: Nyahaaa , kembali lagi bersama Binbin !! Thanks banget buat para senior di FFn yang udah ngasih saran + kritik fic gue. Gua coba perbaiki dah. Oke gue bakal jelasin kalo di chapter bakalan ada tokoh baru hasil ciptaan w dan atas request dari temen gue yang ngakunya cinta banget sama Kira, wakakakak.

Kira : Cinta sama gue ?? *blushing

Hitsugaya : Cih , gue punya firasat buruk di chapter ini.

Renji : Gue juga . .

Readers : Woiii cepetan mule ceritanya !! Lelet banget lo!!

: , silakan baca. Hope u like it !

Disclaimer : Uda gue bilang Bleach ntu punyanya Om Kubo ! Terus Fullmetal Alchemist punya Hiromu Arakawa !!

--------------------------------------------------------------------------------------------------

"Rukia hentikan !" kata seorang pria berambut hitam kemilau panjang dan memakai atap di rambutnya. Ehem , maksud gue "atap" itu kenseikan. Pria itu mendekati Rukia yang sudah siap menyiksa Elric bersaudara.

"Taichou !" ucap Renji memanggil pria itu.

"Byakuya !" ucap Ichigo juga.

Pria itu adalah Kuchiki Byakuya, kakak angkat Rukia. Byakuya semakin dekat dengan Rukia. Lalu dengan tiba-tiba Byakuya langsung memeluk Rukia yang sudah seperti kesetanan itu. Semua cengo ngeliat kejadian langka yang mungkin hanaya terjadi 1 abad sekali itu.

"Nii-sama " kata Rukia pelan dalam pelukan Byakuya. Kyaaaa . . Byakkun gue juga mau di peluuukkkkk !!

Byakuya semakin mengeratkan pelukannya sambil tersenyum dan . .

CROOOOTTT !!!!!!!

Rukia, author + fans cewe langsung mimisan. *author tepar liat senyum byakuya*

"Kyaaaaaaa , Rukia-san !!!!!" teriak Momo panic.

"Kurosaki Ichigo, gue serahkan semuanya ke lo. Gue mau bawa Rukia pulang" kata Byakuya sambil menggendong Rukia yang pingsan (baca: tepar) dan langsung bershunpo.

Ichigo dkk dan Elric bersaudara masih mangap selama 8 jam. Ga denk, Cuma 8 menit kok.

"Hoii kontet. Lupakan drama yang tadi, gue mau nanya satu hal ma lo. Kekuatan apa yang lo pake buat benerin kaca tadi ?" Kata Renji membubarkan mangap berjamaah tadi . tumben ni Baboon sadar duluan.

" Nanas busuk berani-berani nya lo panggil gue kontet !" Kata Edward. Renji dan Edward pun saling berkirim death glares.

"Ahh.. ituu namanya Alchemist" Jawab Alphonse.

"Apa ? Apel Manis ?" Kata Renji blo'on.

"Alchemist bodoh!!! Mist , mist , mist !!" Jawab Edward

"Ohh Kismis" Kata Renji, ya ampun budeg nya.

"Dasar nanas budeg , ALCHEMIST !!!!!" Edward mulai hilang kesabaran.

"Astaga Renji , dia bilang Alchemist bodoh !" Kata Hisagi yang ingin meluruskan jalan hidup temannya itu.

"Malam Kamis ? Hisagi dia tadi bilang Kismis budeg banget sih lo" Si Renji malah nyumpahin Hisagi budeg .

"LO YANG BUDEG !!! ALCHEMIST NANAS BODOHHHH !!!!!!!!" Teriak Edward pake toa tepat di telinga Renji. Budeg budeg dah tu Baboon.

"Ohh alchemist , bilang donk dari tadi" Kata Renji dengan innocentnya. Semua langsung sweatdrop. Hening.

"Kalian berasal dari mana ?" Tanya Ikkaku memecah keheningan.

