Exo Wolf

Author : Hyunre, author GJ se-jagat raya ;;)

Cast/Pair : All Official Couple Exo, OC

Genre : School Life, ABAL, GJ, Pendeeek, Ranjau Typho, Fantazy, Supernatural, Romance

Disclaimer : All of Pair punya God, SM, ortu mereka, dan diri mereka. Tapi, ChanBaek ortunya autor :3 #ditipuk exotics

Rate : T-M

Summarry : Setelah Baekhyun kembali ke Korea, ia bersekolah di universitas yang terkenal, disana ada sekumpulan namja yang tampan tapi… /summary gagal /All Official Couple Exo\

A/N : tolong baca a/n dibawah

langsung saja baca X3

PLEASE NO PLAGIAT, NO BASH, NO FLAME, DKK

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

IF YOU DON'T LIKE ME, CHARA IN HERE, AND YAOI?! JUST GO AWAY

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Park Hyunre present

.

.

.

.

.

~Wolf~

.

.

.

~Exo~

.

.

.

~Happy Reading \^^/

.

.

.

Sebuah benda bulat berwarna kuning –matahari- perlahan-lahan mulai keluar dari tempatnya. Burung-burung pun menyambutnya dengan kicauan-kicauan yang merdu. Seakan-akan menyuruhmu untuk cepat-cepat bangun dari tempatmu. Tapi tidak untuk namja manis nan imut yang masih ada di alam mimpinya itu

PIP PIP PIP PIP

Tiba-tiba ada sebuah benda berwana putih yang bergetar dan menyala. Ya, ponsel Baekhyun –namja manis nan imut- menyala. Ia sudah mengatur alarmnya untuk bangun jam 05.00 KST. Tetapi, Baekhyun sama sekali belum bangun. Sepertinya ia masih mengantuk

PIP PIP PIP PIP

Benda itu masih mengeluarkan suara merdunya(?). Baekhyun pun menggeliat dalam tidurnya. Ia pun mengambil benda itu –atau yang biasa kita sebut ponsel- lalu melihatnya. Sudah jam 05.05 KST ternyata. Setelah mematikan suara tadi, ia pun duduk dan mengusap-usap matanya imut sambil sesekali menguap

Lalu ia bangun dari tempatnya, dan merapikan tempat tidurnya. Ia pun menyambar handuk biru langitnya yang ada di sebelah kamar mandi dan masuk ke kamar mandi untuk membersikan dan menyegarkan tubuhnya

.

.

.

.

~XOXO~

.

.

.

.

Setelah 20 menit mandi, Baekhyun ke dapur dan membuat sarapan. Sangat sederhana namun nikmat, hanya segelas susu strawberry dan roti panggang selai coklat kesukaaanya. Ia pun memakan sarapannya dengan tenang. Tiba-tiba ia ingat dengan kejadian kemarin malam…

.

.

.

Flashback On

"waah, manis sekali dia"

"jangan takut manis"

"ayo ikut kami"

"kita akan bersenang senang HAHAHAHA…." ucap ke-4 preman tersebut sambil tertawa puas

Ketika mereka makin dekat dengan Baekhyun tiba-tiba….

.

TAAP

.

Baekhyun yang mendengar ada seseorang datang pun membuka matanya. Ternyata ada namja tinggi, tegap, dan berambut berwarna hitam kecoklatan. Ia membelakangi Baekhyun, sehingga Baekhyun tidak dapat melihat muka namja tersebut

Namja tersebut memukul ke-4 preman tersebut dengan lincah(?)

BUAGH

BUAGH

BUAGH

Namja tersebut memukul perut salah satu preman dan preman tersebut jatuh sambil muntah darah. Lalu ia menendang kaki preman satunya. Begitu seterusnya sampai preman-preman tersebut jatuh dan tak bisa bangkit lagi

Tanpa disadari, ada salah satu preman tersebut yang melempar pisau tanjamnya kearah Baekhyun

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

SREEET

.

.

.

.

.

JLEEB

Namja tersebut melindungi Baekhyun. Baekhyun membelalakan matanya. Pisau tersebut menancap di punggung namja tersebut. Posisi namja tersebut seperti ingin mencium Baekhyun, begitu dekat. Sampai-sampai hembusan nafas namja tersebut mengenai pipi putih nan mulus Baekhyun. Dan itu membuat pipi Baekhyun merona manis

Baekhyun pun jadi bisa melihat muka namja tersebut. Namja tersebut memiliki mata berwarna abu-abu 'tampan sekali' itulah yang dipirkan Baekhyun tentang namja tersebut

Namja tersebut melihat preman tersebut dan memberikan tatapan mematikannya. Preman tersebut membeku karna tatapan mematikan yang diberikan oleh namja itu. Namja tersebut mengambil pisau yang ada di punggungnya dan membuangnya asal. Lalu namja tersebut mendekati preman itu dan memukul muka preman itu sehingga preman itu jatuh pingsan

Setelah itu ia menatap Baekhyun dengan mata abu-abunya

"pulanglah, hari semakin malam…dan…berhati-hatilah" ucap namja tersebut dengan suara bass tetapi tetap terdengar lembut. Setelah mengucapkan hal itu, namja tersebut pun berlari dan berbelok ke kanan. Baekhyun pun mengikutinya, tetapi setelah ia berbelok kekanan, namja tersebut sudah tidak ada

Flashback off

.

