LOVE FROM THE PAST2
.
.
.
Sampai di akhir acara, semua tamu yang menghadiri acara kejutan tersebut sudah pulang semua dan meninggalkan keluarga Yunho dan Jaejoong serta sepasang suami istri yakni Hyukjae dan Donghae. Sekarang ini mereka sedang berkumpul di ruang keluarga.
"Jadi, ini sepupumu yang baru kembali dari Amerika itu Jae?" kata nyonya Jung melihat Kyunnie.
"iya eomma. Hehe.. aku lupa mengenalkannya pada kalian." Jaejoongpun mengajak Kyunnie yang sejak tadi berada di sampingnya untuk berdiri . Jaejoongpun mengenalkan Kyunnie kepada keluarga Yunho.
"appa, eomma, Siwonnie… Perkenalkan, ini Kyunnie, sepupu yang paling aku sayangi"
Kyuhyunpun membungkukkan badannya. "Halo semuaa…" sapanya.
"Waaah.. kau cantik sekali Kyunnie. Tidak jauh berbeda dengan Jaejoong." Kyunnie hanya tersenyum menanggapi perkataan ibu Yunho.
"tentu saja eomma… kamikan begitu mirip. sewaktu kecil kami sering dikatakan kembar." Kata Jaejoong.
"benarkah?" kata ibu Yunho. Dan merekapun mulai berbincang-bincang mengenai pernikahan YunJae yang akan segera dilangsungkan satu bulan lagi. Sesekali Siwon dan Kyunnie ikut berbicara dengan mereka, meski mereka lebih banyak diam. Sesekali Siwon mencuri pandang ke arah Kyunnie begitu juga dengan Kyunnie, tidak ada satupun orang di dalam ruangan itu yang menyadari tingkah aneh dari kedua orang ini. Sampai mereka semua melihat waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam, mereka memutuskan untuk pulang dan beristirahat untuk hari esok.
.
.
.
Di rumah keluarga kim.. tepatnya di sebuah kamar seorang wanita sedang menelpon seseorang.
"Dia ada di sini oppa"
"Kau bertemu dengannya? Di mana?"
"Ya kak… aku bertemu dengannya ketika aku menghadiri pesta kejutan untuk calon mertua Jaejoong"
"ooowh, akhirnya kau bisa bertemu dengan sahabatmu itu… kalian sudah lama sekali tidak berjumpa. Bagaimana keadaannya dan kandungannya?"
"Hmmmm…? O_o kau sedang membicarakan siapa oppa?"
"Bukannya kau sedang membicarakan sahabat sehidup sematimu yang bernama Hyukjae itu?"
"Ck, memangnya siapa yang membicarakan orang itu? Aku tidak sedang membicarakan si Hyuk Hyuk"
"Lalu kau sedang membicarakan siapa?"
"Laki-laki itu…"
"HAAAAH! Kau bertemu dengannya? OMG… Kau tidak apa-apakan? Bagaimana reaksinya melihatmu?"
"Sepertinya dia sama terkejutnya denganku.. Bagaimana ini oppa? Aku takut dia menanyakan keberadaan Suho, aku tidak mau dia mengambil Suho dariku."
"Tenanglah Kyunnie, dia tidak akan bisa mengambil Suho darimu. Aku yang akan menjaganya. Jika dia ingin berbuat macam-macam padamu, segera laporkan padaku, aku akan langsung terbang ke sana dan menghajarnya."
1
2
3
"Kyunnie? Apa kau masih di sana? Kenapa kau diam saja?"
Krik… krik… krik
Tidak ada jawaban dari Kyunnie
-_-…. Tiba tiba saja
"HUWAHAHAHAHAHAHA….. Kau ini ada-ada saja oppa, sejak kapan kau bisa terbang? Memangnya kau sudah berubah jadi Supermen si dalaman luar itu?"
O_o
"Dan juga, memangnya kau bisa bertarung? Aku tahu kau bisa taekwondo, tapi aku tidak pernah melihatmu bertarung di dunia nyata, bahkan aku tahu kau tidak akan tega memukul semut"
"Woooooiiii…. Kau jangan merendahkanku adik kurang ajar, enak saja. Dan siapa yang kau juluki dengan 'si dalaman luar'? dengar ya, sekali lagi kau mengatai idolaku seperti itu. Awas saja kau!"
"Hohohoho.. memangnya kau mau melakukan apa? Aku tidak takut"
"MWORAGOO!..."
TOK TOK TOK
"Hush, jangan ribut dulu Min oppa, ada yang datang"
"siapa?"
