Cast : Lee Sungmin | Cho Kyuhyun | Lee Donghae as Cho Donghae | Henry Lau | Kim Yesung | other to come
Pair : KyuMin | Slight : HaeMin, HenMin, Yemin ( Ming jadi rebutan xDD )
Rated : T
Genre : drama, romance, little bit humour
Warning : GS , OOC, typos, garing, aneh etc
A/N 1 : FF ini aku ambil dari komik yang berjudul sama karya Kotori Momoyuki, hanya saja dibikin versi KyuMin. FF yang dibikin ketika aku lagi punya banyak waktu kosong, berharap kalian juga baca FF ini kalo lagi gak ada kerjaan aja T.T Just for have fun.
How To Make a Prince
-KyuMin Version-
.
.
Cho Sun Kyu
Last Chapt :
Kyuhyun : "Minnie-ah, akhirnya aku mengetahui rahasiamu—"
Sungmin yang mendengar itu semakin membulatkan mata bunny-nya. Nafasnya seakan berhenti saat nafas hangat Kyuhyun menerpa lembut wajahnya seiring Kyuhyun semakin mendekatkan wajahnya pada Sungmin. Tanpa bisa ditahan, wajah Sungmin memerah dan jantungnya berdetak cepat saat memandang wajah tampan Kyuhyun dari jarak sedekat ini.
Sungmin : DEG DEG 'B-bagaimana ini oppa, haraboji. Aku tertangkap basah. Sepertinya tugasku benar-benar selesai sampai disini saja..'
.
.
Masih bertahan pada posisinya, Kyuhyun seakan enggan untuk melepaskan Sungmin dari penjara tangannya. Kyuhyun menatap sendu ke dalam mata Sungmin, dia sedikit mengangkat dagu Sungmin dan memperpendek jarak keduanya.
Sungmin benar-benar tercekat dengan perlakuan dari Kyuhyun kali ini.
Sungmin : 'Ba bagaimana ini? A-aku dalam keadaan telanjang begini. A-apa yang ingin dia lakukan sebenarnya?'
Kyuhyun menggesekkan pelan hidungnya dengan hidung bangir milik Sungmin, keduanya sama-sama menikmati sensasi dari pergesekkan itu. Perlahan namun pasti, Kyuhyun menyapu lembut bibir plump Sungmin yang sedikit terbuka itu. Dia memejamkan matanya merasakan lembutnya bibir pink yang sudah menggodanya dari pertama kali dia bertemu dengan Sungmin, lalu menjauhkan kembali wajahnya. Hanya detakan jantung yang tak beraturan saja yang terdengar dikeheningan yang terjadi di antara keduanya setelah itu.
Sungmin : DEG DEG DEG 'Ky-Kyuhyun-ah..'
Kyuhyun : "Sungminie-" *menatap serius* "Rahasiamu jadi ketahuan deh.. Hehehe.." *muka kembali cengengesan menggoda seakan tak terjadi apa-apa*
Sungmin : "E-Eh?" *shocked*
Sungmin terlalu terkejut dengan perubahan sikap dan respon Kyuhyun. Tiba-tiba dia merasa kepalanya benar-benar terasa berat, dia merasa sekelilingnya menjadi gelap. Karena sudah tidak bisa menahan debaran di dadanya dan keterkejutannya, dia pun jatuh pingsan.
.
.
***Di Kamar***
.
.
Sungmin : #BRAK "Hosh..hosh.. Rupanya ciuman tadi hanya mimpi ya? Omo. Ada apa denganku? kenapa bisa-bisanya bermimpi seperti itu?" / DEG "Tapi bagaimana ini. Kyuhyun sudah tahu kalau aku menyamar sebagai Jungmin oppa.." *menghela nafas dengan wajah yang semakin memerah*
Choco : "MUKI-KYUU!" *mengerang tidak suka*
Sungmin : "Choco, kamu kenapa?" *melihat kearah yang ditunjuk Choco dan terkaget* "KYAAAA! APA-APAAN INI!"
.
.
***On the Beach***
.
.
~~On Dongahe's Mind~~
.
Donghae : "Langit biru, pasir putih, pulau tak berpenghuni, waktupun dilupakan. Tapi, tidak ada yang bisa mengalahkan kecantikanmu dalam baju renang, Sungminie.." *menggenggam erat tangan Sungmin* *tatapan cinta*
Sungmin : "Donghae, berikan aku satu ciuman musim panas.." *tatapan sendu yang menggoda*
Donghae : *menarik Sungmin mendekat dan menggapai bibirnya, lalu..*
.
~~Back to The Real Life~~
.
Donghae : 'Lalu selanjutnya, kita akan... ufufufu Sungminie~~' *berimajinasi liar dengan muka mesum*
Siang ini langit di pantai sangat cerah. Langitnya tampak sangat biru tanpa ada awan yang menghalangi. Deburan ombak menambah suasana tenang di pantai ini. Suasana yang sangat cocok untuk bersantai.
