Naruto x fairy tail
Naruto and fairy tail don't mine
Naruto x mirajane
Hanya sebuah cerita daari author yang belum berpengalaman
Tolong baca dan berikan komen anda
Thanks.
Summary : dunia sihir dengan berbagai akar permasalahan yang menimbulkan konflik, dengan tiga orang yang dianggap sebagai akar kejahatan, menciptakan monster-monster. Mampukah mereka bertahan dari semua cobaan?
Chapter 2.
.
.
.
XxxxxxwinterdownxxxxxX
Sekarang ini disebuah ruangan yang mewah terlihat tiga orang dalam ruangan tersebut yang tidak lain adalah lucy yang memasang wajah menyesal sambil menunduk, makaroov yang menunjukkan wajah kesal dan juga naruto yang memasang wajah tenang seolah tidak bersalah.
"jadi apa maksud semua ini?" Tanya makaroov dengan kesal.
"hn..seperti yang kau tau tidak ada maksud." Jawab naruto sekenaknya.
"apa yang tidak ada maksud?" Tanya makaroov bertambah kesal.
"ma..maaf master aku tidak sengaja, ini bukan salah naruto-san tetapi salahku, aku hanya terlalu senang tadi" jawab lucy sangat-sangat menyesal.
"nah kau dengar sendiri kan makaroov, dia sudah mengatakan siapa yang salah dan siapa yang tidak bersalah." Tanya naruto sambil menunjuk lucy dengan jempolnya.
"hah dasar kalian…apalagi kau naruto tidak bisakah kau merasa bersalah sedikit.?" Tanya makaroov.
"untuk apa aku merasa bersalah sedangkan aku tidak merasa pernah melakukan kesalahan." Kata naruto sangat-sangat-sangat sekenaknya.
"kau..grrr…huh, baiklah lucy pergilah sedangkan kau tetap disini" kata makaroov dengan tampang kesal di akhir kalimatnya.
"ha'I master/ hn" jawab naruto dan lucy bersamaan.
Setelah lucy keluar sekarang tersisalah naruto dan makaroov sedang duduk berhadap-hadapan dalam waktu yang lumayan lama bagi naruto. Dan karena merasa kesal naruto pun langsung bertanya.
"jadi apa maumu kakek tua makaroov?" Tanya naruto yang sudah mulai kesal
"setidaknya tunggulah sialan, seharusnya kau memanggilku master di sini, karena akulah master guild ini. Dan aku hanya ingin mengatakan kalau kau langsung menjadiduduk berhadap-hadapan dalam waktu yang lumayan lama bagi naruto. Dan karena merasa kesal naruto pun langsung bertanya.
"jadi apa maumu kakek tua makaroov?" Tanya naruto yang sudah mulai kesal
"setidaknya tunggulah sialan, seharusnya kau memanggilku master di sini, karena akulah master guild ini. Dan aku hanya ingin mengatakan kalau kau langsung menjadi s-clas mage di guild ini mengingat kemampuanmu yang sudah terkenal kesemua penjuru dunia ini. Jadi tidak ada salahnya, dan juga pastilah semua orang akan langsung setuju." Kata makaroov dengan kesal
"yeh memang semestinya derajatku disitu, penyihir seperti aku memang harus ditempatkan dilevel tersebut." Kata neruto dengan sombongnya sambil melipat tangannya didada.
"kuharap kau segera meninggalkan ruanganku ini, aku sudah malas melihatnu" usir makaroov dengan tidak etisnya.
"baiklah.." kemudian naruto pergi keluar dari pintu
Akhirnya setelah pintu tertutup makaroov segera menghela nafas, tetapi itu tidak berlangsung lama ketika pintu kembali terbuka dan menunjukkan wajah naruto kembali.
"apa lagi?!" Tanya makaroov dengan sangat kesal
"oh aku Cuma mau nanya tadi mirajane pergi kemana setelah kau nasihati?" Tanya naruto kepada makaroov
"dia pergi kesungai di hutan dibelakang guild, itu yang dia katakana. Sekarang cepat menyingkir dari situ.
"baiklah…ja ne" kata naruto melambaikan tangannya.
XxxxxxwinterdownxxxxxX
Akhirnya setelah berjalan cukup jauh naruto-pun langsung menemukan mirajane yang sedan terduduk desebuah batu besar dipinggiran sungai sambil memandang air sungai yang mengalir dengan tenang. Dengan senyum memngembang naruto secara perlahan berjalan kearah mira. Setelah dibelakang mirajane naruto langsung memegang pundaknya. Mirajane yang tidak menyadari kehadiran naruto langsung terkejut saat sepasang tangan kekar menyentuh pundaknya.
