Hot Night
Kim Jongin (Yeoja) x Oh Sehun (namja)
-Day.. Day..-
Cast:
Kim Jongin, mulai pertengahan chapter temen-temennya manggil dia Kai.
Park Chanyeol, disini jadi seseorang tampan dimata Jongin
Lee Hyukjae, kepala sekolah Ezodrevo International Senior High School
Kim Sunny, ibu Jongin
Victoria, staff urusan asrama siswa
Incheon airport..
"Huft, sampai juga di Korea Selatan" Jongin segera keluar dari bandara dan cepat-cepat masuk kedalam taksi.
"Ehm.., mau kemana nona manis?" supir taksi itu sedikit menggoda Jongin ternyata.
"Ah! Ajushi, tunggu sebentar, aku lupa menanyakan alamat apatermenku" Jongin segera membuka tas kulit biru mudanya dan mengambil smartphonenya.
"Hello.. Mommy! Kau lupa memberi tahuku di apatermen mana aku tinggal!" Jongin sedikit merajuk dengan menggerakkan bahunya kekanan kekiri membuat supir taksi yang melihat dari spion mengikuti gerakan breast besar Jongin yang bergerak-gerak.
"Oh iya, semalam Mommy dan Daddy sepakat memasukkanmu ke asrama di sekolah" Sunny berkata dari seberang nan jauh disana.
"Mwo?! Andwae! Asrama itu sempit! Jelek! Bekas! Dan Jongin ingin sendiri!" Jongin cemberut sekarang. Membuat supir taksi harus berkedip berkali-kali karena bibir merah merekah milik Jongin yang makin menggoda.
"Tidak ada penolakan. Itu untuk keamananmu. Di asrama kau tidak akan keluar malam dan tertib belajar" Sunny mengukuhkan.
"Tapi Mommy Jongin tidak mau.. Jong-"
TUUUT-TUUUT-TUUT..
"Yak! Sambungan teleponnya diputus sepihak?! Mommy jahat!" Jongin makin menjadi dan membuat supir taksi makin lapar..
"Huh! Yasudah, ajushi, antarkan saya ke Ezodrevo International Senior High School" Jongin terpaksa menuruti keinginan Mommy dan Daddynya atau ia hanya hidup di Korea dengan berjalan kaki. Ingat! Berjalan kaki! Karena mobil baru yang Daddynya berikan itu katanya ada di tempat tinggal yang sudah ditentukan Daddynya, tentusaja tempat itu adalah asrama.. sial..
Ezodrevo International Senior High School..
Jongin sedikit mengerjapkan matanya melihat gerbang sekolah barunya itu.
Bahkan kedua koper mahalnya itu ia biarkan jatuh.
DIIIIIIIINN! DDIIIIINN!
"Oh My!" Jongin terlonjak kaget karena tiba-tiba suara klakson mobil terdengar dibelakangnya.
BRRRRMMMMM…
Mobil itu malah memperbesar gasnya. Seakan mengusir Jongin menyingkir dari jalannya.
"Ish! I know! I'll go from here! How arrogant you are.. Rich Person!" Jongin merasa tersinggung. Ia memaki siapapun pengendara yang sok kaya tersebut.
Jelas-jelas gerbang ini luasnya bahkan bisa dilewati lima truck bersamaan. Tapi kenapa mobil itu harus lewat dibelakangnya sih!
Dengan dongkol Jongin mengambil dua kopernya yang terjatuh dan bergegas menepi.
GREP!
Jongin yang merasa pergelangan tangan kanannya dipegang erat oleh seseorangpun menghentikan langkahnya. Namun masih enggan melihat siapa orang tersebut.
"Pardon me, make you angry already.. my I help you?" surara berat menjadi suara pertama cirri khas orang yang kini memegang tangan Jongin.
Orang itu kemudian berjalan dan berhenti tepat didepan Jongin.
