Ruins Everything

(Frustration)

.

By. Fireyeol

.

Happy Reading!

.

"Kau gila Byun Baekhyun!"

"Kau tak lupa siapa Park Chanyeol?!"

"Kau tau siapa Park Chanyeol?!"

"Aku tak tau lagi Baekhyun. Aku menyerah. Kau pasti kalah."

Kyungsoo sekarang mulai banyak bicara. Padahal biasanya ia sangatlah diam. Dan ia tak dapat berhenti berteriak saat mendengarkan cerita dari Baekhyun.

"Aku sangat membenci Chanyeol. Dia selalu menghancurkan segalanya Kyung! Apa kau tak tau?!

"Dulu saat aku masih kecil, aku ingin sekali mempunyai hamster imut. Tapi Ayah ku selalu tak ingin membelikan hamster karena menurutnya aku tak akan bisa menjaga hamster itu. Dan Chanyeol tau itu! besoknya Chanyeol membeli hamster imut itu dan menyombongkan hamster kecil yang imut itu kepada ku. tapi chanyeol membiarkan hamster itu mati karena ia tak pernah merawatnya. Dan aku yang menangis Kyung!"

Kyungsoo menahan tawanya walaupun sebenarnya ia sedang panic sekarang karena sahabatnya ini.

"Kau yang bodoh! Itu namanya kau iri dengannya Baek!"

"Aniya! Aku tak iri dengannya! Aku hanya merasa dia selalu mengikuti ku. Jika aku menyukai sesuatu, ia dengan mudahnya memiliki sesuatu itu. Lalu ia sombongkan kepada ku. walaupun aku tau sebenarnya ia tak sungguh-sungguh menyukai sesuatu yang ku sukai itu. ck! Menyebalkan sekali Kyung!"

Kyungsoo tak dapat menahan tawanya lagi. Terkadang memang sahabatnya ini masih berpola pikir seperti anak kecil.

"Jangan tertawa Kyung!" Baekhyun memasang wajah kesal karena ia selalu di tertawakan. "Dia juga sangat suka membully ku! yah walaupun bukan aku saja sih, tapi kenapa aku?!"

"Sudahlah Baek. Kalau kau tak ingin di bully semakin parah, lebih baik menyerah saja. Lagipula seluruh penjuru sekolah juga tau kalau…uh…yeah…hmm…well kalau Krystal…menyukai….Chanyeol?"

"Kyung, aku hanya takut jika Chanyeol tak bisa menjaga Krystal. Ia akan menyakiti Krystal. Seperti dulu Chanyeol membuat Bbuing mati." Ucap Baekhyun dengan wajah sangat sedih.

"MWO?! BBUING?! MATI?! DIA SIAPA?!" teriak Kyungsoo tak percaya. Ia tak percaya Chanyeol pernah membunuh seseorang?!

"Bbuing hamster imut itu Kyung, menyedihkan sekali. Matanya bulat seperti mu. Imut sekali, Ya Ampun aku dulu ingin sekali memiliki Bbuing. Kalau saja Chanyeol memberikan Bbuing untuk ku pasti Bbuing sudah besar dan memiliki banyak anak dan cucu,"

Kyungsoo terdiam dan memasang wajah prihatin.

"Kau yang menyedihkan Baek."

-u-

"K-kyung! Krystal disana! Dimana kado ku?!" ujar Baekhyun dengan panic dan memukuli pundak Kyungsoo.

"Ya! Diamlah! Ini kadonya!" Kyungsoo memberikan sebuah kotak kado berwarna pink. Baekhyun tersenyum dan mengambil kotak kado itu.

"Doakan aku supaya berhasil ne!" Baekhyun tersenyum sambil mengepalkan tangannya dengan semangat.

Kyungsoo mengangguk dan mengacungkan jempolnya. "Fighting!"

