Prism Vacation : Road To Indonesia
I do not own Pretty Rhythm Rainbow Live
Rating : K
Warning : AU, OOC, Bahasa sedikit gaul, Short Multichapter
A/N (1): Fic ini dibuat sebagai tanda keikutsertaan pada challenge "Tantangan dari Ren untuk meramaikan HUT RI Ke-69"
.
A/N (2) : Sebelum kita on the show, aku bakal ngasih kamu2 Info OC yang ke pertama. Mungkin karakter OC akan bertambah ke depannya. Let me introduce you…
.
.
Nama : Rika Teresha
Nama Panggilan : Rika
Usia : 19 Tahun
Pekerjaan : Mahasiswi
Asal Kampus : Unair (Universitas Airlangga)
Kota Asal : Surabaya
Deskripsi :
Rika adalah salah satu mahasiswi dari Universitas ternama di kota asalnya, Unair. Dia berusia 19 tahun. Dia gadis cantik dengan rambut hitam panjang dan warna matanya senada dengan warna rambutnya. Di kampusnya, dia pintar dalam jurusan antropologi.
Namun, begitu mendengar berita tentang kedatangan Happy Rain dan Bell Rose ke Indonesia, dia ingin sekali menjadi tour guide untuk mereka. Perjuangannya tidak mudah. Dia harus menjalani tes besar bersama sekian banyak calon tour guide untuk melayani para selebriti cilik ini. Dan akhirnya, dia berhasil terpilih. Satu lagi, dia juga mengambil sastra Jepang di kampusnya. Maka tak heran, dia sangat pandai berbahasa Jepang.
Kali ini, dia datang ke Jakarta untuk menyambut kedatangan mereka.
.
.
Baiklah, sekian profil tentang Mbak Rika! Yosh! Here we go!^^
.
Chapter 2
"Welcome to Jakarta"
.
07.00 AM
Pagi menyapa raja angkasa di bumi ini. Pesawat yang mereka tumpangi masih mengudara. Mereka tertidur nyenyak semalaman sambil menikmati perjalanan menuju ibukota di Indonesia.
"Naru… Naru… ayo bangun…" bisik Rinne pelan di telinga sahabat dekatnya ini. Naru langsung membuka kedua matanya pelan dan menguap.
"Hoaaammm….. sudah pagi ya Rinne-chan?" Tanya Naru masih setengah melek. Rinne mengangguk.
"Coba kamu buka jendela di sampingmu…" kata Rinne. Naru langsung membuka penutup jendela di sampingnya dengan hati-hati. Sinar fajar langsung menyambut wajah Naru yang sudah terbangun.
"Wah… belum pernah kulihat sunrise seperti ini…" kata Naru mengagumi fajar di sampingnya. Rinne langsung menyodorkan sebotol air mineral kepadanya.
"Jangan lupa minum ini setiap bangun tidur, biar jantungmu kuat. Ingatlah pesan Ibu…" saran Rinne. Naru langsung mengambil dan meminumnya.
"Arigatou, Rinne-chan…" kata Naru sambil tersenyum. Rinne tersenyum.
Selamat pagi para penumpang sekalian. Waktu menunjukkan pukul 7 pagi untuk waktu Indonesia. Pukul 9 pagi untuk waktu di Tokyo. Kita telah mengudara selama kurang lebih 8 jam. Silahkan meluruskan bangku seperti semula dan kenakan kembali sabuk pengaman di kursi anda.
Setelah mendengar pengumuman dari salah seorang pramugawati, para penumpang langsung bangun dan meluruskan kembali bangku – bangku mereka.
"Wuahhh….. sudah pagi ternyata-nyan…~" kata Wakana sambil merebahkan badannya setelah bangun.
"Ternyata tidur di pesawat enak juga ya… meruhen…" kata Otoha sambil berkata khasnya.
"Eh eh! Lihat itu!" kata Kazuki sedikit bersemangat. Dia duduk bersebelahan dengan Kouji dan sebelahnya lagi Ito. Kazuki melihat jendela di sampingnya. Memang hanya terlihat awan – awan saja, tapi kalau dilihat ke bawah…
"Laut! Pulaunya banyak sekali!"
Mereka yang duduk disamping jendela langsung melihat apa yang dikatakan Kazuki tadi. Sayangnya, Bell tidak sempat melihat jendela karena dia duduk di tengah bersama Wakana dan Otoha. Karena penasaran, dia langsung membuka peta di depannya. Peta yang ada di layar kecilnya.
"Itu berarti… kita mengudara di atas Indonesia!"
"Serius?! Meruhen…" kata Otoha bersemangat.