Henry : "Fishy, berhenti! Jangan mesum! Hem, ngomong-ngomong, Minmin bakal pakai baju renang punya siapa ya?" *menginterupsi day dreaming Donghae*
Yesung : "Yang pasti bukan baju renang dari si bodoh itu! Memangnya kamu mau mempermalukan Sungmin eoh, Hae? Keterlaluan"
Donghae : "Siapa yang bodoh?! Henry-ah, punyamu terlalu kekanakan! Dan lagi Yesungie! Memangnya kamu nggak sadar kalau baju renang darimu itu paling maniak?" *karena kesal langsung balik nyerang begitu dikatain*
Hen dan Ye : "HEEEGH!" *shocked mendapat balasan skak matt dari Donghae*
Donghae : *pasang muka cool karena ngerasa menang*
Henry : "Nggak kekanakan kok.." *protes kesal dengan wajah lucu*
Yesung : *jatuh berlutut dengan wajah menunduk* "M-masa i-iya sih? ahhh-" *kecewa*
Kyuhyun : "Sudah, sudah! Kita tunggu saja sampai Sungmin datang. Kita kan sudah taruhan, yang baju renangnya dipakai Sungmin, dialah yang boleh bersama Sungmin sesuka hatinya di pulau tak berpenghuni ini." *nyengir setan*
Donghae : "Benar juga.."
Yesung : "Sesuka hatinya ya.."
4 iblis: "Nyehehe.. *menyeringai dan berpikiran mesum*
Tanpa mereka sadari, percakapan dan ide mesum mereka terdengar sampai ke tempat Sungmin mengintip yaitu di balik kaca jendela pondok kamar Sungmin yang menghadap langsung ke pantai.
Sungmin: "Omo! Jadi begitu maksud mereka! Dasar setan mesum! Mereka sampai menyiapkan boneka manequinku segala! / Kyaaa!" #KAATS *muka memerah antara malu dan menahan marah*
Di depan pintu kamar Sungmin, sudah terdapat empat boneka manequin yang berjajar dan sangat mirip dengan dirinya, yang masing-masing dari keempat boneka itu memakai pakaian renang berbeda yang teramat seksi. Bertuliskan 'To Sungmin With Love' dengan deskripsi seperti:
Boneka manequin 1 : From Henry. Boneka yang memakai pakaian renang yang sangat lucu dan terkesan kekanakan. Dengan atasan tanpa lengan berenda berwarna putih cerah ditambah polkadot kecil dan pita mungil ditengahnya. Rok mini berenda dengan warna senada. Dan terdapat pita sebagai aksesoris pemanis di rambut manequin Sungmin yang dikuncir dua.
Boneka manequin 2 : From Yesung. Boneka dengan baju renang hitam bertali spagetti super ketat yang dengan sangat jelas mencetak dua buah dada manequin Sungmin yang ukurannya besar.
Bonequin 3 : From Donghae. Boneka dengan baju renang bra bertali tipis yang hanya menghubungkan kerang sebagai penutup puting payudara manequin Sungmin. Dan celana super kecil dan tipis yang hanya menutupi bagian kewanitaan manequin Sungmin.
Boneka manequin 4 : From Kyuhyun. Boneka dengan baju renang terekstrim dari ketiga lainnya. Baju renang yang hanya menggunakan dua tali yang dihubungkan dari leher melewati dua puting manequin Sungmin sebagai penutupnya, sampai bagian bawah yang akhirnya bersambung menjadi celana berbentuk segitiga kecil yang hanya menutupi kewanitaan Sungmin dari tali tersebut. Baju yang berfokus untuk memamerkan payudara, punggung dan bokong padat Sungmin.
Diantara 4 manequin yang berjajar, terdapat papan dengan tulisan 'Ganti bajumu dengan baju yang kau sukai ya uri Sungminie :* '
Manequin itu ditiru dengan benar-benar sangat mirip dengan aslinya, sampai ukuran dadanya sama dengan milik Sungmin sendiri. Hal ini juga yang membuat Sungmin terkejut begitu bangun dari tidurnya.
Sungmin: "Ukh! Mereka itu benar-benar tidak jauh dari para pangeran mesum! Memangnya kapan mereka masuk? Padahal pintunya sudah kukasih gembok banyak begitu!" *menggeram menahan malu dan marah*
Sungmin yang sudah tidak tahan akhirnya keluar dari kamarnya dan menemui keempat iblis disana.
Sungmin : "Tunggu dulu! Apa-apaan ide gila kalian itu! Jangan bicara seenaknya sendiri saja, dong! Lagipula, kita ke pulau ini bukan untuk bermain-main!" *protes tidak setuju*
Kyuhyun : "Iya, kau benar. Kita datang kesini atas perintah dari Jungmin untuk memperbaiki pondok sekolah yang ada di pulau ini. Tapi, Jungmin saja tidak ikut serta, jadi nggak apa-apa kan kalau kita main-main sebentar, Lee Sungmin?" ucapnya telak dengan memamerkan senyum setan yang menakutkan.
Sungmin : #Dueng "Aaaa..?" *shocked dengan raut kalah dan gugup*
Kyuhyun: "Kalau kamu pakai baju itu seharian, taruhannya dibatalin juga nggak masalah loh, Min." lanjutnya yang dibarengi anggukan setuju oleh ketiga iblis lainnya.
Tanpa Sungmin sadari, dia keluar dari kamar hanya dengan mengenakan kemeja putih tipis sepangkal paha tanpa memakai celana. Tiba-tiba saja, angin pantai berhembus dari samping. Dan itu membuat baju yang ia pakai terangkat dan semakin memperlihatkan paha putih milik Sungmin di depan keempat namja mesum ini.
Sungmin: "Eh? KYAAAH!" dengan cepat dia berlari kembali ke dalam pondok kamarnya dan membanting pintunya keras. Dia memerosotkan tubuhnya menahan debaran dadanya.
