuuhhh.."Ssungmin semakin tak terkendali saat Kyuhyun langsung meraup juniornya ke dalam mulutnya. Tubuh Sungmin melemas seketika.

"Emmpph..slurrpp.."Kyuhyun mengulum dan menjilati milik Sungmin yg sudah mulai mengeluarkan precum.

Kyuhyun kembali ke bibir Sungmin, melumatnya ganas dan penuh nafsu. Sungmin juga membalas lumatan Kyuhyun dengan kasar juga, menyebabkan saliva mereka mengalir turun ke dagu hingga leher.

"Kita sekalian mandi yahh.." Kyuhyun melepas ciumannya lalu menyalakan shower kemudian mengiring Sungmin ke bawah shower yg airnya ia atur agar hangat.

"Kyuu..jangan buat eksperimen aneh dengan peralatan yg ada di kamar mandi." Sungmin mem-pout kan bibirnya, ia ingat saat mereka melakukannya di dapur Kyuhyun bereksperimen dengan turut memasukan es kiko (?) ke dalam holenya sehingga membuat Sungmin menjerit keras. *Author udah saraaaappp*

"Aku kan sedang menghukummu, terserah aku dong mau melakukan apapun." Kyuhyun berkata sambil menyeringai.

"Pokoknya aku gak mau kalau sampai sonsaengnim berbuat aneh!" Sungmin menyilangkan tangannya di depan dadanya.

"Iya – iya, aku tidak akan berbuat aneh." Kyuhyun terkekeh melihat Sungmin yg begitu kekanakan.

"Janji?" Tanya sungmin sambil mengeluarkan aegyo-nya.

Kyuhyun yg melihat Sungmin seperti itu makin tidak bisa menahan hasratnya, segera Kyuhyun membalik tubuh Sungmin menghadap tembok lalu melepaskan celananya sendiri dan mulai mengesekan juniornya di belahan bokong Sungmin.

"Aahhh kyuhh..mmhh.." desah Sungmin nikmat.

"Akuuhh ahh,tidak bsa menjanjikan apapun padamu..shh.." Kyuhyun menjawab pertanyaan yg sebelumnya Sungmin tanyakan padanya.

"Kyuuhh ahh..jangan mengodakuhh! Langsung masukan!" Sungmin yg ternyata sudah tidak sabar menegur Kyuhyun.

"Aku tidak mau membuatmu tidak bisa berjalan, kita pemanasan dulu." Ucap Kyuhyun berhenti mengesekan juniornya.

"Aisshh tubuhku sudah cukup panas!" gertak Sungmin tak sabaran.

"Baiklah." Kyuhyun akhirnya menyerah.

Kyuhyun meraih sabun mandi cair yg ada di sana dan menuangkannya di tangannya kemudian membalurkannya pada juniornya dan junior Sungmin.

" apah, kenapa perihh?" Tanya Sungmin sambil mendesah.

"Hanya sabun cair, kita butuh pelumas. Aku tidak ingin melukaimu." Jawab Kyuhyun sambil mengecup pundak Sungmin.

"Ahhh..tapi pedihh.." Sungmin merajuk lagi.

"Lama – lama kau akan melupakan pedihnya dan merasakan nikmat." Kyuhyun membuka belahan bokong Sungmin dan menyiapkan juniornya di depan hole itu.

Sungmin memejamkan matanya bersiap menerima serangan Kyuhyun, ia mengepalkan tangannya kuat. Ia begitu takut karna kali ini mereka tidak melakukan pemansan terlebih dahulu, di tambah ia harus menahan pedih di juniornya yg memerah dan berlumuran busa sabun cair yg tadi Kyuhyun lumurkan.

Author poV end

Kyuhyun poV

Ku lihat Sungmin tampak ketakutan, aku jadi tak tega melakukannya. Aku memeluk tubuhnya dari belakang, berusaha untuk menenangkannya. Dan membawanya agak menjauhi shower.

"Kalau kau takut, kita hentikan saja." Bisikku lembut di telinganya.

Sungmin berbalik menghadapku, lalu memelukku. Ia sedikit terisak, oh tuhan kenapa begitu menyakitkan mendengarnya menangis seperti ini.

"Shhhttt..sudah berhenti menangis. Kita hentikan saja." Aku mengelus pungungnya lembut, masih berusaha menenangkannya.

"Aku takut sonsaengnim, aku takut tidak bisa menghadapi ini semua..hiks.." ucap Sungmin terisak.

