Sakura dan ino sudah sampai di gerbang sekolah "Sakura Nanti temui aku di cafe akatsuki , aku akan menceritakan semuanya pada mu nanti. Datanglah siang nanti." Kata ino pada sakura. lalu ino langsung masuk ke dalam mobil jemputan nya dan melambaikan tangannya pada sakura.
"Baiklah ino, aku akan datang."kata sakura sambil membalas lambaian tangan ino dan langsung masuk ke dalam mobil jemputannya,yang membawa nya melesat pulang ke mansion megah Haruno.
.
.
.
Disclaimer
Naruto©Masashi Kishimoto
The Prince(ss) Is My Love
Story by Uchiha Viona
.
.
.
WARNING : Miss Typo(s),OOC,EYD,etc.
Rated T
SasuSaku and Sakura-centric
DON'T LIKE DON'T READ.
Haii, Ini Fic pertama ku, aku newbie di sini jadi aku minta masukannya dari senpai-senpai sekalian. ^-^
Jika ada kesamaan dalam judul atau pun jalan ceritanya,itu hanya kebetulan! -,- -_-
Happy Reading. \^-^/
Summarry : Uchiha Sakuke yang berwajah tampan, Kaya dan keren itu sudah terkenal sebagai pangeran dunianya hancur berantakan saat Haruno Sakura muncul dan mencuri citra pangeran dari dirinya. Kalau mereka berdua sama-sama jadi pangeran,putri mana yang pantas menjadi pendamping mereka?.
Chapter 2
Aku Uchiha Sasuke umur ku 16 tahun keren luar biasa sampai bosan aku dengar hal itu kalau melihat ku semua perempuan pasti berdebar 'aku adalah pangeran tanpa tanding'
.
.
.
.
"Jadi begitu ceritanya, maafkan aku Ino karna selama kau terpuruk aku tidak ada di samping mu sebagai seorang sahabat yang menyemangati sahabatnya di saat sedang kesusahan." Kata Sakura menunduk tampak menyesal.
"Tidak apa-apa Sakura kau kan tidak tahu kalau aku kecelakaan waktu itu,aku juga minta maaf karna tidak menepati 'janji' kita waktu itu." Kata Ino tulus dan menyesal.
FLASHBACK
Seorang anak kecil berambut pirang sedang berkumpul di ruang keluarga bersama ibu dan ayah nya . "Ino-chan, kita akan pindah ke Otogakure besok karna Tou-san mu harus mengurus perusahan kita yang baru di buat disana." Kata ibu Ino dengan lembut. "Kalau kita pindah berarti aku akan berpisah dengan teman-temanku yang ada disini Ka-san, berarti aku juga akan berpisah dengan Saku-chan. Tidak tidak aku tidak mau pindah Ka-san" kata Ino yang mulai terisak. "Ino-chan, Tou-san 'janji' kalau urusan Tou-san sudah selesai kita akan pindah ke sini lagi agar kau bisa bertemu sakura-chan dan teman-teman mu yang lain lagi." Kata ayah Ino sambil mengusap air mata Ino. "Benarkah Tou-san,?" Tanya Ino yang tangisannya mulai mereda. "Tentu saja Ino-chan" kata Yamanaka Inoichi sambil tersenyum dan mengusap kepala Ino. "Arigatou Tou-san, Aku sayang Tou-san" kata Ino sambil memeluk ayah nya
.
.
.
"Saku-chan,hari ini aku akan pindah ke Otogakure karena Tou-san ku akan mengurus perusahaan kami yang baru di sana" Kata Ino terlihat sedih. "Ino-chan, berarti akan meninggalkan aku disini sendirian, Ino-chan kan tau tidak ada orang yang mau berteman denganku selain Ino-chan." Kata Sakura sedih "Tenang saja Saku-chan nanti pasti ada yang mau berteman dengan Saku-chan, asalkan Saku-chan jangan menutup diri dari lingkungan sosial." Kata Ino sambil tersenyum tulus. "Baiklah, tapi apakah Ino-chan akan kembali lagi ke sini?" kata Sakura cemas . "Pasti Saku-chan." Kata Ino tersenyum lebar .