.

.

'siapa namja misterius itu? Aku benar-benar penasaran padanya. Jika aku bertemu dengannya, aku harus mengucapkan terima kasih padanya' ucap Baekhyun sambil tersenyum dan mengepalkan kedua tanganya sambil berkata 'hwaiting'

Setelah selesai dengan sarapannya, Baekhyun langsung mencuci piring dan gelasnya di dapur. Setelah itu ia mengambil tasnya yang ada di ruang tengah dan bercermin sebentar, Baekhyun pun keluar dari apartemennya dan menguci apartemen miliknya

.

.

.

.

.

~XOXO~

.

.

.

.

.

Baekhyun memasuki universitas barunya dengan senyuman senang dan bahagia. 'akhirnya, aku bisa bersekolah disini' batin Baekhyun pada dirinya sendiri

Untuk masuk SM Art School cukup susah. Kau harus benar-benar memiliki otak jenius dan harus punya bakat yang dibilang luar biasa untuk bisa masuk sekolah ini. Untung Baekhyun murid yang berprestasi. Ia berkali-kali mengikuti ani, memenangkan olimpiade-olimpiade di London. Ia juga sering memenangkan lomba-lomba menyanyi

Yaah, memang suara Baekhyun tidak bisa diragukan. Ia senang bisa mempunyai otak yang jenius dan suara yang begitu indah

Baekhyun memasuki seolah itu denganmata yang berbinar-binar. Berkali-kali ia melihat murid-murid yang ada disana, dan mereka menyapanya dengan senyuman. Sebelum masuk ke kelasnya, Baekhyun ingin berkeliling sebentar. Di sekolah ini terdapat 2 lapangan. Satu untuk sepak bola, dan satunya untuk basket

Sekolah ini berbagi 4 gedung. Gedung pertama adalah gedung Material Art. Disana kau bisa mengikuti taekwondo, wushu, dll (author g tau jenis-jenis material art ._.v). di sebelah gedung material art, ada gedung Olahraga. Disana kau bisa mengikuti basket, badminton, sepak bola, dll. Di sebelah gedung olahraga, terdapat gedung Music. Disana kalian bisa mengikuti dance, vocal, rapper, dll. Dan gedung yang terakhir adalah gedung sekolah. Disana kalian akan mengikuti banyak pelajaran. Dari yang kalian ketahui sampai tidak kalian ketahui(?)

Baekhyun akan mengikuti pelajaran dan vocal. Setelah puas berkeliling, Baekhyun pun berniat untuk mencari kelasnya

Karna terlalu asyik memandangi kelas, Baekhyun tidak tahu kalau ada namja manis yang berjalan ke arahnya dengan tergesa-gesa

BRUUK

Baekhyun dan namja manis itu pun terjatuh dengan tidak elitnya

"aww..appo" ucap Baekhyun

"eh, mi-mianhae" ucap namja manis itu sambil membantu Baekhyun berdiri

"ah, gwenchana. Lagi pula, bukan kau yang salah. Sini aku bantu" ucap Baekhyun sambil membantu memungut barang-barang namja tersebut yang jatuh

Setelah selesai memungut barang-barang tadi, Baekhyun meperkenalkan dirinya

"annyeong, joneun Byun Baekhyun imnida, biasa dipanggil Baekhyun. Bangapta" ucap Baekhyun sambil tersenyum manis dan sedikit membungkukkan badannya

"annyeong, joneoun Zhang Yixing imnida, biasa dipanggil Lay. Nado bangapta Baekhyun" ucap namja manis itu –Lay- sambil tersenyum manis dan menampakkan dimple manisnya

"Baekhyun, kau murid baru ya?" tanya Lay kepada Baekhyun

"ne hyung" jawab Baekhyun

"kalau begitu mari kubantu mencari kelasmu. Kau ikut apa disini?"

"aku ikut vocal dan pelajaran"

"berarti kau sama denganku, bedanya aku dance dan kau vocal, mari ke kelas" ucap Lay sambil menggandeng tangan Baekhyun

Lay menyeret(?) Baekhyun ke gedung sekolah. Karna, jam pertama hari ini adalah pelajaran. Setelah sampai di kelas, Lay memperkenalkan Baekhyun pada teman-temannya. Mari kita lihat teman-teman Lay

.