Saat mereka sedang asyik – asyiknya melihat Negara tujuan di atas langit, sebuah pengumuman kembali diumumkan.
Para penumpang sekalian, sebentar lagi kita akan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta. Waktu menunjukkan pukul 7.30 waktu Indonesia dan pukul 9.30 untuk waktu Tokyo. Kenakan kembali sabuk pengaman anda.
"Sebentar lagi kita akan sampai di Jakarta Rinne-chan! Aku penasaran seperti apa ya kotanya? Happy Naru!" kata Naru bersemangat.
"Jakarta… aku penasaran juga…" kata Rinne pelan.
.
Lapangan Udara Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta
Roda pesawat kembali diturunkan. Suara decitan roda-roda yang menyentuh tanah kembali terdengar. Kecepatan pesawat mulai dikurangi oleh pilot dan copilotnya dan berangsur pelan seiring mengarahkan pesawat untuk berhenti dan menurunkan semua penumpang di dalamnya.
Para penumpang yang terhormat. Kita telah sampai di Bandara Internasional Soekarno – Hatta Jakarta. Dimohon untuk tidak mengaktifkan telepon genggam sampai tiba di gedung kedatangan. Harap memeriksa kembali barang bawaan anda di kabin agar tidak ada yang tertinggal dan harap berhati-hati saat anda mengambil kembali barang bawaan anda dari kabin.
Setelah Naru dkk mengambil kembali barang bawaan mereka, mereka langsung keluar dari pesawat.
"Gila men! Jadi ini bandaranya Jakarta?!" kata Kazuki.
"Ramenya wow! Ayo kita urus administrasinya dulu!" ujar Bell.
Saat di tempat untuk kedatangan orang luar negeri seperti mereka, ada antrean di depannya. Tapi mereka sabar untuk menunggu, sampai giliran mereka satu persatu datang…
"Namamu Ayase Naru ya?"
"Ya."
"Dalam rangka apa datang ke Indonesia?"
"Kami datang kesini dalam rangka liburan."
"Oh begitu… Baiklah. Selamat bersenang-senang!"
"Baikk…!"
Salah seorang petugas administrasi menanyai Naru dan setelah verifikasinya selesai, dia langsung melenggang bebas dan menunggu teman-temannya.
"Sepertinya… kita lupa sesuatu." Kata Kouji.
"Apa?" Tanya Ito.
"Kita 'kan sudah datang di bandara. Seharusnya ada seseorang yang menunggu kita disini." Kata Kouji sedikit kebingungan.
"HAPPY RAIN DAN BELL ROSE!"
Sebuah seruan terdengar oleh mereka. Seorang gadis berparas cantik melambaikan tangan kepada mereka.
"Itu dia!" seru Bell tiba-tiba.
"Hah? Kau tahu siapa dia?" Tanya Naru.
"Nanti kalian akan tahu sendiri." Kata Bell sambil melangkah pergi lalu disusul oleh teman-temannya.
.
"Kamu Renjouji Bell kan? Personel Bell Rose?" Tanya gadis itu. Bell mengangguk tersenyum.
"Iya. Aku juga membawa teman-temanku kesini." Kata Bell sambil menunjuk mereka.
"Oke. Ehm… selamat datang di Indonesia. Kita sekarang ada di Jakarta, Ibukota Negara ini." Kata gadis itu sambil tersenyum riang. Tak lupa juga, mereka saling berkenalan.
"Kakak ini namanya Rika. Nama lengkapnya Rika Teresha. Dia adalah seorang mahasiswi dari kampus ternama di kota asalnya, Surabaya." Kata Bell sambil memperkenalkannya.
"Kalian bisa memanggilku Rika-san! Yoroshiku minna-san!" kata Rika kembali tersenyum.
"Lebih baik kita langsung bergegas. Ayo ikut aku. Supir pribadinya sudah menunggu kalian semua." Kata Rika mengakhiri pertemuan singkatnya.
.
"Wah… ternyata banyak sekali yang ikut berlibur kesini." Kata Rika. Dia duduk di kursi terdepan sebagai tour guide mereka kali ini.
"Iya. Akan kuperkenalkan mereka satu persatu. Dari kiri namanya Naru, Rinne, Ann, Ito, Wakana, Otoha, Kazuki, dan Kouji. Oya. Satunya lagi itu DJ Coo." Kata Bell sambil memperkenalkan mereka satu persatu.
"Hee…. Banyak ya. Kalau boleh tahu, Happy Rain itu personelnya Naru, Ann, dan Ito. Sedangkan Bell Rose personelnya Bell, Otoha, dan Wakana kan?" kata Rika sambil menebak-nebak. Bell mengangguk.
