Tuhan….
.
Kupanjatkan doa hanya kepadaMu…
.
Kumohon dengan sangat…
.
Kirimkan dia untukku…
.
Berikanlah dia kepadaku…
.
Dan jadikanlah dia adalah hadiah terindah dariMu…
.
.
.
BIRHTDAY GIFT (Kyuhyun Ver)
.
Presented by Aida Fitri aka Sung Hye Ah
.
Cast:
Cho Kyuhyun
Lee Sungmin
.
Warning:
Genderswitch
.
Length:
Oneshoot
.
Genre :
Pure Romance
.
Rated :
M
.
Summary :
Kau adalah hadiah terindah yang Tuhan kirimkan padaku….
.
Disclaimer:
Super Junior belongs to the God, and their parents..
.
.
.
Hye Ah POV~
"Nghhh… hahh~ Kyuhh.. Hentikhhann..Ughh~"
.
Sungmin hanya bisa mengeluh nikmat, dicengkeramnya kerah jas hitam milik Kyuhyun dengan erat, sembari tengah mendongakkan kepalanya, membuat Kyuhyun makin leluasa mengukir tanda cinta berwarna merah kebiruan itu.
.
"Arghhh~ Kyuhhhh…."
.
Seringai tercetak jelas di sudut bibir milik pemuda bermarga Cho ini kala menyaksikan begitu indah yeoja yang kini dalam dekapannya, sembari tangannya tak hentinya meremas kedua pantat berisi nan indah Sungmin….
.
"CHO KYUHYUN….!"
.
Mendengar gelegar suara tak bersahabat itu membuat kedua insan yang tengah mencumbu itu menoleh ke arah pintu, Sungmin sibuk membenarkan gaunnya, sedangkan Kyuhyun malah tersenyum, ah tidak, lebih baik kita katakan menyeringai…
.
CKLEK~
.
"Aigooo..~"
.
Ahra, kakak perempuan Kyuhyun memijit keningnya pening, dia begitu merutuki bagaimana bisa dia mempunya adik laki-laki yang begitu mesum, aishh ~
.
"Kyunnie.. kau.. aish…~ cepat sana, semuanya sudah menunggu, mengapa kau tak bisa bersabar sebentar sih…"
.
Kyuhyun hanya menyengir lucu sembari menggaruk tengkuknya yang tak gatal, sedangkan Sungmin hanya bisa menunduk malu, dipergoki oleh calon kakak ipar sedang bercumbu dengan calon suaminya.
.
"CEPAT KYUHYUNNIE,,,,! Mau sampai kapan kau melototi melihat kecantikan Minnie… aigoo… Tuhan..salah apakah hambaMu ini, hingga mempunya adik yang begitu pervert…."
.
Kyuhyun merengut kesal "Ya…ya..ya… jangan mengataiku mesum noona, arraseo aku akan keluar…"
.
Klap~
.
Ahra menghela nafasnya pelan, dan melihat Sungmin, cantik.. sungguh… 'Tak salah Kyuhyun memilih menceraikan Hanna dulu dan mempertahankan yeoja mungil ini..'
.
"Minnie-ah,, aigooo… kau cantik dan manis sekali dengan gaun putih ini,, adikku memang tak salah pilih calon istri, justru sekarang aku mengkhawatirkanmu Ming, apakah kau tak apa punya calon suami pervert dan seperti setan itu?"
.
Sungmin tersenyum manis "Hehehe.. annio oennie, aku tak salah pilih, walaupun dia seperti setan, ups… hehehe… tapi aku mencintainya, sungguh…"
.
Ahra mengusap kedua pipi chubby Sungmin "Semoga kau bahagia dengannya Ming, bilang padaku kalau dia menyakitimu.. kau tahu bukan sedari dulu aku hanya merestui Kyu denganmu, namun yah.. saat itu kedua orang tuaku melakukan kesalahan, semoga kau bisa memaafkan mereka Ming…"
.
Sungmin tertawa pelan menampilkan kedua gigi kelincinya yang membuatnya terlihat makin manis "Aku tak pernah membenci mereka oennie, biarlah hal yang lalu berlalu dan tak perlu dikenang lagi… aku benarkan..?"
.
Ahra tersenyum senang "Nde…."
.
Tok ~tok~tok~
.
"Masuk saja" Sahut Sungmin dengan sedikit keras
.
Pintu coklat itu terbuka pelan menampilkan sesosok namja paruh baya yang masih terlihat begitu tampan diusianya yang tak muda lagi…
.
"Appa…"
.
Sosok itu, Kangin tersenyum begitu tampan memandang putrinya yang kini tampak seperti bidadari..
.
"Kajja Ming-ah, ah.. Ahra-ah, ummamu mencarimu tadi…"
.
"Nde…" Jawab keduanya kompak, dan bergegas keluar dari ruangan….
.
.
~KyuMin~
.
.
Puk~
.
"Aigoo… hyung.. jangan mengagetkanku…."
.
Donghae hanya memutar bola matanya bosan…
.
"Dari mana saja kau Kyu, bahkan acraa akan segera di mulai, kau malah keluyuran tak jelas…"
.
"Hehehehe… aku sehabis mencicipi hidangan utama, unuk penambah tenaga…."
.
Pletak~
.
"Aigoooooo… bahkan tak lama lagi kau memilikinya, mengapa tak sabaran sekali sih… aishh.."
.
Kyuhyun hanya bisa cengegesan tak jelas "Habis aku tak sabar Hyung.. oya mana monyet hiperaktifmu?"
.
Tak ~pletak ~
.
"Awww… yak hyung aku kan sedang bertanya…." Kyuhyun mengerecutkan bibirnya 'yang tak ada imut-imutnya'.
.
"Hyukkie sedang berbicara dengan Ryewook dan Kibummie..Palliwa,,, segera kesana, acaranya jam 10 kan, 10 menit lagi Kyu…."
.
"Arraseo…"
.
Kyuhyun bergegas berjalan cepat ke depan, para tamu undangan tersenyum melihat begitu tampannya Cho Kyuhyun hari ini, yah actor utama hari ini, kebahagiaan membumbung memenuhi rongga dada Kyuhyun, sebentar lagi.. yah benar sebentar lagi…
.
Plok ~plok ~ plok~
.
Tepukan keras menyambut kedua insan yang kini tengah berjalan dengan anggun, sesekali Sungmin menyapa para tamu undangan,,,
.
Kedua mata Kyuhyun memandang Sungmin dengan penuh cinta dan perasaan bahagia yang tak terkira…
.
'Minnie.. neomu yeoppo….'
.
'Aku menantikanmu sayang, dan hari ini tiba… Terima Kasih Tuhan…' Ucap syukur Kyuhyun dalam hati..
.
"Cho Kyuhyun, jaga putriku…"
.
Kyuhyun meraih tangan mungil Sungmin dari tangan mertuanya, Lee Kangin, dan membimbinganya untuk berdiri berdampingan dengannya…
.
"Ehem… baiklah pemberkatan akan segera saya mulai.. sebelumnya, apakah ada yang keberatan dengan pernikahan ini?"
.
Tak ada suara, sang pendeta dan kedua mempelai tersenyum senang, pertanda semua orang memang mendukung mereka…
.
"Kau Cho Kyuhyun, bersediakah menjadi pendamping seorang Lee Sungmin sebagai suaminya, menjaganya di kala sehat maupun sakit, bersamanya di kala senang maupun sedih, sampai maut memisakan kalian berdua…"
.
Kyuhyun tersenyum, dan menjawab dengan tegas "Nde.. saya bersedia…."
.
Sang pendeta mengalihkan pandangannya ke arah Sungmin "Dan kau Lee Sungmin, bersediakah kau menjadi pendamping seorang Cho Kyuhyun sebagai istrinya, menjaganya di kala sehat maupun sakit, bersamanya di kala senang maupun sedih, sampai maut memisahkan kalian berdua…"
.
Sungmin memandang Kyuhyuh sebentar dan tersenyum begitu manis "Nde.. saya bersedia…"
.
Sang pendeta, dan semua para tamu undangan tersenyum begitu bahagia, tak terkecuali kedua orang tua mempelai yang kini tengah terisak begitu haru dalam dekapan suami mereka.
.
"Baiklah atas restu Tuhan, kalian sah menjadi suami istri… Untuk kalian berdua silahkan menyematkan kedua cincin pernikahan dan sang mempelai pria silahkan mencium sang mempelai wanita.."
.
Donghae yang bertugas membawa cincin pernikahan, berjalan begitu tegap dan terlihat tampan di damping sang yeojachingu, Eunhyuk atau Lee Hyukjae..
