Chapter 2: Morning at Kyaro

"Okeee kelihatannya hari ini cuacanya cerah!". Kata Nanami sambil meregangkan tangannya lalu membuka jendela kamarnya."

"YOSHAAAAAA AKHIRNYA, SEKOLAH AKU AKAN DATANG!". Teriak Nanami dengan penuh semangat tanpa peduli apa akan ada orang yang terganggu atau tidak lalu ia bergegas turun ke bawah untuk menyiapkan sarapan dan ia melihat Genkaku yang sedang membaca koran di ruang keluarga.

"Pagi Nanami". Sapa Genkaku ".Kelihatannya kau bersemangat sekali harai ini".

"Tentu saja kakek!". Balas Nanami dengan penuh semangat. "Ah aku baru ingat! Aku kan harus menyiapkan sarapan dan bekal!". Kata Nanami sambil menepuk jidatnya.

"Nah kalau begitu ayo segera bikin! Nanti kau dan Riou bisa telat". Kata Genkaku, Nanami pun menuruti perkataan kakeknya tersebut lalu ia segera bergegas ke dapur untuk membuat sarapan dan bekal.

"Yak! Akhirnya selesai!". Ucap Nanami lalu ia membawa makanan yang sudah selesai dimasaknya ke ruang makan. "Kakek Genkaku! Sarapannya sudah siap!". Teriak Nanami

"Baik kakek akan segera ke ruang makan". Jawab Genkaku sambil meninggalkan ruang keluarga

"Hmm". Kata Genkaku melihat masakan Nanami ".Kelihatannya enak, Nanami kau bangunkan adikmu ya".

"Iya,iya". Jawab Nanami lalu ia pergi ke kamar Riou

"Riou! Bangun! Sudah pagi nih!" Teriak Nanami sambil mengetuk pintu kamar Riou

"Sebentar lagi Nanami 5 menit lagi…" Jawab Riou dengan nada yang lesu karena masih ngantuk

"Aku masuk ya". Kata Nanami sambil membuka pintu Riou dan lalu ia masuk ke dalam kamar adiknya tersebut.

"Ayo bangun Riou!". Kata Nanami sambil menguncangkan badan Riou.

"Sabar napa". Jawab Riou sambil menarik selimutnya.

"Ayo bangun Riou!". Teriak Nanami sambil melempar tas ke wajah adiknya tersebut.

"Aduh!". Teriak Riou kesakitan sambil memegang wajahnya "Sakit tahu..". Rintihnya

"Makanya bangun dari tadi dong! Ayo cepetan ganti baju! Sarapan sudah siap! Belum lagi nanti kita ke sekolah sama Jowy". Perintah Nanami ke adiknya tersebut.

"Iya,iya keluar dari kamarku dong, aku mau ganti baju nih..". Kata Riou

"Yang cepat ya!" Perintah Nanami.

Lalu Genkaku, Nanami dan Riou sarapan bersama, setelah selesai Nanami dan Riou membersihkan piring-piring.

"Nanami!, Riou!". Panggil Jowy dari luar

"Oh". Nanami tersentak "Jowy sudah datang".

"Tapi piring-piringnya masih banyak yang belum dibersihkan nih, belum lagi panci bekas masak". Keluh Riou

"Kalau begitu biar kakek saja yang bersihkan, kalian berangkat saja". Kata Genkaku

"Eh? Nggak apa-apa nih kek?". Tanya Nanami dan Riou bersamaan

"Sudah nggak apa-apa kok! Ayo buruan berangkat ke sekolah!".

"Baiklah kalau begitu, kami berangkat kek!". Sahut Nanami dan Riou

"Hati-hati di jalan". Jawab Genkaku

Di luar rumah Genkaku

"Pagi Jowy!". Sapa Riou

"Maaf ya kami berdua telat". Kata Nanami "Oh iya ini aku juga buatkan bekal untukmu". Nanami menyerahkan kotak bekal tersebut ke Jowy.

"Terima kasih". Kata Jowy walaupun sebetulnya dia tidak mau bekal buatan Nanami namun dia menerimanya karena dia tidak mau diamuk oleh Nanami karena Nanami berubah menjadi menyeramkan kalau ada orang yang menolak makan makanan yang dibuat olehnya.

Lalu mereka bertiga jalan menuju ke sekolah.