Baekhyun berjalan kearah Krystal yang sedang membaca buku sendiri. Rambut panjangnya di gerai dengan anggun. Baekhyun menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya dengan pelan. Ia tersenyum.

"Annyeong Krystal," ucap Baekhyun dengan lembut. Krystal menghentikan acara membacanya lalu tersenyum kepada Baekhyun.

"ne? Annyeong Baekhyun oppa~"

"Uhm…" Baekhyun menyodorkan kadonya yang berwarna pink. "Ini untuk mu. semoga kau suka ne~"

"Jinjja?! Wah, gomawo oppa! Kau baik sekali," Krystal terkekeh pelan sambil menerima kado dari Baekhyun.

"K-krystal…sebenarnya aku ingin mengajak mu–"

"Krystal!"

Baekhyun mundur satu langkah saat seseorang datang menghancurkan segalanya. Yap, Park Chanyeol menghancurkan segalanya. Menggagalkan segalanya.

"Oppa-ya! Tumben sekali menyapa ku duluan? Ada apa oppa?"

Krystal menjawab panggilan dari Chanyeol dengan nada yang di lebih lebihkan. Membuat Baekhyun kesal dan hanya menatap Chanyeol dengan tatapan benci.

Chanyeol menoleh kearah Baekhyun dengan ekspresi wajah pura-pura terkejut.

"Oops! Ada Baekki ternyata! Kau kecil sekali aku sampai tak menyadari kau ada tadi."

Bohong, tentu saja. Baekhyun jelas-jelas tadi melihat Chanyeol meliriknya dengan senyuman licik yang menjijikan itu.

Krystal tertawa bersama Chanyeol. Dan menurut Baekhyun tak ada sesuatu yang lucu.

"Wah, ini pemberian dari Baekhyun ne? Isinya apa? Duh maafkan aku Krystal. Aku tak dapat memberikan kado untuk mu."

Krystal mengangguk dan memukul lengan Chanyeol dengan manja. "Aish, tak apa oppa. Oppa sering-sering saja mengajak ku ngobrol seperti ini aku sudah sangat senang."

Deg

Baekhyun mulai merasa tak enak.

"Ehem, Krystal. Aku pergi dulu ne. Annyeong."

"Annyeong oppa~"

Baekhyun melirik Chanyeol yang tersenyum mengejek kepadanya. Lalu ia cepat-cepat meninggalkan tempat itu.

Baekhyun dengan kesal duduk di bangku taman bersama Kyungsoo.

"Aku turut prihatin." Ucap Kyungsoo dengan ragu-ragu.

"Park Chanyeol sialan!"

Kyungsoo mengangguk. "Yeah aku tau."

"Park Chanyeol brengsek!"

"Umm…yeah…"

"Park Chanyeol! Aku membenci mu!"

"Semuanya juga tau…"

"Kyungsoo! Bisakah kau diam?! Aku sedang kesal!"

"Baiklah aku diam." Lalu Kyungsoo menutup mulutnya rapat-rapat.

-u-

Baekhyun memandangi pantulan wajahnya pada kaca halte bus. Ia mencoba berbagai macam ekspresi di wajahnya. Tampan sekali –menurutnya.

"Berhentilah Baek! Apa kau tak malu di lihat banyak orang?"

"Buat apa malu! Lihatlah aku bahkan lebih tampan dan manly dari Park Idiotyeol itu!" teriak Baekhyun frustasi.

Kyungsoo melihat sekitarnya lalu menarik paksa Baekhyun untuk duduk dengan tenang.

"Baekhyun! Ini di tempat umum! Kalau kau ingin gila nanti saja saat di tempat yang sepi!"

Baekhyun mengerucutkan bibirnya. "Aish…ne. mianhae Kyung."

"Minta maaf sama orang yang ada di sekitar sini. Bukan aku pabo!"

Tiba-tiba saja Kyungsoo membelalakkan matanya kaget.

"Waeyo Kyung?" tanya Baekhyun.

