Disclaimer : GA bukan punya aku,punyanya Tachibana Higuchi

Di sini Mikan sudah berumur 14 a.k.a (3 SMP) begitu juga temen temen yang laen selain Yōichi Hijiri a.k.a Yo-chan dia kelas 2 SMP,waw pasti keren banget ya (Authornya lagi ketawa nih).

Terus , murid-murid Akademinya tidak menginap , di perbolehkan , akademinya seperti sekolah biasa,gag ada alice terus ada OSIS.

-XXxxXXooOOooXXxxXX-

Buzz ! .. Buzz ! radio 958.1 , ON !

Kru kamera ! pusatkan kamera ke Author .. "Siap"

Awlia: Hallo para pembaca setia yang telah menunggu cerita ini , pertama tama , saya ingin menyampaikan Terima kasih yang telah me-Review cerita saya di chapter 1 , muahh muaah .. terus saya ingin minta maaf yang sebesar besarnya kalo cerita ini sempat vakum , karna Author yang bego ini lagi UN . saya juga ingin REVIEW-nya , terus Blablabla ~

Sutradaran : Oii ! *ngelempar kaleng * . Jangan ngerocos terus dong, kapan di mulai ceritanya !

Awlia: Aww ! *kalengnya berhasil mendarat di kepala authornya* . Haduu ! Baweel banget sih lo, siapa yang ngerocos terus ! okkeeeh , kita lanjutin di akhir cerita aja deh ya smuanya ! Saya akan mempersembahkan ..

Gakuen alice

Author: Awlia

.. Kecemburuan ..

- Cerita sebelumya -

Nonoko membaca , dan terkaget kaget melihat isi surat tersebut.

"Wah , Mikan-chan kamu dapat LOVE LETTER" teriak Nonoko gembira.

Seluruh kelaspun memperhatikan mereka berdua,dan langsung menekuni kegiatan masing masing. Hanya teman dekat Mikan yang langsung mengkerubuni Mikan.

"Wah, mana ? mana ? " teriak Anna dan teman temannya.

Pada saat mereka sedang membicarakan tentang LOVE LETTER tersebut , siapa sangka ..

Natsume melihat kearah Mikan dengan tatapan yang tajam .

Jeng jeng ..

MIKAN POV ~

Teng .. Teng .. ~

Teman-teman Mikan bubar , setelah mendengar bel masuk , mereka duduk di tempat masing masing ..

" Greeek ! "

Jin jin masuk , dengan biasa membawa tongkatnya dan mukanya yang horror ..

" Selamat pagi anak-anak" sapa Jin jin ..

" Pagi .. " seluruh anak kelas menjawabnya dengan serentak ..

Jin jin pun menjelaskan pelajarannya dengan tegas. Seluruh anak memperhatikannya selain Mikan yang melamun dengan pikirannya sendiri ..

" Aduh , gimana nih ? Aku baru pertama kali nih dapat love letter " sangkin paniknya . Mikanpun menghela nafasnya sekuat-kuatnya ," Haaaaah " ..

Tanpa sadar ,Jin jin sudah berada di sampingku , " Mikan ! Apa yang kau lakukan , apa kau tidak senang dengan pelajaran saya ? , atau kamu sudah terlalu pintar , sampai-sampai tidak memperhatikan pelajaran saya ?"

Aku hanya bisa menjawab " Heeee ? " , tongkat Jin jin sudah mulai mempercikan butir-butir listrik , Jin jin melototi Mikan dengan tampang horrornya dan membentak

" Sekarang , kamu harus mengerjakan soal-soal yang saya tuliskan di papan tulis , dan langsung jelaskan kepada teman-teman mu cara dan rumusnya .. "

Dengan langkah lesu , aku maju ke depan kelas , dan melihat papan tulis yang penuh tulisan tulisan yang aku tidak mengerti .. setelah 2 menit berdiri di papan tulis , keringat dingin mulai bercucuran .

"engg ? , engg ? " aku bergumam sendiri seakan akan sedang berfikir ..

" Mikan ! , kamu harus bediri selama jam pelajaran saya , dan jangan perotes " Jin jin pun akhirnya menjelaskan pelajarannya lagi , sedangkan Mikan habis menahan malu di pojokan kelas .

Teng .. Teng .. ~

Jam pelajaran Jin Jin sudah habis , waktunya untuk jam istirahat , " Huaah , akhirnya " desahku .

Aku pun duduk di bangku kelas , tidak selera untuk makan maupun main dengan teman-teman , rasanya hari ini capek lahir dan batin , " Haaaah ~ " desah ku lagi ..

Natsume POV ~

" Haah , si bodoh itu bisa bisanya mendapatkan surat begituan " pikirku geram .

" Natsume , kamu mau kemana ? jalan mu salah , bukannya kita mau ke kantin ? " tanya Ruka

" Hah ? ooh .. Aku mau ke tempat biasa aja , Aku gak jadi " sambil terus berjalan

" Haa ? Natsume , kamu kan belum makan dari tadi pagi " tanya Ruka lagi .