"Ne,Ino-chan harus 'berjanji' padaku.!" "Janji apa Saku-chan?" kata Ino penasaran.
"Ino-chan harus mengirimi aku surat setiap bulan,dan Ino-chan harus menceritakan semua pengalaman ataupun aktivitas Ino-chan disana." Kata Sakura sambil mengacungkan jari kelingking nya ke Ino. "Baiklah,aku janji." Kata Ino sambil mengaitkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking Sakura.
.
.
.
"Saku-chan,sampai jumpa lagi aku pasti akan merindukan mu Jidat." Teriak Ino sambil melambaikan tangannya ke Sakura. "Sampai jumpa lagi Ino-chan , Semoga selamat sampai tujuan ya. Aku juga pasti akan merindukan mu Pig." Teriak Sakura sambil membalas lambaian tangan Ino.
Mobil Keluarga Ino pun semakin menjauh dan Sakura mulai terisak. "Sudahlah Saki , ayo kita masuk ke dalam rumah." Kata Haruno Mebuki dengan lembut. "Baiklah Ka-san." Kata sakura pelan. Sang kepala keluarga yang melihat hal itu hanya tersenyum.
.
.
.
"Inoichi-kun, sebaiknya kita berhenti dulu kelihatannya kau sudah mengantuk." Kata sang Isteri cemas. "Tidak apa-apa sayang aku masih bisa menyetir." Kata sang kepala keluarga pelan.
"Inoichi-kun, Awas ada truck." Kata sang istri panik. Tapi sayang kecelakaan tidak terelakkan.
Kecelakaan yang membuat sang Isteri koma selama 1 bulan dan akhirnya sang isteri pergi untuk selama-lama yang membuat Ino menangis selama 1 hari penuh dan membuat Ino menjadi anak yang pemurung, sang ayah pun hanya bisa meratapi nasib andai saja dia menuruti kata isterinya waktu itu,andai saja dia tidak keras kepala waktu itu, andai saja dia bisa memutar waktu pasti dia akan menuruti perkataan isterinya dan kejadian ini tidak akan terjadi. YA,andai saja tapi semua itu hanya angan-angannya yang tidak akan bisa terwujud dan tidak akan bisa membuat isteri nya hidup kembali.
Berbeda dengan sang Isteri , Ino dan Ayah nya selamat mereka hanya mendapatkan luka yang tidak terlalu parah.
Semenjak saat itu keluarga Yamanaka pun pindah ke Konoha dan memulai kehidupan baru di sana.
...
..
.
END OF FLASHBACK
Pagi hari yang cerah di KSHS (Konoha Senior High School) Sakura berjalan dengan santai di koridor sekolah sampai ada orang yang menabrak nya dari belakang hampir saja ia tersungkur kalau saja orang berambut pirang model duren tidak menangkap tubuh nya "Arigatou ne umm.." "Uzumaki Naruto" potong Naruto dengan cengiran khas nya "Arigatou ne Uzumaki-san" kata Sakura sambil membungkukkan badan nya. "Wah,Sakura-chan boleh aku panggil seperti itu kan, tidak usah seformal itu." Kata Naruto santai. "Ya, Uzumaki-s.." "Panggil saja aku Naruto" potongnya lagi "Baiklah permisi dulu" kata Sakura dengan cepat.
"Gadis yang menarik, tapi sayangnya aku masih punya Hinata-chan,dan aku rasa Dia lebih cocok dengannya." Kata Naruto dengan Seringainya yang jarang ia tampilkan.
.
.
.
'Tenggg' 'Tengggg' Bel Istirahat berbunyi
"Hei,Sakura siapa yang menjemput mu kemarin.?" Kata Ino menuntut jawaban dari Sakura "umm,Dia kakak sepupu ku Ino, Namanya Akasuna Sasori." Kata Sakura mendengus karna melihat ekspresi Ino yang sepertinya tertarik dengan kakak sepupunya. "Hwaah, Benarkah?" kata Ino dengan antusias. "Hm, iya. Tapi sayangnya dia sudah punya pacar Ino."kata Sakura jahil. "Yah,Menyebalkan." Kata Ino cemberut dan Sakura hanya tertawa melihat sahabat nya itu.
