Disclamer: Naruto [Masashi Kishimoto], HS DxD [Ichie Ishibumi] & Tokyo Ghoul [Sui Ishida]

Rate: M

Xover: Naruto, Highschool DxD & Tokyo Ghoul

Pair: Naruto X ….

KRINGG! Sebuah jam weker bedering nyaring dikamar seorang pemuda bersurai pirang jabrik yang masih meringkuk didalam balutan selimut yang hangat.

''HOAMZ'' uap pemuda bernama Naruto sambil merenggangkan otot-ototnya, ''Sudah jam 06.30, sebaikinya aku segera berangkat sekolah'' ucap Naruto sambil berjalan kekamar mandi untuk memulai ritual paginya dan menyiapkan dirinya untuk memulai hari pertama sekolahnya. Setelah berpakaian seragam khas Kuoh Academy yang Naruto dapat dapat dari Yoshitoki sebelumnya, setelah merasa penampilannya sudah pas Naruto bejalan menuju dapur tuk menyiapkan sarapan paginya.

''Sial! aku lupa membeli bahan makanan'' kata Naruto saat melihat isi kulkas yang masih kosong. ''Sebaiknya aku beli makanan dikantin saja nanti'' ujar Naruto sambil meliri jam tangannya yang sudah menunjukan pukul 07.05 yang berarti bel masuk akan berbunyi 10 menit lagi, lalu Narutopun bergegas menuju sekolah barunya, tak lupa Naruto mengambil tas gitar dan menyangklontkan di punggungnya, ngomong-ngomong kenapa ia membawa tas gitar kesekolah, sebenarnya tas gitar miliknya bukan tas gitar biasa karena wadah gitar tersebut berisi sebuah Quinque yang Naruto gunakan saat ia bertemu dengan musuhnya.

Naruto POV

Saat ini aku berjalan menuju sekolah baruku Kuoh Academy, sebenarnya aku tidak menyetujui jika aku harus sekolah lagi, karena aku tidak menyukai hal yang membuatku berpikir keras, aku lebih memilih melawan Ghoul kelas atas daripada hanya duduk dan mendengarkan guru menjelaskan materinya.

Tapi setelah mendengar bahwa disekolah tersebut banyak terjadi aktivitas supranatural, akhirnya akupun menyetujuinya, awalnya aku sempat tak mengerti dengan apa makhluk supranatural itu, kukira mereka seperti hantu yang tak kasat mata, tapi setelah aku melawan pria bersayap gagak kemarin, ternyata mereka juga bewujud seperti manusia hanya saja mereka memiliki sebuah sayap.

Tapi setelah kupikir mereka tak berbeda dengan Ghoul, mereka makhluk yang hanya bisa merugikan manusia, dan karena itulah aku akan memusnahkan mereka semua.

Tak terasa aku sudah sampai didepan gerbang Kuoh Academy dan akupun langsung masuk kedalam Academy, kulihat siswa-siswi Kuoh Academy yang berlalulalang, meski terlihat siswa perempuan lebih banyak daripada siswa laki-laki mungkin karena sekolah ini dulunya sekolah khusus perempuan, kudengar bisik-bisik dari para siswa saat aku melewati mereka, mungkin karena aku siswa baru disini dan mungkin juga karena penampilanku yang cukup mencolok dengan sebuah tas gitar dipungguku, tapi aku langsung saja pergi menuju ruang kepala sekolah.

Sesampainya didepan ruang kepala sekolah, dan aku langsung mengetuk pintu sebanyak tiga kali, setelah mendengar tanda untuk masuk, aku langsung membuka pintu dan masuk. ''Apa ada yang bisa saya bantu'' tanya kepala sekolah saat aku memasuki ruanganya.

''Saya murid baru disini'' jawabku dengan sopan. ''Oh jadi kau ya murid baru itu, baiklah berikan ini pada guru pengajar, kau akan masuk kelas 3-A'' kata kepala sekolah sambil menyerahkan sebuah surat. ''Baiklah, arigatou gozaimasu'' kataku sambil menerima surat tersebut dan membungkuk hormat sebelum aku meninggalkan ruangan.

Naruto POV End

Didalam kelas 3-A terlihat para penghuni kelas yang sedang mengikuti proses belajar mengajar dengan serius, karena kelas 3-A memang diisi oleh anak-anak yang memiliki kepintaran diatas rata-rata.

TOK! TOK! TOK!