.
Donghae dan Eunhyuk tersenyum gembira "Semoga kalian bahagia selamanya…" dan menyerahkan kotak kecil berisi cincin pernikahan Kyuhyun dan Sungmin.
.
"Gomawo" Jawab keduanya kompak…
.
Dan kedua mempelai kini tengah menyematkan cincin pernikahan mereka, tepuk tangan membahana kala mereka telah usai memasang masing-masin cincin, dan…
.
Chu~
.
Kecupan kecil di bibir keduanya mengiringi indahnya hari ini… yah indahnya hari yang mereka nanti, hari pernikahan Cho Kyuhyun dan Cho Sungmin…
.
.
~KyuMin~
.
.
"Chukkae evil Cho… Chukkae bunny Minnie…."
.
Sambutan hangat mereka terima kala semua orang memberikan selamat, wajah keduanya terlihat berseri walaupun ada gurat kelelahan…
.
"Nde gomawo… jeongmal gomawo Kibummie, Eunhyukkie, Ryewookie.…" Ucap Sungmin sembari memeluk sahabat-sahabatnya..
.
"Aigoo.. kukira kalian akan menikah di hari ulang tahun si evil,,, ternyata…"
.
"Hehehe… aku sudah tak sabar menjadikannya istri Wookie-ah… dan kukira hari ini adalah hari yang tepat" ucap Kyuhyun sembari memeluk Sungmin mesra…
.
Yah kalian tak salah dengar memang, sebelumnya bukan si evil tampan ini berjanji menikahi Sungmin di hari jadinya, namun karena tak sabar ingin menjadikan Sungmin miliknya, sehingga Cho Kyuhyun merengek pada kedua orang tuanya untuk memajukan tanggal pernikahan mereka…
.
Flashback…
.
"Umma… ayolah.. tak ada salahnya kan, kalau tanggalnya maju, mau tanggal 27 Januari ataupun tanggal 3 Februari, tak ada bedanya"
.
Sang appa yang sedang serius membaca koran paginya begitu terganggu dengan suara manja khas seorang Cho Kyuhyuh, putra kebanggaannya yang seketika menjadi autis kala berurusan dengan yeoja bernama Lee Sungmin..
.
"Hentikan Kyu.. kau tak lihat umma sedang sibuk, dan kau kira menyiapkan pernikahan itu mudah. Semua harus perfect Cho, dan itu tak mudah…!"
.
Kyuhyun mengacak rambut ikalnya keras "Aishh… appa…."
.
Ok, kini seorang Cho Kyuhyun beralih dengan merayu appanya…
.
"Benar kata ummamu Kyu, semuanya tak mudah… belum lagi, apakah keluarga Lee bersedia kalau tanggalnya di majukan?"
.
Kyuhyun merengut kesal "Baiklah kita akan menemui keluarga Lee kalau begitu dan meyakinkan mereka untuk segera menyerahkan putri cantiknya pada pangeran tampan Cho Kyuhyun, hahahaha…"
.
Cho Hankyung, menatap putranya ilfeel.. Ok, sekali lagi, Kyuhyun memang akan bersikap autis kala berurusan dengan yeoja manis bernama Lee Sungmin..
.
Flashback End~
.
Yah kini mereka tengah berada di sebuah gedung mewah di kawasan tengah kota Seoul, resepsi pernikahan KyuMin di gelar besar-besaran, yah tak masalah untuk kedua keluarga pengusaha sukses itu. Yang terpenting adalah kebahagiaan keduanya…
.
Kyuhyun dan Sungmin kini tengah duduk di sebuah meja yang berada di sudut ruangan pesta mereka..
.
"Kyunnie…"
.
Sungmin menyenderkan kepalanya dibahu sang suami, lelah sepertinya…
.
"Hem… nde chagiya, waeyo?" Kyuhyun membelai lembut rambut hitam Sungmin sembari memberi kecupan-kecupan kecil di pucuk kepala Sungmin..
.
"Aku lelah Kyunnie… kapan pesta ini berakhir…"
.
Kyuhyun memeluk Sungmin dengan erat "Sabar sayang…. Sebentar lagi yah…"
.
Dirasakannya anggukan kecil Sungmin dalam dekapannya, perasaan indah ini begitu sulit dilukiskan,,,
.
'Terima Kasih Tuhan,,, BerkahMu memang tak pernah padam….'
.
"Kyunnie…" Kembali suara kecil nan lembut itu mengalun begitu indah menembus gendang telinga Kyuhyun..
.
"Nde.. apalagi?"
.
"Nanti malam jangan menyerangku dulu yah… aku ingin tidur….lelah sekali…" Puppy eyes Sungmin kini tengah dihadapi Kyuhyun…
.
'Hei… bagaimana bisa istrimu minta di malam pertama mereka.. ups~- malam kedua tepatnya- suaminya untuk tak menyentuhnya….'
.
Hahh~ kyuhyun hanya bisa menghela nafas… "Nde.. baiklah chagiya… lalu kapan aku boleh menyerangmu?"
.
"Hem… kalau aku sudah tak lelah, otte…?"
.
"Iya, kapan itu?"
.
"Entahlah…"
.
"Mworago.. Sungmin-ah, kau tak bercanda kan? Tak boleh.. tak boleh…"
.
Sungmin mengerucutkan bibirnya imut "Nde.. nde… terserahlah, yang penting tak malam ini… ya..ya..ya…"
.
"Arra chagiya…."
.
Dan kini keduanya tengah berpelukan begitu erat, sembari menyaksikan para tamu undangan yang lalu lalang di depan mereka…
.
.
~KyuMin~
.
.
Brak~
.
"Sial…. Tidak adakah kesialan lagi setelah ini,,,, Ya Tuhan…"
.
Kyuhyun membanting beberapa berkas yang kini terlihat berantakan di meja direkturnya,,,
.
"Argggghhhhhhhhhhhhhhhh,,, ~"
.
Kyuhyun mengacak-acak rambut lebatnya dengan kesal, appanya benar-benar kejam, sial menghampirinya, sudah langsung masuk kerja di hari yang seharusnya dia habiskan bersama istrinya. Bagaimana tidak, baru kemarin Kyuhyun dan Sungmin menikah, dan keesokannya, Cho Hangeng, appanya dengan sangat kejam menyuruhnya masuk kantor. Gagal sudah rencana bulan madunya…
.
Brak~
.
"Kyuhyun-ah, berisik….!"
.
"Hyung…. Kau tak tahu penderitaanku…."
.
Donghae memutar bola matanya malas menghadapi sikap kekanakan atasan sekaligus sahabat dekatnya ini,,,
.
"Aku tahu, ahjussi mengirimmu ke distrik Namwon kan, untuk proyek taman perusahaan kita yang pertama, hei.. heii.. heiii…. Jangan berlagak sok mati Kyu..!"
.
Bentak Donghae kala matanya menatap Kyuhyun yang secara tiba-tiba merebahkan kepalanya di atas meja, sembari memasang tampang tersiksa…
.
"Bagaimana aku tak ingin mati Hyung, bahkan aku belum menyentuh Sungmin semalam, karena istri manisku itu kelelahan, dan rencananya aku ingin meminta libur untuk bulan madu ke pulau Jeju… Hikzz~ kejamnya appaku… bahkan dia menyuruhku ke Namwon dalam waktu yang cukup lama, seminggu hyung,, SEMINGGU,,,,! Aishhh…."
.
"Ya sudah, bulan madu setelahnya saja kan bisa, jangan berlebihan Kyu, kau seperti akan mati saja berpisah sebentar dari istri kelincimu itu…."
.
"Rasanya aku memang ingin mati kalau tak melihatnya…"
.
Dan kini dengan lemasnya Kyuhyun menelungkupkan tubuh atasnya di atas meja, benar-benar pose yang mengerikan untuk seorang evil Cho..
.
Donghae hanya tertawa mengejek, dan Kyuhyun tak menanggapinya, karena dia sudah terlanjur lemas…
.
"Kapan kau berangkat Kyu…?"
.
"Nanti sore, aishhh…"
.
Hilang sudah ketampanan seorang Cho Kyuhyun, dasi yang setengah terlepas, kemeja yang terbukan kancing atasnya, rambut acak-acakan, dan tampang yang memelas…
.
"Ya sudah, selamat bersenang-senang Cho dengan proyek barumu…."
.
"YAK HYUNG…!"
.
.
~KyuMin~
.
.
