Every move is magic
By D2l
Rate T
Genre: Adventure/Friendship
Sumarry: Kyuhyun dengan kebiasaannya yang suka terlambat malah mendapat masalah aneh, bukan sekedar hukuman seperti membersihkan toilet atau diskors, melainkan hukuman untuk menyelesaikan sebuah tantangan di dunia aneh. Dunia penuh imajinasi seperti Alice in Wonderland. Atau ini lebih tepat disebut permainan untuk menyenangkan seseorang?
.
.
.
.
.
Di dalam hutan yang sudah hampir gelap itu, hanya ada cahaya remang-remang yang entah itu cahaya bulan atau cahaya matahari. Mereka, Lima orang mengiring anak itu. Dengan pakaian besi kuat dan juga sekaligus elegan, sang pasukan entah dari mana asalnya atau sekedarnya dari kerajaan mana, mengiring seorang bocah berambut coklat ikal, tak lupa dengan memborgol kedua tangannya juga.
Anak itu cukup ketakutan jika saja ada muncul binatang buas yang akan menerkamnya. Apalagi tempat ini adalah tempat yang aneh. Bisa saja binatang buas yang dikenalnya di sini menjadi berkali lipat lebih buas. Hey, pohon dan bunga saja bisa berbentuk mengerikan di sini! Tapi dia bisa sedikit bernapas lega ketika mengetahui dia dikawal oleh pasukan yang kelihatannya cukup tangguh, tapi bisa saja malah pasukan ini yang akan mengambil nyawanya nanti! Memikirkannya saja sudah membuat Kyuhyun bergidik ngeri apalagi merasakannya.
Kini mereka sudah mulai keluar dari hutan rimbun itu. Mereka mulai memasuki daerah seperti perkotaan jaman dulu, itulah yang diasumsikan Kyuhyun setelah melihat bahwa tempat itu tidak dibanguni oleh rumah kumuh ala desa-desa beberapa abad yang lalu seperti di Inggris, melainkan bangunan cukup bergensi ala eropa yang masih bisa dijumpai di dunia yang dikenalnya, walau hanya berskala kecil saja.
Lampu yang terbuat dari lentera yang dibakar terpasang di semua sisi jalan yang sedang dilewatinya sekarang. Semua penduduk yang ada di kota itu memandangnya dengan tatapan yang sulit diartikan, tapi semuanya mungkin mengasumsikan dia adalah penjahat ilegal yang berusaha untuk mengacaukan ketentraman kota ini dan langsung ditangkap untuk menghadap raja mereka.
Kyuhyun melihat seorang yang menjual korek api. Namja manis nan mungil. Laki-laki berambut ikal itu mengerutkan keningnya. Dia kenal kejadian seperti itu. Kalau tidak salah namja itu ada disalah satu dongeng yang sering diceritakan ibunya ketika malam natal tiba. Sang yeoja kecil penjual korek api yang berusaha untuk mempertahankan hidupnya di tengah badai salju yang lebat dengan menjual korek api yang ada di keranjang kecil miliknya.
Yeoja, sekali lagi gadislah yang menjadi pemeran utama dongeng itu dan bukan namja. Tapi bukan hal itu yang membuat mengerutkan keningnya. Yang membuatnya mengerutkan kening adalah, ini bukan hari natal ataupun bersalju. Lalu kenapa namja itu menjual korek api? Tentu saja tidak akan laku, bukan?
Pandangannya teralihkan ketika salah satu pengawal yang ada di belakangnya, mendorong punggungnya dengan kuat sehingga dirinya hampir terjtuh ke tanah. Untung saja dia bisa menahannya. Sepertinya penjaga itu ingin membuat Kyuhyun tersadar dari lamuannya dan mempercepat langkah kakinya.
Mereka sudah berjalan menelusuri jalan kota itu kurang lebih setengah jam. Tapi masih bemul ada tanda-tanda bahwa pengawal itu akan berhenti berjalan ataupun mereka akan sampai ditujuan mereka yang selanjutnya. Tapi pengawal yang ada di depannya berhenti berjalan -membuat Kyuhyun dan pengawal yang ada dibelakangnya juga ikut berhenti- ketika ada sebuah kereta kuda yang datang entah dari mana dan menutupi jalan mereka.
