~Where Is The Love~ Desclaimer: Masashi KishimotoGenre: Romance & FriendshipRated: T+WARNING: OOC, TYPOS, Garing, Gaje, Alur lambat, Cerita berbeli-belit, jelek de el :: Sasuke.U & : SasuSaku, SaiIno

Summary: Sakura dan Ino adalah sahabat sejak kecil, Ino sangat mendambakan pangeran sekolah yang bernama 'Sasuke Uchiha' dan sering sekali Ino mencurahkan isi hati nya tentang Sasuke kepada Sakura, namun apa jadi nya jika 'Pangeran sekolah' tersebut jatuh hati pada Sakura? Akan kahh persahabatan yang telah dibangun selama bertahun-tahun oleh Sakura & Ino hancur begitu saja hanya karena seorang 'Sasuke'?

Happy Reading ^_^...

Sementara Sakura dan sahabat-sahabatnya menuju kekantin untuk mengisi perut.

"Kalian duluan saja, aku ingin ke toilet sebentar" Ujar Sakura sambil menunjukan cengiran manisnya kepada teman-teman nya.

Sakura pun menuju toilet dan tiba-tiba saja Ia menabrak pria paruh baya berambut keperak-perakan dan memakai cadar hingga Sakura terjatuh duduk

"Gomen Sakura" sesal pria tadi

"Tak apa Kakashi-sensei, aku sudah sering ditabrak oleh mu!" Ucap Sakura kepada pria yang diketahui bernama Kakashi sambil mengusap-usap bokong nya yang barusan terbentur lantai.

"Hehe Sakura, bisa kau menolongku?" Tawar Kakashi

"Tolong apa?" Tanya Sakura

"Tolong panggilkan Uchiha Sasuke dikelasnya, dan suruh dia untuk menemui ku di ruangan ku!" perintah Kakashi seenak nya

"Humm baikalah" dengus Sakura lesu

"Arigatou Sakura, kau memang murid teladan"

.

.

.

.

Sesampai nya dikelas 12-A~

Sakura masuk ke kelas itu dengan ragu-ragu, pasalnya baru pertama kali Ia harus berhadapan langsung dengan Sasuke.

~POV Sakura~

Umm kelas ini sepi sekali tapi hanya ada dua orang dikelas ini dan sepertinya aku pernah melihatnya, si senpai kepala merah, yaa, nama nya Gaara Ia sedang mendengarkan lagu dengan headphone yang terpasang. Dan yang satu nya lagi aku tidak tahu siapa, karena wajahnya tengah ditenggelamkan ke dalam lipatan tangan nya mungkin Ia sedang tidur rambutnya seperti pantat ayam..

.

.

Pantat Ayam?

.

.

Berarti itu Sasuke-senpai! Dangan sedikit agak tegang aku pun membangunkan nya dengan pelan.

"Ohayou Sasuke-senpai, kau dipanggil Kakashi-sensei diruang guru." Ucapku dengan suara yang sedikit pelan. Namun tidak ada jawaban dari Sasuke-senpai, aku pun menoleh ke arah Gaara-senpai bermaksud untuk meminta bantuan nya, ya perlu ku akui Gaara-senpai sangat keren, wajah stoic nya membuat ku merinding. Karena merasa diperhatikan oleh ku, Gaara-senpai menoleh kan wajah nya dan menatap ku balik, aku pun menampilkan senyuman terbaik ku di depan Gaara-senpai, Namun Ia tidak membalas senyum ku, Ia hanya menatapku dengan wajah datarnya saja uhh menyebalkan. Aku pun melanjutkan tujuan ku kemari untuk membangunkan Sasuke-senpai.

"Sasuke-senpai, kau dipanggil Kakashi-sensei." Kali ini suaraku sedikit lebih keras dari yang sebelumnya

"…" masih belum ada jawaban dari si pantat ayam ini! Sekarang aku sudah mulai kesal!

"Sasuke-senpai!"

"….."

"Senpai"

"…"

"Apakah dia mati?"

"….."

"SENPAAIIIII KAU DIPANGGIL KAKASHI-SENSEI DIRUANG GURU" habis sudah kesabaranku untuk membangunkannya secara halus.

