Ohayou minna-sama !

Dengan saya taiyou desu alias mentari akan mempersembahkan cerita :

Blue Prince a.k.a Blue Rose

Chapter 2 : Our Fate

Disclaimer:

Cerita ini berdasarkan atas imajinasi saya yang sangat gaje (?) dan Vocaloid bukan milik saia,

Saia hanya merental mereka dari YAMAHA dan Crypton

Mohon maap jika abal, typo (keyboard saia gaje TT^TT), gaje, OOC de el el

Karena saia author baru T~Tp

Kaito POV

'what the hell' umpatku dalam hati, kucoba untuk menenangkan otakku yang sedang ngamuk ini. "saa, okaa-san" ucapku pelan lalu aku menghela napasku. "gimana?" tanya ibuku dengan Deathglare nya yang sangat mengerikan itu. "yeah... i will accompany her .." jawabku pasrah.

.

.

.

'aha! Aku ada ide~!'

Di garasi

"hei, akaito !" panggilku

"yes, whats up ?" ucap si Akaito

"lakukan perintah ku ya !" ucapku lalu mendekat dengan Akaito, dan membisikkan rencanaku ini.


Miku POV

"teretet... teretet... tet... tot... titt... teretiiit..."

Terdengar suara alarm ku yang berasal dari bbku, mungkin para pembaca bingung 'kenapa suara alarmku se freak ini ?'. jawabannya agar aku terbangun, tentu saja. Hehehe...

Mungkin dari POV yang ditulis author, pembaca sudah pasti mengetahui namaku...

Yep, namaku Miku atau Hatsune Miku.

.

.

.

Setelah 3 menit aku terduduk di kasurku, akupun segera bangkit untuk memulai ritual pertama ku, yaitu mandi.

.

.

.

"huaaaaaaaah segarnyaaaa" teriakku ke arah langit bersih nan indah ini. Sekarang aku di jalan menuju sekolahku, aku tak perlu repot-repot mencari bus, karena sekolah dan rumahku begitu dekat dan hanya butuh 3 menit untuk sampai ke sekolahku.


Luka POV

Kusandarkan tubuh ini ke dinding balkon kamarku. Sekarang jam 6.30 pagi, tak usah terburu – buru kesekolah. Toh, masuknya jam delapan kok. Sekilas aku melihat mobil ferarri sport biru tua melintas di jalan raya yang ada di depan mansionku. Sejenak aku berpikir lalu, aku sadar bahwa mobil itu mobilnya Kaito. Lalu, ku pergi dengan cepat menuju ruang tamu.

"waaaah, Kaito... Luka-chan sudah menunggu!" terdengar suara ibu menggema di ruang tamu. "ah iya tante, saya mau menjemputnya, kami akan ke sekolah bersama!" ucap Kaito, yah... aku rasa suara-nya sangat formal err... di pagi ini. "Luka-chaaaan!" panggil ibu, lalu aku bergegas.

-lalu-

"saa, ikuyo !" ucap Kaito. "yosh !" ucapku semangat lalu, berjalan mengikutinya dengan riang.


"haaa~ uda jauh,maafkan saya ya, nona" ucap kaito yang kini, suaranya berbubah. Aku pun meliriknya dan melototkan mataku ketika ia menarik wig dari kepalanya. 'hee, kami-sama apakah ini mimpi, ini Kaito kan? Bukan Akaito kan' ucapku dalam hati. "maaf nona jika saya membohongi anda, tapi tuan menyuruh saya" ucap Kaito a.k.a Akaito. "huweee, ini beneran ?" ucapku terpekik. "ya..." ucapnya pelan. "BAKA, kalau gitu aku mau turun SEKARANG, CEPAT, GE PE EL !" ucapku penuh emosi, yea.. kalau ada yang membohongiku separah ini, aku tak segan segan membunuhnya, cuman orang ini adalah orang yg dipercayai Kaito, orang yang kusuka. " eh, nona... ini kan jalan tol, sepiii" ucap Akaito lagi. 'emang napa baka, masalah buat lo, udahh jangan banyak bacot... turunin saya dari sini !' pekikku dalam hati. "ah, sudahlah ini PERINTAH ATAU AKAN KULAPORKAN INI KEPADA NYONYA KAIKO!" ucapku marah, ya sangat marah sekali.


