Donghae membantu Siwon menyiapkan makan malam, walaupun hanya memanggang daging yang dimakan dengan salada segar. Siwon mengambil sebotol soju dan meletakannya di meja.
"Aku panggil Kyuhyun dulu ya." Ucap Siwon, Donghae menganggukan kepala dan duduk terlebih dahulu di meja makan.
Kyuhyun ngambek karena melihat Siwon dan Donghae berpelukan, dia masuk kedalam kamar dan memilih tidur. Siwon membuka pintu kamar yang ia tempati dengan Kyuhyun, "Baby?" panggil Siwon. Kyuhyun mendengar tapi dia berpura-pura tidak dengar.
"Makan malam sudah siap, ayo kita makan." Siwon duduk di tepi ranjang dan berbisik pada Kyuhyun. Kyuhyun akhirnya membuka mata, matanya menatap mata hitam Siwon, "Jahat!" ucap Kyuhyun.
"Jahat? Aku jahat kenapa Baby?" Siwon tidak mengerti. Kyuhyun membuka kaos Siwon, Siwon menatapnya heran "Hey, kita kedatangan tamu. Jangan minta sekarang Baby." Siwon menghentikan tangan Kyuhyun.
"Ganti baju, tadi kau berpelukan dengan laki-laki itu." kata Kyuhyun manja, Siwon tertawa kecil mendengarnya, "Baby, itu hanya pelukan sebagai sahabat. Lagipula dia tidak menularkan penyakit, jadi tidak usah ganti baju ya?" pinta Siwon. Kyuhyun keras kepala, dia mencari kaos baru untuk Siwon, "Cepat pakai." Siwon akhirnya menerima kaos itu dan mengganti bajunya. Kyuhyun tersenyum lalu memeluk Siwonnya "Kau hanya boleh memelukku." ucapnya.
"Iya, sekarang kita makan."
-Posessive-
Donghae baru meletakan daging yang sudah matang diatas piring. Menatanya dengan rapi diatas meja makan. Siwon duduk dimejanya dan nampak kagum dengan yang Donghae lakukan, "Kau pandai juga Hae." puji Siwon yang mendapat delikan mata Kyuhyun.
"Pekerjaan ini sih mudah, hebat apanya." cibir Kyuhyun yang di dengar semua, Siwon berdehem memperingatkan. Kyuhyun hanya membalas dengan raut wajah tidak peduli.
"Bukan apa-apa, saat di Jepang aku sering makan sendiri. Makanya aku terbiasa menata dan menyiapkan makanan sendiri." ucap Donghae.
"Oh begitu, sekarang kau tidak sendiri. Ada kami disini." ucap Siwon menunjuk dirinya dan Kyuhyun. Kyuhyun terlihat masih tidak suka dengan kehadiran Donghae, dia mencoba makanannya, "Kurang matang, tidak enak!" bohong Kyuhyun menjulurkan lidahnya.
"Kurang? Aku rasa ini enak." ucap Donghae.
"Yaialah ini kan kau yang masak, makanya kau bilang enak." Kyuhyun masih jutek.
"Jadi daging buatanku tidak enak, baby?'' Siwon kecewa karena memang dia yang tadi memanggang, Donghae hanya menata di meja makan saja. Kyuhyun hampir tersendak, dia mana tega mengatakan makanan Siwon tidak enak padahal masakan Siwon memang enak.
''Enak ko enak, Wonnie suamiku pandai. Aku cium dulu.'' Kyuhyun kembali merayu dan mengecup bibir tipis Siwon -didepan Donghae- yang sebenarnya tidak masalah sedikit pun.
''Baby malu...'' Siwon berkata lucu, Donghae hanya tersenyum melihatnya. Sedikit iri saat melihat Siwon bisa seperti itu dengan istrinya sementara Donghae tidak.
Ketiganya melanjutkan makan malam sampai piring mereka habis. Kyuhyun yang berstatus istri pun merapihkan meja makan, membawa peralatan kotor dan memasukannya ke dalam dishwasher. Menunggu piring-piring itu bersih, Kyuhyun mengawasi Siwon yang tengah mengobrol dengan Donghae di ruang tamu.
''Jadi begitu, baiklah nanti aku akan pelajari lebih dalam kasusmu. Sekarang kau bisa tinggal denganku dulu.'' ucap Siwon.
''Terima kasih Siwon, aku tidak tahu bagaimana kalau aku tidak punya sahabat sepertimu.'' kata Donghae sungkan, Siwon tidak suka sahabatnya berkata seperti itu, ''Buat apa sungkan, kita sahabat sejak kecil Donghae.'' kata Siwon.
