LOVE
A FANFIC BY : nananawrite
Main cast: Cho Kyuhyun, Lee Sungmin, other cast
Summary: cinta adalah bentuk dari beribu alasan kelemahan. Tapi dengan nya, cinta terasa seperti kekuatan, kelembutan, dan kedamaian.
Chapter 1
-KYUMIN—
Gadis meremas ujung kemeja putih nya pelan. Keringat dingin membasahi kening putih bersih nya. udara menjelang musim dingin yang mampu membekukan kulit telanjang tak mampu membuat gadis itu kedinginan. Wajah nya pucat dan keringat bercucuran. Ia berdiri dengan kepala menunduk. Hari sudah begitu malam, hanya lampu taman Cho corp yang menerangi nya beserta seorang namja tambun berkulit kecokelatan.
"AKU SUDAH MEMBERI WAKTU 2 BULAN DAN KAU BELUM MEMBAYAR UANG ITU. KAU CARI MATI." Namja berbadan tambut dengan kulit kecokelatan itu membentak kasar hingga gadis putih itu berjingkat dan menatap nya takut takut.
"aku akan membayar nya tuan, beri waktu seminggu lagi, kumohon." Gadis itu mengiba.
Namja tambun itu mendecih, bagaimana mungkin rentenir memberi keringanan terhadap orang berhutang padanya dalam jumlah banyak.
"KAU PIKIR AKU SAUDARAMU?" namja itu menarik kerah leher yeoja itu dan menghempaskan nya begitu saja hingga gadis itu terduduk di tanah. "aku tidak akan memberi batas waktu lagi. Kupikir aku sudah terlalu baik padamu selama ini."
Gadis itu merasakan pening yang luar biasa menyerang kepalanya akibat goncangan dari rentenir itu. berhutang pada rentenir adalah cara terakhir yang ada di otak nya saat harus membayar biaya operasi ginjal sang eomma. Ia hanya pegawai tingkat bawah yang mempunyai gaji tak begitu besar, bahkan ia haruskehilangan rumah nya karena hutang pada bank saat sang eomma dinyatakan koma dulu, ia hanya mampu menyewa flat kecil dan harus bekerja di dua tempat sekaligus untuk mendapat uang setiap bulan nya. ia sungguh beruntung karena CV nya diterima Cho corp 6 bulan lalu, meski ia bekerja sebagai staff biasa, gaji nya lumayan untuk lulusan senior high school hari ini mungkin ia akan kehilangan pekerjaan nya karena sang rentenir yang tiba tiba datang membuat keributan dikantor nya saat ia sedang lembur bersama beberapa pegawai lain, dan rentenir itu menyeretnya paksa dari ruangan nya menuju halaman kantor. Kantor memang sudah sangat sepi karena waktu sudah menunjukan pukul 8, hanya pegawai lembur yang tersisa disana.
Dan sekarang, Sungmin, Lee Sungmin, gadis malang itu sedang tersungkur didekat namja rentenir kejam itu. tidak ada yang menolong Sungmin, karena rentenir itu berbohong pada setiap orang yang melihat nya menyeret Sungmin bahwa ini masalah keluarga.
Sungmin memegang kaki rentenir itu dan memohon mengiba. Sungguh ia belum bisa membayar hutang nya, dalam beberapa bulan ini ia sudah mengumpulkan uang sebisa nya namun separuh pun tidak sampai.
"aku mohon beri kesempatan lagi." Cicit nya dengan airmata yang deras basah ke pipi nya.
Srett.
Namja itu berjongkok, menarik kerah Sungmin hingga gadis itu berdiri terhuyung didepan nya.
PLAKKK.
Tamparan keras menggema, Sungmin merasakan pening dan pedih di sudut bibir nya yang barusaja robek karena tamparan keras Namja itu.
"AKU BUTUH UANG KU SEKARANG."
Tangan kuat itu sudah akan memberikan tamparan nya lagi kepada Sungmin yang sudah memejam kan mata erat. Namun urung, sebuah tangan pucat berbalut jas mencengkeram tangan nya.