Choco : "Kikyuuu? (kau baik-baik saja Minnie?)"
Sungmin: "Khh! Mereka sungguh keterlaluan! Bagaimana ini? Ternyata Kyuhyun mau mengancamku supaya aku mengikuti permainnya! Seharusnya aku tidak datang ke pulau selatan ini. Kalau rahasiaku ketahuan oleh 3 lainnya, di sini aku... Apa mereka akan menghabisiku?" *mikir macem-macem* "Nggaaaak!"
Tiba-tiba pandangannya teralih ke arah empat boneka manequin tadi. Dan dia mulai berpikir.
Sungmin : "Mungkin kalau aku mengikuti permainan mereka dan memakai salah satu dari baju renang itu, aku akan selamat! Dan Kyuhyun tidak akan membongkar rahasiaku. Tapi... Memakai salah satu dari baju renang itu...? GYAAAAAAH / " Sungmin berteriak kali ini lumayan keras hingga keempat namja yang berada diluar dapat mendengarnya.
Donghae : "Dengar, sepertinya dia senang tuh." *tertawa puas mendengar jeritan Sungmin*
Kyuhyun : "Kau benar Hae-" *berlalu dengan senyum tak terbaca di wajahnya*
Donghae : 'Ng? Kyuhyun-ah?' Donghae merasa ada yang salah dengan Kyuhyun kali ini.
.
.
***Back to Sungmin Side***
.
.
Sungmin : "Aish! Cho Kyuhyun itu benar-benar yang paling menakutkan diantara semua! Di hari pertama aku masuk ke asrama pun sama, Kyuhyun selalu terlihat menakutkan! Walau aku berhasil membimbing mereka di hari pertama dan rencana liburan gila mereka yang melibatkan banyak siswa berhasil kugagalkan, tapi tanpa disangka malam harinya penyamaranku terbongkar oleh Kyuhyun! Kyaaa Mana sepertinya dia sudah melihat tubuhku lagi A" *jerit gaje*
Choco : "Kikyuuu.. (bertahanlaaah..)"
Sungmin : "Tapi, untuk kali ini hanya main saja sih, mana bisa ada bimbingan." #fiuuh *ngelus Choco* "Tapi, pondoknya sudah rusak seperti ini..." *melihat sekeliling* "Apa jangan-jangan kelanjutan sekolah memang sedang terancam? HUUMF! Pokoknya! Aku harus berusaha, apapun caranya untuk membuat mereka jadi pangeran sempurna! Aku harus memilih baju renangnya sekarang!" *tekad membara*
Choco : "Kikyu-kiiii! (fightiiing!)"
.
.
***Outside Place in The Beach***
.
.
Donghae : "Langit biru, pasir putih, pulau tak berpenghuni, waktu pun dilupakan. TAPI KENAPA?! Sungminie, apa kamu mau membuat kenangan musim panas dengan baju seperti itu saja? *nangis bombay*
Sungmin : "Iya! Kita langsung bersihkan dan perbaiki pondoknya ya!" *berujar ceria*
Akhirnya Sungmin memiliki rencana lain. Dia keluar dengan mengenakan pakaian biasa. Dengan baju atasan ketat beresleting, tapi baju itu tetap mencetak jelas payudara besar Sungmin, dan celana selutut. Ditambah dengan rambutnya yang diikat bergelung keatas, memamerkan leher putih Sungmin. Walau sederhana, tetapi tetap tidak menghilangkan image seksi dari seorang Lee Sungmin.
Sungmin : "Aku berjanji kita akan bermain setelah memperbaiki pondok. Lagipula, aku sudah pakai baju renangnya kok." *malu-malu saat mengucapkan itu*
Donghae : "Uwaa-" *mata berbinar* "Sungmin, ternyata kamu paham juga apa mau kami. Tapi, dengan DNA selebritis yang kami punya, kami nggak paham dengan kata "membersihkan". Sudah, ayo cepat ganti baju mu, mengganggu saja!" *berusaha membuka resleting baju Sungmin*
Sungmin : "KYAAA! Apa yang akan kau lakukan?!"
Henry : "Dasar mesum! Makan nih bulu babi!" dari dalam tepi laut muncul Henry yang langsung melempar 4 bulu babi pada Donghae hingga akhirnya dia jatuh terkapar.
