Uri Kyuhyunie ~
Main cast: Cho Kyuhyun, Kim Heechul, & Other cast
Genre: Family, Brothership
Rate: K+
Disclaimer: Semua cast dalam fanfic ini adalah milik Tuhan Yang Maha Esa, tetapi fanfic ini ASLI milik saya.
Warning: Typo(s), masih dalam proses menulis pasca hiatus. Terinspirasi dari drama can you hear my heart. Tapi saya tidak mengikuti alur cerita dari drama tersebut, saya hanya terinspirasi nasib tokoh Bong Young Gyu, untuk peran Kyuhyun disini.Sangatmenerima adanya komentar dari para readers, mau itu saran atau kritikan hanya saja tidak bersifat menghujat.
IF YOU DON'T LIKE? DON`T READ MY FANFICTION. AND NO SILENT READERS
Happy Reading^^
Summary : "Euh? Aku bodoh.. iya bodoh. Karena aku bodoh jangan pergi dari hidupku eomma,appa, hyung"
Author POV
"Kyuhyun ambilkan lobak disana.." Teriak yeoja paruh baya yang tak lain adalah Cho ahjumma
"Ne! eommaaaaaa!" sahut Kyuhyun
Saat ini mereka sedang bekerja di pasar, Cho ahjuma berdagang sayuran dan mereka terlihat sangat sibuk.
"KYUHYUN Palliiiii~~"
"Ah ne eomma, ahjumma-nim changkaman gidalreoyo.." Ucap kyuhyun sambil memberikan beberapa kubis pada ahjumma itu. Dan mengambil lobak untuk diberikan pada eomma nya.
"Igo eomma,"
" Pbabo lamban sekali kau ini. Cepat sanah urusi ahjumma itu, setelah itu antar satu karung sawi itu ke jalan myeongdeong.. kau mengerti?" ucap cho eomma tak kalah sibuk. Sementar kyuhyun hanya menyergit kan alis nya bingung.. menyadari hal itu cho ehjumma kembali memarahi nya.
"Apa yang masih kau lakukan, cepat sanah bekerja!"
"Eomma jalan myeongdong itu dimana?" Tanya Kyuhyun polos
"Aiissshh pbaboKYU, dengar eomma baik-baik. Dari pasar ini kau lurus melewati sungai tempat kau biasa bermain di situ banyak perumahan. Kau cari rumah itu disana, ini alamat nya." Sambil emberikan secarik kertas pada Kyuhyun
"Oh nde~ arraseo eomma" Ucap nya riang dan kembali bekerja.
~Uri Kyuhyunie~
Kyuhyun tersenyum manis dan meletakan karung sawinya karena dirasa punggung nya pegal
"aigoo~ yang mana rumah nya." Ia mulai kembali melihat nomor rumah masing2 di sekitar pemukiman warga itu. Dan kembali melihat isi dalam kertas itu
"HN 17"
"HN 16? Ah bukan, eummmhh sehabis 6 apa? Aisssh pbaboKYU besok kyunie akan kembali belajar."
"HN 17?" Kyuhyun mengamati nomor rumah itu, dan membuka kertas alamat nya.
"AH SAMAAA! Yeaaayyy akhirnya ketemu.." Ucap nya girang kemudian memijit bell rumah itu.
"Nuguseyo~~?" Tanya seseorang dalam rumah
"Kyunie imnida, pengantar sawi dari pasar."
"Ah baiklah tunggu sebentar"
Krriieekkk
"Annyeonghaseyo~" Sapa Kyuhyun riang sambil membungkukkan badan nya. Sementara yeoja di hadapan nya hanya mengangguk dan mempersilahkan Kyuhyun untuk menaruh Sawi itu kedalam rumah nya.
Kyuhyun mengusap peluh yang membanjiri wajahnya, lalu memberikan telapak tangan nya meminta bayaran.
Yeoja paruh baya itu malah menatap Kyuhyun dalam. Kyuhyun mengibas-ngibaskan tangan nya di depan wajah yeoja paruh baya itu.
"Ahjumma? Ahjumma ?"
"Ahh, ne?" Barulah Yeoja paruh baya itu tersadar. Kyuhyunpun kembali merentangkan telapak tangannya.
"Upah.. Kyunie meminta upah ahjummanim~~"
"Arraseo. Chamkanman"
"Igo"
Setelah wanita itu memberikan upah nya pada Kyuhyun, Kyuhyun pun hendak berbalik keluar dari rumah itu sebelum yeoja paruh baya itu menghentikan langkah nya.
"Chamkanmannyeo!"
"Ne?" Kyuhyun tampak kebingungan, tidak biasanya pelanggan ada yang kembali memanggil nya, bukan malah mengusirnya seperti biasa.
"Kyunie neo ireum machi? (nama mu Kyunie kan?)"
"Ne, Waeyo ahjumma?"
"A..aanio hanya saja besok kau harus mengantarkan Kimchi kesini. Arrachi?" Ujar Yeoja paruh baya itu sedikit tergagap.
"Mwo? Ahjumma memesan kimchi?"
"Ne~ sampaikan itu pada eomma mu." Ada perasaan tak suka saat ia mengatakan itu.
"ASSHAA~ arraseo ahjummanim. Gamsahamnida." Ujar Kyuhyun riang dan membungkukkan badan nya memberi hormat. Lalu berlari riang kembali menuju pasar.
