Doll Master x Stray Doll
Chapter 2
HimeKami
Warn : typos(maybe), aneh, gaje, OOC
Kami : ya ho! Chapter 2 dessuuu!
Hime : udah baca disclaimer sono!
Kami : ok, ok
Disclaimer : vocaloid punya Crypton Future Media
Kami : udah, kita mulai sekarang!
3
2
1
Cekidot!
"Ini untukmu Len, boneka ini bisa menjadi nii-sanmu. Yah, meski warna rambutnya sedikit aneh. ." ujar pria paruh baya itu kepada bocah dihadapannya sembari menyerakan sebuah kotak boneka
"Apakah aku seorang Doll Master sekarang, Otou-san?" tanya bocah itu dengan polosnya
"Belum."
"Eh?"
"Buatlah kontrak dengannya, maka kau akan menjadi seorang Doll Master seperti Otou-san" ucap pria paruh baya itu sambil tersenyum
"Hai'!" sahut bocah itu riang seraya menerima kotak itu dengan senang hati
Normal POV
Len yang duduk, Luki, dan Kaito yang berdiri berdampingan sedang mengelilingi ranjang tempat Rin dibaringkan dengan wajah cemas.
"Rin-chan. ." gumam Kaito sementara Len hanya menatap Rin dengan pandangan yang susah dijelaskan, wajah cemas, wajah menyeramkan, dan wajah lusuh(?) menjadi satu. Rin hanya diam saja, tak membuka matanya, hanya deru nafas teratur darinya, dan balutan perban di kepala, tangan kanan, lengan kiri, dan kaki kiri yang terlihat
"Sigh. ." helaan nafas berat keluar dari mulut Len
"Len-sama, dan Kaito, kalian harus beristirahat" ujar Luki
"Aku tidak akan tidur" tukas Len
"Tapi Len-sama dan Kaito masih harus sekolah besok" ucap Luki
"Hai', shitsuresimasu" ujar Kaito lalu meninggalkan kamar Rin. Ia paham Len itu adalah master-nya yang keras kepala. Kaito bertanya-tanya, bagaimana nanti Luki membujuk Len untuk istirahat
"Len-sama. ."
"Aku tidak akan sekolah besok. Kau istirahat saja" potong Len ketus
"Hai'. ." ujar Luki. Luki sudah paham betul sifat Len, ia sudah menjadi Stray Doll Len semenjak Len masih kecil, jika dia sedang bad mood seperti ini, maka lebih baik biarkan Len sendiri
'BLAM' pintu kamar Rin pun tertutup kembali, menyisakan Len dan Rin berdua disana
"Dasar bodoh" umpat Len pelan
Doll Master x Stray Doll
Sinar matahari yang menyilaukan menerobos masuk dari jendela kamar Rin yang hanya tertutup oleh gorden tipis
Len yang semalam berada dikamar itu pun membuka matanya, menyadari bahwa pagi telah tiba, ia langsung bangun dan mengecek Rin.
"Sigh. ." Len menghela nafas saat mendapati keadaan Rin yang sama seperti kemarin.
'tok tok'
"Masuk" ujar Len pelan ke arah pintu
"Len-sama, sarapan sudah siap, sebaiknya anda makan dulu" ucap Kaito yang menjulurkan kepalanya di ambang pintu
"Tapi aku. ."
"Ayolah Len-sama, aku tak ingin anda sakit, jika anda makan sebentar, Rin-chan tidak akan terbangun kok" potong Kaito
"Jadi, kau bilang kalau. . Rin tak akan bangun, begitu huh?" tanya Len dengan nada dan wajah yang menyeramkan
"Bu-bukan begitu maksudku.. hanya saja.." Kaito berbicara dengan terbata-bata, keringat dingin mulai tampak
"Sigh, iya, iya, aku mengerti, ayo kita makan" potong Len dingin lalu keluar dari kamar Rin dan turun ke ruang makan
". ." Len menatap Luki yang sedang meneguk sup nya dalam diam
"Kora! Luki-san, bukankah aku bilang untuk menunggu Len-sama? Kenapa kau makan duluan!?" bentak Kaito dan mengambil kursi dihadapan Luki
"Tak apa-apa kan, Len-sama juga belum tentu turun tadi" sahut Luki santai seraya meneruskan sarapannya
"Tapi.."