"bisakah kau hentikan kegilaan mu didepan kantor ku." titah nya dengan nada merendah yang begitu mengintimidasi.
Rentenir itu menatap tangan nya yang masih dicengkeram itu dengan wajah garang. "berani berani nya kau mengurursi urusan ku. ini urusan keluarga ku." desis nya.
Tangan berbalut tato naga yang masih bebas dari cengkeraman itu merogoh pelan saku nya. mengelurkan sebuah benda logam pipih yang begitu tajam yang siap akan ia tancapkan ke bahu namja berjas yang masih mencengkeram tangan kanan nya. Namun...
BRUKKK
Tubuh tambun nya tersungkur dilantai setelah kepala belakang nya dihantam oleh seorang namja tegap berbadan besar tinggi dan berjas hitam formal lengkap dengan kacamata hitam yang kelam. Sang rentenir sudah akan bangkit dan menyerang namun beberapa namja yang berpakaian jas formal telah memegangi tangan nya dan mengunci gerakan nya.
"siapa kau sebenar nya mengaggu pegawai ku ?" tanya namja berjas hitam tanpa kacamata itu.
"dia berhutang padaku dan wajar jika aku menagih nya karena hari ini dia sudah jatuh tempo pembayaran nya."
Namja berjas itu menatap sekilas gadis yang sudah acak acakan itu yang masih setia menunduk dengan datar.
"berapa hutang nya." tanya namja itu.
"100 juta won?" namja tambun itu mendecih pelan." Dan 20 juta won tambahan untuk bunga nya." lanjut nya.
"itu cek 170 juta won, bawa uang itu dan pergi menjauh sejauh mungkin dari kantor ku." ujar namja itu setelah memasukan selembar cek dalam saku rentenir itu." dan jangan ganggu karyawan ku lagi. Kalau tidak, kau akan tahu apa yang akan kulakukan padamu." Lanjut nya dengan wajah datar nya dan suara rendah yang begitu rendah.
Rentenir itu tersenyum miring dan pergil meninggalkan tempat itu.
"kau bisa kembali keruangan mu, dan...
Kata kata namja itu terputus saat gadis yang ia ajak bicara tiba tiba rubuh dan jatuh dalam pelukan nya. wajah nya dipenuhi keringat dingin dan bibir nya robek berdarah.
-KYUMIN—
Sungmin terbangun saat matahari mulai menyeruak dan mengintip dari jendela. Gadis itu mengernyit sebelum membuka matanya. Hal pertama yang ia lihat adalah, langit langit kamar berwarna putih gading yang lembut dan begitu bersih, sangat berbeda dengan langit kamar nya yang berwarna pink muda yang hampir putih karena sudah lama tidak di cat ulang.
Srett
Sungmin terduduk cepat begitu menyadari bahwa dirinya tidak berada di kamar nya sendiri. Gadis itu memegangi kepalnya saat gerakan duduk nya yang cepat membuat kepalanya berdenyut sakit.
Dimana dia sekarang ini? Sungmin memejamkan erat mata nya berusaha mengingat ingat dan ingatan nya mulai kembali. Tadi malam rentenir kejam itu datang menyeret nya hingga halaman depan kantor dan emmukuli nya, namun beberapa orang berjas hitam datang dan menolong nya. Sungmin membuka mata dan memutari isi kamar yang begitu besar itu.
Dengan gerak cepat Sungmin menarik selimut nya sebatas dada saat mata nya menangkap seorang namja berkemeja hijau tua tengah duduk menatap gerak gerik nya dari sebuah single sofa didekat jendela. Wajah namja itu tampak samar karena posisi duduk nya membelakangi cahaya matahari. Sungmin jelas tau, siapa namja yang duduk dengan wajah datar itu. Dia Cho Kyuhyun, pemilik Cho corp, perusahaan terbesar di Korea selatan, sekaligus bos nya. Sungmin hanya bawahan rendahan yang hanya tahu tentang Cho Kyuhyun lewat cerita teman teman nya. bertemu pun ia belum pernah.