" Kami dari komik Full metal Alchemist, tetangga sebelah" Jawab Alphonse santai.

"Loh ? kok bisa nyasar ke sini ?" Tanya Ichigo bingung.

"Ohh ,itu gara-gara nii-san ingin meneliti itu yang namanya hollow." Jawab Alphonse lagi.

HUUUUUUUWWWWWW …….

Tiba tiba terdengar suara makhluk besar bertopeng dan mempunyai lobang di dadanya. Monster itulah yang disebut Hollow. Monster tersebut adalah buatan Aizen Sousuke dan di tugaskan untuk memburu semua benda berwarna PINK !!

"Sial ,di saat seperti ini hollow malah muncul" Kata Ichigo.

"Kita harus bergegas , ayo cepat !" Perintah Hitsugaya yang langsung menuju ke tempat hollow itu , Ichigo dkk mengikuti Hitsugaya.

"Woooooowwwww, sugoi" Edward dan Alphonse malah terpesona melihat hollow yang besar itu.

"Ayo Al, kita harus membawa hollow itu pulang ke Risembool !" Ucap Edward dengan wajah bercahaya Alphonse sampai kesilauan akibat cahaya itu.

"Hai nii-san !!" Jawab Alphonse tak kalah semangat dengan kakanya.

Di Jalan . . .

"Matsumoto , di mana arah hollow itu bergerak ?" Tanya Hitsugaya pada wakil kaptennya yang sexy itu.

"Ke arah Shibuya Plaza (ngarang) , taichou !"

"Oh iya, Hari ini kan ada pameran benda seni yang semua berwarna pink" kata Yumichika sambil bercermin di kepala Ikkaku. Tetep narsis dimana saja dah.

"Dia pasti mengincar barang berwarna pink lagi ! Dasar maniak , apa sih yang di pikirkan Aizen dengan barang warna pink." Kata Hitsugaya dalam hati tanpa melihat jalan.

DUUUAAAKKKK !!!!!!!

Hitsugaya menabrak tiang listrik, kepalanya benjol, banyak bintang-bintang berkeliling di atas kepalanya.

"Kyaaaaaaaa , Taichoouu !" jerit Rangiku sambil memeluk Histugaya.

Hitsugaya yang di peluk Rangiku bengek .

"Help . .Oksi. . . gen …" kata Hitsugaya yang sesak napas gara-gara di peluk Rangiku. Wakil kapten kurang ajar , bukannya nolong taichounya tapi malah bikin tambah bengek.

"Ichigo dan yang lain pergi saja duluan , biar gue yang ngurus Taichou" perintah Rangiku sambil masih meluk (baca: nyekik) Hitsugaya yang malang itu.

"H..e.l..p. m. .e !!" terdengar suara Hitsugaya yang sangat lirih .

"Ichigo. Lo yakin ninggalin Hitsugaya-taichou ma Rangiku ?" Tanya Kira yang sedikit khawatir dengan Taichou kecil , mungil , kontet itu.

"Biarkan saja , kita harus menghadang hollow itu sebelum dia mengambil semua barang berwarna pink" jawab Ichigo.

Di tempat lain . . . .

" Sial , kemana sih para makhluk berkimono hitam tadi" Keluh Edward yang mencoba mengikuti Ichigo dkk tetapi tertinggal karena tidak bisa pake shunpo.

Lalu muncul seorang pria bertopi belang putih/hijau di hadapan Elric bersaudara itu. " Butuh bantuan ? Saya menjual skate board dengan tenaga jet, apa anda tertarik , bayarnya boleh pake kartu kredit atau pun cash , tapi tidak ada bon" Tawar pria itu yang ternyata adalah Urahara. Buset ni orang kaga kapok juga jadi sales.

"Ahh. Terima kasih" jawab Edward dan Alphonse bersamaan , mereka langsung menaiki skate board itu berdua –mangnya muat ?- . TANPA MEMBAYAR.

Urahara bengong melihat pelanggannya kabur membawa barang dagangannya tanpa membayar.

