My Egoist Angel

Cast:

-Kim Ryeowook

-Kim Jongwoon

Genre: fantasi, romance..

Rate: T

Disclaimer :

Semua member SuJu milik SMent, juga milik Tuhan YME, para orangtua mereka dan diri mereka masing-masing.

Summary: Manusia itu jika mati otomatis segala sesuatunya akan berakhir ya?

.

.

.

last chapter

.

"jangan!" bayangan itu menoleh padaku, mukanya hitam dengan mata merah yang menyala, menyeramkan sekali!

"wah ternyata ada yang sejenis deganku disini, aku kesepian sendiri.. kau tak boleh lari ya" bayangan itu mulai menghampiriku

"aaaaa" aku berteriak dan tak bisa melawan.

"LEPASKAN DIA!"

Ada yang memelukku.. dia.. dia yang menolongku, sayapku menolongku...

.

.

chapter 2

.

"untung kita berhasil melepaskan diri.."

"te-terima kasih, aku senang kau datang menyelamatkan ku.." aku tersenyum senang padanya.

"dasar bodoh! pikir seratus kali dulu kalau mau menantang arwah penasaran! tak sadar ya kau ini hanya anak kecil yang lamban dan lemah!"

" maaf..."

"..."

"tolonglah pinjami aku kekuatan sayapmu.."

"aku hanya tak ingin kau selalu merepotkanku saja" katanya membelakangiku.

"jika kau benar-benar berpikir seperti itu, lalu kenapa tadi kau ingin menolongku? kenapa kau ingin mendengarkan ceritaku sampai saat ini? kenapa kau ada disampingku sekarang ini? aku masih belum begitu mengertimu, tapi aku yakin kau bukan orang yang jahat" lagi-lagi dia mendiamiku.

"..."

pemandangan ini...

"ahh! pantas saja rasanya aku pernah melihat pemandangan ini! hei, lihat itu!"

"berisik sekali, aku bisa mendengar kok!"

" ini kan tempat tinggalku dulu! disebelah sana ada jalan dengan deretan pohon maple. kita kesana yuk! daun maplenya pasti sedang berguguran!"

WUSHHH~~

aku sampai di tempat yang paling aku inginkan

"eh? kenapa sudah ada salju? kenapa bisa begini? padahal sebelum aku pergi kesurga, daun nya masih ada.." aku menunduk sedih.

"kau masih belum sadar ya? sekarang sudah musim dingin"

"eh?"

"setelah menjadi malaikat, kau akan kehilangan perasaanmu tentang waktu. karena tak ada malam hari disurga sana, musim gugur berlalu tanpa kau sadari. sayang sekali ya."

"..." aku hanya diam menutup mataku, mengepaklkan tanganku di depan dada.

"kau sedang apa?

"tubuhku lemah jadi aku jarang keluar. makanya waktu dirumah sakit, aku selalu begini. mengingat kembali pemandangan yang ingin aku lihat, seolah aku sedang melihatnya lagi."

"hahh?! memangnya dengan begitu salju salju dipohon dapat terlihat seperti daun yang berterbangan?

"...ingin mencoba bersamaku?" aku mencoba menggapai tangan nya dan menggenggamnya dengan erat.

"lepaskan tanganku! dasar..."

"sebentar saja kok... ayo pejamkan matamu.."

kami memejamkan mata bersama, tangan yang saling menggenggam lembut.

aku bisa melihatnya..

didekatku...

sayap yang lebih lembut dari kelopak bunga..

seolah akan hilang tertiup angin..

sayap putih yang lembut...

diam-diam aku membayangkan sosokmu waktu terbang di angkasa..

sosok yang pastilah... terlihat cantik...

seandainya aku berhasil menjadi malaikat...

aku ingin kaulah yang menjadi sayapku...

pasti.. kaulah yang akan menjadi sayapku..

.

.

kami duduk santai di dahan pohon yang sangat tinggi, sambil menikmati pemandangan kota kelahiranku.

"kita belum berkenalan, aku Kim Ryeowook, siapa namamu?"

"aku... tak punya nama" dia hanya memandangi langit gelap di atas sana.

"...berdasarkan peraturan surga. kebebasan sebuah sayap diserahkan sepenuhnya pada malaikat majikan, makanya kami tak memiliki nama, kami kan tinggal dipanggil dengan nama majikan kami, seperti barang saja..." aku melihat perubahan wajah yang murung, sepertinya dia sangat tak suka dengan anggapan ' sayap adalah budak, dan malaikat adalah majikan'.

"sial!"

"hmm ah! yesung! bagaimana menurutmu nama itu?"

"hah?!"

"nama itu artinya, "art of voice" dengan hanya mendengar suaramu aku bisa tenang bersamamu."

"nama yang konyol! mengerikan! kamu ini...bodoh!" huaaa eomma dia kasar sekali padaku T.T

" ku-kukira kau pasti suka punya nama.."