.
.
.
KANTIN
"Ino, kita akan duduk di mana.?" Kata Sakura pelan "sebentar Jidat aku sedang mencari tempat duduk." Kata Ino kesal. Tiba-tiba ada yang memanggil Ino "Heii,Ino-chan kami disini." Kata seorang perempuan berambut coklat .
"ayo Sakura kita ke sana." Kata Ino dengan senyuman nya "Hu'um" jawab Sakura Mengangguk
Saat sampai di sana Ino segera mengambil posisi duduk disamping perempuan berambut pirang yang sama dengan nya, dan Sakura yang duduk di sebelah perempuan berambut indigo. "Hei,kalian kemana saja kemarin.?" Kata Ino dengan kesal. "Gomen, Ino-chan kemarin kami membawa bento dan kami makan di atap sekolah." Kata perempuan berambut indigo yang mendapat anggukan dari perempuan berambut pirang dan coklat. "Baiklah aku maafkan, tapi jangan di ulangi lagi. Dan perkenalkan Dia Haruno Sakura Sahabat lama ku dari Sunagakure." Kata Ino dengan senyumnya
"Hai, Sakura-san aku TenTen dan perempuan berambut pirang itu Rei Temari dan yang berambut indigo itu Hyuuga Hinata, salam kenal Sakura-san." Kata perempuan berambut coklat. "Salam kenal Sakura-san" kata Temari dan Hinta bersamaan. "Hai TenTen-san,Temari-san,dan Hinata-san Aku Haruno Sakura salam kenal juga." Balas Sakura.
"Oh,iya Aku baru melihat mu dan aku juga baru mendengar siswa dan siswi sekolah kita menggosip kalau kau lebih tampan dari Uchiha-san yang katanya pangeran sekolah kita,dan aku bisa membenarkan nya sekarang kalau kau memang lebih tampan dari Uchiha ,bukankah kau perempuan 'Sakura-chan' boleh aku panggil sepert itu?." Kata TenTen panjang lebar.
"Yah,aku murid pindahan. Aku memang perempuan tapi fisik ku dan gaya ku lebih mirip laki-laki, padahal mereka sudah jelas-jelas melihat ku memakai rok , tapi mereka seenak nya saja mengambil kesimpulan kalau aku lebih tampan dari Uchiha itu, padahal jelas-jelas aku perempuan. Tapi,yah mau bagaimana lagi." Akhirnya Sakura menyampaikan keluhannya. "um, Sabar ya Sakura-chan mungkin itu memang takdirmu." Kata Hinata lembut. "Baiklah,Hinata-chan." Kata Sakura yang semangat nya sudah kembali.
"Hei,Berhenti Mengobrol dan makanlah pesanan kalian." Kata Ino dengan kesal. Sedangkan yang di katai hanya cekikikan melihat ino.
.
.
.
.
.
"Sakura, kau mau menunggu jemputan mu atau mau aku suruh sopir ku mengantarmu pulang dulu.?" Kata ino cemas. "Tidak usah Ino, Aku akan menunggu jemputan ku saja ..." melihat raut wajah Ino yang akan memulai debat lagi sakura langsung menyambung perkataannya "aku tidak akan apa-apa ino, aku pasti baik-baik saja, Pulanglah Hati-hati di jalan dah." Kata Sakura yang langsung meninggalkan Ino. 'aku harap kau baik-baik saja Sakura' kata Ino di dalam hati.
.
.
.