Sang pembawa kereta kuda itu menaikkan ujung topi miliknya dan memberikan senyuman utnuk menyambut kelima pengawal itu. Sepertinya itu kereta kuda milik mereka.
Sang pembawa kereta turun dari kursi kemudinya dan menuju ke bagian badan kereta. Dia perlahan membuka pintu kereta kuda itu dan membungkukkan badannya serta membuka tangan kanannya mempersilahkan 2 dari kelima pengawal itu masuk dan juga Kyuhyun. Kereta kuda itu terlalu kecil untuk 6 orang. Jadi harus ada yang tinggal dan berangkat.
Pengawal yang dipercaya Kyuhyun sebagai ketuanya dan juga wakillah yang menggiringnya masuk ke dalam kereta itu. Dengan kasar Kyuhyun dorong masuk dan kepalanya sampai menghantam kaca jendela yang ada di dalam. Kyuhyun hanya bisa menggeram kesakitan dan berusaha untuk menyandarkan tubuhnya ke sofa yang ada di sana sebelum tubuhnya terjatuh ketika kdua kereta itu mulai dipacu untuk berjalan atau mungkin berlari.
Selama berada di dalam kereta itu, yang dilakukan hanya terus menundukkan kepalanya atau ketika dia bosan maka dia akan sedikit melihat pemandangan yang tersaji melalui jendela kaca yang ada di kerea kuda itu, tapi semenit kemudian dia pasti akan kembali menundukkan kepalanya lagi. Kenapa? Karena kedua pengawal itu selalu memandangnya dengan tatapan menusuk dan sinis. Selalu membuatnya bisa bergidik takut.
Ketika tiba dia merasa lehernya sudah mulai kaku untuk menunduk, dia kembali melihat keluar dan lagi-lagi dia mengerutkan keningnya. Dia menemukan namja penjual korek api lagi. Ada 2 hal yang aneh selain kenapa namja itu menjual korek api di musim semi atau panas ini.
Hal yang pertama yaitu, Kyuhyun yakin bahwa namja itu selalu ada setiap kali dia mengalihkan pemandangannya keluar jendela. Padahal dia yakin bahwa jaraknya sekarang bukan ditempat yang sama dan jauh dari sebelumnya, tapi Kyuhyun selalu menemukan namja itu. Bagaimana bisa namja sekecil itu berlari dan selalu berada di tempat yang Kyuhyun lalui?
Yang kedua yang paling membuat Kyuhyun bergidik. Semua orang tidak memperhatikannya. well, memang seperti didongeng itu, tapi mereka tidak memperhatikannya karena bukan rasa cuek mereka, tapi mereka betul-betul tidak bisa melihat namja itu! Namja itu transparan dan manusia-manusia itu melewati, menembusnya dengan santainya.
Kyuhyun mengucek kedua matanya dan hal itu disambut tidak senang oleh para pengawal yang ada di dalam kereta kuda itu. Jadi dari pada dia semakin membuat masalah karena kaget dengan namja penjual korek api itu, dia memilih untuk berusaha tidur sampai mereka sampai di istana milik raja tanah ini.
.
.
.
.
.
Lagi-lagi Kyuhyun ditarik dengan kasar dan dipaksa berjalan masuk sebuah bangunan yang sangat besar dan juga megah yang tepat berada di depannya. Apalagi kalau bukan istana yang bagi Kyuhyun merupakan tempat mengerikan tidak sebagus bentuk luarnya karena mungkin saja dia akan mendapat perlakuan yang lebih tidak enak daripada para pengawal itu.
Tak menunggu lama, Kyuhyun dibuat berlutut dengan kasar, lalu muncullah seorang dengan pakaian serbah merah yang sangat mewah dengan sebuah tongkat berlapis emas di tangan kannya dan juga mahkota yang bertahtahkan ruby merah dan dilapisi emas juga. Kyuhyun menebak, pasti orang inilah yang dipanggil raja oleh semua penduduk yang ada di sini.
