"Aaaaaaaa Jongin sialaan" Kyungsoo berbicara sedikit frustasi, mengacak-ngacak rambutnya sendiri
"Bagaimana ini, aku benar-benar membencinya"
Tiba-tiba tubuhnya limbung ada seseorang yang menariknya paksa memasuki kamar mandi, orang itu mengunci pintunya, memojokkan Kyungsoo dan menatapnya tajam
"Kau sengaja menghianatiku hum"
Kyungsoo menatap orang itu, ia meneguk air liurnya kasar
"Chanyeol Oppaa~" Kyungsoo berkata lirih
.
.
.
MY GIRLS
.
.
CAST
KIM JONGIN
DO KYUNGSOO (GS)
BAEKHYUN (GS)
CHANYEOL
OTHER MEMBER EXO
GENDERSWITCH AREA
.
.
RATED : M
.
BAHASA NON BAKU
TYPO BERTEBARAN DIMANA-MANA
.
Selamat membaca
.
CHAPTER 2
.
.
.
"Maafkan aku oppa, , aku tidak menghianatimu" Ucap kyungsoo perlahan
"tapi sepertinya kau menikmatinya. Kau menyukai Jongin?"
Kyungsoo hanya menggeleng
"aku hanya menyukaimu oppa, tidak ada lelaki lain"
"aisshh, awas saja kalau tiba-tiba kau menyukainya. Kita langsung putus"
"tidak, , oppa ku mohon jangan tinggalkan aku"
"yaa kita lihat saja nanti" ucap chanyeol acuh
Kyungsoo mengecup pipi Chanyeol lembut
"aku janji tidak akan menyukainya. Lagipula aku sangat membencinya sekarang oppa, sangat tidak mungkin kalau aku menyukainya"
Chanyeol tersenyum "baiklah kalau begitu, ku pegang janjimu"
"hmmm, , oppa juga kapan memutuskan Baekhyun?"
Chanyeol kembali menatap Kyungsoo
"Sayang, , kita kan sudah sering membahas ini. Ku mohon bersabarlah"
"tapi sampai kapan oppa, , aku benar-benar iri melihat kau dan Baekhyun selalu bersama, aku cemburu oppa aku sakit hati"
Chanyeol mencubit pipi gembil kyungsoo
"kau cemburu? Manisnya, , hihi"
Kyungsoo mempoutkan bibirnya "huh aku serius oppa, , "
Chanyeol kembali menatap mata Kyungsoo
"sayang dengarkan aku, ku mohon bersabarlah. Nanti kita pasti bisa bersama, aku yakin itu. Sekarang aku mau lihat kyungieku tersenyum manis dan membuang muka jelekmu itu"
Kyungsoo tersenyum memeluk Chanyeol erat
"aku mencintaimu oppa, , "
"hmmm iya aku tau kyungie, , sekarang lebih baik kita segera kembali nanti mereka curiga"
"ah nee, , oppa duluan saja, aku mau memperbaiki riasanku dulu"
Chanyeol tersenyum, ia kemudian keluar lebih dulu dan meninggalkan Kyungsoo sendirian.
.
.
.
.
Waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore, itu artinya sudah waktunya untuk pulang dan beristirahat. Tapi lain halnya dengan Kyungsoo, ia belum pulang karena Jongin memintanya untuk mengerjakan beberapa berkas yang ia perlukan. Kyungsoo terus berkutat dengan seluruh kegiatannya, ia mencoba untuk mempercepat mengerjakan semuanya sehingga ia tidak pulang terlalu larut.
"ini Jongin, ," Kyungsoo menaruh berkasnya dimeja Jongin
Jongin hanya menatap Kyungsoo, mukanya benar-benar lelah
"ah yaa terimakasih soo, , "
Tidak ada nada manja seperti biasa tidak ada menggodanya, kali ini Jongin serius
Kyungsoo menatap heran Jongin, ini tidak seperti biasanya
"Jongin, , kau sakit?"
Jongin mendongak kembali menatap Kyungsoo
"apa aku terlihat seperti itu?"
"tidak Jongin hanya saja kau terlihat berbeda"
"soo sebelum kau pulang bisakah kau buatkan aku minuman hangat" minta Jongin lembut tanpa memaksa seperti biasanya
"nee tunggu sebentar Jongin" Kyungsoo segera berlalu dari ruangan Jongin menuju pantry untuk membuatkannya minuman hangat
.