'Brukkk'
Sakura bertabrakan dengan seorang yang memakai seragam yang sama dengan nya. "Hei,kau punya mata atau tidak,hah." Kata pemuda itu dingin. "Um,Maafkan aku . aku tidak sengaja." Kata Sakura menundukkan kepalanya. "Hn. Kau Haruno Sakura kan.?" Kata pemuda itu dingin lagi ."Ya,Aku Haruno Sakura. Ada Apa.?" Kata Sakura pelan. "Perkenalkan aku Uchiha Sasuke." Kata pemuda itu datar ." Hai Uchiha-san salam kenal." Kata Sakura sambil menyulurkan tangan kanan nya yang hanya di tatap datar oleh pemuda itu ,sebelum Sakura akan menarik kembali tangannya dengan kikuk Sasuke langsung menyambut uluran tangan Sakura "Hn, salam kenal Haruno." Kata Sasuke datar. Tanpa mereka berdua sadari ada perasaan hangat yang mengalir kedalam diri mereka masing-masing saat mereka bersentuhan.
"Teme, Aku mencarimu Tauu.!" Teriak Naruto pada Sasuke. Teriakan itulah yang membuat jabatan tangan mereka berdua terlepas , "Hn, Dobe bisakah kau tidak berteriak.? tahu kah suara mu yang cempreng itu bisa membuat orang tuli." Kata Sasuke Sinis . Naruto memanyunkan bibir nya dan perhatiannya teralih ke Sakura "Sakura-chan kau belum pulang.?" Kata Naruto dengan senyumnya "Aku sedang menunggu Jemputan ku Naruto-san." Balas Sakura ."Oh,iya Sakura-chan. Panggil saja aku Naruto-kun agar lebih enak di dengar Sakura-chan" Kata Naruto dengan cengiran khas nya .Sasuke yang melihat interaksi mereka berdua hanya mengernyit tidak suka. "Baiklah Naruto-kun dan sepertinya jemputan ku sudah datang , aku pulang duluan ya, sampai jumpa Naruto-kun dan um-m Uchiha-san." Kata Sakura sambil melambaikan tangannya dan masuk ke dalam mobil. Mobil yang di tumpangi sakura pun sudah tidak terlihat lagi.
"Bagaimana kau bisa berkenalan dengan Sakura-chan Teme."Kata Naruto dengan Seringainya. "Hn, Bukan Urusan mu Dobe." Kata Sasuke dingin . "Huh,Baiklah. Lebih baik kita cepat-cepat ke ruang ganti baju, kalau tidak bisa-bisa kita telat dan akan di marahi Kakashi-sensei." Kata Naruto Cemas. "Hn" balas sasuke dan mengikuti Naruto dari belakang.
'Haruno Sakura Gadis yang menarik, tapi lihat saja aku pasti akan mengambil kembali apa yang kau ambil dari ku Haruno.'
TBC
A/N :
Sakura di sini laki-laki apa perempuan? Sakura di sini perempuan tapi style nya cowok rambut nya pendek,tinggi,pokok nya fisiknya anak cowok deh.
Bales Review duluu...
Bandung girl : 1. Hahaha, maaf ya itu aku salah tulis, tapi sekarang udah aku perbaiki kok. 2. Sakura di sini perempuan tapi style nya cowok rambut nya pendek,tinggi,pokok nya fisiknya anak cowok deh. deh, ini udah lanjut. 4. Peluk cium juga dari Palembang. :* . Terima kasih review nya.
Hanazono yuri : Ini udah lanjut kok, semoga suka. Terima kasih review nya.
Ricchi : Hai salam kenal juga. Hwaa udah ada yang nulis ff begini juga ya.? Mungkin hanya kebetulan aku dpat ide ff ini dari sepupu ku yang ada di kota,jadi aku juga nggak trlalu tau dia dapet ide darimana.? -_- 1. Oke udah aku perbaiki di chap 2 ini. Yang bagian bawah nya itu aku nulis nya udah mau ketiduran jadi yah tau sendiri. -,- 2. Iya maaf waktu itu udah mau ketiduran. 3. Oke. Mkasih review nya.
Sakurat235 : Ini udah di sambung kok, semoga suka ya. Terima kasih review nya.
Wisma Ryuzaki Tsukiyama : Ini udah update, semoga suka. Terima kasih review nya.
Sign,
Uchiha Viona.
REVIEW PLEASE.?
