Pairing Langka No 2

Sugoi... hi semuanya kembali lagi ke cerita gaje yang makin menjadi-jadi. Dan oh ya... daze aku tutup aja deh requesnya udah ampe 13 (klenger sendiri klo diurutin beneran)

Mello: Makanya udah tau banyak makin dibikin banyak =.="

Al-chan: Kukirakan tambahannya gak terlalu banyak cuma 1-2an ternyata 3-4an ada =3=

Mello:Yo wes ayo kita mulai ceritanya nanti malah curcol tanpa batas... =.="

Al-chan: Up to me... =v=

Disclainer: Milik PAPA *ngaku-ngaku jadi anaknya Himaruya sempai*

Warning: Ah pairnya banyak yang biasa boyxgirl dan sedikit yang boyxboy

..EXTREME..

Kembali di hari yang panas dan terik, dimana matahari bersinar dengan sangat menyengat di bawah dunia yang sedang kelelahan. Tentu bukan biasa kalau author kita ini kekurangan ide untuk memulai dan mengakhiri cerita yang dengan tidak elitnya memulai cerita (curcol on). Namun di sebuah tempat ber-ac di Amerika mereka sedang memikirkan bagaimana dapat memasangkan Skotlandia dan Indonesia tanpa ketahuan oleh Belanda dkk yang cinta mati ama 2 nation tersebut. Dan tentu karena bulan ini bulan berkah bagi yang beragama muslim (kecuali gw) tentu dengan tenangnya mereka berusaha menikmati setetes air yang tertinggal di botol kosong mereka.

"Sialan! Susah tau mendekatkan Skotlandia dan Nesia kalau ada Belanda yang selalu mengganggu," Inggris mulai cenat-cenut karena tehnya diambil orang.

"Tenang saja HERO akan membantu siapa pun yang letih lesuh tak berdaya... Tapi gw bukan MAK COMBLANG," si Amerika menekankan pada kata mak comblangnya.

"Tapi nanti kita disuruh makan itu makanan haram (scone laknat buatan Al-chan) loh mon cheriii," kata Prancis dengan sok lebai yang menggetarkan para jiwa yang sedang tidak sabar dalam mengkalkulasikan waktu yang digunakan dalam mendekatkan Indonesia dan Skotlandia.

"Veeee kita buat saja festival PASTAAAA," Italy yang tumben-tumbennya perkataannya mendatangkan ide cemerlang ke para nation yang letih lemah lesu dan menanggung beban berat datanglah pada Al-chan #geplaked.

Mulailah lampu-lampu 5 watt bermunculan dari para nation yang mendengar kata-kata yang dikemukakan oleh Italy dengan tidak disadari oleh si pengucapnya sendiri. Maka mereka saling tersenyum ke arah satu sama lain dengan tenangnya dan memandang Italy sambil tersenyum tentu Rusia selalu tersenyum betul kan?

"Oke HERO punya ide cemerlang sekarang!" kata Amerika dengan mengangkat bantal burgernya karena itulah cara untuk menghilangkan rasa rindu akan burger yang hanya boleh dimakannya setelah jam 6 sore.

"Ayo kita bandingkan ide kita dulu," kata Jepang yang diangguki oleh semua anggota tentu hampir ditolak oleh Amerika sendiri.

"Shit diem lo... #nunjuk Amerika, biasanya sih kalau cowok Skotlandia itu keras kepalanya ituloh yang bikin cewek sebel ama dia, tapi kadang sangat ramah kalau moodnya baik sih," kata Inggris yang diam-diam juga menjadi negara yang paling gak disukai oleh cewek di negara lain (aku liat webnya yg mau bilang aj nanti aku kasi tau asal login).

"Ah ya Inggris, kau tahu kalau cowok di Indonesia sukanya ama yang baik dan murah senyum," kata Indonesia sendiri yang berdiri di belakang mereka dengan senyum menggandeng tangan Skotlandia yang juga ikutan tersenyum.

"Kenapa gue gak pernah diperhatiin," kata Kanada yang hanya bisa duduk di kursi meja ujung, sungguh kasian sekali dia.

Sedangkan yang lain hanya ketakutan melihat Skotlandia yang sudah siap dengan kapak lochaber yang lumayan besar dan Indonesia dengan bambu runcingnya memandangi mereka dengan tenang dan tersenyum. Andai mesemua reka bukan tipe tsundere akut pasti sudah dihajar berjamaah oleh semua anggota para G-8.

