Annyeonghaseo. Mian ya aku baru posting part 2. Sekali lagi mianhae ya! FF ini ada beberapa tokoh baru disini. Hanya jadi figuran kok. Sebelumnya kalau ada kata yang kurang berkenan di FF ini dan banyak bahasa korea yang salah mohon dimaklumi ya! Ok, selamat menikmati fan fiction. Aku tunggu komentar kalian.

.

.

FF Nae Sarang My Idol Chap 2

Cast:

Super Junior

Shinee

Snsd

F(x)

EXO

Author: Hannako P.S

Nggak lama kemudian terdengar suara Jonghyun hyung ditelfon. "Ada apa Key?"

"Haduh hyung aku dalam masalah besar dan aku akan ceritain ini ke kamu. Tapi sebelum aku ceritain masalah besar ini, aku memastikan nih telfon di loudspeaker nggak?" tanyaku memastikan, takutnya kalau di loudspeaker nanti masalah besarku di ketahui oleh si bocah tengil dan di Dubu.

"Tenang, nih telfon nggak di loudspekaer. Kamu kan tahu kalau Hpnya Taemin kalau di loudspeaker langsung mati." (kasihannya tuh Hpnya Taemin)

"Oh iya ya aku lupa." Aku menepuk jidatku, lupa.

"Jadi apa big troublemu?" tanya Jonghyun penasaran.

"Entah kenapa tiba-tiba aku ke SM. Terus aku bertemu dengan Amber dan tiba-tiba aku membuat janji dengannya makan-makan. Haduh bagaimana ini? Ini sangat di luar pikiranku." Aku mulai curcol.

Jonghyun hyung terdiam, mencoba mencari saran yang tepat untukku.

"Tepati aja janjimu ke dia dan biarkan kejadian ini mengalir begitu saja." Kata Jong-hyung santai.

"APA? WHAT? Oh men! Masa ini di biarin begitu saja?" tanyaku, menginginkan saran lain dari bling-bling SHINee ini.

"Ya kagak ada lah. Mau gimana lagi? Kamu udah terlanjur janji. Ga enak juga kalau nggak ditepati. Karena dia salah satu fans kita." Kata Jonghyun-hyung bijaksana.

"Hmm ya sudah. Gomawo atas sarannya." Kataku lemas setelah mendengar ucapannya yang katanya ga ada saran lagi.

"Ne cheonma. Kapan pulang ke dorm?" tanyanya.

"Hmm, beberapa menit lagi aku pulang. Tunggu saja dirumah, nanti aku bawakan makanan untuk kalian. bye~"

"bye~"

Aku bersandar di lokerku. Apa yang aku lakukan tadi hingga aku bisa membuat janji dengan Amber? Kenapa aku nggak sadar saat aku bilang gitu. Oh God! Apa yang terjadi pada diriku.

Hmm, ya sudah apa boleh buat. Nasi sudah menjadi bubur. Tinggal tambah potongan daging ayam, seledri, dan bawang goreng jadilah bubur ayam (wah enak banget tuh). Jalani aja yang ada. Sekarang aku harus keluar dari ruangan yang ternyata kupikir-pikir dari tadi sangat membuat keringatku bercucuran. Segera pulang, mampir beli makanan dulu, terus baru pulang ke dorm. (nih orang ribet beud)

*hari sabtu*

Hari ini tepat dimana Key menjanjikan Amber jalan-jalan bersama dan betepatan dengan pertama debut f(x) di dunia Kpop. Setelah manggung pertama kalinya, f(x) segera turun dari panggung dan menuju ruang make up artist.

"Huh! Akhirnya selesai juga." Teriak Sulli.

"Iya." Jawab serentak Luna dan Victoria.

"Bahkan degup jantungku masih berdebar sangat kencang." Krystal memegangi dadanya yang berdebar-debar.

"Kalian aneh-aneh aja chingu. Tapi nggak papa, perform kita tadi udah terbaik kok." Sahut Amber.

"Iya setuju banget ama kamu, saeng. Bahkan kalian tahu kan manager kita memuji kita gimana. Wow perfect girls!" Victoria berdiri sambil memeragakan ekspresi manager f(x) saat f(x).

f(x) yang lain tertawa melihat tingkah leadernya itu. Di tengah-tengah gelak tawa mereka, tiba-tiba BB Amber berdering. Ada telfon masuk. Amber segera mengambil tasnya dan mengambil BBnya. Ia melihat layar BBnya.