Sungmin : "E-eh?" *melongo*
Henry : "Minmin! Kita tangkap bulu babi sama-sama yuk!" *membuka kacamata renangnya*
Sungmin : "Omo Jun! Sejak kapan kamu berenang? Ayo balik kesini, dan kita bersihkan pondok!" =.=" *sweatdrop*
Yesung : "Biarkanlah Min, kamu bakal capek sendiri kalau meladeni mereka. Nih, minum jusnya!" *menyodorkan segelas jus segar*
Sungmin : "Ah! Go-gomawoyo, Yesungie~" *menerimanya dengan memberikan senyum terbaiknya*
Yesung : DEG DEG *terpesona melihat senyum Sungmin* #BRUUATS *mimisan* #Gubrak *jatuh pingsan di sisi Donghae*
Sungmin : "Y-yah! Kalian berdua jangan pingsan. Ayo bersihkan!" *memelas cape*
Kyuhyun : "Puih! Kekekek" *terkikik geli*
Sungmin : DEG "Mwo!" *melihat ke arah Kyuhyun*
Kyuhyun : "Ternyata benar, kalau nggak ada Jungmin semuanya jadi cuek dan tidak mau menurut ya?" *senyum mengejek*
Sungmin : 'Apa? Ternyata dia menantangku!' *muka mengeras* "Yah! Kalian yang serius dong! Kalian ini pangeran kan?! Sekolah sendiri harus dibersihkan dengan tangan sendiri! Kalau gitu aja nggak bisa, KALIAN DIUSIR DARI SEKOLAH!" *memasang muka galak walau masih terlihat manis*
4 iblis : "Mwoo?!" *terlonjak kaget dan langsung berhenti bermain-main*
Sungmin : "Donghae, sikat lantainya! Yesung, potong rumput! Henry, pungut sampah!" *memerintah galak*
Donghae : 'Se-selebritis kayak aku pegang kain pel? Apa-apaan ini? Tapi aku juga nggak mau dibilang bukan pangeran!' *muka frustasi menakutkan dengan kain pel ditangannya*
Yesung : 'Pedangnya jadi cerulit?! Nenek moyangku bisa nangis!' *menjerit dalam hati sambil meratapi cerulit di tangannya*
Henry : 'Pegang beginian kan nggak manis! Kalau nggak manis bukan aku namanya!' *hampir menangis dengan menjinjing plastik sampah di tangannya*
Sungmin : "Lalu Kyuhyun, kamu perbaiki atapnya!" *agak gemetar saat memerintah Kyuhyun*
Kyuhyun : *melirik Sungmin dengan pandangan menusuk* "Hoh! Bagus sekali. Apa kamu sadar bagaimana jadinya kalau memerintahku seenaknya? Kau mau melawanku?" *wajah evilnya berubah tambah mengerikan*
Sungmin : "Ka-kalau nggak mau, kamu diusir dari sekolah!" *bulir-bulir keringat mulai turun*
Yesung : "Gawat! Kyuhyun jadi marah! :o "
Donghae : "Wah, dia meledak tuh!"
Henry : *menatap takut ke arah Sungmin dan Kyuhyun yang saling melempar pandangan menakutkan*
Sungmin : *tetap menantang ke dalam mata Kyuhyun yang menatapnya tajam dan menakutkan, walau iris matanya mulai bergerak-gerak ketakutan* 'Gyaaa! O-ottokhae? Aku takut, sangat takut-' *menyerah dengan memejam erat matanya*
Henry : "Aduduuh! Sakit"
Sungmin : "Eh?" *melihat ke arah Henry*
Henry : "Bulu babinya keinjak, lihat.." *terduduk dengan muka meringis sambil memperlihatkan telapak kakinya yang mengucurkan warna merah pekat*
Sungmin : "Omo, Henry! Darah yang keluar banyak sekali!" *menatap khawatir dan langsung menghampiri Henry*
Donghae : "Ya! Henly-ah! Kamu ini kenapa sih! Bulu babi saja ribut banget! Tadi kamu lempar ke aku juga kan? 4 ekor lagi!" *berbisik pada Henry*
Henry : "Ugh!" *menatap Donghae tajam* "Huwaa sakiiit, sampai nggak bisa jalan nih~~" *merintih manja dan langsung menubrukan dirinya pada dua dada Sungmin yang kenyal*
Sungmin : *sedikit kaget* "Tahan ya Henry. Aku akan mengobati lukamu.." *mengusap punggung Henry*
Henry : *melirik dengan tatapan pamer pada Donghae sambil semakin membenamkan wajahnya di dada Sungmin*
Donghae : =A=" 'Da-da dada.. Dasar bocah sialan itu!' *membatu melihat Henry* "Aduuuh! Aku juga menginjak bulu babi niih! Sungmin-ah aku butuh sandaranmu.." *memegang satu kaki sambil meloncat-loncat tak karuan*
Yesung : "Hae-ah, Mochi lagi terluka begini, jangan pura-pura!" *bentak dengan gemas*
Sungmin : "Iya! Itu tidak lucu!"
Kyuhyun : *menemukan sesuatu yang janggal* "Henry-ah! Darahmu itu, jus di gelas ini kan?" *memperlihatkan gelas kosong yang ada di belakang punggung Henry*
Henry : GLEK! *muka tegang* "Hehehe.. Maaf!" *nyengir bersalah pada Sungmin* "Tapi benar kok, aku terluka menginjak bulu babi.."
Sungmin : 'Sampai Henry juga...' *muka ditekuk kecewa lalu berdiri perlahan* "Kalian tega sekali. Kalian membohongiku. Kenapa kalian selalu saja mempermainkan perasaan orang lain?" *berucap lemah*
Kyuhyun : "Jadi begitu? Kau tidak suka kami permainkan? Lalu bagaimana denganmu? Sungmin-ah, aku tidak menyangka kau sebegitu tidak sukanya dengan kebohongan." *berujar datar tapi tetap tidak mengurangi pandangan tajam matanya*
Sungmin : DEG DEG *speechless* 'Ky-kyuhyun, kenapa? A-apa maksudmu?' *menatap Kyuhyun dengan tubuh bergetar*
Donghae : "Kyu! Kamu ini bicara apa?" *mencoba menengahi keanehan antara Kyuhyun dan Sungmin*
Kyuhyun : "Memangnya kamu pikir mengubah orang jadi pangeran itu segampang memperbaiki rumah bobrok dengan alat? Pangeran apanya! Nggak disuruh juga, kalau hanya atap bisa kubetulkan kok!" *berlalu meninggalkan keheningan diantara keempat orang yang berdiri disana*
.
