Gods of 12 Zodiack
Cast : Yesung Kyuhyun and member SJ lainnya
Pairing : Kyusung dan official pairing
Rating : T
Genre : Fantasy Romance
Lenght : Chaptered
Warning : Yaoi, BL, Boy x Boy
Summary :
Jongwoon pemuda urakan namun memiliki wajah yang menawan, bergaya bak preman tapi hati pahlawan. Suatu hari di atap sekolah dia bertemu dengan seorang yang mengaku pangeran negeri dongeng. Dan dia dipaksa untuk bertarung melawan musuh kerajaan pangeran dengan alasan dia pandai berkelahi. Seseorang yang tidak pernah mendapatkan cinta dari siapapun, merasakan cinta dari penduduk negeri dongeng tersebut termasuk pangeran itu. Berhasilkah Yesung memusnahkan musuh kerajaan dan mendapatkan pangeran?
Enjoy ~~
Chapter 2
Saat ini Kyuhyun dan Jongwoon tengah berlatih berdua di dekat sungai. Pemilik bintang lainnya sedang berlatih di dalam istana.
"Kenapa cuma kita berdua yang latihan disini?" Jongwoon mengernyitkan alisnya. Yang diajak bicara hanya diam saja dan malah memandangi air sungai.
"Hei! Aku bicara denganmu!" Jongwoon mendekati Kyuhyun dan berdiri di sebelahnya. Kyuhyun mengangkat tangan sebelah kirinya dan air sungai itu juga ikut terangkat ke atas, menyebabkan dasar sungai itu terlihat jelas.
"Wow.. kau yang melakukannya?" Jongwoon terkagum-kagum pada kekuatan Kyuhyun.
"Ya, Aquarius punya kekuatan mengendalikan air. Apapun bentuk dan asal air itu" Kyuhyun memandangi air yang tengah melayang di telapak tangan kanannya. Lama kelamaan air itu membeku menyerupai kristal dan dia melemparkan kristal itu ke Jongwoon.
Jongwoon melotot kaget dan melompat ke samping kiri. Kristal berbentuk jarum itu menancap di pohon belakang Jongwoon. Pohon itu pun berubah menjadi beku seperti es.
"Refleksmu bagus juga" ujar Kyuhyun santai. Jongwoon mengumpat Kyuhyun dengan segala macam bahasa -_-
"Kalau kekuatanmu ada di air, lalu apa kekuatanku?" tanya Jongwoon yang tengah melipat tangannya dan memandang pohon es tadi.
"Karena kau petarung jarak dekat dan ahli bertarung, kemungkinan besar kekuatanmu ada di alat perang atau senjata"
"Lalu dimana senjata itu?" Jongwoon berbalik dan menatap Kyuhyun penasaran.
"Ada di dalam kerajaan Orz" Kyuhyun memandang gunung yang ada di seberang hutan kerajaan Gods.
"Apa? Kalau begitu aku harus kesana untuk mengambilnya? Kau gila ya! Bagaimana caranya aku kesana? Bisa-bisa belum sampai sana aku sudah mati duluan"
"Kau ini cerewet sekali.. maka dari itu kau latihan dulu dengan senjata lain. Setelah itu kita sama-sama rebut pedang itu"
Jongwoon masih tidak puas dengan jawaban Kyuhyun. "Memang apa istimewanya pedang itu? Kenapa harus memakai pedang yang ada di kerajaan Orz?"
"Karena pedang itu adalah pedang yang digunakan oleh kakek ku untuk membunuh Raja Orz. Pedang itu dibuat dari api kawah gunung Morlon dan darah prajurit Gods yang mati karena dibunuh pasukan Orz. Pedang itu dinamakan Zucha. Ada ukiran di sisi kanan kiri nya dan permata shappire blue di dekat gagangnya"
"Kalau kakekmu sudah membunuh Raja Orz, mengapa masih ada perang melawan mereka?"
"Pertanyaan bagus. Karena perdana menteri Orz terluput dari perang itu dan sekarang dia kembali untuk membalaskan dendam kerajaan Orz. Dia mempengaruhi salah satu panglima kerajaan Gods untuk bergabung dengannya"
"Panglima Gods? Siapa?"