" Tidak apa apa , kamu saja yang makan , aku tidak berselera " sambil meyakinkan kalo aku tidak lapar .

" Ooh , ya sudah , nanti aku akan membelikan kamu roti , kamu tunggu saja " Ruka pun berlari sambil mengelus kelincinya .

" yaa " jawabku pelan , ntah dengar atau tidak aku tak peduli .

Sambil menulusuri lorong sekolah , aku berjalan ketempat biasa aku bersantai , tapi tiba tiba aku merasa tidak ingin ke tempat itu , aku langsung menuju ke kelas .

Di depan pintu terdengar suara yang tidak asing , " Hah , si polka ngapain ngomong sendiri ?"

Aku pun berhenti sambil menyimak apa yang di ocehkan sama si bodoh itu .

Suara dari dalam : "surat cinta – pertanyaan dari teman teman yang membuat tambah bingung – kena hukuman dari Jin jin.. " Haaaah ! "

MIKAN POV ~

" Haaaah , sepi banget sih " desah ku untuk berulang ulang kalinya ..

Aku pun berjalan menuju jendela untuk menghirup udara segar , sambil bergumam apa yang telah terjadi tadi pagi , "surat cinta – pertanyaan dari teman teman yang membuat tambah bingung – kena hukuman dari Jin jin .. " Haaaah ! " desahku sekeras kerasnya ..

Aku pun membaca surat itu kembali , "Mikan aku selalu memperhatikan kamu , kamu ternyata anak yang manis ya .With LOVE , lelaki yang selalu memperhatikanmu "

Aku pun memegangi surat itu sambil melamun " Apa aku manis ? " gumamku tanpa sadar .

Tiba tiba ada suara yang tidak asing terdengar dari belakang , " Hei . "

Aku pun berbalik dan tidak salah lagi , Natsume sudah ada di depan ku " Hei , polka ..

Kamu memang udah bodoh ya , ngomong sendiri lagi "

" A-a-apa kamu dengar ? " tanya ku .

" Ya " jawab Natsume sesingkat-singkatnya .

" oo , kamu udah makan Natsume ? " jawab ku tanpa pikir pikir , " Aduuh , kok aku jadi salah tingkah gini " teriak ku dalam hati .

" Heh ? " Natsume pun menatap muka Mikan .

"Aduuh , Natsume kok natapnya gitu , aduh ? " Mikan panik sambil bertanya tanya ke dalam hatinya .

-XXxxXXooOOooXXxxXX-

Buzz ! .. Buzz ! radio 958.1 , ON !

Awlia : Para pembaca , saya mengundang Mikan !

*Mikan melambaikan tangan ke kamera sambil tersenyum manis .*

Mikan : Haai , makasih ya awlia sudah mengundang saya kemari .

*Awlia meluk meluk Mikan , sambil nangis haru , bisa ketemu Mikan face to face*

Awlia : Mestinya saya yang berterima kasih ke kamu *masih meluk

Sutradara : Oii ! dibilangin , kamu jangan gila dulu dong , mau cepat ini , udah tengah malam

Awlia : Huaah , iya , iya deh -_- . Mikan ,kamu mau ngebantu Promosiin ceritaku gak ? supaya para pembaca NG-REVIEW cerita aku ..

Mikan : dengan senang hati (sambil tersenyum)

Awlia : Ooouch , silaaauuuu !

Sutradara : Aduuh ! lu gak becus amat sih , banyak gaya lagi .. haduu !

Awlia : *JLEB ! oii , lu bawel amat ya , siapa sih yang nge-ngontrak ni sutradara ?

Si bos : Aku Awlia , ada masalah ?

Awlia : Ampyuun DEJEH , okeeh .. Makasih ya yang udah baca fanfict aku *nangis terharu ~

Saatnya Baca surat , GENJREEENG !

TO : Uchiha Hazuki-chan

Hehe , iia ya , semoga di serita selanjutnya gak ada kesalahn ya :P

Dan makasiiih banget udah ne-review cerita author yang pemalas ini , terus ikuti kelanjutannya yaa ..

Thankyou , Awlia ~

TO : semua yang ng-review ..

Makasih banyaaaak . yang udah ngreview cerita ini

Saya sangat bertrima kasih

Awlia : Kita akhiri sampai di sini ya teman teman *dadah dadah *

(tiba tiba lampu studionya mati)

Awlia : Kyaaaa! Mati lampu nih .

Sutradara : Oii ! emang di matiin OOn ! kamu kebanyakan ngomong , smua kru udah pulang -_-

Awlia : wheew , ternyata kamu baeeek juga ya , nungguin aku

Sutradara : Siapa bilang! orang aku jga udah mau pulang , tadi abis ke kamar mandi makanya ditinggal juga ..

Awlia : Yeeee !

Buh bye , tetep dukung AWLIA eaa ..

REVIEW !

… PLEASE …

.