Kyunnie menghentikan percakapannya dengan seseorang di seberang telepon sana sejenak.
"KYUNNIE! BOLEHKAH AKU MASUK?!" teriakan seseorang dari luar. (author:please deh, ni orang, malem-malem teriak. Gk tau orang lagi tidur apa. Jaejoong: ih.. suka-suka gue donk, ni rumah, rumah gue, knapa lu yang repot thor? Mending lu diem aje deh! Sambil memasang tampang yang sepertinya mulai terlihat agak menyeramkan… Author: iya deh iya… berjalan mundur dengan sangat perlahan lalu kemudian berteriak KABOOOOORRR!)#plak
Kyunnie, kembali membuka percakapan "Itu Jae eonni"
"MASUKLAH Jae eonni.. pintunya tidak terkunci!" serunya dari dalam kamar mempersilahkan Jaejoong masuk. Jaejoongpun masuk dan segera duduk di samping Kyunnie.
"Kau sedang apa Kyu? Kenapa kau belum tidur? Besok pagi kau akan menemaniku memilih cincin pernikahan. Aku tidak mau kau tiba-tiba sakit karena tidur terlalu larut" marah Jaejoong.
"iya eonni, iya.. aku akan segera tidur. Tapi setelah aku selesai berbicara dengan Minho oppa."
"MINHOO?! YAH…! Cepat berikan telponmu padaku, aku ingin berbicara dengannya." Jaejoongpun merebut HP dari tangan Kyunnie.
"MINHOOO… YAAAh! CHO MINHO! Ke mana saja kau selama ini? Kenapa kau tidak pernah pulang? Apa kau tidak pernah merindukanku? Awas Saja kau jika tidak datang ke acara pernikahanku!"
"ish… berisik…"
"KAUUUUU!" Jaejoong emosi karena merasa tidak ditanggapi sama sekali. Kyunniepun turun tangan ia mengambil kembali HPnya lalu menyeret Jaejoong keluar kamarnya.
"KYUUU! AKU BELUM SELESAI BERBICARA DENGANNYA!" DOR… DOR… DOR.. Jaejoong terus menggedor pintu kamar Kyunnie.
"LANJUTKAN BESOK SAJA EONNI! AKU INGIN ISTIRAHAT!"
PIP.. Kyunnie memutuskan sambungan panggilannya dengan sang kakak.
"Hhaah, semoga besok aku tidak bertemu lagi dengannya." Kyunniepun melangkah ke ranjangnya dan berbaring.
#Flashback 4 tahun yang lalu
Boston, Amerika Serikat, Harvard University tepatnya di fakultas bisnis dan manajemen.
3 orang mahasiswa sedang berkumpul di depan kelasnya, mereka sedang memperhatikan dua orang mahasiswi yang berjalan menuju perpustakaan.
"Hei, kau lihat gadis itu?" tanya seorang mahasiswa yang memiliki wajah tampan dengan dua lesung pipi di wajahnya yang akan tampak ketika dia tersenyum.
"Iya. Kenapa? Kau tertarik padanya?" tanya mahasiswa berwajah tampan namun dingin.
"Aaaah.. aku hanya ingin tahu saja. Sepertinya aku tidak pernah melihatnya di sini." Elaknya.
"Kau tidak perlu malu Andrew. Dia cantik kok. Lagipula sepertinya dia sebangsa denganmu." Kata salah seorang yang bertampang bule.
"EEh? Memangnya kau tahu dari mana kalau dia sebangsa denganku, David?" jawab orang yang dipanggil Andrew tadi.
"Ck, Aku memiliki kekasih di jurusan dan tingkat yang sama dengannya. Dia adalah mahasiswi baru di sini, dia orang Korea. Dan katanya, selain dia cantik dia juga sangat pintar. Bahkan dia menjadi incaran teman-teman laki-laki sekelasnya." Jelas David.
"Benarkah?"
"Kau ini. Kau tampan dan pintar. Tapi ternyata kau LOLA dalam hal kabar di lingkunganmu sendiri Siwon." Kata seseorang yang sejak tadi diam.
"Kau juga sudah tahu Kibum? Kenapa hanya aku saja yang tidak tahu tentang orang itu?"
"KARENA KAU ITU KUDET (Kurang Updet)" teriak kedua temannya.
Andrew alias Siwon hanya nyengir kuda melihat kedua temannya. Kedua temannya hanya geleng-geleng melihatnya. Tiba-tiba saja dari arah belakang mereka muncul suara dari salah satu teman mereka yang tadi tidak ikut bergabung dengan mereka.