"Key-oppa?" bacanya lirih. Ia segera menekan tombol hijau, "ne oppa? Ada apa?"

"Mian ganggu kamu, udah kelar manggung pertamanya?" tanya Key.

"Ne, ini lagi diruang make up artist. Kata manager perfect banget penampilan f(x)."

"Wow, good job. Chukkae ya atas keberhasilannya dan pertama kali debutnya!"

"Gomawo oppa."

"So, ini janjiku kemarin jadi kagak?" tanya Key.

"Hmm terserah oppa, kan yang ngajak oppa. Jadi aku ngikut aja."

"Memang pulang jam berapa kamu dari situ?" tanya Key lagi.

"Sekarang sih bisa pulang, tapi aku belum beres-beres barangku."

"Ya sudah kamu beres-beres dulu. Nanti aku jemput ke sana. OK, sampai jumpa nanti."

"Ne." Amber menekan tombol merah.

"Siapa itu yang telfon hayo?" teriak Sulli, Victoria, dan Krystal bebarengan setelah merapikan barangnya saat Amber menerima telfon dari Key.

"Pasti dari Key oppa? Iya kan?" tebak Luna.

Wajah Amber memerah. "Apaan sih kalian ini?" Amber membalikkan badannya dan segera membereskan barang-barangnya.

"Mau jalan berdua ya? Ciye ciye... Amber." Sulli menyenggol bahu Amber.

"Ciye ciye... habis ini ada pasangan baru nih." teriak Krystal.

"Iya nih, kalau udah pacaran minta PJ ah?" sahut Victoria.

"Udah ah, kalian ini bisanya bikin aku geregetan aja. Ya udah, aku pulang duluan. Nanti tolong bilangin manager kalau aku pergi sama Key oppa. Sampai ketemu di dorm ya!" Amber selesai membereskan barang-barangnya.

"OK!" jawab f(x) yang lain serentak.

"Jangan lupa oleh-olehnya!" tambah Luna.

Amber membalikkan badan, memberi senyum kecil pada chingu-chingunya, dan kemudian menutup pintu ruangan itu. Dia mempercepat langkah kakinya. Ingin segera cepat-cepat keluar dari kantor salah satu stasiun TV di Korea ini dan menunggu biasnya menjemputnya. Saat sedang menuruni tangga, BBnya yang sejak tadi keluar dari ruang make up artist digengamnya bergetar. Ia melihat layarnya, ternyata BBM masuk. Ia mengecek BBM yang masuk sambil berjalan. Dari Key, di BBM Key menulis bahwa dia sudah berada di lobby. Amber lalu segera keluar dari BBM dan kemudian BBnya langsung ia taruh di sakunya. Ia berlari menuju lobby, agar Key oppa tidak menunggunya kelamaan.

Nggak lama kemudian ia dapati Key duduk di sofa menunggunya. Ia makin salah tingkah. Ingin kembali ke ruangan tadi kok jauh, mau dilanjutin nyamperin Key malah salah tingkah sendiri (repot). Tiba-tiba saja dikageti oleh seseorang.

"Amber" sapa orang itu.

Amber membalikkan badannya. Ternyata yang ngagetin dia adalah Key oppa. "Eh oppa. Udah lama ya disini nunggu aku?" tanya Amber tiba-tiba sambil nyengir.

"Nggak lama kok. Jadi bisa berangkat sekarang?" tanya Key.

Amber hanya bisa mengangguk pelan.

"Let's GO!" Key menggandeng tangan Amber dan mengajak gaids tomboy itu pergi.

.

.

.

"Gomawo oppa, udah ngajak Amber makan malam. Aku seneng banget!" kata Amber.

"Cheonma. Cepat habiskan makanmu!" Key mencubit gemas pipi Amber.

"Sudah oppa... hentikan! Sakit tahu." Teriak Amber.

"Hahaha... habis aku suka kalau kamu gitu, chagi." Key tertawa.

"Hah chagi? Siapa yang oppa panggil dengan sebutan chagi? Nggak salah denger aku?" tanya Amber dalam hati.

"Oops ngomong apa aku tadi?" batin Key.

Mereka saling memandang tanpa arti. Lalu mereka saling senyum nggak jelas. Kemudian Amber kembali sibuk menghabiskan makanannya, sedangkan Key mengalihkan pandangannya. Detak jantung mereka berdebar sangat kencang dan mereka dapat merasakannya sendiri.