"Kibum. Kim Kibum.."
"Ja-jangan-jangan.."
"Ya, Kibum mencuri pedang Zucha dan menjadi Raja Orz yang baru. Kakekku langsung jatuh sakit mendengar panglima yang sangat dipercayainya mengkhianatinya. Sebelum wafat, kakekku berbicara pada ayah ku, cara satu-satunya untuk memusnahkan bangsa Orz adalah dengan mencari pemilik 12 Zodiack" Kyuhyun membalikan badannya. "Kau harus berhati-hati dengan Kim Kibum. Dia sangat licik dan berbahaya" Kyuhyun berjalan menjauhi Jongwoon yang memproses cerita panjang Kyuhyun.
.
.
.
Di kerajaan Orz sendiri, seorang namja tengah duduk di singgasana nya. Di sebelah kiri nya berdiri sang perdana menteri yang berpakaian serba hitam. Namja yang tengah duduk itu-Kim Kibum- sedang memandangi bola kristal di hadapannya. Dia melihat Kyuhyun dan Jongwoon berjalan menjauhi sungai. Kibum menyeringai melihat wajah Jongwoon.
"Hmm.. Virgo yang manis. Aku harus mendapatkannya"
"Yang Mulia, tampaknya ke 12 Zodiack itu sudah berkumpul semua nya. Mungkin sebentar lagi kita akan berperang.." perdana menteri itu tersenyum licik.
"Ya.. kali ini kita tidak akan kalah seperti dulu lagi. Tidak ada yang bisa mengalahkanku.. Hahahaha" Kibum tertawa setan. Diam-diam perdana menteri itu menyeringai di dalam hati. 'Setelah kau membunuh mereka, aku yang akan membunuhmu dan menjadi raja Orz'
.
.
.
Makan malam telah tiba. Pemilik 12 Zodiack serta Raja dan Ratu duduk untuk menikmati makan malam mereka.
"Aku lihat sepertinya kalian semua sudah menemukan kekuatan masing-masing" ucap Raja sambil mengangkat gelas anggurnya.
"Tidak semua Yang Mulia. Jongwoon belum menemukannya" kata Kyuhyun sambil memotong steaknya.
"Ah.. Jongwoon kan memang harus menunggu pedang Zucha terlebih dahulu. Kau bisa berlatih dengan pedang lainnya" ujar Kangin.
"Ah ya aku penasaran akan kekuatan kalian masing-masing" Jongwoon menatap satu persatu teman-temannya.
"Aku memanah dengan anak panah api" ujar Zhoumi dengan senyuman khasnya.
"Kekuatanku berhubungan dengan listrik" Eunhyuk menyahut kemudian.
"Kalau aku bisa mengcopy diriku menjadi banyak" imbuh Ryeowook
"Aku bisa mengendalikan tumbuhan. Ya, aku tahu itu aneh tapi aku cukup senang dengan kekuatanku" kata Shindong sambil mengangkat bahu
"Lalu aku bisa membuat asap beracun dari ujung jariku ini. Keren kan?" Donghae menakut-nakuti Eunhyuk yang ada di sebelahnya.
"Aku tahu apa yang ada dipikiranmu. Kau berpikir ingin cepat-cepat selesai agar bisa menikmati makananmu kan?" ujar Sungmin santai. Jongwoon melotot. "Kau bisa membaca pikiranku?"
"Ya, itulah kekuatanku" Jongwoon menelan ludahnya. Dia harus berhati-hati dengan pikirannya mulai sekarang agar Sungmin tidak tahu pikirannya.
"Sebenarnya aku tidak terlalu suka dengan kekuatanku, karena menurutku tidak keren. Aku bisa menyembuhkan makhluk hidup yang terluka. Hanya dengan menyentuh mereka" Heechul berkata acuh tak acuh.
"Kalau kekuatanku biasa-biasa saja Jongwoon-ssi"
"Memang kekuatanmu apa Hangeng-ssi?" tanya Jongwoon
"Bisa berteleportasi" ujar Hangeng rendah hati.
