ini dia chap 2 ..

yesung milik kyu dan kyu milik yesung. ga ada yang lain.

selamat membaca

add cast : Jungsoo (umma yesung)

KYUSUNG - SUJIN- SACRIFICE

Yesung berlari keluar dengan airmata yang beruraian. Ia hanya berlari tanpa tau ia akan melangkah kemana, yang sekarang ia rasakan adalah sebuah kekacauan, kekacauan hati dan perasaan, serta pikirannya. Yesung kini telah berada di sebuah jalan sepi dengan hamparan rumput di kanan dan kiri jalannya. Ia berhenti berlari dan hanya berjalan gontai tanpa berhenti menangis, seolah merasakan semua rasa sakit namun ia juga bersalah pada Sujin yang sudah seenaknya dia cium karena rasa kesalnya oleh Kyuhyun. Saat ia melihat sebuah pohon besar ia menghampiri pohon tersebut lalu duduk di sana-di bawah pohon itu. Ia duduk di sana cukup lama untuk mengistirahatkan diri, hati, dan pikirannya yang lelah serta kacau.

In other side...

Kyuhyun dan Sujin duduk berhadapan, tak ada percakapan yang tercipta antara mereka-hanya kesunyian yang mencekam. Kedua orang tersebut hikmat dalam pemikiran mereka masing-masing~pemikiran mereka tentang yesung~tak bisa di pungkiri yesung telah mengambil sebagian imajiner dan pemikiran mereka saat ini.

Karena jengah berdiam terlalu lama sambil berhadapan seperti itu Sujin akhirnya bangun dari tempatnya dan melangkah pergi untuk mencari yesung namun kyuhyun tiba tiba bersuara membuatnya menghentikan langkahnya.

" apa benar yang tadi ia katakan?" kata kyuhyun dengan tatapannya yang kosong.

"..." Sujin masih diam tak menjawab.

"apa benar yang Yesung bilang bahwa ia.." ulang Kyuhyun namun kata-katanya tak selesai.

" menurutmu ? Apa kau tak pernah melihat ketulusan mata seseorang, apa kau tak melihat ketulusan matanya, apa kau sudah puas sekarang karena kau benar bahwa dia HOMO ? Kau tau Yesung Hyung tak pernah marah setiap kau mengerjainya tapi kata-katamu yang bilang bahwa dia HOMO sangat melukainya kau tahu? Aku tak pernah melihatnya menangis dan bersedih seperti itu, kau... ? " kata Sujin dengan penuh emosi dan buliran airmata. Ia sakit melihat Yesung-nya bersedih.

Kyuhyun hanya diam tak dapat lagi berucap. Kyuhyun seolah merasakan kesedihan yesung yang tergambar dari kata kata Sujin.

Sujin yang tak kuat menahan emosinya berlari keluar untuk berusaha mengendalikan emosinya, sedangkan Kyuhyun hanya terus diam dan kembali terbawa kedalam pemikiran yang sangat dalam.

~sacrifice~

Yesung berjalan menuju kerumahnya dengan gontai dan dalam keadaan yang berantakan. Sungguh ia tak perduli lagi dengan penampilannya yang semerawut dan kacau yang terpenting ialah ia sampai di rumahnya dan mengistirahatkan seluruh tubuh dan jiwanya. Saat ia berada di depan rumahnya betapa terkejutnya Yesung melihat Kyuhyun ada di depan pintu rumahnya. Kyuhyun hanya diam menatapi pintu rumahnya-tak bergerak sama sekali. Yesung menghampiri kyuhyun yang *seperti patung*berdiri di depan rumahnya, lalu ia berdiri disamping kyuhyun dan ikut diam sambil menatap wajah kyuhyun yang tak kalah kacau dengan dirinya. Seketika Kyuhyun tersadar saat merasa seseorang telah berdiri di sampingnya dan menatapnya, kyuhyun terlonjak saat mengetahui klo orang itu adalah Yesung.