"jangan menentukan nama orang seenaknya dong!" dia pergi meninggalkan ku sendiri.

"hei! tunggu!" dia hanya menoleh dan melihatku sinis.

"aku tak mengakuimu sebagai majikanku!"

WHUSSS!~~

dia meninggalkanku lagi..

"aku tak menganggapnya sebagai budak kok.."

aku kan cuma ingin kita bisa saling percaya...

kita ini rekan kan...

"fajar mulai menyingsing.."

aku baru saja memulai awal yang baru..

didunia yang baru ini, aku akan menjadi diriku yang baru. jiwaku akan terus hidup..

.

.

"aku tak mengakuimu sebagai majikanku!"

hiks hiks..

"aku tak akan menyerah, kemanapun kau pergi, aku pasti akan mengejarmu!"

aku terbang kesana kemari mencarinya seharian tak juga ketemu

waaa waaa

"uwaaa festival budaya sekolah!"

"kelihatan nya menyenangkan"

suasana yang ramai, disertai senyum dan tawa, banyak sekali pameran pameran dan jajanan jajanan kecil

"semuanya kelihatan keren, semuanya juga sibuk.." aku terang mengelilingi sekolah yang seharusnya menjadi sekolahku saat kuliah..

seharusnya aku sudah kuliah seperti mereka, tapi...

setelah upacara menerimaan murid baru, aku langsung dirawat dirumah sakit...

hanya aku yang tak ada disana...

"permisi tolong beri jalan!"

suara itu...

"aku baru tau hari festival juga akan sesibuk ini"

"minnie hyung!" aku melihatnya berlari sambil membawa kardus besar di tangannya, aku juga ingin membantu..

"minnie hyung ini aku wookie! kau sehatkan? aku merindukanmu" aku terus mengikutinya. alangkah senangnya jika dia bisa mendengar suaraku.

"AWAS!" minnie hyung terjatuh, aku harus menolongnya.

aku mencoba untuk mengambil barang barang yang terjatuh dari kardusnya, tapi.. aku tak bisa menggapai barang barang itu, maafkan aku hyung..

SRAKK~

tiba tiba saja ada angin besar yang membuat barang barang itu berterbangan dan kembali masuk ke dalam kardus.

"apa tadi itu?!"

"angin topan ya?!"

"daebak!"

suasana disana semakin ribut dengan kejadian tadi..

"jangan jangan tadi itu.." aku bisa melihat bayangan yesung yang menjauh dari kerumunan.

aku berjalan mengikitinya..

"ketemu!"

"kau ini keras kepala ya!" katanya acuh.

" terima kasih ya' aku tersenyum semanis yang aku bisa.

"hahh?! kau bicara apa sih?" aku tau kau yang menolong sungmin hyung, aku hanya bisa tersenyum melihatnya yang selalu acuh padaku.

"hei..itu tadi temanmu?

"iya! namanya Lee Sungmin, minnie hyung, teman ku yang paling akrab"

ini pertama kalinya dia ingin tau tentangku, aku senang sekali! jadi terharu..

"menyebalkan! kenapa kau seceria itu?!"

"rumahku dan minnie hyung bersebelahan, kami selalu bersama. waktu aku dirawat dirumah sakit, setiap haria dia datang menjengukku. dia irtu pintar dan pandai berolahraga, dia juga bisa material art! dia sering mengajariku.."

"ohh.."

entah kenapa aku melihat seolah wajahnya ingin menangis..

kukira dia tipe orang yang suka sendirian..

tapi ternyata...

"yesung.."

"kapan kubilang kau boleh memanggilku dengan nama itu hahh?! bodoh!"

"kau sebegitunya tak sukanya dengan nama pemberianku ya, padahalkan itu nama yang bagus.."

sudah ku katakan kan? aku tak peduli dengan peraturan atau apapun. pokoknya aku tak mengakuimu!"

peraturan surga..'malaikat adalah majikan dan sayap adalah budak'...

'kebebasan sebuah sayap diserahkan sepenuhnya pada majikannya'..

bukan begitu..

aku harus meluruskan kesalahpahaman ini...

"dengarkan aku.. aku ingin menjadi malaikat. tapi bukan berarti aku ingin hubungan diantara kita menjadi antara malaikat dan budak.. aku ingin menjadi temanmu! aku ingin kita saling percaya!"

aku mohon..mengertilah..

"hei kau serius ya?"

"akhirnya pekerjaanku selesai, ayo kita main!" suara sungmin hyung..

"dia sudah punya banyak teman baru..bukankah dia itu 'temanmu yang paling akrab'? dia kelihatan bagia sekali walau tanpa kau disisinya.."

DEG

.

.

.

To Be Continue

terima kasih atas kritik dan saran nya, ini udah lanjut, maaf ya lama updatenya, dan buat ff "last time" mohon ditunggu, autor sedang memikirkan kelanjutan nya lagi

kamsahamnida*bow*

16-06-2014