Chapter 2
Nick P.O.V
Tiba-tiba aku terbangun di ruangan kayak penjara (emang penjara) dan aku melihat Judy masih terbaring.
"Judy bangun!"
"5 menit lagi bu sekarang kan hari libur"
Pake ngelindur segala.
"Banguuun udah telat ke kantor nih!" ujarku teriak.
Tiba-tiba ia terbangun.
"Aku ada dimana nih?! apa kita ada di akhirat?" ujarnya kaget.
"Ya enggak lah"
"Trus kita ada dimana nih?"
"mana aku tahu" jawab ku sambil lihat sekitar.
Tiba-tiba ada suara kayak speaker yang berbunyi.
"Tahu Bulat digoreng dadakan cuma 1$ gurih-gurih nyoii" dan suara itu berulang-ulang selama 2 menit.
"gila nih, sebenarnya kita ada dimana sih?" ujarku.
"Lagian tahu bulat itu makanan apa sih?, perasaan di Zootopia kagak ada tuh" kata Judy keheranan.
Tiba-tiba suara berganti menjadi suara orang yang kubenci.
"Kalian bangun disaat yang tepat sekali" ujar suara speaker.
"Bellweather! apa yang kau inginkan dari kami ? bukankah kau dipenjara?" ujar ku.
"Trus kau juga mau promosi tahu bulat ?, maaf kita gak tertarik" Sambung Judy.
"aku bukan lagi promosi tahu bulat!, tapi ada yang nge hack sistem speaker" jawab Bellweather.
"Apa yang kau inginkan?, mengeksekusi kami?" tanya ku.
"benar sekali dan akan ada pengawal ku yang akan menjemput kalian dan mengeksekusi kalian disana, nikmatilah detik-detik terakhir hidup kalian dan akan kurekam detik-detik kematian kalian lewat kamera yang dibawa pengawalku" jawabnya dengan nada jahat kayak di film-film.
"gawat Nick aku masih terlalu lucu untuk mati" ujar Judy ketakutan.
Aku hanya bisa diam saja karena tak kusangka aku akan mati seperti ini, aku bahkan teringat masa kecil ku, orang tua ku, saat aku masuk grup pramuka, dll.
"Judy sebenar aku suka sama kamu"
"aku juga Nick suka sama kamu dan mungkin ini kata-kata terakhir yang akan kau dengar"
Tiba-tiba ada seekor rubah dan anjing yang datang lalu mereka membukakan pintu sel dan menodongkan senjata api kearah kami dan Judy memengang tangan ku.
"Sampai jumpa Nick" Ujarnya dengan wajah senyum.
Tiba-tiba seekor rubah menebakan pistolnya ke kepala ajing tersebut lalu ia menghampiri kami.
"Kumohon jangan bunuh kami" kata Judy.
"tenanglah kawan aku Gideon Grey" jawab rubah tadi.
"Bagaimana kau kesini?" tanya Judy.
"Sudahlah itu tak penting" Jawab Gideon.
Tiba-tiba ada suara Walkie Talkie milik Gideon.
"Apa yang terjadi disana, ganti" dengan suara Bellweather
"Go home then Fu*k Yourself" Jawab Gideon dengan nada marah.
Tiba-tiba alarm berbunyi.
"Ayo ikut aku" ujar Gideon.
Kamipun ikut dengannya Gideon tiba-tiba lampu mati dan alarmnya juga mati.
"kau melakukan pekerjaan mu dengan baik James" Guman Gideon.
"Siapa James?" tanya Judy.
"Akan kuberitahu tahu nanti"
Kami pun lari mengikuti Gideon lalu kami keluar dari gedung dan aku melihat mobil van terparkir.
"Masuklah kedalam mobil!" Ujar Gideon.
"Baik" Jawab aku dan Judy Bersamaan.
Tu Bi Kontinyud...
Siapa itu James? Nantikan saja di Chapter 3!