Namja itu berjalan mendekati Sungmin. "aku menunggu mu di ruang makan." Ucap nya datar.
Sungmin menunduk dan berfikir. Namja itu, bos nya yang menyelamat kan nya dari Tuan Kong, rentenir jahat itu. Airmata Sungmin mengalir tatkala membayangkan begitu banyak ia akan berhutang dengan bos nya tersebut atas bantuan bos nya itu. Mungkin ia akan bekerja selama nya menjadi karyawan tingkat rendahan seumur hidup tanpa dibayar.
-KYUMIN—
Sungmin menarik ujung kemeja nya erat dan berjalan pelan menuju ruang makan. Disana Bos besar nya sedang duduk menyantap makanan yang begitu aneh bentuk nya dan kecil porsinya, Sungmin dapat menebak bahwa makanan tersebut adalah makanan mahal.
Kyuhyun mengunyah makanan nya pelan, ia mengernyit, gadis itu berdiri disamping nya dengan menggunakan pakaian yang sudah rapi, meski pakaian kemarin dan menatap nya takut takut.
"duduk dan makan lah." Titah nya datar.
Sungmin menatap takut takut Kyuhyun dan duduk pelan di meja disamping Kyuhyun. seperti perintah Kyuhyun, gadis itu memakan semua makanan yang berada di atas meja itu. makanan yang sama dengan makanan bos nya, makanan yang begitu enak dilidah meski porsi nya kecil. Sungmin berani jamin, harga nya pasti diatas 80 ribu won.
"ikut aku." Kyuhyun berdiri setelah yakin bahwa Sungmin sudah selesai makan.
Dan disinilah Sungmin dan Kyuhyun, duduk di ruang kerja Kyuhyun. Sungmin tampak gugup dihadapan Kyuhyun. jujur, ia baru sekali ini bertemu dengan atasan nya itu, dan ia baru sadar jika atasan nya itu memang snagat tampan, persis seperti yang diceritakan teman teman karyawan nya. tinggi, putih pucat, dada bidang, tatapan tajam, alis tebal, hidung lancip, rambut ikal bersulur emas, sungguh ciptaan Tuhan yang benar benar indah.
"khamsamnida karena telah menolong saya."cicit Sungmin, dengan penuh tekat ia menatap Kyuhyun, sedikit mengernyit Sungmin berfikir, ekspresi namja itu tidak pernah berubah sejak diruang makan tadi, selalu datar, tanpa ekspresi "sa saya akan mebayar hutang kepada tuan secepat nya." lanjut nya, meski apa yang ia ucap kan pada kenyataan nya akan sangat sulit untuk Sungmin lakukan, namun ia akan berusaha mencari uang untuk mengganti uang bos nya ini.
"Karyawan tingkat 5, seorang yatim yang tinggal di Cheongnam di flat kecil dan mempunyai Ibu yang sedang di rawat di rumah sakit Gisan. Dan kemarin kau berhutang kepada rentenir bernama Kong Siyon." Sungmin menatap kaget Kyuhyun, ia benar benar kaget, dalam beberapa jam namja itu dapat mengetahui informasi tentang dirinya yang begitu banyak.
"selain 120 juta hutang mu pada Kong Siyon. Kau juga masih berhutang pada rumah sakit sebesar 65 juta won. Semua sudah kulunasi. Semua hutang mu."
Sungmin menganga tanpa sadar. Ada apa ini kenapa tuan besar ini sudi membayar hutang nya yang begitu besar? Lidah nya kelu, ia tidak tahu harus berkata apa.
"bukalah map itu." perintah Kyuhyun.
Sungmin membuka pelan map itu dan membaca isisnya, matanya hampir copot saat melihat apa yang ada di dalam map itu. surat bukti pembayaran ruah sakit.
"sa.. saya berjanji akan membayar nya tuan." Cicit Sungmin.