~POV Sakura's End~

Teriakan Sakura sukses membuat Gaara mendelik pada Sakura

'Gadis berisik!' umpat Gaara dalam hati.

"Berisik!" teriakan Sakura sukses membangunkan Sasuke yang sekarang sedang menatap horror dirinya. Matanya berkilat tajam

"Go-gomenasai gozaimasu Sasuke-senpai" Wajah Sakura sedikit agak pucat, mungkin karena ketakutan dengan tatapan Sasuke yang seperti setan itu.

"Ada apa?" Tanya Sasuke kembali berwajah datar

"Ka-kau dipanggil Kakashi-sensei diruangannya" jawab Sakura masih dengan takut-takut.

"Tidak mau" Ucap Sasuke seraya menenggelamkan kepalanya kembali ke lipatan tanganya.

"A-apa?" Sakura membelalakan matanya tidak percaya melihat Sasuke yang ingin melanjutkan tidurnya

"Aku bilang tidak mau PINKY BA-KA!" tungkas Sasuke seenaknya

Sakura sangat marah ketika Sasuke mengucapkan kalimat terakhir yang di ajukan pada nya 'PINGKY BAKA'

"Heh apa kau bilang? Siapa yang kau maksud Pinky Baka heh? Seenaknya saja kau berbicara! Dasar Pantat Ayam!" balas Sakura dengan penuh amarah

"Siapa?" balas Sasuke datar

"Tentu saja kau tuan U-chi-ha, kau tidak sadar heh? Kalau model rambutmu itu seperti pantat ayam!" cerocos Sakura, kemarahan Sakura membuat dirinya lupa bahwa sekarang ia sedang berhadapan dengan sang Uchiha.

Sasuke berdiri dari duduknya, Ia menatap mata emerald Sakura dengan tatapan mematikan, sepertinya Ia sangat marah pada Sakura.

'Matanya seperti setan, seram sekali' batin Sakura dalam hati

Padahal peperangan sedikit lagi akan dimulai, tetapi sahabat-sahabat Sasuke tiba-tiba saja datang.

"Oi Teme, ada apa ini?" Tanya Naruto yang kebingungan menatap kedua insan yang sedang saling menatap horror satu sama lain.

"Hey Sakura-chan, Apa kabarmu?" Tanya Sai tiba-tiba seraya membelai rambut pink Sakura. Sakura bergidik ngeri ketika Sai membelai rambutnya, Ia pun memutuskan untuk keluar dari kelas Sasuke daripada harus jadi korban Sai yang berikutnya.

Saat sampai di pintu keluar kelas, Sakura menyempatkan diri untuk ngomel-ngomel gaje "DASAR KALIAN, COWOK SETAN! TERUTAMA KAU UCHIHA SIALAN! DASAR PANTAT AYAM IDIOT!" Teriak Sakura sambil menjunjuk-nunjuk Sasuke dkk, Sakura pun berlari keluar dari kelas Sasuke sambil ketakutan, sebenarnya Sakura tahu kalau situasi berat akan menimpanya jikala ia mengatakan kata-kata yang begitu kasar pada Sasuke.

"Hoaamm, gadis merepotkan!" Ujar Shikamaru sambil menguap

~POV Sasuke~

Si Pingky itu bilang apa tadi?

.

.

.

Uchiha Sialan?

.

.

.

Pantat Ayam?

.

.

.

Idiot?

.

.

.

Cowok setan?

.

.

.

Dan yang lebih parahnya lagi semua kata—kata itu ditujukan padaku!

"Arrghh .." Geram Sasuke frustasi seraya mengacak-acak rambut raven nya dan tentu saja itu membuat gadis-gadis yang tidak sengaja melihatnya berteriak histeris karena melihat Sasuke yang sedang stress hari ini, menurut mereka itu sangat keren.

Sai terkikik geli melihat sahabatnya dibuat frustasi oleh seorang gadis.

"Kau mau kubunuh, Sai?" ancam Sasuke dengan wajah datarnya namun membuat siapa saja yang mendengarnya terasa ngeri dan memilih untuk melarikan diri.

TBC

Ya sudahlah,, terimakasih sudah menyempatkan diri untuk buang-buang waktu membaca fict abal bin jelek ini ^_^

Akhir kata

.

.

REVIEW PLEASE ^_^