( ~˚ʘ˚)~
Oppa? Oppa!-2
Hetalia Axis Power © Himaruya Hidekaz
I don't get any profit by posting this fanfiction. All of the characters used belong to their respective owner.
Bahasa kasarnya sih, ya ; Hetalia hanya milik HimaPapa. Saya cuma punya cerita laknat yang dapat menyebabkan katarak ini saja.
Genre: Romance, Humor(?)
Rated T for some swearing and inappropriate actions
Warning: Typo(s), OOCness, Bahasa yang tidak sesuai EYD, plot yang nista, serta kelaknatan sang Author yang menular.
( ~˚ʘ˚)~
Ok, sekarang kita kembali lagi ke tahun 2016. Tahun dimana Wang Yao bertemu kembali dengan Im Soo Yong. Dimana status Yao adalah seorang idol, dan status Soo Yong adalah South Korea Citizen.
'Ckrek, ckrek.'
Bunyi kamera resolusi tinggi terdengar dari belakang dua sejoli yang sedang berpelukan di atas aspal itu. Sepertinya Yao benar-benar mampus. Karena paparazzi menangkapnya berpelukan dengan teman masa kecilnya di muka publik. Bodoh sekali.
"Ck, sial! Soo Yong, ayo cepat pergi dari sini!"
Yao berteriak pelan mengajak Soo Yong pergi dari tempat kejadian. Entah dengan Bahasa Korea, Mandari, atau Inggris. Lagipul kedua dari mereka menguasai ketiga bahasa itu. Yao segera berdiri dan menarik Soo Yong ikut bersamanya. Walaupun Yao juga tidak tahu mereka akan kemana.
"Eh? Oppa? Kita mau kemana?"
"Eh? Hah? Hoh? Ya sudah kau ikut ke dormku saja!"
"Eeeh?"
Tanpa memedulikan jawaban Soo Yong, Yao memberhentikan taksi dan memberi tahu alamat asal yang ada di dekat dorm Elite Ford kepada sang supir taksi. Jikalau Yao memberi tahu alamat sebenarnya, bisa-bisa privasi Elite Ford bocor dan mereka tidak bisa tinggal dengan nyaman. Yao juga malas pindah dorm. Bawa barangnya, cuy! Ribet!
Berpuluh-puluh menit terlewati. Mereka samapai di alamat yang dituju Yao dengan selamat—tanpa diikuti fangirl edan Yao. Sebelum turun, Yao tidak lupa memakai topi dan sebuah masker—satu set aksesoris yang selalu ia bawa kemana-mana. Tentu saja alamat yang dituju Yao cukup jauh dan memakan waktu bebarapa menit untuk sampai ke dorm Yao.
Gak pake Assalamu'alaikum, Yao masuk diikuti Soo Yong ke dalam dorm Elite Ford. Disapa wajah 'bersahabat' milik Ivan Braginski.
"Wah, wah, wah, siapa ini?" Tanya Ivan sambil mengeluarkan aura yang entah kenapa membuat Soo Yong merinding.
"Eaaa, Yao~ Pulang-pulang bawa cewek nih?" Suara 'cempreng' Alfred terdengar menggoda yao yang membawa Soo Yong
"Diam! Bukan urusanmu!"
Yao berteriak kepada Alfred dengan rona merah menghiasi wajahnya. Godaan Alfred terhadap Yao makin menjadi-jadi dan wajah Yaopun semaki memerah. Tapi, rona merah di wajah Yao sirna dan berubah menjadi pucat ketika mendengar info dari Arthur
"Tadi aku dapat pesan dari Kiku. Katanya ada Artikel mengatakan 'Yao Elite Ford Terlihat Berpelukan Mesra Dengan Seorang Wanita. Siapa?' Begitu."
"Mampus gue. Mampus, mampus, mampuuuus!"
Hanya sederetan kata mampus yang bisa menggambarkan perasaan Yao saat ini. Ia merasa mampus. Pandangan orang-orang terhadap Elite Ford jatuh karenanya. Walaupun lelaki tiongkok itu bukan yang pertama melakukan tindakan yang berbau romantis macam itu di Elite Ford. Tetapi ia yang pertama TERTANGKAP kamera melakukannya. Yao merasa dongo.
"Aaaaaaaaah!" Yao menjerit. Matanya mengeluarkan air mata Spongebob.
"O-oppa?"
"Gimana ini, Soo Yong? Gue bisa dilahap sama CEO kalau beginiiii!"
Jeritan Yao semakin keras. Alih-alih menutup mulut Yao, member Elite Ford yang lain malah diam saja. Ivan asyik menonton kejadian tragis di hadapannya. Arthur kembali memainkan handphonenya sambil ngeteh-ngeteh ganteng. Alfred kembali memusatkan perhatiannya pada televise yang sedang menayangkan ulang pertandingan EURO Cup tadi malam. Sedangkan Francis tidak terlihat. Entah kemana.
"Engg… mending Oppa ke kamar Oppa dulu deh. Kamar Oppa yang mana?"