"Kalian pengen masangin gue ama Skotlandia ya...," kata Indonesia dengan sengaja m enjadi kalimat berita yang tak berarti.

Al-chan: Bukan hanya Scotlandia tapi sama Romano, trus sama Ireland, trus sama Portugal, sama yang lainnya yang Al-chan gak bisa inget dan juga ama Belarus ya...

"Buset lo, gue trus nasipnya gimana?" kata Indonesia yang sudah klenger ngeliatin daftar di atas, kalau bukan Al-chan pasti bakal digorok deh dan jadi sate panggang madu.

"Permisi boleh saya tanya? Indonesia itu gendernya apa ya?" kata Jepang yang meragukan gender yang dimiliki Indonesia.

Al-chan: cowok bukan? Klo nggak pasti aku gak bakal pairingin ama Belarus... #garuk-garuk kepala

'Yey gue mau euy jadi pasangannya Indonesia,' kata Jepang dalam hati pastinya padahal luarnya sok cool.

"Ah Indonesia mau ikutan festival tidak, sekalian 17 agustusan nanti,da," kata Rusia tersenyum ke arah Indonesia yang siap siaga kapanpun juga.

"Bolehlah sekalian 17 agustusan kan~~?" kata Indonesia kepancing ama 17 agustusannya.

"Scotlandia kau ikut juga ya da..., awas kalau tidak," kata Rusia mengeluarkan death glarenya yang muktakhir yang dapat membuat semua nation angguk-angguk kecuali Belarus.

"Oke deh asal kalian juga ikut ya!" Skotlandia terasa seperti menyuruh deh bukan mengajak juga.

"Tentu saja tunggu di sini ya..." kata Amerika menyerahkan TimeLand yang bagian Little Way to Wonderland (bagi yang ingin tahu penjelasan pasti baca Kencan Pertama chapter 6). Setelah pemberian itu tentu saja Indonesia dan Skotlandia pulang untuk melanjutkan aktivitas yang tertunda karena pergi ke mana-mana.

Maka mereka kembali berkumpul dengan pikiran yang sama dan penyusunan bagaimana nantinya sampai malam hari dimana semua orang telah tertidur. Mereka terlihat mencatat dan membandingkan, bahkan Jepang yang pendiam tiba-tiba menjadi suka stress sendiri memikirkan bagaimana jadinya kalau merek gagal dalam melakukan pekerjaan pertama mereka. Rusia yang memang sejak dulu sudah senyum kapanpun dan dimanapun ia berada.

"Akhirnya selesai, dan mereka mengerti kehadiranku lagi kumajirou," kata Kanada yang akhirnya bisa mengucapkan nama Kumajirou dengan tepat dan artikulasi yang tepat.

"Betul," kata Kumajirou yang seneng tuannya inget namanya dan Kanada juga bersyukur Kumajirou juga inget namanya.

"Huaaaa akhirnya selesai juga grumblegrumble," kata Amerika dengan memakan burger hasil nyolong dari dapur KFC (Ketherlanden Fun Club).

"Ah akhirnya semua selesai dan tentu diakhiri dengan teh berkualitas tinggi," si Arthur malah kini menyeduh teh dan meminumnya secara perlahan sambil mengagumi hasil karya mereka semua.

"Dengan ini Mon Cheri bisa grepe-grepe dengan tenang untuk kali ini," kata si Prancis yang membuat semua nation merinding kecuali ya tentu Rusia yang selalu senyum pepsodent dimanapun kapanpun juga.

"Akhirnya aku bisa melanjutkan hari esok dengan mengerjakan tugas yang lebih benar," kata Jerman mulai berkomentar mengenai ketidak pentingan tugas pemberian Al-chan yang sudah menarik hatinya agar mereka terkenal.

"Pasta come to Italia," kata Italia makin OOC gara-gara tugas pertama hampir selesai.

"Besok saya bisa mengerjakan doujinshi dan pekerjaan negara tanpa harus ketakutan dalam memakan makanan yang tidak layak," kata Jepang mengelus-elus dadanya.

"Besok bisa tenang da~~," kata Rusia tenang dan tersenyum menyukai akhir yang selalu bahagia.