''Pandai sekali pria itu membuat Wonnie perhatian padanya, ah aku harus menarik perhatian Wonnie lagi.'' Kyuhyun memikirkan sebuah rencana, dia melihat gelas lalu menjatuhkannya ke lantai. Terdengar suara pecahan yang nyaring lalu dia melukai tangannya sendiri dengan beling gelas tersebut. ''AKH!'' jerit Kyuhyun.
Siwon dan Donghae mendengar suara jeritan Kyuhyun, ''Itu suara Kyuhyun.'' kata Donghae, Siwon langsung khawatir dan berlari ke dapur. Kyuhyun berjongkok sambil memegangi jarinya yang berdarah, ''Hiks.. Sakit...'' tangis Kyuhyun kesakitan.
''Baby kau kenapa? Astaga berdarah!'' dengan cekatan Siwon mengambil alat P3K, meraih jari Kyuhyun dan membawanya ke wastafel. Kyuhyun meringis saat jarinya di aliri air, setelah itu Siwon mengobati luka itu.
''Sakit...'' rintih Kyuhyun, Siwon meniupi jarinya sambil meneteskan obat merah diatasnya, ''Makanya kau harus berhati-hati Baby.'' Kata Siwon, dalam hatinya Kyuhyun tersenyum karena Siwon perhatian dan khawatir padanya.
''Donghae-sshi, bisa aku minta tolong padamu.'' ucap Kyuhyun pada Donghae.
''Boleh.'' jawab Donghae.
''Tolong ambil dan simpan piring yang sudah bersih ditempatnya.''
''Baby, biar aku saja yang melakukan itu. Masa kau suruh tamu.'' kata Siwon.
''Wonnie, aku masih sakit Bantu aku mengerjakan pekerjaan.'' manja Kyuhyun.
''Tidak apa-apa, akan aku lakukan.'' Donghae melakukan apa yang Kyuhyun pinta. Kyuhyun tersenyum lalu membawa Siwon ke kamarnya.
''Wonnie ambilkan laptopku di atas meja.''
Siwon melakukannya, Kyuhyun lalu meminta Siwon membawa laptop itu di ruang televisi. Kyuhyun juga meminta Siwon menyalakannya, jadi siapa yang mau kerja?
''Baby hanya telunjukmu yang sakit, masa kau tidak bisa melakukan ini.'' ucap Siwon lembut. Kyuhyun berakting lemas, ''Badanku juga lemas, mungkin aku hamil.'' alasan Kyuhyun asal, Siwon langsung menatapnya serius ''Jinjja? Benar itu Baby?'' Siwon sangat antusias. Kyuhyun hampir memukul sendiri kepalanya karena salah mencari alasan.
''Kan baru dugaan, Wonnie mau bantu aku tidak?'' Kyuhyun mengelak, Siwon mengangguk dan semangat membantunya.
Donghae ikut bahagia melihat rumah tangga sahabatnya lancar-lancar saja. Walaupun Siwon mempunyai istri posesif tapi dia bisa mengimbangi semuanya dengan baik sehingga hubungan mereka senantiasa terjalin dengan baik.
-Posessive-
Kyuhyun berbaring di ranjangnya, Siwon ikut berbaring. Saat Kyuhyun akan memeluknya, Siwon justru bangun lalu menaikan kaos Kyuhyun sampai memperlihatkan perutnya.
''Apa yang kau lakukan?'' heran Kyuhyun.
Siwon mendekatkan wajahnya lalu mengecup perut Kyuhyun, ''Hyung...'' Kyuhyun masih heran. Siwon mengangkat wajahnya menatap Kyuhyun, ''Benar hamil tidak?'' tanya Siwon. Kyuhyun langsung menutup bajunya dan duduk ditempat tidur, ''Tidak tahu.. Sudahlah, aku ngantuk Hyung. Ayo tidur!'' ajak Kyuhyun.
Siwon akhirnya ikut berbaring di sebelah Kyuhyun, memeluk tubuh Kyuhyun yang lebih kecil darinya. Baru 1 jam Kyuhyun tertidur nyenyak, Siwon justru bangun lagi karena merasa haus. Dia pergi ke dapur untuk mengambil minum, ''Donghae?'' Siwon melihat Donghae yang duduk di meja makan.
''Kau tidak tidur Hae?'' tanya Siwon.
''Siwon, kau sendiri kenapa bangun lagi? Aku hanya belum mengantuk saja.'' jawab Donghae.
Siwon menarik kursi dan duduk di depan Donghae, ''Aku merasa haus saja.'' ucap Siwon.
Donghae meneguk minuman colla di gelasnya, sebenarnya dia punya banyak masalah di Jepang. Namun dia tidak mau terlalu membebani sahabatnya, apalagi sekarang Siwon tidak sendiri dan Siwon juga punya masalah sendiri.
''Aku tahu, kau pasti sedang banyak pikiran. Curhat saja padaku.'' Siwon selalu tahu apapun yang coba Donghae sembunyikan.