"jika tertarik dengannya, aku bisa membantumu" ketiga orang yang mendengarnya berbalik melihat ke arahnya.
"memangnya kau mau apa, Charles?" tanya Siwon.
"Kau lihat saja nanti" kata Charles dengan senyum misteriusnya. Ketiga orang yang memperhatikan Charles tiba-tiba saja merasa khawatir dengan apa yang akan dilakukan teman mereka tersebut.
Keesokan harinya, Charles mengajak Andrew aka Siwon untuk pergi ke sebuah café. Di sana mereka melihat gadis yang kemarin mencuri perhatian Siwon.
"Kau lihat gadis itu?" Charles menunjuk tempat gadis tersebut. Siwon mengikuti arah yang ditunjukkan oleh Charles. Siwonpun mengangguk. Tempat gadis itu tidak jauh dari tempat duduk mereka, hanya berjarak tiga meja dari meja tempat duduk mereka.
"Lalu kenapa?" tanya Siwon.
"Kau jangan banyak bertanya Andrew. Lebih baik kau ikuti saja ucapanku."
"Ck, memangnya kau mau melakukan apa?"
"sudah aku katakan, jangan banyak bertanya. Sekarang kau pergi saja mengambil minuman kita." Siwon hanya menuruti perkataan sahabatnya ini.
"Oh ya, kau mau minum apa Charles?"
"Seperti biasa saja tuan Choi. Kenapa hari ini kau banyak bertanya. Biasanya juga kau pendiam" Siwon menghela nafas mendengar ucapan sahabatnya. Benar juga, biasanya dia tidak akan banyak bertanya tentang apapun, tetapi hari ini, ia malah menjadi orang yang berkebalikan dari hari biasanya, tetapi ia tidak ambil pusing. Dia langsung melesat ke arah stand yang menyediakan minuman. Baru saja dia akan berbalik membawa minuman mereka, Charles sudah memanggilnya. Tidak sabaran sekali. Batin Siwon.
"Andrew, bisakah kau lebih cepat? Aku sudah kehausan!"
"Ck, memangnya aku pelayanmu." Gerutu Siwon, kemudian ia berbalik. Dan saat ia berbalik, tiba-tiba saja ada seseorang yang menabraknya dari arah samping, yang membuat minuman yang baru saja ia beli tumpah.
"AWW… I'm Sorry Mr." mendengar suara itu Siwon langsung melihat ke arah orang yang baru saja menabraknya tersebut. Astagaaaaa… ternyata dia adalah gadis yang telah menarik perhatiannya selama beberapa hari ini. Tiba-tiba saja ia berkata
"Gwaechana…. Aku tidak apa-apa nona." Gadis itu menatap Siwon.
"Kau, Korea?" tanya Gadis tersebut pada Siwon. Siwonpun mengangguk dan tersenyum ramah pada gadis itu. Gadis itu tampak antusias.
"Waaaaaah! Akhirnya aku bertemu dengan kawan sebangsaku." Siwon tidak berkata apa-apa saat mendengar gadis itu berbicara seperti itu. Bukan karena ia tidak perduli dengan apa yang gadis itu ucapkan, bukan karena ia cuek atau tidak suka dengan perkataan gadis itu. Tetapi, ia diam karena ia sedang terfokus pada pemandangan di depannya itu. Wajah gadis itu benar-benar manis, bahkan sangat cantik bila dilihat dari dekat seperti saat ini, lihat saja, matanya yang bulat, hidungnya yang mancung, bibirnya yang merah alami, dan kulitnya yang putih mulus seputih susu. Rupanya Siwon benar-benar sudah terpikat dalam pesona gadis ini.
"Hei…. Kau mendengarku? kenapa kau melamun?" gadis itu mengibaskan tangnnya di depan wajah Siwon.
Entah sadar atau tidak, Siwon tiba-tiba berkata "Cantik" satu kata yang keluar dari mulut Siwon barusan membuat pipi putih sang gadis memerah. Gadis itu menunduk malu. Sadar dengan ucapannya yang barusan, Siwon langsung mengalihkan pembicaraan.
"Eh, Anuuuuu…. Kenalkan namaku Siwon, Choi Siwon. Kau?" Siwon mengangkat tangan kanannya bermaksud untuk mengajak gadis itu berjabat tangan. Gadis itu kemudian mengangkat kepalanya, dan membalas jabatan tangan Siwon.