Setelah makan malam, Key dan Amber mencari suasana baru. Masih di Mall yang sama dengan tempat makan malamnya tadi, mereka menyempatkan diri untuk nonton film horor yang baru reales. Film horor berjudul "Keluarga Pete" menjadi pilihan mereka. (itu film horor apa film komedi sih).

Mereka masuk ke studio 1. Beberapa menit lagi, film horor yang dibintangi EXO akan segera dimulai. Key dan Amber segera duduk di seat sesuai dengan tiket bioskop yang mereka beli.

Film yang mereka tonton ini bercerita tentang Kai, anak dari keluarga Pete yang hidupnya sudah dianak tirikan oleh keluarganya. Bagi orang tua Kai, yaitu DO dan Suho, Kai sendiri adalah produk gagal yang mereka hasilkan. Lihat saja, diantara anak-anak mereka hanyalah Kai yang kulitnya paling hitam, hidungnya mancung kebelakang, dan paling tengil. Karena malu memiliki anak seperti Kai, akhirnya pasangan suami istri DO dan Suho berserta anak-anak mereka Chanyeol, Baekhyun, dan Sehun berencana membunuh Kai dan membuang jasadnya ke kali Code. (kasihannya si Kai yah. Terharu banget saya hahaha). Setelah kematian Kai yang sangat teragis itu, arwah Kai gentayangan dimana-mana. Ia tidak terima dengan keluarganya yang sudah melakukan hal yang sungguh terlalu itu. Sudah dibunuh, tidak di kebumikan secara baik-baik, malah dibuang ke kali Code. Emang dibuang di kali nggak perlu perjuangan apa? Udah hanyut di air, campur hajat orang yang warnanya kuning-kuning menjijikkan, baunya nggak enak lagi. Pokoknya Kai NGGAK TERIMA.

Dengan berbekal dendam yang membara, Kai selalu menghantui keluarga pete. Di bagian ini lah para penonton di studio bioskop pada teriak-teriak histeris, termasuk Amber. Kai yang sudah berwujud arwah itu terlihat sangat menakutkan. (sumpah nggak kelihatan cakepnya sama sekali)

"OMG! KKKKYYYYAAAAA..." Amber berteriak ketakutan untuk beberapa kalinya dan tanpa sadar ia memeluk Key yang berada disebelahnya.

Mendapat perlakuan seperti itu, Key salah tingkah dan ia mencoba menenangkan gadis tomboy itu, "Sudah... setannya udah ilang tuh."

Amber mulai memberanikan diri untuk menatap layar bioskop lagi. Benar kata Key, sudah tidak ada lagi setan Kai yang muncul. Namun ada suatu yang janggal pada Amber. Mengapa ia dan Key bisa sedekat ini? ia baru sadar bahwa ia memeluk Key di saat ketakutan tadi.

"Mian oppa, Amber udah lancang meluk oppa tadi. Mian yah!" Amber meminta maaf. "kenapa bisa kelepasan gini. Sial" batin Amber.

"Hahaha iya nggak apa-apa. Kamu mau meluk aku sampe kapan pun nggak akan keberatan kok." Jawab Key. (cie... gombal banget sih key)

Mendengar kata Key seperti itu, wajah Amber menjadi sangat merah. Key hanya tersenyum melihatnya.

Setelah film Keluarga Pete itu selesai, Key dan Amber keluar dari studio. Didepan bioskop Mall itu sudah ada Sooyoung yang sedari tadi menunggu Key. Melihat Key dan Amber keluar, Sooyoung menghampiri mereka dan memeluk Key dengan entengnya didepan mata Amber.

"Hey, Key mengapa baru muncul? Apa kau lupa hari ini kau ada janji denganku." Rengek Sooyoung pada Key.

"Ah... mian aku tadi masih nonton dengan Amber." Key baru ingat kalau sehabis makan malam dengan Amber, dia ada janji dengan Sooyoung.

*Amber POV*

Aku sakit melihat Key oppa dan Sooyoung eonni seperti layaknya pasangan kekasih didepanku. Yah, sejak dulu saat SHINee dan SNSD sering duet di atas panggung yang sama, Key oppa sering di pasangkan dengan Sooyoung eonni. Bahkan beberapa infotaiment di stasiun TV mengabarkan mereka saat sedang menjalin hubungan.