"Apa maksudmu?" tanyaku bingung.

"Semua soal ujian ini membuatku frustasi hikss.., eomma menekanku agar aku bisa lulus dengan nilai sempurna hikss..kalau tidak dia akan mengirimku ke pesantren(?)…hikss…" sekarang aku mengerti kenapa Sungmin sampai nekat melakukan semua ini. Ini karna tekanan orang tuanya yg menekan Sungmin terlalu keras.

"Sungmin, dengarkan aku. Segala yg orang tuamu lakukan semata – mata itu untuk kebaikanmu. Wajar mereka menekanmu, itu karna mereka ingin yg terbaik untukmu dan masa depanmu. Jika kau tidak ingin di kirim ke pesantren (?), maka belajarlah dengan giat dan jangan pernah mengeluh." Aku menangkup wajahnya dan menghapus air matanya, dan menasehatinya.

Semgoa ia dapat mengerti, kau tahu Sungmin aku pun menyayangimu dengan sangat, dan aku pun menginginkan yg terbaik untukmu. Maka dari itu aku terpaksa berbohong, soal itu ada. Namun aku tak ingin semakin menjerumuskanmu, aku ingin kau pun bisa dengan kemampuanmu sendiri.

"Ne sonsaengnim." Sungmin mulai tersenyum kembli, aku pun balas tersenyum.

"Kajja, bersihkan tubuhmu setelah itu ku antar kau pulang." Aku menariknya menuju shower lagi.

"T-tunggu." Sungmin menahan tanganku.

"Ada apa?" tanyaku.

"Eumm..b-bisakah kita lanjutkan yg tadi?" Tanya Sungmin malu – malu, wajahnya memerah seketika. Aku tersenyum kemudian mengelus pipinya yg bersemu.

"Tentu." jawabku tersenyum. *dasar kyupil pervert! Kirain bakal nolak#plakk di lempar duren*

Aku memposisikan Sungmin menghadap tembok lagi, kali ini agak menungging mengekspose bokong putihnya yg bulat dan berisi.

"Ahhh.." Sungmin melenguh saat aku meremas bokongnya lembut.

"Kau yakin mau melakukan ini?" Tanyaku memastikan.

"Mmh..ne, cepat lakukan." Jawab Sungmin tak sabaran.

"Baiklah, kau tahan ya chagi." Aku memposisikan juniorku tepat di holenya dan langsung mendorongnya.

"Mwora—aakkkhh.." Sungmin menjerit seketika.

"Shhh..sempitt.." aku terus berusaha mendorong juniorku masuk lebih dalam, sementara Sungmin terus menjerit.

"Aaakkhhh kyuhhh sakitt ngghhh.." Jeritnya merasakan sakit.

Sabun cair itu cukup membantu, hole Sungmin jadi lebih licin. Meski harus menahan perih, tapi rasanya berliapt kali menjadi lebih nikmat.

"Ohhh..ahh..kyuhhh..ngghhh.." Desahan Sungmin semakin membuatku terbakar dan menambah tempo sodokanku.

"Ahhh minnihh emhh.." Aku ikut mendesah, kemudian menciumi punggung Sungmin yg basah oleh air dari shower yg terus mengalir.

"Kyuhhh..ahh lemass..emmh.." Aku langsung memegangi pinggangnya, mencegahnya agar tak merosot ke lantai kamar mandi.

"Nngghh..ohhh..ahhh.." Sungmin terus mengeluarkan suara dsahan dan erangannya.

"Ohhh ahhh mau kluarr ahh…" aku langusung mengocok juniornya dengan tempo cepat, membuat sungmin makin kelojotan.

Saat Sungmin mencapai klimaksnya holenya menjepit erat juniorku, hingga aku pun merasakan akan segera klimaks.

"Kyuhhh capekk..ahh.." Sungmin sudah lemas menyandarkan kepalanya di bahuku.

"Ssshhh..bentar lagihhh ahh.." Sementara au terus menyodokan juniornya.

"Ngghhh..ahh.." Suara Sungmin sudah hampir habis untuk mendesah.

"Ahhhhh…" Aku melenguh mengeluarkan benihku ke dalam tubuh Sungmin yg ternyata sudah sangat lemas dan tertidur.

Aku tersenyum melihat wajahnya yg begitu damai, segera ku basuh tubuhnya dan mengeringkan tubuhnya. Memakaikannya pakaianku karna pakian yg di gunakannya basah terkena iar dan sedang ku jemur.