"Namaku Cho Kyuhyun"
Charles yang memang memperhatikan kejadian itu sejak awal, tersenyum melihatnya. Langkah pertama untuk mendekatkan Siwon dengan gadis itu sudah berhasil.
Sejak saat itu, baik Siwon maupun Kyuhyun menjadi sering bertemu. Dan menjadi akrab satu sama lain.
#Flashback end
Keesokan harinya, Jaejoong dan Kyunnie sudah berada di toko perhiasan.
"Waaah… cincin yang ini bagus, bagaimana menurutmu Kyunnie?" Jaejoong terlihat begitu antusias memilih cincin pernikahannya.
"Kenapa kau bertanya padaku eonni? Harusnya kau bertanya pada calon suamimu itu." Jawab Kyuhyun acuh.
"Ck, kau ini… tidak membantu sama sekali. Padahal aku sengaja mengajakmu agar kau membantuku memilih sebelum Yunho datang."
Kyunnie mengangkat sebelah alisnya, kemudian bertanya. "Kenapa harus aku? Kaukan tahu bagaimana tidak perdulinya aku dengan hal-hal semacam ini." Kyunnie menghentikan ucapannya, kemudian melirik ke arah pelayan toko tersebut "Kenapa kau tidak meminta bantuan dari dia saja eonni? Pasti dia sangat berpengalaman dalam hal ini." Pelayan toko yang merasa dirinya disebut dalam percakapan dua insan di depannya tersebut angkat bicara.
"Saya siap membantu anda nona, anda ingin cincin yang terbuat dari apa? Emas putih, perak, tembaga, besi, atau seng (?) sekalipun tersedia di sini. Silahkan anda sebutkan bentuknya, mau yang berbentuk lingkaran, kotak, persegi? Mau yang ada taburan berlian di atasnya…..(bla… bla….. bla)…"
Sementara pelayan toko tersebut berbicara panjang lebar tentang produknya, Kyunnie dan Jaejoong saling melemparkan pandangan aneh kepada pelayan toko tersebut, dan yang ada dalam fikiran keduanya (ini toko perhiasan atau bangunan sih?) O_o #plak
Tidak tahan dengan si pelayan toko yang terus berbicara aneh, akhirnya mereka memutuskan untuk permisi saja dari sana untuk pergi membeli minuman sembari menunggu Yunho datang.
cafe
"Yeobosseo… Yunnie kau di mana? Aku sudah menunggumu dari satu jam yang lalu, kenapa kau belum juga datang? Kau sudah terlambat 25 menit dari waktu perjanjian kita!" omel Jaejoong pada orang di seberang telepon.
"….." sepertinya Jaejoong sedang khusyuk mendengar Yunho berbicara hingga…
3 detik
2 detik
1 detik
"MWOOOO! Kecelakaan? Kau di mana sekarang? Kau tidak apa-apakan? Bagaimana keadaannya?"
"….."
Mendengar kata kecelakaan, Kyunnie yang sedari tadi cuekpun menjadi penasaran. Dia menatap Jaejoong.
"huft syukurlah jika seperti itu. Aku dan Kyunnie akan menyusul ke sana." Jaejoong yang merasa diperhatikan oleh Kyunnie balik menatapnya dengan tatapan mata bertanya, tetapi Kyunnie malah memberikannya pandangan yang sama.
"…" kalimat penutup yang diucapkan Yunho membuat Jaejoong mengalihkan pandangannya dari Kyunnie, dan membalas kalimat tersebut dengan tersenyum malu.
"Love you to. Yunnie bear"
PIP
Sambungan teleponpun terputus.
"apa yang terjadi Jae eonni? Siapa yang kecelakaan? Yunho oppakah?" pertanyaan Kyunnie membuat Jaejoong mengerti arti tatapan adik sepupunya tersebut.
"Iya, Kyunnie, dia tidak sengaja menyerepet anak kecil yang sedang menyebrang jalan tadi. Kemudian ia membawa anak kecil itu ke rumah sakit." Jelas jaejoong.
"bagaimana keadaan anak itu sekarang?"
"dia baik-baik saja, hanya saja dia masih shock dengan kejadian itu." Baru saja Kyunnie akan mengeluarkan pertanyaan lagi, tetapi Jaejoong sudah mendahuluinya,
"Hhhh… sekarang kita ke rumah sakit Kyunnie." merekapun bangun dari duduknya dan menuju ke arah parkiran, kemudian melaju menuju rumah sakit tempat Yunho membawa anak tersebut.
TBC