.

.

Kim Minseok atau biasa dipanggil Xiumin. Ia yang paling tua dari semua. Ia memiliki badan yang mungil, pipi yang chubby, dan muka yang sangat menggemaskan. Ia seperti Baekhyun, mengikuti pelajaran dan vocal

Xi Luhan atau biasa dipanggil Luhan. Ia paling tua setelah Xiumin. Ia memiliki mata seperti binatang rusa, sangat imut dan cantik. Ia sangat terkenal di universitas ini. Karna kecantikan dan kejeniusannya yang tiada tara. Ia seperti Lay, mengikuti dance, dan pelajaran

Zhang Yixing atau biasa dipanggil Lay. Namja satu ini juga tidak kalah manis dari Baekhyun. Ia memiliki senyuman manis dengan single dimple nya. Ia terkenal sangat ramah dan baik hati. Lay akan mengikuti dance dan pelajaran

Do Kyungsoo atau biasa dipanggil Kyungsoo atau D.O. tapi teman-temannya memanggil dia Dio. Dia sangat imut dengan matanya yang bulat seperti burung hantu, ia terkenal ramah dan baik seperti Lay. Ia sama seperti Baekhyun dan Xiumin, mengikuti vocal dan pelajaran

Yang terakhir, Huang Zi Tao yang biasa dipanggil Tao. Tapi teman-temannya memanggil dia Taozi atau Panda. Meskipun terlihat sangar dan menakutkan, ia juga sangat manis, imut, lucu, dan menggemaskan. Ia memiliki mata seperti panda yang sangat manis. Ia sangat pemalu dan terkenal sangat polos. Ia mengikuti wushu, rapper, dan pelajaran

.

.

.

Setelah Baekhyun berkenalan dengan teman-teman barunya, bel masuk sekolah langsung berbunyi. Di sekolah ini, setiap satu kelas terdapat 20 anak

Baekhyun duduk di sebelah Tao, Kyungsoo duduk di sebelah Luhan, dan Lay duduk di sebelah Xiumin. Setelah duduk dengan rapi, seorang wanita cantik dan tinggi memasuki ruang kelas Baekhyun. "keluarkan buku ekonomi kalian dan buka halaman 56. Kita akan melanjutkan pelajaran minggu lalu" ucap wanita itu yang dikenal dengan Sooyoung sonsaengnim.

Baekhyun pun mengeluarkan bukunya, dan mata sipitnya tidak sengaja melihat lapangan basket. Disana Baekhyun melihat ada namja tinggi dan Baekhyun merasa pernah melihatnya. Ia pun menyipitkan matanya, dan Baekhyun pun kaget 'i-itu kan namja misterius kemarin, ia juga bersekolah disini?' batin Baekhyun. Ia pun melihat namja tersebut dengan seksama. Dan pandangan mereka pun bertemu. Mereka pun saling tatap menatap dalam jarak yang lumayan jauh, sampai…

"mau sampai kapan kau melihat jendela Byun Baekhyun?" ucap atau tanya Sooyoung songsaengnim

"mi-mianhae sonsaengnim" ucap Baekhyun gugup. Ia pun mengalihkan pandangannya ke depan. Karna merasa Sooyoung sonsaengnim sudah tidak menghiraukan dirinya, Baekhyun melihat kearah lapangan basket itu lagi dan….namja itu sudah tidak ada. Baekhyun pun menghela nafasnya. Ia mengalihkan pandangannya ke depan lagi

.

.

.

.

.

~XOXO~

.

.

.

.

.

KRIIIIIIIIIIING

Setelah bel istirahat berbunyi, Baekhyun langsung diseret oleh teman-teman barunya ke kantin. Kantin sekolah ini sangat luas. Disini juga terdapat berbagai macam makanan. Dari makanan Korea sampai makanan luar. Baekhyun menggambil hamburger dan jus jeruk. Setelah mendapatkan makanan, mereka mencari tempat duduk.

Baekhyun dan teman-temannya makan dengan canda tawa. Yang kadang-kadang Baekhyun harus tertawa ternahak-bahak akibat obrolan Luhan. Sampai tiba-tiba…

"kyaaa…."