Seluruh penghuni kelas langsung mengalihkan perhatian saat mendengar suara ketukan pintu. ''Masuk'' ucap sang pengajar dan masuklah Naruto yang langsung berkata ''Maaf Sensei saya murid baru dikelas ini''

''Oh begituya, kalau begitu perkenalkan dirimu''

''Ha'i Sensei, perkenalkan nama saya Uzumaki Naruto saya pindahan dari Tokyo, mohon batuannya'' kata Naruto memperkenalkan dirinya. ''Baiklah Uzumaki-san silahkan duduk ditempat yang kau suka'' ''Ha'i Sensei'' dan Naruto langsung memilh tempat duduk paling belakang didekat jendela.

''Baiklah kita lanjutkan pelajaran'' kata sang guru dan seisi kelas pun kembali serius mengikuti pelajaran yang sempat tertunda

SKIPE TIME

Bel istirahat sudah berbunyi, hampir seluruh siswa sudah keluar dari kelas mereka dan mengistirahatkan sejenak otak mereka setelah mengikuti pelajaran yang menguras tenaga dan pikiran. Didalam kelas 3-A terlihat segerombolan siswa yang sedang mengerumuni salah satu bangku dibelakang.

''Naruto-san dari sekolah mana kau berasal''

''Naruto-san kau tinggal dimana''

''Naruto-san apa hobimu''

''Naruto-san apa kau sudah punya pacar''

''Naruto-san apa bla,,,bla,,,bla,,bla,,'' terdengar banyak sekali pertanyaan yang terlontar dari segerombolan siswa tadi pada teman baru mereka, saking banyaknya pertanyaan membuat Naruto tak dapat menjawab semua pertanyaan yang terlontar, ''Gomen minna aku masih ada sedikit urusan yang harus kuselesaikan, jadi aku harus pergi dulu'' kata Naruto sambil beranjak pergi tak lupa ia membawa tas gitar miliknya.

'Hah, tak kusangka dihari pertama sekolah aku sudah dibuat repot dengan pertanyaan mereka' batin Naruto sambil bernafas lega karena ia tak harus menjawab pertanyaan yang terlontar dari teman-teman barunya.

''Sebaiknya aku pergi kekantin, perutku sudah lapar sekali'' kata Naruto sambil mengelus perutnya yang sudah keroncongan. Saat dalam perjalanan menuju kantin, entah sedang melamun atau apa Naruto menabrak seseorang yang membuat seseorang itu terjatuh.

BRUKH

''Ouch'' ''Maaf aku tidak sengaja'' kata Naruto sambil mengulurkan tangannya pada pria berambut putih yang ia tabrak.

''Ya, tak apa-apa aku jug-'' perkataan pria berambut putih itu terhenti dan wajah pria itu yang terlihat kaget dengan kedua matanya yang membulat sempurna ketika melihat Naruto. ''K-ka-kau'' ucap pria itu terbata-bata. ''Maaf apa kita pernah bertemu'' tanya Naruto menatap bingung pria didepannya yang terlihat kaget saat melihatnya.

''Tidak, maaf aku permisi'' ucap pria itu sambil berjalan melewati Naruto. ''Tunggu'' kata Naruto sambil memegang pundak pria yang baru saja melewati nya, sontak membuat pria itu menoleh kearahnya. ''Tunggu, kita belum berkenalan aku Uzumaki Naruto, siapa namamu''

''Kaneki Ken'' jawab pria bernama Kaneki itu singkat sambil berjalan meninggalkan Naruto. 'Pria yang aneh, ah biarlah sebaiknya aku segera pergi kekantin, tapi aku merasa pernah bertemu dengannya'.

Kaneki POV

Aku berjalan melewati koridor academy masih dengan keadaan kaget dan takut setelah bertemu dengan pria bernama Naruto itu, kenapa, itu karena aku tahu siapa dia sebenarnya, dia adalah Ghoul Investigator sedangkan aku adalah Ghoul itu sendiri, tapi bukan itu saja yang membuatku terkejut, saat 3 tahun yang lalu aku melihat dia dengan kejam membantai semua teman-temanku dan hanya aku yang selamat, jika aku ditanya apa aku dendam dengannya, tentu saja aku sangat ingin membalaskan dendam teman-temanku, tapi aku terlalu takut melawannya karena aku tau betapa kuatnya dia dan aku tak ingin teman-temanku sekarang ikut menjadi korban manusia itu, aku mengepalkan tanganku kuat saat aku kembali mengingat kejadian tiga tahun lalu, kepalan tanggan semakin kuat hingga tanganku mengeluarkan darah saat aku membayangkan setiap kejadian dimana ia membunuh teman-temanku dengan mudah layaknya seorang Shinigami, saat membayangkan setiap kejadian mengerikan itu, tiba-tiba mataku berubah menjadi bewarna merah menyala dan aku merasa kepalaku mulai sakit, Akh! semakin lama aku merasa kepalaku semakin sakit, aku langsung jatuh terduduk sambil memegangi kepalaku yang semakin terasa sakit dan aku merasakan kesadaranku mulai memudar.