Kyungsoo kembali dengan secangkir cokelat hangat yang diberikannya untuk Jongin.
"ini minumlah, , "
Jongin tersenyum "terimakasih baby, , "
"aisshh masih saja. Kau tidak pulang?"
"sebentar lagi, kau tunggulah kita pulang bersama"
Kyungsoo menggeleng "aku bisa pulang naik bus Jongin"
"tidak ada penolakan Kyungsoo sayang"
"aisshh kau selalu menyebalkan"
Jongin tersenyum "Terimakasih baby"
Kyungsoo duduk di sofa milik Jongin sambil memainkan ponsel miliknya. Ia mengirimi banyak pesan kepada Chanyeol tapi tidak ada satupun pesan Kyungsoo yang dibalas olehnya. Sementara Jongin meminum coklat buatan Kyungsoo sambil mengerjakan beberapa berkasnya.
"baby kemari sebentar" ucapnya serius memanggil Kyungsoo
Kyungsoo yang merasa dipanggil segera berdiri dan menghampiri Jongin
"ada apa?" Ucap Kyungsoo malas
Jongin menarik Kyungsoo dalam pangkuannya dan memeluknya erat. Kyungsoo terpekik pelan
"Kyaa Jongin kau gilaa, lepaskan aku"
Jongin memeluk Kyungsoo erat, membenamkan mukanya pelan di leher Kyungsoo
"aku lelah soo, , biarkan dulu seperti ini. kau tidak kasian denganku"
"aisshhh memangnya kalau memelukku seperti ini lelahmu bisa hilang"
Jongin menatap Kyungsoo "tentu, bahkan energiku bertambah"
"Kau gila, , " Kyungsoo berontak mencoba melepaskan dirinya dari pelukan Jongin
Jongin terus memeluknya erat, mengecup pipi Kyungsoo perlahan
"kapan aku bisa menemui orangtuamu?"
Kyungsoo menatap Jongin heran
"untuk apa?"
"ya untuk minta izin menikahimu soo, apa lagi"
"kau benar-benar tidak waras. Sudah ku bilang aku sudah mempunyai kekasih"
"siapa kekasihmu? Kenalkan dia padaku"
"tidak akan ku kenalkan"
"huh kenapa?"
"kau sungguh banyak bicara hari ini tuan Kim"
"soo kau tau sebentar lagi Baekhyun Noona dan Chanyeol akan segera menikah. Kalau noona meninggalkanku siapa lagi yang mengurusku" ucap Jongin cemberut
"MENIKAH? Baekhyun dan Chanyeol akan menikah?" Ucap Kyungsoo terkejut menatap Jongin
"hmmm iya mereka akan segera menikah beberapa bulan kedepan, kau tidak tahu?" Ucap Jongin sambil mengelus rambut Kyungsoo
Kyungsoo hanya menggeleng
"tadi malam ayahku pulang, Chanyeol datang ke rumah untuk melamar noona. Ayahku langsung setuju dan mereka sudah sepakat kalau pernikahannya akan segera dilaksanakan beberapa bulan lagi"
Kyungsoo hanya terdiam mendengar penuturan dari Jongin. Didalam pikirannya hanya teringat dengan Chanyeol. Ia harus bertemu lelaki itu meminta penjelasan darinya.
'tidak mungkin Chanyeol melakukan ini denganku, tidak mungkin' batin kyungsoo
"Kau melamun?" Jongin menatap Kyungsoo dekat
Kyungsoo membalas tatapan Jongin "aku hanya terkejut"
"hmmm aku apalagi, mereka sebentar lagi menikah dan aku akan tinggal sendiri"
Kyungsoo hanya diam tidak merespon apapun yang diucapkan Jongin, ia hanya memikirkan Chanyeol
"bagaimana kalau kita pulang sekarang?" ajak Jongin
"hmmm, ," Kyungsoo berdiri dari pangkuan Jongin, ia mengambil tasnya dan bersiap pulang. Kyungsoo masih memikirkan Chanyeol, ia takut apa yang dikatakan Jongin tadi benar, Chanyeol akan menikah dan meninggalkannya
.
Jongin merangkul Kyungsoo, mereka berjalan bersama menuju parkiran mobil. Didalam perjalanan Kyungsoo hanya diam sambil menatap keluar jendela
"baby kau kenapa?"
