Hehehe… gomen kalo lama nunggu fic chapter 2 ini! *gak akan ada yang nunggu kale* Yasudah deh daripada saya banyak bacot, langsung aja mulai.. Yuk.. Mariii!!

Naruto©Masashi Kishimoto

Di markas Akatsuki yang biasanya ramai riuh dan sering terdengar teriakan "Tobi anak baek" kini sepi. Ada apa? Mana Tobi? Kenapa dia?


"Kenapa Tobi?" tanya Zetsu tak sabaran.

"Ano…" sahut Temari.

"Temari cepetan dong jawabnya!" pinta Kankurou memelas.

"Maaf semua tapi…" jawab Temari agak gemetar.

"Cepetan Nee-chan!" pinta Gaara.

"Maaf semua tapi aku… kebelet pipis!" jawab Temari langsung ngacir ke kamar mandi.

*Akatsuki, Gaara, dan Kankuro : swt*

Temari pun kembali.

"Temari kenapa Tobiii?" teriak Kisame yang urat kesabarannya mau putus.

"Sabar Kisame, sebenarnya Tobi itu baik-baik saja namun.." putus Temari.

"Syukurlah…tapi namun kenapa?" tanya Hidan.

"Sebenernya Tobi itu terkena penyakit 'Lapec' dan penyakit itu bisa sembuh kalau kalian bisa mengambil obatnya di daerah pinggiran Konohagakure namanya bunga Snakesh" jelas Temari.

"Lapec? Penyakit barukah,un?" tanya Deidara yang udah berenti menangis.

"Iya.. penyakit itu disebabkan karena kelelahan dan kecapaian!" jawab Temari.

"Kalo lelah dan cape mah istirahat doang juga bisa sembuh kale!" sahut Kakuzu.

"Iya, tapi penyakit lapec yang dialami Tobi itu sudah akut!" lanjut Temari.

"Kenapa bisa,un?" tanya Deidara lagi.

"Mungkin karena Tobi itu bila kelelahan ato kecapean dia bukannya istirahat malah terus bergerak, makanya ia terkena penyakit itu." Jelas Temari.

"Obatnya ada di mana?" tanya Itachi.

"Obatnya ada di pinggiran kampung Konoha, tepatnya ada di klan.. apa yah aku lupa.." jawab Temari.

"Jangan jangan di klan Uchiha lagi?" celetuk Hidan.

"Ah iya benar! Dulu adanya di klan Uchiha!" teriak Temari.

*Semua memandang Itachi*

"Heh.. ngapain lo ngeliatin gua kayak gitu?" Itachi merinding.

"Sekarang giliranmu Itachi…" Pein menakut nakuti.

"Heh.. maksud kalian gua gitu yang disuruh ngambil bunga apa tadi namanya?!" Itachi ketakutan.

"Bunga Snakesh dodol!" ucap Konan.

"Tunggu, bukannya klan Uchiha udah musnah?" ucap Gaara.

"Eh.. iya ya! Klan Uchiha kan udah kaga ada, gara-gara itu tuhh!" celetuk Pein sambil nunjuk-nunjuk Itachi.

"Heh Leader mesum, ngapain lu nyalahin gua! Gue kan membasmi klan karena misi!" Itachi mulai memberikan Death glare.

"Tu..tunggu Itachi, gue gak bermaksud kok!" ucap Pein.

"Jadi intinya kita harus ke Konoha?" lanjut Kakuzu.

"Iya.." jawab Sasori.

"Yasudah deh, besok kita pergi ke Konoha, sekarang kan sudah sore, malam ini kita persiapan!" teriak Pein berkomando.

"Baiklah, sekarang kita pulang dulu yah, ayo Gaara, Kankurou kita pulang!" perintah Temari.

"Baik Nee-chan!" jawab Gaara dan Kankurou berbarengan.

"Sasori! Kapan kau mau ke Sunagakure?" tanya Gaara.

"Lain kali aja ye.. gue sibuk banyak urusan." Jawab Sasori.

"Yasudah, Akatsuki kami pulanggg!" teriak Gaara.

"Hati-hati di jalan!" teriak Konan.

"Iya.. Dadah!" teriak Temari.