.
***Di dalam Ruangan***
.
.
Sungmin sedang mengganti bola lampu ruangan di salah satu pondok itu dengan perasaan kalut. Sedikit demi sedikit, rintik hujan mulai turun membasahi pasir putih di luar sana. Sungmin menangis saat mengingat kembali perdebatannya dengan Kyuhyun siang tadi.
'Sungmin-ah, aku tidak menyangka kau sebegitu tidak sukanya dengan kebohongan.'
'Kalian ini pangeran kan!'
'Pangeran apanya!'
Sungmin : "Sesungguhnya aku sangat takut.. Hiks.. Kalau hanya menaikkan nada suara saja, kesannya seperti memaksa ya. Aku harus bagaimana sekarang? Tuh kan, mana mungkin aku bisa membimbing mereka."
Sungmin kembali merenung, dia merasa dirinya telah gagal dalam menjalankan tugasnya. Dia terus menangis hingga tidak menyadari bahwa ada orang yang memperhatikannya dibelakangnya.
Donghae : "Sungmin-ah, kamu kenapa?"
Sungmin : "Ah! D-donghae, a-ada debu yang masuk ke dalam mataku.." jawab Sungmin gugup dan langsung mengusap wajahnya kasar. Tapi terlambat, Donghae sudah mengetahui itu.
Donghae : "..." "Sini, biar aku saja yang kerjakan." *mengambil alih bola lampu yang sebelumnya dipegang Sungmin dan memasangkannya*
Donghae : "Tuh, beres kan.." *tersenyum pada Sungmin*
Sungmin : "Ne! Go-gomawo Donghae-ssi." *tersenyum sekilas lalu membalikan badannya* 'Gawat! Bisa ketahuan kalau aku nangis nih!'
Donghae : "Kamu kenapa dengan Kyuhyun, hm?" *membawa Sungmin menghadap padanya dan tersenyum lembut* "Aku mengerti. Kyuhyun itu sepupuku. Kami sudah lama selalu bersama, sedikit banyaknya aku mengerti sifatnya. Kyuhyun yang biasanya selalu tenang dan hanya diam, tapi dia menanggapimu sampai seperti itu-" *mengelus pipi Sungmin lembut*
Sungmin : 'D-Donghae-ah..' *blushing*
Donghae : "Aku dan Kyuhyun, sebagai penerus perusahaan raksasa Cho Corporation, kami memanggul harapan banyak orang. Sedikit saja kami melakukan sesuatu yang menyimpang dari harapan perusahaan, mereka semua pasti akan kehilangan kepercayaan pada kami. Tapi aku tahu, mereka hanya ingin yang terbaik untuk kami." *membawa Sungmin duduk di lantai* "Kalau aku sih memang tidak terlalu pintar, beda dengan Kyuhyun yang bisa dikatakan jenius. Jadi, mungkin mereka sudah menyerah soal aku dan lebih memperhatikan Kyuhyun. Tapi, sejak dulu Kyuhyun selalu bersama denganku. Dan satu hal yang aku paham dari dirinya.." *sedikit melirik ke arah jendela setelah mendengar bunyi hujan yang semakin deras*
Sungmin : "Eh? Hal apa itu?"
Donghae : "Dari dulu Kyuhyun tidak pernah menunjukkan isi hatinya terang-terangan pada orang yang tidak dipedulikannya. Tapi melihatnya tadi bersikap seperti itu padamu, aku jadi paham kalau kau sudah jadi sosok khusus bagi Kyuhyun, Min-ah! *tersenyum meyakinkan*
Sungmin : "Heeh? J-jinja? *terkejut dengan muka memerah samar*
Donghae : "Iya, tidak salah lagi. Tapi kami semua juga sama kok.. Kalau bukan karena kamu, mana mau kami beres-beres.." #fuih
Sungmin : *muka tambah memerah*
Donghae : "Nah sekarang.. Kembalilah bersemangat Sungminie! Lalu kita kembali ke pondok utama. Sebentar lagi semuanya pasti sudah menyelesaikan tugasnya." *berdiri dan mengulurkan tangannya pada Sungmin*
Sungmin : 'D-Donghae, apa dia sedang berusaha menyemangatiku?' *mematung menatap uluran tangan dan wajah tampan Donghae bergantian*
Tiba-tiba diluar ruangan itu terdengar derap langkah tergesa-gesa yang semakin mendekat. Lalu si pemilik langkah itu mendobrak pintu tersebut. Dan entah bagaimana, akibat dari dorongan paksa itu menyebabkan Sungmin jatuh menimpa Donghae dengan posisi Sungmin memeluk leher Donghae dibawahnya.
Hae & Min : "Kyaaaa!" "Waaa!"
Yesung : "Sungmin-ah? Neo gwaenchana? Yah, Donghae-ah! Kau ada disini juga!" si pendobrak yang ternyata adalah Yesung kaget dengan posisi HaeMin yang menurutnya sangat ekstrim.
Sungmin : "K-KYAAAA!" *menjerit dengan wajah memerah melihat jarak wajahnya dengan Donghae begitu dekat*
Donghae : "Ah, padahal lagi seru nih. Min-ah, sudah lakukan saja sesukamu-" *muka pasrah diselingi mesum*
Yesung : "Yah! A-apa yang kalian berdua lakukan?! Keadaan lagi gawat tau! HENRY PINGSAN!"
