A/N : Hai'! Maaf lama nggak update! *dipukulin readers* Saya lagi nggak dapet banyak ide dan walaupun sebenarnya Chap 2 udah saya tulis dari sebulan yang lalu.. *sembunyi di belakang kursi* Hasilnya amburadul! Makanya saya biarin bentar (bentar darimana!) supaya waktu pas nulis lagi nggak acak-acakan..Dan inilah hasilnya..
Chapter 2 : Midnight Move
Waktu yang tersisa : 7 jam
Jumlah murid : 98/452
'Sudah lewat tengah malam..' Pikir Souji dalam hati. Coba pahami dulu situasinya.. Ia sekarang berada di lantai 2 practice building bersama Yosuke, Kanji dan Teddie. Ia sudah melihat seragam yang dipakai para Demon, baju seragam hitam dengan lambang Gekkoukan, memakai sarung tangan putih dan anehnya… mereka juga memakai semacam pistol holder berwarna putih dipinggang mereka. Sebenarnya apa yang mereka pikirkan sampai membawa pistol!
Masih ada cukup banyak waktu.. Tenanglah.. Sekarang yang harus Ia lakukan adalah berkumpul dengan yang lain dan membawa Naoto ke tempat yang aman. Souji meraih ponselnya, mencari nama Shirogane Naoto di kontaknya dan menekan tombol hijau. Kumohon! Angkatlah!
Setelah beberapa saat menunggu akhirnya panggilan pun tersambung. "Na-" Kalimat Souji dipotong sebelum Ia menyelesaikannya, dan yang memotongnya bukanlah suara tegas seorang Detective Prince, tetapi suara lemah dan tersengal-sengal seperti seorang gadis kecil yang berlari mencari jalan keluar di tengah hutan yang sunyi.
"Senpai dimana?" Gadis itu berusaha menegaskan suaranya sembari berlari. Beberapa langkah kaki terdengar cukup jelas di belakang sang gadis. Apakah Ia sedang dikejar Demon?!
"Lantai 2 Practice Building, apakah kamu bersama yang lain?" Souji menahan hasrat dalam dirinya untuk tidak langsung berlari ke tempat Naoto berada. "Dimana kamu sekarang?"
"Tidak, sekarang aku sedang mengarah ke Gedung Olahraga, kami semua menyebar dan berencana berkumpul disana!" Gadis itu beristirahat sejenak disalah satu kelas. "Mereka sudah kusuruh agar mengirimkan e-mail jika mereka sudah sampai atau didiskualifikasi. Sebaiknya Senpai juga pergi ke Gedung Olahraga agar kita bias berkumpul!"
"Baiklah.. Sampai bertemu nanti.." Terdengar suara panggilan ditutup dari sisi Naoto. Souji memperhatikan ponselnya sejenak. 'Tolong jangan memaksakan diri.. Naoto!"
Waktu yang tersisa : 3 jam
Jumlah murid : 43/452
Naoto menyandarkan tubuhnya disalah satu dinding kelas tersebut. 'Dingin..' Gadis dengan rambut biru tua itu mengusap kedua tangannya lalu memeluk kedua lututnya. Ia merasa lelah sekali, berlari kesana kemari dan selalu waspada bukanlah masalah untuknya. Setidaknya, dirinya yang dulu..
Tangannya kemudian meraih meraih ponsel di saku jaketnya dan mengecek apakah ada e-mail. Mata safir keabu-abuan nya mendapati 3 e-mail baru dilayar ponselnya. Jarinya menekan tombol buka dan ketiga e-mail itu mengurutkan diri sesuai waktu mereka diterima. Ia pun membacanya satu persatu..
From : Satonaka Chie
Subject : Maaf!
~Sepertinya aku sudah tidak bisa melanjutkan permainan! Aku tertangkap basah saat sedang berlari menuju Gedung Olahraga.. Aku terlalu semangat jadi tidak sadar bahwa ada Demon didepanku! Menangkan permainannya ya!
"Senpai… Sebaiknya kamu belajar untuk sedikit mengontrol diri.." Naoto mendesah pelan.
From : Amagi Yukiko
Subject : Aku lengah..
~Aku keluar permainan saat sedang berjalan di koridor… Mereka hebat bisa menghilangkan hawa kehadiran mereka. Berhati-hatilah!
"Uhuk Uhuk!" Naoto menutup mulutnya dengan saputangan lalu membaca e-mail terakhir.
From : Kujikawa Rise
Subject : TT^TT
~Huaa! Aku didiskualifikasi! Jumlah mereka tidak banyak tapi sangat ketat penjagaan nya!
Naoto melepaskan saputangan dari mulutnya dan memperhatikannya. Walaupun gelap, warna merah darah yang menodai saputangan berwarna biru malam itu terlihat sangat jelas. Saputangan itu Ia lipat dan dimasukkannya kedalam saku jaketnya. 'Tahanlah sedikit lagi!' Gadis itu menahan rasa sakit didadanya, memantapkan kakinya untuk berdiri, lalu secara berhati-hati berlari menuju Gedung Olahraga.
A/N (lagi?!) : Aneh? Alurnya terlalu cepat? Typo dimana-mana? pendek ya? Maaf *bow* saya maunya sih lebih panjang tapi… kalau saya panjangin nanti Chap 3 nya malah aneh… *pundung* Terima kasih untuk yang udah mau baca fanfic ini dan mereviewnya juga.. Arigatou Gozaimasu!
Oh ya, Chap 3 adalah final Chap untuk cerita ini dan setelah itu saya akan menulis beberapa one-shot (pingin nyoba dulu sih) lalu baru nulis multi-chap yang bener-bener panjaaaaannggg… *digebukin gara banyak ngomong* Yak, segini saja untuk Chap 2…