"omooo…oppaaaa"

Teriak-teriakan yeoja-yeoja tersebut pun membuat Baekhyun dan teman-temannya mengalihkan ke objek yang diteriaki

Disana ada 5 namja yang tampan. Mereka memiliki berbagai macam ekspresi. Ada yang tersenyum dan ada yang diam saja menampilkan wajah datarnya

"Lu, kau tau siapa mereka?" tanya Xiumin kepada Luhan sambil menunjuk ke-5 namja tersebut dengan sendok yang ia pegang

"aku tidak sebegitu tau tentang mereka. Hei, seharusnya mereka kan ber-6, namja tiang satunya mana?" ucap Luhan

"bagaimana kau tidak tau tentang mereka? Kau kan yang paling terkenal di antara kita-kita" ucap Xiumin tanpa memperdulikan pertanyaan Luhan

"mwo? Hei, kau pikir kau tidak terkenal eoh?" ucap Luhan dengan nada sedikit kesal

"hhm…bukannya mereka itu bersaudara ya, tetapi kok marganya beda-beda?" tanya Tao kepada teman-temannya

"kau tau dari mana panda kalau mereka bersaudara? Jelas-jelas saja mereka berbeda, mana bisa bersaudara. Tidak kah kau lihat, namja pendek yang tampan itu saja tersenyum malaikat, tetapi yang lainnya…seperti mayat hidup kau tau" ucap Xiumin kepada Tao

"ta-tapi mereka benar-benar bersaudara ge. Namja yang tersenyum itu adalah Suho hyung. Ia cukup terkenal, dan aku sedikit mengenalnya. Karna waktu aku terluka pada saat latihan wushu, Suho hyung yang membantuku" ucap Tao meyakinkan

Yang lain pun asyik ber'oh'ria sambil melihat ke-5 namja tersebut yang sedang berjalan ke tempat duduk mereka

Tiba-tiba salah satu namja tersebut menatap Lay -yang sedang menatap namja tersebut- dan tersenyum malaikat kepada Lay. Pipi Lay pun merona manis

"hyung, bukannya hyung ada tugas untuk merapikan perpustakaan" ucap Kyungsoo kepada Lay yang sedang menundukkan kepalanya

"m-mwo? OH IYA, AKU LUPA" ucap dan teriak Lay yang baru sadar. Ia pun segera berlari keluar dari kantin

"dasar pelupa" ucap Luhan dan Xiumin bebarengan dengan tatapan '-_-' yang diikuti gelengan kepala Kyungsoo dan Tao

"hyung, nanti mau nemenin aku ke toko ice cream ga?" ucap Tao kepada Baekhyun

"hmm…baiklah" ucap Baekhyun sambil tersenyum manis

Tao pun tersenyum senang, tanpa disadari olehnya salah satu namja tampan tadi melihatnya dan…menyeringai?

.

.

.

.

.

.

~XOXO~

.

.

.

.

.

.

Lay sekarang sedang mencatat buku-buku yang sudah lama dan akan menggantinya dengan buku-buku baru. Kenapa harus Lay yang melakukannya? Karna Lay adalah pengurus perpustakanya. Ia dan pengurus perpustakaan yang lain bertugas mengatur buku-buku di perpustakaan sekolahnya ini. Tapi hari ini dia akan melakukan sendirian, karna pengurus yang lain ada kegiatan

Lay mengambil tangga tinggi yang ada di pojok perpustakaan untuk menaruh semua buku-buku yang baru ke rak buku

"ehmm…ini disini dan ini disitu. Yang ini disini dan yang itu disini" Lay sibuk menaruh buku-buku tersebut ke rak. Perpustakan hari ini sangat sepi. Hanya Lay yang ada di perpustakaan besar ini

Ia terus-terusan naik turun tangga untuk menaruh buku-buku itu ke rak. Sampai tiba-tiba, buku yang terakhir membuat ia sedikit limbung karna ukuran buku itu besar. Lay yang akan jatuh pun menutup matanya dan berdoa dalam hati

Sebelum Lay jatuh untuk mencium lantai perpustakaan, ada seorang namja yang menangkap Lay dengan bridal style

HUP

Lay pun masih memejamkan matanya 'kenapa tidak sakit' batin Lay. Ia pun membuka matanya. Dan yang ia lihat sekarang adalah seorang namja yang sedang tersenyum malaikat kearahnya. Lay pun menatap mata namja tersebut. Lay sempat heran, karna mata namja tersebut yang awalnya hitam kenapa lama-lama menjadi…..biru?