" ada apa ? Apa yang kau lakukan disini? " Tanya yesung dengan tampang yang innocent.

" yesung.. Sejak kapan kau disini. "

" itu bukan urusanmu, apa yang sedang kau lakukan di rumahku? "

" ah, itu.. Itu.. Mmmm "

" itu apa? " selidik yesung membuat kyuhyun seolah terkecat dan tak tahu harus berkata apa. Tiba tiba pintu itu terbuka memunculkan sebuah wajah manis dengan dimpel yang khas. Ya, itu umma Yesung~Jungsoo~ namja manis yang juga mewariskan kemanisannya pada Yesung.

" aigoo sungie, apa yang habis kamu lakukan sih? Kenapa kamu berantakan seperti ini? Apa kamu habis berkelahi hah? " tanya umma Yesung khawatir.

" umma... Apa apaan sih, aku baik baik saja. Aku mau masuk dulu, aku lelah."

" Ya~ Kim Yesung kenapa kau tidak sopan sekali sih, loh anak muda? Kamu temannya Yesung yah? Aigoo kamu juga sangat berantakan ckckck apa sih yang telah kalian berdua lakukan? Ayo masuk."

Kyuhyun yang dipersilahkan masuk oleh ummanya Yesung hanya menurut saja dan akhirnya melenggang masuk kerumah yesung lalu duduk di sofa putih di ruang tamu yang digambarkan rumah yesung itu"sederhana tapi bersih" ya bersih karena hampir diseluruh sudut rumah ini bernuansa putih bahkan furniture yang digunakan juga berwarna putih, itulah yang menimbulkan kesan bersih dari rumah ini.

" kamu ... "

"Ah, choneun kyuhyun imnida"

"oh kyuhyun kamu teman sekelas yesung?" tanya umma yesung sambil memberikan minuman kepada kyuhyun.

" ne ahjuma, gamsahamnida" lalu kyuhyun meminum minuman yang di berikan umma yesung kepadanya.

"oh, apa kau namjachingunya?"

Kyuhyun yang sedang minum langsung tersedak mendengar kata-kata umma yesung.

"ya~ umma jangan berkata yang tidak-tidak." jawab yesung sambil turun dari tangga dan ikut bergabung dengan kyuhyun dan ummanya di ruang tamu.

"loh umma kan hanya bertanya, habis selama ini kau tak pernah membawa teman perempuan kecuali Sujin. Jadi umma kira kamu suka namja dan lagi pula umma setuju saja bila kyuhyun itu namjachingumu."

" ya umma jangan asal seperti itu, aku bahkan tidak dekat dengan orang ini." jawab yesung emosi lalu menatap Kyuhyun tajam.

"yesungie jaga ucapan dan sikapmu itu." yesung tidak peduli ucapan ummanya dan terus menatap kyuhyun tajam.

"ya kau~ kau belum jawab pertanyaanku tadi diluar.. Ada perlu apa kau kemari ?"

Kyuhyun bingung harus menjawab apa karena ia memang tidak punya maksud apa apa kerumah yesung. Kyuhyun yang tadi sedang kalut berjalan tanpa arah dan tanpa sadar ia telah berada dirumah yesung~dan bagaimana dia tau rumah yesung? itu karena dulu dia pernah mengikuti yesung pulang setelah mengerjai yesung hingga pingsan.

"ya kau kenapa diam? Jika kau tidak punya urusan lebih baik kau pergi sekarang."

"anyeonghaseyo, yesung kau baik baik saja kan?" tanya seseorang yang berjalan mendekat dari pintu.

"hah? Kyuhyun? Apa yang kau lakukan disini?" Sujin-orang yang berjalan dari pintu tadi- terhenyak kaget saat melihat laki - laki yang ada di hadapannya tersebut.