"AHHHHH. Dagangan ku !!!" Tereak Urahara lebay. Lalu dia bertemu dengan anjing besar dan bisa berbicara !

" Ahh. Komamura-chan , ayo kita kejar mereka !!" Perintah Urahara sambil menaiki Komamura.

"Baik Bos !" jawab Komamura dan mereka mengejar Elric bersaudara tadi.

Di Las Noches . . .

"Hahaha. Lihat para shinigami bodoh itu. Mereka pikir bisa menghalangi gue mengambil semua barang warna pink." Kata pria berambut coklat dengan poni ala superman yang tak lain dan tak bukan adalah Aizen. Dia sedang duduk di kamarnya yang serba pink itu sambil memantau Ichigo dkk dari cermin ajaib.

"Aizen-sama. Bukannya kita juga Shinigami. Apakah kita bodoh juga ?" Tanya cowo berambut silver dengan senyum yang penuh arti.

"Kita ? Lo aja kali gue ngga !" Celetuk Tousen. Si buta daru Hueco Mundo.

"Astaganagabonarjadidua Gin. Kita sudah bukan shinigami lagi. Terutama gue, karena gue adalah penguasa Hueco Mundo. Uahahahhahahahaaa , uhuuk.. uhukk hoekkk . ." Si Aizen yang sangat bernapsu itu juga bisa keselek rupanya.

"Aizen-sama lo ga apa-apa ?" Tanya Gin sambil ngelus punggung Aizen yang masih batuk-batuk.

"Makanya kalau makan pete jangan banyak-banyak jadi keselek kand lo. Tapi Aizen-sama punggung lo kok lembek banget ?" Kata Tousen The Tuna Netra sambil nepok-nepok bantal yang dia kira punggung Aizen. Dasar si buta.

"DASAR BUTA !! ITU BANTAL BUKAN PUNGGUNG GUE !!!!" Teriak Aizen pake mikrofon dan dilengkapi dengan speaker jumbo, maklum toanya lagi rusak. Tousen budeg seketika, kasian dia uda buta budeg pula turut berduka cita aja gue.

"Ehhhhh !!" kata Tousen bingung. Aizen ma Gin sweatdrop.

" Aizen-sama. Sebaiknya kita tinggalkan saja si buta ini" ajak Gin sambil keluar dari kamar Aizen yang pinky itu.

" Ya. Lo benar Gin. Berhadapan ma dia bikin gue tambah pusing aja." Kata Aizen sambil meninggalkan Tousen.

" Aizen-sama. Lo dimana ? Woii . .Tolong gue donk . Dimana nih , ga bisa liat gue" Kata Tousen sambil meraba-raba dinding. Haha kasian di tinggalin.

Di Shibuya Plaza . . .

HHHUUUUUUUUUUWWWWW . . .

Suara hollow yang meraung semakin keras. Ichigo dkk makin mendekati posisi hollow tersebut. Mereka terus bershunpo ria semakin dekat hingga akhirnya berhadapan dengan hollow itu.

"Wuuaa ! Besar sekali hollownya." Kata Soi Fon sambil mendongak untuk melihat hollow itu karena saking besarnya.

"Ayo kita serang !!" Perintah Ichigo.

"Getsuga Tensou !!" Serangan Ichigo hanya menggores lengan hollow itu.

"Pink . . Pink . . Pink . ." Kata hollow itu sambil mendekati boneka Teddy Bear warna pink yang di pegang seorang anak kecil. Anak kecil itu ketakutan melihat hollow yang mendekatinya. Ketika tangan hollow itu sudah di hadapan anak kecil itu tiba tiba . .

"Souten Ni Saze, Hyourinmaru !" Tangan hollow itu membeku akibat serangan Hitsugaya.

"Toushiro !! Kau sudah sehat ?" Kata Ichigo lumayan kaget.

"Hitsugaya-taichou ! Ingat itu ! Ya aku sudah lumayan baik" Darah tingginya kambuh lagi tuh.