"kau tidak apa-apa?" ucap namja tersebut kepada Lay yang masih setia(?) menatap mata namja itu

"e-ehmm…a-aku tidak apa-apa. Go-gomawo" ucap Lay sambil berdiri dan dibantu oleh namja tersebut

"na-namaku Zhang Yixing, kau bisa memanggilku Lay. Bangapta" ucap Lay sambil membungkukkan badannya

"namaku Kim Joonmyeon, kau bisa memanggilku Suho, nado bangapta Lay" ucap namja tersbut sambil tersenyum malaikat kepada Lay. Dan senyuman itu membuat Lay merona manis

"ehmm..Lay kau terluka. Dan kenapa luka itu mengeluarkan darah terus-terusan" ucap Suho sambil memegang tangan Lay yang berdarah

"mwoo? Pantesan kok perih. I-itu hyung, aku punya penyakit hemophilia" ucap Lay sambil nyegir GJ-_- #dibakar Lay

"mwo? Kalau begitu, ayo kita ke UKS. Kau bisa kehabisan darah" ucap Suho panik (orang cuma lecet sedikit kok, lebay amat lu hyung-_- #dibakar Suho)

"ti-tidak usah hyung, biar aku sendiri" tolak Lay

Suho tidak mendengarkan Lay, ia langsung menyeret Lay ke UKS. Setelah sampai di UKS, Lay langsung disuruh dudukoleh Suho. Setelah Lay duduk, Suho langsung mengambil obat merah, obat pembersih luka, kapas, dan perban. Ia membersihkan luka Lay dengan obat pembersih luka

"akkh..ap-appo" ringis Lay sambil menggigit bibirnya untuk menahan perih lukanya

"tahan sebentar Lay" ucap Suho menenangkan. Ia menutul-nutulkan kapas yang sudah diberi obat pembersih luka itu ke luka Lay dan meniup-niupnya pelan. Setelah membersihkan luka Lay, Suho mengambil obat merah dan memberikannya ke luka Lay. Lalu menutupnya dengan perban

"done" ucap Suho kepada Lay. Lay pun berdiri dan membungkukkan badannya berkali-kali sambil berucap 'gomawo' berulang kali

Suho pun mengusap kepala Lay dan tersenyum malaikat kepada Lay. Pipi Lay pun memerah. Suho pun mendekatkan bibirnya ke telinga Lay. Nafas Suho mengenai leher putih Lay dan hal tersebut membuat Lay geli

"lain kali berhati-hatilah…..Yizing" ucap Suho dengan suara lembutnya. Lay pun bersemu merah, ia pun mengangguk kan kepalanya

Suho menatap muka Lay yang sudah memerah. Ia pun tersenyum dan akhirnya meninggalkan Lay sendirian di ruang UKS

DEG

DEG

DEG

Jantung Lay berpacu 2 kali lebih cepat, 'kenapa aku gugup seperti ini' ucap Lay pada dirinya sendiri. Ia pun melihat jam dinding ruang UKS, jam dinding itu memberitahukan bahwa sekarang sudah jam 14.00 KST

"ah sudah jam 2 siang, 1 jam lagi aku akan latihan menari" ucap Lay. Ia pun menundukkan kepalanya. Ia benar-benra malu tadi. Semua yang dilakukan Suho kepadanya benar-benar manis

Setelah mengatur detak jantungnya, Lay pun keluar dari UKS dan berjalan ke kelas untuk mengambil tasnya dan pergi ke gedung Music dengan pipi yang merona manis

.

.

.

.

.

~XOXO~

.

.

.

.

.

Jam menunjukkan jam 15.30 KST, waktunya jam pelajaran selesai. Dan murid-murid SMAS (Sm Art School, bukan SM*SH lo ya xD) harus melanjutkan kegiatan mereka. Terlihat Xiumin dan teman-temannya sedang membereskan barang-barang mereka

"hyung, hari ini aku tidak ikut latihan. Ibuku ada urusan, jadi aku harus pulang lebih cepat. Mianhae hyung" ucap Kyungsoo dengan nada bersalah. "gwenchana, aku bisa latihan dengan Baekhyun. Ya kan Baek?" ucap Xiumin kepada Baekhyun

"i-itu hyung, aku juga tidak bisa ikut latihan. Aku harus mengikuti pelajaran yang tertinggal. Mianhae hyung" ucap Baekhyun dengan nada bersalah (juga)

"ooh..gwenchana Baek" ucap Xiumin dengan sedikit nada sedih. Ia pun membereskan barang-barangnya

Trrrrrt trrrrt

Ponsel Xiumin bergetar. Ia pun merogoh saku celananya dan mengeluarkan ponsel putihnya. Terdapat 1 pesan dan itu dari Lay

From : Yixing

Hyung, hari ini kita tidak bisa pulang bareng. Aku ada latihan sampai jam 9 malam. Hyung pulang sendiri ne? mianhae

Xiumin pun menghela nafasnya berat. Sebenarnya ia bisa menunggu Lay sampai jam 9, tapi nanti dia akan dapat ocehan tidak jelas oleh ibunya. Ia pun berjalan ogah-ogahan(?) menuju tempat latihan vocal

Sesampai di ruang vocal, Xiumin langsung mengambil tempat duduk ditempat biasa (sebelah jendela). Setelah ia duduk dengan rapi, masuklah namja tampan dengan namja manis dan imut dibelakangnya. Itu adalah Yesung dan Ryewoook sunbae. Mereka bedua yang akan mengajar vocal

'kok kayaknya ada yang ngeliatin ya?' ucap Xiumin dalam hati. Ia pun melihat ke sekelilingnya. Dan pandangannya bertemu dengan namja tampan yang sedang menatapnya intens

'bukanya dia salah satu namja tampan yang ada di kantin ya?dia juga ikut vocal?'tanya Xiumin pada dirinya sendiri

Xiumin masih menatap namja itu. Mata Xiumin yang imut menatap mata sipit dan tajam namja tampan itu. Xiumin mengerutkan dahinya, karna mata namja itu yang awalnya hitam lama-lama menjadi berwarna…kuning?

