[CHAPTER 2] Baekkie Puppy

Tittle: Baekkie Puppy

Author: LyWoo

Main Cast: Byun Baekhyun, Park Chanyeol, Oh Sehun, Wu Yifan

Genre: Yaoi, fuff, romance, etc

Disclaimer: This is my fanfiction! 100% from my imagination about ChanBaek.

Author's Note: Be a good readers. Leave your review.

DO NOT COPY-PASTE, PLAGIAT, or BASH!

Warning typo(s)!

.

.

.

"Baekhyun itu sangat manja dan menggemaskan, seperti anak anjing. Ia punya kebiasaan memeluk dan mengusel-usel(?) pada Chanyeol. Namun kepergian Chanyeol membuat Baekhyun beralih melakukan kebiasaannya itu pada Sehun..."

.

.

.

-o00o-

Happy Reading! Enjoy it.

-o00o-

Sehun dan Baekhyun kini tengah memakan es krim di cafe langganan mereka. Baekhyun memesan 3 mangkuk es krim stawberry, sedangkan Sehun memesan 1 mangkuk es krim coklat.

"Hyung?" Sehun membuka pembicaraan. "Apa suasana hatimu sekarang sudah lebih baik?"

Baekhyun mengangguk sambil terus menyendokan es krim ke dalam mulut mungilnya dengan gaya khas anak kecil yang sedang merajuk.

Sehun terkekeh dan mengelus kepala Baekhyun. "Kau manis sekali sih, hyung..."

Blush!

Tampak rona kemerahan muncul di pipi putih Baekhyun.

"Ng- aku tahu! Tapi bisa tidak Sehunnie tidak mengatakannya langsung? Aku malu...," cicit Baekhyun sambil menundukan wajahnya, mencoba menghindari tatapan Sehun.

Astaga.

Homina homina.

Sehun merasakan hidungnya sedikit basah. Ia mengambil tissue dan menutupinya, takut kalau saja akan keluar darah dari hidung mancungnya.

"Hyung... kau benar-benar membuatku ingin merebutmu dari Chanyeol hyung."

-o00o-

"Sehunnie~~ dingin... Peluk aku!"

"Kekeke, arra. Kemarilah Baekhyun hyung-ku yang manis."

Jongin menatap dua makhluk di hadapannya dengan malas. Lalu mengetik beberapa kalimat di ponselnya.

'HYUNG! Baek hyung kedinginan dan minta dipeluk Sehun. Lalu Sehun memeluknya erat sekali, hyung!'

Send.

Drrt
...

Sebuah pesan balasan masuk.

'Sialan si cadel itu. Terus awasi dan laporkan semua aktivitas mereka berdua. Aku akan segera pulang. Tenang saja, aku membawa imbalan yang sudah kujanjikan padamu.'

Jongin menyeringai. "Ini akan menyenangkan," gumamnya.

"Apanya yang menyenangkan, Jongin-ah?" tanya Kyungsoo yang tiba-tiba muncul di hadapannya.

Refleks Jongin mendekap ponselnya erat.

Jongin gelagapan. "E-eh itu... hyung... Hng..."

Kyungsoo menaikan alisnya. "Ada apa? Kenapa kau menyembunyikan ponselmu begitu?"

"Hahaha, pasti si hitam habis menonton film yadong!" sambar Sehun sambil tertawa meledek.

Baekhyun mendengus. "Kai! Tidak baik menonton film yadong! Ayo Sehun, kita adukan pada Suho hyung!"

"Kajja!"

Oh tidak. Sial sekali.

Jongin menatap takut-takut pada Kyungsoo. Namja bermata bulat itu masih dalam posisi yang sama, berada di hadapannya sambil menatapnya menuntut jawaban.

Seandainya jawaban tentang pernyataan cinta dari Kyungsoo, Jongin pasti langsung mengatakan ya. Sayangnya, ini bukan tentang hal itu.

"Malam ini tidur di luar. Aku tidak mau tidur sekamar dengan orang mesum!"

"MWO?! KYUNGIE HYUNG ANDWAE!"

-o00o-

Chanyeol menatap ponselnya cemas. Baekhyun tidak menjawab teleponnya. Padahal sudah puluhan kali sejak tiba di China ia mencoba menghubungi kekasih mungilnya itu. Namun tidak juga diangkat sampai saat ini. Apa Baekhyun benar-benar marah padanya?

"Aish! Kenapa kau kekanakan sekali, Baek?!" Chanyeol mengacak rambutnya kesal.

Brakk

Tiba-tiba seorang pria masuk, lalu berkacak pinggang di hadapan Chanyeol.

"Park Chanyeol! Astaga! Cepat perbaiki tatanan rambutmu atau jadwal syutingmu kali ini diperpanjang seminggu lagi!"