Kyungsoo menoleh kearah Jongin "tidak apa"
"sungguh? Oh ya Bagaimana kalau kau ke rumahku dulu, akan ku kenalkan kau dengan ayahku"
"tidak Jongin, untuk apa aku kenal dengan ayahmu. Kita tidak ada hubungan apa-apa"
"Kau kan calon istriku jadi sudah sepantasnya kau ku kenalkan dengan ayahku agar beliau tau kalau aku juga akan menikah"
"yaa kau gilaaa, aku tidak mau"
"Aku tetap memaksa Soo"
"Yaaa turunkan aku, aku tidak mau"
Jongin hanya tersenyum, ia melajukan mobilnya menuju tempat tinggalnya.
.
.
.
Kyungsoo duduk di sofa ruang keluarga rumah Jongin. Kyungsoo sudah sering ke rumah ini. kadang ia menginap untuk menemani Baekhyun. Rumah ini masih terlihat sepi
"sepertinya ayah pergi. Kau mau minum apa soo?"
"tidak usah repot-repot. sebaiknya aku pulang saja" Kyungsoo segera beranjak keluar menuju pintu, tapi Jongin menahannya
"tunggulah sebentar aku akan mengantarkanmu, tapi aku mau berganti pakaian dulu"
"aku bisa pulang sendiri Jongin"
"sekali lagi aku memaksa soo" Jongin menarik Kyungsoo untuk mengikutinya ke kamarnya
"Kau tunggu dikamarku saja"
Kyungsoo hanya diam pasrah mengikuti Jongin masuk ke kamarnya
.
"duduklah, , aku akan berganti pakaian sebentar setelah itu akan ku antarkan kau pulang"
Kyungsoo duduk di sofa kamar, ia mengedarkan pandangannya melihat sekeliling sudut kamar Jongin. Kamar ini benar-benar maskulin, warna cat yang tidak terlalu mencolok, di dinding terdapat beberapa foto. Kyungsoo mendekatkan dirinya untuk melihat beberapa foto yang menghiasi dinding kamar itu, disana terdapat foto Jongin yang tampan, foto Jongin dengan Baekhyun dan Foto Jongin denagn seorang wanita yang sangat cantik.
"cih, , dia selalu menggodaku tapi dia sudah mempunyai kekasih, apa-apaan ini. Apa dia ingin mempermainkanku, seharusnya aku tahu kalau dia salah satu lelaki brengsek yang ada di muka bumi ini"
.
GREPP!
.
Sebuah tangan melingkar dipinggang Kyungsoo
"hey kau cemburu, dia kakakku"
Kyungsoo terkejut mendengarnya
"yaaa untuk apa aku cemburu, kau bukan kekasihku. Lepaskan aku Jongin"
"hahaha iya iya aku bukan kekasihmu tapi calon suamimu soo" Jongin memeluk Kyungsoo semakin erat
"Dia kakakku Kim Minseok, dia sudah menikah. Sekarang dia tinggal bersama suaminya"
"tidak usah menjelaskan kepadaku, aku tidak bertanya sedetail itu"
Jongin terkekeh pelan "aku hanya memperjelas semuanya, supaya kau tidak salah paham sayang"
"tidak ada manfaatnya kau memperjelas itu semua "
"biarlah yang penting aku suka sama kamu" Jongin memeluk erat kyungsoo mengecup pipinya perlahan
Tiba-tiba pipi Kyungsoo memerah entah karena apa
"Aisshhh Jongin"
Jongin hanya terkekeh kecil masih dalam posisi memeluk Kyungsoo. Ia suka melihat Kyungsoo tersipu malu seperti sekarang, terlihat sangat manis
"oh iya, bagaimana kalau kau menginap disini saja"
"Yaaaa aku tidak mau, , "
"ayolah, , hanya malam ini saja"
"aku tidak mau Jongin, , kalau kau tidak mau mengantarkanku pulang, aku bisa pulang sendiri"
Jongin mempoutkan bibirnya "sayaang hanya menginap tidak lebih, kita hanya berbagi tempat tidur. Kalau kau kedinginan kita bisa berbagi kehangatan"
"yaaaa dasar otak mesum"
Jongin kembali tertawa kecil "aku cuma bilang kita berbagi kehangatan seperti berbagi selimut misalnya. Jadi siapa yang mesum disini, apa yang ada didalam pikiranmu hummm"
"Aisshhh terserah kau saja"
"Jadi kau mau menginap disini soo?" mata Jongin berbinar
"TIDAK MAU"
"Kalau aku memaksa?"
