The Story of Coffee Shop
Genre: Romance, humor, drama
Lenght: Chaptered
Disclaimer: hanya meminjam nama tokoh, tapi cerita milik saya.
Sumary: Mereka, kelima belas namja itu pergi kesatu tempat yang sama.
Warning: Yaoi (boys love), straight(Sindong only), typo(s), pengulangan kata pada satu kalimat, penempatan tanda baca yang kurang tepat, pemakaian kata asing yang kurang tepat.
Main Cast: Super Junior Member.
Pairing: LeeteukXkangin (KangTeuk), HeechulXHankyung (HanChul), YesungXRyewook (YeWook), ShindongXNari (ShinRi), SungminXKyuhyun (KyuMin), EunhyukXDonghae (EunHae/HaeHyuk), ZhouMiXHenry (ZhouRy/HenMi), SiwonXKibum (SiBum).
SELAMT DINIKMATI~ (pletak)
.
.
.
Pagi hari yang cerah dipertokoan kota Seoul. seorang namja manis baru saja bangun dari mimpi indahnya, segera ia langkahkan kaki ke kamar mandi untuk bersiap memulai hari baru. Park JungSoo biasa ia dipanggil Leeteuk denga cepat berjalan kearah perokoan dekat rumahnya, membawa tubuhnya untuk merenggang sebentar lalu melanjutkan kembali perjalanan. Senyum manis tak pernah pudar dari bibir indah itu, mengingat apa yang akan ia lakukan hari ini.
Leeteuk melihat jam yang ada dipergelangn tangan kanannya, " Jam sembilan, wah... Hari ini cerah sekali..." Ucapnya berlari ke arah coffee shop yang ada dihadapan. Leeteuk membuka pintu coffee shopnya, ia menarik nafas dalam, "Hhmm... FIGHTING!" namja ini berteriak mengepalkan satu tangannya ke udara.
"Semangat sekali hyung." Sapa seorang namja bertubuh atletis yang berjalan ke arahnya. Leeteuk pun menoleh dan melambaikan tangan, "Selamat pagi Siwonnie~ " Leeteuk membalas sapaan. Siwon menghampiri Leeteuk, memeluknya erat dan mengecup pipi kanan Leeteuk. Yang menerima kecupan hanya bisa tersenyum, "Kau tidak berubah ya, kalu begitu terus bagaimana kau bisa punya pacar?" ucap namja dengan senyum malaikat ini melepaskan pelukan. "Ya sudah, hyung saja yang jadi pacarku." Ucap siwon dengan pipi yang digembungkan seperti anak kecil yang tidak mendapatkan mainan.
"Dasar kau ini." Leeteuk menoleh ke arah pintu masuk, ia melihat seorang namja tampan dengan setelan jas lengkap mendekat. "Selamat pagi hyung." Sapa sang namja ramah, "Pagi Hannie~ kau tampan sekali..." ucap Leeteuk memberi pelukan pada namja dihadapannya, Hankyung membalas pelukan dengan mengecup pipi pria berlesung pipi dihadapannya.
"Wah... tinggal Kyunnie yang belum datang." Ucap Leeteuk memandang kembali pintu masuk. "Apa sudah ada seorang yang akan membuat kue?" Tanya Siwon memandang Leeteuk, "Belum~" Ucap Leeteuk tiba-tiba ia menjadi lemas, Hankyung melangkah pergi keluar bangunan ini, "Kau mau kemana?" Tannya Leeteuk melihat Hankyung yang berjalan pergi. "Aku akan mencarikanmu seorang pastysierre."Ucap Hankyung dengan senyum.
Sementara disebuah kamar mewah berbasis warna biru tua masih tidur terlelap seorang penuda tampan, sudah tiga jam waker ia lempar ke dinding tapi nyatanya sang tuan muda belum mau beranjak dari singgasana. "Bagaimana cara membangunkan tuan muda, aku takut..." Ucap salah seorang maid, mereka berdiri ketakutan melihat nasib jam waker yang sudah tidak berbentuk.
"Kalian! kenapa hanya berdiri, cepat bangunkan tuan muda!" Suara yang pelan dan berat membuat para maid merinding semakin galau, "Kami tidak berani kepala pelayan Jung." Ucap salah satu maid, Jung Yunho, menghela nafas pelah. Ia berjalan mendekati sang tuan muda, "Buka gordennya!" perintah untuk para maid. Yunho menarik dengan keras gulungan kain yang menutupi sang tuan muda.
SREEKK
Bunyi gorden yang terbuka, sinarnya masuk menerangi seluh penjuru kamar, "Aaarrgg... Silau!" Teriak KyuHyun menutupi wajahnya dengan bantal, "Tuan muda, cepat bangun!" Suara berat itu muncul lagi, menarik bantal dari wajah saljunya. "Aku tidak mau, Lagi pula ini hari libur!"Tolak Kyuhyun mengambil guling disebalahnya dan menaruh diatas wajah.