"Wah kekuatanmu itu keren tahu" Jongwoon bertepuk tangan gembira
"Hehehe" Hangeng menggaruk-garuk belakang kepalanya malu.
"Hmm kalau aku bisa berlari dengan cepat dan ahli memainkan pedang" ujar Siwon kalem.
"Pedang? Sepertiku?" Jongwoon memiringkan kepalanya imut
Semua pemilik 12 zodiack berdehem pelan untuk mengusir rasa berdebar-debar mereka. Leeteuk mencubit pipi Jongwoon gemas menghasilkan rintihan sakit dari Jongwoon. Kyuhyun yang pertama kali berbicara. "Ya, karena dia dulu adalah wakil panglima kerajaan Gods"
"Wakil panglima? Jadi kau mengenal Kim Kibum?" tanya Jongwoon lagi
"Ya.. aku mengenalnya. Sangat mengenalnya..." pandangan mata Siwon berubah menjadi sendu.
"Ehem.. aku rasa tinggal aku yang belum mengenalkan kekuatanku. Aku menguasai ilmu kungfu dan bela diri" Henry tersenyum lebar membuat kedua matanya menjadi segaris
"Baiklah aku rasa hari ini cukup disini saja. Kalian tidurlah, besok kita latihan pagi-pagi sekali. Selamat malam" Kangin berdiri dari kursinya dan diikuti yang lain masing-masing menuju kamarnya.
.
.
.
Jongwoon masih belum bisa tidur. Dia berdiri di depan jendela besar di kamarnya dan memandangi kerajaan Orz di belakang hutan. 'Bagaimana kalau aku tidak bisa mengalahkan mereka? Apa aku akan mati? Lalu sebenarnya apa itu Orz? Seberapa kuatnya mereka?'
Memikirkan semua itu membuat Jongwoon merasa kehilangan semangatnya dan hatinya sungguh tidak merasa nyaman.
Tok tok tok
Jongwoon menoleh dan berkata "Siapa?"
"Ini aku Kyuhyun. Boleh aku masuk?" Jongwoon berjalan ke pintu dan membukanya.
"Ada apa?" Jongwoon menatap Kyuhyun yang lebih tinggi darinya. "Ada yang ingin aku bicarakan denganmu" Kyuhyun menarik lembut tangan Jongwoon. "Mau kemana kita?" Jongwoon berjalan sedikit kesusahan mengimbangi langkah-langkah lebar Kyuhyun. Yang ditanya hanya diam saja dan tetap menyeret Jongwoon.
"Sudah sampai" Kyuhyun melepas genggamannya pada Jongwoon.
Jongwoon menatap pemandangan indah di depan matanya. Sebuah taman bunga lavender yang sangat cantik. Di belakang taman itu ada danau yang sangat luas dan juga gunung tempat tinggal Orz. Tak lupa juga bulan purnama yang menambah keindahan tempat tersebut.
"Cantik sekali.." mata Jongwoon berbinar-binar melihat nya. Senyum indah terpatri di wajahnya. Kyuhyun mengamati Jongwoon dari samping.
"Saat aku gelisah, biasanya aku kesini. Karena tempat ini begitu indah dan dapat menenangkan hati" ujar Kyuhyun dengan pandangan ke depan.
"Kau tahu kalau aku sedang gelisah?" tanya Jongwoon heran. Dia menunduk dan mencium harum bunga lavender itu.
"Ya, karena pemilik 12 bintang bisa merasakan pemilik bintang lainnya. Atau dengan kata lain saing terikat"
"Aku.. masih merasa bingung dengan semua ini. Tiba-tiba saja aku harus bertarung, mempunyai tanda 12 bintang, bertemu dengan mu dan harus mengalahkan bangsa Orz. Bahkan aku saja tidak tahu bagaimana rupa Orz itu" terang Jongwoon panjang lebar.
"..."
"Hey, aku bicara denganmu" Jongwoon menoleh ke belakang untuk melihat Kyuhyun.