"Itu betul sekali! Darimana kau tahu?" Tanya Kazuki.
"Aku melihat konser-konser kalian di Youtube. Harus kuakui, kalian sangat luar biasa!" puji Rika.
"Makasih ya atas pujiannya!" kata Naru. Rika mengangguk.
"Ano… Bell-san." Kata Otoha.
"Ya?"
"Sejak kapan Bell-san kenal dengan Rika-san?" Tanya Otoha.
'Tumben Otoha Kepo mode-nya nyala.' Gumam Bell sambil sweatdrop. (?)
"Soal itu ya… kami sudah berkenalan sejak lama. Rika-san adalah sapenku." Jawabnya.
"HAH?! SAPEN?!" seru mereka tiba-tiba.
"Iya. Dia adalah salah satu sahabat penaku dari Indonesia. Kami mulai saling nge-chat di internet." Katanya.
"Kalian nge-chatnya bahasa inggris kan?" Tanya Ann. Bell mengangguk.
"Iya. Kami nge-chatnya panjang lebar banget." Kata Bell sambil meringis.
"Nge-chatnya tentang apa aja sih?" Tanya Wakana.
"Awalnya kami menganggap kalau kami itu sebaya. Ternyata beda jauh." Kata Bell.
"Aku mengira kalau dia itu sama denganku, ternyata, dia seorang mahasiswi." Lanjutnya.
"Rika-san seorang mahasiswi ya?" Tanya Naru bersemangat.
Dia tertawa kecil mendengarnya.
"Iya. Aku dari Unair, Universitas Airlangga. Salah satu universitas ternama di Surabaya. Aku asalnya dari Surabaya. Cuma datang jauh-jauh kesini sebelum kalian datang." Jawabnya.
"Jurusan apa yang kau pilih?" Tanya Ito.
"Aku memilih jurusan antropologi. Aku juga mengambil sastra Jepang." Jawabnya.
"Antropologi?" Tanya Kouji.
"Itu seperti ilmu yang mempelajari tentang berbagai macam budaya sekitar. Memang kelihatannya sama dengan sosiologi. Hanya saja, antropologi itu mempelajari budaya lebih dalam dan lebih detail." Jawabnya. Mereka hanya mengangguk paham.
"Kita sudah sampai di hotel. Jangan lupa ambil barang-barang kalian." Kata Rika.
Akhirnya, Naru dkk sampai di sebuah hotel bintang lima di Jakarta pusat.
.
"2 hari sebelum kalian datang kesini, aku sudah memesan 5 kamar untuk kalian menginap." Kata Rika.
"Oke. Lantai kalian ada di lantai 9. Ada 5 kamar yang sudah siap. Tolong dengarkan baik-baik."
"Kamar 901 ditempati oleh Ayase Naru, Rinne, dan Renjouji Bell."
"Kamar 902 ditempati oleh Fukuhara Ann dan Morizono Wakana."
"Kamar 903 ditempati oleh Suzuno Ito dan Takanashi Otoha."
"Kamar 904 ditempati oleh Nishina Kazuki dan Mihama Kouji."
"Dan kamar terakhir, kamar 905 ditempati oleh DJ Coo."
Begitu Rika langsung memberikan kunci kamar kepada Naru, Ann, Ito, Kazuki, dan DJ Coo, mereka langsung bergegas menuju lift dan ke kamar yang dituju.
"Tunggu! Aku lupa menyampaikan sesuatu kepada kalian!" cegat Rika tiba-tiba.
Mereka langung menoleh ke arahnya.
"Jam 6 nanti, aku akan kembali ke hotel ini dan menjemput kalian. Sebaiknya kalian istirahat dulu. Sampai nanti." Kata Rika sambil melangkah meninggalkan mereka.
.
To Be Continued
A/N : Hai hai hai! Kangen aku ya? #hening
SMA SMA SMA! Enak sih jadi murid SMA. Tapi… banyaknya waktu di dunia nyata seakan menyita waktuku di dunia maya ini *hiks*
Maaf ya, kalo updatenya kelamaan. Gak kayak biasanya. Soalnya, ya itu… #ituapanya #dihajar
Dan sepertinya, aku bikin kesalahan lagi soal waktu publishnya. Karena eventnya udah lewat, sepertinya tag diatas apa harus kuhapus ya? #dihajarlagi
Dan, maaf kalo ceritanya seandainya kurang menarik dan alurnya rasanya sedikit kecepetan#nunduk dalam2.
Baiklah, sekian curcol gajeku. Dan… terima kasih sudah mau membaca. Reviewnya dibuka mulai sekarang!
Salam author,
Shiyura Mirashi