Esok harinya merupakan ajang tempur bagi para G-8 untuk menumbuhkan rasa cinta di TImeLand, taman ria yang terkenal dengan permainannya yang menegangkan dan menyenangkan para nation yang ada di dunia. Bahkan Palestina dan Israel di sini terlihat akur dan terlihat sebagai kaka adik yang sangat akur, Korsel dan Korutpun sedang tidak tonjos menonjos seperti waktu yang lampau (ingat penyerangan Korut ke Korsel).

"Duh kemana aja tuh anggota G-8," kata Skotlandia dan INdonesia sambil melihat jamnya masing-masing. Kira-kira sudah 30 menit mereka menunggu para anggota itu datang, bahkan Kanada yang invisible aja belum datang atau tidak terlihat malah~~~.

"HIks~~ hiks~~ betul gue udah dateng gak diajak kompromi nih," kata Kanada yang disambut oleh beruangnya Kumajirou.

"Siapa kau?" kata Kumajirou yang membuat hari-hari Kanada sama seperti masa-masa dulu.

"Kanada," si Kanada malah mojok di pojokan sampai para anggota G-8 lainnya datang menemui Indonesia dan Skotlandia.

Bukannya disambut dengan baik, malah para G-8 mendapat hujan lokal dari Indonesia dan Skotlandia yang paling sebel kalau mereka mesti menunggu terlalu lama. Dan terbentuklah es krim 1 tingkat di setiap kepala anggota G-8 padahal Kanada udah ada sejak 30 menit yang lalu mendapat pukulan juga.

"Ayo kita maen apa?" kata Indonesia bertanya pada mereka para G-8 yang sudah ngences ngeliatin gulali yang dimakan Indonesia.

"Ok kita main yang ini dulu," kata Amerika meneriakannya padahal udah tahu bakal digebukin ama petugas yang tidak sayang telinganya budeg dengan permanennya.

Maka mereka bermain hal-hal yang baru di sana, menjelajahi permainan demi permainan yang sebetulnya lebih pantas untuk anak kecil yang tidak boleh main ke taman selatan. Diawali dengan rumah kaca yang dilengkapi labirin yang dengan sengaja para G-8 membuat Indonesia dan Skotlandia menjadi partner, rumah miring dimana Jepang pura-pura mendorong Indonesia agar ditolong oleh Skotlandia, lalu ke perang bintang yang membuat Indonesia dan Skotlandia terpaksa harus berduaan (padahal dalam hati mereka setuju), dan permainan lainnya sampailah di biang lala (permainan favorit kalau capek, gak tau mau main apa)

"Jadi berpasangan ya..., yang terpilih gak boleh protes da...," kata Rusia melakukan aktingnya dengan baik (atau emang udah biasa) yang dengan sengaja memilih Indonesia dan Skotlandia untuk bersama di dalam satu biang lala.

"Oke jadi ayo Indonesia dan Skotlandia masuk duluan nih veee," kata Italia mendorong 2 insan tersebut masuk ke dalam biang lala dan menutupnya, tentu ditemani dengan kolkolan dari Rusia agar tidak berani untuk keluar. Maka pasrahlah si 2 insan dalam biang lala tersebut.

Sorepun datang matahari mulai terlihat tenggelam di ufuk barat, pemandangan indah yang biasanya terlihat romantis dimanapun dan kapanpun kondisinya.

"Ehm Indonesia, kau tahu rasanya kita dari tadi pagi selalu bersama membuatku...," kata-kata Skotlandia terhenti dan berubahlah warna wajah Skotlandia dari putih pucat menjadi kemerahan.

"Skotlandia kenapa dengan wajahmu, memerah ya...," Indonesia mulai iseng lagi dengan perkataannya.

"Bukan kok ini gara-gara terkena cahaya matahari sore yang kemerahan saja," kata Skotlandia lansung menanggapi apa yang dikatakan oleh Indonesia yang makin membuat indonesia terkikik.

"Ah ya sudah lama ya tidak naik biang lala sama-sama sejak saat itu," kata Indonesia membayangkan saat Inggris menjadi tuannya, mereka selalu bermain bersama sampai dimarahin sama adiknya sendiri.

"Betul itu, kadang juga Wales dan Irlandia (iri) juga suka menggoda kita saat masih kecil dulu," kata Skotlandia makin memerah mukanya.