Sungmin kini sedang mematut dirinya di depan cermin, sembari menguncir rambut panjangnya dengan ikatan buntut kuda, membuatnya semakin terlihat manis dan cantik sekaligus, dan tentu saja membuat leher jenjang nan putih mulus miliknya terlihat semakin indah..
.
Chu~
.
Kyuhyun mengecup kilat leher sang istri, dan memeluknya tiba-tiba..
.
"Kyunnie, kau baru saja pulang?"
.
"Hem…" dehem Kyuhyun, namun semakin mengeratkan pelukannya dengan Sungmin, membelai punggung Sungmin yang membuat yeoja cantik itu semakin merapatkan tubuhnya di dada bidang sang suami…
.
"Mengapa kau terlihat lelah sekali yeobo, apakah pekerjaanmu menumpuk di kantor?"
.
Kyuhyun menggeleng lemah "Tidak juga chagie, hanya saja aku begitu merindukanmu…"
.
Sungmin melonggarkan pelukannya dengan Kyuhyun, memandang iris obsidian suaminya dengan iris foxynya, mengerjap pelan, sembari membelai pipi tirus milik sang suami…
.
"Nado bogoshippo nae yeobo…"
.
Kyuhyun tersenyum lemah, dan menarik tengkuk Sungmin, mempertemukan bibir tebalnya dengan bibir shape M milik Sungmin, melumatnya lembut, seakan bibir istrinya adalah kristal yang mudah pecah…
.
"Nghh.. mhhh~"
.
Erangan halus terdengar dari bibir manis Sungmin, Kyuhyun semakin memperdalam ciumannya, menggigit bibir bawah Sungmin dengan pelan, seakan meminta ijin untuk memasuki dan menggoda seluruh penghuni mulut Sungmin…
.
"Hahh~ Kyuhhh.. ughhhhmpptt…"
.
Sungmin memukul dada suaminya pelan mengisyaratkan sang suami, bahwa dirinya sudah kehabisan nafas..
.
"Hahhhh.. hoshh.. EUGHHHHHHHH..~ Kyuhhhhh,,, engghhhhhh,, janganhhh digigithh keras sayanghh…"
.
Bibir Kyuhyun tak berhenti hanya di bibir Sungmin, kini bibirnya tengah menjelajah di leher putih Sungmin, menghisapnya dengan lembut, menjulurkan lidahnya untuk menyapa seluruh bagian leher indah istrinya..
.
Sungmin hanya bisa mengerang halus, mendesah pelan, tangannya terangkat mendorong kepala Kyuhyun agar semakin menghisap leher sensitifnya. Tangan Kyuhyun tak hanya diam, kini dia dengan mudahnya meremas payudara Sungmin yang tentu saja masih tertutupi pakaian, membuat Sungmin semakin mendesah tak karuan…
.
"Hahh,, hah.. ahhh..ahh.. Kyuhhhhh…."
.
Kyuhyun melepas semua kegiatannya, menatap mata foxy Sungmin dengan sendu. Sungmin terlihat sexy berkali-kali lipat dengan mulut terbuka yang masih berusaha mengambil nafas karena kelakuan mesum suaminya…
.
Kyuhyun menyandarkan dahinya di dahi Sungmin..
.
"Ming~"
.
"Hem…."
.
"Mianhe, kita belum bisa berbulan madu dalam waktu dekat, appa menyuruhku untuk mengurusi proyek di Namwon selama seminggu. Kau tak apa sayang?"
.
Sungmin tersenyum manis "Gwenchana Kyu, kita bulan madu setelahnya saja… kapan kau berangkat?, supaya aku bisa menyiapkan kebutuhanmu.."
.
Kyuhyun mengecup dahi Sungmin lama… "Malam ini sayang, tak apa kan?"
.
Chu~
.
Sungmin mengecup bibir Kyuhyun sekilas "Ok, aku akan siapkan keperluanmu disana, sekarang mandilah…"
.
"Gomawo sayang…."
.
Dan kyuhyun berlalu ke kamar mandi, dan Sungmin sibuk dengan perlengkapan yang akan di bawa Kyuhyun…
.
.
~KyuMin~
.
.
5 hari sudah berlalu sejak kepergian Kyuhyun ke Namwon, kini Sungmin dirundung kerinduan yang amat sangat, walaupun sejam sekali Kyuhyun selalu menelponnya. Namun tak melihat Kyuhyun dalam jangka waktu 5 hari ini, membuatnya begitu ingin menyusul suaminya ke Namwon…
.
"Kyunnie, bogoshippo…. Bahkan masih ada 2 hai lagi,, aishhh…~"
.
Cklek~
.
"Ming-ah…"
.
Sungmin menoleh kala mendapati panggilan lembut dari Heechul, umma mertuanya..
.
"Mengapa gelisah seperti itu?"
.
Sungmin tersenyum lirih "Aku merindukan Kyunnie umma…"
.
Heechul mengelus pucuk kepala Sungmin sayang "Bersabarlah, masih ada 2 hari lagi Min… kalau kau bosan di rumah, kau bisa mulai masuk kantormu lagi…"
.
"Ahhh~ benar.. baiklah besok, aku akan mulai masuk kantor saja…."
.
Heechul tersenyum menanggapi tingkah imut menantunya "Nah begitu dong, yang semangat… Oya, setelah Kyuhyun kembali, dia merengek meminta bulan madu Ming, apa kau sudah menyetujuinya?"
.
Sungmin mengangguk malu "Nde umma, dia juga mengatakan seperti itu sebelum berangkat ke Namwon…"
.
"Ahh~ baiklah, kau dan Kyuhyun tenang saja, biar umma dan appa yang menyiapkan semuanya, kalian tinggal berangkat saja begitu Kyuhyun tiba.."
.
Sungmin tersenyum riang "Gomawo ne umma…"
.
Heechul mengangguk dan mencium dahi menantunya sekilas "Sekarang tidurlah, ini sudah malam Ming…"
.
.
~KyuMin~
.
.
Sungmin akhirnya melewati dua hari tanpa Kyuhyun dengan kembali bekerja di kantornya. Sambutan hangat di terimanya dari seluruh karyawan perusahaannya. Rindu, tentu saja dia merindukan suasana kantornya setelah sang appa memberi liburan padanya setelah pernikahannya dengan Kyuhyun..
.
Apakah kerinduan Sungmin pada Kyuhyun berkurang? Tidak, tentu saja tidak, bahkan kerinduannya semakin membuncah ingin meledak. Namun Sungmin bisa mengatasinya, menyibukkan diri dengan setumpuk dokumen di atas mejanya. Satu persatu dokumen di atas mejanya berkurang, pertanda Sungmin giat sekali dengan pekerjaannya…
.
"Hahh~ lelahnya…" Sungmin menghempaskan punggung di sandaran kursi miliknya, sejenak memejamkan mata lelahnya…
.
Drrtt~ drrttt~ drrtt~
.
Ponsel diatas mejanya bergetar hebat, pertanda ada panggilan masuk. Tertera nama 'Nae Yeobo' di tampilan Android pink miliknya,,
.
Dengan senyum lebar Sungmin mengangkat telpon dari sang suami..
.
"Yeobseyo Kyunnie…"
.
'Chagiya.. bogoshippo~'
.
"Nado Kyu…. Kau sudah makan sayang?"
.
'Belum.. setelah ini aku makan sayang.. kau sedang apa? Katanya kau sudah masuk kerja dari kemarin..'
.
"Nde.. aku bosan,,, aku begitu merindukanmu Kyunnie, kapan kau kembali?"
.
'Ehmm…Rahasia, hahaha… ya sudah selesaikan pekerjaanmu sayang… Saranghae…'
.
"Isshhhh~ Nado saranghaeyo.. cepat kembali Kyu~"
.
'Pasti chagiya….'
.
Klik~
.
Panggilan itu terputus, membuat Sungmin mengerucutkan bibir mungilnya imut…
.
"Bahkan besok ulang tahunmu Kyu.. apa kau tak ingin merayakannya denganku? Menyebalkan…."
.
Sungmin memutuskan untuk meneruskan pekerjaannya sembari berulang kali mengumpat suaminya yang tak peka sama sekali dengan kerinduannya…
.
.
~KyuMin~
.
.
Terlihat sesosok yeoja manis yang tengah tertidur pulas sembari memeluk gulingnya erat. Sesekali terdengar gumaman tak jelas dari bibir mungilnya, begitu cantik, dan terlihat seperti sosok bidadari...
.
Namja itu memasuki kamar sang yeoja dengan mengendap-endap, tangannya beralih ke pintu almari berwarna coklat yang berada di sudut kiri kamar yang tengah gelap itu. Menarik koper dari almari dengan lirih, memasukkan begitu banyak pakaian di dalamnya, entah maksudnya apa…
.
