jongin menutup pintu kamarnya dengan keras dan membuat chanyeol yang berbagi ranjang bertingkat dengannya itu kaget dan membuat handphone yang ia pegang terjatuh untung chanyeol masih terduduk di kasurnya jadi handphonenya tidak berbenturan dengan lantai.

Ia memperhatikan jongin yang terlihat sangat murung, matanya mengikuti arah jalan jongin yang ternyata dia memilih untuk berdiam di balkon kamar mereka.

Chanyeol yang notabenenya sedang terduduk di kasurnya langsung turun dari tempatnya - karena chanyeol tidur di bagian atas ranjang bertingkat itu dan jongin dan di bagian bawah/?- dan berniat mendekati jongin dan menanyakan keadaannya.

"Aaarrrgghhh" teriak jongin frustasi sambil mengacak ngacak rambutnya yang memang sudah acak-acakan itu.

Chanyeol yang mendengar itu sempat kaget dan dibuat bingung dengan keadaan jongin pagi ini

" Ya.. Gwaenchana ?" Tanya chanyeol sambil menepuk bahu jongin. Lalu dia berdiri disebelah jongin

Jongin menengok kearah chanyeol dan menatap chanyeol tanpa mengucapkan kata sedikitpun

Flashback

Jongin keluar dari kamarnya dengan senyum yang terkembang di wajahnya dia berniat untuk ke ruang tamu tapi dia tak melihat siapapun di sana jadi dia memutuskan untuk menuju dapur karna dia mendengar suara kyungsoo disana tapi dia sedang berbicara pada siapa, sekarang baru jam 5 pagi dan para member pasti belum terbangun dari tidur indahnya, karena biasanya kyungsoo lah member pertama yang terbangun dan disusul dia di posisi kedua.

Jongin menganggap kondisi itu sebagai sebuah kebetulan yang sering terjadi. Mungkin jongin dan kyungsoo ditakdirkan untuk saling mengikuti seperti tanggal lahir yang hanya berbeda beberapa hari dan sekarang waktu dimana mereka sudah terjaga dan siap memulai hari pun mereka saling mengikuti, sekali lagi itu hanya persepsi seorang jongin yang terobsesi pada kyungsoo roomatenya sendiri.

"Kau tahu? Hari ini aku mendapat susu pisang misterius"

Jongin tersenyum penuh arti saat mendengarkan kyungsoo me-mention susu pisang pemberiannya, itu berarti kyungsoo menganggap hal itu adalah hal yang menarik walaupun jongin tak pernah lupa akan post-it yang di remas-remas oleh kyungsoo.

"..."

"Haha, aku tak mungkin bisa keracunan susu pisang, karena aku sudah terkena racun cintamu :p"

'Apa dia mencoba untuk merayu seseorang?' Ucap jongin dalam hati

"..."

"Okelah sayang, sampai bertemu jam 9 nanti. Love you" ucap kyungsoo lalu menutup sambungan teleponnya

Jongin membeku seketika saat mendengar perkataan kyungsoo yang berhasil membuat mood jongin turun.

Lalu jongin memutuskan untuk mengambil minum di kulkas

"Morning" sapa kyungsoo

"Hmm" singkat jongin lalu menyimpan gelas yang iya gunakan untuk minum tadi ke meja dan jangan lupakan cara jongin menyimpan gelas itu. Itu bisa saja disebut sebagai menghancurkan gelas daripada dengan menyimpan gelas, itu membuat kyungsoo terdiam.

Saat melihat jongin berlalu membuatnya garuk-garuk kepala ditambah suara bantingan pintu yang bisa kyungsoo pastikan itu adalah kelakuan jongin.

Flashback off

Chanyeol tertawa saat mendengar penjelasan jongin. Jongin yang merasa ditertawakan hanya mendengus

"Wajar kau marah, mana mungkin kau akan baik baik saja saat orang yang kau sukai berteleponan dengan roomatemu sendiri kan ? Aku pun pasti akan marah" ucap chanyeol mencoba menghibur jongin

Alis jongin berkerut mendengar perkataan chanyeol. Karena chanyeol tampaknya salah mengambil kesimpulan akan hal yang ia ceritakan tadi

"Mungkin sebaliknya hyung"

"Sebaliknya ?"

"Ya sebaliknya aku yang marah pada orang yang berteleponan dengan roomateku sendiri"

Ujar jongin sambil menampakkan senyum miringnya pada chanyeol. Lalu jongin membisikkan sesuatu pada chanyeol

"..."

"MWO?!"

"Ssssttt... Diamlah hyung" kikik jongin

"Itu tak lucu jongin"

"Aku memang sedang tidak melucu hyung, aku memang menyukai kyungsoo hyung"

BRAKKK! DUAGGH BRUKKK!

Jongin dan chanyeol membeku saat mendengar suara keributan diluar sana.

TBC