"Apa kau masih menyukaiku... sama seperti saat kita masih kecil dulu," kata Indonesia tersenyum dengan latar kemerahan yang menyebabkan blushing parah dari Skotlandia melihat Indonesia yang tersenyum dengan sangat manis padahal dia cowok.

"Tentu saja aku menyukaimu sampai kapanpun," kata Skotlandia mencium Indonesia dengan lembut pada putaran akhir biang lala saat itu.

Nah mari kita kembali ke tempat para G-8 sedang merayakan keberhasilan mereka dalam memasangkan Indonesia dan Skotlandia di atas biang lala raksasa. Mereka bahkan terlihat hampir menangis bahagia karena tidak perlu memakan makanan laknat buatan Al-chan yang emang gak enak sih (kan Al-chan belum punya oven dan mikser).

"Aku juga pengen kayak gitu," kata Inggris menitikkan setetes air mata bahagia karena kakanya Skotlandia yang bujang akhirnya mendapapatkan kekasih hatinya.

"Aku bisa buatkan untukmu," kata Amerika dan merekapun ikut berciuman dengan pasti dan jelas secara cepat, tentu hal itu tidak disia-siakan oleh Jepang yang memotretnya dengan cepat pula.

Ternyata Indonesia dan Skotlandia kini datang ke arah para G-8 sambil bergandengan tangan layaknya orang yang pacaran, bahkan membuat para nation iri melihatnya. Namun sudah hal yang bagus mereka bisa membuat mereka saling menyukai satu sama lain. Maka tugas pertama dari Al-chan sempurna dengan nilai 100 dari para nation lain yang ikut menonton acara di tv..

G-8: 1

Esok harinya mereka kembali membuka siapa saja yang akan dipairingkan dengan siapa pada nomor ke-2. Dan yang menjadi ke-2 adalah...

RusiaxAustralia

Maka teparlah sudah para nation kecuali Rusia yang hanya berkolkol ria pengen mencingcang Al-chan yang tidak berdosa dan baik hati ini. Mungkin karena terlalu baik jadi tidak ada yang suka ya hehehe~~~.

T.b.C.

Al-chan: Hueeeee akhirnya selesai juga chapter kedua ini... #berlinang air mata dan ingus kemana-mana.

Mello: Ini lap sana hapus tuh air mata + ingusnya jijik tau...

Al-chan: #pake lapnya Mello Nah ayo kita balas review yang tidak login tersebut...

Mello: OK yang pertama dari Onewnew ah ya thanks sudah review #nunduk 180 derajat apa segitu langkanya? #baru sadar sudah update loh~~~

Al-chan: Nah ini yang kedua dari beyond birtday ok requestnya ditampung dulu karena banyaknya yang memilih pasangan untuk Indonesia QwQ ~~

Mello: Aw Beyond hi~~ dah lama tak ketemu nanti reunian ya... #dilempar ke jurang

Al-chan: Ehem... ini sudah ku update... ^w^

Ok aku lanjutin lagi berhubung Mello sudah kulempar ke jurang, dari Aiko no Nyo to Clover Project wah mereview nih... ah silahkan khusus untuk anda pikir ya nanti kasi tau lagi klo udah tau pairingnya... thanks juga udah kasi tau susah emang bikin karakteristiknya... tapi gue pasti berusaha!

Ehm~~ selanjutnya dari Auriellie Evans, gapapa kok gak login...^w^, ah bilang aja minta IndoxIreland tapi ditampung dulu karena banyaknya permintaan jadiin Indoesia pasangannya. Ok deh sudah update nih...

Dan terakhir dari Mokakoshi aka Gothic girls ow mengenai Nesia kan saya buat 2 versi cewek dan cowok ^w^ jadi yagitu deh...¬.¬

Mello: Akhirnya gue bisa balik lagi...

Al-chan: terakhir aku mo ngadain polling nih buat jadi pasangan Nesia aka yang cewek (karena banyaknya permintaan)

a. RomanoxIndonesia

b. PortugalxIndonesia

c. IrlandiaxIndonesia

(permintaan dari Al-chan)

voting sebanyak-banyaknya kirim a/b/c/d (spasi) 15045 lalu dikasi di review... ^w^

Mello & Al-chan: aku minta pendapat dan reviewnya ya... .I