Sesekali matanya menatap khawatir yeoja yang sedang tidur itu terganggu dengan ulahnya, namun bersyukurlah dia, yeoja itu nampak tak terganggu. Namja itu menarik pelan kopernya menuju luar kamar itu, memberi isyarat pada seseorang untuk membawa koper itu ke dalam mobil pribadinya..
.
Hup~
.
Di gendongnya yeoja yang sedang tertidur itu dengan sekali tangkupan, dan anehnya yeoja itu tak juga bergeming, begitu pulas tidurnya..
.
"Kau cantik sekali Ming kalau tidur…."
.
Chu~
.
Di kecupnya kening sang istri dengan lembut…
.
"Waktunya bulan madu chagiyah…."
.
Dan Kyuhyun melangkahkan kakinya menuju mobil, yang akan mengantarkannya ke bandara.
.
"Umma, appa.. gomawo nde sudah menyiapkan semuanya…."
.
"Nde sayang… apapun untuk kalian berdua…."
.
Heechul mengecup kening putranya dan kening menantunya sekilas… Hangeng tersenyum melihat tingkah manja istrinya pada sang anak…
.
"Kyunnie…. Saengil chukkae nae aegya…"
.
Kyuhyun tersenyum senang, kedua matanya kini mengalirkan bulir-bulir air mata kebahagiaan untuknya..
.
Heechul menghapus bekas air mata Kyuhyun, Hangeng menepuk punggung Kyuhyun dengan pelan…
.
"Gomawo umma, appa jeongmal gomawo….."
.
"Nde chagiya, bersenang-senanglah kalian disana.. jagalah menantu manis kami Kyunnie…"
.
"Tentu saja appa, umma… jangan khawatir… aku berangkat dulu…"
.
.
~KyuMin~
.
.
Sosok cantik nan manis itu masih tertidur dengan tenang, nampak sekali tak terganggu dengan keadaan dan lingkungan yang berubah di sekitarnya. Sinar cantik milik sang matahari menerobos dengan lembut dalam sebuah kamar, yeoja itu nampak mulai terganggu, mata cantiknya mulai menangkap sinyal sang mentari.
.
"Eunghh~….."
.
Lenguhan kecil terdengar dari bibir mungil sang yeoja, matanya perlahan mulai terbuka, dan seketika menguceknya pelan, berusaha membiasakan dengan sinar yang masuk menerobos retina miliknya. Masih tak sadar dengan keadaan sekitar…
.
"Aigoo.. jam berapa ini…?"
.
Diliriknya kanan kiri, mulai aneh, OK.. seingatnya sprei yang dipakainya berwarna baby blue, milik Kyuhyun, suaminya. Tapi sprei ini jelas sekali berwarna putih dengan aksen bunga berwarna muda. Dan bukankah lemari pakaian milik Kyuhyun berpintu tiga dan berukuran besar, sedangkan lemari yang dilihatnya hanya berpintu dua, dan berukuran medium.
.
Tunggu,,,,
.
"Mworago?! Dimana ini?"
.
Cklek~
.
Sungmin menolehkan kepalanya ke arah pintu yang terbuka..
.
"Morning baby~"
.
Yeoja itu, Cho Sungmin, hanya bisa mengerjapkan matanya berulang-ulang, di depan matanya kini tampak sang suami dengan hanya berbalut sebuah piyama berwarna biru cerah.
.
"Kyunnie~"
.
"Nde… chagiya… ini aku, kau seakan melihat hantu di pagi hari…."
.
Sedetik kemudian Sungmin beranjak dari tempat tidur dan menghamburkan tubuhnya dalam pelukan sang suami, Cho Kyuhyun.
.
"Mengapa kau tak memberitahuku kalau sudah pulang, aku merindukanmu, sungguh.. sungguh merindukanmu…."
.
Kyuhyun tersenyum begitu tulus menanggapi ucapan Sungmin, lengannya semakin mengeratkan pelukannya dengan sang istri, tangannya membelai lembut surai hitam nan lembut milik Sungmin.
.
"Nado…. Kau tak tahu, begitu tersiksanya aku saat jauh darimu sayang…. Rasanya ingin mati, aku tak bohong…."
.
Sungmin tersenyum, melonggarkan pelukannya, mengacak rambut sang suami dengan lembut, dan mengecup pipi tirus Kyuhyun dengan cepat.
.
"Hihihi~ aku tahu…."
.
Sungmin kembali memeluk Kyuhyun dan menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya…
.
"Kyunnie… ini dimana?"
.
Kyuhyun tersenyum senang, dia sudah menduga pertanyaan yang akan diajukan sang istri…
.
"Jeju… bukankah kau ingin kita berbulan madu kesini, bulan di luar negri. Katamu kau ingin menikmati indanya pantai Jeju, ke museum Teddy Bear, dan berjalan-jalan di daerah ini…"
.
Sungmin mengelus lengan sang suami dengan sayang "Kau mengingatnya, gomawo…"
.
"Cheonma…"
.
"Ya sudah ayo jalan-jalan…." Ajak Sungmin dengan mata berbinar-binar cerah..
.
Kyuhyun menyeringai "Anni….. kita disini selama seminggu penuh Ming, jalan-jalannya bisa lusa…"
.
Sungmin mengerucutkan bibirnya imut "Mengapa harus lusa Kyu..?"
.
Kyuhyun menaikkan alisnya kesal, hei hari ini ulang tahunnya, tak ingatkah istri imutnya ini. Tentu saja dia ingin menagih hadiahnya pada sang istri, dan tentu saja dia ingin mengurung sang istri selama dua hari, ani kalau bisa tiga hari.. anni-anni, kalu bisa lagi empat atu lima hari… aigoo~
.
"Ming.. kau tak ingat…?"
.
Sungmin mengerutkan dahinya, dan sedikit menggembungkan pipinya "Ingat apa…"
.
Kyuhyun menghela nafasnya pelan, dan beranjak duduk di tempat tidur "Hah~ sudahlah…"
.
Drrtt ~ drrtt ~ drrtt~
.
"Sebentar Kyunnie, ada telpon…"
.
Sungmin langsung mengangkat Hpnya yang bergetar..
.
"Yeobseyo…"
.
'Yeobseyo chagiya… kau sudah sampai Jeju..'
.
"Ne umma, wae?"
.
'Kau sudah mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kyuhyun?'
.
"MWO? Aigooo… aku lupa… gomawo nde…"
.
'Kau ini… ya sudah umma tutup yah, baik-baik disana sayang…'
.
"Nde…"
.
Klik~
.
Sungmin menepuk jidatnya keras, dan melirik sang suami yang kini sedang terbaring lelah..
.
'Pantas saja Kyunnie kecewa, aku lupa…. Mianhe nae yeobo..'
.
Sungmin segera berbaring kembali disisi Kyuhyun, menggoyangkan badan sang suami pelan. Perasaan bersalah menyemutinya, bagaimana bisa dia melupakan hal penting seperti ini.
.
"Kyunnie…" panggilnya manja..
.
"Hem…"
.
"Bangunlah sebentar sayang…."
.
Kyuhyun membuka matanya perlahan, dan mendapati wajah sang istri begitu memelas…
.
"Ada apa Ming….?"
.
Sungmin memajukan wajahnya, dan
.
Chu~
.
"Saengil chukkae nae yeobo… saengil chukkae nae sarang… saengil chukkae nae chagiya…. Mianhe Kyu, aku lupa..."
.
Melihat wajah sang istri yang begitu merasa bersalah membuat Kyuhyun tak tega juga, perlahan di rengkuhnya tubuh mungil sang istri dalam dekapannya, dikecupnya pucuk kepala sang istri dengan lembut..
.
"Jeongmal gomawo sayang… Nan gwenchana, yang penting kau sudah mengingatnya, dan mengucapkannya padaku, itu sudah cukup.."
.
"Maaf.. aku juga tak menyiapkan apapun untukmu Kyu,, aku benar-benar lupa…ak.."
.
"Sstt.. cukup dirimu, dan kebahagiaan kita, adalah yang terpenting untukku…."
.
"Aku masih tetap merasa tak enak Kyu, kau ingin apa, aku akan menurutinya…."
.
Bingo ~ kata-kata ini yang tengah ditunggu Kyuhyun, Kyuhyun menyunggingkan smirknya, tentu saja dia akan menangih hadiahnya, hadiah yang tak akan terganti dengan apapun, hadiah yang akan membuat Sungmin tak keluar kamar selama yang dia inginkan…
.