"Minseok, apa yang kau lihat?" ucap Ryewook kepada Xiumin

Xiumin pun sadar, ia pun menggaruk tengkuknya "e-ehmm…tidak ada apa-apa sunbae, hehehe…" ucap Xiumin sambil tersenyum GJ untuk mengurangi kegugupannya

"oo…kalau begitu, ayo kita mulai latihan hari ini" ucap Ryewook

Xiumin pun menghela nafasnya lega. Ia pun menggambil bukunya dan mulai fokus ke depan

.

.

.

.

.

~XOXO~

.

.

.

.

.

"Jongdae, giliranmu sekarang" ucap Yesung sambil menunjuk namja tampan tadi. Xiumin pun membulatkan bibirnya 'oo…namanya Jongdae' batin Xiumin. Namja tampan itu atau Jongdae berdiri dari duduknya dan berjalan ke depan. Setelah menerima mic dari Yesung, ia pun menganggukan kepalanya ke Ryewook yang sedang duduk di depan organ. Dentingan piano yang merdu pun mulai mengalun indah dan memenuhi ruang vocal itu

Ni jiu bie zai you yu le hao ma

Jiu qing na chu wo de xin zang

Na xiang yi dao hen ci yan de guang mang

Lian ye de yue guang ba yan jing guan shang

Ru guo bu shi wo shi bie de nan ren

Ru guo zhi shi xi ju li mian de yi ju hua

Shao gan le jiu ba

Wo yuan he ni de ai jiao huan shang hen

Baby don't cry tonight

Dang hei ye zai ci liang qi lai

Baby don't cry tonight

Jiu dang zuo mei fa sheng guo yi yang

Ni yong yuan dou bu hui hua cheng xiang pao mo yi yang

Nan dao ni bu zhi dao ma

So baby don't cry, cry

Wo de ai shou hu ni bu fen kai

Mata Xiumin tidak pernah lepas dari Jongdae yang ia pandang tadi. Ia begitu menyukai suara namja tersebut. Begitu merdu dan menenangkan

Semua yang ada disana benar-benar menikmati suara merdu namja tampan itu. Begitu pun dengan Xiumin, pandanganya selalu mengarah ke Jongdae. Xiumin pun tidak sadar bahwa ia jadi ikut bernyanyi

'kalau dilihat baik-baik…dia tampan sekali' batin Xiumin, pipinya yang chubby itu pun merona manis

Setelah namja itu selesai bernyanyi, semua orang yang ada disana bertepuk tangan "terima kasih Jongdae dan semuanya untuk latihannya hari ini. Untuk Jongdae dan Minseok, kalian jangan pulang dulu" ucap Yesung kepada Xiumin dan Jongdae

Xiumin pun menganggukan kepalanya. Setelah membereskan barang-barangnya, Xiumin langsung menghampiri Yesung

"kalian tau kan kalau 2 bulan lagi sekolah kita akan mengadakan Festival? aku ingin kalian yang mewakili klub vocal sebagai pengisi acara. Akan kusiapkan semua yang kalian butuhkan, mulai minggu depan jadwal latihan kalian akan ku tambah. Lagi pula, sebentar lagi liburkan? Aku ingin kalian latihan bersama-sama. Besok kutunggu kalian di ruang vocal waktu istirahat. Akan kuberikan lagunya. Gomawo dan selamat malam. Pulanglah dengan hati-hati" ucap Yesung, ia pun berjalan keluar ruang vocal yang diikuti Xiumin dan Jongdae

Mereka berdua –Xiumin dan Jongdae- menyusuri lorong dengan keheningan yang kentara

'kok canggung gini ya?' batin Xiumin. Ia pun melihat ke arah Jongdae. 'kalau dilihat dengan dekat…ia tambah tampan' puji Xiumin sambil pipinya yang chubby itu merona

"namaku Kim Minseok, kau bisa panggil aku Xiumin. Bangapta Jongdae-ssi" ucap Xiumin sedikit gugup dan membungkuk

"tidak usah se-formal itu padaku hyung. namaku Kim Jongdae, kau bisa panggil aku Chen, nado bangapta" ucap Chen