"Kau sangat cantik Sungmin-ah, saranghae."

CHU~

Aku mengecup keningnya lalu menyelimuti tubuh mungilnya, mungkin kau tak bisa mendengarku. Tapi aku sudah menyatakan perasaanku, aku jatuh cinta pada sosok manismu Lee Sungmin. Dan tak yakin akan bisa lepas darimu.

Kyuhyun poV end.

Sungmin poV

Saat aku bangun aku begitu terkejut, ternyata aku ketiduran kemarin saat sedang melakukan 'itu' dengan Kyuhyun sonsaengnim. Dan sepertinya aku semalaman tidur di sini, tapi kemana Kyuhyun sonsaengnim? Aku tak melihatnya.

"Awww…" Baru saja aku hendak turun dari ranjang aku merasakan sakit di bagian belakang tubhku.

CKELEK

"Sungminni~ kau sudah bangun?" aku menatap kea rah pintu yg terbuka dan menampilkan sosok Kyuhyun yg tampak khawatir, dan tadi dia memangilku apa? Sungminnie?

"Hmm..ne." Jawabku sambil berusaha berdiri.

"Sini biar ku bantu." Kyuhyun langsung menghampiriku dan memegang pinggangku.

"G-gomawo.." ucapku gugup, jantungku berdetak tak normal lagi. Kenapa selalu saja begini? Padahalkan hanya sentuhan ringan.

"Ayo kita sarapan dulu, setelah itu ku antar kau pulang. Orang tuamu sudah ke beritahu kemarin kau kelelahan hingga tertidur di sni, jadi kau tak perlu khawatir akan di marahi. Dan aku juga sudah mengizinkanmu ke pihak sekolah." Ucap Kyuhyun sambil membantuku berjalan menuju meja makan.

Di atas meja makan sudah tersedia roti dengan selai strawberry dan segelas susu vanilla. Kyuhyun mendudukanku di samping bangkunya.

"Nah sekarang makanlah, maaf. Hanya ini yg bisa ku buat." Ucapnya padaku.

"Gwencanha, gomawo." Aku pun tersenyum, kyuhyun begiu perhatian sekali padaku.

"Tunggu di sini, aku akan mengambilkan bajumu dulu." Kyuhyun berdiri dari bangkunya dan pergi mengambilkan bajuku yg kemarin basah.

Tak lama Kyuhyun kembali dengan bajuku yg sudah bersih di cuci dan rapih di setrika, ia menyerahkannya padaku.

"G-gomawo." Lagi – lagi aku hanya bisa mengucapkan terima kasih.

"Sudah cepat habiskan sarapanmu, lalu ganti pakianmu." Kyuhyun mengacak rambutku pelan seraya tersenyum lembut.

"Kyu, tunggu." Tahanku saat kyuhyun hendak pergi lagi.

"Waeyo min?" Tanyanya dan kembali duduk di bangkunya, di sebelahku.

"K-kenapa kau begitu perhatian padaku? Apa ini semata – mata hnya karna penawarn itu?" Tanyaku takut – takut, aku hanya ingin memastikan saja.

"Kenapa kau berfikiran begtiu?" Tanyanya balik.

"Hanya ingin tahu saja, ahh sudahlah tidak perlu di jawab." Jawabku asal, namun sepertinya Kyuhyun agak tersinggung dengan perkataanku.

"Kau ingin tahu yg sebenarnya?" Tanyanya padaku, aku kemudian menatapnya.

"Apa?" Tanyaku balik. Ia hanya tersenyum lalu mengacak rambutku lagi.

"Belajarlah dulu yg baik dan luluslah dengan nilai memuaskan. Maka aku akan memberitahu segalanya padamu." Ucapnya sambil tersenyum lalu beranjak pergi.

**************************

Sejak peristiwa beberapa hari lalu, aku terus memikirkan Kyuhyun, akhir – akhir ini sifat prevertnya menghilang. Paling hanya sesekali menciumku jika sedang les di apartemennya. Ia juga sudah jarang memangilku ke kantornya, dan sikapnya menjadi jauh lebih manis dan lembut terhadapku.

"Hyung, ternyata kau di sini." Eunhyuk dan Donghae datang menghampiriku yg sedang duduk di kantin.

"Wookie mana?" Tanyaku pada EunHae.