"tidak perlu." Kyuhyun menatap Sungmin dengan begitu serius."semua uang itu kuberikan untuk mu. tapi.." Kyuhyun menegakan badan nya." kau harus menikah dengan ku."
Sungmin hampir tersedak ludah nya sendiri ketika Kyuhyun baru saja menyelesaikan ucapan nya. matanya menatap Kyuhyun tanpa kedip.
"kau hanya perlu menikah dengan ku dan melahir kan seorang anak untuk ku. aku akan memberikan uang untuk mu, sebanyak yang kau mau. Setelah anak itu lahir, kita bercerai." Jelas Kyuhyun hampir tak berjeda.
Sungmin masih terkejut, sedetik kemudian ia menutup mata erat dengan desahan nafas panjang. "meski saya ingin menolak, namun keadaan tetap akan membuat saya tidak dapat berkata tidak. Sa.. saya menerima semua perjanjian tuan. Tapi saya tidak akan meminta uang lagi kepada tuan. Saya hanya akan meminta sedikit uang untuk eomma saya." Sungmin menghela nafas lagi dan air mata begitu pelan meluncur kepipinya." Saya berterimakasih pada tuan yang mau membantu saya. Dan saya akan membalas itu semua dengan memberikan seorang anak kepada tuan."
Kyuhyun mengernyit pelan . Gadis ini benar benar putus asa, terlihat dengan begitu banyak nya air mata yang meluncur saat gadis itu menerima kesepakatan nya. itu berarti gadis ini memang tidak ada pilihan untuk menolak kesepakatan itu.
"aku akan segera mengurus tentang pernikahan kita. Dan kau, mulai sekarang tinggal disini. Aku akan mengurus surat pengunduran dirimu."
Sungmin mengusap matanya dan menatap Kyuhyun dengan matanya yang sembab, kemudian menganggukan kepala.
-KYUMIN—
Kehidupan Sungmin tidak pernah dianggap mulus dari awal. Ia lahir dari seorang eomma yang begitu hebat dan luar biasa karena dapat membesarkan nya tanpa seorang sosok namja disamping nya. yeah, Leeteuk, eomma Sungmin adalah seorang single mom. Ibu nya selalu "appa mu bahkan tidak ingin difoto saat menikah, ia hanya ingin menyimpan uang foto pernikahannya untuk memfoto mu saat kau nanti bisa berjalan dan memiliki gigi susu yang lucu." Canda sang eomma setiap kali Sungmin sedang tidak dalam mood yanag baik, dan dengan candaan itu, senyum Sungmin kembali tersemat dibibir ranum nya.
Leeteuk bekerja sebagai pelayan di restaurant bakso ikan didekat rumah. Menurut Sungmin eomma nya adalah orang yang paling sempurna yang pernah ia temui. Yeoja hebat yang begitu baik dan berhati malaikat. Namun, nasib baik tak berada di tangan Leeteuk, malam yang naas, saat sebuah mobil menabrak nya dan ia harus terbaring koma hampir 5 tahun. Hidup begitu keras saat itu, Sungmin bahkan masih berusia 18 tahun. Sang pengendara mobil yang menabrak sang eomma adalah seorang perapok mobil yang sedang dikejar polisi. Perampok itu mati seketika saat mobil nya menabrak pembatas jalan, setelah menabrak tubuh Leeteuk.
Sungmin harus menanggung semua sendiri diusia muda nya. Bahkan ia tidak meneruskan ke perguruan tinggi karena ia harus bekerja untuk membiayai eomma nya yang sakit. Setelah lama mencari kerja di perusahaan, Sungmin akhir nya lolos menjadi pegawai tingkat bawah di Cho corp. Semua terasa begitu menyiksa saat ia terpaksa berhutang pada seorang rentenir dan akhir nya disinilah ia sekarang, ia harus membayar semua hutang yang telah di ganti oleh bos nya dengan menjadi isteri bos nya. isteri sementara sampai ia dapat memberikan seorang anak pada sang bos.