.
.
***In One Room***
.
.
Yesung : "Panasnya semakin tinggi. Jangan-jangan dia terinfeksi karena luka bulu babi tadi." *menyentuh dahi Henry yang memejamkan matanya seperti menahan sakit*
Sungmin : "Henry-ah.." *beranjak mendekati kasur tempat Henry tidur dan menggenggam erat tangannya dengan khawatir* 'Coba aku bawa cairan disinfektan kesini..'
Yesung : "Harus segera kita bawa ke rumah sakit dan diperiksakan dokter."
Donghae : "Kamu sudah telepon ke sekolah utama?"
Kyuhyun : "Gara-gara badai, teleponnya jadi nggak tersambung." Semua tampak sangat khawatir dengan keadaan si 'bungsu' Henry.
Sungmin : "Kenapa bisa jadi seperti ini?" *semakin khawatir dan menyeka keringat dingin di dahi Henry*
Henry : "Ini pasti hukuman gara-gara tadi aku membohongi Minmin. Hehe.." *senyum lemah*
Sungmin : "Anio Henry-ah, tidak seperti itu.. :'o "
Donghae : "Kita harus pulang sekarang! Sekolah utama kan gak terlalu jauh dan lagi disini ada perahu kan?!"
Kyuhyun : "Sebaiknya jangan! Kalau sedang badai begini, air lautnya meninggi, jadi akan sangat berbahaya kalau kita menyebranginya."
Donghae : "Mwo? Teman sedang sekarat begini, mana bisa kita hanya diam saja!"
Kyuhyun : "Aku bilang itu mustahil, Cho Donghae! Apa kau tidak lihat badai besar di luar? Itu sangat berbahaya! Atau kalian ingin mati bersama-sama?" *muka tegas*
Yesung : "Cho Kyuhyun! Apa kau serius? Kalau kita tidak segera bergerak, Henry akan-"
Donghae : "Lalu apa rencanamu Kyu?" *memotong ucapan Yesung dan sedikit menenangkannya*
Sungmin : "Kyuhyun-ah.. :o " *menatap penuh harap*
Kyuhyun : "Tidak ada.." *melirik tajam* "Pokoknya kita hanya bisa menunggu badai ini berlalu." *keluar meninggalkan tiga orang disana yang semakin panik*
Donghae : "Yah, Cho Kyuhyun!"
.
.
***Outside Place***
.
.
Donghae yang sudah sangat khawatir dengan kondisi Henry, akhirnya memilih nekat untuk melawan badai dan membawa Henry ke dalam perahu rakit boat kecil yang ada di tempat itu. Dalam seketika tubuh mereka basah oleh guyuran hujan yang amat deras.
Yesung : "Mwo? Hanya ada perahu seperti ini?" ujarnya dengan berteriak karena deburan ombak dan derasnya hujan seakan meredam semua suara.
Donghae : "Ini lebih baik daripada tidak ada satupun! Ayo kita berangkat!" semuanya telah menaiki perahu termasuk Henry yang tubuhnya dibalut oleh selimut tebal.
Sungmin : "Tunggu Donghae! Bagaimana dengan Kyuhyun?"
Donghae : "Tidak ada pilihan lain! Aku hanya ingin menolong Henry!" *mencoba untuk menghidupkan mesin perahu*
Sungmin : "Henry-ah, apa air hujannya terasa dingin?" *bertanya khawatir pada Henry dan semakin mengeratkan lilitan selimut di tubuh Henry*
Henry : "Iya. Tapi aku tidak apa-apa kok Minmin. :'D " *tetap berusaha tersenyum walau nafasnya semakin memburu kedinginan*
Donghae : "Sip! Mesinnya sudah hidup, kita berangkat sekarang!"
Tidak lama kemudian perahu kecil itu mulai meninggalkan pantai. Perahu itu berjalan tidak mulus, karena ombak yang tidak stabil selalu menerjang perahu yang mereka naiki dengan silih berganti. Melihat Henry yang menggigil kedinginan, Sungmin lalu memeluk Henry erat seolah melindunginya dari guyuran hujan.
Sungmin : 'Kumohon Tuhan! Selamatkan kami sampai tiba di tempat tujuan x'O ..'
Baru mencapai beberapa meter dari pantai, tiba-tiba ombak besar dan tinggi menghadang perahu yang mereka tumpangi. Yang sontak membuat mereka bertiga terkejut melihat ombak tinggi itu.
Donghae : "SEMUANYA! BERPEGANGAN DI PERAHU!"
Sungmin : 'HENRY!' *memeluk Henry semakin erat*
Dan benar saja ombak ganas itu menghantam dengan keras perahu yang mereka tumpangi. Sementara Donghae dan Yesung berpegangan pada perahu, Sungmin yang memeluk Henry untuk melindunginya dari hantaman ombak menghilang! Karena dia tidak berpegangan pada perahu, akhirnya dirinya sendiri yang terbawa arus ombak dan terseret ke dalam laut.
Donghae : "Kalian tidak apa-apa?" *membuka mata dan terbatuk setelah terkena hantaman ombak* Eh?" *sadar ada yang kurang*
Yesung : "Sungmin?"
Donghae : "SUNGMIN-AH!"