Xiumin pun membulatkan bibirnya

"ehm…Chen, kalau boleh tau kau disini mengikuti apa saja?" ucap Xiumin

"aku disini hanya mengikuti vocal dan pelajaran, kalau hyung sendiri?" ucap Jongdae tanpa melihat Xiumin

"kita sama dong, kau dikelas apa?" tanya Xiumin antusias

"aku di kelas B, kalau hyung sendiri?" tanya Jongdae balik

"ehm…aku di kelas A" ucap Xiumin sambil tersenyum manis

Mereka pun akhirnya mengobrol sepanjang perjalanan keluar sekolah. Xiumin menceritakan pengalaman-pengalamanya selama disekolah. Jongdae pun juga begitu. Ia memberitahukan bahwa ia dan teman-temanya yang lain sebenarnya adalah saudara, meskipun beda marga. Xiumin hanya ber'oh'ria

Xiumin sangat menyukai sikap Jongdae yang hangat ini. Dia sangat menyenangkan. Padahal baru beberapa jam yang lalu mereka berkenalan, tapi sudah se-akrab ini

Setelah sampai di taman sekolah, Chen berbelok ke tempat parkir. Ia tersenyum sambil melambaikan tanganya ke arah Xiumin. Xiumin pun balas tersenyum manis dan melambaikan tanganya

"berhati-hati Chen!" teriak Xiumin karna Chen sudah agak jauh

"hyung juga, annyeong!" teriak Chen

"haah, sendiri deh" ucap Xiumin. Tiba-tiba ada setitik air jatuh dan mengenai wajah Xiumin. Daan…

BRUUUUUUSH

Hujan pun datang, Xiumin segera berlari untuk kembali ke sekolah. "yaaah, kenapa hujan" ucap Xiumin sambil meng-gembungkan pipi dan mem-poutkan bibirnya

Ia pun melihat jam tangan-nya "mwoo?! Sudah jam 7, aiiish bisa-bisa eomma marah-marah ini" ucap Xiumin frustasi

Saking kesalnya Xiumin, ia tidak tau kalau ada mobil berwarna hitam sedang berhenti di depannya

"hyung, masuklah" ucap seseorang yang ada di mobil itu

"mwo?! Chen? sedang apa kau disini?" ucap Xiumin kepada Chen –namja yang ada di mobil-

"aku akan mengantarmu hyung, cepatlah masuk. Hari sudah malam" ucap Chen

Tanpa berpikir 2 kali, Xiumin segera masuk ke mobil hitam Chen. Setelah Xiumin masuk, Chen langsung menjalankan mobilnya untuk mengantar Xiumin pulang. Chen pun menyalakan penghangat yang ada di mobilnya. Lampu merah pun menyala

Chen mengambil mantelnya yang ada di belakang dan memakaikan ke Xiumin. Ternyata Chen tau kalau Xiumin sedang kedinginan

"gomawo Chen" ucap Xiumin kepada Chen sambil tersenyum manis

"cheonma hyung. masih dingin?" tanya Chen kepada Xiumin

"sudah tidak kok, gomawo" jawab Xiumin bohong. Jujur, ia masih kedinginan tadi gara-gara waktu ia memasuki mobil Chen, ia harus berlari keluar dari tempat ia berteduh. Dan itu membuat ia lumayan basah

"tidak usah bohong hyung. jelas-jelas kau menggigil begitu" ucap Chen. Ia pun mengambil sarung tangan-nya yang ada di saku mantel. Ia pun memakaikannya ke tangan Xiumin dan meng-genggam tangan Xiumin

Setelah lampu hijau menyala, Chen menjalankan mobilnya dengan hati-hati. Karna ia menyetir dengan satu tangan. Tangan-nya yang satu ia pakai untuk meng-hangatkan tangan Xiumin yang kedinginan

Pipi Xiumin memerah. Ia bisa merasakan tangann-ya menghangat karna genggaman Chen. Ia benar-benar nyaman apa bila didekatnya Chen

"Chen, apa kau tidak kedinginan?" tanya Xiumin kepada Chen yang fokus ke depan

"tidak hyung" ucap Chen sambil melihat ke-arah Xiumin dan tersenyum

Xiumin meng-anggukan kepalanya. Ia pun merasa ngantuk dan mulai memejamkan matanya untuk menyapa alam mimpi

.

.

.

.

.

.

~XOXO~

.

.

.

.

.

.