Amber, mengapa kau harus sakit melihatnya? Harusnya kau senang melihat biasmu bisa menjalin hubungan dengan yeoja yang baik seperti Sooyoung eonni. Jadi aku bersyukur melihat Key oppa seperti itu dan percaya kalau Key oppa masih normal. Tidak seperti gossip kampungan yang bilang bahwa idolanya itu adalah homo.

Suara Sooyoung eonnie membuyarkan lamunanku dengan suaranya yang lembut, "Ternyata ada Amber disini. Mian yah mengganggumu dengan Key."

"Ne. Gwenchana eonnie." Jawabku.

"Oh ya Amber, kamu pergi duluan aja ke mobilku. Aku masih ada urusan penting dengan nuna ini. Ini kunci mobilnya. Aku nggak lama kok." Kata Key oppa padaku.

Aku menerima kunci mobil Key oppa dan ku lihat Key oppa bersama Sooyoung eonnie meninggalkanku. Entah mereka sedang pergi kemana. Itu bukan urusanku.

Aku memasuki lift yang kosong menuju parkiran mobil lantai 3. Di dalam lift fikiranku kosong. Bayangan Key oppa dan Sooyoung eonni terus bergantian menggangguku. Ayolah Amber jangan memikirkan itu!

*Key POV*

"Key kamu tega sekali melihat fansmu patah hati melihatmu bersamaku didepan matanya." Kata-kata Sooyoung nuna memecahkan keheningan saat aku dan dia berjalan jauh meninggalkan Amber.

"Bagaimana lagi? Ini harus aku lakukan agar semua terencana seperti yang aku minta tolong padamu. Tapi aku berjanji setelah rencana berhasil, aku tak akan membuatnya seperti ini lagi." kataku.

Memang aku dan nuna ini sengaja jalan berdua kali ini, karena aku ada perlu dengannya. Sebenarnya aku dan Sooyoung nuna ini tidak ada hubungan apa-apa. Hanya rekan seagensi dan aku sudah akrab dengannya.

Sebenarnya aku tak tega melihat Amber sedih ketika aku bersama dengan Sooyoung nuna. Aku bisa mengerti yang sekarang ia rasakan, dan dulu aku pernah merasakan apa yang dia rasakan ketika aku belum menjadi bagian dari SHINee dan SM. Tapi karena aku ada urusan yang sangat penting dengan Sooyoung nuna, biarkan hari ini aku bersalah membuat Amber sedih. Setelah itu aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Sekarang aku dan Sooyoung nuna harus mengerjakan misi yang sangat penting. Jangan sampai misi yang sudah ku rencanakan gagal total.

*Author POV*

F(x) sedang melakukan pemotretan untuk cover salah satu majalah di Korea. Beberapa pose mereka diambil dan menjadi topik ulasan yang akan dikupas habis dimajalah itu. Selain F(x), secara bersamaan SHINee juga melakukan pemotretan di majalah itu juga. Dengan tema comebacknya SHINee, menjadi alasan pemilik majalah ini untuk membahas boyband yang kembali merealeskan album baru mereka.

"Ah... akhirnya bisa istirahat juga." Victoria menghempaskan tubuhnya di sofa.

"Iya. Badanku capek semua." Keluh Luna.

"Tak apalah. Yang penting aku bisa bersama sama Taeminku." Kata Sulli.

"Dan aku bisa bersama my prince, Minho." Sahut Krystal.

"Hahaha. Lu berdua konyol banget sih. Percaya deh yang udah pacaran ama membernya SHINee." Goda Amber pada 94 lines of f(x) itu.

"Apaan sih mas Amber ini. Iri yah?" tanya Krystal jail.

"Nggak. Lagian siapa juga yang iri? Fitnah aja bisanya." Jawab Amber bohong. Padahal dalam hatinya, Amber sangat-sangat envy melihat Krystal dan Sulli. Ia ingin seperti mereka. Tapi sepertinya, Key tak ada rasa dengan Amber dan membuat Amber semakin pesimis.

"Terus bagaimana kelanjutan hubunganmu dengan Key oppa?" sahut Luna kali ini.

"Hmm... tak ada apa-apa. Kan aku dan dia hanya berteman."

"Wah sayang sekali. Padahal aku ingin melihat kau bisa jadi dengan dia." Koment Victoria.

"Haha nggak bakal bisa eon aku ama dia. Dia kan lebih suka Sooyoung eonni dari pada aku." Amber tersenyum kecut.

"Ha? Jadi kabar yang beredar itu benar ya? Bagaimana kau bisa tahu eon? Apa Key oppa bercerita padamu?" tanya Sulli penasaran.