Kyungsoo menepuk jidatnya.

"Aku lupa! Aku harusnya sekarang mengantri untuk mengambil pesanan buku baru ku! ck! Baek maafkan aku. aku harus pergi. Bye~"

Kyungsoo langsung melesat pergi berlari meninggalkan Baekhyun. Baekhyun menghela nafas panjang dengan wajah sedih.

"Bye Kyung."

Baekhyun tak jadi menaiki bus. Ia memutuskan untuk berjalan saja. ia sekalian ingin membeli es krim kesukaannya –sendirian.

Di perjalanan pulang ia merenung tentang kejadian hari ini. Tentang Krystal, tentang semuanya. Ia kembali teringat kepada ucapan Kyungsoo tadi.

"Kau yang bodoh! Itu namanya kau iri dengannya Baek!"

Baekhyun menghentikan langkahnya. Benarkah ia iri dengan Chanyeol? Hell, walaupun ia selalu bilang tidak. Sebenarnya memang benar. Ia iri dengan Chanyeol.

Masih terekam jelas pertemuan pertamanya dengan Chanyeol. Simple saja, Ayah Chanyeol adalah pemilik perusahaan di tempat Ayah Baekhyun bekerja. Mereka saat itu masih berumur 4 tahun. Jadi secara sengaja maupun tak sengaja, mereka pasti akan bertemu saat di acara liburan khusus keluarga yang di berikan oleh kantor.

Baekhyun kesal dengan pertemuan pertamanya dengan Chanyeol. Chanyeol adalah sosok anak kecil yang sangat sombong –sampai sekarang tentunya. Chanyeol memiliki berbagai macam koleksi robot kesukaan Baekhyun, dan saat Baekhyun ingin meminjamnya Chanyeol mendorong Baekhyun. Padahal jelas-jelas Chanyeol hanya merusak robot-robot mahal itu.

Baekhyun ingin meminta Ayahnya untuk membelikan robot seperti milik Chanyeol, dan tentu saja tak di ijinkan. Itu membuat Baekhyun merasa masa kecilnya kurang bahagia. Dan ia membenci Chanyeol. Lebih tepatnya iri.

Tin! Tin!

Baekhyun terlonjak kaget saat ada seseorang memberi kelakson padanya dengan motor manly yang ia idam-idamkan.

"Wae?" tanya Baekhyun kebingungan. Ia tak merasa berjalan di tengah jalan raya.

Pemilik motor itu melepas helm-nya dan tada! Baekhyun menjambak rambutnya sendiri secara frustasi.

"Park Chanyeol bisakah kau menjauh dari ku?! Pergilah kau orang gila!"

"Hai Baekhyun. Kau terlihat menyedihkan." Sapa Chanyeol dengan senyuman idiotnya.

Baekhyun mengusap-usap wajahnya frustasi. "Kau tau aku bosan sekali melihat mu! pergilah!"

"Hmm..."

Baekhyun menunggu sampai Chanyeol pergi meninggalkannya.

1 menit…

8 menit…

15 menit…

"Kenapa kau tak pergi?!" teriak Baekhyun kesal.

"Siapa yang bilang aku akan pergi?"

"YAH!" Baekhyun berjongkok dengan wajah yang mengenaskan. Ia terlalu kesal dan frustasi hari ini. "Tadi kau menggumam hmmm hmmm itu tandanya kau akan pergi!"

"Hmm? Hmm? Hmmm? Hanya begini berarti aku setuju untuk pergi? Hmmm? Hmm? Hmmm?" Chanyeol menekankan gumamannya.

"Yasudah aku saja yang pergi!"

Baekhyun berlari meninggalkan Chanyeol. Berharap Chanyeol tak akan mengejarnya.

"Baekhyun kau berlari atau berjalan?"

"YAH!"

Baekhyun mendelik kaget saat melihat Chanyeol dengan santai sudah ada di sebelahnya.