Ketika membalikkan badan yang dilihatnya adalah naruto yang sedang tersenyum kearahnya, seketika rasa marah mirajane langsung meningkat kembali, dengan kasar dia mendorong tubuh naruto menjauhi tubuhnya,
"apa yang kau lakukan disini?!" desis mirajane dengan tajam.
"menengokmu, aku tidak tau apa yang terjadi denganmu sehingga sangat marah denganku, tetapi bisakah aku mengetahui alasanmu marah terhadapku?" Tanya naruto yang masih dengan senyum termanisnya.
"untuk apa aku mengatakannya kepadamu, semuanya tidak ada urusannya denganmu, lebih baik urusi urusanmu dan kuurusi urusanku!" kata mirajane dengan sangat dingin kepada naruto.
"apakah kau marah ketika kalian kutinggalkan sendiri waktu itu, aku tidak mungkin membawa kalian bersamaku mengingat banyak penyihur buronan dan penyihir jahat dari guild lain mengincar nyawaku. Jadi apabila aku membawa kalian maka kau pasti sudah tau bahwa kemungkinan hidup kalian sedikit, terus bersembunyi agar tidak diketahui musuh, ancaman setiap saat, itulah alasanku tidak membawa kalian bersamaku, kuharap kau bisa mengerti.." kata naruto dengan nada sedih kepada mira
"tapi tetap saja, kau meninggalkan kami begitu saja" kata mirajane yang matanya mulai berkaca-kaca.
"maaf mengenai hal itu, tapi kau sudah tau pasti alasannya,kan?" kata naruto langsung membuat mirajane diam dan kemudian menangis
Naruto yang melihat mirajane masih menangis hanya diam, dia tidak tau mengenai perasaan perempuan yang menurutnya sangat rumit. Setelah menunggu agak lama dia tidak mendengar lagi suara tangis mira, tetapi hanya dengkuran kecil yang menandakan dia sedah tertidur. Dengan pelan dia mengangkat badan tersebut dengan gaya bridal style untuk menuju guild mereka. Tetapi langkahnya terhenti ketika mendengar suara dari belakang.
"heh, apakah aku tidak salah lihat?, seorang penyihir yang keji terhadap korbannya menenangkan seorang gadis?" Tanya seseorang kepada dengan pakaian khas guild yang menutupi hampir seluruh wajahnya .
"apa yang kau lakukan disini?" atnya naruto dengan nada yang sangat mengancam
"aku hanya kebetulan lewat, ternyata aku bertemu denganmu disini. Oh dan kudengar kau telah membunuh zabuza dan partnernya itu" kata sosok tersebut menatap naruto
"dank au adalah yang selanjutnya,…hosigaki kisame" kata naruto dengan penekanan dibagian nama
"akan aku tunggu bocah, pasti pertarungan kita nanti akan seru" kata kisame dengan senyuman meremehkan lawannya.
"dan bukan hanya kau saja, semua anggota serikat gelap kalian juga memiliki harga kepala yang mahal, tetapi juga sangat berbahaya, akatsuki" kata naruto yang juga ikit tersenyum meremehkan.
"kita tunggu saja bocah" kata kisame kemudian dia berbalik badan memasuki hutan lebih dalam lagi.
Naruto yang melihat kepergian kisame hanya memandang kosong kedepan, tatapannya kemudian berganti kearah mirajane yang masih terlelelap yang langsung memunculkan senyum diwajah tampannya. Kemudian dia melanjutkan perjalanannya menuju guildnya.
XxxxxxwinterdownxxxxxX
Setelah menyerahkan mirajane yang tertidur kepada lucy, narutopun duduk disalah satu meja di bar guild tersebut, dia duduk dengan tenang hingga seseorang mengganggu ketenangannya.
"hei…" kata suara tersebut yang berasal dari belakangnya, dan ketika menoleh kebelakang dia melihat seseorang dengan rambut merah jambu menatap kearahnya dengan senyum
"hn…" hanya dua kata imbigu itulah yang keluar dari dalam mulut naruto.
"perkenalkan namaku natsu, seorang dragon sleyer" kata natsu mengulurkan tangannya kedepan
"naruto, namikaze naruto" kata naruto dengan membalas jabatan tangan natsu dengan senyuman.
"ah, naruto-san maaf atas kejadian tadi pag, itu semua karena sifatka yang sedikit mudah marah." Kata natsu dengan senyum canggung
"ah tidak apa-apa, lagipula Itu sudah biasa untukku." Kata naruto dengan senyum
"ano..naruto-san kenapatadi kau bermasalah dengan mirajane, dan kenapa kau membawanya tadi dalam keadaan tidur?" Tanya natsu dengan nada curiga diakhirnya
Sedangkan naruto yang mengerti maksud natsu hanya menghela nafas, dia harus meluruskan masalah ini segera agar semua orang tidak salah mengerti tentang kejadian tadi.
