Ttak Bam

Cast : Jung Taekwoon VIXX

Cha Hakyeon VIXX

All Member of Vixx

LeoN VIXX

Namja berkulit gelap itu berjalan dengan kaki yang sedikit dihentak-hentakkan dan wajah yang sangat menakutkan. Bibirnya tak henti hentinya berucap sumpah serapah. Cha Hakyeon terus berjalan menuju luar gedung meninggalkan member yang lain yang berjalan dibelakangnya. Dia sedang kesal, sangat kesal sekali. Sebenarnya dia hanya kesal dengan satu orang, tidak lain tidak bukan adalah kekasihnya.

Mereka baru saja menyelesaikan shooting weekly idol yang akan disiarkan minggu depan. Weekly idol, acara show yang sangat disukai banyak orang. Acara yang penuh dengan pembullyan – menurut Hakyeon- karena setiap yang menjadi tamu diacara tersebut tidak akan lepas dari bullyan sang MC. Ini bukan kali pertama mereka menjadi tamu di acara ini, jadi sebelum mereka datang mereka akan mempersiapkan mental mereka. Tapi bukan itu yang menjadi pusat kekesalan Hakyeon. Lalu apa? Mari kita lihat.

"awas saja kau Jung taekwoon pabbo… sudah membuatku berjalan kesakitan begini…malah membuat tangaku sakit juga…aahh ya Tuhaann …. Awas kau juung jangan harap kau bisa menyentuhku lagi!" hakyeon terus saja merutuki sang kekasih

Terus berjalan sampai ke luar gedung dan langsung menuju mobil. Dia tidak perduli jika beberapa starlight melihat dia keluar sendiri. Tapi dia berusaha menampilkan senyumnya. Dia tidak mau jika para penggemar menangkap wajah kesalnya. Sedikit melambaikan tangan ke para penggemar mereka, starlight.

Hakyeon masuk ke mobil duluan, dan duduk didepan disamping manager hyung yang akan mengemudi. Setelah memasang sabuk pengaman, Hakyeon masih menunggu member lain, dia melihat lagi tangannya yang tadi kena ttakbam oleh sang kekasih. Masih terlihat cap jari sang kekasih berwarna merah. Hakyeon mengelus tangannya sambil meringis.

"hueeee…. Kenapa dia tega sekali memukulku sekuat itu" tidak tahan akhirnya diaa mengeluarkan kekesalannya. Untuk saja dia sudah memastikan kaca jendela mobil tertutup. Kaca gelap, jadi penggemar tidak akan mendapatkan wajahnya yang meringis.

Tak lama para member yang lain ikut masuk ke mobil, setelah menyapa sedikit penggemar mereka pastinya. Hyuk masuk pertama dan mengambil posisi duduk dipijok belakang, disusul Ravi ken dan terakhir Leo yang menjadi objek kekesalan sang umma di vixx ini. Mereka melihat Hakyeon yang melipat tangannya didada dan menatap lurus kedepan.

Para member saling menatap Leo tajam.

"mati kau hyung" bibir mereka bergumam bersamaan

Sedangkan yang ditatap hanya membalas dengan tatapan datar seolah tidak takut.

Mobil mereka mulai melaju pelan keluar dari area gedung. Ken membuka sedikit kaca jendela dan melambaikan tangan kearah penggemar dan sesekali memberikan wink + sign love dari jarinya.

Hening. Tidak ada yang berani mengeluarkan suara. Biasanya sang leader yang akan duluan mengoceh dan mereview tentang kegiatan yang baru mereka lakukan. Tapi kini sang leader pun duduk diam dengan melipat tangan menatap lurus ke jalanan didepan.

"hyung…aku lapar" bisik hyukie lirih ke telinga ken yang duduk dibangku didepannya

"sama hyukie ya.. aku juga lapar.." balas ken. dia tidak tega melihat wajah maknae mereka

Ken dan ravi menatap kedua dongsaeng mereka. Lalu seolah memberi isyarat dengan tatapan 'sabarlah'

"bisa kah kita ke restoran terdekat hyung?"

Tiba tiba Leo bertanya ke manajer hyung, meminta ijin.

"hah?" manajer hyung melihat jam ditangannya "oh.. baiklah.. kita makan siang dulu… masih ada 2 jam lagi untuk fansign"

Hyuk ingin bersorak gembira. Dirinya ega sekali, mereka harus berterima kasih dengan sang appa yang akan selalu perngertian dengan dongsaeng dongsaengnya. Leo itu memang orang yang sangat perduli dengan orang orang disekitarnya, hanya saja dia sulit untuk menunjukkannya.

Mobilpun berhenti disalah satu restoran yang terlhat sedikit sunyi. Setelah memastikan aman, mereka pun turun satu persatu dari mobil. Terkecuali sang leader yang tampaknya tidak berminat turun.

"errr… N hyung kau tak turun?" Tanya ken yang sudah turun duluan

"aku tidak lapar, kalian saja" balas Hakyeon dengan memainkan gadgetnya tanpa menoleh sama sekali.