"Anda tidak menggadiri pembukaan coffee shop?" Kyuhyun terlonjak, matanya terbelalak lebar, ia langsung berlari ke arah kamar mandi, "Kenapa kau tidak bilang dari tadi." Ucanpnya kesal, "Anda saja yang pemalas." Balas Yunho sarkastik, "Cih!" Decit sang tuan muda, kesal.
Kyuhyun dengan cepat melajukan mobilnya setelah mendapat ceramah panjang tentang tidur yang diberikan Yunho, ia mengecek handphonenya menemukan beberapa pesan singkat dari seorang namja berlesung pipi.
Ciitt...
Suara decit rem mobil sang tuan muda, Kyuhyun dengan angkuh keluar dari mobil. "Lihat-lihat kalau berjalan!" bentak Khyuhyun pada seseorang yang jatuh terduduk di depan mobilnya. "Ya! Kau tidak lihat lampunya merah!" Ucap sang namja berdiri, menatap kesal tuan muda dihadapannya. Entah kenapa Kyuhyun memutuskan masuk kedalam mobil dan meneruskan perjalannya, sedangkan orang yang ia hampir tabrak hanya memandang bingun dengan kesal yang belum terlampiaskan.
Sugnmin namja manis yang baru saja hampir ditabrak seorang pemuda gila, itu menurutnya, berjalan kembali dengan lutut memar. Ia berjalan menuju arah sebuah super market terdekat dimana ada seseorang yang menunggunya.
"Ya! Wookie-ya~" Panggil sungmin saat melihat seorang namja berdiri dibawah pohon. "Hyung~" Ryeowook melambaikan tangannya, ia merubah raut wajahnya. "Hyung kenapa, kakimu berdarah?" Ryeowook lansung berjongkok dan melihat keadaan lutut sungmin. "Tidak apa-apa kok, tadi hanya ada orang gila saja." Ucapnya penuh senyum, namja manis itu berdiri dari posisinya, "Orang gila?" Ryeowook mengerjabkan mata dan memiringkan kepala, bingung.
Sungmin menarik tangan Ryeowook kedalam super market, hampir saja ia lupa tujuannya karena bertemu orang aneh.
Bruk!
Saat sedang asik memilih sayuran, tidak sengaja Ryeowook menabrak seorang namja berkepala besar, "A-ah... Josonghamnida." Ryeowook membungkuk, lalu memungut barang-barang yang jatuh, "Gwenchana." Suara berat sang namja terdengar, Ia ikut membantu namja manis itu memgumpulkan barang yang terjatuh. Mereka berdua berdiri, tatapan yang saling bertemu, Yesung melangkah pergi setelah melayangkan senyum yang membuat matanya menjadi satu garis.
Yesung pergi kearah kasir unruk membayar barang belanjaannya, ia masih memikirkan namja manis yang tak sengaja berbenturan dengannya. Dengan arah yang tidak jelas ia pergi kearah pertokoan, ia menemukan sebuah coffee shop yang baru dibuka, entah kenapa ia tertarik dengan tempat itu. Kakinya melangkah mendekat memasuki tempat dengan berbagai macam kopi ini.
Disebuah apartemen kecil seorang namja tambun sedang bersiap-siap untuk pergi bekerja, ia berjalan dengan wajah gembira. "Shindong ahjushi, Kau mau kemana?" Sapa seorang namja dengan pipi chubby sambil melabaikan tangan. Sindong mendelik mendengar suara yang ia kenal, "Hei panggil aku HYUNG! Dasar wajah kue!" balas Shindong menggulung lengan bajunya.
Henry menghampiri Orang yang baru ia sapa, "Baikalah hyung, aku ini tampan, dan wajahku ini berkarisma." Ucap Henry dengan bangga. Namja yang menyukai menari ini pun menjitak kepala namja dihadapannya, "Appo~" rintih sang namja berpipi chubby.
"Hyung... Hyung mau kemana?" pertanyaan yang kembali ia ulang, "Aku mau mencari kerja." Ucap Shindog singkat, "Aku ikut ya~" tiba-tiba Henry memeluk tangan Shindong, menampilkan wajah polosnya. "Tidak! Untuk apa?" Tanya Sindong menolak. "Aku mau jalan-jalan~" ucap Henry mengeratkan pelukannya ditangan Shindong, "Tidak! Nanti aku malah jadi pengasuh bayi." Balas namja itu dengannya dengan sarkastik. Dengan senyum licik Henry berujar,"Aku ikut, atau kubocorkan rahasiamu pada Nari noona kalau hyu-empph..." Shindong menutup mulut Henry dengan tangannya ia melirik kekanan dan kekiri kalau saja ada seorang yeoja bernama Nari lewat.