Kyuhyun mendekatkan bibirnya ke telinga Sungmin, mengecupnya pelan, melumatnya penuh kasih sayang, dan membisikkan suatu kata…
.
"Aku ingin dirimu sekarang sayang…."
.
Sungmin membulatkan matanya, namun sedetik kemudian dia menyadari, dia harus melakukannya, bahkan Kyuhyun belum mendapatkan malam pertamanya, karena saat itu dia menolaknya dengan alasan lelah.
.
Sungmin mengangkat mukanya, mengecup pipi Kyuhyun dengan lembut…
.
"Tapi aku belum mandi Kyu, dan kau juga belum mandi. Kita mandi dulu bagaimana?"
.
Kyuhyun menggelengkan kepalanya "Tidak perlu, kita berdua masih wangi… kalaupun kita mandi, setelah kegiatan, kita harus mandi lagi Ming, tidak efektif…. Aku inginnya sekarang sayang…"
.
Kedua pipi chubby Sungmin memerah sempurna, dan sedetik kemudian..
.
"Baiklah, lakukanlah sebanyak yang kau mau, perlakukan aku selembut mungkin, jadikanlah aku tawananmun selamanya sayang….."
.
Kyuhyun mengecup kening Sungmin lama, memeluk tubuh mungil istrinya begitu erat. Perasaan ini tak terlukiskan, indah bagaikan surga, tak terjamah bagaikan nirwana, dan hanya dia yang merasakannya. Sungminnya selalu mampu membuatnya tak mengenal logika...
.
"Aku mencintaimu sayang, amat sangat mencintaimu….."
.
Sungmin hanya mengangguk dalam dekapan erat Kyuhyun.. "Nado.. aku juga teramat mencintaimu Kyu…"
.
Kyuhyun beranjak dari posisi berbaringnya, dan kini memposisikan diri di atas sang istri, membelai lembut wajah sempurna sang istri dengan penuh rasa cinta yang meluap.
.
Chu~
.
Di kecupnya kening sang istri perlahan,
.
Chu~
.
Dikecupnya pucuk hidung mungil Sungmin dengan mesra,
.
Chu~ chu~
.
Di kecupnya lembut kedua pipi chubby Sungminnya, dan
.
Chu~
.
Dikecupnya bibir mungil nan manis itu dengan lembut, melumatnya dengan penuh perasaan, dihisapnya kedua belah bibir bershape M itu dengan penuh cinta yang membara.
.
"Mphhhtt~ Unghhhh.. Kyuhhh..hhhh…umhhppttt~"
.
Lenguhan kecil mulai terdengar dari bibir indah milik Sungmin, di angkatnya kedua lengannya hingga melingkar di leher jenjang Kyuhyun. Tangan kiri milik Kyuhyun menjejak di sisi kepala Sungmin, berusaha untuk tetap menjaga jarak agar sang istri tak ditindihnya, sedangkan tangan kanannya menerobos dibawah tengkuk Sungmin, menekannya lembut, memperdalam ciuman basah mereka.
.
Kyuhyun menjilat-jilat kedua belah bibir istrinya dengan penuh kelembutan, menggigitnya pelan, seakan pertanda bahwa lidahnya ingin menjelajahi seluruh gua manis milik istri tercintanya.
.
"Arghh~" lenguhan kembali terdengar saat bibir Sungmin terbuka, dengan mudahnya Kyuhyun melesakkan lidahnya, mengeksplorasi seluruh benda lunak yang berada dalam mulut manis Sungmin, mengabsen satu persatu, hingga mempertemukan lidahnya dengan lidah Sungmin. Bermain lidah dan saling menghisap, begitu indah perasaan ini, begitu indah saat-saat seperti ini.
.
Dengan perlahan Kyuhyun membelai tubuh Sungmin yang masih terbalut piyama pink yang dikenakannya, membuat desahan Sungmin semakin terdengar liar dan menggoda. Mengusap dengan lembut punggung Sungmin, menurunkan tangannya perlahan, dan meremas padatan daging di bawah punggung istrinya dengan penuh gelora…
.
Sungmin menepuk pelan bahu Kyuhyun, mengisyaratakan bahwa dirinya telah kehabisa nafas, salahkan manusia yang begitu tergantung engan zat tak terlihat berwarna oksigen..
.
"Ming-ahh…."
.
Kyuhyun menyelami kedua foxy indah milik istrinya, seraya mengusap peluh yang telah membasahi kening indah milik istrinya…
.
"Aku sangat mencintaimu….."
.
Sungmin tersenyum begitu tulus, tangannya terulur mengusap lembut wajah tampan sang suami…
.
"Aku juga mencintaimu Kyuhh~" ucapnya seduktif… "Arghhh… pehlanhhh.. Kyuhhh…"
.
Dengan kecepatan tak terduga, Kyuhyun merundukkan kepalanya, mempertemukan bibir dan lidahnya dengan leher jenjang Sungmin, menjilatnya perlahan, mengigitnya dengan penuh cinta, hingga sebuah tanda cinta tercipta…
.
Suara decitan pertemuan antara bibir Kyuhyun dengan kulit leher Sungmin, terdengar begitu erotis, membuat kedua insan itu semakin tak ingin melepas tautan tubuh mereka. Dengan perlahan Kyuhyun mulai membuka kancing piyama Sungmin, tangan Sungmin juga mulai mengimbangi kegiatan sang suami, hingga keduanya kini naked dengan hanya meninggalkan pakaian dalam mereka.
.
"Arghhh~ hahhh.. ahh…ahh… Kyuhhhh…." Kyuhyun dengan lembut menjilat belahan dada Sungmin, di kecupnya berulang kali kulit dada Sungmin yang masih tertutupi bra berwarna hitam. Meremas dada Sungmin yang masih tertutup itu dengan penuh gairah. Tangan kirinya yang menganggur digunakannya menyusup di bawah punggung Sungmin, merasa mengerti, Sungmin pun membusungkan dadanya untuk memudahkan sang suami melepas kaitan branya..
.
Ctek~
.
Entah mengapa bunyi kaitan yang terlepas itu begitu syahdu, begitu membuat keduanya memanas, dan kini terpampanglah kedua dada Sungmin yang padat dan menggoda. Nipplenya tampak begitu menegang indah akibat rangsangan yang diberikan Kyuhyun. Mata Kyuhyun berbinar, dia begitu bahagia, sekali lagi dia bersyukur makhluk indah di bawahnya ini adalah miliknya, sah hanya miliknya…
.
Sungmin makin merona melihat kelakuan sang suami yang tak berkedip saat memandangi kedua payudara indahnya..
.
"Kyu~ jangan memandanginya seperti itu…" Tangan Sungmin bergerak menutupi kedua payudaranya, yang semakin nampak berisi, dari terakhir Kyuhyun melihatnya. Namun sebelum tertutupi, kedua tangan Kyuhyun menghalanginya..
.
"Jangan ditutupi Ming, bukankah aku sudah pernah bilang, seluruh yang ada pada tubuhmu adalah keindahan, selagi hanya ada diriku, jangan pernah menutupinya. Biarkan aku memilikinya, biarkan aku menjamahnya, dan biarkan hanya aku yang bisa melihatnya…."
.
Kyuhyun meletakkan kedua tangan Sungmin di atas kepala sang istri, diusapnya lembut seluruh kesempurnaan wajah istrinya "Aku begitu mencintaimu Ming… hanya dengan melihat kedua mata foxymu saja, sudah mampu membuatku begitu ingin memilikimu, cintaku hanya padamu. Tuhan yang akan menghukumku dengan berat , apabila di lain waktu aku mengkhianatimu, bisakah kau percaya padaku sayang?"
.
Sungmin tersenyum manis, air matanya mengalir dengan begitu indah membasahi kedua pipi chubbynya… "Aku percaya Kyu, aku percaya kau mencintaimu dengan tulus. Tuhan yang mendengar semuanya, semua janji kita berdua, janji yang kita ucapkan dihadapanNya…"
.
"Terima kasih sayang…."
.
"Sama-sama sayang.. sekarang lanjutkan sentuhanmu, aku sudah merindukannya…"
.
Kyuhyun menurunkan kepalanya, sejajar dengan kedua payudara Sungmin, mengecup kedua ujung milik Sungminnya dengan penuh cinta. Sungmin melenguh pelan, gairahnya semakin menggelora, dipandanginya sang suami yang masih sibuk mengecup seluruh permukaan kulit dadanya, sedikit malu memang, namun dia tak memungkiri, ini begitu terasa nikmat…
.
"Ahh.. ahh.. ahh.. Kyuhhh..Kyuhhh…"
.