"Aku melihatnya setelah aku dan Key oppa selesai menonton seminggu yang lalu. Terlihat sekali mereka pacaran. Mereka saja berpelukan didepanku."

F(x) yang lain hanya membuat huruf O. Jadi itu mungkin salah satu alasan beberapa hari ini Amber tak bersemangat dan menghindar dari tatapan Almighty Key.

Setelah ngobrol-ngobrol sebentar dengan anggota f(x), Amber pergi sejenak ke lantai paling atas gedung milik majalah yang akan membahas tentang girlbandnya ini. ia ingin menghirup udara sejuk dan mengeluarkan unek-uneknya.

Diatas gedung ia melihat keadaan sekitarnya. Sangat indah. Dilihatnya beberapa tower dan gedung pencakar langit. Lalu di melihat ke bawah banyak orang sedang menjalankan aktivitas terlihat sangat kecil seperti semut. Ia berteriak sekencang-kencangnya disana. Ia harap dengan begitu, semua beban yang ada di punggungnya bebas. Tiba-tiba dibelakangnya ada suara yang mengganggunya.

"Nggak baik berteriak-teriak di tempat seperti ini. Kalau ada yang melihat selain aku bagaimana? Imagemu sebagai member girlband baru bisa hancur." Kata pemilik suara berat itu.

Amber segera membalikkan badannya. Dilihatnya Key disana. Mengapa di saat Amber melupakan perasaan yang di sebut cinta, Key malah datang di hadapannya? Kalau begini caranya Amber tidak bisa segera melupakan cinta pada biasnya itu.

Key berjalan mendekat pada Amber. Amber ingin menghindar, tetapi Key sudah menahan tangannya lebih dulu, "Jangan berusaha menghindariku lagi! Apa salahku? Mengapa akhir-akhir ini kamu menghindariku?" tanya Key.

Amber menggigit bibirnya gemas. Ia tak mampu menjawab pertanyaan biasnya itu.

"jawab aku, AMBER!" teriak Key. "aku capek menghadapimu yang selalu menghindariku. Jika memang aku melakukan kesalahan, katakan padaku!"

"Oppa nggak salah apa-apa. Aku hanya sibuk. Sekarang aku harus kembali untuk melanjutkan pemotretan." Kata Amber pelan tak berdaya.

"Hey! Kau baru saja istirahat dari pemotretan. Memangnya aku tak tahu apa? Jangan mencoba berbohong padaku!" teriak Key lagi.

Amber terdiam, rasanya sakit sekali dekat dengan Key. Bayangan Key bersama Sooyoung kembali memasuki pikirannya. Amber hanya bisa menunggu Key melepaskan tangannya agar dia bebas.

"kenapa kau sekarang menjauhiku?" suara Key mulai memelan. Tidak seperti tadi yang meledak-ledak. Tiada jawaban dari Amber. Hening.

"apa ini semua karena masalah aku bersama Sooyoung nuna seminggu lalu?" tanya Key lagi.

Amber menunduk. Yeoja tomboy ini sudah tak tahan menahan air matanya. Ia biarkan air matanya keluar dengan kerasnya. Melihat Amber menangis, dengan segera Key memeluk yeoja itu. "apa yang kamu lihat kemarin sebenarnya bukan seperti apa yang kamu fikirkan. Aku tahu kau cemburu padaku. Aku bisa merasakan dan melihatnya. Sebenarnya aku dan Sooyoung nuna hanyalah berteman, tidak lebih."

"Oethoke?" tanya Amber dalam hati.

"Iya. Benar. Aku hanya berteman dengannya." Jawab Key seolah ia dapat mendengar kata hati Amber. "aku sebenarnya tidak mempunyai hubungan khusus dengan yeoja lain. Itu terjadi karena belum ada satu yeoja yang bisa membuat jantungku berdebar saat bersama. Dan asal kamu tahu? Aku baru bisa merasa jantungku selalu berdebar saat aku bersamamu. Iya SELALU BERSAMAMU. Kalau kau tak percaya, kau bisa mendengarnya sendiri."

Amber tak percaya dengan ucapan Key padanya. Serasa ia sedang berada dalam alam mimpi. Ia mencoba mencerna kata-kata Key. Tapi benar kata-kata biasnya itu. saat Amber di peluk sejak tadi, jantung Key berdebar. Amber bisa mendengar detak jantung Key.