"Hitsugaya-taichou, dia masih berdiri !" Kata Renji panic.

"Minna, gabungkan kekuatan !" Perintah Hitsugaya. Lalu semua shinigami menggabungkan kekuatan mereka.

"Getsuga Tensou !" tangan kana hollow tadi berdarah.

" Omotte wo agero , Wabisuke" Hollow itu terduduk karena beratnya bertambah. Kebanyakan makan kali ni hollow.

" Hoelo , Zabimaru" tangan kiri hollow itu hampir putus.

" Souten ni Saze, Hyourinmaru !" Serangan terakhir dari Hitsugaya yang langsung membekukan seluruh tubuh hollow itu.

Para shinigami itu sudah akan menghancurkan hollow itu tetapi dari kejauhan terlihat sebuah skate board dengan kecepatan tinggi mengarah ke tempat mereka.

" Ahhhh Nii-san. Bagaimana cara menghentikan benda ini ?" Tanya Alphonse.

"Wuuuaa .. Gue ga tau gimana , pokoknya kalo sudah dekat kita loncat !" Teriak Edward sambil oleng karena badannya yang kecil itu hampir terbawa angin.

Dibelakangnya ada lagi ada seseorang bertopi mengendarai anjing gede.

"Komamura-chan. Lebih cepat lagi donk , lelet banget sih!" Protes Urahara pada anjingnya yang ajaib itu.

"Dasar bos sialan bisanya cuma merintah doank , ngasi makan jarang. Gue makan tubuh lo baru tau rasa !" Gumam Komamura dalem hati mule dendam nie guguk kayanya.

Para shinigami cengo ngeliat makhluk-makhluk aneh yang sedang menuju ke tempat mereka.

"Al, SEKARANG !!!" Perintah Edward , dan Elric bersaudara itupun meloncat dari skate board bertenaga jet itu. Para shinigami kocar kacir karena skate board itu mengarah pada mereka, Hitsugaya dan Renji masih mangap ngeliat apa yang terjadi di depan mereka.

Skate board itu meluncur dengan cepatnya hingga . .

DUUUUAAAAAKKKKK !!!!!!!!!!!!!

Hitsugaya terlempar sampai ke bulan akibat terhantam Skate board tadi .

"UGYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA" Teriak Hitsugaya.

" TAAAIIICHHHOOOOUUUUUUUUUUU…..!!!!" Rangiku berteriak sekencang kencangnya , saking kencengnya suara Rangiku bumi gonjang ganjing langit kelap kelip gatot kaca maen petak umpet di pinggir sumur .

"Huuwaaaaa GEMPA !!!!!" Teriak Momo panic.

Sementara itu Urahara yang berduet dengan Komamura masih melaju dengan kencang, akibat gempa karena teriakan Rangiku tadi lari Komamura berantakan, Urahara langsung terhempas dari tubuh Komamura. Sedangkan Komamura masih berlari karena tidak bisa berhenti , setelah di periksa ternyata remnya blong ! Tidaaakkkk !!!

BRAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKKKK !!!!!!!!!!!!!!!!!

Komamura yang kehilangan kendali menabrak Renji The Baboon dengan ganasnya. Renji pun langsung terbang sampai ke Mars. Sampai di Mars dia bertemu dengan alien yang membawa sesisir pisang, melihat itu wajah Renji langsung bersinar dan memakan habis semua pisang itu *dasar baboon* lalu dia dan alien itu foto bareng deh …

" BABOOOOONN !!!" Teriak Ichigo. Semua cengo ngeliat kejadian tadi yang telah memakan korban satu Taichou dan satu fuku-taichou itu.

"Nii-san , tulangku sepertinya remuk" Kata Alphonse sambil mengambil kepalanya yang misah dari badan akibat terbentur. Tunggu , manknya zirah punya tulang ?? Ahh whateper lah , pokoknya gitu lah.