Akhirnya aku diturunkan dekat padang rumput ditepi drenaise yang besar. Yea, sekarang sudah 10 menit aku duduk disini dengan gaje. Jujur, aku menyesal akan perbuatanku tadi seandainya a-. Pikiranku terhenti saat ada orang yang mengkleksonkan mobilnya dengan keras. "yo, Luka-chan~" ucap sang pemilik ferrari sport bewarna ungu terong itu, dan kau pun tau siapa orang itu. " APA MANIAK TERONG, AKU KAN SUDAH MENOLAKMU!" teriakku keras-keras. "luka-chan, aku tau sifatmu jadi cepat naik, karena 30menit lagi masuk ! melewati tol ini aja 15 menit !" ucapnya tegas. Aku berpikir sejenak lalu , aku langsung naik ke mobilnya. "nah gitu dong~" ucapnya lagi. Entah kenapa ketika aku mendengar ucapannya yang tadi, aku merasa wajahku panas.


Kaito POV

"waa, akhirnya terlepas dari jingoku (atau disebut dengan hell) hime-sama~" gumamku lalu bersiul –siul gembira. Yep, sekarang aku lagi berhenti di perempatan menuju sekolahku karena lampu jalan belum juga menunjukkan warna hijaunya. Soal warna hijau, aku jadi rindu ama Teal Princess-ku ( miku: hoeeekss Kaito: kenapa? Miku: kata katamu alay~ kaito+author: evil smile). Setelah aku menunggu beberapa detik, lampu yang bewarna merah menjadi hijau. Ducati motor sport yang bewarna biru itupun melaju ke VocaVoca High School.


Miku POV

"hei, miku-chan~" panggil seorang gadis berambut blonde menghampiri aku. "nani (atau disebut dengan apa), Rin-chan?" jawabku, oh ya dia itu Kagamine Rin... nona muda dari Mine Kaga's Fashion (Kaga's Fashion-ku). Ayah dan ibunya lily dan leon Kagamine adalah designer papan atas yang sangat terkenal walaupun begitu, banyak yang tidak tau bahwa Rin ini begitu kaya. Nona blonde nan pendek ini (#plakk) sangat imut dan manis juga tak jarang para fotograper sering memotretnya. Namun saat Rin jadi model, ia memanjangkan rambut blonde-nya dengan rambut sambungnya. Dan satu lagi, hasil potretannya tak sampai ke Jepang, karena Rin tak mau menjadi orang yang dipuja-puja.

"nee, Len Kagamine itu keren ya!" ucapnya lagi. Yeah, Len kagamine adalah cowo shota (len: *deathglare* Author: *sembunyi*) nan imut dan playboy tingkat dewa di VocaVoca High School namun, jangan salah ia dan Rin tidak memiliki hubungan kekerabatan, karena Rin bilang kalau Len itu anak yang lahir di Amerika dan ortunya jepang-amerika tapi, ayahnya meninggal makanya namanya diubah menjadi kagamine agar ia kelihatan seperti orang jepang.

"nee, walaupun begitu aku tetap menyukai Blue princeku !" ucap Miku. "waa~ mudah-mudahan pangeranmu cepat muncul dan membawamu ke istananya dengan kuda putihnya" jawab Rin berbunga-bunga. "beh, kamu sih kebanyakan baca dongeng..." ucapku. "oh ya, kudengar dari Gumi-senpai ada murid baru lho, kelihatannya kaya dan tampan. Dan menurutku sih, mungkin ia pangeranmu, miku!" ucap Rin. "beh, dongengmu mulai lagi..." ucapku , 'tapi, seandainya itu terjadi, aku akan bahagia...' andaiku dalam hati. "nah, Miku-chan bantu aku pdkt ama Len ya... kamu kan satu ekskul dengan dia..."mohon Rin, "yep, i'll do the best for my bes-" ucapanku berhenti saat sang ketua kelas Honne Dell meneriaki kami. "Woi, Meiko-sensei datang, ayo cepat!". Dengan segera kelas kamipun menjadi lengang dan damai...

"yo, Ohayou minna!" ucap Meiko-sensei. "ohayou gozaimasu sensei!" jawab kami lalu menghormat kepadanya. "nee, sebelum kita mulai pelajaran kesenian, mari kita sambut teman baru kita..." ucap Meiko-sensei. 'sreet..' pintu kelas pun digeser. "ohayou!" ucapnya lalu ia berjalan ke samping Meiko sensei dan otomatis murid di kelas ini berdiri. "hupff... dang it, kenapa kemarin aku harus memilih kursi paling pojok dan belakang.. jadi ga nampak kan..."gumamku. "namaku Kaito shion, yoroshiku !"ucap Kaito si anak baru. "nee, Kaito kau boleh duduk di sebelah miku-chan!" perintah Meiko-sensei.

