SHOULD HAVE TREATED YOU BETTER
CHAPTER 2
.
.
.
Author : Marselina Ahn
Genre : Sad Romance , Drama
Length : Chaptered
Rating :
Cast :
Wu Yifan
Kim JoonMyeon
Kim WooBin
Kim Yijoon
And other
Warning !
Yaoi , EYD berantakan , de el el
Tadi nya Mars mau bkin ff Lies itu tanpa Sequel , tapi ternyata ada yg minta
So , Mars bikinin fict ini
Mian ne kalo gaje ^_^
Happy Reading
DLDR
Pagi yang indah di bumi pertiwi , Indonesia . matahari baru saja terbit , menerangi wilayah indonesia , tak terkecuali di Bali . tampak sebuah keributan terjadi di salah satu rumah yang ada di bali itu , rumah yang bisandi bilang cukup mewah .
" MARS , BANTU AKU MENANGKAP YIJOON " teriak seorang namja manis yang baru saja keluar dari kamar mandi di rumah itu dengan keadaan basah kuyup .
" bisakah kau berbicara 'normal' , Suho ?" ujar kesal seorang yeoja berambut hitam sebahu yang baru saja menyelesaikan acara memasak nya , Marselina .
" ahh , kenapa semua sifat Yijoon menurut padamu , Mars " erang frustasi Suho .
" apa maksud mu ?" tanya Mars .
" pemalas , susah di atur , dan yahh , semua Sifat Yijoon itu sangat sama dengan mu Mars " rutuk Suho .
" yah ! harus nya kau salahkan saja appa-nya " bela Mars sembari menatap kesal pada Suho .
" hey hey , ada apa ini ? " tanya seorang namja tampan yang baru saja masuk ke daerah kekuasaan Mars , ruang makan , namja tampan itu datang dengan menggendong seorang namja cilik yang berumur 2 tahun lebih .
" hahh , WooBin Oppa , kau harus tau yaaa , Suho selalu menyalahkan ku kalau Yijoon berbuat nakal , tapi kalau Yijoon berbuat baik , dia pasti akan membanggakan diri nya sendiri " jelas mars .
" yah ! " protes Suho .
" aigoo , kalian ini , tidak ada hari tanpa beradu argument . sudah , lebih baik sekarang kau mandikan Yijoon , Suho-ah . Yijoon mau mandi dengan Umma ? " tanya WooBin pada namja cilik yang berada di pangkuan nya .
" chilleo (shirreo) " jawab Yijoon yang mengerat kan pelukan nya di leher Woobin .
" huh ? wae ? " tanya Suho .
" chilleo chilleo , Yijoon mau mandi cama appa " jawab Yijoon yang membuat Suho sedikit kesal , Woobin yang melihat raut wajah Suho hanya terkekeh .
" Yijoon , Yijoon-ie mandi dengan umma , ne ? " bujuk Woobin .
" chilleo " keukeuh Yijoon .
" aishhh , Jeongmalyo , kenapa Yijoon-ie tak mau mandi dengan Umma ? " tanya Suho .
" umma tidak bica di ajak belmain ail " jawab Yijoon .
" yah ! Yijoon memang tidak boleh main air terlalu lama , nanti bisa sakit " ujar Woobin yang ikut membela Suho , Yijoon yang mendengar sang appa yang membela sang Umma .
" chilleo chilleo chilleo " ujar Yijoon yang menggeleng gelengkan kepala nya .
Srett
" sudah , lebih baik Yijoon mandi dengan ku saja . " ujar Mars yang tiba tiba mengambil Yijoon dari gendongan Woobin " Yijoon mau kan mandi dengan Mars Noona ? "
" umm " Yijoon mengangguk kan kepala nya excited .
" yah ! kenapa jika dengan Mars selalu mau ? " ujar Suho yang kesal karena penolakan dari anak nya .
" karena aku Noona yang baik " jawab Mars .
" yah ! memang nya aku bukan Umma yang baik ? "
" menurut mu ? " Mars menatap jahil pada Suho yang sudah benar benar kesal .