Bola mata Chanyeol melebar. "ANDWE, HYUNG!"

Chanyeol bergegas mencari penata rambutnya. Ia harus bekerja keras hari ini agar bisa cepat pulang dan menemui Baekhyun-NYA.

-o00o-

Krieet...

Pintu kamar ChanBaek terbuka dan masuklah seorang namja berkulit pucat. Namja itu menghampiri sosok namja mungil yang tengah menatap kosong ponsel yang terus bergetar di tangannya.

"Hyung... Kau sedang apa?" tanya Sehun namja berkulit pucat itu.

Baekhyun menoleh sejenak pada Sehun, lalu kembali menatap kosong layar ponsel di tangannya.

"Hanya mencoba mengabaikan telepon Chanyeol..."

Sehun terkekeh.

Hyungnya yang satu ini sangat manis. Lihatlah bagaimana mata bulan sabitnya yang lucu itu, dan oh!

Jangan lupakan bibirnya yang mengerucut imut. Benar-benar membuat Sehun ingin mengigitnya gemas!

"Sehun?"

"Ne?!" suara Baekhyun menyadarkan Sehun dari lamunannya.

"Apa menurutmu aku harus mengangkatnya? Kasihan Chanyeol sudah menelpon...

"Aku saja! Hyung tidur saja. Kau ingat rencana kita kan?" Sehun mengambil alih ponsel milik Baekhyun.

Baekhyun mengangguk pasrah. "Ya, aku ingat. Baiklah Sehunnie, gomawo sudah membantuku!"

Sehun mengangguk, "Apapun untukmu hyung!"

Baekhyun kemudian berbaring, menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut lalu memejamkan matanya untuk tidur.

Sehun beranjak keluar kamar dengan ponsel Baekhyun di tangannya. Jarinya perlahan menekan tombol bertuliskan 'angkat' yang muncul di layar ponsel Baekhyun.

Terdengar helaan napas lega dari sebrang. "Hah... akhirnya kau mengangkatnya Baek. Aku hampir seratus kali menghubungi, ish!"

"..."

"Baek, aku akan pulang besok malam. Jadi, tunggu aku dan jangan terlalu dekat dengan Sehun lagi arraseo?"

"..."

"Baek? Sayang, kau mendengarku?"

"Hyung, ini aku. Baekhyun hyung sudah tidur di sampingku."

"M-MWO? YAA! CADEL!"

"Ah... lebih tepatnya di pelukanku. Baunya manis sekali ya hyung, seperti strawberry hehehe"

"YAA! OH SEHUN CADEL MATI KAU BESOK!"

-o00o-

Malam kepulangan Chanyeol pun tiba. Semua member kecuali Sehun bingung karena Baekhyun tidak menunggu Chanyeol sampai dan tidur lebih dulu.

"Hei, Sehun. Kau pasti tau sesuatu kan? Kenapa Baekhyun hyung tiba-tiba bersikap dingin sejak kemarin?" tanya Jongin pada Sehun yang sedang asik berkirim pesan dengan Luhan lewat ponselnya.

Suho dan Kyungsoo ikut menatap Sehun, menunggu jawaban dari sang maknae.

Sehun mengangkat bahunya tanpa melepas pandangannya dari ponselnya. "Mana kutahu. Memang aku ibunya? Seharusnya Suho hyung sebagai leader yang tahu!"

Pletakk

"Aww! Hyung!" Sehun mengusap keningnya yang baru saja dijitak Kyungsoo. Jongin yang melihatnya tertawa puas.

"Yang terus menempel dengannya 'kan kau, Sehun bukan Suho hyung! Bodoh sekali...," ucap Kyungsoo.

Suho memijat pelipisnya. "Astaga. Kenapa memberku bermasalah semua? Kuharap EXO-M segera kembali dan bisa membantuku mengurus kalian..."

Jongin mengangkat sebelah alisnya. "Membantu? Jongdae hyung dan Tao?"

Suho menggeleng. Benar juga, kalau Jongdae dan Tao kembali masalah akan semakin bertambah...

Krieet...

"Aku pulang!"

"Chanyeol hyung! Selamat datang!" Jongin langsung menghampiri Chanyeol dan menyambutnya. Yang langsung membuat Suho, Kyungsoo, dan Sehun mengernyit bingung.

Tidak biasanya...

Chanyeol tersenyum lebar dengan menampakan giginya. Lalu menyerahkan sebuah kertas tas hitam pada Jongin. "Ini untukmu."

Lalu memberikan tas serupa pada Suho dan Kyungsoo. Sehun memincingkan matanya pada Chanyeol karena ia satu-satunya yang tidak diberi apa-apa.

Sehun berjalan mengikuti Chanyeol dari belakang.