"begini tadi mira hanya tertidur, dan itu hanya efek kelelahan, aku dan dia tidak melakukan apa-apa yang ada dipikiranmu, oke?" kata naruto dengan sedikit berbohong
"hahaha….kukira tadi kalian melakukan hal yang lain-lain..gomen." kata natsu dengan grogi
"lalu naruto kudengar kau diangkat menjadi s-class mage di fairy tail, apakah itu benar?" Tanya natsu dengan antusias
"berita menyebar dengan cepat.." kata naruto
"eh, apa maksudnya?" Tanya natsu dengan tampang bingungnya
"itu maksudnya iya..bodoh" kata seseorang dari samping natsu. Dan ketika natsu melihat kesamping dengan emosi yang memuncak karena dibilang bodoh langsung menemukan sosok gray berdiri di sampingnya.
"kau…" kata natsu tertahan tetapi dia langsung meninju wajah gray dan pertengkaran yang sudah biasa terjadi di guild itupun dimulai.
Sedangkan naruto yang tidak mau ikut dalam masalah apapun di guild ini hanya melangkah keluar, sedangkan orang-orang disekitarnya menatapnya dengan heran.
"mau kemana naruto-san?" Tanya lucy kepada naruto dengan tatapan heran.
"duduk tenang di sini bukanlah gayaku, lucy dimana tempat pengambilan misi?" Tanya naruto yang menjawab pertanyaan semua orang ditempat itu.
"oh tempat pengambilan misi ada disana" kata lucy sambil menunjuk tempat pengambilan misi.
Setelah tempatnya ditunjukkan oleh lucy narutopun langsung berjalan kearah tempat tersebut, dia mengobrak-abrik semua kertas misi dan mencari yang menarik perhatiannya. Setelah lama mencari akhirnya ia mendapatkan misi yang menurutnya cocok dengannya, dengan seringai khasnya, dia berbalik dan menunjukkan misinya, yang langsung membuat semua orang terkejut. Dengan langkah perlahan naruto berjalan kearah pintu keluar guild.
"katakana kepada mira kalau aku akan segera kembali" katanya sebelum menghilang
Dan lembaran misi yang diambil oleh naruto adalah melawan seekor naga jahat bernama catality, naga berwarna merah dan menyeramkan, tidak ada orang yang pernah berani melawannya, dan misi itu adalah misi yang tiidak akan selesai selama 100 tahun, misi yang sama dengan gildarts, mereka sama-sama memburu naga, tetapi naga yang diburu berbeda.
XxxxxxwinterdownxxxxxX
Saat ini naruto sedang berjalan menembus hutan tanpa tau kearah mana dia pergi, dia berjalan dengan tenang tapi tatapannya sangat tajam kedepan, dari tadi ada orang yang selalu mengikutinya dan dia tidak tau siapa. Dia berjakan terus hingga akhirnya dia jengah dengan orang dibelakangnya.
"keluarlah, aku sudah tau kau disitu" katanya dengan pelan.
Tidak menunggu lama akhirnya keluarlah seorang gadis dengan rambut putih dengan wajah menghadap kebawah.
"mira?" gumam naruto melihat gadis di depannya.
"apakah kau akan menghilang lagi ?" kata mira semakin menunduk
"tidak..aku sudah terikat dengan guild, jadi aku pasti akan kembali lagi dalam waktu cepat" kata naruto dengan senyuman
"dengan misi seperti itu ? " kata mira kini mendongakkan wajahnya yang sedang menangis
"tenang saja..""BAGAIMANA AKU BISA TENANG?" teriak mirajane momotong ucapan naruto
"kau tau, waktu kau pergi dulu kami hidup tidak beraturan, kami merindukanmu, tapi akhirnya semua mulai berjalan normal, dan sekarang kau kembali. Ketika kau kembali lagi aku merasa senang bercampur marah. Dan sekarang kau ingin pergi lagi?" kata mira dengan pelan sambil mengepalkan tangan.
"mira, kau tau, aku tidak bisa terus bersama kalian, lagipula ketika kau mengetahui siapa diriku sebenarnya mungkin kau akan meninggalkanku." Kata naruto mencoba menenangkan mira
"itu tidak akan terjadi, kumohon batalkan misimu ini." Kata mira memohon.