Dengan rakus Kyuhyun meraup dada kiri istrinya, 'menyusu' layaknya bayi yang kehausan, tangan kanannya meremas-remas dada Sungmin yang menganggur, sesekali memelintir ujungnya dengan gemas, sedangkan tangan kirinya mulai menjelajah daerah sensitive Sungmin, mengelusnya, dan kemudian melepaskan kain terakhir Sungmin dengan cepat.
.
Tangan Sungmin bergerak meremas surai ikal nan kecoklatan milik suaminya, membuatnya semakin tampak berantakan, namun sexy di waktu yang bersamaan. Remasannya membuat Kyuhyun semakin terdorong menikmati payudaranya. Kyuhyun melepas kulumannya pada payudara kiri Sungmin, mengusap payudara kanan Sungmin dengan sedikit kasar, kemudian memasukkan dada kanan istrinya dalam mulutnya, kembali mengulang kegiatan 'menyusu'nya.
.
Sungmin hanya bisa pasrah dengan segala apa yang dilakukan sang suami, kedua tangannya meremas kedua sisi spreinya dengan kuat, melampiaskan segala kenikmatan yang kini ia rasakan. Matanya seakan ingin memejam, merasakan seluruh kasih sayang yang dicurahkan suaminya.
.
Bunyi kecupan dan decitan, yang ditimbulkan karena pertemuan bibir Kyuhyun dengan permukaan kulit Sungmin, memenuhi kamar yang kini mereka tempati untuk berbulan madu. Bahkan bisa jadi, suara-suaranya menggema hingga keluar, memenuhi villa yang mereka sewa.
.
"Ohhh~ Kyuhyunniehhh….ahhh… gelihh…"
.
Tanpa disadari Sungmin, sang suami melahap permukaan daerah sensitifnya, mempermainkan klitoris Sungmin dengan lidahnya. Mengecup dan melumatnya seakan 'itu' adalah bibir Sungmin. Kegiatan sang suami membuat desahan Sungmin semakin keras, Sungmin berulangkali menggerakkan kepalanya ke kanan dan kiri, melampiaskan rasa nikmat yang amat sangat. Suaminya begitu mencintainya, memanjakannya dengan segala kelembutan, dia tahu, dia semakin mencintai suami tampan yang kini berada di bawahnya..
.
Kyuhyun terus saja bermain di daerah Sungmin, memutar dan meng in-outkan lidahnya di dalam Sungmin dengan teratur, berusaha menarik sari manis Sungmin, sedangkan kedua tangannya sibuk meremas-remas kedua dada Sungmin dengan gairah yang tak terputus…
.
Orgasme pertama Sungmin datang, membuat seluruh tubuh Sungmin melemas dan tak berdaya. Kyuhyun dengan bersemangat menyerap seluruh sari Sungmin tanpa rasa jijik, menjilatinya seakan takut ada yang tertinggal..
.
"Rasamu tetap manis sayang, hingga maaf… aku tak mau membaginya denganmu…"
.
Blush~
.
Kedua pipi chubby Sungmin merona "Kau suka…?"
.
Kyuhyun mengangguk pelan "Sangat…. Bisakah kita lanjutkan, aku sudah tak tahan sayang…"
.
Chu~
.
"Nde, lanjutkan Kyu, datanglah sebanyak yang kau mau… Aku mencintaimu…"
.
"Aku juga sangat mencintaimu…."
.
Kyuhyun melepas kain terakhir yang masih melekat pada tubuhnya, 'miliknya' sudah meronta ingin segera mepeaskan hasrat. Kyuhyun mencium Sungmin denga penuh gairah, berusaha mengalihkan perhatian Sungmin dari apa yang akan dilakukannya.
.
Diturunkannya perlahan 'miliknya', menggesekkannya perlahan dengan bagian luar kewanitaan Sungmin, menggodanya untuk membangkitkan gairah sang istri kembali. Sungmin melenguh dalam ciumannya, kakinya bergerak tak teratur, menahan segala kenikmatan di daerah miliknya.
.
Dilepaskannya ciumannya dengan sang istri, dipandanginya sang istri yang kini tengah meringis menahan perih kala 'miliknya' berusaha menerobos lubang senggama istrinya…
.
"Tahan sayang, mianhe sudah membuatmu kesakitan…" Kyuhyun mengusap dengan sayang, peluh yang membasahi wajah istrinya, Sungmin hanya bisa menanggapinya dengan anggukan pelan, sedikit meremas lengan sang suami, melampiaskan rasa sakit yang teramat sangat pada bagian 'bawahnya'.
.
Keduanya megeruk udara dengan lega, kala 'milik' Kyuhyun sudah tertanam dengan sempurna di dalam Sungmin. Sungmin menghempaskan kepalanya dengan kasar kala merasakan sesak di lubang senggamanya, Kyuhyun tak jauh berbeda, dia juga merasakan sedikit nyeri saat lubang Sungmin menjepit 'milik'nya dengan erat…
.
"Bergeraklah Kyuhh~" Bisik Sungmin seduktif..
.
Kyuhyun menngangguk, dan mulai bergerak dengan teratur di atas tubuh Sungmin. Lenguhan keduanya menggema memenuhi ruang kamar yang mereka huni, suara decitan tepat tidur ikut mengiringi begitu syahdunya dua insane yang kini tengah memadu cinta..
.
"Ahhh.. ..ahhh… Kyuhhh.. ahh.. Pelanhh…Ughh.. Nikmat Kyuhyunniehhh…"
.
"Ohhh..ahhh…ahhh… Minghhh.. Kau nikhhmmaatt, mengahppahh sempithh sekliihh Minghhh… ahhh~"
.
"Ohh… ughhhh… fasterhhh Kyuhhh… Hhhh… deeper…ohhh…"
.
"Minghhh… Saranghhh..haeehhh…. Akuhhh.. mencintaihhmuhhh…"
.
"Nadohhh~"
.
Sungmin mengalungkan kedua lengannya di leher jenjang Kyuhyun, Kyuhyun masih bergerak dengan begitu liar di atas tubuh sang istri. Perasaan indah nan menggelora ini kembali mereka rasakan, indahnya saat kedua tubuh saling mencintai itu menyatu, melebur tanpa jarak, dan menyatu dengan irama yang penuh kesyahduan..
.
Bunyi cicitan burung-burung kenari di luar, menambah suasana semakin terasa romantis. Cinta ini indah saat kita bisa merasakan dicintai dengan sepenuh hati oleh pasangan kita. Cinta itu terasa sempurna, saat sang belahan hati selalu setia berada di sisi…
.
Keduanya masih larut dalam romansa cinta nan penuh gairah, terlihat kini keduanya telah berganti posisi. Sungmin kini berada di atas pangkuan Kyuhyun, sedang sang suami kini nampak sibuk mengulum payudara istrinya, sembari terus bergerak keluar masuk di lubang surga sang istri.
.
Sungmin hanya bisa melenguh dan mendesah, saat dirasa sang suami masih juga bergerak dalam tubuhnya. Sungmin tersenyum, dia begitu bahagia, impiannya terwujud, meskipun jalan cinta mereka tak mulus, namun dia patut bersyukur pengorbanan sarat kesetiannya ternyata berakhir dengan indah…
.
Kyuhyun berbaring, dan meminta Sungmin untuk duduk diatasnya dengan tanpa melepas tautan tubuh mereka. dan kini Sungmin bergerak penuh gairah diatas tubuh Kyuhyun, Kyuhyun tahu istrinya telah kehabisan banyak tenaga, tangannya dengan sigap membantu Sungmin bergerak dengan memegangi kedua sisi pinggang istrinya. Setelah dirasa Sungmin kembali bergairah, dilepasnya kedua tangannya dari pinggang sang istri, dan kini kedua tangannya bergerak menangkup kedua payudara istrinya yang begitu terlihat menggairahkan kala sang istri bergerak liar diatasnya, meremasnya dengan gemas seiring dengan gerakan erotis Sungmin…
.
"Ahhh.. ahhh.. Kyuhhhyunnie… ohhh…"
.
"Ming… terushhh Ming-ahhh~ teruslahh bergerakhh sayangnhh…~"
.
Hingga~
.
"Arghhhhh Kyuhhhhhhhhh~"
.
"Arghhhhhhhhh Minghhhhhhh ~"
Orgasme mereka yang keempat datang bersamaan, keduanya terengah-engah, berusaha meraup oksigen dengan rakus. Sungmin menyandarkan tubuhnya diatas dada Kyuhyun, memeluknya dengan begitu erat…
.
"Aku lelah Kyuhhh~"
.