Raja itu hanya melihatnya sekilas lalu dengan cepat dia menyuruh pengawal itu membuat Kyuhhyun engah dari pandangannya dengan berkata, "masukkan dia kedalam penjara bawah tanah."
Kedua bahu Kyuhyun dipegang dengan keras dan dirinya dipaksa berdiri dan lagi-lagi digiring menuju penjara bawah tanah. Tempat menuju penjara itu sedikit membuat kakinya dan tangan yang direantai terasa perih, apsanya banyak sekali anak tangga yang dilaluinya dan pergerakannya menuruni anak tangga menggesek permukaan kulitnya yang terborgol.
Jika Kyuhyun tidak salah menghitung, dia sampai di penjara bawah tanah ini setelah berjalan 15 menit. Penjara ini sangat kosong dan juga menyeramkan. Tidak ada penerangan selain obor yang menghasilkan cahaya yang remang-remang dan tembok dari penjara ini berwarna coklat yang sangat suram.
Kyuhyun dilempar masuk ke dalam salah satu sel penjara. Tidak terlalu sakit ketika diterlempar dan menghantam lantai, sebab, ada jerami kering yang sedikit berperan sebagai bantal yang membuat tubuhnya tidak terlalu remuk.
"Hey, kau yang ada di sana!" seseorang berbisik dari arah sebelah kanannya.
Kyuhyun mengerutkan keningnya. Dia tidak langsung melihat ke arah kanannya, pasalnya, dia yakin bahawa penjara ini kosong. Saat Kyuhyun menginjakkan kaki di sini, tidak ada satupun tahanan lain yang dilihatnya di sel yang saling tembus pandang satu sama lain ini, hanya ada sebuah trali besi yang menghalangi antar sel tahanan.
Kyuhyun mengeleng-gelengkan kepalanya. Itu pasti cuma ilusi saja.
"Hah, lagi-lagi mereka memasukkan orang biasa ke penjara ini. Tidak akan ada lagi yang bisa menemaniku berbicara. Membosankan!" gerutu seseorang itu.
Kyuhyun sekali lagi mengerutkan keningnya. Dia sama sekali tidak mengerti dengan perkataan orang itu. Apa maksudnya dengan orang biasa? Memangnya orang yang berbicara tadi itu bukan orang biasa? Kyuhyun mengumpulkan keberaniannya dan akhirnya dia membalikkan kepalanya ke arah kanan. Hampir saja Kyuhyun menjerit ketakutan jika saja seseorang itu tidak lebih dulu berkata dengan sangat riang dan antusias.
"Wah! Akhirnya dia membawa seseorang yang memiliki sedikit kemampuan khusus! Wuaaa… akhirnya aku punya teman dan tidak berbicara dengan diri sendiri lagi!" seru orang itu.
Orang itu betul-betul membuat Kyuhyun menutup mulutnya rapat-rapat untuk tidak kembali berteriak, walaupun nada perkataan orang itu sangat imut yang sangat berkebalikan dengan wujudnya yang berbulu seperti singa,dan berwajah buruk rupa. Mirip dengan Beast yang ada dalam dongeng Beuty and The Beast kalau Kyuhyun tidak salah ingat.
"Akh, betul juga! Kau pasti kaget dengan wujudku yang seperti ini. Tunggu dulu,ya. Aku akan mengubah wujudku!" orang itu berkata dengan suara lengking.
'Malah yang kau lakukan tadi itu semakin membuatku ketakutan!'Kyuhyun menjerit di dalam pikirannya.
Siapa juga yang tidak akan takut ketika melihat makhluk mengerikan yang ada di depanmu, yang berbulu, tiba-tiba bisa berubah menjadi manusia yang berwajah imut dan manis.