"Hyung! Aku tidak dapat?" tanyanya dengan nada merajuk.

Chanyeol menghentikan langkahnya saat sampai di depan pintu kamarnya dan Baekhyun. Lalu berbalik menghadap Sehun.

"Ck, tidak ada oleh-oleh untuk perebut kekasih orang!"

Blamm

Chanyeol masuk dan menutup pintu kamar dengan kencang.

Sehun menganga, Chanyeol benar-benar!

"Cih... baiklah. Lihat saja apa yang akan terjadi selanjutnya dobi hyung...," Sehun bergumam kecil dan berjalan menuju kamarnya dan Suho untuk tidur.

Suho dan Kyungsoo memperhatikan mereka dari ruang tamu. Lalu memperhatikan Jongin yang membongkar isi tas pemberian Chanyeol sambil tertawa-tawa pelan dan tidak jelas seperti orang gila.

Mengerikan.

Semua member di sini tidak ada yang sehat.

Itulah yang dipikirkan keduanya.

-o00o-

Chanyeol melirik gundukan selimut di hadapannya. Setelah mengganti pakaian dan merapihkan barangnya, ia menghampirinya.

"Park Baekhyun... Sayang, bangunlah. Park Chanyeol-mu sudah kembali~" Tangan besar Chanyeol mengguncang pelan tubuh Baekhyun yang tertutupi selimut.

"..."

"Baek, aku tahu kau belum tidur. Kau pasti merindukanku, kekasihmu yang paling tampan dan romantis sedunia. Benar bukan?"

"..."

Chanyeol menghela napasnya berat karena belum juga direspon. "Baek... Ayolah. Kumohon jangan begini, arra?"

"..."

"Kau ingin aku pergi lagi?"

"..."

Lama-lama Chanyeol mulai kesal. Tubuhnya sudah lelah, dan sekarang orang yang sangat ia rindukan malah mengabaikannya.

"Baiklah. Terserah padamu kalau mau mencoba mengabaikanku. Kau tidak akan berhasil, Baek," ucap Chanyeol dengan nada dingin.

"Bergeserlah! Sempit, aku juga ingin tidur. Kau ini makan tempat sekali sih..."

"..."

Chanyeol mengguncang pelan tubuh Baekhyun. "Baekhyun, minggirlah! Aku ingin tidur. Lelah sekali!"

Brukk

"Baiklah! Tidur saja sesukamu dasar Park Chanyeol bodoh menyebalkan! Hiks, lebih baik aku tidur dengan Sehunnie saja!"

Di luar dugaan Chanyeol, Baekhyun bangkit dari kasur dan keluar dari kamar sambil memeluk guling untuk menutupi wajahnya.

"Baek..."

Chanyeol memandang kosong pintu kamarnya yang terbuka.

Tak lama, Suho muncul di ambang pintu.

Blamm

Suho membaringkan tubuhnya di bagian kasur yang seharusnya ditempati Baekhyun. Namja itu memejamkan matanya, mengabaikan Chanyeol yang masih duduk di pinggir kasur sambil menatap kosong pintu.

"Tidurlah. Kau tenang saja, Baekhyun aman tidur bersama Sehun. Jaljayo."

Chanyeol menatap tajam Suho.

Fckk.

Menyebalkan sekali dia.

-o00o-

TBC/END? kekeke~

Thank's for read! Mind to review?

-o00o-

Akhirnya~ setelah perjuangan melawan penyakit writer's block, aku bisa melanjutkan ff absurd ini!

Makasih banyak buat yang udah baca, review, dan minta ff ini dilanjut... Aku seneng dan terharu banget. Sekaligus merasa bersalah karena bikin kalian nunggu (kalo ada).

Next chapter Kris beserta anak buahnya muncul~ #plakk Dan akan terungkap sebenernya apa isi oleh-oleh dari Chanyeol buat Kai beserta rencana rahasia HunBaek

Ditunggu reviewnya~ Maaf kalo chapter ini mengecewakan. Jujur aku gak pede sama chapter ini *emotnangis

Chapter selanjutkan akan kuusahakan lebih baik dan pastinya lebih cepat updatenya hehe. Okay, sekian. Byeyoong~ sampai jumpa di chapter selanjutnya

Special Big Thanks & Love to

Luhandeer77 | ChanExo640 | cici fu | kyuhyunsqueen | hlmtns23 | moonlight | guess who | Clouds17 | Byeon Sehyun | FitaCBS25 | Guest | Restikadena | yousee | hen hen | Kareninna | trihayuthimie2 | Guest | | parkbaexh614 | shinraewoo92 | winter park chanchan | Srie Mayy | Guest | meliarisky7 | Lussia Archery | chanbaeqiss | 24 | realasfyn | Kurniasari713 | txetxeet | Jung Minjii | Guest