''Kaneki-kun'' seketika kesadaranku kembali dan rasa sakit dikepalaku juga mulai menghlang saat mendengar seorang yang memanggilku dan aku sontak menoleh kebelakang dan melihat seorang gadis bersurai dark blue yang menatap khawatir kearahku ''Akeno-chan'' kataku pada gadis bersurai dark blue itu. ''Kaneki-kun, apa kau tidak apa-apa'' tanya Akeno-chan sambil membantuku berdiri. ''Ya, aku tidak apa-apa, aku hanya merasa sedikit pusing'' jawabku ''Syukurlah kalau begitu'' kata Akeno-chan yang terlihat lega, ''Oh ya Buchou menyuruh kita untuk berkumpul, sebaiknya kita segera keruang klub'' ''Baiklah ayo'' setelah itu kamipun pergi keruang klub, oh ya apa kalian tau saat ini aku juga seorang Iblis, beberapa hari setelah kejadian itu aku bertemu dengan Rias Gremory dan dia mereinkarnasikanku menjadi Iblis, awalnya aku menolak akan hal itu tapi setelah berpikir bahwa aku sudah tidak mempunyai apa-apa lagi akhirnya aku setuju untuk direinkarnasikan menjadi Iblis dan aku tidak menyesal dengan keputusanku, karena dikeluarga Iblisku aku kembali merasakan apa itu keluarga dan aku tidak 38 ingin mereka direnggut lagi dariku, karena itulah aku harus menjadi kuat dan melindungi mereka bagaimanapun caranya.

Kaneki POV End

wwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwwww

SKIPE TIME Disebuah gang sempit nan gelap karena hari sudah malam, terlihat gadis bersurai coklat pucat panjang yang mengenakan seragam sekolah Kuoh Academy, aneh memang seorang gadis SMA berjalan seorang diri digang sempit disaat hari sudah malam, gadis berambut panjang itu menoleh kebelakang ketika ia merasakan ada orang lain disana.

GREP

Saat gadis itu menoleh kedepan tiba-tiba ia merasakan sakit dibagian lehernya ketika seseorang mencekiknya dari belakang. ''Khu,,khu,, 'Santap aku, dong' kau seperti bicara begitu padaku saat kau melewati jalan ini'' ucap orang yang mencekik gadis itu yang ternyata adalah sesosok monster bertubuh manusia tapi dibagian pinggang sampai bawah berwujud ular. ''Ukh!'' pekik gadis itu saat monster dibelakangnya semakin mengeratkan cekikannya.

TAP!

TAP!

TAP!

Tiba-tiba seseorang berlari dari belakang dan langsung menendang kepala monster itu.

BUAKH!

Sontak monster itu melempar tubuh gadis itu kearah orang yang baru saja menendang kepalanya, dengan sigap sesorang itu menangkap tubuh gadis itu. Seseorang itu, yang ternyata adalah Naruto langsung menurunkan tubuh gadis yang baru saja ia selamatkan.

''Apa kau tidak apa-apa'' tanya Naruto dan dijawab anggukan lemah oleh gadis itu. ''Bakilah, tunggu disini, aku akan membunuh monster itu'' kata Naruto dan bersiap melawan monster didepannya. ''Sialan kau manusia, beraninya kau mengganggu makan malamku'' geram monster yang sering disebut Iblis liar itu, sementara itu Naruto hanya diam tak menanggapi perkataan Iblis liar itu dan mulai berlari kearah 45 Iblis liar itu. Melihat Naruto berlari kearahnya Iblis liar itu tak tinggal diam dan menyerang Naruto menggunakan ekornya, tapi Naruto dapat menghindari serangan itu dengan mudah.

SLAS!

Iblis liar itu menyabetkan ekornya kearah Naruto dan4menghidari serangan itu dengan melompat dan menggunakan ekor Iblis liar sebagai pijakan untuk melompat dan menyiapkan tendangan tepat kearah kepala Iblis liar itu, tapi tendangan Naruto masih dapat ditahan dan Naruto langsung melompat kebelakang. ''Mungkin waktunya untuk menggunakan [Yukimura]'' kata Naruto sambil mengambil tas gitar miliknya.

''Hey manusia apa kau mau melawanku dengan benda itu'' kata Iblis liar itu saat melihat Naruto mengeluarkan sebuah tas gitar. Naruto membuka tas gitar miliknya dan mengeluarkan gagang pedang dan dari ujung gagang pedang itu mengeluarkan cahaya bewarna merah.