Kaito menuju kursi yang dimaksud dan ia duduk lalu otomatis murid di kelas duduk. Miku menolehkan kepalanya sambil berkata "atashi Miku hatsune desu, yoroshiku~! namae wa ?" "a-ata-tashi Ka-Kaito Shi-on!" ucapnya tergagap sih watados ajah tapi setelah beberapa detik kami berpandangan, aku menyadari bahwa ia adalah Pangeran yang kucari!.

"ano kai-'' panggilku namun terpotong oleh suara Meiko-sensei, "hei kalian, yang disana, duduk dan diamlah!". Yeah, aku sebenarnya takut dengan Meiko-sensei namun, kuberikan ia secarik kertas yang isinya:

Hei, Kaito-san!

Bagaimana jika jam istirahat ini temani aku makan siang di atas atap sekolah ?

Hohoho,

Sincerely,

Miku Hatsune

Lalu, kulihat Kaito-san mengangguk-angguk ke arahku.


Kaito POV

"atashi Miku hatsune desu, yoroshiku~! namae wa ?" ucapnya, teman sebanggkuku."a-ata-tashi Ka-Kaito Shi-on!" ucapku tergagap , karena dia adalah Hime-sama yang kucari . !

"ano kai-'' panggilnya namun terpotong oleh suara Meiko-sensei, "hei kalian, yang disana, duduk dan diamlah!". Sepertinya Himeku , salah Miku-chan takut dengan Meiko-sensei namun, ia memberiku secarik kertas yang isinya:

Hei, Kaito-san!

Bagaimana jika jam istirahat ini temani aku makan siang di atas atap sekolah ?

Hohoho,

Sincerely,

Miku Hatsune

Lalu, ku angguk-anggukkan kepalaku kepadanya.

30 menit sebelum jam istirahat pertama...

"Kaito-san, ada yang mencarimu!" ucap Kiyoteru-sensei, guru mtk yang juga merangkap menjadi wali kelas kami. 'sreet' terdengar suara pintu yang kugeser dan ku tutup lagi. Di dekat mading kelasku terdapat Akaito yang telah menungguku. "tuan ini bento nya, oh ya di atas atap sudah beres kok !"ucapnya percaya diri. "nee, arigatou demo.." ucapanku yang lembut menjadi sedikit keras. "demo?" tanya Akaitoyang juga berubah air mukanya. "demo, di atas atap jangan dihias! Hanya sederhana saja!"ucapku kesal. "go-gomen... tapi, untuk pagi ini Luka-sama sudah beres!" ucap akaito sambil mengancungkan ibu jarinya. "good job! Ya udah aku balik ke kelas, jangan lupa akan kekacauan yang kau buat diatas!" ancam Kaito, Akaito hanya mengangguk anggukkan kepalanya.

Saat jam istirahat...

"kaito-san, Ikuyo!"ucap Miku semangat. Aku berdiri dan mengikutinya, tak sampai 2 langkah kami berjalan ada perempuan blonde yang meneriaki kami. "WOI MIKU ! CHOTTO MATTE YO!"

Dan ternyata perempuan itu menghampiri kami karena ia ingin mengetahui kapan Miku-chan membantunya pdkt dengan seseorang yang bernama Len Kagamine. Dan segera saja, Miku-chan menjawabnya dengan sabar dan yang kudengar sih, mereka akan memulai itu besok. Lalu kami melanjutkan perjalanan kami dan perempuan itu sudah menjauh dengan riangnya kalau ga salah sih, namanya Rin Kagamine. Sudah 200 detik kami berjalan , kami akhirnya sampai di atap sekolah (Rin: buset -_- 200 detik!) .


"nee, Kaito –san bawa bento apa?" tanya Miku. "yea, aku membawa Ayam bakar Wong solo + Foret Noire + salad minumnya cookies and cream!" jawaku sambil tersenyum karena Miku cengo mendengar kata kata yang asing ditelinga nya. "beh, banyak banget..."ucapnya sambil menghembuskan nafasnya. "ohya Miku-san mau? Dan Miku bawa apa?" ucapku cepat cepat agar tak ada lagi keheningan yang menerpa kami. "umm... boleh, aku mah bawa ebi + tamago + onigiri! Minumannya sih standar, air putih!" ucapnya dengan nyengir. Lalu, kuberikan sebagian bentoku dan ia membberikan sebagian bentonya untukku... sungguh menyenangkan ! "huwaaa... enaknyaaa! Rasanya makanan ini meleleh dilidahku!" ucapnya tiba – tiba dengan wajah imutnya. "hohoho, bento mu juga enak kok !" ucapku sambil mengancungkan ibu jariku. "oh ya, miku-san kenapa miku membawaku kesini? Kan kita baru kenal..."ucapku to the point. "nee, sebenarnya kamu itu mirip temanku saat kecil!" ucapnya dengan wajah merona. "ya, sebenarnya itu aku...dan tentunya kau ingat dengan mawar biru itu kan?" ucapku dengan wajahku yang dihias garis garis merah. "huwee? Kamu benar-benar cowo itu?"ucapnya yang otomatis berdiri dan bergaya jurus burung bangau (?)