"Entahlah, tadi kami lihat ia sedang berada di ruang music. Mungkin di pangil Yesung sonsaengnim." Jawab Donghae.

"Ohh.." Tanggapanku datar.

"Kau sudah tidak les bersama Kyuhyun sonsaengnim?" Tanya Eunhyuk tiba – tiba.

"Masih, memang kenapa?" Tanya serta tanyaku balik.

"Tidak, hanya bertanya saja. Ku lihat sekarang ia jarang memangilmu ke kantornya, kami kira hyung sudah tidak les private bersamanya lagi." Jawab Eunhyuk yg di sertai anggukan Donghae.

"Hmm, yah mungkin dia sedang sibuk mengurus yg lainnya" Ucapku.

Yah memang ku akui, aku sedikit merindukan sifat pervert dan jailnya Kyuhyun sonsaengnim yg hanya di tunjukannya di depanku, jika ia sedang mengajar ke-2 sifat itu sama sekali tak terlihat. Aku beruntung, karna hanya aku yg tahu soal itu.

"Hyung kenapa senyam – senyum sendiri?" Sedang asyik mengkhayal Donghae menepuk bahuku dan membuyarkan lamunanku.

"Aisshh kau ini mengganggu saja." Omelku pada Donghae.

"Hyung lagi mikir yg iya – iya soal Kyuhyun sonsaengnim ya?" Eunhyuk menggodaku dengan senyum jahilnya.

PLETAK!

"Ku rasa kau yg sedang berfikir yg iya – iya bersama dengan ikan mas peliharaanmu itu." Aku menjitak keras kepala Eunhyuk dan beranjak pergi.

Aku hanya tersenyum mendengar protesan Eunhyuk dan Donghae. Eunhyuk tak terima aku seenaknya menjitak kepalanya, sementara Donghae tidak terima ku sebut ikan mas peliharaan Eunhyuk. XD

Sungmin poV end

Author poV

Waktu berlalu begitu cepat, tak terasa sisa waktu Sungmin tingal 5 hari menjelang UN. Pemantapan semakin intens di lakukan, para siswa dan siswi pun sangat serius mengikuti setiap kegiatan persiapan menjelang UN ini.

"Kurang dari 1 minggu lagi kita akan menghadapi ujian untuk enentukan kelulusan kita, semoga kita bisa lulus dengan nilai yg baik ya." Ucap Sungmin yg kini tengah bersantai di kantin sekolah saat istirahat.

"Ne hyung, aku yakin kita semua pasti bisa. Terlebih kau, Kyuhyun sonsaengnim mengajarimu dengan baik." Timpal Wookie, wajah Sungmin seketika bersemu merah mendengar nama Kyuhyun di sebut.

"Hyung kenapa wajahmu memerah?" Tanya Eunhyuk.

"Ahh a-ani, hanya kepanasan saja." Jawab Sungmin bohong.

"Hubungan kalian makin dekat ya, apalagi di akhir – akhir menjelang ujian. Les mu jadi tiap hari, apa tidak lelah hyung?" Tanya Donghae.

"Tidak, aku senang belajar dengannya." Jawab sambil tersenyum.

"Hyung sudah tidak alergi pada angka dan rumus?" Tanya Wookie.

"Emm tidak, aku menyukainya sekarang." Jawab Sungmin masih dengan senyum manis.

"Waahh sepertinya Kyuhyun sonsaengnim benar – benar membawa perubahan baik untukmu. Kau tahu banyak siswa dan sisiwi yg menggosipkan kalian pacaran." Ucap Donghae sambil menyeruput jus strawberry Eunhyuk yg langsung di jitak eunhyuk.

"Jjinjja? Hmm..tapi itu tidak mungkin, kami tidak ada hubungan apapun selain guru dan murid. Lagi pula bukankah di larang guru berpacaran dengan muridnya?" Terdengar ada kesedihan saat Sungmin mengatakan hal tersebut.

"Siapa bilang? Sebentar lagi kita akan keluar dari sekolah ini, statusmu bukan lagi menjadi murid sekolah ini. Maka nanti hyung bisa bebas berpacaran dengan Kyuhyun sonsaengnim." Ucap Wookie yg mendapat anggukan dari EunHae.

Sungmin terdiam memikirkan perkataan Wookie, tapi masalahnya Sungmin tak tahu bagaimana perasaan Kyuhyun padanya. Meski bisa di bilang mereka memilki hubungan yg special, tetap saja Sungmin ragu.