"…" tidak ada yang berani bicara lagi. Akhirnya mereka masuk kedalam restoran dan memesan makanan.

Sedangkan Hakyeon masih saja memainkan ponselnya, membaca mention twitter yang masuk untuknya, dan sesekali mengecek akun social media yang lain. Asik memainkan ponsel, untuk menghilangkan rasa laparnya. Sebenarnya dia lapar juga. hakyeon tidak menyadari sesorang masuk ke dalam mobil dengan membawa sekotak makanan. Orang itu masuk dan duduk dibangku pengemudi.

Hakyeon tidak memperdulikan, sampai akhirnya orang itu mengambil ponsel ditangan Hakyeon.

"Yaakkk… apa apaan kau" Umpat Hakyeon kesal ke orang yang mengganggu kesenangannya. Jung Taekwoon. Ya orang itu adalah Jung Taekwoon. Sumber kekesalannya hari ini

"makanlah…" ucap Leo dan mulai membuka kotak makanan yang dia bawa, mengambilnya lalu menyuapkan ke mulut sang kekasih

"buka mulutmu" perintah leo

"tidak mau… dan jangan mencoba memaksaku"

"buka mulutmu atau aku akan memaksa membuka mulutmu dengan cara berbeda"

"…" Hakyeon mengerjap, cara berbeda? Dengan segera Hakyeon membuka mulutnya, dan masuklah makanan yang disuapkan Leo

"good boy" ucap Leo dan mengelus rambut sang kekasih

Hakyeon mengunyah makanannya sambil sesekali menggerutu dan mencibirkan bibirnya. Suapan demi suapan terus masuk ke mulut Hakyeon. Dia menurut saja seperti anak TK yang disuapi appanya. hingga suapan terakhir. Leo memberikan minum setelah memastikan hakyeon menelan makanannya.

"minumlah"

Hakyeon menuruti ucapan sang kekasih. Jangan pikir dianya sudah tidak kesal dengan si jung ini, dia hanya tidak ingin si singa pervert ini berbuat yang tidak tidak didalam mobil ini. Bisa gawat mereka.

Setelah menutup botol minum, Leo mengambil tangan Hakyeon dan mencoba melihat bekas pukulan yang ia lakukan saat shooting tadi.

Masih merah, meskipun kulitnya gelap, tapi bekas nya masihlah terlihat. Leo merasa sedikit menyesal. Dia sebenarnya tidak ingin melakukan sekeras itu tadi. dia tidak menyangka saja kalau hanya dia dan Hakyeon yang melakukan kesalahan dalam random dance, hingga akhirnya merekalah yang diberi hukuman ttakbam dari member.

"masih sakit?" Leo mengelus tangan Hakyeon yang terkena ttakbam

"ckk… jangan sok perhatian" Hakyeon menarik tangannya dari Leo

"huft…" Leo menarik nafas "kau juga melakukannya dengan sangat kuat… tenagamu kuat juga ternyata" balas Leo

"kau pikir aku lemah? Itu balasan karena kau membuat aku susah berjalan tadi… itu semua karena perbuatanmu.. untung saja tidak ada yang memeperhatikan jalanku tadi" cerocos Hakyeon

"sudahlah… aku minta maaf…" ucap Leo dan mengambil kembali tangan Hakyeon. Menggenggamnya.

"hiks… kenapa kau tega sekali padaku…. Semua member juga tega… mereka selalu membelamu…aku selalu disiksaaa…. Hueeeeee" Hakyeon menangis layaknya anak kecil

Leo membawa tubuh sang kekasih kedalam pelukannya. Mengelus pundaknya, menenangkannya. Namja manisnya ini memang sangat cengeng, tapi itu kalau didepan Leo berdua saja, kalau didepan yang lain dia berubah menajadi namja sok tegar dan sok kuat. Makanya Leo terkadang malas melihat ke-sok tegar-an kekasihnya ini.

"hiks… kau juga ternyata sering bertemu gyu hyung…kau affair dengannya yaa?..hiks"

Mata Leo mendelik kaget. Tidak menyangka sang kekasih mengatakan itu. Menuduh dirinya affair dengan senior nya itu.

"tsk…" Leo hanya berdecak. Bisa panjang jika dirinya menanggapi tuduhan kekasih

"wae? Kau tidak bisa menjawabkan? Berarti benar? Kau sering ke rumahnya walau hanya untuk minum kopi saja…hueeeee..bahkan hari ini kau terlihat berbeda, kau sungguh banyak disorot kamera hari ini…kau begitu aktif tadi…bahkan kau melakukan aegyo… daan..daan.. kau mau mengajak gyu hyung untuk melakukan aegyo.. apa apaan ituu…hueee"

Astaga, apa apan kekasihnya ini, belum cukupkah hukumannya kemarin untuk menyadarkan sang kekasih? Haruskah Leo mengulangnya kembali?

Tidak tahukah Hakyeon kalau Leo berusaha untuk mengurangi rasa alergi dia didepan kamera. Di weekly idol kali ini selalu dia yang digoda oleh Mc, dia hanya mencoba bersikap wajar untuk menutupi kegugupannya. Tapi tetap saja kamera tidak bisa dibohongi. Wajahnya tetap saja langsung merah jika digoda. Dan soal aegyo, Ingatkan leo untuk memberi pelajaran tambahan untuk maknae mereka itu!