Yesung : "Sial! Apa dia terbawa ombak?"
Donghae : "Ayo kita cari!" tanpa pikir panjang mereka langsung melompat ke dalam laut dan mencari Sungmin. Tetapi mereka urung melakukan itu setelah mendengar jeritan Henry yang ternyata ikut terjatuh ke dalam air, mereka berbalik menolong Henry.
.
Di waktu bersamaan, di menara tertinggi pondok di pulau terpencil itu, Kyuhyun sedang berusaha menghidupkan dan menyambungkan radio panggil yang ada di dalam sana.
Kyuhyun : "Yesseu! Akhirnya tersambung juga radio panggil ini! Sekarang kita bisa memanggil bantuan!" *tersenyum penuh kelegaan akan usahanya*
Choco : "Kikyukiiii Kikyukikyu!" *mencakar-cakar kaca jendela mencoba menunjukkan sesuatu*
Kyuhyun : "Ng? Ada apa Choco?"
Kyuhyun mengikuti arah tunjuk Choco, dan betapa kagetnya Kyuhyun melihat perahu yang ditumpangi teman-temannya diterjang oleh ombak besar. Dan ia pun melihat Donghae dan Yesung yang melompat ke dalam laut.
Kyuhyun : "Mereka! Pasti telah terjadi sesuatu! Aku harus segera menolongnya!" Kyuhyun pun berlari secepat yang ia bisa.
.
Sementara itu di dalam air laut, Sungmin berusaha sekuat tenaga untuk berenang naik ke permukaan. Tetapi di saat bersamaan pula, baju yang dikenakan Sungmin tersangkut sesuatu yang membuat bajunya robek karena ditarik paksa. Arus yang sangat kuat pun, terus menyedot Sungmin semakin jauh ke dalam dasar. Itu membuatnya harus berenang lebih keras karena harus melawan arus.
Sungmin : 'Bagaimana ini? Baju ku robek!' 'Ukh! Arusnya kuat sekali aku tidak bisa berenang naik' 'Seseorang.. Ku mohon, tolonglah aku...' *memegang lehernya karena sudah kesulitan bernapas*
Samar Sungmin melihat siluet seseorang berenang menghampirinya.
Sungmin : 'Si...a...pa? Ky-kyuhyun?' entah kenapa Sungmin beranggapan orang itu adalah Kyuhyun.
Perlahan orang itu berenang mendekati Sungmin. Ia menarik Sungmin mendekat padanya. Tangan kanannya meraih pipi Sungmin, sementara tangan satunya mendekap pinggang Sungmin erat. Sungmin pun refleks melingkarkan tangannya pada leher si penolong sebagai pegangan karena dia sudah lelah, dan menutup matanya saat wajah orang itu semakin mendekat padanya. Sampai akhirnya si penyelamat itu mencium Sungmin. Menciumnya semakin dalam. Dan semakin menekan wajah Sungmin padanya. Ya, ini bukan ciuman biasa, tetapi si penolong itu memberikan napas buatan pada Sungmin. Hingga akhirnya Sungmin tetap kehilangan kesadarannya. Lalu dia menarik tubuh Sungmin naik ke permukaan.
.
.
***In Ming's Room***
.
.
Henry : "Minmin, kau sudah sadar?"
Choco : "Kikyuuu? (kau baik-baik saja?)"
Sungmin : *Membuka matanya yang terasa berat dengan perlahan* "Ngh.. Aku? Dimana ini? Ah! Henry! Panasmu-?" *terperanjat khawatir*
Henry : "Tenang Minmin, kau tetap berbaring saja. Panasku sudah sembuh kok! Minmin, gomawo ya kau sudah melindungiku dari ombak sampai kau sendiri yang hampir tenggelam. Dan apa kau tahu? Saat aku sadar, kita berlima sudah ada di pantai dan diperiksa oleh dokter yang dipanggil Kyuhyun lewat radio panggil."
Sungmin : "Begitu kah? Syukurlah.." *tersenyum melihat Henry yang sudah kembali bersemangat* 'Dokter yang dipanggil lewat radio panggil ya? Jadi kau yang menyelamatkan kami Kyu?'
Henry : "Sebenarnya Kyuhyun itu orang yang sangat baik. Tapi kalau lagi marah dia memang kelihatan serem banget! Kayak gini nih mukanya.. " *menirukan wajah seram Kyu saat marah*
Sungmin : "Hihi, kau ini ada-ada saja Henry" 'Ah! Jangan-jangan saat itu juga?' *teringat sesuatu* "Jadi pada waktu itu juga untuk mengalihkan kemarahan Kyuhyun, kamu berpura-pura kakimu berdarah ya Henry?" *bertanya memastikan*
Henry : *terkejut* Eh? Ng-nggak tahu ah! Aku bawakan bubur dulu ya Minmin." *berlari keluar tergesa dengan wajah memerah*
Sungmin : "Aigoo Henry. Kau manis sekali ^.^ "
.
.
***At the Beach***
.
.
Donghae dan Yesung tengah terduduk di atas pasir putih, menikmati indahnya matahari sore yang memantulkan sinarnya pada air laut. Setelah diperiksakan oleh dokter, mereka berinisitif untuk menyelesaikan perbaikan pondok yang sempat tertunda sebelumnya.
Donghae : "Fiuuhh, akhirnya. Pondok ini selesai diperbaiki juga."