"Yaaa kau benar-benar pemaksa, astaga bisa gila kalau aku terus bersamamu Jongin"
"gila karena cintaku kan sayang?"
"Aissshhhh, ," Kyungsoo berdecak kesal
"cepat lepaskan aku, aku mau pulang, , "
"Sayang ayolah malam ini saja"
"BIG NOOO"
"huuu kenapa? Chanyeol hyung saja sering menginap bersama noona. Kenapa kau tidak mau?"
"Chanyeol menginap disini?"
Kai menggangguk "iyaa, mereka tidur bersama dan bahkan sering terdengar suara-suara mesum dikamar mereka"
"suara-suara mesum? Maksudnya?"
"astaga sayang, , kau tidak mengerti suara mesum?"
Kyungsoo hanya menggeleng lucu, ia menatap Jongin lurus ingin tahu segalanya
"kalau suara mendesah kau tau?"
"Mendesah?"
"Iyaa, , astaga sayang kau tidak pernah menonton film porno?"
"Hah?" Kyungsoo melotot kemudian segera memukul kepala Jongin
"yaa kenapa dalam otakmu hanya pikiran mesum saja"
"Appooo, , "Jongin merengek sambil mengelus kepalanya yang dipukul Kyungsoo
"Yaa aku hanya berusaha menjelaskan kepadamu soo, kenapa aku malah dipukul"
"Kau itu memang pantas dipukul biar semua pikiran kotormu itu hilang dari kepalamu. Lagipula apa hubungannya suara-suara mesum Baekhyun dengan Film Por- Omooo" Ucapnya terhenti baru paham semua yang dijelaskan Jongin
"Sudah mengerti?"
"Jadi mereka melakukannya?"
Jongin menggangguk "yaaa mereka melakukan sex hampir setiap weekend. Kau tau aku hampir gila mendengar teriakan noona"
"Kenapa tidak kau marahi saja mereka?"
"Bisa-bisa aku yang semakin dimarahi oleh noona karena mengganggu kenikmatannya"
Kyungsoo terdiam, ia bingung ingin mempercayai perkataan Jongin atau tidak. Yang Kyungsoo tahu Chanyeol bukan tipe lelaki yang suka bermain panas seperti melakukan sex diluar nikah atau apapun itu. Kyungsoo tahu Chanyeol itu brengsek, chanyeol itu playboy sampai menjadikan kyungsoo selingkuhannya, tapi selama mereka menjalin kasih Chanyeol tidak pernah menyentuh kyungsoo lebih jauh selain ciuman di bibir saja. Chanyeol selalu bilang
"aku lelaki normal kyung, gairah sex ku selalu meningkat apabila bersama denganmu. Tapi aku tidak mau menyakitimu kyung. Aku akan melakukannya apabila hubungan kita sudah resmi seperti kita sudah menjadi suami-istri"
Tapi yang ia dengar sekarang dari Jongin adalah Chanyeol sering menginap dirumahnya, bahkan mereka sering melakukannya setiap minggu. Kyungsoo bingung harus percaya atau tidak.
Kyungsoo menggeleng-gelengkan kepalanya, membuang jauh semua pemikiran tentang Chanyeol yang jahat kepadanya, ia yakin yang Jongin katakan itu bohong. Kyungsoo yakin Chanyeol itu baik tidak akan nekat melakukan hal yang tidak-tidak semacam itu.
"baby kau kenapa?"
"tidak ada Jongin. Aissshhh aku mau pulang"
.
"Ahhhh yeollie terus uugghhh"
"hmmm sayang kenapa setiap hari semakin sempit arrgghhh"
"uuggghhh lebih cepat sayang aahhh ahhhh"
.
Kyungsoo dan Jongin saling menatap mereka mendengar suara-suara aneh itu
"itu suara apa?" tanya Kyungsoo
"pasti pasangan gila itu"
"Baekhyun?"
"yaaa siapa lagi? Sudah lah sayang tidak usah didengarkan mereka"
Kyungsoo menarik tangan Jongin "ayo kita lihat mereka"
"Mwo? Maksudmu mengintip?"
.
.
-tbc-
.
.
.
Terimakasih
~Always Love KaiSoo~