"hiks…hiks… kau memukulku terlalu kuat…kau juga tidak membelaku…kau jahaatt…hueeee"

Tangisannya makin keras, membuat Leo risih, bisa bisa kedengaran sampai luar. Tidak ada pilihan lain, akhirnya Leo membungkam tangisan sang kekasih dengan bibirnya. Tidak segan segan Leo membawa Hakyeon dalam ciuman panas. Mengeksplor lidahnya menelusuri rongga mulut sang kekasih. Hakyeon masih memberontak ingin melepaskan ciuman sang kekasih, tapi tidak berdaya karna kekuatan Leo bagaikan singa yang kelaparan.

5 menit berlalu dan Leo masih tetap memperpanjang ciuman mereka, tapi dilihatnya wajah sang kekasih yang memerah dan tangannya memukul mukul dada Leo, akhirnya Leo mengalah dan melepaskan ciuman mereka.

Hakyeon menarik nafas segera, menghirup udara sebanyak banyaknya. Dengan mulut terbuka dan masih berlepotan dengan saliva, justru membuat Leo tergoda.

Urrghhh Cha Hakyeon kau membangunkan singa lapar

Leo mengutuk diirnya, bisa bisa nya dia ON hanya melihat kekasihnya yang sesak nafas. Pabbo Jung!

"YAAAKKK…. Jung pabboo!" Teriak Hakyeon kesal "kau mengesalkan sekaliiii…"

"haah…" Leo menarik nafas sambil mendiksi dirinya..tahan Jung…tahan

"aku memang pernah menghubungi gyu hyung. Tidak sesering yang kau bayangkan. Kami hanya berteman. Aku lebih memilih meminum kopi diruang music daripada ke luar" ucap Leo member penjelasan sambil memegang bahu Hakyeon untuk menatapnya

"sekarang hilangkan pikaran cemburu itu, sudah aku katakana bahawa hatiku cuma milik namja pabo dan cengeng yang bernama Jung Hakyeon"

"yak seenaknya saja kau mengganti margaku" Hakyeon mencibir, tapi tidak sekesal yang tadi. rasa lega menjalar di tubuhnya. Manis sekali kekasihnya ini.

"baiklah, sekarang bisakah aku melanjtukan menciummu lagi?"

Tanpa menunggu jawaban Hakyeon, Leo langsung menyambar bibir sang kekasih. Lagi lagi Hakyeon hanya bisa pasrah menghadapi kepervetan sang kekasih. Cumbuan mereka kian panas. Tangan Hakyeon bahkan sudah melingkar dileher sang kekasih. Dan Leo sendiri sudah menurukan bangku yang diduduki Hakyeon, dan kini posisi Leo hampir menindih sang kekasih.

Berdoa saja semoga tidak ada yang mengintip dari luar mobil. Atau kalau tidak bisa bisa besok jadi berita terpanas di sns.

Dokk dokk ddok ddokk ddook

Ciuman mereka buru buru lepas saat mendengar ketukan kasar di jendela. Oh Tuhan apakah mereka ketahuan. Leo menajamkan matanya memastikan siapa yang mengganggu kesenangannya. Dan ternyata …

"YAAAKKK SINGAAA MESUM… KAU APAKAN EOMMA KU LAGII?"

Sang maknae yang dengan suara lantang meneriaki Leo, ketika kaca jendela dibuka.

"APA KAU MELAKUKAN SESUATU YANG IYA IYA DENGAN EOMMA? TIDAKKAH KAU KASIHAN DENGANNYA? EOMMAKU BAHKAN BELUM MAKAN..DAN KAU SEENAKNYA SAJA MEMAKAN EOMMAKU"

ASTAGA… suara maknae ini memang luar biasa.

"tskk.. bisakah kau diam…dan berkatalah lebih sopan" Leo membuka pintu mobil dan menjitak kepala maknae mereka

"harusnya itu untuk kau, bisa bisanya kau memakan eommaku…apa singa itu melakukan yang tidak tidak eomma?" Hyuk bertanya ke Hakyeon, dan dibalas cengiran oleh Hakyeon

"Sudahlah hyukie yaaa... Ayoo masuk, kita ada fansign sebentar lagi"

"cckckck… kasihan sekali N hyung, jalannya saja masih belum benar sudah diterkam singa lagi…Awwwhhh"

Ken berucap sambil masuk ke mobil lalu mendapat tendangan gratis dari Leo, untung saja dirinya tidak jungkir balik di jok

Hakyeon hanya bisa tertawa melihat tingkah dongsaeng dongsaeng nya. Dan akhirnya semua member bisa bernafas lega, karena senyum sang eomma sudah kembali. Itu artinya keadaan akan seperti semula.

YEAAAAYYY

********END*******

Hihihi ada kekhilafan author ngetiknya, pas diakhir. Tapi tetep author post aja gitu ^^

*bow*