"hyung, irrona"

"euungh…"

Hujan sudah reda sewaktu Chen sampai di rumah Xiumin. Xiumin mengerjap-ngerjap matanya imut akibat elusan halus dari Chen. Ia pun membelalakan matanya. Ia baru sadar kalau ia tidur di mobil Chen

"mi-mianhae Chen. Aku malah ketiduran" ucap Xiumin sambil menundukkan kepalanya. Ia benar-benar malu sekarang

"tidak apa-apa hyung" ucap Chen sambil tersenyum

Xiumin pun mengambil tasnya. Ia keluar dari mobil Chen dan menutupnya

"Chen, sekali lagi gomawo ne?" ucap Xiumin sambil tersenyum manis dengan diikuti rona pipi yang lucu

Chen pun tersenyum. Ia mengelus pipi chubby Xiumin yang sedang merona

"cepatlah masuk hyung, hari semakin malam dan semakin dingin" ucap Chen lembut sambil mengelus-ngelus pipi Xiumin yang memerah imut

"n-ne Chen. Ka-kau juga cepatlah pulang. Annyeong" ucap Xiumin sambil memasuki rumahnya

CEKLEK

Xiumin menutup pintu rumahnya. Ia pun mengintip keluar dari jendela. Ia melihat Chen sedang tersenyum menatap kepergiannya. Lalu namja tampan itu mulai berjalan pelan kearah mobil hitamnya

BRUUUM

Mobil Chen pun berjalan meninggalkan rumah Xiumin

Xiumin pun mengunci pintu dan mulai memasuki kamarnya. 'sepetinya eomma sudah tidur' batin Xiumin sambil membuka pintu kamarnya

.

.

.

Setelah sampai di kamarnya, Xiumin langsung melepas mantel dan sarung tangan-nya

Sebentar, bukannya tadi Xiumin tidak membawa mantel dan sarung tangan? Lalu itu punya siapa? Xiumin pun membelalakan matanya setelah sadar bahwa mantel dan sarung tangan yang ia pakai adalah punya Chen. Ia pun menepuk dahinya

Tapi setelah itu pipinya merona manis. Perlakuan Chen terhadap dirinya begitu hangat dan sangat manis. Ia pun menyesapi aroma mantel Chen. Begitu menyegarkan, sama seperti yang punya

Xiumin pun menyimpan mantel dan sarung tangan Chen. Ia akan mengembalikan-nya ke Chen besok

Xiumin pun mengganti bajunya dengan piayama yang hangat. Setelah siap untuk tidur, Xiumin langsung merebahkan tubuh mungilnya ke kasur empuk miliknya. Ia pun memejamkan matanya, bersiap untuk menyambut alam mimpi yang indah

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Author kembaliii~~ (~^w^)~

Gimana, makin GJ? Aneh ya? Giman ga GJ coba, kalo yang ngebuat juga GJ d(owO)b

Udah panjangkan? Kalau belum, setiap kata dieja aja, pasti panjang xD

Maafkan author yang baru apdet sekarang. Habis selesai UAS reader2 sekalian. Tinggal remednya aja+tes masuk SMA. Doain ya biar tes masuk SMAnya bisa ngerjain #reader: amiiiin

Berhubung beberapa hari yang lalu bapak saya yang idiot #dibakar# ulang tahun, author bakalan bikin ff NC ChanBaek *tertawa epil bareng Chanyeol*. Dibaca ya, jangan lupa juga di ripiuw #promosi

Author bakalan bikin semua couple ketemu dulu, baru ke inti cerita. Ayo di ripiuw, saran dan kritik2kan kalian sangat author butuhkan

Mari balas ripiuw~ :3

.

.

: hehehe…author juga suka yang berbau(?) pantazy. Tapi itu typho chingu, harusnya 'Wolf' bukan 'Vampire'. Pertamanya mau bikin 'Vampire', tapi karna author bosen, jadi 'Wolf' mianhae. Gomawo udah ripiuw, ripiuw lagi ne^^

ChanLoveBaek : iya itu Chanyeol chingu :3. Gomawo udah ripiuw, ripiuw lagi ne^^

Younlaycious88 : QAAQ mian chinguu, author udah bikin chingu bingung. Yang matanya ungu itu bukan Chanyeol chingu, kalau mau tahu baca aj terus x3. Gomawo udah ripiuw, ripiuw lagi ne^^

Minwoolmitasi : ga tau chingu *geleng kepala* #dibakar Minwoo. Kalau mau tau itu yang nolong atau bukan, baca terus aja chingu. Goamawo udah ripiuw, ripiuw lagi ne^^

Guest : QAAQ jangan nangis chinguu. Ini udah dilanjut chingu, cup-cup *ngelap ingusnya chingu* #dibakar. Gomawo udah ripiuw, ripiuw lagi ne^^

.

.

Gomawo semuanyaaaa *cium reader atu-atu* termasuk Siders ne^^

Author ingetin lagi, jangan lupa ripiuw ne. trus makasih juga yang udah nge-follow/nge-favorite ff ini X3

See you next chap~

Hyunre

Last word, Mind to review?