"My name is Park Chanyeol, nice to meet you, beautiful girl.." namja itu sedikit membungkukkan badannya didepan Jongin, menunduk hormat. Membuat Jongin serasa sebagai putri.
Jongin terkesima dengan namja yang bernama Park Chanyeol tersebut. Tubuhnya amat tinggi dengan wajah tampan. Mata blink-blink berkilaunya dan rambut sedikit Mohawk memperlihatkan dahinya.
"Kim Jongin, and.. Kai is my nick name." Jongin akhirnya memperkenalkan diri.
"Are you a new student?" entah mengapa aura Chanyeol membuat Jongin mudah akrab.
"Yeah, I'm from London, is there any hostel?" Jongin bertanya pada Chanyeol.
"Of course, let me carry you to headmaster. You will have hostel key already" Chanyeol membukakan pintu penumpang mobilnya.
"Nice car.. Lamborghini Veneo.." Jongin tersenyum manis pada mobil merah itu.
"You like it?" Chanyeol tersenyum sedikit membanggakan mobil mewah kesayangannya.
Jongin kemudian masuk dan duduk di kursi penumpang.
Setelahnya Chanyeol segera masuk dan duduk di sampingnya, duduk di kursi kemudi.
"I love it, Chanyeollie~" Jongin sedikit berteriak karena saat Chanyeol menyalakan mobilnya, dashboard mobil itu menyala dengan warna pelangi yang indah.
"I glad to hear that from you, sexy girl.." Chanyeol memberikan smirk terbaiknya yang membuat wajah Jongin sedikit memerah.
"LX modification?" Jongin menebak. Jongin pernah memodifikasi interior Aston Martin Vanquish miliknya itu dengan gaya super glamour. Namun kini ia terpaksa meninggalkan mobil kesayangannya itu.
"Right, the best modification house" Chanyeol segera mengendarai mobil Lamborghini Veneonya kedalam Ezodrevo International Senior High School.
Ezodrevo International Senior High School Office..
"Silakan masuk kedalam ruang kepala sekolah" kata seorang staf sekolah internasional termahal di Korea Selatan tersebut.
"Ah, ne, thanks.." Jongin segera masuk kedalam ruang kepala sekolah itu.
Ruang itu amat mewah, meski tak semewah ruang kerja pribadi ayahnya. Namun ruangan ini lebih terkesan kearah eropa klasik. Jongin sampai berpikir beribu kali, berapa sebenarnya umur kepala sekolahnya ini.. jangan-jangan sudah tua bangka.. -_-
"Welcome, new student.. oh, how beautiful you are" suara seseorang terdengar dan kursi putar yang membelakangi Jongin itu segera berputar menampakkan orang namja yang mendudukinya.
"Sit right there" namja itu menyuruh Jongin duduk di kursi tamu.
Kursi tamu itu hanya muat tiga orang dengan sebuah meja pendek didepannya. Didepan meja itu juga ada kursi tunggal.
"I'm your headmaster.. Lee Hyukjae" namja itu ternyata tak begitu tua.
Setelah kepala sekolah itu duduk di kursi tunggal depan Jongin yang hanya dibatasi meja pendek, segera namja itu menyerahkan formulir isian siswa baru.
Jongin mengisinya dengan serius.
Karena meja itu sangat pendek, hanya beda 5 cm tingginya dengan tinggi kursi yang diduduki Jongin, terpaksa Jongin sedikit merundukkan punggungnya.
"Ehm.." Lee Hyukjae itu sedikit menunduk juga, mencoba mencuri pandang breast besar Jongin yang menggantung dan bergoyang-goyang seiring gerakan tangan Jongin yang sedang menulis.
"Done.." Jongin menyerahkan kembali berkas isian yang telah ia isi semuanya.
"Ok, hm.. Kim.. Jongin.." kepala sekolah membaca dan mencoba memanggil Jongin.
"You can call me Kai" Jongin memberitahukan nicknamenya.
"Oh, Kai" kepala sekolah makin melebarkan senyumannya yang makin terlihat ganjil.