"yep!"ucapku singkat, padat dan jelas. "tak kusangka... padahal aku udah menunggumu lho!" ucap miku dengan watados dan lugu. "gomen lama, aku homeshooling"ucapku yang berusaha datar. "waa, homeschooling itu apaa? Seru kaga?"tanyanya antusias. "homeschooling adalah proses blajar dirumah dengan guru khusus dan tentunya itu sangat tak menyenangkan !" ucapku tegas, karena aku lumayan ga suka ama homeschooling. "nee, bagaimana kita ke kelas temanku?" ucap Miku yang entah kapan telah membereskan bekal kami dan tiba tiba saja dia menarik tanganku.

"ini takdir kita ya, kita pasti ditakdirkan untuk bersama!" Seru Miku tiba tiba saat kami menuju ke kelas. "ia..." tanggapku pelan.


Miku POV

'Pangeranku kembali !' seruku dalam hati. Suara suara yang ada di dalam hatiku terus menjerit senang saat Kaito-san mengakui kalau itu dia. akan tetapi, aku akan menge-set wajahku menjadi lugu dan polos. "hei , Miku-chan ayo pulang ! aku antar ya!" panggil Kaito-san tiba –tiba. "huwe, rumahku dekat kok !" jawabku yang agak terkejut. "hei Miku-tan ! terima ajah!" terdengar suara imut nan riang yang telah menyemangatiku dari belakang dan dia adalah Rin. "yowes..."gumamku lumayan keras. "saa ikuyo!" ucap Kaito yang menarik tanganku. Saat mataku ingin memandang matanya ia selalu membuang muka. "slamat berjuang ohime-sama!"ucap Rin yang melambai-lambaikan tangannya.

-di parkiran-

"nee, miku-chan ikuyo!" ucapnya lalu men-starter motor ducatinya. "ha-hai!"jawabku gugup, inilah pertama kalinya aku di antar oleh seorang laki-laki. "pegangan!" kata Kaito memperingatkan.

-di dekat rumah Miku-

"STOOOP!" teriakku keras dengan toa yang kuambil dari pos kamling terdekat(?). "hmm, kenapa?" jawabnya tenang lalu memelankan laju motornya. "rumahku udah dekat..." ucapku pelan. Namun, ia malah menaikkan kecepatan motornya dan menjauhi rumahku. "maaf, tapi aku ingin kita kencan sekarang !" ucapnya malu-malu . "APAAAH?" teriakku plus toa yang kuambil tadi.

TBC


Di rumah Rin...

"huahuahua, mudah-mudahan rencana yang kuberikan kepada Kaito berhasil!" ucap Rin +evil laugh.


Di sebuah taman...

"DASAR MANIAK TERONG PELUPA! JADI NYA AKU BOLOS SEKOLAH HARI INI, MANA KESASAR LAGI!" teriak Luka sambil memukulkan tuna jumbonya kepada gakupo. "GO-GOMEN, be-bentar gpsnya uda hidup aku foto dulu, AW it-ittai!" ucap Gakupo kesakitan. "nah dapat, ayo pulang !" ucap Gakupo. "ya, JANGAN SAMPAI KAU TERBALIK MELIHAT GPSNYA!" Teriak Luka marah. "ha-hai ohime –sama!" jawab gakupo takut takut. Lalu mereka tancap gas...


Saatnya balas review !

CieLen: hohoho, saia sih ingin membuat pasangan ini menjadi gaje (?) namun kalau mereka bertemu, mereka menghilangkan sifat gaje mereka. Ini lanjutannya ~ tenang, Luka tetap munafik seperti biasa *evilsmile* #ditabok + digampar Luka-sama and her fans DX

Rika chan kagamine : yes my lady ! and here my new chappi XD

tsukoyomi titi: hahaha XD tokohnya memang gaje smuanya =3 ! horas, MIKAITO! XDXDXD

all readers: selamat menunaikan ibadah puasa ! XDXDXD

Nah~ mohon maaf sekali lagi untuk para pembaca atas kesalahan saya u,u (apalagi kegaje-an cerita ini)

Review ga review itu pilihan anda smuanya...

Jika review saia akan berterima kasih sekali~
dan mudah-mudahan saia tidak hiatus dan kena writer's block plus kesulitan login u,u

Bye bye ^.^/

Sekian, Wassalam !