"Kita akan lebih nyaman berbicara jika seperti ini!" orang itu berucap dengan senyuman manis yang membuat Kyuhyun sedikit rileks dan rasa takutnya mulai hilang sedikit demi sedikit.
"Hah, kenapa hidupku jadi aneh begini? Pertama ketemu dengan hantu laki-laki korek api, sekarang malah bertemu dengan manusia setengah serigala atau singa," Kyuhyun mengucapkannya dengan helahan napas panjang.
"Ya! Kau menghinaku!" seru laki-laki manis itu, memukul pelan kepala Kyuhyun dari sela-sela trali.
Kyuhyun tidak membalas. Dia hanya mengusap kepalanya.
"Oh, ya siapa namamu?" tanya laki-laki itu.
"Kyuhyun. Kau?" Kyuhyun bertanya balik.
"Aku Henry!" ucap Henry dengan riang.
"Oh, ya. Apa maksudmu tadi dengan kau bingung saat bertemu dengan hantu laki-laki korek api?"
"Ya, maksudku, err… setahuku penjual korek api yang berjualan di kota ini itu perempuan dan dia tidak mati karena ada seorang nenek tua yang baik yang membeli semua korek apinya." Kyuhyun menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Kau percaya dengan dongeng bahwa ada orang yang sebaik itu? Atau akan ada peri yang menolongnya? Oh, yang benar saja! Tidak ada yang begituan di dunia nyata ini. Semua itu hanya ada di dunia fantasi dan mimpi saja. Kenyataannya dia mati saat berusaha untuk bertahan hidup dengan menjual korek api saat malam bersalju itu," ucap Henry.
Kyuhyun tertegun. Pantas saja dia selalu melihat namja itu dimanapun dia berada padahal itu adalah hal yang mustahil. Manusia tidak akan bisa bergerak, berpindah begitu cepat jika dibandingkan dengan kereta kuda yang sudah pasti lebih cepat dan lagi transparan sehingga orang sama sekali tidak memperhatikan untuk membeli korek api miliknya. Tapi satu hal yang tidak dimengertinya. Kenapa roh namja itu seperti terus mengikutinya sehingga bisa ada di setiap tempat dimana Kyuhyun menolehkan kepalanya untuk melihat ke arah luar dari kereta kuda itu?
"Hey, kenapa kau kaget sekali? Kau tampak tidak percaya dengan yang terjadi dan kelihatan sudah seperti tahu apa yang terjadi atau ending dari orang itu dan juga diriku. Aku penasaran siapa kau sampai-sampai bisa menarik perhatian King of Hearth itu," ucap Henry kembali ketika dia melihat Kyuhyun tertegun dan tidak berbicara sama sekali.
"Mungkin karena aku bukan berasal dari sini," racau Kyuhyun dengan nada bisikan, tapi bisa kedengaran oleh Henry yang berada tempat di sampingnya.
"Kau tidak berasal dari sini?" Henry mengulangi perkataan Kyuhyun.
Kyuhyun menepuk dahinya. Astaga, dia lupa kalau laki-laki yang ada di sebelahnya ini adalah jelmaan hewan yang memiliki indra pendengaran yang sangat tajam.
"Ya. Aku tiba-tiba saja ada di dunia ini setelah terhisap oleh cairan hitam menjijikan yang muncul di duniaku," jawab Kyuhyun.
Kini Henry memasang raut wajah serius. "Dimana kau muncul? Apa saat kau muncul kau langsung ditemukan oleh para pengawal King of Hearth dan akhirnya mereka membawamu ke sini?"
"Aku tidak tahu pasti, tapi tempat itu seperti sebuah hutan dan pohon-pohon dan bunga-bunganya berukuran lebih besar dariku dan juga mereka memiliki wajah, mulut untuk berbicara dalam bahasa yang sama sekali tidak kumengerti," jelas Kyuhyun.
Henry memegang dagunya dan memasang pose berpikir. Dia mendudukkan kepalanya dan memejamkan matanya memikirkan sesuatu, lalu setelah beberapa detik berlalu, dia mengangkat kembali kepalanya dan menatap tajam Kyuhyun.