Yeoja itu mengikuti Kyuhyun hingga gerbang depan rumah nya, ada perasaan tak rela ketika ia melihat Kyuhyun pergi, tapi ia akan kembali Kyuhyun besok dan itu membuat ia tersenyum kecil.
~ Uri Kyuhyunie ~
"KYUHYUN-AAAHHHH !" Teriak Cho eomma dari dalam rumah, sedangkan Kyuhyun namja itu terlihat sibuk memberi makan anjing peliharaan nya.
"Mwoya? Itu..itu seperti suara eomma?" Tanya Kyuhyun pada dirinya sendiri.
"AISSHHH apa yang sedang dilakukan bocah itu? KYUHYUN BODOH CEPAT KEMARI" Cho eomma kembali berteriak kesal.
"Omo~ it..ituu benar eomma" Kyuhyun segera berlari ke dalam rumah nya walau tidak bisa berlari cepat selayaknya anak normal seusianya.
"Ne eomma" Ujar Kyuhyun menunduk sambil meremas ujung baju yang di kenakan nya.
" YA! Kau itu sudah bodoh, sekarang Tuli eoh? Sekarang cepat antar semua pesanan Kimchi ini ke tempat yang kemarin."
"Kemarin.. kemarin mengantar Satu kantung plastic Sawi ke rumah Shin Ahjumma, satu karung Lobak ke rumah Ahn Ahjussi, 2 kantung plastic tomat segar ke rumah Jung Ahjumma, satu karung—."
"Geumanhae PBABO-YA!" Cho eomma menghentikan ucapan Kyuhyun si bocah yang sedang mencoba menyebutkan semua tempat yang kemarin ia mengantar sayuran jangan lupakan dengan logat-Autisnya.
"Kau menyimpan alamat yang ku tulis dalam kertas kemarin kan?" Cho eomma mencoba bersabar menghadapi anak terbelakang nya ini.
"Ah, ne eomma. Chamkanman Kyunie akan mengambil nya." Kyuhyun kembali berlari kecil memasuki kamar nya dan mengambil secarik kertas yang di berikan eommma nya kemarin.
"Igo~ eomma."
"Kau harus mengantar satu kotak kimchi itu ke alamat yang tertulis di kertas itu JA-LAN MYEONG-DONG HN-17 Arraseo?" Cho eomma kembali menjelaskan dengan penuh penekanan saat menyebutkan salah satu alamat yang tertulis dalam kertas tersebut.
"Myeong-dong HN-17. Arraseo eomma." Ulangi Kyuhyun, agar mengingat alamat itu, lalu berbalik keluar rumah nya.
"AH CHAMKANMANYEO KYU!"
"Waeyo eomma?"
"Aku lupa, tugas mu hari ini selain mengantar kimchi itu, kau harus membantu Ahjumma pemilik rumah itu sampai sore. Arrachi? Kau akan di bayar lebih untuk itu."
"Keundae eomma. Kyunie kan ingin belajar di rumah nanti siang." Ujar Kyuhyun lesu.
"YA! Kau ingin bermalas-malas dirumah? Tugas mu adalah BEKERJA arra?" Cho eomma kembali membentak Kyuhyun. Kyuhyun pun kembali semangat untuk bekerja. Aneh(?)
"Arraseo Eomma Annyeong~~"
'tidak biasanya ada pelanggan yang menelpon dan meminta kyuhyun bekerja dirumah nya setelah mengantar apa yang ia pesan.' 'hah sudahlah yang penting anak itu menghasilkan uang'batin Cho eomma
~ Uri Kyuhyunie ~
Teettt..teett
Kyuhyun menekan bel rumah pelanggan eomma nya.
"Ne~ Nuguseyo?" Ujar seseorang di dalam rumah.
"Kyunie imnida mengantar Kimchi yang ahjumma pesan"
Tidak menunggu lam pintu itu langsung terbuka dan menampakkan wajah cerah pemilik rumah.
"Annyeong Kyunie ayo cepat masuk" Ujar Yeoja paruh baya itu atau sebut saja dia Shin ahjumma
"Annyeong ahjumma" Kyuhyun menjawab tak kalah ceria dengan menampakkan senyuman lebar nya. Lalu memasuki rumah itu.
"Tarrawa (ikuti aku)"
Kyuhyun mengikuti ahjumma itu, ia memandang takjub isi rumah tersebut, begitu besar dan mewah.
"Taruh kimchi itu diatas meja." Kyuhyun hanya mengikuti perintah Shin ahjumma tanpa banyak bicara.
"Kyunie sebentar lagi putra ku dan teman-teman nya akan tiba. Boleh kita duduk sambil bicara sebentar?" Kyuhyun tidak dapat mencerna apa yang dikatakan ahjumma di depan nya itu. Meski fisik nya terlihat seperti anak normal lainnya namun tetap saja ia hanyalah seorang anak terbelakang yang akan susah untuk mencerna apa arti dari ucapan Shin ahjumma.
Shin ahjumma merasa aneh pada Kyu, untuk anak se-usia nya Kyunie terlalu ceria dan polos. Sebenarnya dia kenapa?-batin Shin ahjumma.
"Eomma Geusaram nugunde? (Eomma siapa orang itu)?"
Shin ahjumma menoleh dan melepaskan genggaman nya dari tangan Kyuhyun.
TBC ^^
Mian ya kalo masaih banyak typo abis it alur nya lambat..
Kasih komentar kalian ne?
Annyeong ~~