Sungmin bingung, bos nya itu begitu tampan, ia bahkan tinggal menjentikan jari nya jika ingin menikahi gadis gadis sexy, namun Cho Kyuhyun memilih dirinya, seorang pegawai rendahan. Sungmin berfikir, bahwa itu hal yang wajar, karena gadis gadis cantik dan sexy tentu tidak mau jika hanya dinikahi sementara untuk melahirkan seorang penerus untuk klan Cho. Kini ia ada dalam posisi yang mengharuskan nya menyetujui semua itu. mengharus kan nya menerima apapun yang ingin seorang Cho Kyuhyun lakukan padanya. Ia hanya berharap bahwa dalam jangka waktu sampai ia berhasil melahirkan seorang penerus Cho sang eomma dapat sadar dan ia tidak harus bergantung terhadap uang Cho Kyuhyun, saat mereka bercerai nanti nya.
"eomma... "
-KYUMIN—
Flashback
Yeoja itu menatap datar sang putera yang kini tengah duduk diam dihadapan nya.
"kau sudah tahu apa yang aku lakukan disini kan?" suara itu meluncur dengan nada anggun dari mulut berlipstick merah yeoja itu.
Namja berkulit pucat itu menatap datar sang eomma." Aku tahu. Dan aku akan mencari nya sendiri. Kau hanya butuh penerus kan? Dan aku akan mengabulkan nya."
Yeoja itu tersenyum kecil." Kau pilih sesuka mu, gadis manapun yang kau mau. Nikahi dia, berikan keturunan Cho dan ceraikan dia." Yeoja itu menegakan pandangan nya." keluarga Cho tidak butuh cinta dan pendamping." Titah nya dengan senyu menyeringai.
"aku tahu. Kau bisa keluar dari ruangan ku."
Cho Heechul, yeoja itu menatap anak semata wayang nya sebentar sebelum pergi meninggalkan ruangan snag putera. Meninggalkan sang putera yang menahan amarah dengan mengepalakan tangan hingga buku jari nya memutih.
Hidup 24 tahun dengan pengaturan hidup seorang Cho. Penuh dengan keotoriteran, dituntut untuk menjadi sempurna. Bahkan Kyuhyun hidup tanpa sedikit pun kasih sayang dari ibu nya. ia hidup sebagai penerus Cho corp, dididik untuk menjadi seorang penguasa. Dididik tanpa cinta dan kasih sayang, tidak heran jika ia begitu kaku dengan snag eomma, bahkan ia merasa lahir dari sebuah batu. Keras, sendirian dan dipaksa untuk tangguh melawan apapun, sebutan eomma pun tidak pernah keluar dari mulut nya. ia sudah terbiasa sendiri tanpa siapapun , apalagi bersama eomma nya.
Dan tepat 1 tahun yang lalu Cho corp telah berpindah kekuasaan, dan sang CEO yang baru adalah dirinya, Cho Kyuhyun. sejak saat itu Heechul telah mengultimatu nya untuk segera mencari seorang gadis untuk dinikahi dan dihamili, lalu keudian diceraikan setelah berhasil memberikan penerus Cho. Heechul emmberikan kebebasan terhadap Kyuhyun untuk memilih gadis manapun yang puteranya mau, namun jika sampai 2 tahun ia tidak segera menemukan nya, maka Heechul lah yang akan mencarikan perempuan sendiri untuk Kyuhyun.
Hidup seorang Cho. Sendiri dengan kekuasaaan dan tanpa cinta sedikit pun, karena 'Cinta hanya membuat mu begitu lemah dan mati secara perlahan'
Flashback end
TBC/end?
Review ne...
Saya mengusung tema hurt dan romantis serta family. Wkwkkw kompleks bener yah? Tapi ceritanya gag kompleks kok.
Jangan ada siders ya... please. Walaupun satu kata aja, yang penting review, jadi saya semangat post.
Oke nananawrite#bowww
See you next chap..
