Chapter 2
Step Brothers
Kise x Kuroko
Kuroko POV (Point Of View)
Kuroko POV
"KUROKOCCHI?!" Kise-kun berteriak kaget saat melihatku berdiri di depan rumahnya.
Jelas, karena yang pertama adalah, bahwa aku merupakan anak dari calon suami mamanya Kise-kun. Kedua, bahwa ini adalah aku kuroko Tetsuya.
Aku pun bisa dibilang tidak percaya bahwa aku akan tinggal satu rumah dengan Kise-kun. Entah ini adalah takdir atau apa, tapi aku sangat senang. Jujur saja bahwa, aku menyukai Kise-kun.
Tapi sayangnya aku tahu bahwa ia adalah playboy kelas dunia, dan dia tidak akan tertarik oleh diriku yang datar, dan mengecewakan ini.
"Mohon bantuannya," Kataku dengan hormat kepada Kise-kun dan mamanya.
"Mohon bantuannya juga Tetsuya-kun!" Jawab mama Kise-kun dengan semangat. Sedangkan Kise-kun sendiri masih terbengong-bengong oleh fakta ini.
"Kalian sudah saling mengenal ya? Bagus kalau begitu," Papaku pun dengan lega bahwa anaknya tidak akan kesusahan berkomunikasi dengan anak calon istri barunya itu.
"Iya, kami sama-sama satu klub dan sekolah sewaktu smp"
"Baguslah!" Sentak Papa dengan penuh semangat sambil memukul punggungku yang tipis ini. Mungkin punggung ini menjadi santapan yang nikmat untuk dipukul.
Aku lalu pergi ke atas untuk melihat kamar baruku yang akan kutinggali mulai sekarang. Tentu saja aku tidak akan meninggalkan rumahku yang sebelumnya, tetapi hanya saja akan lebih sering tinggal disini.
Kamarnya ternyata cukup luas dan nyaman untuk ditinggali, aku tidak perlu khawatir dengan pemandangannya juga. Kelihatannya, tempat ini akan menjadi tempat yang enak untuk membaca buku-buku favoritku.
"Kurokocchi?" panggil Kise-kun dari luar pintu kamar. "Ada yang perlu kubantu?"
"Masuklah" aku berkata dengan senang hati. "Tidak ada yang perlu dibantu"
"Hahh~? Tidak ada katamu? Barangmu masih banyak dan kau bilang tidak ada? Pintar," kata Kise-kun seolah meledekku. "Sini aku bantu"
"Hm, baiklah"
Meskipun dari sifatnya dia terlihat cengeng dan manja, sebenarnya Kise-kun adalah orang yang sangat perhatian dan bisa dibilang ia gentle dalam arti lelaki? Aku sangat menghargai sifatnya itu.
Setelah membereskan beberapa barang, kami berdua akhirnya turun untuk makan bersama di bawah. Makanan yang dihidangkan cukup istimewa sebagai makanan ucapan selamat datang.
"Itadakimasu" Ucap kita berempat secara bersamaan sebelum menyantap makanan ini.
"Jadi, apakah kalian satu tim dalam anggota Kiseki no Sedai?" Tanya papa untuk memulai topik makan malam ini.
"He em? Bisa dibilang seperti itu" Respon Kise-kun terhadap pertanyaan papaku.
"Ooh, pantas aku pernah melihat Tetsuya-kun! Pasti disaat kalian bertanding"
"Mungkin saja"
Kami berbincang-bincang mengenai masa lalu dan sebagainya. Pembicaraan ini menyenangkan, karena aku dapat mengenang beberapa hal-hal yang kiranya aku lupakan.
Akhirnya setelah beberapa menit menghabiskan waktu di meja makan, kami pun kembali ke kamar masing-masing untuk tidur malam. Kelihatannya hari ini aku akan tidur nyenyak di rumah baruku.
"Kurokocchiiiii~" Panggil Kise-kun sebelum aku memasuki kamar.
Aku menoleh ke arah Kise-kun. "Ada apa?"