"Follow me" Hyukjae menggerakkan tangannya seolah menginstruksi Kai untuk mengikutinya keluar ruang itu untuk ke ruang staff asrama.
"Victoria, give her Gold one" Hyukjae memerintah Victoria, staff pemegang kunci asrama untuk memberikan fasilitas kamar asrama.
"Here your Gold id, your Gold card, your Gold blazer, your Gold pin, your Gold training, your Gold key, and.. your Gold blank Couple Ring" Victoria memberikan sejumlah barang yang menjadi identitas Gold Hostel.
"So complicated.." Kai menatap malas barang-barang riuh itu.
"Any question?" Victoria menatap Kai.
"Hm.. everything is ok.. but, what is this? Is this useful for student?" Kai menunjuk sebuah cincin berwarna emas polos dengan ukiran 'No Couple'.
"Every student must had couple here, lot of new students use this when they not in pair yet" Victoria menjawab. Namun Kai masih bingung.
"Can I refuse it, I don't like it" Kai menatap jengah cincin itu.
"You must-"
KRIIIINGG~
Bunyi telepon kantor di meja Victoria berdering. Segera Victoria mengangkatnya.
Kai yang sudah dongkol akhirnya meraup semua benda itu dan memasukkannya kedalam tas kulit biru mudanya hingga terlihat menggembung dan tidak muat.
Kai berjalan melewati lobi yang cukup sepi.
Kai hendak keluar ruangan staff asrama menuju ruang staff umum dimana Chanyeol duduk menunggunya. Namun pergelangan tangannya ditarik oleh seseorang secara tiba-tiba sehingga membuatnya hilang keseimbangan karena high heelsnya yang lumayan tinggi.
"Kya!" Kai menjerit karena tubuhnya terjatuh menimpa seseorang yang menariknya.
BRUGH!
"Aksh.. appo" Kai merintih karena sepertinya kakinya terkilir. Untung ia jatuh diatas seseorang jadi tubuhnya tidak langsung membentur lantai yang keras dan dingin.
CHUU~
"KYAAA! WHAT R YOU DOING?! DON'T HUG ME! TAKE AWAY YOUR HEAD FROM MY BREAST! KYAA! DON'T KISS MY BREAST!" Kai susah payah menjauhkan seseorang namja yang tadi menariknya. Karena kini namja tersebut malah memeluk erat pinggang rampingnya dan menciumi payudara besarnya.
BUGH! BUGH!
Kai meninju telak wajah namja tersebut sehingga pelukan erat namja itu terlepas. Segera Kai bangkit dari tubuh namja itu dan menendang brutal namja yang masih terlentang kesakitan karena tinjuannya.
"Aw! Appo! Stop! Stop! Sorry! Just stop please!" namja berpakaian jas itu kini terlihat tidak rapih lagi.
Kai yang melihat wajah namja itu lalu sadar siapa namja yang ditendangnya, segera menghentikan aksi brutalnya.
Namja itu bangkit perlahan karena sekujur tubuhnya terasa sakit.
"Whoa.. strong sexy baby girl~" namja itu memberikan ringisan kesakitan saat tangannya mencoba menyerka darah di bibirnya yang sobek karena tinjuan Kai.
"Y..You?" Kai kaget. Namja yang telah melecehkannya dan menciumi ganas payudaranya itu adalah..
TBC
-BocahLanang-
!HunKai!
Sorry disini aneh lagi, Kai kelihatannya di hari pertama di Korea sial banget deh..
Tapi tenang, datang si ganteng Chanyeol dengan Lamborghini Veneo merahnya yang seharga 41 miliar :D ! kyaa! teriakan fans mobil
Siapa namja yang berani me-rape tubuh sexy dan breast super besar Kai?
aku! Aku berharap aku yang megang, tapi bukan aku yang dihajar
Siapa namja itu?
Kenapa Kai tidak melanjutkan memukuli namja itu setelah melihat wajahnya?
Siapa hayo?
RCL for better ff, Please