"baiklah kau menang." Shindong berjalan dengan lesu diikuti Henry yang tersenyum gembira disebelahnya. Sesampainya ditempat yang ia tuju, Shindong melihat seseorang berkepala besar masuk kedalam gedung yang ia ingin masuki, 'Wah, aku sudah dapat saingan. Gara-gara bocah ini aku didahului.' Shindong berujar dalam hati dan mendelik kearah Henry yang tatapannya menjadi berbinar dengan ketika melihat gedung dihadapannya.
Namja bertubuh tambun ini melangkah kembali diikuti bocah dibelakannnya, saat ia hampir mendekati sebuah coffee shop pandangnya terarih pada seorang namja bertubuh besar seperti dirinya, memandang tempat yang sama, ia juga membawa sebuah selebaran. Shindong mendekati namja itu, "Annyeonghaseo... Apa kau mau melamar pekerjaan disitu?" tanya Shindong, orang yang ditanya hanya mengganguk dan menatap kembali ke arah yang sama.
"Kalau begiti kita sama-sama saja." Ajak Shindong, lelaki yang diajak berbicara Shindong menoleh, ia menatap orang dihadapannya dengan kaget, walau pun dengan tatapan curiga tapi Kangin menerima tawaran namja disampingnya dengan mengangguk.
"Annyeonghaseo, naneun Henry imida..." Sapa Henry menembulkan kepalanya dari bahu Shindong, "Oh ya, aku Shin Donghee." Shindong mengulurkan tangannya, "Kim YoungWoon imnida." Balas Kangin menjabat tangan Shindong. Mereka bertiga berjalan beriringan kearah kedai kopi didepannya.
Masih di daerah kota Seoul,seorang namja keturunan cina memacu mobilnya dengan cepat, ia menghentikan kendaraannnya kala sampai disebuah apartemen. Hankyung berjalan cepat mencari seseorang disana.
Tett... Tet... Tet...
Bunyi bel yang mebabi buta membuat sang pemilih istana bangkit dari singgasananya, ia berjalan cepat menghampiri pintu untuk menghajar orang yang beranai menggangu waktu senggangnya.
Heechul membuka pintu, betapa kaget ia melihat seorang namja jangkung berdiri dihadapannya dengan seringai menyeramkan, entah mengapa namja cantik ini bergidik ngeri.
"Aku ada pekerjaan untukmu." Titah Hankyung melangkah masuk ke dalam sistana sang ratu tanpa disuruh, "Hei! siapa yang menyuruhmu masuk, lagi pula aku tidak butuh pekerjaan darimu!" Bentak Heechul pada namja yang menyamankan duduknya.
"Gege~ yang ini bagus ti-dak." Seorang laki-laki berkebangsaan cina keluar dari kamar Heechul dengan tatapan tidak percaya melihat pria dihadapannya. "Zhou Mi, sedang apa kau disini?" Hankyung memandang ZhouMi dengan datar, dan yang ditanya hanya bisa mengeluarkan senyum canggung.
"Cepatlah pergi!" Kali ini sura si namja cantik, sadar kalimat tadi ditujukan untuknya Hankyung menjawab,"Tidak. memang kau mau membayar hutangmu dengan apa, Kalau tidak bekerja?" Heechul mendecit dan Zhou Mi hanya menonton yang ia yakini adalah drama telenovela dihadapannya dengan wajah polos.
"Cepatlah ganti pakaianmu, aku tidak punya banyak waktu." Sang namja berujar memandang jam tangannya, mau tak mau Heechul megambil langkah ke arah singgasananya.
"Ge... Ge~" ZhouMi mendekati Hankyung , "Aku ikut ya~" Ucapnya mengedipkan mata berulang kali. "Ya, boleh saja." Mendengar ucapan orang yang dipanggilanya gege, ZhouMi langsung membereskan perlengkapannya. Mereka bertiga pergi ke tempat dimana Hankyung bertemu dengan Leeteuk, ia memacu mobilnya dengan cepat.
Drrtt... Drrtt...
Getaran handphone sang tuan muda memaksanya untuk melihat layar, "Yeoboseo." Ucapnya malas. "Kyunie~ kau dimana?" Tanya namja yang menelefon Khyuhyun, "Hah... aku mau ke coffee shop."
Desah nafas sang tuan muda terdengar malas. "Aku kesana ya~ ada yang mau ku perkenalkan. " Semangat namja diujung telfon, "Ayolah Donghae hyung, aku sedang malas berkelahi denganmu." Kyuhyun benar-benar malas meladeni orang yang ia panggil hyung itu.