Kyuhyun hanya menatap Sujin namun seolah meminta sebuah pertolongan, seolah mengerti tiba-tiba Sujin menghampiri umma Yesung.

" umma, ayo aku bantu masak dan yesung hyung lebih baik kalian berbicara sambil menghirup udara segar ditaman belakang, sepertinya kyuhyun ingin bicara sesuatu.. ayo umma." ajak Sujin dan Jungsoo umma yesung pun menuruti.

Kini Kyuhyun dan Yesung sudah berada di taman buatan appa yesung di halaman belakang. mereka duduk disebuah kursi panjang berdampingan dan tak ada satupun yang mengeluarkan suara,hanya keheningan dan suara angin yang terdengar. mereka sibuk dengan urusan masing-masing yesung yang memandangi langit biru cerah khas musim semi dan kyuhyun yang kini sedang khikmat memandangi orang yang tengah mengandang ke atas (?) ya kyuhyun sedang memandang Yesung dengan khikmat tanpa berkedip sedikitpun *manisnya* batin kyuhyun. Yesung yang merasa dipandangi lalu menoleh dan menatap kyuhyun sinis, seketika kyuhyun membatu dan tak bisa berbuat apa apa karena ketahuan mengagumi makhluk yang ada di sampingnya. akhirnya karena salah tingkah kyuhyun mulai berbicara untuk berusaha menenangkan ke-salahtingkah-annya itu..

" yesung.."

"hmm ?" jawab Yesung malas..

" Aku.. aku minta.. maaf." kata Kyuhyun terbata.

"Apa ?" Yesung kaget mendengar ucapan Kyuhyun barusan 'minta maaf katanya..wow seorang kyuhyun me-min-ta-ma-af- sangat luar biasa' batin Yesung.

"Aku minta maaf yesung" ulangnya lebih yakin sekarang.

" minta maaf untuk hal yang mana kyu ? klo untuk semua yang kau lakukan kurasa maafmu itu tidak cukup."

DEG- kyuhyun merasa lebih bersalah sekarang, sebegitu jahatkah iya ? sebegitu benci dan sakit hati kah yesung terhadapnya ? ia sungguh menyesal dan selama diperjalanan menuju rumah yesung yang ia pikirkan hanyalah bagaimana caranya meminta maaf pada yesung dan agar dia tidak marah lagi-sekarang dia tau alasan untuk datang kerumah yesung- tapi ternyata ini lebih menyakitkan...

menyakitkan saat mengetahui betapa yesung membencinya.

" kyu lebih baik kau pulang, sebentar lagi gelap." Yesung beranjak dari tempatnya.

"Yesung.." Kyu seketika memanggil nama Yesung dan membuatnya berhenti.

"aku tau maafku ini tak akan pernah bisa menebus semua salah yang telah ku lakukan padamu.. tapi aku tak tau harus berbuat apa lagi.. kalau ada yang bisa kulakukan agar kau memaafkanku maka akan ku lakukan semua untukmu.. yesung aku tak apa jika kau membenciku dan tak memaafkanku tapi aku hanya ingin kamu tahu yesung aku... aku menyukaimu.."

DEG- Yesung diam terpaku tak mampu berbuat apa apa, kyuhyun orang yang dia cintai mengatakan bahwa dia menyukai Yesung-entah ia harus bahagia atau sedih. Ia hanya bisa dia membatu pada posisinya rasanya ingin jatuh saking lemasnya mendengar ucapan kyuhyun tadi. Kyuhyun berjalan mendekati Yesung dan mendekatkan wajahnya ke wajah yesung, ia mengangkat dagu Yesung yang sekarang tengah menunduk antara malu dan lemas.

CHU~

Tubuh yesung menelinjang kaget atas ciuman singkat kyuhyun di bibirnya, matanya melebar dan tubuhnya semakin lemas karenanya.

" kalau kau mau buat aku cemburu jangan menggunakan orang lain apalagi Sujin, kasian dia. Oh iya ini lah sebenarnya tujuanku kemari yesungie."