"Sudahlah Kaito, aku tak masalah dengan itu" potong Len kemudian duduk di samping Luki dan mulai memakan sarapannya
Doll Master x Stray Doll
'tik tok tik tok' bunyi detik jam menemani Len yang kini tengah menatap Rin dalam diam
"Sigh. ." helaan nafasnya terdengar saat ia mengarahkan ekor matanya ke arah jam dinding berwarna orange
Pukul 11.00, sudah 3 jam lamanya ia sendirian dikamar ini sejak sarapan tadi. Len mulai bertanya-tanya, kira-kira apa yang dilakukan Kaito di sekolah
"nggh. .." lenguhan pelan terdengar dari ranjang dihadapannya, Len pun mengarahkan pandangannya ke arah gadis yang kini mulai membuka matanya itu
"Len-sama..?" gumam Rin lemah
"Rin baka! Kenapa kau tidak menghubungiku kemarin hah!? Dasar, kalau begini kan, kau juga yang susah! Kalau kau sampai terluka lebih parah dari ini atau me.. me... "
"Len-sama, aku.. baik-baik saja kok" ujar Rin memotong omongan Len dan tersenyum
"Ba-bagian mana yang masih sakit?" tanya Len salah tingkah
"Tidak ada" jawab Rin sambil masih memasang senyum lembutnya
"Sigh, kau pasti lapar kan? Kau bisa bangun? Kalau tidak aku akan membawa makananmu kesini" tanya Len
"Aku.. bisa bangun. ." jawab Rin yang mulai bangun, menegakkan tubuhnya dibantu oleh Len. Kemudian Rin pun berjalan menuju ruang makan dipapah oleh Len, sesampainya di meja makan, Rin pun dibantu duduk oleh Len
"Kau makan apa? Akan kubuatkan, tapi jangan minta yang aneh-aneh" tawar Len
"Aku. . ingin makan omelet buatan Len-sama, sudah lama sekali sejak aku terakhir kali memakannya" ujar Rin dan tersenyum riang
"Sigh, ok, aku akan buatkan"
"Yay!" sorak Rin riang
"Nih" ujar Len sembari menyodorkan sepiring omelet hangat kehadapan Rin
"Ittadakimasu!" ucap Rin riang, kemudian mulai menyendok omelet dihadapannya
"Makan pelan-pelan, dasar rakus" ujar Len seraya menaruh segelas jus jeruk ke hadapan Rin
"Ini benar-benar enak, omelet buatan Len-sama memang nomor satu! Len-sama harus sering-sering membuat omelet seperti ini" puji Rin dengan riang yang membuat Len blushing
"Baka! Itu kan cuma omelet biasa" ujar Len ketus
Doll Master x Stray Doll
"Hee? Len-kun hari ini tidak masuk sekolah karena menjaga Rin-chan?" tanya Miku kepada Kaito saat jam istirahat
"Yah, begitulah, Rin-chan terluka cukup parah" jawab Kaito
"Heee..? sayang sekali, padahal aku ingin menjenguk Rin-chan, tapi Lui-chan juga terluka" ujar Miku
"Mau bagaimana lagi" tanggap Kaito
Doll Master x Stray Doll
"Ja-jadi Len-sama tidak ke sekolah hari i-UHUK!"
"Baka! Telan makananmu dulu, baru bicara! Nih!" marah Len sembari memberikan segelas air putih ke Rin
"Gomennasai, ehehe" ujar Rin dan tersenyum
"Dasar kau itu…" Len menghentikan ucapannya saat dia merasakan ada benang yang dalam bahaya
"Kaito. ." gumamnya seraya menutup matanya, mencoba mengetahui apa yang terjadi
"Apa yang terjadi dengan Kaito-nii?" tanya Rin saat Len telah membuka matanya
"Ada Stray Doll rough, didekat sekolah. Aku, akan pergi kesana" jelas Len
"Aku ikut!" sahut Rin
"Kau disini saja, dan jangan ikuti aku!" perintah Len seraya menyambar koper berisi Stray Doll miliknya kemudian melesat ke arah stasiun
"Len -sama" gumam Rin dan menatap Len yang menghilang dari pintu
Doll Master x Stray Doll
"Kaito!" teriak Len pada Kaito yang sedang berdiam di dalam shield besar nya bersama Miku dan para murid juga guru, dihadapan mereka tampak Luki yang memainkan pedangnya berhadapan dengan monster berbentuk beruang raksasa
"Len -sama!" sahut Kaito
". ." Len masuk ke dalam shield Kaito, dan menatap sekeliling, banyak siswa siswi yang berkerumun di sekitar lokasi. Len pun merogoh kantongnya dan mengeluarkan sebuah boneka berbentuk peri bersayap kupu-kupu
"I call you, SILVERFAIRY, come and hypnotize them!" teriak Len sambil melempar Stray Doll ditangannya itu, dan Stray Doll itu pun berubah menjadi sebuah kupu-kupu raksasa berwarna perak
'cring cring' kupu-kupu itu mengepakkan sayapnya dan terdengarlah suara lonceng, para murid dan guru yang tadinya berkumpul disana pun menyingkir
"Len -sama!" panggil Luki seraya melompat turun
". ."