SRAST

Saat Naruto menyabetkan gagang pedang miliknya dan gagang pedang tersebut langsung berubah menjadi sebuah pedang panjang dengan ujung lancip. ''Benda apa itu'' ucap Iblis liar saat melihat Quinquie yang Naruto keluarkan dan Iblis liar itu menyabetkan ekornya kearah Naruto.

TRANK!

Terdengar suara benturan antara ekor Iblis liar itu dengan Quinque milik Naruto. Iblis liar tersebut kembali menyerang Naruto dengan menusuk menggunakan ekornya, saat ujung ekor itu berjarak beberapa centi lagi dari perutnya Naruto melompat kebelakang dan setelah mendarat Naruto melemparkan Quinquie nya kearah ekor Iblis liar.

WHUSS!

JLEB!

Qunque Naruto sukses menusuk ekor Iblis liar tersebut, lalu Naruto mengambil dua buah pedang yang sama seperti sebelumnya dari tas gitar miliknya, setelah itu Naruto berlari kearah Iblis liar itu dengan buah pedang yang siap menebas kapanpun. SRAST Naruto menebas tubuh Iblis liar itu dengan pola menyilang dan membuat tubuh Iblis liar tersebut terpotong menjadi beberapa bagian sebelum akhirnya berubah menjadi partikel cahaya.

''Apa kau tidak apa-apa'' tanya Naruto pada gadis yang baru saja ia selamatkan. ''Ya, aku tak apa-apa, terimakasih banyak Naruto-kun'' ''Ya sama-sama, eh tapi darimana kau tau namaku'' tanya Naruto bingung karena gadis yang baru saja ia temui mengetahui namanya. ''Karena tadi kau sudah memperkenalkan dirimu dikelas, kan kita berada dikelas yang sama, oh ya namaku Minami Uruka'' jawab gadis bernama lengkap Minami Uruka itu. ''Hehe,, maaf aku tidak tau kalau kita satu kelas, oh ya Minami-san sebaiknya kau kuantar pulang'' ''Baiklah Naruto-kun''

SKIPE TIME

''Wuah! akhirnya istirahat juga'' kata Naruto sambil merenggangkan ototnya yang pegal karena sejak tiga jam lalu ia hanya duduk dan mendengarkan sensei menjelaskan materinya. ''Naruto-kun'' ''Ada apa Minami-san''

''Ano,, Naruto-kun ada hal yang ingin kubicarakan dengan''

''Memangnya ada apa''

''Tapi sebaiknya kita bicarakan diatap saja''

''Baiklah'' lalu mereka pun berjalan menuju atap sekolah untuk membicarakan sesuatu.

….

Atap Sekolah

''Apa yang ingin kau bicarakan, Minami-san'' kata Naruto memulai pembicaraan. ''Naruto-kun, setelah mendengar ceritamu kemarin, apakah aku boleh membantumu untuk memusnahkan para makhluk supranatural itu'' kata Minami karena memang Naruto sudah memberitahu Minami siapa dia sebenarnya dan apa tujuannya berada di Kuoh.

''Apa motifmu''

''Ya, karena saat aku diserang oleh monster kemarin, aku menyadari bahwa mereka sangat berbahaya, karena itulah jika mereka tidak segera dimusnahkan mungkin akan banyak korban'' kata Minami menjelaskan motifnya untuk membantu Naruto dalam melaksanakan misinya.

''Apa kau bisa bertarung''

''Aku tidak bisa bertarung, tapi aku bisa memberi informasi mengenai para makhluk supranatural itu'' kata Minami dan Naruto yang mendengar itu terlihat sedang memikirkan sesuatu.

''Baiklah kalau begitu''

Naruto Pov

Sudah satu bulan sejak Minami-san membantuku yang membuat pekerjaanku semakin mudah, karena 61 dengan informasi yang dia berikan, aku dapat dengan mudah menemukan dan membunuh mereka, saat ini aku dan Minami sedang membicarakan mengenai target selanjutnya.

''Jadi Minami siapa target selanjutnya'' tanyaku pada Minami yang sedang mengolak-alik sebuah buku yang berisi berbagai informasi yang ia dapat. '

'Target kita selanjutnya berada di Kuoh Academy, yaitu anggota OSIS dan anggota Occult Research Club''

TBC

Yo! minna bagaimana dengan chapter kili ini, disini saya menampilkan Minami Uruka dari Tokyo Ghoul; Jack sebagai kandidat pair Naruto dan akan ada konflik antara Naruto dan Kaneki, bagaimana menurut kalian dan jika ada saran sampaikan saja

Ja nee