" aku pulang dulu yah. Saranghae." Kyuhyun melangkahkan kaki keluar dari rumah yesung dan sebelumnya berpamitan dengan umma yesung.

Yesung masih ditempat yang sama, diam membatu dalam posisi yang sama, seluruh tubuhnya mati rasa kecuali bibirnya yang merasakan manisnya ciuman kyuhyun yang seolah memabukan. Yesung masih tidak percaya Kyuhyun membalas perasaannya.

In other side..

Sujin yang sedari tadi melihat semua kejadia itu dibalik pintu hanya memasang senyum miris. Dia bahagia melihat Yesung tapi kesedihan hatinya juga semakin kuat karena goresan luka melihat cinta pertamanya berciuman dengan orang lain.

" Yesung Hyung aku sudah menepati janjiku kan? Membantumu untuk bersamanya." Sujin menjatuhkan tubuhnya karena tidak kuat menahan tubuhnya yang lemas, ia tersenyum namun menitihkan airmata, airmata yang selama ini selalu ia tahan kini jatuh juga.

One Day in memories

Sujin dan Yesung sedang duduk duduk di sebuah kursi panjang sambil menikmati pemandangan langit musim dingin yang telah beranjak hilang di gantikan semi.

"ah musim dingin segera berakhir di ganti dengan indahnya semi dengan bunga bunga indah bertumbuhan." Kata Sujin.

" ya sangat indah dan andai hidup kita seindah itu." Kata yesung pesimis.

" hidup kita indah Hyung.. ada kau, ada umma, ada appa, ada jongjin. Hidup ini indah karena kita bersama."

" ya lebih indah lagi jika ada Kyuhyun di hidupku."

DEG—sakit hati Sujin medengar kata-kata itu namun ia hanya membalas itu dengan tersenyum sebagai penghalang tangisnya.

"tapi.. sepertinya itu semua tidak mungkin.. hanya harapan semu yang tak akan tercapai." Yesung pesimis lagi.

"Setiap orang hendaknya menjaga harapannya meski harapan itu rapuh dan membimbangkan serupa nyala lilin yang bergerak - gerak bimbang di terpa angin." Yesung terdiam sambil mencerna setiap kata-kata Sujin.

" ah ya kau benar.. wah sepertinya baby Sujin sudah dewasa dan menjadi lebih bijaksana sekarang."

"ih Hyung aku ini sudah mau 17 tahun tau.. jangan mengejekku seperti bayi terus dan jangan panggil aku baby itu menjijikan hyung."

" hahaha, baby sujin.." ejek yesung sambil mengusap kepala Sujin lalu berlari meninggalkannya.

"YA- HYUNG.. SHIREO."

" baby sujin palliya ini sudah hampir gelap." Yesung terus tertawa mengejek Sujin dan terus berjalan meninggalkan Sujin yang masih duduk ditempatnya.

"ya hyung.. awas kau yah." Sujin geram dan akhirnya menyusul atau lebih tepatnya mengejar Yesung.

~sacrifice~

'Benar kata Sujin..~Setiap orang hendaknya menjaga harapannya meski harapan itu rapuh dan membimbangkan serupa nyala lilin yang bergerak - gerak bimbang di terpa angin.~'batin yesung

"Sekarang semua harapan itu seperti nyala lampu dan bahkan akan berubah menjadi bintang yang lebih terang." Kata yesung lalu membenamkan wajahnya kebantal dan beranjak kealam mimpi.

TBC

maaf yah klo banyak typo dan ceritanya makin ga jelas aku bikin in waktu lagi unmood plus bosen di kos sendiri. tapi happy sih waktu liat Yesung update twitter dan dia berselca ria dengan PLAYFULL KYU

ahaha umma appa lagi Baseball date. ah masa aku ga di ajak *ngarep*