"Kau hantu hah?! Bagaimana bisa?! Motor mu bagaimana?!"

Chanyeol tertawa melihat ekspresi wajah Baekhyun yang menggemaskan saat ketakutan.

"Aku tak membutuhkan motor itu."

"M-MWO?! Kau tau itu motor yang sudah ku idam idamkan lama sekali. Kau mendapatkan motor itu! Kau mendapatkan motor super keren itu! Dan kau dengan santai bilang tak membutuhkan itu?!"

"Yeah, aku membeli motor itu saat tau kau sangat menginginkan motor itu."

"Kau sakit Park Chanyeol!"

"Ya, terserah apa kata mu. Aku memang sakit."

Baekhyun menginjak-injak tanah dengan brutal dan penuh kebencian. Lalu Baekhyun melanjutkan jalannya. Menganggap Chanyeol hanyalah angin lewat. Tapi pada kenyataannya Baekhyun terus melirik Chanyeol yang terus mengikutinya.

"Bisakah kau berhenti mengikuti ku?!"

"Tidak."

"Kau asdfghjkl–"

Sesampainya di depan rumah Baekhyun, Chanyeol tak berhenti mengikutinya. Baekhyun mendelik kaget saat Chanyeol ingin ikut masuk kedalam rumahnya.

"YAK! Kau apa mau mu sebenarnya?! Kau tak boleh masuk!"

"Aku ingin mengajak mu jalan-jalan besok sore?"

Baekhyun menahan tawanya. "MWOYA?! PPPFFTTT –HAHAHAHA MIMPI!"

"Oh baiklah malam ini aku akan menginap disini. Dimana Tuan Byun? Aku akan berbicara de–"

"Baiklah. Hanya itu kan?"

Chanyeol tersenyum lalu mengangguk. "Yeah hanya jalan-jalan saja. Tenang, ada Krystal kok."

Deg

'Ada Krystal? Boleh juga…'

"Huft!" Baekhyun meniup poninya sendiri. "Baiklah. Kau pulang sana. Jangan menginap disini. Dah!"

Dengan kasar Baekhyun menutup pintu rumahnya. Dan ia mendengar Chanyeol tertawa dari luar.

'Dasar sinting.'

-u-

Note :

Annyeong! Maaf kalau chapter kedua ini terlalu aneh atau bagaimana(?) saya mencoba melanjutkan chapter ini dengan kilat.

Makasih banget ya buat yang udah mau nyempetin diri meng-comment(?)/meng-review ^^

Juga terimakasih buat yang sudah mau membaca FF ini. Saya melihat dari views(?) walaupun comment tak sebanyak views nya, tapi gapapa kok. Seneng banget ternyata banyak yang baca ff ini :D

Ayo yang ingin memberi kritik dan saran~ silahkan~

Mind to review? Thankyou ^^

-u-

Balasan review :

NabiolaKietz : wakakakak XD disini emang Chanyeol nyebelin sih(?) tapi tetep ganteng dongB) ne~ makasih ya buat reviewnya ^^

Byunbaekhoney : ini bukan oneshoot._. ini chapteran'-'? Tunggu aja kelanjutannya. Nanti tau deh ini straight/yaoi(?) wakakak thankyou sudah menyempatkan diri untuk review ^^

LyaxueSibum : hahahahaiii~ ini chapteran kok XD makasih yaaaaa~ di tunggu aja terus update dari saya(?) thanks banget udah mau ngereview coy :D

Virnaulisam : suka sama siapa eaaaa XD tunggu aja chapter selanjutnya wkwkwk makasih udah mau review XD

Minki 'Light Pearl' Kim : saya suka banget sama karakter Baekhyun di ff yang galak/emosian tapi imut wakakakak kalau soal freak kebersihan itu saya gabungin dari sifat saya sendiri yang emang aneh dan freak kebersihan banget. Saya kadang suka paranoid sendiri kalo ngeliat sesuatu yang jorok/berantakan(?) Ne~~ terus tunggu update-an dari saya ya(?) thanks review nya ^^