Trio sabaku itu pun kembali ke alamnya. *?*


Pagi Harinya :

"Apakah kalian semua sudah siap?" tanya Pein.

"Yosh!" teriak Akatsuki serentak.

"Ehm.. saya absen dulu yah! Ok mulai dari kau Itachi" perintah Pein.

"No 1, si ganteng nan imutz Uchiha Itachi" Itachi narsis.

"No 2, si cute Sasori!" Sasori juga narsis.

"No 3, si Hiu kerenz Kisame Hoshigaki!" Kisame tak kalah narsis.

"No 4, pecinta Uang Kakuzu paling ganteng!" Teriak Kakuzu sambil ngitung duit.

"No 5, Deidara si ahli bom!" teriak Deidara.

"No 6, Konan yang paling manis dan sekseh!" Konan narsis.

"No 7, Hidan penganut jashin sama!" Hidan teriak gaje.

"Oke! Semua sudah hadir! Gimana persiapan kalian?" Lanjut Pein.

"Tenang kapten! Kita sudah siap!" Akatsuki menjawab serentak.

"Baik ayo berangkat!" Teriak Itachi.

"Ano.. Itachi" lanjut Pein.

"Kenapa leader?" seru Itachi.

"Kan gue ketuanya!" Pein ngeluarin Death glare.

"Oh iya gue lupa! Sori mas Leader!" sahut Itachi.

"Ayo kita ke Konoha!" teriak Pein.

.

.

.

Di Konoha :

"Ini yang namanya Konoha, un?" tanya Deidara.

"Iya lah!" lanjut Kisame.

"Trus sekarang kita kemana nih?" tanya Konan.

"Ke klan Uchiha!" jawab Sasori.

"Di mana tempat tinggal klan Uchiha?" tanya Kakuzu.

*Akatsuki menatap sang Uchiha*

"Ah, kenapa musti ane mulu yang disuruh sih!?" celetuk Itachi.

"Lu kan mantan Uchiha chi!" jawab Kisame.

"Wey.. jangan panggil gue 'chi' napa? Gue kan bukan chi-chi!" Itachi membenarkan.

"Sori deh chi, eh salah, Itachi maksudnya!" Pein menjawab.

"Yaudah.. Ayo ikut gue ke kantor Hokage!" ajak Itachi.

*Akatsuki nurut*

.

.

Kantor Hokage a.k.a Kediaman Tsunade :

"Spadaa… ada tamu yang paling keren, cute, dan imut seduniaa!" teriak Itachi di depan pintu ruangan Hokage dan membukanya.

" Eh.. kalian kan Akatsuki? Betul nggak!?" Shizune teriak.

"Bukan! Ya iyalah masa gak liat penampilan kami yang kerenz ini!" teriak Pein.

"Ooo… kukira kalian komplotan geng pengemis yang ada di pinggir jalan sana!" teriak Shizune.

"Enak aja! Gue bukan pengemis,un!" teriak Deidara.

"Pliz deh ah! Jangan teriak teriak disini! Sebenarnya ada apa Akatsuki datang ke sini sih! Bikin ribut aja!" omel Tsunade.

"Ano.. Nona Tsunade-sama.. sebenarnya kami datang ke sini bukan untuk mencari keributan atau sejenisnya, Tapi kita disini ingin minta izin untuk mengambil bunga Snakesh yang katanya bisa menyembuhkan penyakit Lapec yang diderita teman serekan kami, Tobi a.k.a Madara Uchiha, Bolehkah kami mengambilnya Tsunade-sama?" Jelas Pein.

"Bunga Snakesh? Bukannya itu adalah bunga yang langka? Begini, bunga itu sebenarnya adalah bunga keramat! Dan jika kalian pergi ke pinggiran klan Uchiha untuk mengambil bunga itu maka kalian harus berhadapan dengan penjaga yang ada di sana. Sebenarnya bunga itu tidaklah langka, tapi sejak lima tahun sebelumnya bunga itu menjadi langka karena penjaga bunga Snakesh itu mati akibat peperangan antara penjaga bunga itu dengan orang yang akan menjadi bunga itu. Penjaga bunga itu pun sekarang menjadi lebih kuat dari yang sebelumnya karena ia telah bereinkarnasi menjadi Dewi Orochi…" Jelas Tsunade panjang lebar.