"Al , lihat itu hollownya !!" Teriak Edward sambil menghampiri hollow yang membeku itu.

"Hei cebol. Lo mau apa ?!" kata Ichigo yang tiba-tiba ada di belakang Edward.

"Jangan panggil gue cebol , Strawberry busuk ! tentu saja gue akan membawa hollow ini pulang ke Risembool !" tegas Edward.

" Jangan bercanda , bagaimana cara lo membawa ni hollo segede gono !" sambung Hisagi.

"Jangan meremehkan kami, walau begini kami kuat . . ayo Al, kita pulang, kita sudah dapat yang kita cari" kata Edward sambil menyeret Hollow yang membeku itu. Di seret bo .. ckckck… SUPER ! *niru gaya Mario Teguh*

"Baik Nii-san , Arigatou kalian telah menangkap hollow ini, sampai jumpa " kata Alphonse sambil menundukkan badan tanda terima kasih.

Elric bersaudara itu pun pulang ke alamnya.

Ichigo dan Hisagi mangap .

"Hisagi , gue ga lagi mimpi kan ?" kata Ichigo saking ga percayanya.

PLAAAKKK !!!! tiba- tiba Hisagi menampar Ichigo . loh , kenape tu ..

"Apa yang lo lakukan , itu sakit bodoh !" protes Ichigo.

"Itu supaya lo sadar kalo tadi itu bukan mimpi, gue uda nyoba nampar diri gue sendiri tadi ternyata itu benar bukan mimpi" kata Hisagi sambil megangin pipinya yang merah karena di tampar. Dasar , cakep-cakep tapi bodoh mau-maunya nampar diri sendiri. *di tabok Hisagi*

"Huhuhuu .. Taichouu …" ucap Rangiku sambil nangis.

"Shiro-chan . . ." lirih Momo.

" Mereka belum kembali ya, kasian Hitsugaya-taichou." Ucap Kira prihatin

" My honey Kiraaaaaa …. !!!!!!" teriak seorang cewe dari jauh sambil melambaikan tangan pada Kira. Cewe itu berpakaian preman dengan tindik disana sini gaya cewe itu rada sedikit Emo.

"Rrrinrin . . ." kata Kira pelan. Cewe itu lalu mendekat dan memeluk Kira.

"Kiraaa . . . kenapa berpakaian kimono hitam seperti itu ?" Tanya Rinrin bingung.

Semua mata Ichigo dkk memandang aneh pada Kira.

"Kira, kenapa lo bisa akrab sama cewe berandal macam dia ?" Tanya Rangiku bingung. Seketika itu Rangiku langsung dapet death glare dari Rinrin. Sapa yang mau percaya kalo Kira pacaran sama cewe preman sekolah kaya Rinrin.

" Hei nona tak berguna , Kira kan pacar gue." Ucap Rinrin yang seketika it juga membuat Rangiku naik darah . .

" Apa lo bilang gue ga berguna!! Dan heii ,, Apa gue ga salah denger Kira pacaran dengan macan betina macam ini"

"APA .. !!" Ichigo , Hisagi , Ikakku , Yumichika , Soi Fon an Momo bersamaan. Mereka kaget bahkan shock berat bahkan Yumichika jantungan dan langsung di larikan ke RSB ( Rumah Sakit Banci )terdekat.

"Huuuaaa Yumichika !" teriak Ikakku.

"INNALILLAH !!!" jerit Ichigo.

" Semoga amal dan ibadahnya di terima disisi-Nya" kata Hisagi pelan.

"Amin" sahut Ichigo , Ikakku , Momo , Rangiku dan Soi fon.

"WOOOIIII GUE BELUM MATIII !!!!" Teriak Yumichika dari dalam mobil ambulans RSB.

" Yahh , padahal gue udah bawa Yassin" kata Soi Fon kecewa.

"Anoo, teman-teman ,masalah gue sama Rinrin ituu benar kok . ." jawab Kira malu-malu wajahnya langsung semerah kepiting rebus.

" HAH !!"