" YAH ! "
" kaburrr " ujar Mars yang berlari dengan Yijoon di pangkuan nya ke arah kamar mandi . Suho mendengus sebal dengan kelakuan Mars dan yijoon , tapi sungguh , dalam hati nya dia senang , karena Yijoon-nya banyak yang menyayangi .
" hey , kenapa kau melamun , sayang ? " tanya Woobin yang memeluk Suho dari belakang .
" aku tidak melamun , hanya sedang memikir kan sesuatu " jawab Suho yang mengelus pelan tangan WooBin yang melingkar di perut nya .
" kau memikirkan apa ? " tanya WooBin lagi .
" aku berfikir , aku ingin hidup seperti ini selama nya " ujar Suho .
" maksud mu ? "
" ya , aku ingin hidup seperti ini selama nya , hidup penuh kasih sayang , hidup bersama mu , Yijoon dan juga Mars " jawab Suho , kali ini Suho membalik kan tubuh nya dan memeluk tubuh kekar Woobin .
" ya , aku juga senang dengan hidup ku saat ini , hidup dengan istri dan ibu sehebat kau , anak yang menggemaskan seperti Yijoon , dan adik yang manis seperti Mars " tambah Woobin .
" hah ? adik yang manis seperti Mars ? itu tidak salah ? " tanya Suho .
" hey , sudah lah Chagi , aku tau kau juga menyayangi Mars seperti adik mu " sela WooBin
" tidak , aku tidak menyayangi nya sebagai adik ku , tapi sebagai kembaran ku " jawab Suho .
Suho maupun Woobin saling melempar tatapan teduh penuh kasih sayang , mereka bahagia , bahagia karena bisa di pertemukan oleh takdir , ya , takdir yang mempertemukan Woobin dan suho , takdir pula lah yang mempertemukan mereka .
" saranghae " lirih Woobin .
" nado " jawab Suho , tapi benarkah semua ini ? benarkah Suho mencintai WooBin ?
Ting tong
" seperti nya ada tamu " ujar Woobin melepaskan pelukan nya pada Suho saat mendengar bel rumah mereka berbunyi .
" sepagi ini ada tamu ? " heran Suho .
" mungkin itu tamu penting " jawab WooBin yang mengajak Suho ke depan untuk membuka Pintu . sementara Suho hanya mengikuti Woobin .
WooBin membuka pintu rumah nya , menampakkan sesosok yang mampu membuat Suho kaget setengah mati …
" k-kau " lirih Suho .
.
.
.
Kris tengah serius mengerjakan pekerjaan nya , namun terganggu karena TaeYeon yang tiba tiba masuk .
" ada apa ? " tanya Kris .
" saya datang hanya ingin memberi perkembangan pencarian kami , menurut salah satu anak buah saya , di pastikan bahwa Kim JoonMyeon ada di indonesia saat ini , namun kami belum mengetahui letak pasti nya " jelas TaeYeon .
" great , kerja bagus TaeYeon-sshi , lalu bagaimana dengan Ahn KyuRin , itu ? " tanya Kris .
" seperti yang anda ketahui , KyuRin-sshi pintar menyembunyikan dan memanipulasi keterangan nya sendiri , mungkin dia memanipulasi keterangan nya selama di indonesia , karena kami tidak menemukan nama Ahn KyuRin di indonesia "
" terus cari Marselina , karena aku yakin , JoonMyeon pasti ada bersama dengan Marselina " perintah Kris .
" baik , akan kami laksanakan " setelah itu , TaeYeon pergi meninggalkan ruangan milik Kris . sementara Kris sendiri hanya menyandarkan tubuh nya di kursi kerja nya , tangan nya mengambil sebuah bingkai foto , dimana bingkai foto itu membingkai dengan indah gambaran JoonMyeon-nya .
" aku akan menemukan mu , dan kita akan memulai semua dari awal " lirih Kris mengusap bingkai foto itu .
.
.
.
" k-kau " lirih Suho .
" annyeong hasaeyo " sapa yeoja cantik bersurai blonde di hadapan nya .
" ahh , annyeong " balas WooBin .
" Jessica " lirih Suho .