"Dulu aku juga begitu. Aku melawan bangsa Orz saat umurku baru 9 tahun. Bisa kau bayangkan anak umur 9 tahun harus berperang dan membunuh?" Kyuhyun melihat Jongwoon menggeleng dan menatapnya kasihan. "Tidak perlu mengasihaniku" Kyuhyun memutuskan duduk di sebelah Jongwoon. "Saat aku disuruh kakekku ikut perang, awalnya aku menolak. Namun setelah aku menyadari keselamatan kerajaan Gods dan seluruh rakyatku dalam bahaya, maka aku memberanikan diriku untuk melawan mereka" Kyuhyun menoleh ke samping tepatnya pada Jongwoon. "Yakinlah pada dirimu sendiri. Kau adalah pemilik bintang Virgo yang sangat diharapkan bangsa Gods. Hanya kau yang bisa untuk mengambil pedang Zucha dan hanya kau yang bisa membasmi seluruh bangsa Orz dengan pedang itu"
Jongwoon menatap mata Kyuhyun yang meneduhkan dan penuh harap. Jongwoon menunduk dan menggigit bibirnya. "Akan kucoba.." Kyuhyun tersenyum dan mengacak rambut hitam Jongwoon. "Bagus" pipi Jongwoon bersemu merah. 'Kenapa pipiku rasanya panas? Aku seperti gadis saja' pikir Jongwoon.
"Ayo kita kembali ke istana" Jongwoon mengangguk dan keduanya berdiri dan pergi dari sana.
.
.
.
Besok pagi nya semua pemilik 12 zodiack berkumpul di halaman istana untuk berlatih. Shindong berkonsentrasi dan sulur-sulur pohon dibelakangnya merambat naik dan membelit sebuah batu besar dan saat Shindong menggenggam tangannya batu besar itu pun hancur menjadi kerikil-kerikil.
Tak jauh dari Shindong ada Zhoumi yang sedang memanah. Dibidiknya kelinci yang sedang berlari itu dan TAKKK panah itu menembus kelinci putih itu. "Hyung tolong sembuhkan kelinci itu ya" ujar Zhoumi cengengesan. Heechul mendengus dan menaruh cermin yang sejak tadi dipegangnya. Diulurkan tangannya untuk menyembuhkan kelinci itu dengan terlebih dahulu mencabut anak panah Zhoumi. Cahaya biru muncul dari kedua tangannya dan kelinci itu bergerak sedikit dan tak lama kelinci itu sudah berlari menjauh. Takut jika terkena anak panah lagi.
Bergerak sedikit ke kiri maka kau akan mejumpai Ryeowook yang banyak sekali seperti tokoh anime kesukaannya. Ryeowook tak hanya mengcopy dirinya menjadi banyak tapi juga bersenjatakan granat dan pisau lipat kecil.
Sungmin sibuk mengatur strategi untuk berperang nanti. Dia mencoret-coret peta kerajaan Gods dan Orz. Sedangkan Donghae mengangkat tangannya ke depan dan muculah jarum-jarum kecil tapi sangat beracun dan menancap di pohon. Seketika pohon itu berubah warna menjadi hitam lalu kering dan mati. Tak hanya itu dia juga bisa menyemprotkan racun seperti kalajengking di seluruh tubuhnya.
Eunhyuk mengangkat jari telunjuknya ke udara dan seketika petir mengalir ke tubuhnya dan dia melontarkan listrik dari petir itu ke batu raksasa di depannya. Batu raksasa itu pun hancur berkeping-keping. Eunhyuk tersenyum bangga.
Hangeng memejamkan matanya dan dia berteleportasi ke tempat Heechul. Ya, Hangeng sedang mendekati Heechul. Kalau isitilah sekarang sih pe-de-ka-te. Tampaknya Hangeng tertarik pada Heechul. Sama halnya dengan Ryeowook Hangeng pun juga mempunyai senjata berupa kapak yang sangat tajam terbuat dari besi.
Sisanya Kyuhyun yang sedang berlatih di dekat air mancur istana. Dia mengambil air itu dan menyapukan seluruh halaman istana dengan air yang sudah membeku. Bahkan teman-teman lainnya pun ikut-ikutan membeku. Kyuhyun tersenyum geli melihat ekspresi dan gerakan mereka yang berhenti dan membuat mereka menjadi aneh. Dijentikkannya jarinya dan seketika air es itu menjadi air biasa lagi. Seluruh halaman menjadi basah dan orang-orang disana ikutan basah.