''Sulit menyembunyikan ini darimu.'' Donghae tersenyum hambar. Siwon beralih duduk disebelah sahabatnya itu, ''Kenapa?'' tanya Siwon.
''Dia berselingkuh dengan bossnya, aku tidak menyangka Siwon.'' Donghae berkata dengan mata yang mulai berkaca-kaca, Siwon terkejut dan tidak menyangka pasangan Donghae seperti itu. ''Itu benar-benar keterlaluan. Kau harus sabar Hae-ah.''
''Itu makanya kenapa aku tidak mau mengijinkan dia bekerja, akhirnya apa yang aku takutkan terjadi. Kau harus berhati-hati juga Siwon.''
Siwon jadi kepikiran soal Kyuhyun yang mempunyai boss ajaib yang masih jomblo. Belum lagi sahabat Kyuhyun juga belum menikah. Kan bisa saja ada cinta diantara sahabat atau dengan boss seperti yang pasangan Donghae lakukan.
-Posessive-
''Pagi Min..'' Kyuhyun menyapa dengan senyum manisnya, Changmin membalas dengan senyuman juga -dia sibuk dengan sarapannya-
''Tidak sarapan dirumah?'' tanya Kyuhyun.
''Tidak sempat.'' jawab Changmin dengan isyarat karena mulutnya penuh makanan. Kyuhyun geleng-geleng melihatnya, ''Semalam aku menambahkan karakter baru, menurutmu bagaimana?'' tunjuk Kyuhyun memperlihatkan laptopnya. Changmin masih makan, karena kesal Kyuhyun membantu menghabiskan makanan Changmin, ''Hmmmm...''
''Ya... Jangan dimakan!'' Changmin memukul-mukul tangan Kyuhyun yang mencoba mencuri makanannya, Kyuhyun tertawa ''Dasar food monster!''
Changmin buru-buru memakan habis bekalnya, Kyuhyun ngeri melihat cara makan Changmin yang seperti kelaparan itu.
''Hy~ Kalian sudah datang.'' Yesung masuk keruangan ChangKyu, Changmin buru-buru menyimpan makanannya di dalam laci, ''Pagi boss!'' ucap ChangKyu memberi salam. Yesung menunjuk bibir Changmin yang ada sisa makanan, buru-buru Changmin membersihkan dengan tissue. ''Maaf.''
''Tidak masalah, kalian buatkan aku video pendeknya dulu. Nanti aku periksa dan coba bicarakan dengan yang lain, aku tunggu siang ini.'' ucap Yesung keluar lagi. ChangKyu saling berpandangan lalu serius kembali bekerja.
-Posessive-
ChangKyu sama-sama tidak bisa bicara apa-apa lagi saat melihat boss mereka sedang berbicara dengan kura-kura kesayangannya. Sudah 15 menit mereka dicuekan karena Yesung sibuk dengan kura-kuranya.
''Boss?'' panggil Kyuhyun. Yesung baru menyadari kehadiran karyawannya itu, ''Kalian sudah datang?'' tanya Yesung polos. ChangKyu hampir terjungkir kebelakang, ''Ne.'' jawab mereka sabar.
''Kalian tahu, kura-kuraku akan menikah dalam waktu dekat. Dia akan menikah dengan kura-kura milik temanku.'' ucap Yesung antusias, ChangKyu memberi selamat, ''Selamat Boss, kita dapat makan gratis kan?'' canda Changmin disetujui Kyuhyun.
''Itu gampang! Proyek kita harus sukses dulu.'' jawab Yesung yang ternyata ingat juga pada proyeknya.
Mereka kembali membahas soal proyek dengan serius. ChangKyu dibuat heran karena bossnya itu sangat berbeda jika mulai serius, bahkan ChangKyu kena marah karena ada hal yang mereka kurang teliti.
-Posessive-
''Ajaib, boss memang ajaib.'' Kyuhyun geleng-geleng layaknya selesai naik kereta gantung saat keluar dari ruangan Yesung.
''Dia punya berapa kepribadian ya?'' tanya Changmin. Kyuhyun menggeleng lagi, ''Seperti kucing yang punya banyak nyawa, boss punya banyak kepribadian.'' jawabnya.
''Eh Kyu, aku mau tanya.. Siwon hyung punya adik?'' tanya Changmin.
''Tidak.'' jawab Kyuhyun. ''Kenapa memangnya?'' tambah Kyuhyun.
''Semalam aku melihat Siwon Hyung ada di cafe 24 jam dekat rumahmu, dia sepertinya minum dengan laki-laki. Mereka terlihat akrab dan Siwon hyung sangat perhatian padanya.''
''Mwo? Semalam Min? Tidak mungkin! Semalam kami tidur bareng, kau salah lihat Min.''
''Mungkin juga sih, cowok itu sedikit lebih pendek dari Siwon Hyung sih.''