" ahh , lebih baik kita masuk ke dalam , tidak bak membiarkan tamu terus berdiam di luar . ayo Jessica masuk " ajak WooBin . WooBin kembali menarik Suho untuk masuk dan membiarkan Jessica duduk di hadapan nya .
" ada perlu apa kau kemari , Jessica ? " tanya Suho saat dia sudah duduk di samping sang suami .
" aku datang kesini karena rindu pada teman lama ku , memang nya tidak boleh ? " nada yang di ucapkan Jessica terdengar sedikit ketus , membuat WooBin mengerutkan kening nya .
" apa kalian sudah saling kenal ? " tanya WooBin yang mencium 'keakraban' antara teman lama nya dengan sang istri .
" ya , aku pernah kenal dahulu dengan nya " jawab Jessica , Jessica menatap pada Suho "tapi seperti nya JoonMyeon-sshi tak senang akan kedatangan ku " ujar Jessica kembali .
" ah , apa benar begitu , sayang ? " tanya WooBin pada Suho .
" a-apa ? ah tidak , Jessica-sshi itu kan tamu mu , jadi aku tidak bisa seenaknya mengatakan kalau aku tak suka pada teman lama mu yang sedang bertamu " jawab Suho " tapi kau tau alamat rumah kami darimana ? " tanya Suho .
" tentu saja dari WooBin " jawab Jessica dengan senyuman nya yang Suho yakin itu adalah senyuman terpaksa .
" WOOBIN OPPA , TANGKAP YIJOON " teriak Mars dari arah kamar Yijoon , Jessica yang mendengar nama Yijoon mengernyitkan kening nya .
" Yijoon ? nuguya ? " Jessica yang mendengar nama yang tampak asing di telinga nya mulai bertanya .
" ah iya , kau pasti belum bertemu dengan Yijoon " ujar WooBin dengan senyuman nya .
dan tampaklah namja cilik yang tengah berlari kecil ke arah WooBin dan Suho , Yijoon langsung naik ke gendongan appa nya , sementara Jessica masih menatap bingung pemandangan di hadapan nya , Suho yang melihat itu pun menjelaskan nya .
" itu Kim Yijoon , anakku " ujar Suho , Jessica memandang Suho dengan tatapan tak percaya .
" wahh , anak appa sudah wangi " ujar Woobin mencium wajah Yijoon .
" ugghh , appa geli " mata bulat milik Yijoon menatap heran ke arah Jessica .
" appa , itu ciapa ? " tanya Yijoon menunjuk Jessica .
" nah , ini Jessica Ahjumma , Jessica Ahjumma ini adalah teman lama appa " ujar WooBin .
" hi Yijoon~ie , wah kau tampan sekali seperti appa mu " sungguh , Suho sadar , bahwa tadi Jessica melempar seringai nya pada Suho , apa maksud dari yeoja itu ? , fikir Suho .
" boleh aku menggendong nya ? " tanya Jessica , yang disambut dengan anggukan dari sang teman lama . Jessica hendak mengambil Yijoon dari gendongan WooBin , namun yang ada Yijoon malah menangis .
" hiks .. hiks … UMMAAA " Yijoon menangis cukup keras , dan itu membuat Suho dan WooBin kaget , tidak biasa nya Yijoon seperti ini . Suho pun mengambil Yijoon dari gendongan WooBin , mengusap pelan punggung namja cilik di gendongan nya , mencoba untuk menenangkan Yijoon nya .
" ada apa ? kenapa Yijoon mena- KAU ! " Mars yang baru datang dari kamar nya karena cemas mendengar tangisan Yijoon segera memekik kaget ketika melihat selingkuhan mantan suami Suho , Jessica Jung .
" eh ? Mars , kau mengenal Jessica ? " tanya WooBin yang juga heran , kenapa Mars bisa mengenal Jessica ?
" yeoja itu adalah- "
" Jessica juga sempat bertemu dengan Mars " sela Suho , Mars yang bingung menatap kearah Suho yang melemparkan tatapan 'jangan banyak tanya' , akhirnya dengan tidak rela Mars mengangguk .