***************************

Hari ini seperti biasa, sepulang sekolah Sungmin pergi les ke apartemen Kyuhyun. Ia begitu semangat pergi les, benar apa yg di katakana donghae. Kyuhyun membawa pengaruh besar bagi Sungmin.

"Nah sekarang di bagian mana yg tidak kau mengerti?" Tanya Kyuhyun setelah selesai menerangkan materi pada Sungmin.

"Tidak ada, aku mengerti semua." Jawab Sungmin.

"Coba kau kerjakan ini." Kyuhyun memberikan lembar soal dan jawaban pada Sungmin.

"Baik." Ucap Sungmin semangat.

Kyuhyun tersenyum melihat tingkah Sungmin yg begitu menggemaskan, Sungmin menunjukan perkembangan yg baik dalam belajarnya. Nilai fisika dan matematikanya pun meningkat, baik di sekolah maupun saat ia tengah les. Nilainya selalu di atas 80.

"Sudah sonsaengnim." Suara Sungmin membuyarkan lamunan Kyuhyun.

"Cepat sekali?" Kyuhyun heran, biasanya Sungmin membutuhkan waktu kurang lebih 20 – 30 menit untuk menyelesaikan 10 soal matematik. Tapi sekarang, kurang dari 10 menit ia sudah selesai.

"Hehehe…" Sungmin hanya tertawa ringan.

"Hebat Sungmin-ah, jawabanmu betul semua." Kyuhyun tersenyum bangga pada Sungmin.

"Jjinjja? Asikk..!" Sungmin tertawa senang.

"Kalau begini aku yakin kau akan lulus dengan nilai sempurna." Ucap Kyuhyun ikut tersenyum senang melihat Sungmin.

"Kalau aku lulus dengan nilai baik, apakah kau akan memberiku hadiah?" Tanya Sungmin pada Kyuhyun.

"Tentu." Jawab Kyuhyun tersenyum.

"Apa?" Tanya Sungmin lagi.

"Rahasia." Jawab Kyuhyun lalu mengacak rambut Sungmin.

"Ishhh.." Desis Sungmin kesal, sementara Kyuhyun tertawa melihat exspressi imut Sungmin.

Mereka pun melanjutkan pelajaran selanjutnya, sama seperti sebelumnya Sungmin bisa memahami penjelasn Kyuhyun dengan baik dan mampu menjawab soal – soal yg di berikan Kyuhyun dengan mudah.

****************************

Hari yg di tunggu pun tiba, hari dimana seluruh siswa dan siswi mempertaruhkan masa depan mereka. Setelah 3 tahun menuntut ilmu di SMA dan kini mereka tengah di uji, sejauh mana mereka mampu mengikuti pelajaran selama 3 tahun ini.
Sungmin terlihat sangat santai mengerjakkan soal – soal yg berikan, ujian hari pertama adalah ujian bahasa korea.

"Waaahh tadi soalnya lumayan susah, apaalgi yg nomor 15 itu sangat menjebak!." Seru Eunhyuk.

"Menurutku mudah." Timpal Sungmin.

"Hyung, kau terlihat sangat santai. Tidak seperti yg lain tegang saat menghadapi ujian." Tanya Ryeowok.

"Tentu saja, karna aku yakin bisa. Maka semua jadi terasa mudah." Jawab Sungmin.

"Tingal 4 hari lagi maka semua ini selesai." Ucap Donghae.

Dari jauh Kyuhyun memperhatikan Sungmin yg tengah mengobrol, ia tersenyum mendengar obrolan Sungmin dan teman – temannya.

Author pov end

Kyuhyun poV

TInggal 4 hari lagi dan semua ini berakhir eoh? Waktu berjalan begitu cepat tanpa kusadari, Lee Sungmin. Kau telah membuatku lupa akan segalanya. Dan di saat waktunya nanti akan ku ungkapkan segala perasaanku padamu, aku ingin kau jadi milikku.

"Hei Kyu, sedang apa?" Yesung hyung menepuk bahuku.

"Ah hyung, kau mengejutkanku." Aku mengelus dadaku.

"Hehehe..mian. kau tampak serius seklai, sedang memperhatikan murid manismu itu ya?" Tanya Yesung hyung sambil menggodaku.

"Bukan urusanmu." Jawabku dan beranjak pergi.