"Ya! Kau membuat bajuku basah!" Heechul mencak-mencak jengkel. Begitupun yang lainnya. Kyuhyun hanya mengangkat telapak tangannya dan berkata "Maaf" Singkat, padat, dan membuat orang bertambah jengkel -_-
Siwon dan Jongwoon berlatih di padang rumput di luar istana. Jongwoon dan Siwon menggenggam pedangnya masing-masing. Pedang Jongwoon dulunya milik kakek Kyuhyun dan pedang Siwon miliknya sendiri saat dia menjadi wakil panglima. Meski kedua nya sudah tua namun pedang itu masih sangat tajam.
Keduanya berpandangan. Sedetik kemudian masing-masing membuka sarung pedang mereka dengan jari mereka. Keduanya berlari dan saling menyerang. Jongwoon menghunuskan pedangnya ke arah kepala Siwon namun Siwon menahan serangan itu dengan gerakan horizontal pedangnya. Jongwoon melompat ke belakang dan kembali berlari. Dia berbaring untuk menendang kaki Siwon namun Siwon melompat untuk menghindari serangan Jongwoon. (ngerti maksudnya gak? Kyk pemain bola yang mau ngrebut bola lawannya tapi dgn selonjor di tanah. Duh susah jelasin nya :( )
Kali ini Siwon yang menyerang Jongwoon. Kedua pedang itu saling beradu menghasilkan bunyi yang memekikkan telinga. Pedang itu memantulkan sinar matahari namun keduanya tidak ada yang terpengaruh. Jongwoon berbalik dan menyikut perut Siwon membuat Siwon jatuh dan pedangnya terlempar jauh. Jongwoon menodongkan pedangnya ke leher Siwon. Keduanya terengah-engah akibat pertarungan mereka.
"Kau memang hebat Jongwoon-ssi" Jongwoon menyarungkan pedangnya dan membantu Siwon berdiri. "Kau juga hebat Siwon-ssi" Keduanya tersenyum.
Prok Prok Prok
Siwon dan Jongwoon menoleh mendengar suara tepuk tangan itu. Mata Siwon membulat kaget melihat orang itu.
"Ki-kibum.."
Jongwoon menoleh ke Siwon yang mengucapkan kata Kibum . Jongwoon memandang Kibum kembali.
"Mau apa kau kesini?" kata Jongwoon dingin. Dia bersiap mengeluarkan pedangnya.
"Oww jangan terburu-buru Jongwoon-ssi. Aku hanya melihat latihan kalian saja" Kibum menyilangkan kedua tangannya di depan dada. Mata tajam nya memandang Siwon.
"Lama tak berjumpa Siwon-ah. Kau semakin kuat saja" Siwon hanya diam dan memandang tajam Kibum.
"Kalau kau tak segera pergi aku akan menghabisimu" Jongwoon maju ke depan. Kibum menyeringai tipis. "Silahkan saja, manis" Jongwoon menggeram marah dan berlari menuju Kibum dengan hunusan pedang di tangannya.
Mata Kibum berubah menjadi merah dan dalam sekejap tubuh Jongwoon membeku. Pandangan mata Jongwoon berubah kosong. Siwon berteriak "Jongwoon! Sialan kau Kim Kibum!" Siwon ikut berlari dan Kibum menyentakkan tangannya ke depan dan membuat Siwon jatuh dengan keras.
"Kalau mau dia kembali, bawakan aku Cho Kyuhyun" Kibum menggendong bridal style Jongwoon dan menghilang dalam satu kedipan mata. Siwon memukul tanah dan mendesis "Kim Kibum.. aku akan membunuhmu"
TBC ^^
Maaf banget updatenya lama banget ya? Saya jujur kurang pede sama cerita yg kyk gini. Gk tahu harus ceritanya harus kyk gimana lagi :( mungkin juga ceritanya pasaran.
Terima kasih banget yang sudah baca, review, favorit, follow cerita dan authornya hehehee
Maaf gk bisa bales review satu-satu.. untuk ff lainnya lagi diketik baru jadi separo #plakkk
Review please?