"Hah? Dewi Orochi? Namanya norak amat dah!" seru Hidan.

"Kaya nama lu kagak norak aja Hidan!" Teriak Sasori yang merasa namanya paling indah *?*.

"Berisik lu Sasori jelekzzz!!" teriak Hidan sambil menekan kata Jelekzzz.

"Gue tuh ganteng, imut, cute, keren, dan gak norak kaya lo tau!" balas Sasori.

"Udah sih diem! Kalian tuh ngaku aja deh bahwa nama gue tuh yang paling baguss!" Kisame meleraikan sekaligus ber-narsis-narsis ria.

*Semua minus Kisame : swt*

"Yaudah, Tsunade-chan, bolehkan kita minta dianter ke klan Uchiha sekarang?" pinta Konan.

"Tapi aku sibuk.. bagaimana kalo kalian diantar asisten-asistenku?" jawab Tsunade.

"Ookelah kalo begitu!.. tapi siapa asisten mu?" Tanya Kakuzu.

"Naruto!! Shikamaru!! Neji!! Lee!! Ayo kesini!!" teriak Tsunade pake toa.

"Berisik tau Tsunade-san!" teriak Naruto yang gak tau muncul dari mana.

"Merepotkan!" kata Shikamaru.

"Aku datang!" teriak Lee semangat.

"Hmm…" kata Neji, singkat, padat, dan (gak) jelas.

"Begini, Naruto, Shika, Neji, Lee, disini ada kawan-kawan *?* kita dari geng paling norak bernama Akatsuki, minta diantarkan ke Pinggiran klan Uchiha untuk mencari bunga Snakesh.." jawab Tsunade.

"OO.." jawab Naruto singkat dan menengok ke belakang.. "Gyaaaaa!! Ada monster berpaku! Help me!!" teriak Naruto.

"Gue bukan makluk berpakuuuu!!!" teriak Pein.

"Ta..tapi.. di muka lo itu apa?" tanya Naruto gemetar.

"Norak lo! Ini namanya Pierching tauk!" teriak Pein.

"Ooo.." Naruto pun ber 'oh' ria.

.

.

Naruto, Shikamaru, Neji, Lee's felling :

Jadi ini yang dinamakan Akatsuki! Kok kayanya ganjil sekali yah! Masa ada makluk berpaku, Hiu darat, Venus fly trap berjalan, Monster uang, Wanita mirip kertas koran, Aliran sesat, Boneka, Banci teroris, dan ah itu.. Anniki-nya Sasuke! Si keriput Uchiha!

.

.

"Yaudah deh! Daripada banyak bacot disini mendingan langsung aja kita ke Klan Uchiha sekarang!" teriak Pein.

"Ayo.. Semangat masa mudaaa!" teriak Lee semangat.

"Tunggu!! Akatsuki kan punya anggota dari klan Uchiha? Ngapain minta diantar ke Klan Uchiha segala?" tanya Neji sambil nunjuk Itachi.

"Emm.. Anooo.. gue lupa tempatnya dimana!" jawab Itachi.

"Itachi udah tua sih,un!" jawab Deidara.

"Ahh.. udahlah! Ayo kita ke klan Uchihaaa!" teriak Kisame semangat.

"Ayooooo" Akatsuki berteriak serempak.

.

.

.


To be Continue

Hehehe… gimana chap ke-2 ini? Seru nggak? *narsis* Humm.. maaf kalo ada kesalahan dalam EYD-nya yah! Maklumilah diriku ini… kalian masih penasaran sama chap berikutnya? Kalo iya Ripyu dong! Flame juga boleh kok!!

.

Di chap berikutnya Akatsuki akan bertemu Dewi Orochi, dan asistennya..Apakah yang akan diminta Dewi Orochi sebelum Akatsuki mengambil bunga Snakesh? Silahkan dijawab di review yah! Kalo bener akan dapet tutup botol aqua bekas lohh!! *Readers : Cih.. hadiah ga mutu* Yasudah.. Mari Ripyu.. Flame juga boleh!