"ASTAGFIRULLOH !"

"KIAMAT SUDAH DEKAT !" halahh lebay banget neh.

Di saat semua masih shock tiba tiba terjadi hujan es dan ..

GUUBRAAAAKKKK !!!!

Hitsugaya mendarat dengan sangat tidak sempurna di bumi. Jatuh nya masuk ke tong sampah pula.

"Taiiichhooooouuu …!!" Rangiku langsung mendatangi tempat mendarat Hitsugaya.

" Hitsugaya-sama !!" teriak Rinrin yang di sekolah selain terkenal sebagai preman juga terkenal sebagai 'budak' setia Hitsugaya.

" Ss. .semangka …" ucap Hitsugaya lirih dan langsung pingsan (baca: tewas).

Mereka menggerumbungi Hitsugaya yang malang itu, lalu suara sirine ambulans datang. Ambulans itu bertuliskan RSKA ( Rumah Sakit Khusus Anak). Hitsugaya segera di tandu ke dalam ambulans.

Saat mereka telah bersiap pulang secara mendadak hujan kulit pisang. Udah bisa nebak kan siapa yang bakal mendarat kali ini.

DUUUAAARRRRRRRRRRRRRRRRR !!!!!!!!!

"Mama, tadi ada Baboon jatuh dari langit" Kata seorang anak yang melihat Renji mendarat ke bumi.

"Jangan bercanda Rie-chan, tidak ada Baboon yang bisa jatuh dari langit. Kalau ada itu pasti pesugihan milik orang" kata nyokap anak itu cuek.

Renji mendarat dengan sangat sempurna di atas pohon pisang. Baboon jadi-jadian itu pingsan di pohon pisang dengan memasang wajah mesum.

" Ichigo, sepertinya tadi gue melihat Renji jatoh " kata Hisagi.

" Ahh, tidak mungkin ! sudah biarkan saja , nanti Baboon itu juga bisa balik sendiri." Kata Ichigo . ihhh Ichigo jahat yaa.

"Semuanyaaaa … gue sama Kira pergi kencan dulu ya" kata Rinrin sambil menarik ( baca: menyeret) Kira dengan ganasnya.

Sementara itu di Las Noches

" Bagaimana Aizen-sama , sepertinya kita gagal hari ini" kata Gin dengan senyum serigalanya. Aizen , Gin dan Tousen sedang duduk di pelataran Las Noches mereka cuma pake celana pendek tanpa kaos karena suhu udara di Hueco Mundo tiba-tiba memanas.

" Huh, kali ini kita memang gagal tapi lihat saja nanti" kata Aizen yang poni supermannya terbang-terbang gaje karena Aizen sedang di kipasin Tousen.

" Memangnya lo punya rencana apalagi, Aizen-sama ?" Tanya Gin masih dengan senyumnya.

" Kalau gue katakan, maka hal ini tidak akan jadi menarik lagi. Benarkan Ulquiorra-chan ?"

Lalu muncul seorang cowo yang juga hanya memakai celana pedek dan memakai pelampung bentuk bebek warna pink. Sepertinya dia baru selese berenang –memangnya di Hueco Mundo ada kolam renang !?-

" Ya. Aizen-sama." Ucap cowo yang bernama Ulquiorra tadi .

-------- To Be Continued --------

: heaa , maap ya kalo banyak salah lagi. Ini gue udah berusaha buat ga bikin banyak kesalahan lagi. Mohon maklum !

Hitsugaya : Ehem , terima kasih kepada senior-senior yang mau memperingatkan kesalahan si author bodoh ini. Jawaban untuk Quinsi Vinsis , kand saat itu gue udah ngantuk banget gara-gara ngerjain banyak tugas terus ketiduran mpeg a denger tu lonceng.

: Hontou ni arigatou gozaimasu karena udah mau baca cerita gue yang gaje ini. Review yaa ! Gue butuh lebih banyak masukan, saran , dan kritikan kalo perlu.