" ahh , kenapa dunia sempit sekali yaa , Mars , Jessica ini teman lama ku , iya kan , Jess ? " WooBin berujar dengan senangnya , tak sadar kah kau WooBin , Mars sedang menatap nyalang ke arah Jessica .
" iya , aku teman lama , WooBin " jawab Jessica meng-iya kan .
Suho yang melihat tatapan tidak suka Mars pada Jessica pun mencoba mengalihkan perhatian " ahh , Jessica-sshi , apa kau sudah sarapan ? kami sudah memasak , kurasa lebih baik kita sarapan dulu , iya kan Hyung ? " Suho berujar sembari menatap pada WooBin , berharap WooBin meng-iya kan ucapan nya .
" ahh iya benar , ayo Jessica kita sarapan , makanan buatan Mars dan Suho adalah yang terbaik , bukan begitu Suho ? " Suho pun mengangguk .
" kalian sarapan duluan saja , aku belum lapar , aku juga akan menyuapi Yijoon dulu , seperti nya dia sedang ada dalam mode manja " Mars mengambil Yijoon dari gendongan Suho dan melesat pergi ke belakang , WooBin kembali mengerutkan kening nya , tidak biasa nya Mars seperti ini .
" ada apa dengan Mars , Suho ? " tanya WooBin pada Suho .
" mungkin dia sedang tidak enak badan " jawab Suho " sebaik nya kita segera sarapan " ujar Suho mengalihkan pembicaraan .
" ahh iya , ayo Jess " ajak WooBin , Jessica pun mengikuti WooBin dan Suho dari belakang , Jessica menyeringai ketika melihat punggung kecil Suho .
' wah wah wah , seperti nya aka nada cerita yang menarik dari Yijoon itu ' bathin Jessica .
.
.
.
Mars sedang membuat makanan untuk Yijoon , jika biasa nya mood nya akan baik saat memasak , namun kali ini mood Mars benar benar buruk .
' bagaimana bisa nenek sihir jelek itu berteman dengan namja sebaik WooBin oppa ? '
Itulah yang sedang berkecamuk di fikiran Mars , sampai sampai Mars tak menyadari Yijoon yang menatap nya .
" noona " ucap Yijoon , mata bulat Yijoon terus menatap ke arah Mars " Noona~~ " kali ini Yijoon memanggil Mars dengan cara merengek , sungguh , Yijoon kesal karena tidak di perhatikan oleh Mars .
" ahh , iya , ada apa Yijoon~ie ? mian ne , Noona banyak melamun hari ini " jawab Mars yang gemas melihat Yijoon yang mempoutkan bibir mungil nya .
" noona ceding cakit ? " tanya Yijoon yang memandang khawatir ke arah Mars , Mars yang melihat itu terkekeh , ternyata ke-imutan Suho menurun kepada Yijoon yah walaupun sedikit .
" tidak , noona baik baik saja " jawab Mars .
" lalu noona kenapa ? " tanya Yijoon lagi , masih dengan mode imut nya .
" noona hanya sedang kesal pada seseorang " jawab Mars .
" pada ciapa ? pada Yijoon ? memang nya Yijoon calah apa ? "
Sungguh , ingin rasa nya Mars berteriak sekarang , Yijoon tampak sangat manis saat ini , mata bulat nya yang sedikit berair yang siap menangis , bibir yang bergetar dan oh , jangan lupakan pipi putih nya yang sedikit memerah .
" tidak , bukan pada mu , Yijoon~ie " jawab Mars sebelum tangisan Yijoon benar benar meledak . " noona kesal pada nenek sihir itu " ucap Mars sembari mengangkat pisau yang sedang ia pegang .
" nenek cihil ? " Yijoon yang tidak tahu siapa itu yang Mars sebut 'nenek sihir' memandang bingung pada Mars .
" ahh , nenek sihir itu adalah yeoja yang tadi bersama appa dan umma "
" Ssica Jumma ? "
" ishhh , Yijoon~ie , kau jangan memanggil nya seperti itu , panggil yeoja tadi itu dengan nenek sihir " perintah Mars dengan senyuman jahil nya .