Yesung : "Sungmin memang memiliki semangat dan keberanian yang berbeda. Dan tekadnya itu rupanya telah menular pada kita yang dulunya pemalas ini. Apa dia sudah siuman? Berkat dia, Henry jadi terlindungi walau dia yang berkorban."
Donghae : "Dan lagi, dasar si Cho Kyuhyun itu! Kalau dia menemukan radio panggil seharusnya dia bilang pada kita dong! Aku pun pastinya tidak akan melakukan hal nekat seperti semalam."
Yesung : "Aku yakin dia pun awalnya tidak tahu kalau menara di pondok yang bobrok ini memiliki radio panggil. Aku juga yakin dia pasti sama paniknya seperti kita semalam. Mungkin dia nggak ingin kita berharap banyak pada awalnya."
Donghae : "Sepertinya begitu sih. Tapi apapun itu, si setan kecil itu telah menyelamatkan kita." *tersenyum lembut*
Yesung : *melirik Donghae sekilas lalu ikut tersenyum melihat deburan ombak yang menjadi objek pandang mereka*
.
.
***Back to Ming's Room***
.
.
Kyuhyun : "Gimana, kau sudah baikan Min?" *muncul dari balik pintu kamar*
Sungmin : 'Ky-kyuhyun!' *sedikit terkejut dan gugup* "Kyuhyunie, jeongmal gomawo! Henry bilang kau yang sudah memanggil dokter lewat radio panggil :D Berkatmu kita semua selamat!" *mengucap terimakasih dengan wajah manis berseri yang bersemangat*
Kyuhyun : "E-eh? Kamu itu benar-benar ya Min!" *sedikit gugup melihat cantiknya wajah Sungmin dan mengalihkan pandangannya ke arah lain*
Sungmin : "Eung? Aku kenapa?" *tanpa sengaja mengeluarkan aegyonya dan menatap Kyuhyun heran* "Nggh, tapi Kyu. Kenapa kamu masih diam saja soal rahasiaku yang menyamar?" *memelas menatap Kyuhyun*
Kyuhyun : *tersenyum* "Setiap orang juga pasti punya rahasia yang tidak ingin diketahui oleh orang lain. Lagipula, sepertinya ada bagusnya juga kalau aku tetap diam soal rahasiamu." *mendekat perlahan pada Sungmin yang sedang duduk bersandar di kasurnya*
Sungmin : *menatap dalam wajah serius Kyuhyun yang terlihat sangat tampan yang semakin mendekat* "Oh, jangan-jangan orang yang menolongku waktu di air itu kamu, Kyu?" *bertanya gugup*
Kyuhyun : *hanya mengedipkan sebelah matanya* "Entahlah tapi aku jadi semakin tidak sabar, kamu akan membimbing kami jadi pangeran yang bagaimana, Jungmin palsu." *tersenyum puas*
Sungmin : DEG! 'Kyuhyunie? Jadi itu maksudnya kenapa dia masih diam soal rahasiaku o/o ?'
Kyuhyun : "Ah, ngomong-ngomong, makasih ya kamu sudah memakai baju renang dariku~ Baju yang kamu pakai waktu itu robek sih, aku jadi bisa melihatnya dengan jelas." *ketawa puas sambil nunjuk dada Ming dengan nakalnya*
Sungmin : "Y-yaah! Apa yang kau lakukan?! / " *narik selimut untuk melindungi dadanya di balik kaos tipis yang dia kenakan*
Kyuhyun : "Hahaha. Nggak nyangka, ternyata kamu suka dengan baju yang seperti itu ya?" *pose wajah sok keren*
Sungmin : "A-aniya! Bukan begitu! Habisnya, aku benar-benar takut sih waktu itu, jadi asal pakai baju renang deh." *semakin mengeratkan selimutnya saat melihat Kyuhyun merayap semakin mendekat*
Kyuhyun : "Ya ya ya. Apapun alasanmu tetap saja aku pemenang taruhan ini karena kau memakai baju renang dariku. Dan sekarang aku akan mengambil hadiahku dengan menikmati waktu berduaan saja denganmu disini." *menyeringai mesum*
Sungmin : "KYAAAAAAA! Kyuhyun! Kau itu memang benar-benar manusia setan mesum abadi yang tidak pernah berubah! / " *semakin berteriak saat Kyuhyun mulai menindih tubuh berselimut Sungmin*
Kyuhyun : "Ayolah Minnie, kita nikmati saja. Lagipula Donghae dan yang lainnya sudah menerima kekalahan mereka. Sekarang tinggal kita nikmati berdua saja,ok? Akan kubuat kau melayang Sungminie~" *tertawa puas melihat Sungmin yang meronta dengan muka memerah sempurna di bawah kungkungan lengannya*
Sungmin : "Kau gila! Berhenti menggodaku! YAAAH! Cho Kyuhyun baboyaaaaaa! / "
Jadilah liburan yang penuh dengan hal tak terduga kali ini, diakhiri dengan teriakan dan pukulan Sungmin, serta godaan nista dari Kyuhyun =="
.
.
TBC
.
.
Karena lumayan ada yang review jadi aku lanjut deh :D
Mian ya, gak ada NC lagi kalo adapun gak mungkin, KyuMinnya aja baru ketemu #plaak xDD
Mungkin nanti di part akhir mau aku selipin nc, rencanya gitu~
Gomawo buat yang udah review semuanyaaaa~~~~~~