"Terima kasih atas bantuan anda menyingkirkan orang-orang itu, aku lebih leluasa bergerak sekarang" ujar Luki
"Yah, baguslah, cepat habisi dia" perintah Len
"Baik, sesuai yang anda inginkan" jawab Luki kemudian melompat keatas, dan menyerang beruang itu dengan two-handed-sword nya
'ZRASSH'
'ZRRINGG'
"Luki-sensei kakoi. ." gumam Miku saat ia, Kaito, dan Len menonton aksi Luki
'CRAAASSHH' sekali tebas, beruang raksasa itu pun kalah dan menyusut kembali menjadi Stray Doll
'tep'Luki pun mendarat turun dan Len memungut Stray Doll boneka beruang warna coklat itu
'siing' Kaito menghapuskan barrier -nya
"Aku harus pulang sekarang, Rin pasti sedang menungguku" ujar Len dingin dan mulai melangkah pergi
"Matte, Len-sama, aku juga ingin pulang" cegah Luki
"ng? bukankah kau masih ada kelas?" tanya Len
"Setelah pertarungan itu aku jadi malas mengajar lagi" jawab Luki
"Terserah" sahut Len datar dan kembali berjalan diikuti Luki
"Matte! Aku juga mau pulang!" teriak Kaito lalu berlari menyusul Len dan Luki
"Hei! Lalu bagaimana denganku!?" pekik Miku dan tak mendapat tanggapan dari siapapun
Doll Master x Stray Doll
"Okaerinasai, Len-sama, Luki-san, Kaito-nii" sapa Rin ketika mereka bertiga muncul di ambang pintu
"Baka! Kau masih harus isti. ."
"RIN-CHAN!" teriak Kaito menghentikan ucapan Len dan langsung menyerbu dan memeluk Rin
"K-Kaito-nii. .?"
"Oi, Kaito! Apa yang kau lakukan, hah!? Dia masih harus istirahat!" marah Len dan mencoba melepaskan Rin dari pelukan
"Habisnya, aku kangen Rin-chan" ujar Kaito manja tanpa melepaskan pelukannya
"Kaito-nii? Se-sesak. ." ujar Rin saat Kaito makin mengeratkan pelukannya
"Geez, hentikan nada manjamu itu, menjijikan!" bentak Len
"khu khu" Luki hanya bisa terkekeh geli melihat tingkah mereka bertiga
"Rin-chan~"
"Lepaskan dia, Baka!"
To be Continue
Kami : yay! Cukup sekian chapter 2 ini, sekarang waktunya balas review
Alfianonymous22
Kami : HimeKami akan melanjutkan seluruh cerita saat ujian kita semua sudah selesai, tunggu saja! Oh, benarkah tidak ada Typo?
Hime : yokatta ne, nii-chamaThanks for your review!
Akanemori
Kami : hum, masalah itu akan kita rahasiakan, ok, ini sudah update. Thanks for fav!
Thanks for your review!
Berliana-Arnetta30
Kami : ok, ini udah update. Kilat kah ini?
Thanks for your review!
Shiyoko Miki-chan
Kami : Doll yang bentuknya manusia, berukuran seperti manusia biasa, bisa sekolah, bisa mengajar, pokoknya kayak manusia deh. Masalah pair, itu masih rahasia, tebak ya!
Hime : makasih fav nya!
Thanks for your review!
Liaalicious
Hime : terimakasih atas pujiannya, ini udah update nih, thanks for fav ya!
Thanks for your review!
djokroe
Kami : ok, ini udah dilanjut! Thanks for fav!
Thanks for your review!
Hime : nah, udah semua
Kami : ok, sekarang waktunya minta review. Minna-san, tolong tuliskan pendapat, kesan, pesan atau mungkin kritik ke kotak review dibawah ya!
Review Please!