Selvian Summer : Wahahahaha XD chanbaek akan terus bersatu(?)'-')9 tapi gatau juga deh. Liat aja chapter selanjutnya sampai ending(?) thanks ya review nya ^^

Shervias137 : Baekki suka yang bersih bersih(?) waaahhh terimakasih sekali ya! Makasih juga udah mau nyempetin buat review ^^ saya akan berusaha untuk selalu update kilat :D

JI Dray : wah iya dong pasti ada alesannya B) okeoke~ terus tunggu aja ne~ gomawo~~^^

Phylindan : Halloooo XD kayaknya baek gajadi makan deh(?) wkwkwk waaah~ makasih ya atas perhatiannya(?) saya akan terus memperhatikan huruf kapitalnya agar nyaman di baca(?) ^^ duh aku seneng banget baca review dari kamu /nangis terharu. Thankyou banget ya :D

Is0live89 : iyadong…benci dan cinta beda tipis…/jengjengjeng(?) btw makasih udah mau menyempatkan diri untuk meng-review^^

Aiiu d'freaky : wahahahaha aku ngakak baca review kamu XD Chanbaek jjang! Liat aja ya kedepan(?) makanya tunggu FF ini terus ne? (?) /plak. Thankyou ya udah mau ngereview^^ hwaiting!

7D : duh jangan panggil aku sunbae(?) aku masih baru dan kecil(?) /apaini. Ne~ aku akan memperbanyak chanbaek mommentnya'-')9 Gomawoyooo atas reviewnya~ tunggu terus yah ^^

Kyeoptafadila : iya. FF ini chapternya bakal panjang._. tapi sudah ku persiapkan kok(?) kkkk~ ya ampun! Bener banget! Kenapa ga taeyeon aja ya T_T aku lupa sampai ga kepikiran duh /nangis penuh dengan penyesalan(?). ne~ thankyou banget atas sarannya ne ^^

Woyifan : wakakakak XD ne~ tunggu aja terus ya(?) thankyou reviewnya ^^

Love Couple : biarkan mereka bersaing(?) kan lama-lama saling sayang(?) /loh. Makasih udah mau menyempatkan diri untuk meng-review ^^

Jaylyn Rui : itu Cuma ejekannya Baekhyun doang XD suka ga yaaa sama baekhyun wkwkwk :p tunggu aja kedepannya XD. Soal kaisoo….aku masih memikirkan sesuatu(?) dan itu rahasia :p btw makasih atas reviewnya :D

ChanbaekVIP : heee makasih banget ya atas pujiannya T_T terharu banget ini /lap ingus(?). ini udah lanjut ff nya(?) XD makasih ya reviewnya /bows ^^

Deer Panda : wahahaha kalo penasaran ikuti terus(?) /promosi XD makasih udah menyempatkan diri untuk review ^^

BekiYeollo : hahaha gapapa kok telat ripiuw XD bersyukur banget udah ada yang mau nyempetin buat review wkwkwkwk. Sepertinya Baeki yang lebay(?) chanyeolkan tampan dan wangi(?) penasaran? Ikuti terus chap kedepannya XD wahahahaha saya akan berusaha untuk update secepatnya. Paling lambat ya seminggu sekali(?) /rencananya sih. Ne~ saya jadi semangat menulis(?) *tangkepin recehnya* :p

Chika Love Baby Baekhyun : hmmm Suka atau iseng ga yaaa? Wkwkwkwk XD tunggu aja chap selanjutnya(?) hingga ending(?) nanti tau jawabannya XD thankyou udah mau review ^^

SHY Fukuru : wahahahaha! ne~ aku semangat baca review dari kamu :D saya akan berusaha meng update dengan kecepatan petir(?) /di samber Chen. Thankyou sudah menyempatkan diri untuk mengcomment ^^

-u-