"harus ku akui ketika pertama kali aku melihatmu, jantungku berdebar tak karuan. Aku kira ini hanya sekedar nervous bertemu orang baru, tapi ternyata dugaanku salah. Selain aku selalu berdebar ketika dekat denganmu, aku juga tak pernah berhenti memikirkanmu. Sampai saat ini. Perlu kamu tahu juga, saat kau menghindariku, aku sangat tersiksa. Sangat-sangat tersiksa." Lanjut Key.

"Mian oppa. Aku tak bermaksud membuat oppa tersiksa." Amber mulai berani mengangkat bicara.

Mereka berdua menikmati pelukan mereka. Ingin sekali Amber menghentikan waktu, agar ia lebih lama di peluk Key. Tapi tiba-tiba Key melepaskan pelukannya pada Amber, "Lihatlah!" tunjuk Key pada pagar pembatas atap gedung yang disebelah kanan. Pagar itu terdapat banyak sekali gantungan kertas berwarna merah hati. Seperti sebuah note. "coba kamu kesana dan coba kamu baca note yang tergantung disana!" perintah Key.

Amber berjalan menuju pagar yang ditunjuk Key. Diambilnya satu kertas yang tergantung disana dan kemudian dibacanya,

"Amber... kau yeoja tomboy yang paling kucinta"

Lalu diambilnya lagi gantungn kertas yang lain, "Jangan kau menghindariku lagi pabo girl! Aku sangat mencintaimu."

"Aku harap perasaanku ini terbalaskan olehmu, Amber."

"Pasti kau tersenyum sendiri ketika membaca note berbentuk hati yang tergantung di pagar. Asal kau tahu, note yang ada di sini kurang lebih ada 200."

Amber tersenyum membaca beberapa note yang tegantung disana, "Benarkah note berbentuk love ini semua jumlahnya ada 200?" tanya Amber tak percaya.

"Iya. Coba kamu hitung sendiri kalau nggak percaya."

"Oppa membuatnya sendiri?" tanya Amber lagi.

"Haha, nggak. Aku membuatnya dibantu oleh SHINee dan Sooyoung nuna."

"Jadi kemarin waktu oppa bersama Sooyoung eonni sebenarnya sedang merencanakan ini semua?"

Key memeluk Amber lagi, "Iya benar sekali. Dia yang membantuku menyiapkan ini semua."

"Mian yah, Amber sudah salah paham ke oppa." Amber mengeratkan pelukannya pada biasnya.

"Ne gwenchana. Jadi by the way, would you like to be my girlfriend?" tanya Key.

"NE. I want to be your girlfriend." Jawab Amber dengan semangat.

Mendengar jawaban itu, Key sangat senang akhirnya perjuangannya tidak sia-sia. Dia mengecup kening Amber sebagai tanda cintanya pada yeoja tomboy itu. di kejauhan terlihat member SHINee dan F(x) mengintip Key dan Amber.

"Akhirnya, mereka bisa jadian juga ya?" kata Victoria.

"Iya. Sumpah aku dag dig dug sendiri ngelihatnya." Sahut Luna.

"Jadi kapan nih giliran Onew hyung dan Jonghyun hyung nih?" goda Minho pada Onew dan Jonghyun.

"Apaan sih? Ngaco lu!" Onew menjitak pelan kepala Minho.

Taemin tertawa melihat hyungdeulnya bertengkar seperti itu, "Hahaha bukannya kemarin kalian cerita kalau Onew dan Jonghyun hyung suka sama... bbbbbbbb."

Jonghyun menutup mulut Taemin, "Hahaha, jangan dengarkan Taemin! Dia mengarang cerita kok." Lalu ia berbisik pada telinga Taemin, "lu cerita ke mereka, akan ku kurangi jatah banana milkmu." Jonghyun melepaskan tangannya dari mulut Taemin.

Akhirnya Amber dan Key resmi pacaran pada hari itu juga. Bahkan mereka sudah resmi pacaran dihadapan publik. Banyak para SHAWOL dan Locketz penggemar Key, mendukung dan setuju atas hubungan mereka. (Chukkae yah pada Amber dan Key. Kalau nggak gara-gara aku bikin FF kayak gini, nggak ada ceritanya kalian jadian. Hahaha)

.

.

Mian yah kalau endingnya atau FF chap 2 ini aneh bin ajaib atau ada kata-kata yang nggak dimengerti ama pembaca sekalian hehe. Jangan lupa ya, seperti biasa kritik dan saran! Aku tunggu!