"Kapan kau akan menyatakan perasaanmu sesungguhnya? Ia hampir keluar dari sekolah ini." Tanya Yesung hyung lagi, aku menghentikan langkahku dan menatap Yesung hyung.

"Nanti, tunggu waktu yg tepat." Jawabku dan meninggalkan Yesung hyung.

Kyuhyun poV end

Sungmin poV

Hari berlalu begitu cepat. Semua ujian – ujian ini dapat dengan mudah ku lewati, hampir semua soal – soal yg Kyuhyun sonsaengnim berikan padaku sama dengan soal yg ada di ujian, paling hanya berbeda angka saja. Sekarang aku yakin pasti akan mampu mendapat nilai yg memuaskan.

"Hyung, bagaimana menurutmu hasil ujian nanti?" Tanya Eunhyuk padaku.

"Eum entahlah, tapi aku yakin aku mendapat nilai baik." Jawabku yakin.

"Kenapa tidak Tanya Kyuhyun sonsaengnim saja? Mungkin dia sudah tahu hasil akhir ujian kita?" kali ini Donghae yg bertanya.

"Ya hyung coba tanyakan pada Kyuhyun sonsaengnim, kalian kan dekat." Timpal Ryeowook.

Aku mendesah pelan, sudah sejak ujian kemarin aku dan Kyuhyun sudah sangat jarang bertemu atau bahkan berkomunikasi. Aku sibuk dengan ujian dan entah Kyuhyun sibuk dengan apa, sampai dia tidak menghubungiku.

"Hyung kenapa melamun? Terjadi sesuatu antra kau dan Kyuhyun sonsaengnim?" Tanya Donghae sambil mengibaskan tangannya di depan wajahku.

"Ahh..ani. hanya saja, kurasa lebih baik kita menunggu sampai hari pengumuman kelulusan." Jawabku.

"Memang hyung tidak penasaran?" Tanya Eunhyuk lagi.

"Penasaran sih, tapi sudahlah kita tunggu saja hari pengumuman kelulusan. Kan tinggal 1 minggu lagi." Jawabku tapi masih tetap beriskukuh tak ingin menanyakan pada Kyuhyun.

"Yasudahlah, apa boleh buat." Desah Eunhyuk.

*****************************************
Seperti yg sudah kami tunggu – tunggu, hari pengumuman kelulusan telah tiba. Waktu 1 minggu terasa begitu lama menurutku. Tapi aku bersyukur akhirnya hari ini datang juga, dan setelah ini semuanya akan usai.

"Hyung! Hyung!" pangil Ryeowook.

"Ne Wookie ada apa?" Tanyaku padanya.

"Pengumuman hasil ujian sudah keluar!" Ucapnya yg membuatku membelalakan mata.

"Jjinjja? Lalu bagaimana hasilku?" Tanyaku khawatir.

"Sebaiknya hyung chek snediri ke papan pengumuman." Jawab Wookie.

Aku langsung berlari menuju lapangan, tampak para siswa dan sisiwi lain berkerumun ingin melihat nama mereka tercantum atau tidak di daftar siswa dan siswi yg lulus.

"Permisi.." ucapku lalu Nyeledek (?) ke dalam kerumunan dan mulai mencari namaku.

"Lee Sungmin!" Ucapku meneybutkan namaku sendiri saat namaku tertera di papan pengumuman itu, dan yg lebih hebat aku masuk ke dalam 5 siswa yg memiliki nilai terbaik. aku berada di pringkat ke-3.

Peringkat pertama diduduki oleh Choi Minho denga, peringkat kedua di duduki oleh Wookie, dan peringkat ketiga di duduki olehku yg selisih nilainya hanya sedikit dengan Wookie.

"Hyaaaa Wookie kita lulus!" Aku berteriak senang memeluk Wookie.

"Ne hyung,cukhahae." Wookie membalas pelukanku.

"Hei Sungmin." Tiba – tiba seseorang memangilku menghentikan acara peluk – pelukanku dengan Wookie.

"N-ne Yesung sonsaengnim." Jawabku pada guru mata pelajaran kesenian ini.

"Kyuhyun mencarimu. Temui dia di ruangannya, dan kau Kim Ryeowook. Datang keruanganku." Ucapnya cepat dan dingin.

Aku dan Ryeowook saling pandang lalu segera setelah itu kami langsung pergi ke tujuan masing – masing. Ada apa tiba – tiba Kyuhyun memangilku? Apa ia ingin memberikan selamat padaku? Ah sudahlah yg penting segera temui dia dulu.

