~ Aishiteru , Camus – sensei ~

Naruto belongs Masashi Kishimoto

Saint Seiya Belong Masami Kurumada

.

~ Aishiteru Camus – sensei ~

Chapter 2 : The Ice feel love with Shy Girl

.

Camus POV

Aku membuka mataku saat aku merasa adanya sinar matahari menerobos masuk kedalam kamarku ini. "Rupanya sudah pagi" gumamku. Aku segera bergegegas kedalam kamar mandi dan membasuh bersih tubuh ku dan menyegarkan kembali pikiran ku yang entah kenapa bisa sekusut ini.

Setelah itu , aku pergi kedapur untuk memasak makanan untuk sarapan pagi ini. Ketika aku baru saja melangkahkan kaki ku untuk memasuki ruang dapur , aku menangkap siluet seorang wanita yang sedang memasak di dalam dapur ku.

Ketika siluet wanita itu berbalik dan yah , ak mengenal sosok itu. Dialah murit baruku yang berasal dari dumia ninija. Dialah Hyuuga Hinata.

"A – ano . . Gomenasai Camus-sensei , aku sudah terbiasan bangun pagi dari yang lainnya dan membuat sarapan pagi untuk mereka. Ja-jadi saya pikir mu-mungkin saya bisa memasakan sarapan pagi u-untuk kalian berdua" kata Hinata gugup. Aku rasa karena ia telah tertangkap basah telah melakukan sesuatu.

"Oh begitu. Terimakasih kau melakukan hal ini. Dan oh ya. Latihan mu akan di mulai pagi ini. Siapkan dirimu." Kata kun datar tanpa expresi apapun.

"Baiklah Camus-sensei." Kata Hinata menyetujui

"Aku akan membangunkan Hyoga dan kita akan segera sarapan bersama" kataku dan segera menuju ke kamar Hyoga dan meninggalkan ruang makan.

Dan aku tak sengaja menoleh kepada Hinata lagi. "Hmm?" gumam ku dengan suara yang minimum. Apa itu? Kenapa dia merona? Tanyaku dalam hati dan entah kepada siapa -?-

.

Setelah sarapan , kami bertiga berkumpul diruangan tengah untuk berlatih.

"Sebelumnya , aku ingin tau tentang kau terlebih dahulu agar aku bisa menenentukan jenis latihan yang cocok untuk mu. Sehingga kau bisa mempelajarinya dengan mudah." Kata ku

Lalu Hinata mulai menceritakan tentang dirinya dan dunua ninja nya. Entah kenapa hati ku tersentuh ketika aku mendengar dia tak di inginkan dan di terima oleh keluarganya sendiri terutama ayahnya , Hyuuga Hiasi. Dan bahkan dia selalu dibeda – bedakan antara dia , lalu adeik kandungnya Hyuuga hanabi dan kakak sepupunya Hyuuga Neji yang walaupun sekarang ia adalahg klan bunke yang harus melindungi dan menghormati klan Hyuuga Souke.

Hal – hal seperti ini membuat ku agak pusing karena aku kurang tahu – menahu masalah dunia ninja. Karena yah , sedikit buku yang menceritakan tentang ninja. Karena hal seperti itu sudahlah tidak popular di jaman modern seperti sekarang ini apalagi di Yunani.

Dia pun mengakhiri ceritanya, dengan air mata yang masih mengalir dan membentuk seperti sungai kecil di pipi putihnya itu. Hyoga yang di sampingnya pun turut menenangkan Hinata dengan memeluknya hingga Hinata menjadi tenang.

Entah kenapa melihat itu membuat ku . . merasakan sesuatu yang aneh di dada ku. Aku tak tau apa ini. Mungkin ini yang namanya 'lagi jatuh cinta pada seseorang' seperti yang selalu di bicarakan oleh Milo ataupun Aiolia?

"Yah baiklah aku mengerti. Kalau sudah merasa tenang, temui aku di ruang bawah tanah." Kata ku datar dan seperti terselip nada marah. Aku tak tau kenapa aku merasa seperti ini. Padahal Hyoga ataupun Hinata tidak berbuat salah pada ku. Tapi . . . arghh nanti aku akan menanyakan hal ini kepada Milo dan semoga saja dia tak menertawakan aku saat aku bercerita – walaupun aku tak yakin akan hal itu.

.

.

Hai – hai . . ketemu lagi :D Maaf lama updatenya. Semoga para reader semua menikmati critaku ini :] Mind to RnR?