"Aku tidak tahu ini kebetulan atau tidak, tapi kita bertemu di sini dan lalu tempat yang muncul pertama kali adalah taman dari istana milikku. Lalu seharusnya para pengawal sudah tidak ada keperluan lagi untuk ke istanaku karena aku sudah berhasil mereka tangkap, tapi kenapa mereka ke sana lagi?Apalagi bertepatan dengan munculnya kau," ucap Henry.
"Selain itu, aku heran kenapa kau tidak dimangsa oleh tanaman-tanaman karnivora yang sengaja kusebar di sana untuk menghindari penyusup," lanjut Henry.
"Hah?" Kyuhyun memasang tampan bodoh, lalu kemudian dia sadar dan kembali berwajah kalem. "Tapi jika memang kenyataannya seperti itu, kenapa para pengawal milik King of Hearth tidak dimangsa?"
"Itu karena mereka memiliki sebauh batu khusus yang membuat para tanaman milikku tidak berani mendekati mereka, tapi kau adalah orang asing yang sama sekali tidak mengenal dunia ini. Kau pasti tidak memiliki batu itu, tapi kau tetap juga tidak dimangsa. Ini benar-benar sebuah teka-teki," ucap Henry.
"Kenapa kau bisa tiba-tiba terdampar di sinilah yang merupakan teka-teki!" seru Kyuhyun.
"Akh! Benar juga sih!" lalu beberapa detik mereka saling diam dan sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.
"Lalu keanehan lainnya kau juga bisa melihat kami makluk-makhluk unik yang tidak bisa dilihat oleh manusia biasa tanpa batu yang kusebutkan tadi," ucap Henry.
"Makanya saat aku tidak menyautmu tadi, kau kira aku tidak bisa melihatmu?" tnaya Kyuhyun.
Henry mengangguk setuju. Dia kembali lagi berpikir dan tampaknya Henry mendapati jawaban dari semua pertanyaan sebelumnya.
"Kau, user?!" seru Henry menampakkan raut wajah sangat kaget,"aku baru ingat kalau yang bisa melihat kami selain sesama kami adalah para user dan lagi kau tadi mengatakan kau bukan dari sini. Astaga, aku tidak menyangka aku bertemu user!"
"Ini adalah berita terheboh. Aku bahkan tidak percaya bahwa aku akan bertemu dengan user yang digosipkan itu! Aku beruntung sekali aku bisa melihatmu! Bahkan ayah dan nenekku saja tidak pernah melihatnya padahal kemunculan user ada disekitar tahun kelahiran mereka satu abad yang lalu!" Henry menatapnya dengan tatapan berbinar-binar, sedangkan keringat dingin lebih banyak lagi mengucur dari pelipis Kyuhyun.
.
.
.
.
Sudah tiga hari mungkin Kyuhyun berada di sini, dan selama itu juga dia berusaha untuk mencari tahu apa yang sebetulnya terjadi pada dirinya dan satu makna dari kata user yang disebutkan Henry beberapa hari yang lalu, tapi sebanyak apapun dia memohon pada Henry untuk memberitahukannya, laki-laki manis itu terlalu keras kepala untuk menjawabnya.
Kyuhyun menghelah napas. Tapi matanya terbelak lebar saat dia menyadari sesuatu. Mungkin Henry tidak akan mengetahuinya, tapi bagaimana jika dia bisa bebas dari sini lalu mencari namja hantuk korek api itu? Mereka sama-sama makhluk unik yang pasti mengetahui rahasia akan user.
Dan kemudian Kyuhyun tenggelam dalam pikirannya mencari jalan keluar dari penjara bawah tanah ini, dari para pasukan ini, dari istana besar ini dan terutama dari King of Hearth yang entah apa alasannya mengincar dirinya dan juga makhluk-makhluk unik lainnya.
.
.
.
TBC
A/N: terima kasih sudah membaca bahkan mereview. Maaf jika masih belum bisa membalas review chingu sekalian. Akan diusakan dichpt depannya. Mind to review?
