Mirror Magic
Disclaimer: Shizen no Teki-P
Rate: T
Genre: Drama dan General
Spoiler Warning: AU,OOC,Typo,tanda baca ancur ,aneh,dll
Summary : menceritakan kisah tentang seorang pemuda (Shitaro) yang bertemu dengan seorang penyihir muda (ene) yang berakhir dengan perpisahan *sudut pandang ene*
*Ene POV*
'Aku akan mengabulkan seluruh keinginanmu, panggil lah namaku dari sisi lain cermin itu. Malam ini…'
"Sihir milik ku akan membuat semuanya menjadi terbalik…"
'Karna aku adalah penyihir milikmu seorang…Shintaro'
.
.
~0O0~
.
.
Di dalam sebuah ruangan yang gelap, di sebuah menara yang tersegel. Diruangan itu hanya detak jantungku lah yang dapat terdengar.
Dihina,ditakuti dan dibenci. Aku adalah seorang putri yang ditimpa oleh kemalangan.
.
.
~0O0~
.
.
Pada suatu hari seorang tamu yang 'tak dibayangkan datang, pria itu tersenyum dengan cermin ditangannya.
"Menurutmu siapa yang harus disalahkan atas kemalanganmu?" Mendengar perkataannya aku pun menautkan sebelah alisku, ingin rasanya bibirku ini membantah ucapannya namun seolah-olah menara ini ikut menyegel bibirku bersamanya. Aku hanya dapat terdiam sambil terus mendengarkan pria itu berucap sesuka hatinya.
"Coba kau lihat cermin ini" Dia mengulurkan cermin yang sedari tadi ia pegang, sebuah seringaian muncul diwajahnya yang tertutupi tudung dari jubah yang ia kenakan.
Dicermin itu, aku melihat seorang pemuda yang diberkati oleh keberuntungan. Hati dan perasaanku pun dipenuhi oleh keraguan.
'Tapi apakah hal ini benar?'
"Seluruh kebahagiaanku telah diambil oleh pemuda itu?"
"Benar"
Diselimuti oleh kebencian, hatiku pun terjatuh ke dalam kegelapan.
"Disisi lain cermin itu 'Semuanya menjadi terbalik' jika kau mau, aku bisa membantumu" Tampak seringaian itu semakin melebar saja ketika ku anggukkan kepalaku.
Sekarang takdir itu pun telah berputar dan berganti, aku pun melupakan semuanya dan mulai bersenang-senang.
.
.
~0O0~
.
.
Di dalam sebuah ruangan yang indah, di sebuah menara yang terkena sinar matahari. Disana terdengar suara orang yang hidup dengan damai.
Dihormati,dikagumi dan dipatuhi. Aku adalah seorang putri yang sangat diberkati oleh keberuntungan.
.
.
~0O0~
.
.
Pada suatu hari yang cerah, seorang tamu yang 'tak dibayangkan datang. pria itu tersenyum dengan cermin ditangannya.
"Lama tidak berjumpa, bagaimana kabarmu putri Ene?" Basa-basinya padaku, aku membalas senyumannya dengan senyumku dan ikut berbasa-basi juga dengannya.
"Tentu saja jauh lebih baik sekarang, ada apa datang kemari? Kalau tahu kau akan datang, aku pasti akan menyiapkan pesta penyambutan untukmu"
"Tidak perlu, aku hanya sebentar saja disini. Sepertinya kau sangat berbahagia dengan kehidupanmu yang sekarang"
"Tentu saja, itu karna kau sehingga aku bisa menjadi seperti ini"
"Menurutmu siapa yang harus kau terima kasih atas seluruh kebahagiaanmu?" Aku bingung dengan maksud perkataannya, hal ini membuatku menjadi tidak tahu harus menjawab apa untuk membalas perkataannya.
"Coba kau lihat cermin ini" Dia mengulurkan cermin yang sedari tadi ia pegang, senyuman diwajahnya yang tertutupi tudung dari jubah yang ia kenakan itu terlihat mengejek padaku.
Dicermin itu, aku melihat seorang pemuda yang seakan terkena sebuah "Kutukan".
'Kenapa penderitaanmu itu membuat hatiku terluka? Tapi apakah hal ini benar? '
"Seluruh kebahagiannya telah diambil olehku pada hari itu?
"Benar"
Diselimuti oleh kesedihan, hatiku pun sekarang merasa bersalah
"Disisi lain cermin itu 'Semuanya menjadi terbalik' jika kau mau, aku bisa membantumu" Tampak senyuman dan nada suaranya berubah menjadi menghina sekarang ketika ku anggukkan kepalaku.
Sekarang takdirmu pun telah dihancurkan oleh tanganku sendiri, masa lalu yang seharusnya sudah kulupakan dan ingatan dosa yang telah kuperbuat ini…
Kenapa ingatan ini harus kembali untuk menghantuiku sekarang? Walaupun kebencianku yang telah menyebabkan hal ini terjadi. Kenapa sekarang aku merasa sangat terluka melihat penderitaanmu? Saling berpantulan di cermin itu, kita adalah sebuah "Kebalikan".
Setiap saat kau bersedih, aku pun bahagia? Jika…
"kebahagiaanku membuatmu terkutuk"
'Maka apakah yang harus kulakukan untuk menyelamatkanmu? Apakah yang harus kulakukan untuk menyelamatkanmu?'
"Apakah yang harus kulakukan untuk menyelamatkanmu…"
"Aha ha ha…jadi begitu…yang harus kulakukan adalah…aku akan mengabulkan seluruh permintaanmu"
'panggil lah namaku dari sisi lain cermin itu. Malam ini…'
"Sihir milik ku akan membuat semuanya menjadi terbalik…"
'Karna aku adalah penyihir milikmu seorang…'
.
.
~0O0~
.
.
"Apakah seluruh permintaanmu telah terkabulkan? Maka dengan ini, keajaiban cermin ini akan lenyap" Sambil menyentuh telapak tanganmu, aku pun tersenyum.
"Aku harus pergi meninggalkanmu sekarang…"
"Jangan katakan hal itu…"
"Kumohon padamu ,tolong...jangan mencegahku"
"Jangan pergi…"
"Di sisi lain cermin itu adalah "Dunia dimana semuanya menjadi terbalik" ,takdir kebalikan yang seharusnya 'tak dipertemukan"
"Yang kulakukan hanyalah mengembalikan apa yang pernah kau berikan padaku ,senyuman dan wajahmu. Aku takkan pernah melupakannya ,jadi itulah mengapa kuminta padamu...Tolong jangan lupakan aku" Aku tersenyum lembut sebelum akhirnya aku memecahkan cermin itu dari duniaku ,suara dan pecahan cermin itu mulai menghilang menjadi cahaya kecil nan indah sebelum kembali menjadi sedia kala. Cermin yang baru saja pecah itu kembali utuh seperti 'tak terjadi apapun sebelumnya.
"Ene…"
.
.
~0O0~
.
.
'Apakah kira-kira kau masih akan terus bersedih di sisi lain cermin itu? Akan sangat menyenangkan apabila…kita dapat bertemu lagi'
FIN
~0o0o0~
Review?