" tapi appa bilang nama nenek cihil itu Jessica " Yijoon terus berucap seperti itu .
" iya , nama nya memang Jessica , Jessica Jung . tapi yeoja itu akan senang jika di panggil nenek sihir , jadi kalau Yijoon mau membuat yeoja itu senang Yijoon harus memanggil nya nenek sihir , arraseo ? "
" nenek cihil , nenek cihil , hihihi , nenek cihil " Yijoon terus menyebutkan kata 'nenek sihir' dengan nada riang sembari menepuk nepukkan tangan nya .
" ahh , anak pintar " ujar Mars " mau noona buatkan coklat ? " tanya Mars .
" MAU " seru Yijoon riang .
.
.
.
.
Suasana sarapan kali ini terlihat mengerikan menurut WooBin , bagaimana mungkin , Suho yang biasa nya selalu berceloteh saat makan menjadi pendiam seperti ini .
" kau baik baik saja , Chagi ? " tanya WooBin mengusak pelan rambut Suho .
" ahh , gwaenchana " jawab Suho dengan senyuman nya . " aku selesai " ujar Suho yang langsung berdiri dan pergi ke arah dapur .
" aku juga selesai , dimana toilet nya ? " tanya Jessica .
" di dekat dapur " jawab WooBin .
' ahh , pas sekali ' bathin Jessica , " aku ke toilet dulu ya WooBin " ujar Jessica berpamitan .
Jessica berjalan ke arah toilet , namun sedikit berbelok dan masuk ke area dapur , Jessica bersorak di dalam hati saat menemukan Suho berada di dapur itu .
" jadi , Yijoon itu anak siapa ? " dengan tdak sopan nya , Jessica langsung duduk di hadapan Suho dan langsung bertanya , membuat Suho sedikit kaget .
" apa maksud anda , Jessica ? " tanya Suho dengan nada datar nya .
" aku hanya bertanya , Yijoon itu anak siapa ? " tanya Jessica .
" tentu saja Yijoon anak ku " jawab Suho .
" ahh , bukan yang itu , aku tau ibu nya kau , maksud ku , ayah Yijoon itu siapa ? " Jesica menyeringai saat melihat Suho tak bisa menjawab pertanyaan nya . " jadi , WooBin atau-
-Yifan ? "
Suho membulat kan mata nya saat mendengar nama mantan suami nya di sebut kan oleh Jessica .
" apa mau mu ? kenapa kau selalu mengusik hidup ku ? " Suho yang kesal mulai membentak Jessica .
" aku tidak bermaksud mengusik mu , hanya saja , adanya kau dalam hidup ku itu bagaikan benalu " ujar Jessica menatap sinis ke arah Suho " aku menyukai Yifan , tapi Yifan malah menikah dengan mu , tentu saja aku tak akan diam saja "
" aku sudah bercerai dengan Yifan " jawab Suho .
" ya , dulu nya aku senang saat mendengar kabar itu , tapi sekarang tidak lagi . " ucapan Jessica membuat kening Suho mengerut , apa maksud nya Jessica itu .
" ya , awal nya aku mengira akan berakhir bahagia dengan Yifan , yah kau tahu , berakhir dengan pernikahan , tapi semua itu pupus saat Nyonya Wu yang terhormat itu menyuruh anak nya untuk mencari mantan menantu nya , membuat Yifan lupa padaku dan ya , bisa kau tebak , aku berakhir dengan Yifan "
Suho tidak tahu harus senang atau tidak dengan apa yang baru saja ia dengar .
" dan aku juga mulai move on dari Yifan , aku sedang menyukai seseorang , orang itu adalah-
-WooBin "
Dan Suho membulatkan matanya saat nama Suami nya yang sekarang di sebut Jessica itu
TBC
Ocehhh , semakin gaje aja ni fict , sebenar nya Mars lagi sakit , tapi tiba tiba aja kepikiran fict ini .
Dan jadilah Mars membuat kelanjutan Fict ini
Mohon kritik dan saran nya aja yaa
Give it to me oh baby give it to me
Give RnR to me , okay ?