"Hari ini kau tidur saja di kamarku, kita sudah lama tidak tidur bersama seperti ini kann?" Pintanya kepadaku dengan nada menggoda seperti anak kecil.
"Kise-kun.. Kita bukan anak SMP lagi. Itu pun kita tidur bersama dengan anggota lainnya"
"Tapi waktu itu kita tidur satu ranjang"
"Tapi.."
"Sudahlah, ayo sini" Kise-kun menarik tanganku dengan paksa untuk masuk ke dalam kamarnya. Meskipun tampangnya seperti itu, genggamannya sangat kuat sehingga aku tidak dapat melepaskannya.
"Nah, nah. Begini bisa kan? Sebenarya tempat tidurku terlalu luas untuk satu orang"
Kise-kun dengan semangatnya langsung menarikku ke tempat tidurnya dan membungkusku dengan selimut seakan kita sudah siap untuk tidur malam hari ini.
Tidak disangka, kamar dari seorang playboy ini cukup rapi. Tetapi, aku memang tidak menduga kalau kamarnya akan berantakan, dia terlihat seperti orang yang menjaga imagenya luar dalam.
"Kurokocchi, kau membawa buku?" Tanyanya sambil mengintip dari selimut.
"Tidak, kenapa?"
"Biasanya kau membaca buku sebelum tidur, bukan? Kalau gitu, baca aja ini" Kise-kun mengeluarkan buku dari bawah tempat tidurnya yang berjudul Alice In Wonderland.
...
..
"Kise-kun.. Aku bukan anak kecil"
"Hahh, sudahlah. Itu Alice In Wonderland versi baru, jadi kau pasti suka. Aku sudah membacanya"
"Kau membaca buku..?"
"Yah, kadang" Katanya dengan selipan senyum kecil di wajahnya.
"Baiklah, aku baca"
"Hm hm, selamat tidur" Kise-kun membalikan badannya dan menutup matanya.
Aku langsung menyalakan lampu tidur dan mulai membaca buku Alice In Wonderland dari Kise-kun. Setelah beberapa menit membacanya, ternyata buku ini cukup seru juga dan menyenangkan. Tanpa kusadari, mataku pun sudah mulai mengantuk.
Bersiap-siap untuk tidur, tiba-tiba Kise-kun badannya memutar balik ke arahku dan memelukku dari belakang. Sepertinya dia menganggapku guling.
Aku masih tidak mengerti kenapa hidupku akan menjadi seperti ini, dan apakah seperti dibuku bahwa hal ini bakal menjadi sejarah yang baru?
Lelah, aku pun mulai menutup mataku. Tetapi, entah kenapa menjadi susah, mungkin karena Kise-kun yang masih memelukku dari belakang ini yang membuatku susah untuk tidur.
Apakah hari ini aku dapat tidur dengan nyenyak seperti kataku tadi?
Yang pasti, hari ini merupakan sejarah baru hidupku yang sangat membahagiakan bagaikan vanilla milkshake.
...
(Kenapa harus vanilla milkshake)
Yeyy, bagaimana? Entah ya kalau ceritanya kecepetan biasanya di kritik gitu sih. Semoga aja nggak kali ini, makanya aku jadi selow banget tahap demi tahap. Btw, ini bakal jadi panjang deh kayaknya, soalnya aku memang mau niatin bikin cerita yang panjang. Mungkin terinspirasi dari beberapa cerita di wattp*d tapi aku niatin mau bikin kikuro fics dan di ff. Jadi sabar aja kalo emang ada yang mau ngikutin yee. /yha
Terus memang di kuroko POV bahasanya bakal lebih sopan dan aneh, soalnya gitulah kalian ngerti kan kuroko kayak apa. Kalo di kise bakal lebih ke bahasa sehari-hari gitu lel
Akhir kata, aku usahain update tiap minggu atau bahkan lebih cepet soalnya banyak waasek. Okeelah, jangan lupa reviewnya ya guyss, makasehhh