"Nado Ming…."
.
"Sudah yah….." Sungmin melirik Kyuhyun yang kini tengah mengelus rambut hitamnya yang telah basah karena keringat…
.
"Nanti malam lagi tapi yah sayang…." Kedipan dilancarkan Kyuhyun, namun…
.
Bug..bug..bug..~
.
Sungmin bangkit dan kemudian memukul-mukul kecil dada Kyuhyun
.
"Awww~ sakit Ming…."
.
"Dasar Kyunnie pervert…"
.
"Tapi Minnie suka kan Kyunnie yang pervert…" Kalimat sarat godaan itu meluncur dari bibir tebal Kyuhyun…
.
"Anniooo.. Kyunnie… Hoekk..Hoekkk… Kyuuhhh.. Hoek…"
.
Sungmin bangkit dari atas tubuh sang suami, saat merasakan sesuatu yang dalam perutnya memberontak ingin keluar…
.
Plop~
.
"Arghhhh~" Sungmin meringis pelan saat merasakan 'milik' Kyuhyun terlepas dari tubuhnya dengan paksa, karena gerakannya yang tiba-tiba bangun.
.
"Minnie-ah… chagiya.. waeyo? Gwenchana…?"
.
Kyuhyun kini panik dengan keadaan tubuh Sungmin yang seketika drop, mengelus bahu sang istri yang masih terduduk di pinggir ranjang mereka..
.
"Hoekkk..hoekk.. mual Kyunnie.. mu..Hoekkk…"
.
Sungmin berlari menuju kamar mandi, hendak memuntahkan sesuatu yang ingin keluar dari perutnya. Kyuhyun dengan tergesa mengambil pakaiannya dan Sungmin yang berserakan di bawah, memakai piyama dengan gerakan cepat, dan tentu saja tak sempurna..
.
Kyuhyun berjalan cepat menuju kamar mandi dimana Sungmin sekarang tengah membungkukkan badannya, masih berusaha mengeluarkan isi perutnya. Kyuhyun memeluk istrinya dari belakang, mengusap tengkuk Sungmin dengan lembut, berusaha menghilangkan rasa mual yang diderita Sungmin.
.
"Hiks..hiks.. mual Kyuhhh… hiks.. perutku terasa seperti penuh sekali…"
.
Kyuhyun mengurut tengkuk istrinya perlahan "Ssttt.. aku disini, apa kau kemarin malam sudah makan sayang sebelum tidur?"
.
Sungmin menyenderkan kepalanya di dada Kyuhyun, tubuhnya terasa lemah sekali, seluruh isi perutnya sudah keluar, dan kini tubuhnya sama sekali tak bertenaga. Kyuhyun membimbingnya ke arah tempat tidur mereka, membantu istrinya itu duduk dengan benar..
.
"Kita ke dokter ya sayang.. aku tak ingin kau kenapa-kenapa…"
.
"Anni Kyu, mungkin hanya masuk angin biasa…"
.
Kyuhyun tersenyum melihat wajah imut sang istri yang kini tampak sedikit pucat, tangannya terulur mengelus pucuk kepala sang istri, membelai wajah mulus istrinya..
.
"Baiklah… kalau begitu istirahatlah sayang.. aku akan memesan makanan dulu yah..."
.
Sungmin mengangguk pelan "Kyunnie… bisakah aku meminta tolong?"
.
Kyuhyun tersenyum "Nde, apa sayang?"
.
Pipi Sungmin merona sebelum mengucapkannya "Aku ingin mandi, badanku lengket sekali, tapi badanku lemas Kyu.. bisakah kau mandikan.. ahh.. anni, maksudku membersihkan tubuhku dengan semacam handuk kecil saja, dan setelah itu memakaikan pakaianku…"
.
"Tentu saja.. sebentar yah aku ambil peralatannya dulu…"
.
"Mianhe Kyu, di hari ulang tahunmu, aku malah membuatmu repot…"
.
"Bukankah aku sudah mendapatkan hadiahnya barusan…. Heheheh… aku mencintaimu sayang, apapun untukmu akan kulakukan…"
.
Wajah Sungmin semakin merona mendengarkan perkataan suaminya "Gomawo nde Kyunnie…. I Love you too…"
.
Kyuhyun tersenyum begitu tulus dan kemudian membantu Sungmin membaringkan tubuhnya perlahan di atas tempat tidur yang masih tampak berantakan itu. Kyuhyun dengan segera menyiapkan alat untuk membersihkan tubuh istrinya..
.
Kyuhyun membersihkan tubuh istrinya dengan begitu hati-hati, mengusapnya dengan handuk kecil yang halus, sesekali bibirnya mengecup bagian tubuh istrinya yang sedang dibersihkan, membuat Sungmin berulang kali protes dengan kelakuan suaminya yang begitu pervert sekaligus menyenangkan.
.
"Cha… sudah selesai sayang, sekarang ayo pakai piyamanya…"
.
Kyuhyun dengan telaten memasangkan pakaian Sungmin, mengancingkannya dengan benar, dan memastikan bahwa istrinya sudah tampak cantik di matanya…
.
"Gomawo nde nae yeobo… nan jeongmal saranghanda…"
.
Sungmin begitu berterimakasih dengan segala curahan cinta Kyuhyun yang tak pernah padam, bahkan cinta suaminya terus berkobar dan menggelora, hingga membuat Sungmin tak sanggup untuk berpisah dari sang suami..
.
"Nde, cheonma… Nado saranghanika…."
.
Kata cinta setiap hari, tak cukup mengungkapkan begitu berartinya mereka di hati masing-masing pasangannya, kedua saling memandang dan tersenyum begitu manis. Kyuhyun mengelus surai hitam milik istrinya yang kini sedang menyamankan dirinya di balik selimut…
.
"Aku akan memesan makanan untuk kita dulu Ming, kau harus makan sayang, perutmu sudah kosong karena kau muntah tadi,, tunggu sebentar nde…"
.
Kyuhyun keluar dari kamar mereka berdua, menuju meja telepon yang memang sudah menjadi salah satu fasilitas villa yang mereka sewa. Memencet beberapa nomor untuk memesan makanan. Saat Kyuhyun masih sibuk dengan pesanannya, terdengar kembali suara Sungmin yang ingin memuntahkan kembali isi perutnya.
.
Dengan segera Kyuhyun menyelesaikan pesanannya, dan segera berlari menghampiri sang istri yang kini terduduk lemah sembari memegangi perutnya. Wajahnya memucat, menandakan dia menahan rasa mual yang singgah di perutnya. Kyuhyun dengan sigap mengangkat tubuh lemah istrinya dan kemudian mendudukkan tubuh sang istri di atas tempat tidur…
.
"Mual lagi?"
.
"He'em….."
.
"Ming, kumohon kali ini jangan membantah… aku akan panggilkan dokter yang bisa dipanggil kesini, aku akan bertanya pada orang-orang.. kau tunggulah disini, aku janji akan sebentar sayang…."
.
Sungmin hanya bisa menganggukan kepalanya lemah, tak guna juga melawan suaminya dengan kondisi tubuhnya yang begitu lemah. Mengapa tiba-tiba seperti ini, seharusnya hari ini dia bisa membahagiakan suaminya, hari ini adalah salah satu hari paling membahagiakan bagi suaminya. Namun karena dirinya, kini sang suami sibuk untuk merawatnya…
.
"Mianhe Kyunnie… mianhe…"
.
Air mata menetes dari mata foxy indah miliknya, mengalisr membasahi kedua pipinya. Sungmin merasa dia gagal menjadi seorang istri yang baik bagi suami yang teramat mencintainya itu. Diusapnya berulang kali air matanya yang seakan tak ingin berhenti mengalir, kekecewaan menggelayuti hatinya, mengapa dirinya begitu merepotkan… bahkan disaat bulan madu seperti ini…
.
Cklek~
.
Terlihat siluet sang suami dengan pria paruh baya memasuki kamar mereka berdua, keduanya tersenyum melihat wajah heran Sungmin. Kyuhyun menghampiri sang istri, mengelusnya pelan, seakan membuat istrinya tenang..
.
"Ini Park uisanim Minnie, dia akan memeriksamu… aku sudha mengatakan keluhanmu sayang…."
.
Sungmin tersenyum lemah "Gomawo nde uisanim, sudah mau datang untuk orang asing seperti kami…"
.
Dokter Park tersenyum "Tak apa, mari Nyonya Cho, saya periksa dulu…"
.
