Will U Be My Girl Friend?

By:Hikary Cresenti Ravenia

730

Disclaimer : HXH itu punya Yoshiro Togashi

Rated :K+

Warning :OOC,Gaje,Lebayness,Typo(s),EYD berantakan. Dan sebagainya.

Enjoy My Second HxH fic!


Setelah beberapa saat mereka sampai di kediaman Senritsu,sang pemusik sejati.

"Senritsu!" panggil Killua

"Eh, Killua-kun, dan Gon-kun. Ayo silahkan masuk," kata Senritsu sambil tersenyum ramah.

Lalu mereka pun masuk ke rumah Senritsu. Rumahnya bagaikan istana seni, di ruang tamu terpajang Piano,keyboard,seruling,terompet dan berbagai alat musik lainya.

"Jadi ada perlu apa?" tanya Senritsu lagi

"Jadi begini, teman kami Hisoka dia ingin menembak seorang cewek yang namanya Machi, tapi dia takut akan di tolak," kata Gon menjelaskan

"O begitu, jadi apakah perempuan ini penggemar musik?" tanya Senritsu

"Bukan, dia ini penggemar jahit menjahit," kata Killua

"Lah,lalu? Aku ini kan bukan tukang jahit?" kata Senritsu cengo

"Kami tau, Senritsu-san. Tapi mungkin anda bisa mengajarkan dia untuk bermain alat musik," kata Gon

'Iya juga,kalau begitu makin mirip dong dengan badut ancol!' kata Killua dalam hati sambil nahan tawa membayangkan Hisoka yang jadi badut ancol sambil meniup terompet atau main cymbal.

"Baiklah, bagaimana dengan Piano? Mudah loh,cara memainkanya," kata Senritsu

Lalu Hisoka pun mulai memainkan Piano dan-

"Woi! Badut Ancol! Lo mau bikin penghuni rumah ini mati karena penyakit gendang telinga pecah?!" maki Killua

"Eh? Maksudnya?" tanya Hiosoka Innocent

"Permainan Piano lo, sampai mengusir tikus dan kecoa bego!" maki Killua sambil melempar yoyonya ke kepala Hisoka

"Aduh... " kata Hisoka meringis, karena kepalanya sampai benjol

"Ya sudah bagaimana dengan terompet," tawar Senritsu

Dengan semangat 45 Hisoka meniup terompet tersebut dan-

PRANG!

"Buset!" kata Gon dan Killua cengo melihat permainan musik Hisoka yang sampai menenggelamkan gunung Krakatau maksud saya sebuah mansion di seberangnya,alias mansion Nostrad.

Sementara itu di Mansion

"Hwa! Gempa bumi!" teriak para penghuni Mansion

Lalu Nostrad dan keluarganya hanya menahan air mata melihat mansion mereka yang telah rata dengan tanah.

"Ayah... " kata Neon

"Maafkan ayah, coba dari dulu kita pakai Indovision," kata Nostrad menyeka air matanya(Lah? Kenapa makin tidak nyambung? )

Kita biarkan saja keluarga Nostrad itu dan kembali ke hero kita.

"Woi! Lo gila ya!" maki Killua lagi

"Apa lagi?" tanya Hisoka bingung

"Lo berniat menenggelamkan Yorkshin dan Jepang ke dasar laut!" maki Killua kesal

"Maksud lo?" tanya Hisoka

"Liat tuh seberang," kata Killua menunjuk ke seberang

Hisoka langsung kaget dan terperanjat.

"Mampus gue! Bisa-bisa gue di jadikan steak dan pergedel nih,sama Banchou," kata Hisoka lagi sambil menepuk jidatnya

"Makanya main musik itu yang benar baka!"maki Killua kembali melempar Yoyo tersebut ke kepala Hisoka

"Ya udah, lo belajar menjahit aja," kata Gon lagi

"Apa?! Menjahit? Apa kata dunia ntar?tampang gue kan unyu-unyu gimana gitu," kata Hisoka nangis lebay

Sehingga membuat seluruh orang yang disana langsung muntah darah.

"Jadi gue harus bilang WAW gitu?" kata Killua dengan nada sinis

"Ya iyalah masa ya iya dong, semangka aja di belah, bukan di bedong," kata Hisoka

"Baik kalau gitu LO! GUE! END!" kata Killua dengan penuh penekanan

"Dasar KAMSULPY!" kata Hisoka

Gon dan Senritsu hanya geleng-geleng dengan dua mahluk yang sangat tidak waras dan tidak bermutu serta tidak berbobot sedikitpun ini.

"Jadi bagaimana nih?" tanya Hisoka yang kewarasanya telah kembali

"Hm.. oya, ayo kita ketempat Bisuke! Mungkin dia bisa membantu," usul Gon

"Iya juga, terimakasih Senritsu maaf merepotkan," kata Killua

Lalu mereka bertiga ngacir meninggalkan Senritsu yang masih melongo dengan keadaan rumahnya yang bagaikan di landa Tsunami itu.

Bagaimanakah kelanjutanya?

Saksikan saja di Episode selanjutnya

TBC...


"Yay! Saya balik lagi,sekali lagi gommen kalau pendek banget. " kata Hikary

"Woi! Kenapa gw OOC banget?" tanya Hisoka keki

"Hehehe nggak apa-apa toh, kapan lagi coba. Dari pada sikap lo yang seperti Psikopat itu," kata Killua

"Jadi ngajakin perang neh?" kata Hisoka

"Siapa takut," kata Killua

"Woi! Perangnya ntar dulu, kita buka kotak reviewnyaa dulu," kata Gon

"Oke, yang pertama dari Anim Cookies, wah enak nih ada yang cokelat nggak?" kata Killua

"Lo pikir dia tukang kue?!" kata Hikari menjitak Killua dengan tongkat baseball

"Nih udah update, makasih udah mereview," kata Gon

"Selanjutnya dari MisakidreyarTheSilentDemon, makasih udah mendukung HixMa!" kata Hisoka lonjak-lonjak kayak anak autis

"Lalu dari Silver-plate retriever, oke nih udah update," kata Killua

"Lalu dari Blue Dragon1728,oke nih udah update," kata Gon

"Terahir, dari Ren, wah syukurlah saya pikir malah humor melebay nggak jelas hehehe, makasih udah baca dan review. "kata Hikary

"Terimakasih pada seluruh readers baik silent readers dan Review Readers(emang ada?) dan terimakasih banyak bagi yang sudah ngefave cerita ini, sekali lagi saya mohon maaf jika ceritanya sangat pendek, karena kegiatan saya di dunia nyata amatlah sibuk dari Ujian hingga tugas-tugas perkuliahan lainya. " kata Hikary

"Oke Minna RNR Pliss!" kata semuanya