Sungmin poV end

Author poV

Sungmin telah berada di hadpan Kyuhyun, dan Kyuhyun tengah berada di hadapan Sungmin sambil tersenyum lembut .

"Ini rapotmu." Kyuhyun mengeluarkan sebuah buku berwarna biru yg tak lain adalah rapot Sungmin.

"G-gomawo." Sungmin menerima rapot itu edngan gugup.

Perlahan ia membuka rapot itu dan memeriksa semua nilainya, pertama nilai agamanya yg di ajar oleh Siwon sonsaengnim mendapat nilai 86, ke-2 nilai bahas koreanya yg di ajar oleh Leeteuk sonsaengnim mendapat 80, ke-3 nilai IPA-nya yg di ajar oleh Kibum sonsaengnim mendapat nilai 87, ke-4 nilai bahasa inggirsnya yg di ajar oleh Heechul sonsaengnim mendapat 90 dan ke-5 nilai matematikanya yg di ajar oleh Kyuhyun mendapat nilai 90.
Kyuhyun tersenyum melihat exspressi Sungmin yg mulutnya menganga lebar dan matanya membulat sempurna.

"Bagaimana?" Tanya Kyuhyun.

"Gomawo sonsaengnim! Kau memberiku nilai 90!" ucap Sungmin senang.

"Tidak usah berterima kasih padaku, itu berkat hasilmu sendiri." Ucap Kyuhyun tersenyum.

"Hehehe..oh ya mana hadiahku?" Sungmin tertawa sejenak sebelum akkhirnya menagih hadiah pada Kyuhyun.

"Kau ingin hadiah?" Tanya Kyuhyun.

"Tentu, kau kan sudah janji." Jawab Sungmin.

"Baik." Kyuhyun beranjak dari bangkunya dan mengenggam ke-2 tangan Sungmin.

"Apa yg sonsaengnim akan berikan?" Tanya Sungmin lagi.

Kyuhyun hanya tersenyum lalu mengecup punggung tangan Sungmin, membuat Sungmin bersemu merah akibat perlakuan Kyuhyun.

"Aku akan memberikanmu hatiku sebagai hadiahnya, kau tahu Lee Sungmin. Sejak awal penawaran itu kau tawarkan aku telah menaruh rasa padamu, kau satu – satunya murid di sekolah ini yg mampu menggodaku dan membuat pertahananku runtuh. Dan saat ini aku telah memberitahu padamu segalanya tentang perasaanku, so Lee Sungmin, would you be mine?."

Sungmin tepana dengan perkataan Kyuhyun, ia begitu terkejut sekaligus senang. Benarkah Kyuhyun memilki perasaan padanya? Itu berarti Kyuhyun merasakan yg Sungmin rasakan. Dan saat ini Kyuhyun tengah memintanya untuk menjadi kekasihnya?

"I do." Jawab Sungmin malu – malu.

Kyuhyun tersenyum lalu memeluk Sungmin erat, Sungmin balas memeluk Kyuhyun. Ini adalah sebuah kejutan yg di duga bagi Sungmin, begitu pun bagi Kyuhyun.
Kyuhyun melonggarkan pelukannya dan menatap mata foxy Sungmin yg berbinar bahagia, Kyuhyun mengecup ke-dua kelopak mata Sungmin.

"Saranghae." Ucap Kyuhyun.

"Na do saranghae, sonsaengnim." Balas Sungmin.

Dan selanjutnya mereka tenggelam dalam kebahagiaan yg melingkupi hati mereka, perasaan lega dan senang menjadi satu. Sungmin akhirnya lulus dengan nilai yg memuaskan, dan itu berkat hasilnya sendiri. Sementara Kyuhyun hanya membantunya, Kyuhyun tak benar – benar memberikan nilai pada Sungmin atas penialian bercintanya, tapi Kyuhyun memang memberikan nilai yg Sungmin dapatkan dari hasil kerja kerasnya belajar.

FIN

Huaaaa mianhae endingnya gaje, author udah gak bisa mikir lagi. Dan mohon jangan timpuk
akhir kata author ucapkan terima kasih buat yg mau baca, saran dan kritik diterima. So, kalau ada yg ingin di sampaikan tentang kekurangan FF ini bisa silahkan di koment, jangan jadi Silent Readers, oke

JEONGMAL GOMAWO BUAT YG UDAH RIVEW ^^