Sungmin kini berbaring, Kyuhyun menggenggam tangannya erat, seakan mengisyaratkan bahwa semua baik-baik saja. Dokter Park masih sibuk memeriksa dan membuat analisa tentang penyakit apa yang diderita Sungmin. Tak lama kemudian, senyum terkembang dari kedua bibir pria paruh baya itu…
.
"Tuan Cho… Nyonya Cho…"
.
"Nde…." Sahut keduanya…
.
"Selamat….."
.
Kyuhyun mengerenyit heran "Selamat untuk apa dokter…?"
.
Sang dokter tertawa pelan "Nyonya Cho, kapan anda terakhir kali datang bulan?"
.
Sungmin mengerucutkan bibirnya, mencoba mengingat tetang pertanyaan sang dokter "Sepertinya saya sudah telat seminggu lebih uisanim, seharusnya seminggu yang lalu saya datang bulan.. waeyo?"
.
Keduanya berdebar menunggu jawaban sang dokter, penasaran sekaligus takut, namun apapun akan mereka hadapi baik buruk yang akan dikatakan dokter Park…
.
"Nyonya Cho positif hamil, dan usia kandungannya sudah dua minggu, selamat saya ucapkan Nyonya, dan Tuan Cho.. selamat…."
.
Kedua mata pasangan suami istri itu membulat kaget, tak ada yang menyahuti ucapan sang dokter…
.
Grepp~
.
"Ming-ah… aku akan jadi ayah… aku akan jadi appa…. Gomawo nde chagiyahhhh….."
.
Sang dokter tersenyum puas, dia sudah terlalu sering menemukan kebahagiaan seperti ini, dan rasanya tak pernah bosan. Kebahagiaan pasiennya adalah kebahagiaannya juga,,,
.
"Hiks…hiks.. jeongmalyo, aku akan jadi umma Kyu… hiks.. aku senang sekali… hiks…"
.
"Sekali lagi chukkae nde…"
.
Dokter Park menyalami kedua calon orang tua itu dengan senyum yang tak lepas dari wajah paruh bayanya…
.
"Gomawo uisanim, jeongmal gomawo…."
.
Mereka berdua membungkukkan tubuhnya sejenak mengucapkan terima kasih yang teramat sangat pada sosok dokter yang penuh wibawa itu…
.
"Hanya saja nyonya Cho mengidap anemia yang cukup parah, saya harap nyonya dapat menjaga pola makan dan nutrisi baik untuk ibu dan calon bayinya…"
.
"Nde uisanim, saya akan menjaganya dengan baik…" ucap Sungmin dengan penuh semangat…
.
"Tentu saja uisanim, saya akan menjaga istri saya semaksimal mungkin. Terima kasih atas bantuannya…"
.
"Baiklah saya kembali dulu… sekali lagi chukkae…."
.
Kyuhyun mengantarkan doketr Park sampai di depan villa mereka, dan setelahnya segera kembali ke kamar menemui sang istri..
.
"Ming-ah… gomawo.. jeongmal gomawo, kau sudah mau menjadi pendamping hidupku dan kau juga tengah mengandung buah cinta kita…. Aku begitu mencintaimu sayang…."
.
Sungmin yang kini tengah menyenderkan kepalanya di dada sang suami, tersenyum begitu senang "Jeongmal gomawo nde, sudah memilihku untuk menjadi pendampingmu, aku juga begitu bahagia Kyu. Kita jaga buah cinta kita bersama, mendidiknya menjadi anak yang dapat kita banggakan kelak…"
.
Chu~
.
Kyuhyun mengecup pucuk kepala istrinya, merapatkan pelukan mereka, dan menyalurkan perasaan hangat yang tengah meliputi keduanya…
.
"Kau tahu Ming…"
.
"Apa….?"
.
"Aku sangat…sangat…sangat… mencintaimu…."
.
"Hihihi.. aku tahu itu, aku juga sangat…sangat.. mencintaimu Kyunnie…"
.
Kyuhyun menarik tubuh Sungmin agar semakin merapat pada tubuhnya…
.
"Dan kau tahu Ming…."
.
"Apa lagi….?"
.
"Kau dan calon anak kita adalah kado terindah yang pernah aku terima dari Tuhan…."
.
Sungmin mendongak untuk melihat wajah sang suami, dan tersenyum begitu manis ke arah sang suami…
.
"Terima kasih nae yeobo…. Kau dan calon anak kita juga adalah kado terindah yang pernah aku terima dari Tuhan…."
.
.
.
.
.
.
.
.
FIN~
.
.
Astaga…..?~
.
Sekali lagi saya gagal tepat waktu untuk project Ultah Kyunnie ini…
.
Tapi saya sudah janji untuk membuatnya, dank arena sempatnya baru saja, yah maafkan saya, baru bisa di publish sekarang….
.
Otte?! Second NC by Me.. wkwkwkwk… Gatot…. #ngeeekk~
.
NCnya kayaknya gak seromantis yang waktu ultah Ming, kayakanya sih gitu… ini lebih cenderung ke nafsu(?)nya kayaknya.. maklumin yah, kan udah nikah… #ApahubungannyaCoba~
.
Dan wow…. 7000 word, semoga gak bosen… #GakMungkin~
.
Sorry for typo, udah aku edit sih, kalo ada yang masih nemu, mianhe nde, matanya udah kedutan minta bubu' #plak#plak~
.
waktunya bales review...:
Guest : nih dah muncul, repiu lagi nde..^^ gomawo...
Fishy : nih udah ada chingu, mianhe telat banget, hohoho.. repiu lagi yah, gomawo...
zahratus shyita : aigooo... jeongmalyo, aku malah mikir nih FF yang paling ngaco. repiu lagi ya, gomawo..
Cul Ah : hahaha.. saya cuma bisa feel baca kalo yaoi, kalo bikin gak bisa,, mianhe... gomawo udah baca
nurichan4 : iya kah, kayaknya saya udah bkin dosa dengan bkin nih FF.. repiu lagi yah... gomawo
hyuknie : nih udah di lanjut, moga suka, gomawo..^^
Hyugi Lee : gomawo, Alhamdulillah berarti aku berhasil bkin nih smut romantis, cz takutnya nafsu(?) doang yang keliatan, hehe... gomawo n repiu lagi yah..
ChoKyunnie : nde chukkae utk kyumin, gomawo udah mau baca...
minnieGalz : nih udah muncul chingu, semoga suka yah... dan mohon repiu lagi nde...
Elisa silvia'Elf teukieKyumin : HOT kok malah lari ke WC.. -_-'... gomawo nde udah baca, nih repiu lagi yah...
Kms : gomawo...^^ nde, nih udah lanjut, moga suka...^^
is0live89 : nde, KyuMin is REAL...! #JiwaKMSBerkobar~.. gomawo udah baca, reoi lagi nde..
: walah... susyah nih mau kasih tau nih FF, emang ratednya agk susah(?) di baca,,, #Ngekk~... mianhe kalo bosen yah saeng... FF yang lain masih on going kok statusnya...
rainy hearT : nde gomawo...^^ semoga suka yah chingu...
kim kyuna : chessy? really? gomawooo.. hehehe... its so too late for publish, but i always try to finished this FF. semoga masih bisa dinikmati...^^ gomao udah mau baca...
Park Min Rin : awww... mianhe... #BelagakKenaSantet~ saya orang yg sibuk#PlakSokAmat~ yah, gini nih klo authornya udah banyak ngabisin waktu buat ngantor.. jadinya nelat mulu... gomawo nde udah baca, repiu lagi yah...^^
aii haryani : mianhe kalo sempet bkin bingung, sengaja sih.. #pLak#plak~ gomawo udah baca, repiu lagi yah...^^
coffeewie kyumin : hehehe...saya gk mau ribet dg yang namanya pihak k3, makanya aku bkin aja si hanna nerima kalo kyu suka sama Ming, wkwkw#kejem~ gomawo udah baca, repiu lagi nde..^^
kyuminalways89 : iya, saya juga ikut seneng (?) gomawo nde...^^
Yefah KyuminShippClouds : waeyooo?
Fujimoto Yumi : huruf 'O' nya panjang amat... keliatan nih anak mimisan..#pletak~ ini udah umma lanjut, umma tau kamu suka ajah sama yg beginian... #GetokKepalaUmu~
.
akhirnya udah selesai bales repiunya...
.
And the last, saya mau ucapin "SAENGIL CHUKKAE FOR NAE APPA…! Saengil chukkae CHO KYUHYUNNIE~"
.
Semoga makin ganteng, makin dewasa, makin terkenal, makin sayang Umin, dan semoga cepet nikah sama Umin…,
.
And the second last #plak….
.
REVIEW NDE….!