"Ah, pokoknya aku kan kesana! Dan berarti aku menjadi pelanggan pertamamu, 'kan? Aku ingin melihat Kyunie melayani pelanggan. Hahahah..." Getak tawa terdengar dari handphone sang tuan muda.
Kyuhyun menekan tombol merah dihandphonernya, dan melemparkan benda tidak berdosa itu ke jok belakang mobilnya, dengan wajah kesal. Sementara Donghae sedang bersiap-siap menemui kyuhyun, ia beranjak dari tempat tidur yang empuk, "Ayo chagi, kita berangkat." Donghae berujar menampakan senyum manis untuk orang yang duduk di atas kasurnya.
"Hah... Baiklah." Helaan nafas dari seorang namja berkacamata yang biasa dipanggil Kibum terdengar, Ia mengambil jaket yang tergeletak di atas sofa.
Donghae, pemuda yang menggandeng seorang namja manis disebahnya. Mereka pergi ke tempat dimana Khyuhyun berada, saat Donghae akan melajukan mobilnya ia melihat seorang pemuda dengan gummy smile melaju mengendarai sepeda di depannya, tanpa berlama-lama ia segera pergi dari tempatnya, sementara pemuda dengan sepeda yang dilihat Donghae berhenti melihat selebaran yang tertempel dipohon, tanpa sengaja mata pemuda itu melirik Donghae yang berada didalam mobil dengan jendela terbuka, tapi matanya terfokus lagi pada pohon dihadapanya.
"Wah... Aku mau pergi kesana pasti banyak kue dan es krim." Ucap Eunhyuk dengan wajah berbinar. Ia mengendarai sepeda ke coffee shop yang baru buka di dekat pertokoan. "Apa disana ada kopi dengan pisang atau strowberry?" Ujarnya menambah kecepatan kayuhan.
Sementarra itu, "Hyung! Ayo kita ke coffee shop yang baru buka!" ajak Ryeowook pada orang di sebelahnya. "Untuk apa?" Tanya Sungmin bingung karena adiknya ini tidak menyukai rasa pahit kopi. "Ah, Hyung ini, disana pasti banyak kue dengan harga murah dan enak karena mereka baru buka." Ucap namja itu dengan wajah berbinar memandang pria disebelahnya.
Tiba-tiba wajah Sungmin menjadi cerah,"Benar juga! Ayo!" Ia merangkul adiknya pergi kesebuah coffee shop yang baru buka.
To Be Continue...
Bales Reviews:
Yadong wannabe: Kamsahaminda~ karena udah mau baca fic ini. Maaf karena baru bisa update... ^^
Guest: Kamsahamnida~ ini udah di update~
Michiko Chie: Kamsahamnida~ sekarang sudah saya update...
Guest: Kamsahamnida~ masih adakah typo? Kalo ada maafkan saya, nyayayya...
Guest: Kamsahanida~ ini sudah saya update~
Guest: Kamsahamnida~ ini sudah saya update...
Audrey musaena: Kamsahamnida~ salam kenal^^ (Lambai2) ini sudah dilanjut...
MrsVampie: Kamsahamnida~ ini sudah dilanjut, ada apa dengan unyuk?
nikyunmin: Kamsahamnida~ ini sudah dilanjut. Pasti pure couple kok, tapi... hehehehe...
cloudyeye: Kamsahamnida~ nyahha, kalo sepenglihatan saya sih ada
winecoup134 : Kamsahamnida~ ini udah dilanjut dan bakal pure couple tapi...
-Nana Ayumu-: Kamsahamnida~ ini sudah dilanjut...
_kyuminjoy: Kamsahamnida~ ini bakal couple yang asli kok. Tapi... #kabur
Baby quila: Kamsahamnida~ ini sudah dilanjut... kalo mereka mau ngumpul diiket ajah biar ga ada sesuatu yang rusak (Pletak)
_myfishychovy_: Kamsahamnida~ ini sudah dilanjut...
dindaR: Kamsahamnida~ ini sudah dilanjut...
umi elf teukie: Kamsahamnida~ maaf bau bisa diupdate...
thepaendeo: Kamsahamnisda~ menurut saya, mimi itu cantik dia lebih pantes dibilang uke kebanding henry, nyahahha...
Guest(-현영) : Kamasahamnida~ ini sudah diupdate...
Kyuaniee fiee: Kamsahamnida~ hehehe, kita liat ajah mereka mau apa...
Wulandarydesy: Kamsahamnidda~~ ini sudah diupdate...^^
is0live89: Kamsahamnida~ ini sudah dilanjut...
epthy. : Kamsahamnida~` ini udah ga ada typo, 'kan? Kata2nya udah lengkap? Kalo belum maaf ya saya masih belajar^^
LieKyuMin Super Junior: Kamsahamnida~ ini sudah diupdate...
Guest: Kamsahamnida~ ini sudah dilanjut...