Puji syukur. Pertanyaan Soo Yong membuat tangisan Yao sedikit reda. Yao mengulurkan tangan rampingnya dan menunjuk sebuah pintu di sebelah kiri. Tanpa ba-bi-bu, Soo Yong langsung menyeret Yao yang masih tergeletak di lantai ke kamarnya. Benar-benar tidak manly.
Setelah berhasil menyeret Yao dan melempar—menaruhnya ke atas kasur, Soo Yongpun duduk di pinggiran kasur Yao. Jari lentik milik Soo Yong menepok-nepok pipi Yao yang cukup chubby.
"Oppa… Oppa gak suka ya aku dikira pacar Oppa?" Soo Yong bertanya kepada Yao dengan raut wajah yang Nampak… sedih?
"Oh? Jadi lu sengaja meluk-meluk gue?" Yao balik bertanya kepada Soo Yong dengan sewot. Soo Yong mengalihkan pandangannya. Raut wajahnya semakin terlihat sedih.
"Tentu saja tidak. Aku refleks karena memang kangen, kok."
"Ceh…"
"Jadi Oppa benar-benar tidak suka aku dikira pacar Oppa?"
Soo Yong kembali menatap Yao dramatis. Gadis itu menatap lekat-lekat mata coklat milik Yao. Karena itu, Yao merasa canggung.
"B-bukan itu…"
"Apa Oppa tidak menyukaiku?"
"T-tunggu… Soo Yong…"
"Oppa tidak suka denganku?" Tanya Soo Yong bertubi-tubi. Membuat Yao panik.
Yao pun segera bangkit dari tidurnya agar bisa duduk. Gak pake aba-aba bersedia-siap-yak Yao mencium Soo Yong tepat di bibir. Yao tidak tahu mengapa ia melakukan itu. Author sendiri juga gatau kenapa ngetik beginian. Yao kebawa suasana. Akhirnya malah jadi fanfic cheesy. Yah.
"Oppa?"
Yao mengalihkan pandangannya. Berusaha menjauhkan pupil matanya dari Soo Yong. Pipi merona hebat. Yao malu besar.
"J-jangan panggil Oppa lagi…"
Kok jangan panggil Oppa lagi? Justru tujuan Author bikin fanfic ini ya masukin kata oppa! Karena lagi suka oppa-oppa Korea! Yao gak mengerti perasaan yang bersangkutan!
"Lah, terus manggil apa, dong?"
"Panggil Yao aja."
Dan Soo Yong hanya bisa pingsan. Tentu saja karena perasaannya yang sudah lama ia pendam ternyata terbalas.
( ~˚ʘ˚)~
'Hot News! Yao Elite Ford Tertangkap Kamera Sedang Kencan Diam-Diam! Dengan Siapa?
Malam ini kamera pebeles Disp*tch menangkap salah satu member Elite Ford, Wang Yao sedang berkencan di dalam mobil! Tapi dengan siapa, tidak ada yang tahu! Tapi kami belum mendapatkan konfirmasi dari agensi. Akan segera kami update begitu mendapatkan konfirmasi dari agensi.
Dibawah ini adalah respon dari fans Yao;
"Yao-oppakuuuuuuuuuuu"
"Gak sudiiii! Oppa punyakuuuu!11!"
"Ya Tuhan, jelas-jelas kita bukan siapa-siapanya. Apa sih yang kalian ributkan? -_-"
"Aku tidak setuju. Jelas-jelas tindakan macam ini akan merusak karirnya."
"Siapa sih wanita itu?"
"Apaaaaaaa?!"
"What the—"
Dan lain-lain'
Yao membaca artikel laknat itu dengan mata membesar. Artikel itu memang benar. Ia memang pergi kencan dengan Soo Yong semalam. Dan mampus dia. Bisa-bisa dia benar-benar dilahap hidup-hidup oleh sang sultan agensi—CEO.
"Mampus lu, Yao." Sumpah deh, Alfred. Celetukan lu nyelekit banget.
"Tururururururut… Turururururut…"
Mendengar bunyi dering telepon dari handphonenya, Yao memencet tombol hijau dan mendekatkan handphonenya ke dekat telinga. Terdengar suara adiknya, Leon dari ujung telepon.
"Halo? Gege? Gege gak apa-apa? Aman? Sentosa?"
Yao mengangkat satu jempolnya. Setetes air mata keluar dari ujung matanya.
"Gak apa-apa kok, dek. Gege gak apa-apa—hiks"
Tamat~
( ~˚ʘ˚)~
A/N
HAHAHAHAHAHA. AKHIRNYA. SELESAI.
Epep gaje yang tercipta akibat keinginan Author memasukkan kata 'oppa' ke dalam sebuah ff hetalia.
Yang harusnya comedy dan malah berakhir menjadi cheesy. Tolol memang. Saya tau kok.
Dan kenapa saya nyelipin satu ciuman di situ? Gatau sumpah. Mungkin kesambet gara-gara tadi pagi sempet liat Cardcaptor Sakura.
And special thanks to ma pren yang udah bantu ngerjain ni epep :*
Sekian, Author yang gak kamu rindukan.