Naruto yang melihat keteguhan mira hanya mendesah pasrah,, dengan langkah perlahan dia mendekati mira kemudian menyentuh tangannya. Tidak berselang lama di punggung tangannya muncul lambing pusaran air.
"itu adalah tanda dariku, jika lambing itu masih berwarna merah berarti aku masih hidup, tetapi jika sudah berwarna biru maka aku sudah tewas" kata naruto
" aku tidak dapat disini terus, jaga dirimu baik-baik mira.." kata naruto kemudian menghilang dari tempatnya berdiri.
Mira yang melihat kepergian naruto hanya memandang kosong kedepan dimana naruto sebelumnya berdiri. Dengan langkah gontai diapun akhirnya berbalik badan menuju guildnya.
XxxxxxwinterdownxxxxxX
Di pinggir sungai di daerah hutan naruto kembali muncul, dia kemudian berjalan mengikuti arus sungai. Sebenarnya dia tidak tega meninggalkan mirajane sendiri tetapi dia harus menjaga jarak, jangan terlalu dekat. Tidak ada seorangpun yang tau tentangnnya, orang hanya mengetahui bahwa dia adalah penyihir yang sangat hebat, tetapi mereka tidak tau kebenarannya. Dia pernah merasakan apa yang namanya perang, darah dimana-mana, dan mayat-mayat bertebaran.
Sedang bergelut dengan pikirannya dia akhirnya sampai di sebuah pentai yang merupakan ujung dari sungai yang dijalaninya tadi.
"sungai yang mengarah kelaut, sungai ini juga berada di sekitar fairy tail, pasti di depan sana adalah pulau tenrou, tempat dimakamkannya mavis vermelion, master pertama fairy tail. Mungkin tidak ada salahnya pergi kesana." Gmamnya kemudian berjalan di atas air menuju pulau tenrou.
XxxxxxwinterdownxxxxxX
Sedangkan dengan mirajane dengan langkah lemas dia memasuki guild, tingkahnya yang seperti itu tentu menjadi bahan sorotan semua orang. Dengan malas dia akhirnya duduk di salah satu bangku di bar tersebut.
"kau kenapa?" sebuah sapaan dating dari arah sampingnya
"oh erza, aku tidak apa-apa hanya malas saja" katanya dengan menunduk
"bisa kutebak pasti karena naruto-san?" Tanya mira menebak pikiran mirajane. Melihat mirajan yang terdiam erza langsung menghela nafas
"kau tau dia adalah penyihir yang sangat kuat, jadi tidak mungkin dia mati begitu saja" kata erza menyemangati
"kau benar, tapi aku masih saja khawatir kepadanya. Aku sudah pernah ditinggalkan dan aku tidak ingin itu terulang lagi erza. Kau tau aku sebenarnya mencintainya, tapi sepertinya dia itu terlalu bodoh untuk mengerti cinta." Keluh mirajane kepada erza.
"baiklah, aku ingin tidur dulu, aku merasa kacau hari ini." Kata mira meninggalkan erza yang tersenyum kecut melihat sahabatnya tersebut.
XxxxxxwinterdownxxxxxX
Dengan naruto saat ini dia mesih berjalan dengan santai dilaut bebas, hingga dia akhirnya melihat sebuah pulau terpampang dihadapannya. Dengan langkah yang masih tenang diapun berjalan menuju pulau setelah memasuki pulau dia masuk menuju hutan lebat yang ada dudepannya.
Setelah sekian lama berjalan dia sampai disebuah sungai, merasa haus naruto mendekati sungai tersebut kemudian meminum airnya.
"kau…." Sebuah suara mengagetkannya dari belakang.
"jadi kau masih disini…..mavis?"
.
.
.
TBC
.
.
Sungguh saya sangat minta maaf sebab ketelatan saya mengupdate. Semua itu desebabkan PR di RW yang sangat menuntut, jadi mau tidak mau saya harus mencoba menstop fic ini untuk sementara. Dan untuk para reader sekalian, mungkin saya akan update 2 minggu lagi dikarenakan minggu depan saya sudah ujuan semester jadi saya harus focus kesitu. Tetapi setelah ujian semester saya akan mendapat banyak waktu luang.
Dan untuk fic ini, saya masih merasa ada kekurangan. Ada sedikit kesalahan dichap 1 yang membuat saya sedikit bingung meneruskan fic ini, tetapi setelah memikirkan banyak kemungkinan saya menemukan ide yang menurut saya cocok.
Dan untuk pair-nya memang mira dan tidak ada nambah lagi( no harem), 1 dah cukup.
Mungkin hanya ini yang perlu saya sampaikan, dan terimakasih.
Winterdown….out.