Kyuhyun mulai curiga kalau bisa saja semalam Siwon dan Donghae pergi keluar tanpa sepengetahuannya. Segala masuk ke cafe tengah malam pula, buat apa coba mereka kesana.
''Aku duluan Min.'' Kyuhyun langsung pergi, Changmin mengangkat bahunya dan berjalan menuju mobilnya sendiri.
-Posessive-
''Hyung, kau berani pergi tanpa ijinku sekarang.'' Kyuhyun terus berguman kesal, dia menyetir mobilnya dengan cepat. Dia tahu Siwon pasti belum pulang, dan dia harus bertanya pada Donghae.
Saat sampai dirumah dia tidak menemukan Donghae di ruang televisi ataupun kamarnya. Dia jadi kesal lagi, apa Donghae pergi dengan Siwon? Kyuhyun lalu mencarinya di taman belakang dan ternyata Donghae tengah diam di sisi kolam.
''Hah... Disini rupanya.'' napas Kyuhyun terengah karena berlari.
''Donghae?'' panggilnya. Donghae yang merasa dipanggil pun menoleh, ''Eh Kyuhyun, sudah pulang?'' dia bertanya ramah. Kyuhyun mendekatinya, ''Semalam kau tidur jam berapa?'' tanya Kyuhyun basa-basi.
''Sekitar jam 3.'' jawabnya. Kyuhyun semakin yakin kalau ucapan Changmin benar.
''Jam 3 memangnya kau habis darimana?'' tanya Kyuhyun lagi.
''Minum dengan Siwon, semalam kami kehabisan Soju lalu kita minum di cafe terdekat.'' jawab Donghae santai dan tidak merasa apa-apa. Rahang Kyuhyun sudah mengeras dan dia tidak suka akan hal tersebut.
''Apa kau suka pada Siwon?'' tuduh Kyuhyun, Donghae terkejut, ''Suka? Tidak.. Aku dan dia hanya berteman.''
Kyuhyun tidak percaya, ''Siwon tidak mungkin pergi tanpa ijinku, apa Siwon yang suka padamu?''
''Kyuhyun jangan salah paham, kami hanya bersahabat.'' Donghae mencoba menjelaskan, dia tidak mau Kyuhyun salah sangka. Kyuhyun tidak percaya, ''Bohong!''
Donghae mendekati Kyuhyun, dia mencoba menyentuh Kyuhyun namun Kyuhyun menghindar, ''Percaya Kyu, jangan salah paham.'' kata Donghae. Kyuhyun malah marah, ''Jangan ganggu suamiku!'' Donghae merasa bersalah membuat Kyuhyun salah paham.
''Maaf, aku tidak bermaksud mengganggu Siwon. Kami...''
''Jangan dekati aku... Jangan!'' Kyuhyun mundur, Donghae mendekat saat Kyuhyun hampir terjatuh, Donghae menariknya dan justru Donghae kehilangan keseimbangan dan jatuh ke kolam.
Byur!
Mendengar suara tercebur, Siwon yang baru pulang langsung berlari kearah kolam. Dia melihat Donghae tenggelam dengan Kyuhyun di sisi kolam, ''Dia tidak bisa renang, Kyuhyun.'' marah Siwon sebelum dia masuk ke kolam dan menolong Donghae.
Siwon berhasil membawa Donghae sampai keluar dari kolam renang, dia memeriksa pernapasan Donghae dan memberikan nafas buatan.
''Jangan cium dia!'' larang Kyuhyun tidak suka bibir Siwon menempel di bibir Donghae, Siwon menatapnya kecewa, ''Kau keterlaluan, kau biarkan dia tenggelam dan sekarang aku tidak boleh menyelamatkan dia.'' kecewa Siwon.
''Jangan cium dia di depanku, hiks..'' Kyuhyun menangis dan menahan Siwon, Siwon menghempaskan tangan Kyuhyun yang menghalanginya. Dia tetap memberikan Donghae napas buatan sampai dia sadar, ''Uhukkh..'' Donghae batuk dan mengeluarkan air. Siwon lega, sementara Kyuhyun masih menangis.
''Te-terima kasih Siwon.'' ucap Donghae.
''Sama-sama, aku antar istirahat.'' Siwon memapah Donghae, membiarkan Kyuhyun masih duduk di tepi kolam. Donghae masih lemah hanya bisa menurut saja, ''Siwon...'' panggil Kyuhyun tidak di dengar Siwon.
''Siwon...'' panggilnya lagi.
''Siwon, Kyuhyun...'' Siwon meminta Donghae diam, ''Biar saja dia sudah keterlaluan.'' ucap Siwon.
''Hiks... Siwon.. Hiks...'' Kyuhyun menangis sambil memandang kolam, ''Mianhae."
-Posessive-
TBC.
